Senin, 20 Oktober 2014

PEMANCING IKAN

Ikan sekolam, seorang pemancing mendapatkan seekor saja sudah senangnya bukan kepalang. Itulah sebabnya saya menginginkan diskusi terbuka supaya saya bisa memenangkan jiwa beberapa orang, kalau tidak bisa semuanya.

DEAR SOBAT

Jangan patah hati oleh penolakan kemarin. Kalau tidak bisa jalur formal, jalur gerilya saja, yaitu mengumpulkan orang-orang yang mau mendengarkan kebenaran yang lebih baik, kebenaran masa kini - yang sebenarnya diakui oleh Advent, tapi tidak pernah dipraktekkan. Advent sebenarnya mengakui adanya kebenaran masa kini, artinya dalil-dalil keagamaannya bukanlah dalil yang mutlak benar. Sayang hanya teori doank.
Kalau ada yang berkata: Tidak perlu memperdebatkan ajaran, begini jawabnya: Jika ajaran tidak perlu, mengapa setiap orang yang hendak dibaptis harus diajar lebih dahulu? Apakah karena gereja sehingga tidak bisa salah? Di Alkitab, Roma, Korintus, Galatia, Tesalonika, Filipi dan lain-lainnya, itu juga gereja. Tapi bukankah melalui surat-surat rasul Paulus mereka semuanya dikecam? Jadi, gereja bisa juga salah. Contohnya: gereja Katolik dan lain-lainnya, agama Islam, Hindu, Buddha, dan lain-lainnya. Malaikat saja bisa salah koq.

Mengagendakan diskusi saya adalah merupakan hak kamu dalam rangka melakukan perintah TUHAN, sedangkan melayani diskusi merupakan kewajiban saya dalam mempertahankan apa yang saya ajarkan. Karena itu jangan pernah patah semangat atas suatu kegagalan. Kemarin itu bukan kegagalan, justru sebuah keberhasilan, yaitu membuka kedok tabiat mereka yang mengaku orang beragama itu seperti apa yang sesungguhnya. Ternyata tidak tepat untuk disebut orang beragama, bukan?! Inilah kemenangan kita kemarin. 

Tulisan sepotong-sepotong saya kemarin kamu rangkailah menjadi satu, lalu print, photocopy dan bagi-bagikan secara gerilya supaya merubah pandangan orang-orang yang tidak terlampau bebal supaya kamu tidak dicap sebagai kemasukan ajaran Saksi Jehovah.
 
Tetap semangat, sobat.

KAIDAH BAHASA INDONESIA

Tanya pendeta itu: "Apakah terjemahan Alkitab LAI sudah menurut kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar?" Saya jawab: "Apakah menurut bapak terjemahan LAI itu tidak menurut kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar? Alkitab mana yang bapak pegang dan dipegang oleh jemaat?"

Bapak bukalah Alkitab bapak. Saya hanya menunjukkan ayat-ayatnya saja, silahkan bapak baca isinya menurut Alkitab yang bapak pegang. Jadi, saya tunjukkan ayatnya, bapak yang baca sendiri. Silahkan juga bapak kumpulkan seluruh Alkitab yang ada di gereja ini. Jika ada kata-kata yang berbeda, baiklah saya akan ikuti Alkitab itu. Alkitab mana yang memuat istilah trinitas?

Lagi-lagi pendeta itu diam dan mengalihkan pembicaraan. Hanya menghadapi seorang gembel saja sudah gelagapan. Buat apa itu tampilannya keren-keren dengan jas dan dasi, kalau selalu kalah dengan orang yang hanya bersandal jepit ke gereja yang megah? Nggak serasi antara penampilan dengan isinya, 'kan?!

GEREJA ADVENT ITU AGAMA

Gereja Advent itu gereja agama, bukan gerejanya preman. Karena itu jangan sampai anda itu kayak setan, kayak orang yang tak mengerti aturan, tak mengerti sopan-santun, tak mengerti hukum dan tak mengerti adat-istiadat. Jadilah orang yang sopan-santun, lemah-lembut dan kasih. Jangan suka memfitnah dan membuat orang gusar. Berpikirlah sebelum berbicara sebagai orang yang berhikmat.

KATA BUNG UCOK PANGGABEAN

Kata bung Ucok Panggabean: "Pendeta-pendeta Advent mana ada yang mengerti dan mana ada yang bisa menerangkan trinitas?" Saya jawab: "Jangankan pendeta, TUHAN YESUS  yang kuliahnya di Akherat University saja tak sanggup menjelaskan Trinitas. Seandainya TUHAN YESUS bisa menerangkan Trinitas pasti sudah dituliskan oleh para rasul itu. Yang bisa menjelaskan trinitas hanya Konstantin Agung dan nabi-nabi palsu."

YESUS TIDAK ADA DI DALAM SAYA

Pendeta Advent itu bertanya: "Dimanakah YESUS sekarang?" Saya jawab: "Di sorga." Tanya pendeta itu: "Apakah DIA tidak ada di dalam diri kamu?" Saya jawab dengan tegas: "Tidak! Di dalam diri saya tidak ada YESUS. Rasul Stefanus melihat YESUS berada di sorga di sebelah kanan ALLAH. Dan YESUS berpesan dalam Matius 24; jika ada orang berkata YESUS ada di sini atau ada di sana, jangan kamu percaya. Saya harus menolak ajaran ekaristi - Katolik yang menyatakan roti dan anggur adalah darah dan daging[Pribadi] YESUS yang masuk ke dalam tubuh kita ketika kita makan roti perjamuan suci." Jadi, YESUS itu ada di sorga, tidak bergentayangan di dunia ini.

Tanya pendeta itu: "ROH YESUS tidak ada pada kamu?" Saya jawab: "Tidak! ROH YESUS ada pada YESUS. Sebab kalau YESUS tanpa ROH akan mati. Yang ada pada saya hanyalah ajaran YESUS dan ROH KUDUS, bukan ROH ALLAH juga bukan ROH YESUS."

Dan pendeta itu diam, tak bisa melanjutkan pertanyaannya. Persis ketika kaum Farisi bertanya-jawab dengan YESUS, merekapun terdiam, tak sanggup menjawab.

DITOLAK GEREJA ADVENT

Saya mengucapkan terimakasih kepada Anezs dan Ichaey, sehingga hari ini saya sudah ada di Tanjung Karang - Lampung, Sumatera. Puji TUHAN perjalanan lancar sekalipun dimana-mana ada razia sehubungan dengan pelantikan Jokowi besok. Bus yang saya tumpangi bisa melenggang bebas sekalipun bus yang lainnya diberhentikan dan penumpangnya diperiksa oleh puluhan polisi.

Ternyata Ichaey akrab dengan bung Ucok Panggabean, penginjil. Jum'at malam saya dihubungkan HP dengannya dan kami berdiskusi tentang trinitas. Sama saja dengan yang lainnya, yakni ngotot dalam kekonyolannya. Saya minta diskusi terbuka, dia maunya diskusi berdua. Saya keberatan jika diskusi berduaan saja, sebab saya ini guru, sedangkan beliau juga guru. Saya nggak mungkin akan belajar darinya, dia juga nggak mungkin mau belajar dari saya, 'kan?! Karena itu tak ada gunanya kita berdiskusi jika berduaan saja. Tak mungkin ada titik temu. Kita berdiskusi sampai baterai HP-nya habis. Karena saya nggak nyaman kalau diskusi melalui HP - suara pecah, telinga sakit, maka ketika Sabtu pagi dia telepon Ichaey saya suruh bilang saya masih tidur. Kepada Ichaey dibilang supaya berhati-hati dengan saya, karena saya ini aliran Saksi Jehovah.

Sabtu saya bergereja di Cicaheum bersama Ichaey karena siangnya saya direncanakan untuk mengisi acara PA. Nah, setelah acara makan siang, sebelum acara PA dimulai, saya diajak rapat majelis untuk diinterogasi; siapa saya dan apa yang hendak saya sampaikan. Tampaknya ada yang membocorkan bahwa saya ini dari Saksi Jehovah. Belum bicara apa-apa saya sudah dituduh dari Saksi Jehovah. Tentu saja saya protes keras dituduh seenaknya sendiri tanpa bukti. Saya bilang: "Sekalipun saya maling, mana bisa orang menuduh saya seenaknya sendiri tanpa bukti? Buktikan bahwa saya ini dari Saksi Jehovah, supaya perkataan anda itu bukan omong kosong doank." Singkat kata saya ditolak, tidak diijinkan berbicara di jemaat tersebut.

Inilah kejadian pertama kalinya saya ditolak setelah sebelumnya disetujui. Dalam hati saya ketawa, sebab sebenarnya saya sudah tahu bahwa jika gereja itu tahu siapa saya, sudah pasti saya akan ditolak. - Hua..ha..ha...... Hanya gereja yang belum tahu saya saja yang masih mau menerima saya untuk berbicara. Dengan demikian lengkaplah saya melakukan simbolis-simbolis; membaptis, mengawinkan, perjamuan suci, memberkati anak-anak, menumpangkan tangan, mempertobatkan orang dari agama Islam, dan kini secara simbolis menerima penolakan sebagaimana JESHUA ha MASHIA ditolak oleh bangsa Yahudi.


Luk. 17:25    Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.

Mat. 10:22    Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Matius  10:25    Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.