Jumat, 24 Mei 2013

BENARKAH YESUS JALAN

Download:

JAWABAN SAYA:

Apakah yang menyelamatkan dari YESUS? Ajaran atau DiriNYA? Islam bisa menerima jika ajaran YESUS yang menyelamatkan. Tapi Alkitab dan logika menyatakan bahwa tubuh dan darah YESUS-lah yang menyelamatkan, bukan ajaranNYA.

Satu hal yang kurang anda pahami adalah keabsahan suatu hukum.

Jika anda mengadakan perjanjian tertulis dengan saya, jika perjanjian itu tidak dibubuhi dengan meterai, maka surat perjanjian itu tidak bisa anda tunjukkan ke sidang pengadilan. Surat perjanjian itu tidak bisa digunakan untuk gugat-menggugat, sebab tidak dibubuhi dengan meterai. Tapi kalau ada meterainya dengan nominal yang cukup, maka surat perjanjian itu bisa digunakan untuk gugat-menggugat di pengadilan.

Surat perjanjian yang tidak ada meterainya adalah surat perjanjian yang tidak serius, tidak resmi, tidak ada kesaksian dari lembaga pengadilan pemerintah. Sebab meterai adalah tanda kesaksian dari pihak pemerintah. Meterai adalah saksi terjadinya perjanjian antara anda dengan saya. Perjanjian kita disaksikan oleh pemerintah. Seolah-olah ada petugas pemerintah yang menyaksikannya. Itulah arti meterai.

Salah satu cara pemerintah mendapatkan sumber keuangan adalah dengan menjual meterai. Jadi, penjualan meterai adalah merupakan salah satu cara pemerintah untuk mendapatkan uang. Uang ini dimaksudkan untuk membiayai lembaga pengadilan, yaitu menggaji para hakim. Lalu dibuatlah ketentuan bahwa setiap surat penjanjian yang tidak dibubuhi dengan meterai, tidak boleh diakui oleh pengadilan. Kenapa? Sebab anda tidak menyumbang pembiayaan pengadilan. Anda menjadi dirugikan karena tidak bisa menuntut saya, kalau suatu misal saya menipu anda.


Contoh begini: Saya berutang pada anda sebesar Rp. 1 juta. Kita membuat perjanjian tapi tidak kita kasih meterai. Nah, jika saya ingkar janji kepada anda, anda tidak bisa menuntut saya ke pengadilan kalau surat perjanjian tersebut tanpa meterai. Akan ditolak. Bukankah anda menjadi rugi karena tidak bisa menuntut saya? Tapi kalau anda mau membubuhi dengan meterai, maka pengadilan akan menerima perkara anda, sebab anda turut menyumbang pengadilan melalui pembelian meterai tersebut. 

               

Jadi, meterai adalah tanda sah suatu perjanjian. Lambang kehadiran pemerintah.

Dan kalau seorang presiden membuat surat resmi, dia akan membubuhkan cap atau stempel kepresidenan, sebagai tanda surat itu surat seorang presiden, bukan surat pribadi. 


      


Demikian halnya dengan ajaran YESUS dimeteraikan dengan DiriNYA, yakni tubuh dan darahNYA di atas kayu salib sebagai tanda sah ajaranNYA. Bahwa ajaran YESUS bukan ajaran liar seperti ajaran Muhammad. Tapi ajaran yang bermeterai.

Ajaran YESUS bukanlah ajaran PribadiNYA, tapi atas nama KERAJAAN ALLAH. DIA datang atas nama ALLAH dengan meterai tubuh dan darahNYA.

Sebuah cap itu terdiri dari 3 unsur:

1. Nama         : SBY.

2. Jabatan: Presiden.

3. Wilayah: Republik Indonesia.

Demikian halnya dengan cap YESUS KRISTUS:

1. Nama:      YESUS KRISTUS.

2. Jabatan:   ANAK ALLAH.

3. Wilayah: Sorga dan Bumi.

     >> Matius  28:18         Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala
                                            kuasa di sorga dan di bumi.


Karena ajaran YESUS bermeterai, maka tidak semua orang bisa membuka ajaran YESUS. Alkitab itu seperti majalah bukan seperti Koran. Kalau majalah ada bungkus plastiknya sehingga harus anda beli baru bisa anda baca isinya. Tapi Koran tidak dibungkus sehingga sembarangan orang bisa membacanya. Demikian halnya dengan Alkitab. Tidak semua orang bisa mengerti isinya kalau orang itu belum menerima baptisan. Kalau dalam hatinya tidak ada rasa percaya, maka dia takkan pernah bisa memahaminya.

>> Matius   13:11             Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan
                                            Sorga, tetapi kepada mereka tidak.

      Hal Kerajaan ALLAH itu dirahasiakan – disembunyikan, bukan barang murahan yang diobral tanpa
      harga. Tidak semua orang diberi pengetahuan.

>> Yohanes   6:44             Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik
                                            oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

      Tak ada seorangpun yang bisa menjadi Kristen kalau tidak direkomendasi ALLAH.

>> Matius  13:16              Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena
                                            mendengar.
                    13:17 Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar
                                            ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin
                                            mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.

      Banyak orang ingin mengerti seperti yang dimengerti oleh para murid, tapi mereka tak bisa
      mengerti sekalipun mereka lebih pintar dari para murid.

>> Matius   26:28             Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak
                                            orang untuk pengampunan dosa.

TANDA ALLAH ADALAH: TANDA.

Sejak zaman penciptaan ALLAH selalu memeteraikan pekerjaanNYA.

>> Meterai penciptaan: Sabat.


>> Meterai perjanjian dengan Nuh: Pelangi.


>> Meterai perjanjian dengan Abraham: Sunat


>> Meterai Perjanjian Lama: Darah Domba.

>> Meterai Perjanjian Baru: Darah YESUS KRISTUS.

Jadi, dengan darah itulah YESUS menjadi Jalan dan Kebenaran dan Hidup sebagaimana yang anda pertanyakan.


Seorang pahlawan memeteraikan kepahlawanannya dengan darahnya. Mbah Marijan memeteraikan profesinya sebagai penjaga gunung Merapi dengan kematiannya oleh awan panas wedus gembel. Seorang tentara memeteraikan ketentaraannya dengan mati di medan pertempuran, bukan mati di cafĂ© – dunia hiburan. Bagaimana dengan Al Qur’an dan Islam, apa meterainya? Apakah Muhammad mati sebagai nabi atau sebagai orang biasa? Meterai apakah yang diberikan Muhammad untuk Islam? Masak Muhammad kalah dengan Mbah Marijan? Masak Muhammad kalah dengan Amrozi dan Osama bin Laden?

Sesuatu yang berharga pasti ada harga bayarnya. Muhammad tidak membayar apapun untuk kenabiannya, malahan dia menerima bayaran dari umatnya. Perempuan-perempuan diwajibkan melayani nafsu kenabiannya, sedangkan anda disuruh mendoakan keselamatan atas dosa-dosanya. Dia yang berdosa anda yang memintakan ampunannya. Dia yang berbuat anda yang diminta bertanggungjawab. Masihkah anda belum memahaminya dan belum bisa menyimpulkannya?

Masihkah anda berkata Al Qur’an itu kitab suci yang sah jika tanpa meterai apapun? Itu luar biasa namanya. Tanda anda tidak paham hukum. Maklum.

>> Mazmur    37:28          sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang
                                            dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak
                                            cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.

TUHAN mencintai hukum. Alam semesta digerakkan oleh hukum-hukum dari FirmanNYA. Kita menjadi manusia juga dari hukum biologis. Tapi Islam dengan semua ajarannya berada diluar hukum.

>> Poligami? Melawan hukum hati nurani kita.

      Istri dengan gundik dibilang keadilan. Muhammad istrinya 22, Eyang Subur tidak boleh lebih dari
      4, itu dibilang keadilan. Orang kaya boleh poligami, orang miskin tidak mungkin poligami, itu
      dibilang keadilan. Laki-laki boleh poligami, perempuan tidak boleh, itu dibilang keadilan. Rusaklah
      logika saya.

>> Orang membunuh orang dibilang sadis, tapi syariat Islam melakukan kesadisan itu. Namun yang
      demikian itu dibilang kebenaran.

      Kalau orang Islam mendamaikan orang yang bersengketa: “Sabarlah, maafkanlah dia…..” Tapi
      bagaimana dengan syariat Islam? Maukah syariat Islam menerima nasehat: “Sabarlah,
      maafkanlah dia……” Namun yang demikian ini dibilang kebenaran. Apa tidak rusak logika saya?

>> Ketika berdiskusi dengan saya, anda selalu menuntut bukti. Mana buktinya YESUS pernah
      mengatakan sebagai ANAK ALLAH? Namun segala perkataan Muhammad bisa anda telan bulat-
      bulat tanpa perlu pembuktian.

>> Larangan makanan bangsa Yahudi ada banyak menurut Imamat 11, namun Islam hanya melarang
      makan Babi saja. Jadi, dimana landasannya sebagai agama pelanjut agama terdahulu?

>> Al Qur’an begitu mengagung-agungkan nabi ISA, jauh melebihi Muhammad, namun orang disuruh
      menerima Muhammad yang lebih rendah kwalitasnya. ‘Kan nggak nalar ini?!

Nah, jika yang demikian-demikian ini masih anda anggap bukan cacat, itu benar-benar luar biasa memang. 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
TULIS KI GONDRONG:
JALAN (THE WAY) YANG SEBENARNYA MENURUT YESUS.

Istilah ini melekat di bibir para penginjil untuk memperlihatkan
bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan. Yesus sebagai
satu-satunya jalan, diklaim oleh para penginjil berdasarkan Yoh
14:6: Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalo tidak melalui Aku.
Ayat ini sering menjadi bahan perdebatan antara Muslim dan
Kristiani. Pancingan biasanya datang dari pihak Kristen yang
mempertanyakan, mengapa umat islam tidak menerima Yesus sebagai satu-
satunya Juru Selamat, padahal dalam ayat diatas, Yesus telah
menegaskan bahwa dia adalah satu-satunya Jalan untuk selamat.

Walaupun ayatnya tidak mengatakan bahwa Yesus adalah satu-satunya
jalan, taptai mereka menafsirkan bahwa karena hanya Yesus yang
mengklaim dirinya sebagai jalan kebenaran, sehingga semua orang
harus menerima Yesus. Sebenarnya seorang Muslim menerima Yesus
sebagai jalan dalam pengertian bahwa dia adalah Nabi yang
menunjukkan jalan kebenaran melalui wahyu Allah yang difirmankan
kepadanya. Jadi seorang Muslim menganggap ajaranyalah yang
menyelamatkan umat Yahudi, bukan tubuh dan darahnya.

Sementara uamt kristen menganggap bahwa Tubuh Yesus, atau
darahnyanyalah yang menyelamatkan manusia melalui pengorbanan di
kayu Salib. Hal ini kita dapat melihatnya dalam posting-posting kaum
Kristiani Jika kita mau sedikit terbuka terhadap sejarah agama dan
nabi-nabi samawi, terlebih setelah diketemukannya Naskah Laut Mati,
kita akan menyadari, betapa jalan(The way) merupakan istilah yang
lazim digunakan oleh para pengikut Bani Israel.

Jalan (The Way) yang dalam islam kemudian dikenal dengan Jalan Lurus
adalah kelompok Nabi dan pengikut-pengikutnya. Nabi Zakaria as
seorang Nabi adalah pemimpin kelompok jalan. Nabi Yahya as sebagai
seorang Nabi adalah kelompok Jalan. Demikian pula dengan Nabi Isa as
(Yesus) dan Nabi Muhammad saw. "Jalan" sebagai identitas kelompok
dijelaskan oleh Prof. Dr. Robert Eisenmen, Guru besar Agama Samawi
dan Direktur Lembaga Studi Asal-usul Yahudi-Kristen di California
state University, dalam bukunya The Dead Sea Scrolls and First
Chrstians, hal 8 : )"Jalan" adalah sebagai nama lain dari kelompok
Kristen (Nasrani) abad pertama Palestina).

Istilah ini populer digunakan dalam Naskah Laut Mati yang
menunjukkan kelompok Nasrani Atau Essenes di Qumran yang
mempertahankan hukum taurat. Dr. bharbara theiring, dari University
of Sydney Australi, istilah ini ditemukan dalam manual of
Discripline, Community Rule 5:24; 8:10,13; 9:8 dan 21.

Nama ini masih pula digunakan oleh cabang dari golongan ini di
Damaskus, Namun kemudian dibelokkan pengertiannya, setelah istilah
ini digunakan oelh para penulis injil. Ketika gereja mengklaim bahwa
Yesus mengatakan Akulah "jalan", sedungguhnya Yesus mengatakan Aku
dari kelompok jalan. Jadi Jalan adalah identitas kelompok, bukan
identitas diri. Demikian pula ketika Nabi Muhammad saw mengatakan
siratal mustaqim (jalan Lurus), sesungguhnnya beliau adalah pemimpin
umat manusia yang memperjuangkan jalan lurus, yakni islam. Jadi
secara generik, kata "jalan" artinya jalan lurus, jalannya semua
Nabi Allah, yakni islam, bukan jalan yang sesat.

Dengan demikian ketika Yesus mengatakan Aku adalah jalan artinya Aku
adalah seorang Muslim, pengertian ayat diatas adalah: Aku seorang
Muslim yang membawa kebenaran dan keselamatan di hari kemudian.
Tidak seorang pun yang akan diterima di sisi Allah, kalo tidak
mengikuti ajranku (islam), inilah pengertian sesungguhnya Yoh 14:6.

Oleh sebab itu, karena semua nabi membawa ajaran yang benar, yakni
ajarn islam, maka semua Nabi adalah Jalan yakni Muslim.

sekarang mari kita menjernihkan alam pikiran kita dari pencemaran
Indoktrinal. Dan mari kita lihat sejenak tes kenabian yang dilakukan
oleh seorang Ahli Taurat kepada Yesus untuk menguji apakah beliau
seorang Nabi Allah,atau seorang pendusta.

kita baca MArkus 12:28-32:
Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang
Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat
kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum
manakah yang paling utama?" (29) Jawab Yesus: "Hukum yang terutama
ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu
esa. (30) Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan
dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan
segenap kekuatanmu (31) Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah
sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang
lebih utama dari pada kedua hukum ini." (32) Lalu kata ahli Taurat
itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia
esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
Kalo kita menyaksikan hasil tes yang dilakukan oleh ahli taurat
diatas terhadap Yesus, kira-kira kesimpulan apa yang dia tarik.
Oooo, ternyata Yesus adalah seorang Kristen ! ataukah dia berkata :
Aha ternyata Yesus adalah seorang Muslim, Nabi Allah seperti Musa as
yang mengajarkan Tauhid

Lalu kenapa ahli taurat mengatakan kepada Yesus."Tepat sekali, Guru,
benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain
kecuali Dia (La ilaha illallah) Mengapa ahli taurat berkomentar
seperti layaknya Muslim? karena Yesus adalah seorang Muslim !
Bukankah kalo Yesus membawa ajaran Krsten seharusnya ahli taurat itu
akan berkata : Keliru sekali Tuhan, salah katamu, sesungguhnya
Engkau adalah Tuhan dan bahwa Kalian adalah trinias!

Jadi, sangatlah keliru kalau orang menafsirkan "jalan"yang dimaksud
Yesus adalah Kristiani. Mana ada bukti sejarah yang memperlihatkan
Yesus mengajak orang menjadi kritiani. Malah ironisnya, murid-murid
Yesus yang berpangkal di Yerusalem hancur berantakan digilas oelh
tentara Romawi ketika mereka menyerbu Yerusalem dan menghancurkan
Bait Allah untuk kemudian membangun agama baru yang menuhankan
pemimpin mereka yakni Yesus.

Oleh karena itu, semua Nabi Allah yang diutus ke Dunia untuk
mengumumkan Tauhid untuk hanya menyembah kepada Allah, kok tiba-tiba
gereja mengatakan Yesus mengumumkan dirinya dalam berbagai versi
kesemuanya mengarah kepada keilahian dirinya. Ini kan suatu yang
aneh. Namun klaim Gereja dan Penginjil bahwa Yesus membuat
pernyataan tentang ketuhanan dirinya dibantah oleh Hugh J.
Schonfield, pakar Alkitab Nominator Pemenang Nobel Th 1959, dalam
bukunya The Passover plot, halaman 24:
(Yesus sebagaimana orang-orang Yahudi Lainnya, akan mengkafirkan
orang-orang yang menganggapnya sebagai (Tuhan), seperti, (yang
mereka tafsirkan) dalam injil Yohanes.

karena Yesus sendiri bilang Yang menganggap Yesus sebagai Tuhan
akan masuk neraka silahkan baca Matius 7:21-23: "Bukan setiap orang
yang berseru-seru kepadaku : Tuhan, Tuhan ! Akan masuk surga, tetapi
dia yang melakukan kehendak Bapaku yang disurga. Pada saat terakhir,
banyak orang yang berseru kepadaku Tuhan, Tuhan bukankah kami
bernubuat demi namaMu, dan mengusir setan demi namaMu, dan banyak
mengadakan Mukjizat demi namaMu juga. Pada waktu itulah Aku akan
berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal
kamu , Enyahlah dari padaku, kamu sekalian pembuat kejahatan." mari
kita bahas Ayat ini : Pada saat terakhir, banyak orang berseru
kepadaKu: Tuhan, Tuhan, (siapa yang melakukan ini? kristen!!), kamu
bernubuat demi namaMu (siapa yang melakukan ini? Kristen!), dan
mengusir setan demi namamu (Siapa yang melakukan ini? Kristen!) dan
banyak mengadakan Mukjizat demi namaMu (Siapa yang melakukan ini??
Kristen) Maka Yesus akan mengusir kalian (uumat Kristen) dan masuk
neraka karena melakukan kejahatan.

wassalam
ki gondrong

ADA APA DENGAN SEGITIGA BERMUDA

Saya heran dengan postingan "Segitiga Bermuda." Di datahakekat, postingan ini dikunjungi oleh 8051 orang dan setiap hari masih selalu bertambah sekitar 50-100-an. Kenapa bisa seolah-olah sebuah berita baru?
Aneh. Ranking ke-2: Tokoh Yahudi di Indonesia, menempati posisi 453. Ranking ke-3: kesaksian mantan paranormal hongsui, menempati: 338.

MANTAP UNTUK DIBERITAKAN




Download:

Saya tidak tahu apakah Mohammad Ali Makrus masih hidup atau sudah mati. Saya tidak tahu apakah Mohammad Ali Makrus masih Kristen atau masuk Islam kembali. Saya juga tidak tahu apakah Mohammad Ali Makrus ini termotivasi oleh uang atau apapun. Itu semua tidak penting bagi saya. Tapi kesaksiannya luar biasa sekali, mantap untuk anda beritakan ke seluruh dunia. Dan saya yakin dengan pengetahuan yang dimilikinya jikapun dia harus jatuh, itu tak sampai tergeletak. Ada saatnya dia akan bangkit kembali dari keterpurukannya.

Dia melebihi rata-rata orang Kristen saat ini.

Jika benar dia sudah mati sebagai syuhada Kristen, saya ucapkan: “Berbahagialah Mohammad Ali Makrus, sebab anda telah mendahului orang-orang Kristen yang kelahiran.” Apa yang sulit dilakukan oleh orang-orang Kristen, yaitu menuruti perintah YESUS untuk mati syahid telah anda jalani. Dan jika anda saat ini sedang jatuh, selama anda tidak gila, saya yakin anda akan kembali.

Ada 12 seri kesaksiannya yang saya miliki, silahkan dibagikan:

KESAKSIAN ALI MAKRUS-1

KESAKSIAN ALI MAKRUS-2

KESAKSIAN ALI MAKRUS-3

KESAKSIAN ALI MAKRUS-4

KESAKSIAN ALI MAKRUS-5

KESAKSIAN ALI MAKRUS-6

KESAKSIAN ALI MAKRUS-7

KESAKSIAN ALI MAKRUS-8

KESAKSIAN ALI MAKRUS-9

KESAKSIAN ALI MAKRUS-10

KESAKSIAN ALI MAKRUS-11

KESAKSIAN ALI MAKRUS-12


AYUB 27

27:1Maka Ayub melanjutkan uraiannya:
27:2"Demi Allah yang hidup, yang tidak memberi keadilan kepadaku, dan demi Yang Mahakuasa, yang memedihkan hatiku,
27:3selama nafasku masih ada padaku, dan roh Allah masih di dalam lubang hidungku,
27:4maka bibirku sungguh-sungguh tidak akan mengucapkan kecurangan, dan lidahku tidak akan melahirkan tipu daya.
27:5Aku sama sekali tidak membenarkan kamu! Sampai binasa aku tetap mempertahankan bahwa aku tidak bersalah.
27:6Kebenaranku kupegang teguh dan tidak kulepaskan; hatiku tidak mencela seharipun dari pada umurku.
27:7Biarlah musuhku mengalami seperti orang fasik, dan orang yang melawan aku seperti orang yang curang.
27:8Karena apakah harapan orang durhaka, kalau Allah menghabisinya, kalau Ia menuntut nyawanya?
27:9Apakah Allah akan mendengar teriaknya, jika kesesakan menimpa dia?
27:10Dapatkah ia bersenang-senang karena Yang Mahakuasa dan berseru kepada Allah setiap waktu?
27:11Aku akan mengajari kamu tentang tangan Allah, apa yang dimaksudkan oleh Yang Mahakuasa tidak akan kusembunyikan.
27:12Sesungguhnya, kamu sekalian telah melihatnya sendiri; mengapa kamu berpikir yang tidak-tidak?
27:13Inilah bagian orang fasik yang ditentukan Allah, dan milik pusaka orang-orang lalim yang mereka terima dari Yang Mahakuasa:
27:14kalau anak-anaknya bertambah banyak mereka menjadi makanan pedang, dan anak cucunya tidak mendapat cukup makan;
27:15siapa yang luput dari padanya, akan turun ke kubur karena wabah, dengan tidak ditangisi oleh janda mereka.
27:16Jikalau ia menimbun uang seperti debu banyaknya, dan menumpuk pakaian seperti tanah liat,
27:17sekalipun ia yang menumpuknya, namun orang benar yang akan memakainya, dan orang yang tidak bersalah yang akan membagi-bagi uang itu.
27:18Ia mendirikan rumahnya seperti sarang laba-laba, seperti gubuk yang dibuat penjaga.
27:19Sebagai orang kaya ia membaringkan diri, tetapi tidak dapat ia mengulanginya: ketika ia membuka matanya, maka tidak ada lagi semuanya itu.
27:20Kedahsyatan mengejar dia seperti air bah, pada malam hari ia diterbangkan badai;
27:21angin timur mengangkatnya, lalu lenyaplah ia; ia dilemparkannya dari tempatnya.
27:22Dengan tak kenal belas kasihan Allah melempari dia, dengan cepat ia harus melepaskan diri dari kuasa-Nya.
27:23Oleh karena dia orang bertepuk tangan, dan bersuit-suit karena dia dari tempat kediamannya."


Pasal 69

Rencana Jahat Para Imam

BAITANI dekat sekali dengan Yerusalem sehingga kabar tentang peristiwa kebangkitan Lazarus tersiar dengan cepat ke kota itu. Dengan perantaraan mata‑mata yang telah menyaksikan mukjizat itu penghulu‑penghulu Yahudi dengan segera memperoleh fakta‑faktanya. Suatu rapat Sanhedrin diadakan dengan segera untuk memutuskan mengenai apa yang harus dilakukan. Kristus kini sudah menunjukkan sepenuhnya bahwa Ia dapat menguasai kematian dan kubur. Mukjizat yang besar itu merupakan bukti yang paling utama yang diberikan Allah kepada manusia bahwa Ia telah mengutus Anak‑Nya ke dalam dunia untuk keselamatan mereka. Itulah suatu pernyataan kuasa Ilahi yang sudah cukup untuk meyakinkan setiap pikiran yang dikuasai oleh pertimbangan dan diterangi oleh angan‑angan hati. Banyak orang yang menyaksikan kebangkitan Lazarus mulai percaya akan Yesus. Tetapi kebencian para imam terhadap‑Nya kian menghebat. Mereka telah menolak segala bukti keilahian‑Nya yang lebih kecil, dan mereka hanya bertambah marah oleh adanya mukjizat yang baru ini. Orang mati sudah dibangkitkan pada siang hari bolong, dan disaksikan oleh banyak orang. Tidak ada akal yang dapat menjelaskan bukti seperti itu. Untuk (Pasal ini dialaskan atas Yoh. 11:4 7‑54.) alasan inilah permusuhan di pihak imam‑imam bertambah hebat. Mereka lebih bertekad hendak menghentikan pekerjaan Kristus.
Orang Saduki, meski pun tidak menyukai Kristus tidak terlalu membenci‑Nya sebagaimana halnya dengan orang Farisi. Kebencian mereka tidak terlalu hebat. Tetapi kini mereka sangat gempar. Mereka tidak percaya akan kebangkitan orang mati. Dengan mengemukakan apa yang dinamakan ilmu pengetahuan, mereka memberikan pertimbangan bahwa tidaklah mungkin bagi tubuh yang sudah mati dihidupkan kembali. Tetapi oleh beberapa perkataan Kristus, teori mereka telah dikalahkan. Sudah ditunjukkan bahwa mereka tidak mengetahui baik Kitab Suci mau pun kuasa Allah. Mereka tidak dapat melihat kemungkinan ditiadakannya kesan yang didapat oleh orang banyak karena mukjizat itu. Bagaimanakah orang‑orang dapat dibalikkan dari Dia yang sudah menang dalam membangkitkan orang mati dari kubur? Laporan‑laporan yang palsu disebarluaskan, tetapi mukjizat itu tidak dapat disangkal, dan bagaimana cara menentang pengaruhnya tidaklah mereka ketahui. Sampai pada saat itu Saduki belum merencanakan hendak membunuh Kristus. Tetapi sesudah kebangkitan Laurus mereka mengambil keputusan bahwa hanyalah oleh kematian‑Nya dapatlah mereka menghentikan pernyataan‑Nya yang menentang mereka tanpa gentar.
Orang Farisi percaya akan kebangkitan, dan tak dapat tiada mereka melihat bahwa mukjizat ini merupakan suatu bukti bahwa Mesias ada di antara mereka. Tetapi mereka senantiasa menentang pekerjaan Kristus. Sejak semula mereka telah membenci Dia karena Ia telah membeberkan kepura‑puraan mereka. Ia telah menyingkapkan jubah upacara yang keras yang di dalamnya cacat akhlak mereka tersembunyi. Agama sejati yang diajarkan‑Nya telah mempersalahkan pengakuan kesalehan mereka yang kosong belaka. Mereka haus akan pembalasan dendam kepada‑Nya karena tempelakan‑Nya yang tajam. Mereka telah mencoba menjengkelkan Dia agar Dia mengatakan atau melakukan sesuatu yang dapat memberi mereka kesempatan untuk mempersalahkan Dia. Beberapa kali mereka sudah mencoba melontari Dia dengan batu, tetapi Ia sudah mengundurkan diri dengan diam‑diam, dan mereka tidak dapat melihat Dia lagi.
mukjizat‑mukjizat yang diadakan‑Nya pada hari Sabat semuanya untuk meringankan penderitaan orang yang dirundung malang, tetapi orang Farisi telah berusaha mempersalahkan Dia sebagai seorang pelanggar Sabat. Mereka telah berusaha menghasut orang Herodiani untuk menentang Dia. Mereka menggambarkan bahwa Ia sedang berusaha mendirikan suatu kerajaan saingan, dan minta nasihat mereka bagaimana caranya membinasakan Dia. Untuk menghasut agar orang Roma menentang Dia, mereka menggambarkan Dia sebagai seorang yang sedang berusaha menggulingkan kekuasaan mereka. Mereka telah mencoba setiap alasan yang dibuat‑buat untuk mencegah jangan sampai Ia mempengaruhi orang banyak. Tetapi sejauh itu usaha mereka telah digagalkan. Orang banyak yang menyaksikan perbuatan kemurahan‑Nya dan mendengar ajaran‑Nya yang suci mengetahui bahwa ini bukannya perbuatan dan perkataan pelanggar Sabat atau penghujat. Hamba‑hamba yang diutus oleh orang Farisi pun sudah sangat dipengaruhi oleh perkataan‑Nya sehingga mereka tidak dapat menangkap Dia. Dalam keadaan putus asa orang Yahudi mengeluarkan suatu perintah bahwa seseorang yang mengaku percaya akan Yesus harus dikeluarkan dari rumah sembahyang.
Dengan demikian, ketika para imam, penghulu‑penghulu, dan tua‑tua berhimpun untuk bertukar pikiran, mereka bertekad hendak mendiamkan Dia yang melakukan perbuatan seajaib itu sehingga semua orang heran. Orang Farisi dan orang Saduki kini agaknya lebih bersatu daripada sebelumnya. Sampai saat itu mereka terbagi, tetapi mereka menjadi satu dalam pertentangan mereka melawan Kristus. Nikodemus dan Yusuf telah berusaha mencegah celaan terhadap Yesus dalam majelis sidang terdahulu, dan itulah sebabnya kini mereka tidak dipanggil. Dalam majelis itu hadir pula orang‑orang berpengaruh lainnya yang percaya pada Yesus, tetapi pengaruh mereka tidak dapat mengalahkan pengaruh orang Farisi yang penuh kebencian itu.
Meski pun dernikian anggota‑anggota majelis tidak semuanya setuju. Sanhedrin pada saat ini bukannya merupakan suatu rapat yang sah. Rapat itu diadakan hanya karena toleransi. Beberapa anggotanya meragukan kebijaksanaan dalam hal membunuh Kristus. Mereka takut bahwa hal ini akan menimbulkan pemberontakan di antara orang banyak, menyebabkan orang Roma tidak menyenangi lagi akan imam‑imam, serta mengambil dari mereka kuasa yang masih mereka pegang. Orang Saduki bersatu dalam kebencian mereka terhadap Kristus, namun mereka cenderung berhati‑hati dalam gerakan mereka, sebab takut jangan‑jangan orang Roma akan merampas kedudukan yang tinggi dari mereka.
Dalam majelis ini, yang berhimpun untuk merencanakan hendak membunuh Kristus, Saksi hadir yang mendengar perkataan angkuh yang diucapkan oleh Nebukadnezar, yang menyaksikan pesta penyembahan berhala oleh Belsyazar, yang hadir ketika Kristus di Nazaret mengumumkan diri‑Nya sebagai Seorang Yang Diurapi. Saksi ini kini mempengaruhi penghulu‑penghulu dengan pekerjaan yang sedang mereka lakukan. Peristiwa‑peristiwa dalam kehidupan Kristus terpapar di hadapan mereka dengan jelasnya sehingga menghebohkan mereka. Mereka teringat akan peristiwa yang sama di dalam kaabah, ketika Yesus, pada saat itu baru berusia duabelas tahun, berdiri di hadapan ahli‑ahli hukum yang terpelajar, mengajukan kepada mereka pertanyaan‑pertanyaan yang mereka kagumi. Mukjizat yang baru saja diadakan menyaksikan bahwa Yesus tidak lain dari Anak Allah. Dalam maknanya yang sejati, tulisan dalam Kitab Suci mengenai Kristus terkilas dalam pikiran mereka. Karena bingung dan susah, penghulu‑penghulu itu bertanya, "Apakah daya kita?" Terjadilah perpecahan dalam majelis itu. Di bawah pengaruh Roh Kudus, para imam dan penghulu‑penghulu tidak dapat meninggalkan keyakinan bahwa mereka sedang berperang melawan Allah.
Sementara kebingungan majelis memuncak, Kayapas imam besar itu pun berdirilah. Kayapas adalah seorang sombong dan bengis, bersifat diktator dan tidak suka menerima paham lain. Di antara hubungan keluarganya terdapatlah orang Saduki yang sombong, berani, semberono, penuh cita‑cita dan kebengisan, yang mereka sembunyikan di bawah jubah kebenaran yang pura‑pura saja. Kayapas telah mempelajari nubuatan, dan meski pun tidak mengetahui arti yang sebenarnya, ia berbicara dengan kekuasaan dan jaminan yang besar, "Kamu ini tiada mengetahui barang apa pun, tiada juga kamu memikirkan bahwa berfaedah bagi kamu, jikalau satu orang mati menggantikan kamu, asalkan jangan segenap bangsa akan binasa." Meski pun Yesus tidak bersalah, desak imam besar itu, Ia harus disingkirkan. Ia menimbulkan kesusahan, menarik orang banyak kepada‑Nya, dan mengurangi kekuasaan penghulu‑penghulu. Ia hanya seorang, lebih baik Ia mati daripada kekuasaan penghulu‑penghulu dilemahkan. Jika orang banyak hilang kepercayaannya pada penghulu‑penghulu mereka, kekuasaan nasional akan dilemahkan. Kayapas menegaskan bahwa sesudah mukjizat ini para pengikut Kristus mungkin akan memberontak. Dengan demikian orang Roma akan datang, dan akan menutup kaabah kita, dan meniadakan undang‑undang kita, serta membinasakan kita sebagai suatu bangsa. Apakah nilainya hidup orang Galilea ini jika dibandingkan dengan hidup segenap bangsa? Jika Ia menghalangi kesejahteraan Israel, bukankah dengan menyingkirkan Dia kita melakukan pekerjaan bagi Allah? Lebih baik seorang binasa daripada segenap bangsa binasa.
Dalam menegaskan bahwa seorang harus mati untuk bangsa itu, Kayapas menyatakan bahwa ia mengetahui sedikit akan nubuatan, meski pun sangat terbatas. Tetapi Yohanes, dalam penjelasannya tentang peristiwa itu, mengutip nubuatan dan menunjukkan maknanya yang luas dan dalam itu. Ia berkata, "Dan bukan sahaja menggantikan bangsa itu, melainkan supaya segala anak Allah yang tercerai‑berai itu pun dihimpunkannya menjadi satu." Alangkah butanya keadaan Kayapas yang angkuh itu dalam mengakui tugas Juruselamat!
Pada bibir Kayapas kebenaran yang paling berharga ini dibalikkan menjadi dusta. Kebijaksanaan yang dianjurkannya didasarkan atas prinsip yang dipinjam dari kekapiran. Di kalangan orang kapir, kesadaran yang suram bahwa seorang harus mati bagi umat manusia telah membawa kepada kebiasaan mempersembahkan korban manusia. Demikianlah Kayapas menganjurkan oleh pengorbanan Yesus untuk menyelamatkan bangsa yang bersalah, bukannya dari pelanggaran, melainkan dalam pelanggaran, supaya mereka boleh terus‑menerus dalam dosa. Dan oleh pertimbangannya ia berpikir hendak mendiamkan protes dari mereka yang berani mengatakan bahwa hingga saat itu tidak sesuatu yang layak diganjari dengan kematian terdapat pada Yesus.
Dalam majelis ini musuh‑musuh Kristus sudah merasa benar‑benar bahwa mereka bersalah. Roh Kudus telah mempengaruhi pikiran mereka. Tetapi Setan berusaha hendak menguasai mereka. Ia mengalihkan perhatian mereka kepada kesedihan yang telah diderita oleh mereka karena Kristus. Betapa Dia meringankan kebenaran mereka! Ia mengemukakan suatu kebenaran yang jauh lebih besar, yang harus dimiliki oleh mereka yang mau menjadi anak‑anak Allah. Tanpa memperhatikan segala tata cara dan upacara mereka, Ia telah memberanikan orang‑orang berdosa supaya pergi langsung kepada Allah sebagai Bapa yang berkemurahan, dan memberitahukan keperluan mereka. Dengan demikian, mereka berpendapat bahwa Ia telah mengesampingkan keimamatan itu. Ia telah enggan mengakui teologia sekolah rabbi‑rabbi. Ia telah membeberkan kebiasaan‑kebiasaan yang salah di pihak imam‑imam, dan telah merusakkan pengaruh mereka sampai tidak dapat dipulihkan kembali. Ia telah merusakkan pengaruh peribahasa dan tradisi mereka, dengan menyatakan bahwa meski pun mereka memaksakan penurutan hukum upacara agama, namun mereka meniadakan hukum Allah. Segala perkara ini kini diingatkan oleh Setan kepada mereka.
Setan mengatakan kepada mereka bahwa untuk mempertahankan kekuasaan mereka, Yesus harus dibunuh. Nasihat inilah yang mereka ikuti. Mereka berpendapat bahwa adanya kenyataan mengenai kemungkinan hilangnya kuasa yang ada pada mereka, merupakan alasan yang cukup untuk mengambil keputusan. Kecuali sedikit orang yang tidak berani mengutarakan pendapat mereka, Sanhedrin menerima perkataan Kayapas sebagai perkataan Allah. Majelis merasa lega, pertentangan pun berhentilah. Mereka mengambil keputusan hendak membunuh Kristus segera setelah ada kesempatan yang baik. Dalam menolak bukti keilahian Yesus, imam‑imam dan penghulu‑penghulu ini telah mengurung diri mereka sendiri dalam kegelapan yang tidak dapat ditembus. Mereka telah menempatkan diri sendiri dalam kuasa Setan, untuk segera dijerumuskannya di tepi jurang kebinasaan abadi. Meski pun demikian mereka sudah sangat tertipu sehingga mereka merasa sangat senang dengan diri sendiri. Mereka menganggap diri sendiri sebagai pencinta tanah air, yang sedang mencari keselamatan bangsa.
Meski pun demikian Sanhedrin takut mengambil tindakan terburu‑buru terhadap Yesus, agar jangan orang banyak menjadi marah, dan kekerasan yang direncanakan terhadap Dia akan jatuh menimpa diri mereka sendiri. Itulah sebabnya majelis menangguhkan saatnya untuk menjalankan hukuman yang sudah diumumkan oleh mereka. Juruselamat mengerti rencana jahat di pihak imam‑imam. Ia mengetahui bahwa mereka ingin meniadakan Dia, dan bahwa maksud mereka segera akan dilaksanakan. Tetapi bukannya kewajiban‑Nya mempercepat krisis itu, dan Ia mengundurkan diri dari daerah itu, sambil membawa murid‑murid serta‑Nya. Dengan demikian, dengan teladan‑Nya sendiri sekali lagi Yesus mendesakkan petunjuk yang telah diberikan‑Nya kepada murid‑murid, "Apabila kamu dianiayakan oleh orang di dalam sebuah negeri, larilah ke negeri lain." Mat. 10:23. Ada ladang yang luas tempat kita dapat bekerja untuk keselamatan jiwa‑jiwa, dan kecuali kesetiaan kepada‑Nya mengharuskannya, hamba‑hamba Tuhan tidak seharusnya membawa hidup mereka ke dalam bahaya.
Kini Yesus telah mengabdikan tiga tahun lamanya untuk bekerja bagi khalayak ramai. Teladan‑Nya dalam hal penyangkalan diri dan kebajikan yang tulus ikhlas ada di hadapan mereka. Hidup‑Nya yang penuh kesucian, penderitaan dan pengabdian diketahui oleh semua orang. Meski pun demikian masa tiga tahun yang singkat ini merupakan waktu yang terlalu lama bagi dunia untuk tahan melihat hadirat Penebusnya.
Kehidupan‑Nya penuh dengan aniaya dan hinaan. Dilarikan dari Betlehem karena raja yang cemburu, ditolak oleh bangsa‑Nya sendiri di Nazaret, dihukum mati tanpa sebab di Yerusalem, Yesus beserta sedikit pengikut‑Nya yang setia, mendapat suatu tempat perlindungan sementara di suatu kota yang asing, Ia yang selamanya terharu oleh malapetaka manusia, yang menyembuhkan orang sakit, memulihkan penglihatan orang buta, pendengaran orang tuli, dan daya bicara orang bisu, yang memberi makan kepada orang lapar dan menghiburkan yang bersusah, telah diusir dari orang banyak yang untuknya Ia telah bekerja untuk menyelamatkannya. Ia yang berjalan di atas ombak yang bergelora dan dengan suatu perkataan saja dapat mendiamkan deru laut yang hebat, yang membuangkan Setan yang ketika keluar mengakui Dia sebagai Anak Allah, yang membangkitkan orang mati, yang mempesonakan beribu‑ribu orang dengan perkataan akal budi‑Nya, tidak dapat mencapai hati orang‑orang yang dibutakan oleh prasangka dan kebencian, dan menolak terang dengan degilnya.





Kamis, 23 Mei 2013

DUNIA JIN

Ikuti disini:


KESAKSIAN ALI MAKRUS-10
https://www.dropbox.com/s/pa79pqhpqxwc32f/ALI%20MAKRUS-10%20-%20YouTube.MP4?m

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx 



KESAKSIAN ALI MAKRUS-1

KESAKSIAN ALI MAKRUS-2

KESAKSIAN ALI MAKRUS-3

KESAKSIAN ALI MAKRUS-4

KESAKSIAN ALI MAKRUS-5

KESAKSIAN ALI MAKRUS-6

KESAKSIAN ALI MAKRUS-7

KESAKSIAN ALI MAKRUS-8

KESAKSIAN ALI MAKRUS-9

KESAKSIAN ALI MAKRUS-10

KESAKSIAN ANAK KETUA HAMAS

KESAKSIAN DR. ALBERTO RIVERA

KESAKSIAN EKU HIDAYAT

KESAKSIAN EKU HIDAYAT-2

KESAKSIAN EKU HIDAYAT-3

KESAKSIAN EKU HIDAYAT-4

KESAKSIAN EKU HIDAYAT-5

KESAKSIAN EKU HIDAYAT-6

KESAKSIAN GUS DUR

KESAKSIAN KI GENDENG PAMUNGKAS

KESAKSIAN ‘MANTAN IMAM’ HAMRAN AMBRIE

KESAKSIAN MANTAN PERAMAL

KESAKSIAN MANTAN TERORIS

KESAKSIAN MOHAMMED AHMED HEGAZY (MANTAN MUSLIM MESIR)

KESAKSIAN PUAN MAHARANI

KESAKSIAN YUSUF RONI



BAGAIMANA TUHAN MEMANGGIL SAYA






Download:


Hua..ha..ha..... sorry jika pekabaran saya terlalu berat bagi mbak, sebab di dunia ini selain perempuan juga dihuni oleh laki-laki. Dan laki-laki di Bumi ini ditetapkan sebagai pemimpin. Karena itu saya harus berbicara kepada mereka, selain juga harus berbicara kepada mbak-mbak. Mbak ingin tahu hubungan saya dengan TUHAN?

Oleh ketentuan TUHAN, saya dilahirkan pada tanggal 21 Oktober 1962, dilahirkan dari keluarga Kristen Protestan. Sampai remaja saya bergereja di Gereja Kristen Indonesia. Lulus SMU, diajak manager saya ikut persekutuan Kharismatik Katolik. Lalu ikut teman ke Tiberias, Bethany, dan GPdI. 

Tahun 1997, anak saya menemukan Alkitabnya Advent, yang di bagian belakang ada suplemen nubuatannya. Saya pelajari dan baca itu sampai 3 kali, sampai saya benar-benar mual dengan gereja Minggu. 

Tahun 1998, saya dibaptiskan di Advent. Tahun 2000 - 2004, saya menjadi tenaga sukarela pengembangan masyarakat{TSPM]. Setelah itu saya berkelana dengan sepeda pancal ke pondok-pondok pesantren, sampai sepeda itu hilang di Bandung tahun 2008. Nah, sejak saat itu TUHAN menggiring saya untuk memberitakan Injil melalui internet, sampai saat ini. 

>> Matius  10:27              Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang;
                                            dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.

Itulah ayat pemberitaan Injil melalui atap rumah - internet, yang menjadi kekuatan saya untuk melanjutkan pemberitaan melalui internet ini sehingga saya sampai mengenal mbak Lenny, dan mabk Lenny menjadi mengenal saya. 

Apakah pertemuan ini baik, bagi mbak?

Lebih lanjut, silahkan download ini:


MATIUS 10
Banyak orang mempertanyakan bagaimana saya mendapatkan makan dan apakah penginjil itu pakaiannya harus seburuk pakaian saya? Bukan. Penginjil boleh memakai pakaian yang bagus-bagus. Tapi siapa yang mau memberi saya pakaian yang bagus-bagus? Siapa? Apakah anda mau memberi saya pakaian dari sutera? Masakan itu saya tolak? Tidak, donk. Saya malah senang dan berterimakasih sekali kalau ada orang yang mau kasih saya pakaian yang indah-indah. Lalu pakaian itu akan saya jual untuk saya belikan semangkuk soto ayam buat mengisi perut saya. Tapi kalau anda kasih pakaian yang buruk, yang tidak laku dijual, barulah pakaian itu yang akan saya kenakan ke tubuh saya, sebab sudah tidak bisa dijual. Pendeknya, kalau anda kasih saya Handphone atau Laptop, pasti itu akan saya jual untuk pengisi perut saya. Jadi, barang-barang yang saat ini ada bersama saya adalah barang-barang yang sudah tidak laku lagi kalau saya jual.
Bagaimana dengan makan saya? Saya menerima uang dari meminta-minta orang. Kenapa? Sebab anda tidak mau memberinya. Coba kalau anda mau mencukupi kebutuhan saya, ngapain saya harus meminta-minta begitu. Andalah yang harus malu, bukan saya. Anda itulah orang-orang Kristen yang tidak berguna, bukan saya. Saya justru bisa mendayagunakan secara maksimal dari apa yang sedikit orang berikan kepada saya untuk memberi makanan rohani yang menyelamatkan jiwa anda. Saya kumpulkan uang-uang yang tidak masuk hitungan. Saya ubah itu menjadi sesuatu yang bernilai yang sebesar-besarnya bagi kemanusiaan. Mari kita pelajari dari Alkitab hal itu.

Nabi Elia adalah nabi yang hidup di zaman kekuasaan raja Ahab, sebagai raja Israel Utara, yang dihuni oleh 10 suku Israel yang terhilang dari sejarah Keyahudian. Raja Ahab telah membuat bangsa Israel jatuh ke dalam penyembahan para Baal. Dan ketika ratu Izebel, istri Ahab, membunuhi nabi-nabi TUHAN, Obaja, kepala istana Ahab, menyembunyikan 100 nabi-nabi TUHAN. Nabi-nabi itu disembunyikan dalam 2 kelompok untuk dipelihara hidupnya;

>> 1Raja-raja  18:3          Sebab itu Ahab telah memanggil Obaja yang menjadi kepala istana. Obaja itu
                                            seorang yang sungguh-sungguh takut akan TUHAN.
                           18:4             Karena pada waktu Izebel melenyapkan nabi-nabi TUHAN, Obaja mengambil
                                            seratus orang nabi, lalu menyembunyikan mereka lima puluh lima puluh
                                            sekelompok dalam gua dan mengurus makanan dan minuman mereka.

Obaja adalah menteri agama kita yang menaungi lembaga-lembaga agama yang ada di Indonesia ini, sehingga mereka bisa eksis di Indonesia. Antara lainnya, yang Kristen terbagi dalam 2 kelompok besar, yakni Kristen Sabtu dan Kristen Minggu. Kristen Sabtu; Advent. Melalui lembaga-lembaga agama resmi itulah para pendeta, baik yang Advent maupun yang Minggu, menerima kemakmuran hidupnya. Mereka dikenyangkan perutnya oleh gaji. Tapi nabi Elia tidak termasuk dalam kelompok nabi-nabi ini. Nabi-nabi ini, semuanya hanya diam, bersembunyi di dalam gua keamanan dan kemapanan. Mereka tidak peduli dengan penyesatan atas bangsa Israel.

>> 1Raja-raja  18:22       Lalu Elia berkata kepada rakyat itu: "Hanya aku seorang diri yang tinggal
                                            sebagai nabi TUHAN, padahal nabi-nabi Baal itu ada empat ratus lima puluh
                                            orang banyaknya.

Kalau Elia tidak menerima makanan dari system, bagaimana Elia makan?

>> 1Raja-raja 17:2           Kemudian datanglah firman TUHAN kepadanya:
                          17:3              "Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai
                                            Kerit di sebelah timur sungai Yordan.
                          17:4              Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah
                                            Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana."
                          17:5              Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN; ia pergi dan diam di tepi
                                           sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.
                         17:6               Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging
                                           kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.

>> 1Raja-raja 17:7           Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada
                                            turun di negeri itu.
                         17:8               Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia:
                          17:9              "Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di
                                             sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi
                                             engkau makan."

Jadi, nabi Elia tidak makan dari system, melainkan dari luar system. Kalau kepada raja Ahab dan rakyat Israel, nabi Elia mengabarkan Injil – mengabarkan pertobatan kepada ALLAH. Tapi kalau kepada janda di Sarfat, nabi Elia tidak berkata-kata masalah keagamaan. Urusan Elia di Sarfat adalah urusan perut. Nabi Elia meminta makanan kepada janda di Sarfat itu. Dan berkat-berkat ALLAH untuk janda di Sarfat itu adalah: minyak dan tepungnya tidak habis selama musim kelaparan, dan ketika anak janda itu mati, Elia membangkitkannya.

Bagaimana aturan untuk pemberita Injil?

>> Matius   10:9                Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat
                                            pinggangmu.
                    10:10 Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu
                                            membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut
                                            mendapat upahnya.

Tidak boleh membawa uang, bagaimana makannya?

>> Matius  10:11              Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan
                                           tinggallah padanya sampai kamu berangkat.
                    10:12 Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
                    10:13 Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak,
                                            salammu itu kembali kepadamu.
                    10:14 Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar
                                            perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan
                                            kebaskanlah debunya dari kakimu.
                    10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom
                                            dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."
                      10:16               "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab
                                               itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

Memberitakan Injil itu seperti domba yang berada di tengah-tengah Serigala. Ditengah-tengah pertentangan. Di tengah-tengah Serigala, domba itu bisa hidup saja sudah nasib baik. Jadi, jangan mengharapkan makanan dari arena diskusi. Disini yang ada adalah pertikaian. Karena itu ada waktunya kita mencari makan dan ada waktunya untuk memberitakan Injil.

Nah, apakah berkat yang akan diterima oleh mereka yang memberi makan kita?

>> Matius  10:40              Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa
                                            menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
                     10:41                Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah
                                            nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia
                                            akan menerima upah orang benar.
                     10:42                Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang
                                            yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia
                                           tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."

Baca Matius 10 seluruhnya.

LAGU: KUDENGAR YESUS MEMANGGIL