Kamis, 08 Desember 2016

YAHWEH BENCI TAPI YAHWEH LAKUKAN

Melalui Injil kita menyaksikan drama pertentangan antara YESHUA ha MASHIA melawan orang-orang Yahudi. Dan sekalipun kita melihat secara nyata kesalahan dan kejahatan ada pada orang-orang Yahudi, namun nyatanya orang-orang Yahudi itu hingga hari ini masih belum juga bertobat. Kita mengakui kehebatan bangsa Yahudi di bidang teknologi. Namun kita juga melihat kebodohan mereka yang masih belum mau menerima YESHUA sebagai JURUSELAMAT mereka. Sebaliknya, kita yang tidak pandai di bidang teknologi, nyatanya kita bisa menjadi orang-orang Kristen.

Bagi anda, mungkin saya ini bodoh. Tapi jangan lupa, bagi sayapun anda kelihatan bodoh. Karena itu tidak penting saya membuat anda sepaham dengan saya atau anda membuat saya sepaham dengan anda. Biarlah antara anda dengan saya berposisi seperti YESHUA dengan orang-orang Yahudi itu, yaitu saling berlawanan. Kita berada dalam satu drama yang disaksikan orang-orang, supaya orang-orang itu menilai kita menurut pemahamannya masing-masing.

Saya memiliki tujuan berdiskusi itu dengan gambaran 2 ekor anjing yang sedang berebut tulang. Nah, ketika 2 ekor anjing itu sedang berebut tulang, biarlah itu merupakan kesempatan bagi kucing untuk melarikan diri. Biarlah para penonton mengambil manfaatnya dari argumentasi-argumentasi yang kita kemukakan.

Anda berkata bahwa YAHWEH itu membenci api. Merupakan kekejian bagiNYA, sehingga tidak mungkin DIA akan membakar manusia dengan api;

Ulangan
12:29"Apabila TUHAN, Allahmu, telah melenyapkan dari hadapanmu bangsa-bangsa yang daerahnya kaumasuki untuk mendudukinya, dan apabila engkau sudah menduduki daerahnya dan diam di negerinya,
12:30maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang allah mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada allah mereka? Akupun mau berlaku begitu.
12:31Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi TUHAN, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi allah mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi allah mereka.

Bangsa-bangsa kafir yang mendiami tanah Palestina yang hendak diduduki oleh bangsa Israel itu peribadatannya dengan membakar anak-anaknya bagi dewa-dewa mereka. Membakari anak-anaknya sendiri itu suatu kekejian bagi YAHWEH. Karena itu YAHWEH tidak akan seperti itu. Benar! Mana ada perintah bagi bangsa Yahudi untuk mengorbankan anak-anaknya untuk dipersembahkan kepada YAHWEH? Nggak pernah! YAHWEH nggak pernah mengajarkan itu.

Jika YAHWEH memandang membakari anak-anak itu suatu kekejian, itu juga berlaku bagi DiriNYA sendiri, bahwa DIA takkan mungkin membakari manusia yang merupakan ciptaanNYA. Semua manusia adalah anak-anakNYA, sebab semua manusia adalah milikNYA, ciptaanNYA. Baik bangsa Yahudi, bangsa Indonesia, Amerika, Jepang, Rusia, dan lain-lainnya, semuanya adalah anak-anakNYA.

Ayb. 41:11(41-2) Siapakah yang menghadapi Aku, yang Kubiarkan tetap selamat? Apa yang ada di seluruh kolong langit, adalah kepunyaan-Ku.

Semua yang ada di kolong langit adalah kepunyaanNYA. Tidak mungkin orang menghancurkan harta bendanya sendiri. Tidak mungkin orang merobohkan rumah yang dibangunnya sendiri. Sinting itu!

Saya ini ketika berpacaran dengan istri saya, yang saya bayangkan adalah hal yang indah-indah. Sedikitpun tak pernah berpikir untuk mengeluarkan kata-kata yang kasar, yang menyakiti perasaannya, bertengkar, apalagi memikirkan perceraian. Jauh sekalilah membayangkan hal-hal buruk itu. Semua hal-hal buruk itu jelas saya benci dan berharap takkan pernah terjadi. Yang saya bayangkan justru bisa bermesraan sepanjang masa, hingga kakek-nenek. Tapi, apa yang terjadi? Justru semua yang tak saya harapkan itulah yang terjadi.

Saya ini ketika istri hamil tua, sudah mempersiapkan baby box dan segala perlengkapan bayi yang hendak dilahirkan itu. Sama sekali tak terbayang bahwa saya akan memarahi, menghardik, mencubit hingga menempelengnya. Bukan itu yang saya persiapkan untuk bayi saya, tapi cinta kasih yang segenap hati. Bahkan nyamuk yang menggigit kulitnya saya bunuh. Sebab saya tak ingin melihat anak saya terluka. Dan jika anda mencubit anak saya itu, bisa-bisa saya jadi mata gelap memukul anda. Tapi apa yang terjadi? Justru apa yang saya benci itulah yang sering saya lakukan pada anak saya itu. Setiap hari mulut ini memarahinya.

Jadi, kalau anda berpikir saya senang dengan apa yang saya benci itu, itu tidak benar! Demikian juga dengan YAHWEH. Apakah YAHWEH senang mengusir Adam dan Hawa dari Taman Eden? Justru karena YAHWEH tidak menghendaki mereka keluar dari Taman Eden itulah YAHWEH melarang mereka memakan buah pengetahuan; "janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

Peraturan itu merupakan perjanjian yang disepakati bersama, sama seperti ketika saya hendak mengajukan pinjaman ke bank, bank menetapkan persyaratan agunan rumah. Jika saya tetap meminjam uang di bank itu, itu artinya saya menyetujui segala ketentuan dan konsekwensinya. Adam dan Hawa tetap berada di Taman Eden, artinya mereka menyetujui ketentuan itu. Jadi, jika akibat saya tidak bisa membayar pinjaman itu lalu rumah dikuasai bank, apakah bank itu kejam terhadap saya? Apakah YAHWEH kejam ketika mengusir Adam dan Hawa yang melanggar kesepakatan bersama?

Saya sudah peringatkan kepada anak-anak saya: "Jangan nakal." Nah, jika saya sampai murka terhadap anak-anak itu, siapakah yang jahat? Jelas merekalah yang jahat. Merekalah yang salah!

Yehezkiel 18:23Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?

Apakah YAHWEH suka melihat kematian orang jahat? Tidak! YAHWEH suka melihat orang jahat itu bertobat. Jadi, apakah YAHWEH suka membakar orang-orang jahat? Tidak! YAHWEH justru sudah menyiapkan jalan keselamatan melalui YESHUA ha MASHIA;

Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

YAHWEH tidak suka bakar-bakar, kata anda. Benar! Tapi nyatanya Sodom dan Gomora dibakar habis;

Kej. 19:24Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit;

Saya menunjukkan ayat itu kepada anda, tapi anda menuduh saya memfitnah YAHWEH. Memangnya itu tulisan sayakah? Itu tulisan nabi Musa, bukan tulisan saya. Jadi, yang "memfitnah" YAHWEH bakar-bakar itu nabi Musa, bukan saya. Nabi Musa dengan terang-terangan menuliskan bahwa api dan belerang itu berasal dari YAHWEH, dari langit. Dan kalimat yang sama persis dituliskan oleh rasul Yohanes;

Wahyu 20:9Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,

YAHWEH benci bakar-bakar, tapi ketika menampakkan diri kepada nabi Musa, DIA bakar-bakar semak duri;

Kel. 3:2Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.

YAHWEH benci bakar-bakar, tapi DIA menyatakan Diri sebagai api yang menghanguskan;

Kel. 24:17Tampaknya kemuliaan TUHAN sebagai api yang menghanguskan di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel.

Im. 10:2Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.

Ul. 4:24Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu.

Kalau FPI marah menghunus pedang, polisi marah mengangkat pistol, saya marah mengangkat tangan siap menempeleng, bagaimana kalau YAHWEH murka?

Ul. 32:22Sebab api telah dinyalakan oleh murka-Ku, dan bernyala-nyala sampai ke bagian dunia orang mati yang paling bawah; api itu memakan bumi dengan hasilnya, dan menghanguskan dasar gunung-gunung.

Mzm. 11:6Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang; angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.

Mzm. 97:3Api menjalar di hadapan-Nya, dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.

Hasil gambar untuk gambar nenek rambo

TAK MUNGKIN BAPAK MEMBAKAR ANAKNYA

Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi. Itu 'kan tangisan ibu-ibu di Rama. Tapi yang saya dengar kali ini di Jakarta, ada seorang anak yang menangis meraung-raung minta dibelikan mainan. Sudah dibujuk bapaknya: "Nak, bapak sedang bokek, belum gajian. Ntar kalau bapak gajian, pasti bapak belikan." Anak itu menangisnya tambah keras. Dibujuklah oleh ibunya: "Nak, mainan itu jelek. Besok kita pergi ke mall, kita beli mainan yang bagus." Tapi anak itu tetap saja menangis, tak peduli bapaknya sedang bokek, juga tak mau tahu mainan itu jelek. Lewatlah YAHWEH dan bergumam: "Dasar anak bebal."

Anak itu masih menangis. Lewatlah Elia dan bergumam: "Dasar anak yang tegar tengkuk." Lewat pula YESHUA dan bergumam: "Hati anak ini telah menebal, telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup." Lewat pula Paulus dan bergumam: "serupa kanak-kanak." Tapi anak itu masih menangis ketika Petrus lewat. Maka bergumamlah Petrus: "Ini pasti anaknya guru palsu."

Begitulah, ketika saya berkata bahwa neraka itu api bukan kuburan,  mereka ngotot bahwa neraka itu tidak mungkin api, melainkan kuburan. Sebab, kata mereka: apakah ada bapak yang tega ketika anak-anaknya nakal, lalu anak-anaknya dibakar?" Waah, hebat juga jawabannya. Saya takjub, tak bisa berkata apa-apa, sebab saya setuju bahwa tak mungkin ada bapak yang sampai membakar anak-anaknya. Saya mengaku kalah. Karena itu saya merogoh saku saya, kayak Dimas Kanjeng, saya keluarkan uang 10 juta cash untuk membayar pertaruhan mereka.

Mereka menerima uang itu sambil mesam-mesem, lalu ke gereja Bethany memberikan persembahan persepuluhannya. Di gereja itu mereka berjoget-joget dengan girangnya, lalu memberikan kesaksian, bahwa si Gondrong Yesus itu benar-benar mesias palsu yang hebat. Oleh sebab hikmat dari tuhan roh kudus, maka mereka bisa memenangkan pertaruhan tentang neraka yang tak mungkin api.

Sebaliknya, saya sedih, lalu menangislah saya karena kalah taruhan 10 juta itu. Tiba-tiba ada Seorang laki-laki berambut cepak, mengelus punggung saya sambil menanyai saya: "Mengapa kamu menangis?" Saya ceritakanlah masalah neraka kuburan itu kepadaNYA. Orang itu manggut-manggut, lalu membisikkan sesuatu ke telinga saya: "Kalau anak memang benar tak mungkin dibakar oleh bapaknya." Kata Orang itu mengawali jawabanNYA.

Kalau anak memetik buah mangga, biar 10 buahpun, bapaknya takkan marah. Tapi kalau orang lain? Kalau anak membawa mobil bapaknya pasti diijinkan. Tapi kalau bukan anak, apa tidak diteriakin: maling?!

Berapa banyak pencuri motor yang dibakar hidup-hidup? Dahlan Iskan, redaksinya koran Jawa Pos menjawab: "Waah, banyak sekali itu!" Surya Paloh, bossnya Metro TV menimpali: "Hampir setiap hari ada berita itu."

Jadi, kalau anak memang tidak mungkin dibakar oleh bapaknya. Tapi kalau bukan anak?

Nah, apa kata Al Kitab tentang orang-orang yang akan dimasukkan ke dalam neraka? Siapakah mereka itu? Bukan anak YAHWEH. Bukan umat YAHWEH. Anak durhaka. Musuh YAHWEH. Orang yang dibenci YAHWEH. Orang yang dimurkai YAHWEH. Orang yang dikutuk YAHWEH. Anak-anak setan. Manusia durhaka. Anti MASHIA. Orang-orang tidak berakal. Orang-orang yang tidak beriman. Pendusta. Pembinasa keji. Penyesat.

Apakah sifat perlakuan terhadap mereka itu?

>> Hukuman;

Yohanes 3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

>> Pembalasan;

Ibr. 10:30Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya."

>> Siksaan;

Why. 20:10dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

>> Kemurkaan:

Why. 14:10maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.

Murka itu tanpa campuran. Tanpa campuran belas kasihan, melainkan benar-benar murni sebuah murka.

>> Penegakan hukum;

Yes. 24:5Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi.

Hukum itu adalah perjanjian atau kesepakatan kedua belah pihak. Karena itu Jokowi bukanlah kejam ketika menenggelamkan kapal-kapal asing atau menghukum mati para bandar narkoba. Sebab dasar hukumnya ada. Setiap orang yang menerima Al Kitab akan dihakimi menurut bunyi di dalam Al Kitab itu.

Ul. 29:20maka TUHAN tidak akan mau mengampuni orang itu, tetapi murka dan cemburu TUHAN akan menyala atasnya pada waktu itu; segenap sumpah serapah yang tertulis dalam kitab ini akan menghinggapi dia, dan TUHAN akan menghapuskan namanya dari kolong langit.

>> Pembinasaan;

Hos. 4:6Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.

Daun pisang hendak kamu gunakan untuk menutupi bangkai tikus? Mana bisa? Bau bangkai itu tetap bocor ke mana-mana.

Hasil gambar untuk gambar anak menangis

Rabu, 07 Desember 2016

BENARKAH NERAKA ITU KUBURAN?

Suatu kali datanglah ibunya Yakobus dan Yohanes ke YESHUA untuk meminta supaya kedua anaknya itu didudukkan di sebelah kanan dan di sebelah kirinya YESHUA ketika di sorga kelak. Maka ELOHIM YESHUA menjawab: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" - Matius 20:22.

Yah, banyak sekali orang meminta sesuatu yang dia tidak tahu apa yang dia minta itu. Minta kekayaan tapi tidak tahu bahayanya memegang kekayaan itu. Minta jabatan tapi tidak tahu bahayanya memegang jabatan itu. Banyak sekali orang yang bertanya yang dia tidak tahu apa yang dia tanyakan itu. Bertanya tentang orang-orang yang akan diangkat TUHAN: "Apakah kamu termasuk orang-orang yang diangkat TUHAN ke angkasa?" Yang lainnya lagi bertanya: "Apa benar neraka itu tentang api?"

Itu nggak penting! Sepanjang zaman Al Kitab tak ada catatan tentang orang-orang yang mempertanyakan sorga itu seperti apa dan neraka itu seperti apa. Sebab itu semua tentang hal-hal yang sangat mudah untuk dimengerti, bahwa neraka adalah tempat hukuman sedangkan sorga tempat yang nyaman. Kedua tempat itu pasti berbanding terbalik; jika sorga enak, neraka pasti bukan tempat yang enak. Nggak mungkin di neraka itu ada hidangan ayam goreng, ada ice cream, ada pemasangan AC merk Samsung, maupun 72 bidadari. Sebaliknya, di sorga nggak mungkin ada borgol, nggak mungkin ada sate orang, juga nggak mungkin ada orang yang babak-belur dihajar polisi.

Sekalipun di neraka disediakan 72 bidadari dan fasilitas hotel bintang lima, siapa yang mau ke sana? Sekalipun di sorga disediakan 1 ton emas, 1 bunker uangnya Dimas Kanjeng, apakah saya bisa ke sana? Sekalipun di depan saya ada sekeranjang durian Monthong kesukaan saya, apakah saya bisa memakannya? Apakah saya mempunyai uang untuk membelinya? Sekalipun di depan saya ada gadis cantik yang saya cintai, apakah saya bisa mendapatkannya? Apakah dia juga mencintai saya?

Jadi, apa gunanya saya membayangkan tentang durian Monthong atau gadis yang cantik, jika landasan untuk mendapatkannya tak ada? Apakah karena saya menginginkan sorga, maka saya akan dimasukkan ke sorga? Apakah karena saya benci neraka, maka saya akan dijauhkan dari neraka? Memangnya neraka dan sorga itu seperti kota Bandung dan kota Jakarta, yang ketika saya ingin ke Bandung, tinggal naik bus di terminal, ingin ke Jakarta tinggal cegat bus di halte?

Sayang tidak begitu. Piala tidak diberikan kepada orang yang menginginkannya, tapi orang yang menang. Hadiah tidak diberikan kepada orang yang mengharapkannya, tapi orang yang beruntung. Begitu pula dengan sorga dan neraka. Sorga tidak diberikan kepada setiap orang Kristen, tapi pada setiap orang Kristen yang benar. Sedangkan neraka tidak dijauhkan karena kita tidak menginginkannya. Tapi neraka disediakan bagi siapa saja yang tidak benar.

Karena itu kalau pingin piala, jadilah juara. Kalau pingin hadiah, jadilah orang yang beruntung. Kalau pingin sorga, jadilah orang Kristen yang benar. Kalau nggak mau dimasukkan neraka, ya jangan menjadi orang Islam atau Hindu atau Kristen yang tidak benar. Sorga dan neraka adalah sesuatu yang otomatis diberikan, yang tidak perlu diminta dan tidak bisa ditolak. Sekalipun Ahmad Dhani, seorang penyanyi terkenal, kalau makar ditangkap polisi, ya nggak bisa apa-apa. Begitu pula sekalipun anda sudah dibaptis Kristen, jika tidak benar, suka tidak suka ya akan menikmati neraka.

Jadi, kita harus belajar meminta sesuatu yang berguna, dan bertanya tentang sesuatu yang terpenting. Tapi ketika saya didesak untuk menjawab pertanyaannya: apakah neraka itu api, saya menjadi teringat tentang Kristen-kristen aliran kharismatis dan Kristen-kristen Minggu yang sangat meremehkan masalah dosa. Oleh ajaran sekali selamat seterusnya selamat, Allah kasih dan lemah-lembut itu tidak mungkin tega menghukum, Hukum Taurat itu sudah disalibkan, ibadah hari apa saja bukan masalah, karena Yesus sudah menebus dosa kita maka sudah tidak ada lagi dosa, dan neraka itu ternyata hanyalah kuburan saja, dan lain-lainnya, maka sayapun harus bangkit berdiri meluruskannya. Kasihan sekali jika orang buta dituntun oleh orang yang buta juga.

Secara logika saja sudah sangat tidak masuk akal jika neraka itu seperti kuburan saja. Sebab semua orang, baik orang soleh maupun orang jahat, sama-sama menikmati kuburan. Sekalipun untuk orang yang benar dibangkitkan dan menikmati sorga, tapi di mana letak hukumannya bagi orang-orang yang berbuat jahat? Jika orang benar dan orang tidak benar, sama-sama mati, tidakkah itu sama dengan kematian bayi-bayi yang masih suci? Suatu kematian yang tidak memerlukan ajaran apapun. Bayi-bayi mati sebelum mereka sempat mendengarkan ajaran keagamaan tentang yang jahat dan yang baik. Bayi-bayi itu tidak membutuhkan TUHAN. Padahal kita meyakini TUHAN telah datang dengan pengajaranNYA yang membentangkan tentang hal-hal yang baik dan hal-hal yang jahat. Untuk yang baik disediakan sorga, untuk yang jahat disediakan neraka.

Nah, jika kemudian yang ada ternyata hanya sorga saja, sedangkan neraka itu kuburan bayi-bayi, tidakkah ajaran itu mengandung kebohongan? Ajaran TUHAN menjadi serupa dengan pertandingan-pertandingan atau perlombaan-perlombaan, yang hanya menyediakan hadiah bagi yang menang saja, sedangkan yang kalah tidak dihukum. Sama juga seperti peraturan lalulintas kewajiban mengenakan helm; yang tidak memakai helm ditilang, yang memakai helm tidak dikasih hadiah apa-apa. Yang mencuri dihukum, yang jujur tidak mendapatkan apa-apa. Jelas ajaran itu mengandung kebohongan. Harusnya TUHAN hanya mempromosikan sorganya saja, tanpa menakut-nakuti dengan neraka jika neraka itu ternyata kuburan bayi-bayi.

Setelah anda meniadakan nama YAHWEH, kemudian memberikan nama palsu[Yesus] kepada YESHUA, menghina Tuhan dengan rambut gondrongnya, memberinya hari Sabat palsu[Minggu], memberinya tanggal lahir palsu[25 Desember], menghina Paskah dengan telor ayam, kini anda hendak mengatakan bahwa TUHAN telah berbohong dengan nerakaNYA? Sungguh, keterlaluan sekali!

Nah, benarkah neraka itu hanya kuburan saja? Mari kita lihat!

Ada 3 istilah yang menunjuk pada pengertian neraka; Syeol, hades dan gehanna. Syeol itu dari bahasa Ibrani, artinya dunia orang mati. Dalam bahasa Inggris disebut: hell, sedangkan dalam bahasa Yunani disebut: hades. Sedangkan gehanna dari bahasa Yunani: geenna, diambil dari bahasa Ibrani: gehinnom, menunjuk ke suatu lokasi lembah Hinnom, tempat pembuangan sampah - sampah-sampah dibakar.

Jadi, syeol dan hades menunjuk ke dunia orang mati, sedangkan gehanna menunjuk ke pembakaran sampah. Satu hal menunjuk ke kuburan, di mana orang salah dan orang benar dikuburkan, satu hal lagi menunjuk ke api neraka yang umum kita bayangkan.

Syeol dan hades bisa diartikan dunia orang mati, bisa pula diartikan kuburan. Itu yang harus kita pegang, bahwa syeol itu mempunyai arti yang luas. Kuburan memang dunianya orang mati. Tapi dunia orang mati belum tentu kuburan. Jadi, pengertian syeol yang kedua: "dunia orang mati belum tentu kuburan" ini bisa dikenakan terhadap gehanna, api neraka. Bahwa api neraka termasuk juga dunianya orang mati. Sebab Al Kitab mengajarkan bahwa kematian kita yang pertama bukanlah kematian yang benar-benar mati, melainkan diistirahatkan sementara. Kuburan itulah firdaus, seperti yang ELOHIM YESHUA janjikan kepada pencuri yang disalibkan di sebelah kananNYA;

Luk. 23:43Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

ELOHIM YAHWEH sudah memberikan penglihatan kepada nabi Yehezkiel tentang bagaimana orang-orang mati akan dibangkitkan;

Yehezkiel
37:1Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang.
37:2Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.
37:3Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!"
37:4Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!
37:5Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.
37:6Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."
37:7Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.
37:8Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.
37:9Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali."
37:10Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.

Pertentangan antara orang Farisi dengan orang Saduki adalah perihal kebangkitan orang mati;

Kis. 23:8Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan dan tidak ada malaikat atau roh, tetapi orang-orang Farisi mengakui kedua-duanya.

Tapi ELOHIM YAHWEH melalui nabi Yehezkiel telah mengajarkan tentang adanya kebangkitan orang-orang mati. Dan tentang hal ini ELOHIM YESHUA menerangkan;

Yoh. 5:29dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

Digambarkan dalam perumpamaan ikan yang baik dan ikan yang tidak baik:

Mat. 13:48Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.

Digambarkan dalam perumpamaan lalang dan gandum;

Mat. 13:30Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."

Digambarkan dalam perumpamaan domba dan kambing:

Mat. 25:32Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Jadi, semua orang yang di dalam kuburan akan dibangkitkan, yang benar akan menerima hidup yang kekal, sedangkan yang jahat akan menerima hukuman api neraka;

Why. 20:13Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.

Baik yang mati di laut maupun yang mati di darat, sama-sama akan dibangkitkan. Tidak ada yang bisa meloloskan diri, yang tidak dibangkitkan. Tapi itu semua tentang konsep atau garis besarnya. Tentang detailnya, seperti ini:

1. Kehidupan berlangsung secara wajar, sebagaimana hari-hari ini;

Lukas
17:26Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia:
17:27mereka makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua.

Ada yang sedang makan, ada yang sedang mandi, ada yang sedang nonton televisi, ada yang sedang pesta miras, ada yang sedang mencuri, ada yang sedang berzinah di hotel, ada yang sedang berdoa lipat tangan tutup mata, ada yang sedang membaca Al Kitab, ada yang sedang berjalan kaki ke gereja Bethany, ada yang sedang mencuci pakaian, ada yang sedang belanja di pasar, ada yang sedang memasak, termasuk ada yang sedang mengetik tulisan di warnet.

2. Tiba-tiba ANAK MANUSIA datang di atas langit;

Mat. 16:27Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.

2Tes. 1:7dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,

3. Orang-orang yang menyalibkanNYA akan dibangkitkan;

Wahyu 1:7Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

Semua orang hidup di seluruh dunia bisa menyaksikannya. Setelah para penyalib TUHAN itu menyaksikan kedatanganNYA, mereka akan dimatikan kembali.

4. Orang benar yang sudah mati dan yang masih hidup menyongsong TUHAN di angkasa;

1Tesalonika
4:16Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
4:17sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

5. Orang yang tertinggal di dunia akan dimatikan selama seribu tahun;

Why. 20:5Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.

Why. 20:2ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,

Selama seribu tahun iblis akan kesepian, sebab tidak ada manusia yang hidup.

6. Seribu tahun ini merupakan seribu tahun Sabat atau seribu tahun perhentian. Karena itu selama seribu tahun itu tidak ada aktifitas apapun;

2Ptr. 3:8Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

Tahun ke-6.000 - 7.000. Orang-orang yang bersama-sama YESHUA akan refreshing;

Why. 20:4Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

7. Semua orang mati dibangkitkan;

Wahyu 20:7Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,

8. Iblis dan orang-orang itu bersekutu untuk mengadakan perlawanan yang terakhir. Mereka melihat di atas langit ada kota Yerusalem baru. Kota itulah yang akan mereka serang dengan bom nuklir mereka;

Wahyu
20:8dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut.
20:9Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka,

Itulah perang Harmagedon;

Why. 16:16Lalu ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.

Harmagedon menunjuk ke lembah Megido, lembah peperangan bangsa Israel;

2Taw. 35:22Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido.

9. Api dari sorga itulah yang akan membakar bumi hingga lenyap;

Wahyu 20:10dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

20:15Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

10. ELOHIM YAHWEH menciptakan langit dan bumi yang baru untuk tempat kota Yerusalem yang baru;

Wahyu
21:1Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.
21:2Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Jadi, jangan kamu menyangka segala perbuatanmu yang menghina dan merendahkan ELOHIM YAHWEH tidak akan dihakimi dan berakhir di kuburan bayi-bayi saja.

Efesus
4:11Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
4:13sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
4:14sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

Hasil gambar untuk gambar neraka

Selasa, 06 Desember 2016

ANTARA MENGERTI DENGAN MENAFSIRKAN

Kalau orang mengerti dia tidak perlu menafsirkan, sebab sudah bisa menangkap maksudnya. Tapi orang yang tidak mengerti, menduga-duga: apa maksudnya? Maka timbullah tafsiran-tafsiran yang sifatnya spekulasi.

Dan Al Kitab tidak boleh ditafsirkan;
2Ptr. 1:20 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,

Orang mengerti bisa mempertanggungjawabkan keterangannya dengan mereferensi ayat-ayat lainnya. Tapi penafsiran pasti akan terhenti di pertanyaan: "apa landasanmu berkata begitu?" Bingung dia.

Ayb. 17:4 Karena hati mereka telah Kaukatupkan bagi pengertian; itulah sebabnya Engkau mencegah mereka untuk menang.

MEMBEDAKAN YANG ASLI DARI YANG PALSU

Kalau anda tidak pernah membaca Al Kitab, atau membaca tapi tak mengerti, yang sama saja dengan tidak pernah membaca Al Kitab, maka ilmu yang anda miliki pastilah ilmu dugaan-dugaan dan sangkaan-sangkaan yang spekulatif sekali, yang pasti meleset alias tak benar. Lebih memprihatinkan sekali jika pembicaraan tentang TUHAN itu anda perlakukan seperti camilan atau snack, sambil main Pokemon sambil makan pisang goreng, alias santai banget. Ya pergi gereja, ya pergi pelacuran, ya mabuk, ya berdoa, ya selingkuh, ya baca Al Kitab. Anda tak melihat bahwa tempat di mana anda berdiri itu Mahakudus: "Tanggalkan kasutmu!" Anda tak mengerti Firman itu. Atau, mengertinya itu Firman untuk nabi Musa saja. Anda tak sampai berpikir bahwa jika nabi Musa saja harus menanggalkan kasutnya, lebih-lebih lagi anda.

Saya melihat anda yang seperti itu, ngeri sekali, seperti ngerinya seorang ibu melihat tangan anaknya sangat kotor hendak mengambil makanan, berteriaklah ibu itu: "Hey, cuci tangan dulu!"

Anda yang compang-camping begitu hendak mengkritisi saya? Melihat itu perlu, supaya jangan sampai kita yang badannya kecil ini memukul orang yang badannya kekar, supaya jangan sampai orang yang hendak kita rampok itu ternyata tentara, supaya jangan sampai keliru memukul tembok. Kita akan benjol-benjol jika salah sasaran. Nah, ELOHIM YESHUA mengajari kita memakai perhitungan dalam setiap langkah kita;

Lukas
14:28Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?
14:29Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,
14:30sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.
14:31Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang?

Kamu selalu salah duga dan meleset sangat jauh sekali tentang ajaran kasih, yang kamu bayangkan seolah-olah para hamba TUHAN itu lemah gemulai, sabar, murah hati, dan lain-lainnya seperti yang dituliskan oleh rasul Paulus;

1Korintus
13:4Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
13:5Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
13:6Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
13:7Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Saya akan tunjukkan seribu bukti dari Al Kitab tentang para nabi yang memiliki sikap yang justru kebalikan dari itu semua, termasuk rasul Paulus sendiri. Bukan tulisan rasul Paulus itu salah atau para nabi itu yang tidak bisa mempraktekkan ajaran TUHAN, tapi kamulah yang salah dalam memahaminya, sebagaimana kata rasul Petrus;

2Petrus
3:15Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.
3:16Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.
3:17Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.
3:18Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Kesalahpahaman itu terjadi oleh sebab kamu orang gegabah, yang membaca Al Kitab dengan mata sendiri, bukan dengan kacamata ROH KUDUS. Sebab apa yang kelihatan seperti sebuah titik, ketika dilihat dengan mikroskop dengan pembesaran ribuan kali, ternyata itu adalah virus mematikan. Karena itulah kita diajarkan membaca Al Kitab dengan ROH KUDUS. Itu adalah suatu ketentuan yang jika tidak ditaati maka takkan keluar khasiatnya. Sebab Al Kitab bukan buku komik atau buku novel.

Kita mulai dari ELOHIM YAHWEH lebih dahulu, sebab DIA-lah yang disebut sebagai sumber kasih. Seperti apakah DIA yang disebut sumber kasih itu? Seperti apakah DIA yang disebut panjang sabar itu? Masakan hanya gara-gara Adam memetik sebuah apel saja, DIA sampai tega mengusir dan menghukum mati Adam dan Hawa? Dan hingga hari ini sudah berapa milyar orang yang IA rampok hidupnya, termasuk kakek kita, nenek kita, ayah kita, ibu kita, kakak kita, adik kita, dan orang-orang yang sangat kita sayangi, bahkan termasuk nyawa kita sendiri yang tanpa adat-istiadat dan sopan-santun, sewaktu-waktu akan dicabutNYA? Musuh kita saja tak sampai menghendaki mencabut nyawa kita, tapi DIA yang mengaku memiliki kasih nyatanya lebih sadis dari Hitler.

Siapakah nabi Elia? Bukankah nabi Elia itu penyembelih 850 nabi Baal? Tapi mengapa "pembunuh" itu bisa diangkat hidup-hidup ke sorga? Seperti apakah para pendekar utusan TUHAN yang disebut: hakim, di zaman Hakim-hakim? Bukankah mereka itu penyandang pedang seperti FPI? Siapakah nabi Nehemia? Bukankah dia itu nabi yang siap memukul orang dengan tangannya?

Neh. 13:21Lalu aku memperingatkan mereka, kataku: "Mengapa kamu bermalam di depan tembok? Kalau kamu berbuat itu sekali lagi akan kukenakan tanganku kepadamu." Sejak waktu itu mereka tidak datang lagi pada hari Sabat.

Siapakah rasul Paulus? Bukankah dia orang yang siap duel?

2Kor. 10:2Aku meminta kepada kamu: jangan kamu memaksa aku untuk menunjukkan keberanianku dari dekat, sebagaimana aku berniat bertindak keras terhadap orang-orang tertentu yang menyangka, bahwa kami hidup secara duniawi.

Siapakah Yohanes Pembaptis? Bukankah dia itu yang dengan berani mengata-ngatai orang-orang Farisi sebagai ular beludak?

Mat. 3:7Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?

Orang datang hendak minta dibaptis bukannya disambut dengan senyuman seperti pak pendeta, tapi disambut dengan kata-kata ketus: "Hai kamu keturunan ular beludak!" Bagaimana dengan ELOHIM YESHUA? Bukankah yang membuat orang-orang Yahudi marah dan memusuhiNYA adalah kata-kataNYA yang seperti Ahok?

Mat. 23:27Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.

Kalau anda membaca Al Kitab baik-baik dan mengerti, anda akan melihat bahwa sebenarnya orang-orang Farisi itu tidaklah salah, sama seperti orang-orang FPI yang marah kepada Ahok itu sebenarnya tidaklah salah. Coba bayangkan, seandainya Ahok tidak menjadi gubernur atau YESHUA tidak diturunkan ke dunia, mungkinkah ada kasus penghinaan Al Maidah 51 atau YESHUA ha MASHIA yang dianggap menghujat YAHWEH? Nggak akan ada itu! Nggak akan ada cerita penyaliban YESHUA ha MASHIA.

Begitu pula dengan di facebook ini. Jika seandainya saya tidak menjadi penginjil, tapi menjadi pedagang, tidak mungkin nama anda saya comot, saya masukkan ke grup ini untuk membaca kritikan-kritikan saya terhadap gereja anda, yang membuat anda gusar setengah mati. Tapi perintah memberitakan Injil itulah yang membuat orang-orang Kristen dimusuhi orang;

Kis. 5:28katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak menanggungkan darah Orang itu kepada kami."

Apakah salah saya masuk Kristen? Tidak! Seandainya saya masuk suatu gereja, lalu duduk manis mendengarkan khotbah pendeta, kemudian saya manggut-manggutkan kepala saya, saya yakin ketika salaman dengan pak pendeta pasti akan dikasih amplopan untuk uang transport. Tapi karena ELOHIM YESHUA memerintahkan saya untuk menyatakan kebenaran, sehingga saya terpaksa harus menunjukkan kesalahan pak pendeta, maka terjadilah kegaduhan ini;

Kis. 19:23Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan Tuhan.

Seperti apakah kelakuan para nabi dan para rasul yang disebut kebenaran itu?

>> Menimbulkan pertentangan;

Luk. 2:34Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: "Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan

>> Menimbulkan kemarahan orang;

Yoh. 10:31Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

>> Menimbulkan perpecahan;

Kis. 23:7Ketika ia berkata demikian, timbullah perpecahan antara orang-orang Farisi dan orang-orang Saduki dan terbagi-bagilah orang banyak itu.

>> Menimbulkan penganiayaan;

Kis. 11:19Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja.

Sebaliknya, seperti apakah yang dilakukan oleh para nabi palsu?

>> Kerjanya semangat dan pandai mengarang cerita:

Yer. 23:21"Aku tidak mengutus para nabi itu, namun mereka giat; Aku tidak berfirman kepada mereka, namun mereka bernubuat.

2Tim. 4:4Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

>> Pandai memikat orang:

2Ptr. 2:14Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!

>> Pandai menyenangkan hati orang:

Yer. 5:31Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?

>> Pandai menciptakan kedamaian:

Yer. 6:14Mereka mengobati luka umat-Ku dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera.

>> Pandai menutupi kejahatannya;

Mat. 23:14(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)

Kalau tidak ada kecocokan harga, tidak mungkin anda akan membawa barang dari toko. Kalau tidak ada kecocokan jiwa, tidak mungkin anda akan bermesraan dengan para nabi palsu itu. Dia menjual, anda membeli. Anda membutuhkan dongeng, mereka mempunyai dongeng, maka jadilah kesepakatan.

Am. 3:3Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?

Yoh. 8:44Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Mat. 15:14Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."

Yang dituntun buta, yang menuntun juga buta, maka senanglah lobangnya karena sekaligus mendapatkan 2 orang. Jiwa babi kesukaannya ya yang najis-najis. Itulah makanan terlezatnya; penipu kena tipu, itu logis.

Jika ELOHIM YAHWEH yang kasih itu begitu "jahatnya", maka di manakah letak kebenarannya kasih itu? Letak kebenarannya tentu saja pada syarat-syaratnya kasih itu diberikan;

Ams. 8:17Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku.

Mzm. 145:20TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya.

Hasil gambar untuk gambar Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang

Senin, 05 Desember 2016

KEPADA PARA PRIA TUHAN BERSERU

Dunia ini amburadul adalah karena manusia tidak menurut ajaran TUHAN, dan memakai akal pikirannya sendiri. Negara rusak dan rumahtanggapun menjadi tidak harmonis. Kalau contoh TUHAN, bentuk pemerintahan itu adalah kerajaan, bukan republik. Bentuk kerajaan dipimpin oleh satu orang saja, yaitu raja. Tapi bentuk republik kekuasaan ada di tangan rakyat, di tangan banyak orang, di tangan banyak macam pikiran.

Rumahtangga yang dicontohkan TUHAN, laki-laki adalah kepala, sedangkan perempuan sebagai penolong. Tapi rumahtangga masa kini berkonsep emansipasi perempuan, sehingga kekuasaan laki-laki sebagai kepala tidak lagi dominan, melainkan segala sesuatu harus dirundingkan dengan istrinya. Akibatnya, setiap kali rundingan terjadilah perbedaan pendapat yang berakhir dengan pertengkaran.

Seorang pemimpin diurapi dengan minyak, artinya TUHAN mengaruniakan ROH KUDUS ke atas orang itu untuk memimpin anggotanya dengan hikmat dari TUHAN. Karena itu seorang pemimpin memiliki kedudukan yang lebih dibandingkan dengan anggotanya oleh adanya ROH KUDUS itu, sehingga segala keputusan yang dibuatnya pasti bijaksana dan benar, baik di mata manusia maupun di mata TUHAN. Dan karena TUHAN sudah bersamanya, melalui ROH KUDUSNYA, maka segala kebijaksanaan yang dibuatnya tidak perlu dan tidak boleh dirundingkan dengan anggotanya. Apa saja yang diputuskannya disamakan dengan keputusan TUHAN, tidak boleh diperbantahkan. Entah baik atau tidak baik menurutmu, entah benar atau tidak benar menurutmu, entah menyenangkan atau tidak menyenangkanmu, kamu tidak dalam posisi berhak mengeluarkan pendapat. Apa yang merupakan hak pemimpin, bukan hak bagi anggota. Anggota kewajibannya hanya mengikutinya saja, bukan mengkritisi.

ROH KUDUS membuat orang menjadi pintar dalam waktu sekejap, tidak perlu kursus, tidak perlu seminar, tidak perlu sekolah dan tidak perlu kuliah, dan membuat orang itu seketika mengalahkan kepintaran semua orang yang dipimpinnya. Itulah kelebihan yang TUHAN berikan kepada orang yang dipilihNYA untuk memimpin.

Dunia yang dikuasai oleh iblis yang hendak diarahkan untuk dihancurkan, berusaha diselamatkan oleh ELOHIM YAHWEH melalui kelahiran bangsa Israel. Bangsa Israel yang dipilih dan diurapiNYA, direncanakan supaya mengambil kepemimpinan atas dunia ini supaya tidak semakin dirusakkan oleh iblis. Tapi sayang, bangsa Israel tidak memahaminya dan selalu tidak mau menuruti petunjuk ROH KUDUS, melainkan lebih menyukai menggunakan rancangannya sendiri. Suara ROH KUDUS yang menaungi kepala raja-raja Israel semakin hari semakin diabaikan;

Yesaya
63:8Bukankah Ia berfirman: "Sungguh, merekalah umat-Ku, anak-anak yang tidak akan berlaku curang," maka Ia menjadi Juruselamat mereka
63:9dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong mereka selama zaman dahulu kala.
63:10Tetapi mereka memberontak dan mendukakan Roh Kudus-Nya; maka Ia berubah menjadi musuh mereka, dan Ia sendiri berperang melawan mereka.

Karena suara ROH KUDUS tidak didengar, melainkan lebih suka mendengarkan perkataan orang, maka rusaklah kerajaan Israel. Kerajaan itu mengalami pasang surut karena langkanya raja yang benar di mata TUHAN. Kadang rajanya baik kadang rajanya jahat sehingga Israel tidak bisa dijadikan alat pilihan TUHAN. Israel telah menjadi seperti pedang yang tumpul yang tidak bisa digunakan untuk berperang melawan setan.

Rusaknya Israel membuat kita tidak mempunyai contoh yang utuh tentang kepemimpinan ROH KUDUS, melainkan hanya dari serpihan-serpihannya saja. Misalnya, ketika kerajaan Yehuda di pimpin oleh Asa. Ketika raja Asa berpaut pada TUHAN, kerajaannya selalu memenangkan peperangan, menjadi kerajaan yang disegani bangsa-bangsa lain, dan rakyatnya bisa menikmati kemakmuran karena tidak ada peperangan lagi. Tapi pada akhirnya raja Asa mulai meninggalkan TUHAN, sehingga TUHAN menubuatkan akan adanya peperangan lagi;

2Tawarikh
16:8Bukankah tentara orang Etiopia dan Libia besar jumlahnya, kereta dan orang berkudanya sangat banyak? Namun TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, karena engkau bersandar kepada-Nya.
16:9Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan."

Seorang raja saja, jika dia berpaut pada TUHAN, maka seluruh rakyatnya akan patuh padanya, akan hormat padanya, lawan-lawannya segan padanya, dan kerajaan itu menikmati kemakmuran. Lebih-lebih lagi bagi seorang suami yang hanya memimpin istri dan anak-anaknya. Pasti rumahtangga itu akan menikmati kebahagiaan.

Sebab jika perkataan itu dari TUHAN datangnya, siapakah yang sanggup membantah atau menentangnya? Pasti semua orang akan menyetujuinya. Jikapun ada satu atau dua orang yang menentang, pasti bisa dengan mudah dipadamkan, sehingga secara garis besarnya, pemimpin itu dengan mudah dan lancar menjalankan keseluruhan program-programnya yang dari TUHAN, maka tercapailah kemakmuran dan kebahagiaan yang didambakan.

Tapi kalau perkataan itu dari dirinya sendiri, sehingga setara dengan pemikiran orang-orang yang lainnya, maka timbullah pertimbangan-pertimbangan. Perkataan itu menjadi mempunyai lawan untuk memperdebatkannya, maka terjadilah perselisihan, pertengkaran, perkelahian hingga peperangan. Sebab seimbang. Jadi, ketenteraman itu didapatkan dari ketimpangan, sedangkan peperangan ditimbulkan karena adanya keseimbangan. Contohnya: kalau tubuh kita kekar siapakah yang berani melawan kita? Yang melawan kita pasti orang-orang yang bertubuh kekar juga. Nggak mungkin orang kurus akan melawan orang kekar.

Nah, kunci untuk mendapatkan kekuatan yang melebihi orang lain, adalah TUHAN. Kita harus berpaut dengan segenap hati pada TUHAN, lalu peganglah kepemimpinan. Kepemimpinan yang berasal dari TUHAN pasti bijaksana. Kalau bijaksana pasti akan mendapatkan dukungan orang lain. Kalau didukung pasti tidak ada pertentangan. Kalau tidak ada pertentangan pasti makmur.

Tapi, betapa celakanya bila kita menjauhi TUHAN. Pemikiran yang baik pasti takkan muncul. Sudah begitu derajat kekuasaan kita rendahkan, dari kerajaan menjadi republik, dari raja menjadi presiden, dari kekuasaan mutlak menjadi tidak mutlak, dari tangan kita menjadi di tangan orang lain, orang banyak. Segala sesuatu harus dirundingkan, harus dirapatkan, harus dimusyawarahkan, harus didukung oleh suara terbanyak. Kalau di rumahtangga, suami sudah menurunkan derajatnya sehingga tidak lagi dominan, lalu si istri dinaikkan menjadi setara suaminya, maka jadilah 2 pemimpin dalam 1 rumah. Dan yang demikian ini disokong hukum oleh pemerintah.

Konsepnya saja sudah kacau; tumpang tindih. Pemerintah mengakui kepala rumahtangga adalah laki-laki, tapi pemerintah juga menyatakan kedudukan perempuan yang sejajar dengan laki-laki. Bilangnya presiden itu kepala negara, tapi dibilang juga kekuasaan ada di tangan rakyat. Sebuah konsep yang membuka ruang bagi pertentangan atau peperangan. Seperti kita tahu kalau listrik positif dihubungkan dengan listrik negatif akan menimbulkan kebakaran, maka jika konsep keseimbangan kekuasaan itu dipraktekkan, istri-istri menggunakan hak-haknya dan demo-demo FPI karena hak konstitusinya, maka kewalahanlah para suami dan sang presiden. Semuanya sama-sama memiliki kekuatan hukum.

Saya dulu juga berpikir bahwa istri harus dilibatkan dalam segala urusan pekerjaan. Saya tidak boleh memakai jalan saya sendiri, melainkan harus dirundingkan dengan istri. Akibatnya jelas fatal sekali. Rencana-rencana yang sudah tersusun di kepala saya, selalu dimentahkan oleh istri saya. Saya menyusun rencana dengan pikiran berhari-hari dan dengan kalkulator, dilawan oleh istri hanya dengan perasaannya. Rencana berantakan, rumahtangga berantakan juga. Padahal belum tentu rancangan saya tersebut gagal atau buruk. Tapi sudah keburu diveto.

Konsep itu jelas tidak benar sama sekali. Sebab saya ini sudah berdagang sejak lulus SMU dan sudah menggunakan perhitungan masak. Masak pedagang dilawan dengan ibu rumahtangga? Apa pengalaman dia di bidang perdagangan sehingga hendak menasehati saya?! Hanya oleh sebab istri?! Masak pembuat bakso menanyakan bumbu soto? Bukan levelnya! Saya memikirkannya berhari-hari dengan perhitungan, masak dilawan dalam sekejapan dan tanpa perhitungan?! Harusnya, kalau mau menasehati itu pakailah pikiran dan perhitungan juga.

Sekarang saya baru mengerti, bahwa kita harus berbagi tugas. Jika tugas saya bekerja mencari nafkah, maka itu harus saya lakukan sendiri, entah gagal atau berhasil, entah untung atau buntung. Dan kalau saya memerlukan rundingan, itu harus dengan sesama pedagangnya, bukan dengan ibu rumahtangga. Demikian halnya dengan segala tulisan saya di facebook ini. Saya tidak membiarkan diri saya dilecehkan atau direndahkan oleh komentator-komentator sembarangan, yang asal komentar doank. Saya menggunakan ayat-ayat dan ilustrasi-ilustrasi yang kuat, masakan hendak dipatahkan oleh anak-anak ingusan dengan dalil-dalil yang memuakkan. Karena itu saya kebaskan debu kaki saya. Nggak level! Kalau mau diskusi ya imbangilah kekuatan saya, jangan murid menggurui gurunya. Saya tidak boleh memberikan mutiara saya kepada babi. Jabatan yang TUHAN berikan ke saya sebagai imamat yang rajani merupakan amanah yang harus saya pegang teguh.

Pemerintahan raja dan kepala perempuan adalah laki-laki, merupakan suatu ketetapan TUHAN, supaya ada perbedaan antara raja dengan rakyat, antara tuan dengan hamba, antara pemimpin dengan yang dipimpin, antara guru dengan murid, dan antara laki-laki dengan perempuan. Antara siapa yang harus dituruti dengan siapa yang harus menuruti, harus ada perbedaan yang jelas.

Raja yang membuang kerajaannya dan suami yang menyetarakan diri dengan istrinya, merupakan pelanggaran hukum, merupakan dosa. Demikian pula dengan rakyat yang melawan raja maupun istri yang melawan suami juga merupakan dosa. Siapa saja yang melanggar garis perbatasannya, bersalah.

Sebagaimana laki-laki diciptakan yang pertama, baru kemudian perempuan, demikianlah laki-laki ditempatkan oleh ELOHIM YAHWEH sebagai yang pertama, sebagai yang sulung, sebagai yang pertama. Dan kepada anak sulung diberikan hak-hak istimewa; laki-laki diberikan akal pikiran untuk berpikir, untuk berhitung, sedangkan kepada perempuan diberikan perasaan untuk menikmati. Dengan kata lain, laki-laki yang memasak, perempuan bagian yang menikmati.

Itu menjadi filosofi bagi manusia, bahwa manusia itu harus terdiri dari perhitungan dan perasaan. Menggunakan perhitungan saja tidak boleh, menggunakan perasaan saja juga tidak boleh. Harus ada keseimbangannya; perhitungan harus menjadi dasar bagi perasaan. Jangan dibalik; perasaan yang dijadikan dasar perhitungan.

>> Kalau perasaan saja, orang akan bilang: "kurang perhitungan."

>> Kalau perhitungan saja, orang akan bilang: "tak punya perasaan."

Contohnya: Apakah kalau dagangan sepi anda berhenti memberi fakir-miskin? Itu namanya perhitungan saja, tak punya perasaan. Apakah kalau uang anda pas-pasan akan anda berikan ke fakir-miskin? Itu namanya perasaan saja, tanpa perhitungan. Lalu, benarnya bagaimana? Memberi fakir-miskin itu jangan digantungkan pada keuntungan, tapi pada kepunyaan. Punya uang atau enggak? Kalau punya, ya berikanlah, kalau nggak punya, ya jangan dipaksakan. Jangan diperhitungkan dengan dagangan, tapi dengan kepunyaan.

Apa beda perhitungan dengan perasaan? Kalau perasaan itu iramanya tetap sebab timbul dari kebiasaan. Dari kebiasaan menjadi naluri. Sedangkan perhitungan itu bisa berubah-ubah menurut situasinya. Dia mengikuti keuntungan. Seumpama mobil, perasaan itu gasnya, perhitungan itu remnya. Kalau tak ada masalah, ya jalan saja terus. Tapi manakala ada masalah, remlah!

Nah, ELOHIM YAHWEH memberikan perhitungan pada laki-laki dan berbicara pada laki-laki, supaya laki-laki itu mengerem atau mengendalikan istrinya. Supaya perhitungan itu mengendalikan perasaan.

Ams. 8:4"Hai para pria, kepadamulah aku berseru, kepada anak-anak manusia kutujukan suaraku.

Jika kamu berkata bahwa sejak dahulu Kristen itu mempercayai Allah Trinitas, tapi jika fakta dan bukti-buktinya menyatakan itu salah, masakan kamu tetap berpegang pada ajaran nenek-moyang sekalipun itu salah? Gunakanlah akal sehatmu, kawan, bukan perasaan saja.

Jika kamu berkata bahwa sejak dahulu Kristen itu Allahnya bernama: Tuhan, tapi jika fakta dan bukti-buktinya menyatakan itu tidak benar, masakan kamu tetap berpegang pada ajaran nenek-moyangmu yang salah itu? Gunakanlah akal sehatmu, kawan, bukan perasaan saja.

Jika kamu berkata bahwa sejak dahulu Kristen itu Tuhannya bernama: Yesus Kristus, tapi jika fakta dan bukti-buktinya menyatakan itu tidak benar, masakan kamu tetap berpegang pada ajaran nenek-moyangmu yang salah itu? Gunakanlah akal sehatmu, kawan, bukan perasaan saja.

Jika kamu berkata bahwa sejak dahulu Kristen itu Tuhannya berambut gondrong, tapi jika fakta dan bukti-buktinya menyatakan itu tidak benar, masakan kamu tetap berpegang pada ajaran nenek-moyangmu yang salah itu? Gunakanlah akal sehatmu, kawan, bukan perasaan saja.

Jika kamu berkata bahwa sejak dahulu Kristen itu Tuhannya dilahirkan di tanggal 25 Desember, tapi jika fakta dan bukti-buktinya menyatakan itu tidak benar, masakan kamu tetap berpegang pada ajaran nenek-moyangmu yang salah itu? Gunakanlah akal sehatmu, kawan, bukan perasaan saja.

Jika kamu berkata bahwa sejak dahulu Kristen itu Tuhannya berhari Minggu, tapi jika fakta dan bukti-buktinya menyatakan itu tidak benar, masakan kamu tetap berpegang pada ajaran nenek-moyangmu yang salah itu? Gunakanlah akal sehatmu, kawan, bukan perasaan saja.

Pergunakan nalar sehatmu untuk memeriksa apakah ajaran nenek-moyangmu itu masih relevan untuk dilestarikan? Kajilah perkataan-perkataan saya. Sebab saya dulu juga mewarisi ajaran-ajaran itu dan mendarah-daging dalam tubuh saya. Tapi setelah saya menemukan kebenaran yang lebih baik, maka apa yang salah itu segera saya tanggalkan. Saya pergunakan akal sehat saya untuk mengkaji segala sesuatu yang saya dengar. Lebih-lebih saya mendengarnya secara langsung dari TUHAN;

Matius 10:27Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.

Apa yang merupakan rahasia dalam kitab Injil harus saya terangkan, dan apa yang dibisikkan ke telinga saya pada waktu saya di warnet, harus saya kabarkan dari atas atap rumah, yaitu dari internet ini. Itulah tugas yang TUHAN berikan kepada saya. Dan Matius 10 seluruhnya sangat klop dengan kehidupan saya, cukup memberikan gambaran tentang diri saya.

Hasil gambar untuk gambar pikiran

Minggu, 04 Desember 2016

ANTARA PUNYAKU DENGAN PUNYAMU

Aku mempunyai TUHAN yang mempunyai nama. Namanya adalah: YAHWEH. Punyamu? Tuhan yang namanya: Allah, sama dengan tuhannya Islam, Hindu, Buddha dan Khong Hu Chu. Padahal Alkitab LAI membedakan dengan huruf besar dan hurud kecil; "allah" untuk berhala, sedangkan "Allah" untuk Tuhan;

Kel. 20:3Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

Jadi, "Allah" itu menunjuk pada sesuatu yang disembah. Sebuah gelar, bukan nama. Masak gelar dijadikan nama? Masak guru dijadikan nama bapak kamu: Guru?!

Yoh. 17:6Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.

YESHUA memberikan nama TUHAN[YAHWEH] hanya kepada orang-orang yang diserahkan YAHWEH kepadaNYA. Mereka itu adalah orang-orang yang menuruti Firman YAHWEH. Karena itu lumrah sekali jika banyak orang Kristen yang tidak mengenal dan menolak nama YAHWEH, sebab mereka memang orang-orang pemberontak.

"Mereka itu milikMU", bukan milik Yesus Gondrong. Mereka itu umat ELOHIM YAHWEH, bukan umat Kristen;

Ibrani
4:9Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
4:10Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.

Aku mempunyai JURUSELAMAT yang namaNYA: YESHUA ha MASHIA, Orang Yahudi Asli! Punyamu? Yesus Kristus, nama orang Yunani, penyembah dewa-dewa.

Aku bersama dengan para rasul menyatakan bahwa YESHUA ha MASHIA itu ANAK YAHWEH, bukan Allah;

Mat. 16:16Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

ELOHIM YAHWEH itu hidup, tidak seperti Allah yang sudah menjadi manusia. Orang-orang Kristen sudah tidak punya Allah. Yang dipunyainya adalah seorang manusia: Yesus Gondrong. Allahnya orang Kristen itu seperti nasi yang sudah menjadi bubur! Sudah bukan nasi lagi.

Aku bersama para rasul adalah pengikut JALAN YAHWEH. Kamu orang Kristen, 'kan?! Suatu agama yang dilahirkan oleh Martin Luther tahun 1517 Tarikh Masehi.

Kis. 9:2dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

Kis. 13:10dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?

Kis. 18:25Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes.

Kis. 19:23Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan Tuhan.

TUHANku mendirikan jemaat, bukan mendirikan gereja. Yang mendirikan gereja itu pak pendeta;

Mat. 16:18Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Gembalaku adalah TUHAN. Gembalamu pak pendeta, 'kan?!

Mzm. 23:1Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Mat. 15:9Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Pengajarku: ROH KUDUS. Pengajarmu sekolahan theologia, 'kan?!

1Yoh. 2:27Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Aku mempunyai ayat untuk hari Sabatku. Apakah kamu juga mempunyai ayat untuk hari Minggumu?

Kis. 15:21Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat."

TUHANku ada dua. Tuhanmu ada tiga, 'kan?!

1Yoh. 1:3Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

Aku dan para rasul tak mempunyai hari Natal. Hari Natalmu tanggal 25 Desember, 'kan?! Kayaknya kamu itu lancang, ya?!

Ulangan 29:29Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini."

1Kor. 4:6Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.

Jangan biasakan melampaui yang ada tertulis, nak! Sok pintar itu nggak benar.

Pohon yang populer di Alkitab adalah pohon ara. Pohon yang populer di kalangan umat Kristen adalah pohon cemara. Dan yang lebih populer lagi adalah pohon cemara plastik, pohon cemara palsu, pohon cemara bikinan tangan manusia, bukan bikinan TUHAN. Saljunyapun hanya kapas, bukan salju yang asli.

TUHANku rambutnya pendek. Tuhanmu rambutnya ugal-ugalan, ya?!

Yeh. 44:20Rambut mereka tidak boleh dicukur atau dibiarkan tumbuh panjang, melainkan harus dipotong pendek.

1Kor. 11:14Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki, jika ia berambut panjang,

Alamiahnya saja sudah menyatakan suatu kehinaan bagi laki-laki kalau rambutnya panjang. Hukum alam saja dilanggar, apalagi hukum YAHWEH, ya?! Kristen memang ugal-ugalan, koq!

TUHANku kalau berdoa menadahkan tanganNYA. Tuhanmu lipat tangan tutup mata, 'kan?! Hayo, ngakulah!

Mat. 14:19Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.

Aku ini gambarnya ELOHIM. Tapi kamu malah menggambar tuhanmu;

Kej. 1:27Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Yohanes 20:29Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."

Melihat baru percaya itu bukan iman. Iman itu percaya tanpa melihat. Kamu tidak memiliki komponen penting untuk keselamatan, yaitu: iman.

JALAN TUHAN tak pernah didaftarkan ke pemerintahan manapun. Tapi "agama Kristen" itu didaftarkan ke departemen agama RI, yang menteri agamanya seorang Muslim. Itulah hebatnya kamu!

Kis. 24:14Tetapi aku mengakui kepadamu, bahwa aku berbakti kepada Allah nenek moyang kami dengan menganut Jalan Tuhan, yaitu Jalan yang mereka sebut sekte. Aku percaya kepada segala sesuatu yang ada tertulis dalam hukum Taurat dan dalam kitab nabi-nabi.

Ajaran JALAN TUHAN adalah berdasarkan hikmat ROH KUDUS, bukan hasil rembugan, bukan hasil rundingan, bukan hasil rapat, bukan hasil musyawarah. Tapi ajaran Kristen itu dihasilkan dari rembugan 200 uskup; Konsili Nicea;

2Ptr. 1:21sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Hingga saat ini di gereja-gereja dalam menyelesaikan setiap permasalahan harus berdasarkan keputusan rapat, keputusan bersama, rapat majelis, sekalipun mereka mengatakan bahwa pendeta itu seorang yang diurapi. Bagaimana seorang yang diurapi sampai tidak memiliki otoritas untuk memutuskan sesuatu, tapi merundingkannya dengan orang-orang yang tidak diurapi? Sungguh, suatu penghinaan serius untuk TUHAN!

Ef. 1:11Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan--kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya--

Dari antara face hidup TUHANku: lahir, mati dan kebangkitanNYA, yang harus aku peringati adalah kematianNYA, sebagaimana perintahNYA. Tapi kamu memperingati kelahirannya; Natal dan kebangkitannya: hari Minggu;

1Kor. 11:26Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.

Kamu benar-benar luarbiasa sekali dalam menciptakan agama Kristen, seperti Yerobeam;

1Raja-raja
12:32Kemudian Yerobeam menentukan suatu hari raya pada hari yang kelima belas bulan kedelapan, sama seperti hari raya yang di Yehuda, dan ia sendiri naik tangga mezbah itu. Begitulah dibuatnya di Betel, yakni ia mempersembahkan korban kepada anak-anak lembu yang telah dibuatnya itu, dan ia menugaskan di Betel imam-imam bukit pengorbanan yang telah diangkatnya.
12:33Ia naik tangga mezbah yang dibuatnya di Betel itu pada hari yang kelima belas dalam bulan yang kedelapan, dalam bulan yang telah direncanakannya dalam hatinya sendiri; ia menentukan suatu hari raya bagi orang Israel dan ia naik tangga mezbah itu untuk membakar korban.

Apa kata TUHAN tentang Yerobeam?

1Raj. 14:10Maka Aku akan mendatangkan malapetaka kepada keluarga Yerobeam. Aku akan melenyapkan dari pada Yerobeam setiap orang laki-laki, baik yang tinggi maupun yang rendah kedudukannya di Israel. Aku akan menyapu keluarga Yerobeam seperti orang menyapu tahi sampai habis.

Kamu mempunyai lagu yang syairnya: "Tuhan bangkit, Tuhan bangkit, menanglah, menanglah, dari kematiannya, dari kematiannya, menanglah ....." seolah-olah Yesus itu bangkit sendiri dari kematiannya. Tentu saja itu merusakkan logika kita; bagaimana orang mati bisa menciptakan kehidupan? Tapi Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa ELOHIM YAHWEH yang hidup yang membangkitkan YESHUA;

Kis. 13:30Tetapi Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati.

Mana yang benar? Yesus bangkit sendiri atau dibangkitkan YAHWEH?

Kamu suka berkata: "semua gereja sama saja, yang penting percaya pada Yesus." Itu artinya kamu mempunyai jumlah yang sangat banyak, yakni: 2,1 milyar umat Kristen. Tapi tahukah kamu tentang jumlah yang banyak menurut Alkitab?

Mat. 22:14Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

"Yang penting percaya pada Yesus" sekalipun kamu diam di takhta iblis;

Why. 2:13Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam.

Hasil gambar untuk gambar orang ketawa ngakak