Minggu, 18 November 2018

MEMBAGI HUKUM TAURAT

Al Kitab tidak memberikan pemisahan yang jelas dan tegas tentang Hukum Taurat. Bahkan kebanyakan orang menganggap ke-5 kitab Musa sebagai Hukum Taurat sekalipun sifat isinya berbeda-beda. Jika kita menolak pembagian Hukum Taurat, kita akan dibuat pusing tujuh keliling ketika membaca Perjanjian Baru yang bunyinya saling bertentangan, baik perkataan YESHUA sendiri maupun perkataan rasul Paulus. Sebab di satu saat dikatakan Hukum Taurat tak diubah satu iotapun sampai kiamat, namun di saat yang lain dinyatakan sudah dihapuskan melalui kematian YESHUA.

Mat. 5:18             Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Jika ayat itu yang anda jadikan pegangan, maka anda harus konsekwen untuk beribadah ke Bait Suci di kota Yerusalem dan membawa seekor kambing untuk persembahan korbannya. Anda harus sunat, memelihara hari Sabat, tidak makan babi, dan lain-lainnya.

Sebaliknya:

Ef. 2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Tapi jika anda berpikir bahwa kematian YESHUA telah mengakhiri Hukum Taurat, maka itu artinya anda boleh menyembah dan beribadah kepada ALLAH yang lain, boleh beragama nasionalis atau gado-gado, boleh menyembah patung, boleh menyebut YAHWEH dengan Allah atau Tuhan, boleh melupakan hari Sabat dan pindah ke Sekolah Minggu, boleh meludahi orangtua, boleh membunuh, boleh selingkuh, boleh mencuri, boleh korupsi, boleh berhoaks Ratna Sarumpaet, boleh makan babi, boleh tidak sunat, dan lain-lainnya. Itu sebabnya ada ajaran yang mengatakan asal dibaptis sekali selamat akan selamat terus.

Jika sekali selamat seterusnya selamat, mengapa Yudas Iskariot dibuang, Ananias dan Safira dibunuh ELOHIM YAHWEH, serta rasul Paulus marah-marah pada jemaatnya?!

Itu sebabnya kita memerlukan tuntunan ROH KUDUS untuk mendapatkan hikmat bagaimana memahami semuanya ini. Di sini akan berbenturan dengan anda yang bersekolah, yang mempunyai guru-guru. Akan ada pertentangan tajam antara orang bodoh dengan orang pintar, antara yang tidak sekolah dengan yang sekolah. Sebab itu tentang 2 jalur atau 2 jalan yang tidak mungkin bisa disatukan.

Matius 23:8         Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
23:9        Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.

23:10     Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.

1Yoh. 2:27           Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Menurut TUHAN, orang Kristen menerima "terang" secara langsung dari ROH KUDUS, tidak melalui perantaraan manusia siapapun. Kita akan dibuat mengerti isi Al Kitab dalam sekejap. Nggak usah pergi-pulang ke sekolah, nggak usah membayar uang sekolah, nggak perlu kartu pintarnya Jokowi, nggak usah melalui proses belajar yang bertahun-tahun, nggak usah membungkuk-bungkukkan badan kepada pak guru, dan nggak harus ke kota Salatiga untuk sekolah teologia.

Matius 10:19      Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.

10:20     Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.

Mat. 11:25           Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.

Sangat aneh sekali jika anda mau-maunya diajar oleh guru yang berpenampilan necis, yang mengajar berdasarkan upah atau gajian, yang merasa dirinya hebat dan pantas berkacak pinggang di depan kelas, yang jika perkataannya didebat matanya akan melotot dan membuat nilai raportmu merosot. Kalau guru fisika atau matematika bolehlah seperti itu, sebab guru keduniawian. Tapi guru keagamaan apakah tepat seperti itu?

Luk. 22:26            Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.

Ilmu atau pengetahuan yang anda dapatkan sudah menyalahi aturan TUHAN, maka seperti apa pula isi ajarannya?

2Ptr. 2:3               Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.

Karena itu anda perlu memeriksa kembali setiap ajaran yang pernah anda terima. Jangan dimutlakkan benar oleh sebab anda memegang ijasah. Peganglah Al Kitab, jangan ijasah. Sekarang mari kita membedah isi ke-5 kitab Musa yang disebut Taurat itu.

Kitab Musa yang pertama adalah kitab KEJADIAN. Tepat sebagaimana judulnya di situlah dikisahkan bagaimana ELOHIM YAHWEH menciptakan Keyahudian. Dimulai dari keberadaan dan perjanjian dengan Abraham selaku leluhur Yahudi. Di situ pula dibuatkan peraturan sunat, bahwa itu untuk semua keturunan Abraham;

Kej. 17:13            Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal.

Itu sebabnya rasul Paulus menyuruh muridnya; Timotius, yang ayahnya Yunani, ibunya Yahudi, supaya disunat sekalipun sudah masuk di zaman Kristen. Selama masih berdarah Yahudi tidak ada salahnya disunat. Tapi kita yang tak memiliki keturunan Abraham, ngapain disunat?

Kisah 16:2            Timotius ini dikenal baik oleh saudara-saudara di Listra dan di Ikonium,

16:3        dan Paulus mau, supaya dia menyertainya dalam perjalanan. Paulus menyuruh menyunatkan dia karena orang-orang Yahudi di daerah itu, sebab setiap orang tahu bahwa bapanya adalah orang Yunani.

Jadi, sunat adalah hukum Keyahudian sebelum adanya agama Taurat. Sebagai ikatan ELOHIM YAHWEH dengan Abraham. Karena itu jangan dikaitkan dengan Hukum Taurat jika kita bukan orang Yahudi.

Kitab Musa yang kedua adalah kitab KELUARAN. Sesuai dengan judulnya di situ dikisahkan keluarnya bangsa Israel dari tanah Mesir. Untuk apa?

Kel. 8:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun dan katakan kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku;

Bangsa Israel diajak meninggalkan Mesir dengan tujuan untuk beribadah kepada ELOHIM YAHWEH. Di sinilah ELOHIM YAHWEH menurunkan 10 Hukum Moral yang dikenal sebagai 10 Perintah YAHWEH sekaligus dengan ritual-ritual Bait Sucinya.

Isi kitab Keluaran inilah yang kini menjadi ajaran Kristen. Untuk 10 Hukum YAHWEH diringkas oleh YESHUA ha MASHIA menjadi 2 Hukum Kasih. Pertanyaannya apakah 2 Hukum Kasih itu mengubah atau mengotak-atik 10 Hukum YAHWEH? Jika sebuah Apel dipecah menjadi 2 bagian apakah ada bagian yang hilang? Apakah ada satu titik atau satu koma yang hilang?

Mat. 5:18             Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.


10 Hukum YAHWEH itu;

1. Jangan ada allah yang lain selain YAHWEH.
2. Jangan menyembah patung.
3. Jangan menyebut nama TUHAN secara sembarangan, bukan larangan menyebutkan namaNYA.
4. Ingat dan kuduskan hari Sabat.
5. Hormati orangtua.
6. Jangan membunuh.
7. Jangan berzinah.
8. Jangan mencuri.
9. Jangan berdusta.
10. Jangan irihati.

Sekarang tentang peribadatan di Bait Suci. ELOHIM YESHUA ha MASHIA menyatakan DiriNYA adalah Bait Suci itu sendiri;

Why. 21:22          Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.

Yoh. 2:21              Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

Jika Bait Suci = YESHUA ha MASHIA, maka jika kita menerima YESHUA ha MASHIA, buat apa lagi Bait Suci? Bait Suci itu sudah dirobohkan dalam waktu 3 hari melalui kematianNYA selama 3 hari;

Matius 24:1         Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.

24:2        Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."

Dan itu ditandai dengan terbelahnya tirai Bait Suci ketika YESHUA ha MASHIA mati di kayu salib;

Matius 27:50      Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:51     Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

Tirai Bait Suci itu terbuat dari kulit binatang atau berlapis-lapis kain yang sangat kuat yang mustahil robek dengan sendirinya, lebih-lebih bertepatan dengan kematianNYA;

Ef. 2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

ELOHIM YESHUA ha MASHIA juga menyatakan kita tak perlu lagi ke kota Yerusalem;

Yohanes 4:21     Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
4:23        Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

4:24        Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Nah, melalui kitab Kejadian dan Keluaran kita sudah menyelesaikan kedudukan hukum sunat, 10 Hukum YAHWEH dan ritual-ritual Bait Suci. Kita sudah bisa memilah-milahkan mana hukum yang masih berlaku dan mana yang sudah tidak berlaku lagi.

Kitab Musa yang ketiga adalah kitab IMAMAT. Di sini berbicara tentang keimamatan kaum Lewi dan menjadi satu dengan Keyahudian. Yang satu yang melayani yaitu Lewi, yang satunya yang dilayani yaitu yang 11 suku. Dan ini sudah dipotong kompas oleh kelahiran ELOHIM YESHUA ha MASHIA, yang lahir dari suku Yehuda, bukan dari suku Lewi. Dengan demikian maka berakhirlah keistimewaan dan keutamaan Yahudi, menggenapi janji ELOHIM YAHWEH kepada Abraham bahwa keturunannya akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Yang pertama ELOHIM YAHWEH memberkati bangsa Yahudi supaya bangsa Yahudi menjadi berkat bagi bangsa-bangsa;

Kej. 22:18            Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."

Dua ribu tahun sebelum kehadiran ELOHIM YESHUA, Yakub sudah menubuatkan bahwa tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda sampai kedatangan YESHUA sebagai yang berhak atas kerajaan Israel. Dan itu dibuktikan melalui keberlangsungan keturunan Daud yang memerintah kerajaan Israel, bahwa kerajaan Israel itu dipegang oleh Yehuda, bukan Lewi.

Kej. 49:10            Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.

Kitab Imamat sebagai kitab Keyahudian, di sini ELOHIM YAHWEH menunjukkan perbedaan antara bangsa Yahudi dengan bangsa-bangsa lainnya melalui makanan halal dan haram pada Imamat 11. Bangsa Yahudi dilarang memakan babi dan lain-lainnya yang diharamkan. Babi dipisahkan dari sapi, kambing dan ayam yang dihalalkan, sama seperti bangsa Yahudi yang dilarang bergaul dengan bangsa-bangsa lain.

Imamat 11:45     Sebab Akulah TUHAN yang telah menuntun kamu keluar dari tanah Mesir, supaya menjadi Allahmu; jadilah kudus, sebab Aku ini kudus.

Dari situlah munculnya istilah: "kafir". Bahwa "kafir" itu artinya bukan orang non Islam sebagaimana kata kaum Muslim, tapi bangsa-bangsa non Yahudi. Jadi, siapa saja yang tidak berdarah Yahudi adalah kafir;

Bil. 23:9 Sebab dari puncak gunung-gunung batu aku melihat mereka, dari bukit-bukit aku memandang mereka. Lihat, suatu bangsa yang diam tersendiri dan tidak mau dihitung di antara bangsa-bangsa kafir.

Orang Yahudi dilambangkan dengan domba, orang kafir dilambangkan dengan babi.

Yos. 23:7              dan supaya kamu jangan bergaul dengan bangsa-bangsa yang masih tinggal di antaramu itu, serta mengakui nama allah mereka dan bersumpah demi nama itu, dan beribadah atau sujud menyembah kepada mereka.

Kis. 10:28             Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir.

Karena itu ketika ELOHIM YESHUA ha MASHIA sudah memberikan DiriNYA untuk bangsa-bangsa lain, maka secara otomatis larangan makan babi juga sudah dibatalkan;

Kisah 10:10          Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi.
10:11     Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah.
10:12     Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung.
10:13     Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!"
10:14     Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir."
10:15     Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram."

10:16     Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.


Melalui penglihatan binatang-binatang haram itulah rasul Petrus menerima Kornelius, seorang perwira Romawi sebagai orang kafir yang pertama-tama masuk Kristen.

Jadi, kitab Imamat adalah kitab yang menunjukkan keistimewaan bangsa Yahudi dari antara bangsa-bangsa lainnya. Dan itu dilambangkan dengan binatang-binatang halal dan haram. Dengan demikian kita sudah menyelesaikan Hukum Taurat yang berkenaan dengan makanan halal dan haram, bahwa itu berkenaan dengan kebangsaan.

Kitab Musa yang keempat adalah kitab BILANGAN. Sesuai dengan namanya itu adalah berkenaan dengan dilakukannya penghitungan jumlah orang Israel. Di sini memuat tentang hukum-hukum dan aturan-aturan kenegaraan; ada sensus penduduk, ada kisah peperangan, pengaturan hak waris dan pembagian wilayah masing-masing suku. Jadi, ini adalah tentang hukum kenegaraan yang berdasarkan Perjanjian Baru diserahkan ke masing-masing negara. Jika kita orang Indonesia, ya taatilah aturan negara Indonesia.

Mat. 22:21           Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Lalu, kitab Musa yang kelima adalah kitab ULANGAN. Sesuai dengan namanya isi kitab ini adalah tentang nasehat-nasehat nabi Musa sebagai pengulangan untuk mengingatkan bangsa Israel akan berbagai peristiwa yang telah mereka lalui.

Jadi, Hukum Taurat itu terdiri dari hukum sunat sebagai tanda kebangsaan Yahudi, 10 Hukum YAHWEH untuk mengatur moral kita, hukum ritual Bait Suci untuk keselamatan kita, hukum makanan halal-haram untuk perbedaan umat YAHWEH dengan yang bukan umat YAHWEH, hukum sipil atau kenegaraan untuk mengatur kehidupan kita di antara orang-orang lain.

1. Siapakah umat ciptaan YAHWEH? Itu ditunjukkan dengan tanda sunat.

2. Seperti apakah tabiat umat YAHWEH itu? Itu ditunjukkan melalui 10 Hukum YAHWEH.

3. Bagaimana YAHWEH menyelamatkan umatNYA? Itu melalui ritual Bait Suci.

4. Seperti apakah bangsa kafir bagi ELOHIM YAHWEH? Itu diperlakukan seperti babi.

5. Bagaimana umat YAHWEH bermasyarakat dengan bangsa lain? Itu melalui hukum kenegaraan.

Hasil gambar untuk gambar bait suci


Jumat, 16 November 2018

TAHU KEPADA SIAPA KITA PERCAYA

2Tim. 1:12Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.

"Aku tahu kepada siapa aku percaya". Apakah anda tahu? Apakah anda tahu bahwa Lembaga Alkitab Indonesia(LAI) telah merubah nama TUHAN; YHWH atau YAHWEH menjadi TUHAN dan ALLAH, yang merupakan gelar bukan nama? Sebagai contoh: ayah, guru, bapak, ibu itu bukanlah nama melainkan gelar. Tapi kalau Tono, Tommy, Anton, Siti, itu adalah nama.

Tahukah anda bahwa antara nama dan gelar itu berbeda sekali? Coba periksa KTP bapak anda, apa yang tertulis dalam kolom namanya? Tertulis: Rudyanto atau Bapak?! Apakah itu masalah sepele seperti orang menyepelekan hal dihilangkannya nama YAHWEH dari Al Kitab oleh LAI selama 2.000 tahunan?!

Saya tidak menyuruh anda menggugat dan mendemo LAI, tapi maukah anda merubah akal budi anda untuk kepentingan keselamatan anda sendiri untuk segera merubah TUHAN dan ALLAH menjadi menyebutkan namaNYA; YAHWEH?! Supaya anda termasuk sebagai orang yang tahu, yang paham dan yang mengenal ALLAH-nya sebagaimana persyaratan keselamatan yang TUHAN tentukan;

Yohanes
17:3Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Tahukah anda bahwa kalau soal allah, di Indonesia ini ada banyak allah? Tahukah anda bahwa Allah itu dari kata Al dan Ilah? Al artinya sesuatu, sedangkan Ilah adalah sesembahan. Jadi, allah adalah sesuatu yang disembah. Jika yang disembah orang Allah yang mahaesa atau Allah Trinitas atau dewa-dewa atau patung-patung itu bukanlah YAHWEH, ALLAH yang disembah Abraham, Ishak, Yakub dan 12 suku Israel. Jadi, di dunia ini ada banyak sekali allah, tapi hanya satu saja yang bernama YAHWEH.

Keluaran
20:2"Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
20:3Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

1Korintus
8:5Sebab sungguhpun ada apa yang disebut "allah", baik di sorga, maupun di bumi--dan memang benar ada banyak "allah" dan banyak "tuhan" yang demikian--
8:6namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

Jika Allah artinya sesembahan, TUHAN itu dari kata: TUAN yang artinya adalah majikan atau pimpinan atau boss. Diberi sisipan "H" untuk membedakan antara pemimpin duniawi dengan pemimpin rohani. Jadi, di dunia ini ada banyak yang disebut tuhan. Itu bisa guru, bisa bapak-ibu kita, bisa bupati, gubernur, presiden ataupun raja. Tapi TUHAN JURUSELAMAT kita hanyalah YESHUA ha MASHIA.

Di mana letak bedanya antara ALLAH dengan TUHAN? ALLAH itu untuk disembah sedangkan TUHAN itu untuk ditaati ajaranNYA. Karena kita harus taat juga pada ALLAH, maka ALLAH itu termasuk TUHAN juga. Tapi TUHAN belum tentu juga ALLAH. Untuk YAHWEH bisa disebut ALLAH, bisa juga disebut TUHAN, atau bahkan TUHAN ALLAH. Tapi untuk YESHUA ha MASHIA, DIA hanyalah TUHAN kita, bukan ALLAH. YESHUA ha MASHIA, TUHAN kita itu statusnya adalah ANAK ALLAH, bukan ALLAH.

Posisi YESHUA ha MASHIA itu adalah sebagai IMAM BESAR atau PEMIMPIN yang memimpin kita untuk beribadah kepada ELOHIM YAHWEH. YESHUA ha MASHIA bukanlah tujuan penyembahan kita, melainkan hanya sebagai Perantara kepada BAPA YAHWEH;

Yohanes
14:6Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Ibr. 8:6Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi.

Tahukah anda bahwa kebanyakan orang Kristen yang meyakini Allah Trinitas, menganggap Yesus sebagai Allah, sehingga tanpa disadari telah menendang BAPA dari percaturan Kekristenan. Orang Kristen sudah tak menyebut-nyebut ALLAH BAPA lagi, padahal di seluruh kitab Injil, YESHUA ha MASHIA sendiri selalu bergantung pada BAPANYA.

Yoh. 12:44Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;

YESHUA ha MASHIA menunjukkan kepada siapa kita harus percaya, yaitu kepada BAPA YAHWEH. Tapi mengapa anda hanya terpusat ke Yesus saja?! Gagal paham namanya. Tulisan sejelas itu dan kalimat yang sesederhana itu mengapa masih bisa dimanipulasikan oleh hoaks pendeta?! Jangan kaget dan jangan heran sebab bangsa Yahudi yang terkenal kecerdasannyapun masih juga gagal membaca Al Kitab;

2Korintus
3:14Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.
3:15Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka.
3:16Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.
3:17Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

Tahukah anda bahwa ALLAH kita itu bukan tiga(Trinitas) juga bukan mahaesa(mahasatu), melainkan dua tapi bukan dwinitas. Dua tapi tidak disatukan. ELOHIM itu artinya adalah TUHAN-TUHAN, artinya bentuk jamak, sedangkan esa itu dari kata "ECHAD" yang artinya satu jamak. Jadi, kita ini mempunyai dua ALLAH sebagaimana diterangkan sejak semula di zaman penciptaan;

Kej. 1:26Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Kej. 3:22Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

"ALLAH-ALLAH" itu menjadi misteri bagi bangsa Yahudi selama berabad-abad;

Rm. 16:25Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, --menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya,
16:26tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman--
16:27bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Sampai akhirnya YESHUA ha MASHIA sendiri menerangkan rahasia: "KITA" itu;

Yoh. 17:11Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

Yoh. 17:22Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:

"KITA adalah satu". Tapi bukan disatukan dalam dwinitas(2 in 1), sebab antara BAPA dengan ANAK bukan dalam derajat yang sama;

1Tim. 2:5Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

1Yoh. 1:3Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

Persekutuan Kristen adalah persekutuan dengan BAPA dan ANAKNYA. Lalu ROH KUDUS di kemanakan?

Matius
28:19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

ROH KUDUS adalah ROH yang dari BAPA. ROH KUDUS bukan ROH KRISTUS sebagaimana pendapat sebagian orang. ROH KUDUS dengan ROH KRISTUS itu berbeda. ROH KUDUS itu dari BAPA yang dikaruniakan ke dalam pikiran kita untuk membantu dan membimbing kita percaya pada MEREKA; BAPA dan ANAK.

ROH KUDUS bukan DIRI BAPA. ROH KUDUS berbeda dengan "ALLAH adalah ROH". "ALLAH adalah ROH" menerangkan tentang bentuk atau ujud ALLAH yang ROH, tak kelihatan. Sedangkan ROH KUDUS adalah ROH yang dikeluarkan dari DIRI BAPA, yang diberikan ke kita. Karena itu ROH KUDUS tidak termasuk OKNUM ILAHI sebagaimana YESHUA yang ANAK YAHWEH. ROH KUDUS tidak masuk dalam jajaran KEALLAHAN. ROH KUDUS masuknya sebagai Pemimpin kita atau TUHAN, sama seperti YESHUA.

Beda YESHUA dengan ROH KUDUS; jika YESHUA terlihat, ROH KUDUS tak terlihat. Jika YESHUA di luar tubuh kita, ROH KUDUS di dalam pikiran kita. Jika YESHUA memuliakan YAHWEH, ROH KUDUS memuliakan YESHUA;

Yoh. 16:14Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.

ROH KUDUS mengantarai kita ke YESHUA. Setelah kita mengenal YESHUA, kita akan dikenalkan pada YAHWEH.

Flp. 2:11dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Why. 1:6dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, --bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

Bagaimana membuktikan bahwa ROH KUDUS itu bukan termasuk ALLAH?

Orang menyembah YAHWEH, ada. Orang menyembah YESHUA, ada. Tapi siapakah yang menyembah pada ROH KUDUS? Orang minta ampun pada YAHWEH, ada. Orang minta ampun pada YESHUA, ada. Tapi siapakah yang minta ampun pada ROH KUDUS? Orang memuliakan YAHWEH, ada. Orang memuliakan YESHUA, ada. Tapi siapakah yang memuliakan ROH KUDUS? YAHWEH disebut JURUSELAMAT. YESHUA juga disebut JURUSELAMAT. Tapi siapakah yang diselamatkan oleh ROH KUDUS? YAHWEH hidup kekal. YESHUA juga kekal. Tapi di manakah ROH KUDUS di zaman penciptaan dan di zaman kiamat nanti?

Wahyu
21:22Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.

Wahyu
21:23Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

Wahyu
22:3Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,

Jadi, jika dunia sudah dibersihkan dari dosa maka ROH KUDUS akan ditarik kembali ke DIRI YAHWEH, sebab tugasnya sudah selesai sebagai penyeimbang dari keberadaan roh jahat.

Tahukah anda bahwa kitab-kitab Injil yang ditemukan selama ini bukanlah Injil yang asli yang merupakan tulisan para rasul yang mula-mula? Sekalipun itu bukan Injil palsu namun hanyalah salinannya. Karena itu terlalu dini untuk menyatakan bahwa Injil itu ditulis dalam bahasa Yunani, terlebih para rasul kebanyakannya adalah orang dusun yang bisa dipastikan tidak paham dengan bahasa Yunani, sama seperti orang dusun kita yang tidak fasih berbahasa nasional; Indonesia. Dan kalau kita berdasarkan data dari Al Kitab, lebih masuk akal jika Injil yang asli itu ditulis dalam bahasa Ibrani, bukan bahasa Yunani. Karena itu kita harus menolak terjemahan nama-nama seperti Kefas menjadi Petrus, Saulus menjadi Paulus atau YESHUA menjadi YESUS. Sebab nama orang tidak boleh diterjemahkan. Apakah presiden Jokowi kalau ke negeri Inggris akan dipanggil Youthwi? Mana ada begitu itu?!

Karena itu jadilah orang yang mengetahui kebenaran, yang tahu menolak nama-nama terjemahan Ibrani ke Yunani. Kita harus tolak Petrus sebab yang benar adalah Kefas. Kita harus tolak Paulus sebab yang benar adalah Saulus. Termasuk juga nama TUHAN kita adalah YESHUA, bukan YESUS.

Gelar YESHUA itu MASHIA, bukan KRISTUS. MASHIA itu bahasa Ibrani, artinya: MESIAS, sedangkan KRISTUS itu dari bahasa Yunani yang artinya yang diurapi. Bangsa Yahudi menunggu MESIAS, bukan menunggu Kristus.

>> MESSIAH; bahasa Inggris.

>> MASHIA; bahasa Ibrani.

>> MASIH; bahasa Arab.

>> MESIAS; bahasa Indonesia.

>> Artinya adalah JURUSELAMAT.

Karena gelar bukan nama, maka gelar boleh diterjemahkan ke dalam bahasa apa saja, termasuk ke bahasa Yunani. Tapi jangan diterjemahkan sebagai CRISTOS, "yang diurapi". Itu terlalu luas, kurang spesifik. Diurapi sebagai apa? Tapi MESIAS menunjuk pada perananNYA sebagai JURUSELAMAT. Jadi, YESHUA boleh digandengkan dengan MESSIAH atau MASHIA atau MASIH atau MESIAS, tapi jangan dengan KRISTUS.

YESHUA ha MASHIA; "ha" artinya adalah seorang. YESHUA seorang JURUSELAMAT.

Nah, sekarang sudah tahukah anda kepada siapa anda percaya? Sekarang iman anda sudah mempunyai tujuan yang jelas dan terarah, bukan mengambang kepada allah-allah yang tak jelas jelunterungannya, bukan?! Berubahlah dalam pikiran, perkataan dan perbuatan, jangan lagi mengenakan yang salah. Sebab dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan;

Rm. 10:10Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Anda harus memberi kesaksian!

Matius
10:32Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
10:33Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."

Hasil gambar untuk gambar yesus dalam tulisan ibrani

Senin, 12 November 2018

ZAMAN HOAKS ZAMAN TUHAN

Hoaks dari bahasa Inggris: "hoax" artinya adalah berita palsu atau berita bohong. Sebenarnya baik berita bohong maupun sebutannya: "hoax" bukanlah perbendaharaan kata-kata yang baru. Berita-berita bohong yang menyesatkan, yang membingungkan orang, yang mengacaukan masyarakat itu adalah penyakit kuno yang sudah ada sejak adanya dosa. Itulah yang di Al Kitab disebut sebagai penyesat atau nabi-nabi palsu.

Mat. 18:6"Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

Cuma kalau dulu sebelum maraknya penggunaan media sosial, berita-berita hoaks itu tak pernah ditindaklanjuti ke ranah hukum, sedangkan kini pemerintah telah menyiapkan seperangkat undang-undang yang memungkinkan pemberitaan bohong ditindak secara hukum. Contohnya adalah kasus kebohongan Ratna Sarumpaet yang menggemparkan yang kini sedang menunggu disidangkan. Juga hoaks tentang penculikan anak, polisi telah menangkap sedikitnya 7 orang dari berbagai kota yang ditetapkan sebagai tersangka hoaks penculikan anak.

Rupanya yang menjadi permasalahan adalah gampangnya masyarakat kita yang termakan isu-isu hoaks tanpa melakukan pengecekan ulang untuk mengetahui kepastian kebenarannya. Begitu ada seseorang yang berseru: "Itu penculik anak", maka orang sekampung langsung ke luar dan main hakim sendiri. Padahal nyatanya itu orang idiot, bukan penculik anak. Dan di dunia Kekristenan juga begitu gampangnya jemaat termakan hoaks pendeta. Asal pendetanya yang ngomong maka itu dianggapnya kebenaran.

Setidaknya ada 2 gereja yang menjadi korban hoaks para pendeta, yang disebut sebagai gereja yang menyesatkan, yaitu Gereja Saksi Jehovah dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Padahal yang sesungguhnya terjadi adalah ketakutan para pendeta gereja Minggu itu oleh sebab umatnya tidak diajarkan Al Kitab yang benar, melainkan semua ajarannya bersumber dari dongeng-dongeng yang sama sekali tak ada landasan Al Kitabnya. Sementara itu Gereja Saksi Jehovah dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh mendidik umatnya paham Al Kitab. Karena itu seandainya kedua gereja itu tidak difitnah sebagai gereja yang menyesatkan, bisa dipastikan seluruh umat mereka pasti akan berpindah ke gereja-gereja itu. Sebab kedua gereja itu bisa menyodorkan bukti Al Kitab atas sebagian besar ajarannya.

Sebagai contoh; kedua gereja itu tak merayakan Natal, sementara 99% gereja Kristen merayakan Natal. Bukankah Natal itu nyata-nyata tidak Al Kitabiah? Ketika Saksi Jehovah menyatakan YESUS itu Ciptaan JEHOVAH, bukankah gereja Advent plus Kristen-kristen lainnya menyatakan YESUS itu ALLAH?! Dan ketika gereja Advent menyucikan hari Sabat, bukankah Saksi Jehovah plus gereja-gereja lainnya beribadah di hari Minggu?!

Jika Gereja Saksi Jehovah sesat, memangnya gerejamu nggak sesat? Jika Gereja Advent sesat, memangnya Gereja Saksi Jehovah nggak sesat?

Puji TUHAN, zaman hoaks kini masuk ke ranah hukum, mudah-mudahan mendidik masyarakat untuk berhati-hati, untuk tidak sembarangan mempercayai apa yang dia dengar sebelum membuktikan kebenarannya sendiri. Sebagai Kristen kita harus berpegang pada Al Kitab dan hanya Al Kitab saja sebagaimana seruan bapak reformasi gereja: Martin Luther; "Sola Scriptura".

Nah, dari antara gereja-gereja itu sekalipun Gereja Advent bukanlah gereja yang sempurna, namun gereja yang memiliki kekuatan penandaannya dari Al Kitab hanyalah Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang dilahirkan oleh nabiah Ellen G. White. Sebab hanya gereja ini saja yang masih tetap memelihara hari Sabat dan memiliki kesaksian YESUS, yaitu ROH NUBUAT, sebagai petunjuk bagi gereja kebenaran ELOHIM YAHWEH;

Ibrani 4:9Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.

Why. 19:10Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat."

Jemaat itu harus memiliki kesaksian YESHUA, yaitu Roh Nubuat. Itulah nubuatan kitab Daniel dan Wahyu.

Di dunia ini ada banyak gereja, tapi yang memelihara hari Sabat hanya beberapa gereja saja. Dari antara beberapa gereja yang memelihara hari Sabat, hanya Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh saja yang memiliki nubuatan Daniel-Wahyu. Dan sekalipun gereja Advent tersebut yang empunya nubuatan Daniel-Wahyu, namun yang menyambungkan kedua kitab itu adalah saya. Pada mulanya kedua kitab itu dipahami sebagai berdiri sendiri-sendiri;

Tahun 1998 saya dibaptis Advent. Tahun 2000-2002 saya ditugaskan di kota Ponorogo, Jawa Timur. Di sanalah saya menuliskan; "DANIEL-WAHYU", bahwa kitab Wahyu merupakan lanjutan dari kitab Daniel.

Lihat di sini:
http://bloghakekatku.blogspot.com/2012/06/daniel-wahyu.html

Ketika saya menyelenggarakan acara seminar: "DANIEL-WAHYU" di kota Ngawi, Jawa Timur, seorang pendeta senior Advent takjub dengan pemaparan saya, berkata: "Seumur-umur saya menjadi pendeta GMAHK baru sekali ini saya menyadari bahwa kedua kitab itu ternyata bersambungan".


Hasil gambar untuk gambar patung nebukadnezar

Kamis, 08 November 2018

SEJARAH MASUKNYA TRINITAS KE GMAHK

Sejarah Singkat Masuknya Doktrin Trinitas ke dalam
Gereja
Masehi Advent Hari Ketujuh

https://www.agapekasih.org/blog/2018/1/6/sejarah-singkat-perubahan-doktrin-dalam-gereja-mahk

Oleh Yolanda Kalalo-Lawton

Saya menyadari bahwa saudara-saudara dan teman-teman saya bahkan umat-umat Advent pada umumnya tidak mengetahui adanya PERGANTIAN DOKTRIN dalam Gereja MAHK yang kita cintai ini.  Kira-kira 6 tahun lalu, saya juga merupakan salah seorang umat yang tidak tahu apa-apa, walau nyatanya saya terlahir dalam sebuah keluarga pendeta, dibesarkan dalam lingkungan gereja dan sebagian besar masa sekolah saya dihabiskan untuk belajar di sekolah-sekolah Advent.
Puji Tuhan, Roh Kudus memberi saya kemauan untuk mempelajari sejarah gereja, Alkitab dan Roh Nubuat, sehingga saat ini saya dapat mengatakan bahwa mata kerohanian saya telah terbuka lebar.
Tujuan saya mempublikasikan sejarah ringkas ini adalah untuk mendorong umat-umat Advent memulai penyelidikan mereka sendiri bagaimana dan mengapa Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh mengganti fondasi iman-nya dari anti-Trinitas menjadi pro-Trinitas.
Apakah doktrin Trinitas ini benar?  Pilihan ada di tangan anda sendiri. Yang anda perlukan adalah kemauan untuk menyelidiki sendiri dan tidak hanya berharap pada pendeta-pendeta atau pemimpin-pemimpin favorit untuk menerangkannya pada anda.  Apa yang kita percayai akan menuntun kita pada kehidupan kekal atau kematian kekal!
Sangat penting diketahui bahwa Gereja Katolik sendiri mengakui bahwa doktrin Trinitas adalah dasar dari semua kepercayaan mereka.
Rahasia/misteri dari Trinitas adalah doktrin utama dari iman Katolik.  Di atasnya didasarkan semua ajaran lain dari gereja.” (Handbook for Today’s Catholic, Hal. 11).
Doktrin Trinitas sangat penting sebagai pemersatu semua gereja yang ada di bawah kekuasaan Roma Katolik. Sebagai seorang Katolik, Graham Greene menulis,
“Lawan-lawan kita sering menyatakan bahwa tidak ada kepercayaan yang akan dipegang sebagai dogma apabila tidak tegas tertulis dalam Kitab Suci...tapi gereja-gereja Protestan sendiri telah menerima dogma-dogma seperti Trinitas, dimana tidak ada otoritas yang jelas tertulis dalam seluruh Injil.” (Assumption of Mary, Life Magazine, 30 Oktober 1950, hal 51).
Gereja Katolik mengakui sendiri bahwa semua ajaran mereka didasarkan atas doktrin Trinitas. Berarti bahwa semua doktrin yang diyakini oleh Gereja Paus yang oleh umat-umat Advent dianggap sebagai ajaran sesat, ternyata didirikan di atas dasar Trinitas yang sekarang telah dipercayai juga oleh Gereja Advent! Bahkan, hari Minggu adalah hari yang didedikasikan untuk allah Trinitas.
Tanya: Apakah hari Minggu, atau Hari Tuhan itu secara umum? Jawab: Hari yang ditentukan oleh Rasul-Rasul untuk menghormati Trinitas, dan untuk mengingat bahwa Kristus Tuhan kita bangkit dari antara orang mati pada hari Minggu, telah mengirim Roh Kudus  pada hari Minggu, oleh sebab itu hari itu disebut Hari Tuhan.  Hari Minggu juga disebut oleh denominasi Roma kuno, Dies Solis, sebagai hari Matahari, hari yang suci,” (The Douay Catechism, 1649, Hal. 143).
Dari kutipan di atas, ada dua kebenaran yang hilang melalui ajaran Gereja Katolik. 
Pertama adalah Sabat hari ketujuh, dan kedua adalah kebenaran tentang hubungan Bapa dengan Anak-Nya dan Roh Kudus mereka.  Dengan kata lain, pemujaan hari Minggu dan doktrin Trinitas keduanya datang dari penyembahan matahari yang berasal dari Babel! 
Bagaimana bisa doktrin dasar Katolik menjadi bagian dari iman Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh? Pertanyaan yang sangat baik!
LeRoy Froom (1890-1974), seorang ahli sejarah gereja Advent terkemuka merupakan seorang yang berperan paling penting dalam pergantian doktrin dalam gereja kita.
Dalam bukunya “Movement of Destiny (Pergerakan Takdir)” yang diterbitkan tahun 1971 Froom menulis bagaimana dia memulai misinya dan dari mana dia mendapatkan inspirasi-inspirasi yang menunjang doktrin Trinitasnya :
“Dapatkah saya membuat pengakuan pribadi yang jujur di sini? Di waktu lampau, antara tahun 1926 dan 1928, saya ditanya oleh pemimpin-pimimpin kita untuk memberikan seri pelajaran tentang “Roh Kudus”…Saya dapati bahwa di samping petunjuk-petunjuk berharga dalam Roh Nubuat, hampir sama sekali tidak ada dalam literatur-literatur kita yang memberi kesan kuat, memberi petunjuk Alkitabiah dalam ladang pelajaran yang sangat luas ini. Sebelumnya tidak ada buku-buku yang membuka jalan pada pertanyaan ini dalam literatur kita.”
Saya terpaksa mencari pada tumpukan buku-buku yang berharga yang ditulis oleh orang-orang di luar iman kita - mereka yang terkenal - untuk mendapatkan petunjuk-petunjuk dan saran-saran pertama.” (LeRoy Froom, Movement of Destiny, Hal. 322).
Perhatikan artikel yang ditulis dalam majalah “Adventist Review, 6 Januari 1994, Halaman 10-11” yang menyatakan akan perubahan doktrin yang terjadi dalam gereja MAHK:
“Banyak umat Advent sekarang berpikir bahwa kepercayaan-kepercayaan kita sama dan tidak  berubah dari tahun ke tahun, mereka mencari (cara) untuk membalikkan waktu pada poin-poin ketika kita masih memiliki segala sesuatu dengan benar.  Tapi semua usaha untuk memulihkan “historis Advent” jatuh di bawah kenyataan-kenyataan yang kita warisi.  Kepercayaan-kepercayaan Advent telah berubah dari tahun ke tahun di bawah dampak  “Kebenaran Jaman ini (Present Truth).” Yang paling mengejutkan adalah ajaran tentang Yesus Kristus, Juruselamat dan Tuhan kita. Banyak dari para pionir, termasuk James White, J.N. Andrews, Uriah Smith, dan J.H. Waggoner, berpegang pada pandangan Arian atau semi-Arian yaitu, Anak pada suatu saat sebelum waktu penciptaan dunia, dihasilkan oleh Bapa.  Dengan demikian, pengertian Trinitas akan Allah, yang sekarang adalah bagian dari pengakuan kepercayaan-kepercayaan dasar kita, tidak umum dipegang oleh Advent mula-mula.  Bahkan sekarang masih ada beberapa yang tidak mengakuinya.” (William Johnsson, editor Adventist Review)
Majalah “Ministry” edisi Oktober 1993, Hal. 10, tertulis:
Kebanyakan pendiri-pendiri Advent Hari Ketujuh tidak akan bisa bergabung dengan gereja saat ini jika mereka harus mengakui pengakuan kepercayaan-kepercayaan dasar dari denominasi. …khususnya, kebanyakan (dari mereka) tidak akan setuju dengan kepercayaan nomor 2, yang berhubungan dengan doktrin Trinitas. …Bagi Joseph Bates, Trinitas adalah doktrin yang tidak sesuai dengan Kitab Suci, bagi James White ini adalah “penganut tua Trinitas yang konyol,” dan bagi M.E. Cornell ini adalah buah dari kemurtadan besar, sama dengan doktrin-doktrin sesat seperti pemeliharaan hari Minggu dan kehidupan kekal dari jiwa orang mati.” (George Knight, Profesor Sejarah Gereja, Andrews University, Michigan, USA)
Tahun 1969, Russel Holt dalam tulisannya berjudul “The Doctrine of the Trinity in the Seventh-day Adventist Denomination: its Rejection and Acceptance (Doktrin Trinitas dalam Denominasi MAHK; Penolakan dan Penerimaan)” membagi sejarah masuknya Trinitas dalam tiga periode: 
Periode pertama: Tahun 1844-1890, ia menulis: “Ladang didominasi oleh mereka yang melihat bahwa Trinitas tidak masuk akal, tidak sesuai dengan Kitab Suci, kafir dan merusak pekerjaan penebusan…anti-Trinitas terbukti adalah pendirian dari denominasi.”
Periode kedua: Tahun1890-1900, Holt menulis: “Kira-kira dalam periode ini, arah dari denominasi tentang Trinitas telah ditentukan oleh kalimat dari Ny. White.”
Periode Ketiga: 1900-1930: “Periode ini adalah saksi dari kematian hampir semua pionir sebagai pemenang dan pemegang posisi anti-Trinitas. Kedudukan-kedudukan mereka digantikan oleh mereka yang pemikirannya berubah, atau belum pernah melawan doktrin ini…”
Holt juga berkomentar tentang buku dari Froom “The Coming of the Comforter,” dia menulis:
Trinitas mulai dipublikasikan,  tahun 1931 telah dimenangkan, dan telah menjadi posisi standar denominasi. Yang masih tetap setia (pada iman mula-mula – penerjemah) dan menolak menyerah, masih tertinggal  dan dikucilkan, tapi hasil akhirnya telah diputuskan.”
Tahun 1931 F.M. Wilcox (dan juga Froom) mengikut sertakan kata “Trinitas” dalam 22 poin Buku Tahunan untuk pertama kalinya secara tidak resmi. Tahun berikutnya yaitu 1932, kalimat pro-Trinitas ini ditambahkan ke dalam “Manual Gereja.” Kata Trinitas mulai bermunculan di setiap buku yang diterbitkan oleh denominasi kita sejak tahun 1931 sampai sekarang.
Pengakuan iman tahun 1931 berbunyi:
“Ke-Allahan, atau Trinitas, terdiri dari Bapa yang kekal, seorang pribadi, Makhluk kudus, Mahakuasa, hadir di mana- mana, Mahatahu, tidak terhingga dalam hikmat dan kasih; Tuhan Yesus Kristus, Anak dari Bapa Kekal, melalui siapa segala sesuatu diciptakan dan melalui siapa keselamatan dari umat-umat yang ditebus akan dicapai; Roh Kudus, pribadi ketiga dari ke-Allahan, kuasa re-generasi (kelahiran kembali) yang besar dalam pekerjaan penebusan. Matius 28:19.” (Pengakuan Iman dari MAHK, Buku Tahunan MAHK, Washington DC: Review and Herald, 1931, Hal. 377).
Lihat halaman 377 dari Buku Tahunan 1931 di bawah ini:
Holt melanjutkan:
“Suatu perbandingan pengakuan-pengakuan iman yang diterbitkan pada waktu berbeda oleh denominasi menunjukkan perubahan yang ditandai oleh pendapat dari gereja tentang Trinitas…”
Dia melanjutkan: “Pengakuan-pengakuan (iman) muncul di tahun 1874, 1889, 1894 dan 1931. Ketiga tahun pertama tersebut  untuk maksud-maksud praktis, identik dalam artikel-artikelnya tentang Ketuhanan. Bandingkan pengakuan-pengakuan iman tahun 1874 dan 1931 menunjuk adanya perubahan.”
Tahun 1941, Sumpah Baptisan direvisi dan menjadi pengakuan iman Trinitas.  Froom terlibat dalam perevisian ini juga. Sejak itu, setiap orang yang ingin menjadi anggota Advent harus terlebih dahulu setuju pada kredo/pengakuan iman ini.
Tahun 1945, semua buku Advent dirubah menurut standar ajaran Trinitas.  Setiap kalimat anti-Trinitas dihapus dari semua buku kita.  Froom menulis:
“Langkah logika berikut yang tak terhindarkan adalah menyeragamkan pengakuan-pengakuan iman, melibatkan revisi pekerjaan standar tertentu, meniadakan kalimat-kalimat yang telah diajarkan, yang menyatakan pandangan salah atas ke-Allahan.  Saat ini kalimat-kalimat itu memberi perbedaan menyolok atas pengakuan-pengakuan iman dasar yang telah diterima dan ditentukan dalam Manual Gereja.” (Movement of Destiny, Hal 422).
Dr. Jerry A. Moon, Profesor Sejarah Gereja di Universitas Andrews, Michigan, USA dalam tulisannya, “Andrews University Seminary Studies, Vol. 41, No 1, Hal. 113-129” berkata:
“Ketika pengakuan telah diterima, sidang General Conference tahun 1946 meresmikannya, dengan suara pilih bahwa “Pengakuan-pengakuan iman itu karena telah muncul dalam Manual, tidak akan direvisi kapan saja kecuali pada laporan sidang General Conference.” (Lihat laporan Rapat ke15 dari General Conference No.8, Review and Herald, 14 Juni, 1946)
Pada tahun yang sama (1946), buku Evagelism (Evangelisasi) diterbitkan oleh LeRoy Froom dan kawan-kawan.  Buku ini merupakan kumpulan dari tulisan-tulisan Ny. White yang kira-kira bisa disalah artikan sebagai kalimat-kalimat yang menyokong Trinitas.
Dalam surat Froom kepada Roy A. Anderson tertanggal 18 Januari 1966, dia menulis:
“Saya yakin kita setuju, dalam pengevaluasian buku Evangelisasi, itu merupakan kontribusi besar dimana Asosiasi Kependetaan mengambil bagian di waktu yang lalu. Engkau tahu apa yang disebabkannya pada saudara-saudara di Uni Kolumbia yang dihadapkan langsung dengan kalimat-kalimat jelas dan tepat dari Roh Nubuat tentang ke-Ilahian Kristus, kepribadian dari Roh Kudus, Trinitas dan semacamnya….mereka antara harus meletakkan lengan-lengan mereka dan menerima kalimat-kalimat tersebut, atau mereka harus menolak Roh Nubuat.  Saya tahu engkau dan Miss Cluser dan saya berhubungan penting dengan penyeleksian hal-hal tersebut di bawah sokongan saudara-saudara seperti saudara Branson, yang merasa bahwa konsep semula dari saudara-saudara di White Estate akan buku Evangelisasi tidak memadai.”
Tahun 1955 terjadi pertemuan antara pemimpin-pemimpin Gereja Advent, terutama LeRoy Froom dan Roy A. Anderson dengan dua ahli teologi Gereja  Injili, Dr. Walter Martin dan Dr. Barnhouse yang merasa bahwa Gereja MAHK tidak lain hanyalah gereja pemuja kultus dan bukan denomiasi Gereja Kristen. Waktu itu Dr. Martin sedang mengadakan penyelidikan untuk bukunya tentang Para Pemuja Kultus (The Cults). Pertemuan ini menghasilkan buku “Questions on Doctrine (Pertanyaan-Pertanyaan tentang Doktrin)” yang diterbitkan tahun 1957 oleh Froom dan kawan-kawan, dalam usahanya untuk menyatakan bahwa Gereja Advent bukan pemuja kultus tapi Gereja kita setuju dengan ajaran-ajaran Gereja-Gereja Kristen pada umumnya. Sayangnya, buku yang sama berisi beberapa doktrin yang tidak sesuai dengan doktrin dasar kita, salah satunya tentu saja adalah Trinitas.
Tahun 1980 pada sidang General Conference di Texas, diadakan pemungutan suara untuk penetapan kredo/pengakuan iman yang berisi 27 poin iman dasar dimana Trinitas telah dijunjung tinggi. Dalam pengakuan iman nomor 2 tertulis sebagai berikut:
“#2.  Trinitas: Ada satu Allah: Bapa, Anak dan Roh Kudus, suatu kesatuan dari  tiga Pribadi/Oknum yang sama abadi…”
Konsep di atas yaitu: ada tiga Oknum yang sama-sama kekal/abadi, sangat harmonis dengan doktrin Katolik tentang “Trinitas” yang merupakan ajaran sesat!
Perhatikan dengan seksama apa yang tertulis dalam majalah Adventist Review yang diterbitkan segera setelah sidang General Conference Texas:
“Sementara tidak ada satupun ayat Kitab Suci yang secara resmi menyatakan  doktrin Trinitas, itu dianggap sebagai fakta…hanya melalui iman kita dapat menerima keberadaan Trinitas.”  (William G. Johnsson, Adventist Review, Vol 158, No. 31, Hal 4).
Menurut kutipan di atas, Gereja Advent telah mengganti doktrinnya dengan doktrin Trinitas hanya berdasarkan iman, sama sekali bukan berdasarkan Alkitab. Perlu diperhatikan, hal ini bukan perkataan saya tetapi pengakuan dari Gereja Advent sendiri!
Pada tahun 1988 buku “27 Pengakuan Dasar Kepercayaan” dari Gereja MAHK diterbitkan, dimana terdapat kepercayaan Trinitas dan dipromosikan secara besar-besaran sebagai landasan iman Gereja Advent.
Sangat menarik apa yang disaksian oleh seorang wanita Katolik seperti yang dapat anda saksikan dalam video ini (bahasa Inggris):
Sebelum menjadi ahli sejarah gereja Advent terkemuka dalam organisasi kita, seorang wanita Katolik, menyaksikan sendiri bahwa Froom dan temannya, Roy A. Anderson sedang menjalankan tugas mereka sebagai pastor pada sebuah  Gereja Katolik yang dihadirinya.  Mungkinkah mereka berdua adalah bagian dari agen-agen Katolik yang disusupkan ke jenjang kepemimpinan Gereja Advent?  Saya mendorong anda untuk memulai penyelidikan anda sendiri, supaya anda dapat memutuskannya sendiri!
Ini adalah video lain dalam Bahasa Spanyol dan Bahasa Inggris yang menguatkan kesaksian dalam video pertama tentang kemungkinan besar bahwa LeRoy Froom adalah seorang  Katolik/Mason yang menyamar sebagai seorang pemimpin Advent karena Froom dikuburkan di pekuburan anggota-anggota Masons (sebuah group rahasia yang dibentuk oleh Gereja Katolik - Jesuit):
LeRoy Froom sengaja memulai penyelidikannya dengan mencari kalimat-kalimat yang bisa disalah artikan untuk menunjang doktrinnya.  Alhasil,  dia menemukan beberapa kutipan di antara ribuan halaman tulisan Ny. White, dan kutipan-kutipan tersebut dikumpulkan dan diterbitkan dalam buku yang dikenal dengan Evangelism/Evangelisasi.  Banyak umat Advent mengira buku ini adalah murni tulisan dari Ny. White. Tetapi tidak demikian.  Buku ini adalah hasil perkerjaan Froom yang sengaja hanya mengumpulkan beberapa kutipan, yang dia modifikasi sedemikian rupa sehingga terbaca seakan-akan Ny. White menunjang doktrin Trinitas.  Apabila kita membaca kutipan-kutipan tersebut dengan seksama, kutipan-kutipan tersebut sebenarnya sama sekali tidak mengajarkan Trinitas.
Kalau  saja anda memiliki pikiran dan hati yang terbuka dan bersedia belajar dengan sungguh-sungguh, saya percaya anda akan setuju dengan keputusan saya.  Ny.White  sangat konsisten dalam semua tulisannya, beliau mengajarkan ajaran yang berlawanan dengan doktrin Trinitas.  Beliau bukan penganut Trinitas seperti kata Froom yang sekarang luas diajarkan di universitas-universitas  Advent, dan para pendeta dan para ahli teolog kita saat ini.
Ny. White memang menulis tentang “orang ketiga” dalam ke-Allahan, tapi kita harus mengerti mengapa dan apa maksud beliau dengan sebutan “orang ketiga” atau “tiga kuasa” atau “Trio Surgawi” tersebut.  Kuncinya di sini adalah: Biarkan Ny. White menjawabnya dengan penanya sendiri.  Kita tidak dapat menggunakan pikiran kita sendiri.
·        Penolong itu adalah Roh Kristus.
·        Roh Kebenaran adalah Roh Kristus.
·        Orang ketiga adalah Roh Kristus.
·        Kuasa yang besar ketiga adalah Roh Kristus.
·        Roh Kudus yang diberi pada hari Pantekosta adalah Roh Kristus.
·        Roh Kudus yang Dia hembuskan pada para murid-Nya adalah Roh Kristus Sendiri.
·        Roh Kudus yang dikirim Kristus untuk mewakili Diri-Nya adalah Roh-Nya Sendiri.
·        Penguasa-penguasa tertinggi Surgawi  adalah Bapa, Anak dan Roh Kristus.
·        Trio Surgawi adalah Bapa, Anak dan Roh Kristus.
·        Berulang kali Ny. White mengatakan bahwa hanya ada dua makhluk.

Pribadi ketiga, Kuasa besar ketiga, Penguasa-penguasa Surgawi dan Trio Surgawi: “Mereka memiliki SATU Allah dan SATU penebus, dan SATU Roh – Roh Kristus.” (EGW, 9T 189.3, tahun 1909).
Satu Allah + Satu penebus + Satu Roh = ROH KRISTUS
Kuasa besar ketiga: “Kristus telah memberikan ROH-NYA sebagai kuasa Ilahi.” (EGW, RH, 19 November 1908).
Penolong/Penghibur: “Ini mengacu pada omnipresence (mahahadir/kehadiran di mana-mana) dari Roh Kristus, yang disebut Penolong.” (EGW, 14 MR 179.2).
Roh Kebenaran: “Yesus datang padamu sebagai Roh Kebenaran; belajarlah akan pikiran Roh itu, carilah Tuhanmu, ikuti jalan-Nya.” (EGW, 2MR 337.1).
Roh Yesus dihembuskan pada para murid-Nya: “Dan sesudah berkata demikian, Ia menghembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus…Sebelum para murid-Nya bisa memenuhi tugas-tugas resmi mereka yang berhubungan dengan gereja, Kristus menghembuskan Roh-Nya atas mereka.” (EGW, DA (Kerinduan Segala Jaman) Hal. 805).
Roh diberikan pada hari Pantekosta: “Janji Roh Kudus tidak terbatas pada umur atau ras. Kristus menyatakan bahwa pengaruh Ilahi dari Roh-Nya akan menyertai para pengikut-Nya sampai akhir jaman.  Sejak hari Pantekosta sampai saat sekarang, Penolong telah dikirim kepada semua yang telah menyerahkan hidup mereka seluruhnya kepada Tuhan dan kepada pelayanan-Nya.” (EGW, AA, 49.2).
Roh sebagai wakil Kristus: “Kristus telah datang ke dunia kita, tetapi dunia tidak tahan akan kemurnian-Nya. Dia pergi kepada Bapa-Nya, tapi Dia telah mengirim Roh-Nya untuk mewakili-Nya di dunia hingga kedatangan-Nya kembali.” (EGW, Ms1, 11 Januari, 1897).
Hanya dua Makhluk: “Bapa dan Anak saja yang dimuliakan.” (EGW, YI, 7 Juli, 1898).
Jelas sekali Ny. White mengajarkan bahwa Roh Kudus adalah ROH KRISTUS. Sekarang, cobalah ganti kata-kata “Roh Kudus” dengan “Roh Kristus” atau “Kristus oleh Roh-Nya” bila anda membaca kata-kata yang telah disalah gunakan oleh Froom tersebut.  Abaikan cara berpikir Froom. Saya yakin, anda dapat melihat bahwa kutipan-kutipan dalam buku Evangelisi tersebut sama-sekali bukan kutipan-kutipan yang menunjang Trinitas.
Misalnya:
Kita perlu menyadari bahwa Roh Kudus (Kristus melalui Roh-Nya), adalah seorang pribadi sama seperti Allah adalah seorang pribadi, sedang berjalan melalui halaman-halaman ini, tanpa terlihat oleh mata manusia.” (EGW, 2SAT 136.6 yang dikutip dalam buku Evangelisasi, Hal. 616.5), 1899).
Sebagai penjelasan selanjutanya, Ny. White menulis:
“Begitu sedikit yang menyadari bahwa Yesus, secara tidak terlihat, sedang berjalan di samping mereka!” (EGW, 14MR 125.3).
Siapa yang TIDAK TERLIHAT? Tentu saja Kristus! Kenapa Kristus TIDAK TERLIHAT? Karna itulah salah satu sifat/hakikat dari Roh Kudus. Kita tidak dapat melihat Roh Kudus dengan mata manusia, tapi kita dapat melihat hasil pekerjaan-Nya. Bacalah cerita Nikodemus tentang Roh Kudus yang terdapat dalam Yohanes 3.
Saran saya ialah, jangan baca kutipan Ny. White melalui kaca mata LeRoy Froom atau melalui kaca mata orang lain.  Mintalah tuntunan Roh Kudus Kristus untuk membuka pengertian anda. Kutipan-kutipan di atas tidak pernah diperdebatkan waktu pionir-pionir kita masih hidup karena mereka tahu identitas Roh Kudus, dan pikiran mereka belum diindoktrinasi oleh ajaran LeRoy Froom.
Para pionir gereja Advent semua setuju bahwa doktrin Trinitas adalah ajaran sesat seperti penyembahan hari Minggu dan doktrin-doktrin sesat yang lain yang berasal dari Gereja Paus. 
Pionir Advent P.S. Cotrell (1814-1892), seorang pengkhotbah, penulis buku dan lagu dalam Lagu Sion, dalam majalah Review and Herald, terbitan 6 Juli 1869 menulis:
“Berpegang pada doktrin Trinitas tidak hanya terbukti sama dengan maksud jahat seperti mabuk anggur darimana seluruh bangsa-bangsa telah minum.  Kenyataan bahwa ini adalah salah satu doktrin utama, jika bukan yang terutama, di atas mana seorang Bisop Roma memuja kepausan, tidak banyak memberi kesan baik …ini harusnya menyebabkan manusia melakukan penyelidikan mereka sendiri, sama seperti ketika roh-roh jahat melakukan mujizat-mujizat dalam usahanya untuk membela keabadian jiwa orang mati.”
Pionir Advent dan suami dari Ny. White, James White (1821-1881) menulis dalam Review & Herald, vol. 7, No. 11, Hal. 85, par. 16:
“Kita boleh menyebutkan di sini bahwa Trinitas, menghapus kepribadian Allah dan Anak-Nya Yesus Kristus.”
Pionir Advent J.N. Andrews (1829-1883), dari mana Universitas Andrews mendapat namanya, menulis:
Doktrin Trinitas ditetapkan di dalam gereja oleh sidang Nice, tahun 325 Sesudah Masehi. Doktrin ini menghancurkan kepribadian Allah, dan Anak-Nya Yesus Kristus Tuhan kita. Terkenal jahat, diukur dengan cara ajaran ini dipaksakan oleh gereja yang tertulis pada halaman-halaman sejarah gereja, mungkin dapat mengakibatkan setiap umat yang percaya pada doktrin ini merasa malu.” (J.N Andrews, 6 Maret 1855, Review & Herald, Vol. 6, No. 24, Hal 185)
Pionir Advent J.S. Washburn (1863-1955), seorang pensiunan pendeta yang dibabtis oleh James White, menunjukkan perlawanan yang sangat gigih akan perubahan doktrin ini. Dia menulis:
Doktrin Trinitas adalah kejam, kekafiran yang dahsyat, meniadakan kedudukan Yesus dari posisi-Nya yang benar sebagai Juruselamat Ilahi dan perantara…doktrin yang dahsyat ini dipindahkan dari penyembahan berhala ke dalam Roma, Gereja Paus (dan) yang sedang mencoba mengacaukan dengan kehadirannya yang jahat di dalam Pekabaran Tiga Malaikat.” Lanjutnya:
“Jika kita harus berbalik kepada jiwa kekal orang yang mati, api penyucian, penyiksaan kekal dan Sabat hari Minggu, apakah hal ini kurang dari kemurtadan? Jika kita dapat menghindari hal-hal kecil tersebut, yaitu doktrin-doktrin nomor dua lalu menerima dan mengajarkan doktrin dasar dari Roma, Trinitas, dan mengajarkan bahwa Anak Allah tidak mati, walaupun kata-kata kita nampak rohani, apakah ini kurang lebih dan kurang dari kemurtadan yang merupakan kemurtadan akhir/omega itu?” (Judson Washburn, The Trinity).
Kutipan-kutipan para pionir di atas hanyalah sebagian kecil dari banyak kutipan lain.
Hal penting yang perlu dipertimbangkan adalah, Froom tidak memulai penelitiannya dengan Alkitab.  Tapi dia langsung menggunakan tulisan-tulisan Ny. White, dicampur dengan tulisan-tulisan dari penulis terkenal dari luar Gereja Advent. Ny. White sendiri menasihatkan bahwa pastikan kita mengerti Alkitab sebelum mengutip tulisan-tulisan beliau.
Alasan mengapa LeRoy Froom harus mencari sumber materi di luar Gereja Advent daripada menggunakan tulisan-tulisan dari para pionir gereja kita adalah, karena para pionir kita menolak ajaran Trinitas dan tidak setuju dengan pendapat Froom, makanya Froom tidak berhasil mendapatkan materi-materi dalam literatur Gereja Advent. Froom harus menunggu para pionir dan Ny. White meninggal baru dia bisa melaksanakan maksudnya. Itulah yang telah terjadi!
Froom mengatakan bahwa Ny. White merubah imannya saat beliau menulis buku “The Desire of Ages (Kerinduan segala Jaman)” tapi terbukti bahwa dalam buku tersebut ada banyak sekali kalimat yang berlawanan dengan ajaran Trinitas.  Froom bahkan bangga bahwa buku “Kerinduan Segala Jaman” dipromosikan oleh Jurnal Katolik yang terkemuka. Froom menulis:
“…Kerinduan Segala Jaman, tentu saja, memberi suatu gambaran yang diinspirasikan, dan alhasil menjadi posisi yang diterima dalam denominasi…Kerinduan Segala Jaman…adalah sesuatu yang dijunjung tinggi dalam Denominasi - suatu yang klasik dikenal, bahkan dipromosikan dalam publikasi seperti Jurnal Katolik dalam “Berita Universal Fatima” terbitan September 1965.” – (Movement of Destiny; Hal. 323-324).
Sebagai seorang Advent, mengapa dia begitu bangga akan dukungan dan publikasi Jurnal Katolik?
Jika anda berkesempatan menonton video di atas, kesaksian dalam video itu menunjukkan interaksi antara Froom dengan seorang ahli teoloi Advent, Dr. B.G. Wilkinson, penulis buku “Truth Triumphant (Kebenaran Menang).”  Buku ini adalah hasil studi mendalam tentang sejarah gereja di padang gurun, yang berisi sejarah kejahatan Gereja Katolik di jaman kegelapan.  Froom sangat tidak senang akan buku ini sehingga dia menghancurkan piringan cetaknya dengan maksud menghentikan pencetakan ulang buku tersebut. Waktu itu, Dr. Wilkinson sudah berumur 80 tahun dan tidak punya uang untuk membuat piringan cetak yang baru menggantikan apa yang Froom hancurkan, menyebabkan pendistribusian dari buku “Truth Triumphant” tidak tersebar secara luas. Coba anda pikir: mengapa seorang pemimpin terkemuka Advent melakukan hal jahat seperti itu?
Dr. B.G Wilkinson, dalam suratnya kepada Dr. T.S Teters di tahun 1936 menulis:
“Menjawab surat anda tertanggal 13 Oktober tentang doktrin Trinitas, saya akan mengatakan bahwa Masehi Advent Hari Ketujuh tidak, dan tidak pernah menerima  kegelapan yang misterius dari doktrin Katolik Trinitas.”
Pada tanggal 14 Desember 1955, LeRoy Froom menulis kepada Reuben Figuhr:
“Saya dicela di depan publik dalam sebuah gereja kecil di Perguruan Tinggi Misionari Washington oleh Dr. B.G Wilkinson sebagai seorang yang paling berbahaya di dalam denominasi ini.”
Berikut adalah cuplikan surat Froom kepada Otto Christensen:
“Bisa saya katakan bahwa buku saya, The Coming of the Comforter (Kedatangan Penolong itu) adalah hasil dari seri pelajaran yang saya berikan tahun 1927-28, untuk institusi-institusi kependetaan di seluruh Amerika Utara. Engkau tidak dapat bayangkan bagaimana saya ditentang oleh beberapa dari orang-orang tua karena saya menekankan kepribadian dari Roh Kudus sebagai Pribadi Ketiga dari Ke-Allahan.  Beberapa orang menolaknya – masih menolak juga. Tetapi buku ini telah menjadi standar yang umumnya diterima.” – (Surat dari LeRoy Froom kepada Otto H. Christensen, 27 Oktober 1960).
Dalam surat Froom yang ditulis kepada R.A Anderson, J.L Schuler, Denton Reebok, A.W Peterson, W.G Turner dan J.E Weave tertanggal 22 November 1966, LeRoy Froom menulis:
“Saya menulis kepada saudara-saudara sebagai kelompok sebab kalian adalah anggota-anggota yang masih hidup yang termasuk dalam komite pertama yang terdiri dari 13 orang, yang diangkat tahun 1931 untuk membentuk Janji Baptisan. Saudara Branson adalah Pemimpin dan saya adalah Sekretaris. Tugas dari komite ini adalah menyeragamkan formula Janji Baptisan, doa dan sumpah berdasarkan pengakuan iman tahun 1931 dalam Manual dan buku tahunan…menyoroti (dan) menjadikan suatu hal yang  lebih penting; pertama, kedua dan ketiga oknum-oknum ke-Allahan.”
Perlu diketahui bahwa selama Ny. White hidup, pengakuan iman gereja Advent tidak pernah berubah. Ny. White meninggal pada bulan Juli 1915. Hanya beberapa bulan sebelum beliau meninggal, pengakuan iman gereja kita masih sama dari tahun ke tahun seperti yang dicetak dalam Buku Tahunan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh 1914 yang ditulis oleh Uriah Smith, berbunyi:
  1. Ada Satu Allah, seorang pribadi, Makhluk Roh, Pencipta segala sesuatu, mahakuasa, mahatahu, dan kekal; tak terhingga dalam hikmat, kekudusan, adil, baik, benar, dan kemurahan; tidak berubah, dan hadir di mana-mana melalui wakilnya, Roh Kudus. Mazmur 139.
  2. Ada Satu Tuhan Yesus Kristus, Anak dari Bapa kekal, melalui siapa segala sesuatu diciptakan dst…
Lihat halaman 293:
Tahun 2005, 27 Kredo Gereja MAHK dirubah menjadi 28 Kredo pada sidang General Conference di St. Louis, Missouri.
Dari penyelidikan-penyelidikan saya sendiri, saya menyimpulkan bahwa Ny. White bukan seorang penganut Trinitas sampai beliau meninggal. Justru sebelum menjadi Advent, Ny. White berasal dari Gereja Metodis yang percaya pada Trinitas. Tetapi karena beliau menjadi Advent, dia meninggalkan kepercayaannya.  Buktinya terletak pada sokongannya terhadap kepercayaan semua pionir Gereja termasuk suaminya sendiri, James White. Semua pemimpin kita tahu pasti bahwa James White menantang keras akan ajaran Trinitas. Perhatikan apa yang dia tuliskan:
“Kami mengundang semua untuk membandingkan kesaksian-kesaksian dari Roh Kudus melalui Ny. W., dengan Firman Allah.  Dalam hal ini kami tidak mengundang anda untuk membandingkannya dengan kredo/pengakuan iman anda.  Hal itu sungguh sesuatu yang lain.  Penganut Trinitas mungkin membandingkannya dengan kredo mereka, dan karena mereka tidak setuju dengan kesaksian-kesaksian tersebut, mereka menyalahkannya. Pemelihara hari Minggu, atau orang yang memegang Penyiksaan Kekal sebagai kebenaran penting, dan pendeta yang memercik  bayi-bayi, masing-masing mungkin menyalahkan kesaksian-kesaksian Ny. W. karena kesaksian-kesaksiannya tidak setuju dengan pandangan mereka yang ganjil. Dan ada seratus hal lain lagi, masing-masing memegang pandangan berbeda, mungkin mengambil kesimpulan yang sama. Tetapi ketulusan mereka tidak pernah bisa diuji dengan cara demikian. (James White, Review & Herald, 13 Jui, 1871)
Suami dari Ny. White sendiri mengatakan dengan jelas bahwa istrinya tidak menunjang ajaran Trinitas dan menyetarakan penganut Trinitas dengan ajaran-ajaran sesat lain seperti baptisan bayi dan bahkan pemeliharaan hari Minggu. Pertanyaan saya, siapa yang memberi otoritas pada pemimpin-pemimpin gereja Advent sekarang yang tidak mengenal Ny. White secara pribadi, tetapi mengaku mengetahui apa yang Ny. White percayai? Jawablah pertanyaan ini pada diri anda sendiri!
Mengulangi pengakuan dari para pemimpin Gereja Advent sendiri, doktrin Trinitas hanya dianggap benar dan diterima melalui iman saja tanpa bukti-bukti Alkitab yang jelas. Dan kenyataannya bahwa doktrin ini masuk ke dalam gereja setelah kematian Ny. White, adalah hal yang menggenapi nubuatan yang telah beliau tulis:
“Musuh jiwa kita mencari (cara) untuk memberi kesan bahwa suatu reformasi besar akan terjadi di antara umat-umat Advent Hari Ketujuh, dan bahwa reformasi ini termasuk melepaskan doktrin-doktrin yang telah berdiri sebagai pilar-pilar iman, dan terlibat dalam suatu proses pengorganisasian kembali. Jika reformasi ini terwujud, apa hasilnya? Prinsip-prinsip kebenaran bahwa Allah dengan hikmat-Nya telah berikan kepada gereja yang sisa, akan dibuang. Agama kita akan dirubah. Prinsip-prinsip dasar yang telah bertahan sejak 50 tahun terakhir akan disebut sebagai sesuatu yang salahSuatu organisasi yang baru akan didirikan.  Buku-buku orde baru akan ditulis. Suatu sistim filsafat yang intelek akan diperkenalkan. Para pendiri sistim ini akan memasuki kota-kota dan melakukan suatu pekerjaan hebat. Hari Sabat tentu saja, hanya sedikit dihormati, sama seperti Allah yang menciptakannya. Tidak ada yang akan diperbolehkan menghalangi jalan dari pergerakan baru ini.  Para pemimpin akan mengajarkan bahwa kebajikan lebih baik daripada keburukan, tapi Allah telah ditiadakan, mereka akan menempatkan ketergantungan pada kuasa manusia, dimana, tanpa Allah, adalah sia-sia.  Fondasi mereka akan dibangun di atas pasir, dan badai dan tofan akan menghanyutkan landasannya.”
“Siapakah yang memiliki otoritas untuk memulai pergerakan itu? Kita memiliki Alkitab kita. Kita memiliki pengalaman kita, yang telah dibuktikan oleh pekerjaan ajaib dari Roh Kudus. Kita memiliki kebenaran yang tidak dapat dikompromi. Tidak dapatkah kita menolak segala sesuatu yang tidak harmonis dengan kebenaran ini?” (EGW, 1SM, Hal. 204-205).


Hasil gambar untuk gambar trinitas