Minggu, 20 Januari 2019

LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 9

IBRANI PASAL 9:

9:1Memang perjanjian yang pertama juga mempunyai peraturan-peraturan untuk ibadah dan untuk tempat kudus buatan tangan manusia.

Hukum Taurat memang mengandung janji keselamatan. Tapi itu harus dilanjutkan sampai pada iman kepada YESHUA ha MASHIA. Keselamatan dalam Hukum Taurat itu seperti cek yang baru bisa diuangkan pada tanggal jatuh temponya. Itu sebabnya ketika mati, YESHUA ha MASHIA mengabarkan Injil kepada orang-orang mati yang beriman kepada Hukum Taurat;

Yoh. 5:25Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.

Matius
27:51Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
27:52dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
27:53Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.

1Ptr. 4:6Itulah sebabnya maka Injil telah diberitakan juga kepada orang-orang mati, supaya mereka, sama seperti semua manusia, dihakimi secara badani; tetapi oleh roh dapat hidup menurut kehendak Allah.


9:2Sebab ada dipersiapkan suatu kemah, yaitu bagian yang paling depan dan di situ terdapat kaki dian dan meja dengan roti sajian. Bagian ini disebut tempat yang kudus.
9:3Di belakang tirai yang kedua terdapat suatu kemah lagi yang disebut tempat yang maha kudus.

Dalam Bait Suci terbagi dalam 2 ruangan; ruangan suci dan ruangan mahasuci. Pelayanan imam Lewi sebatas di ruangan suci, sedangkan yang boleh masuk ke ruang mahasuci hanya imam besar. Itupun hanya setahun sekali.

Ruangan suci menggambarkan dunia atau Perjanjian Lama, sedangkan ruangan mahasuci menggambarkan sorgawi atau Perjanjian Baru. Kedua hal itu harus dilengkapi untuk keselamatan kita; Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, antara Taurat dengan Injil. Mereka yang di Perjanjian Lama harus "menunggu" munculnya Perjanjian Baru, sedangkan kita yang di Perjanjian Baru jangan melupakan dasar-dasar yang telah diletakkan di Perjanjian Lama. Orang-orang Yahudi jangan merasa sudah cukup, orang-orang Kristen jangan merasa sombong.

Perjanjian Lama itu aturan-aturan tertulis, sedangkan Perjanjian Baru itu kesadaran. Bahwa lahirnya kesadaran itu dari tata tertib yang diajarkan.

Pada mulanya seorang ibu memberi perintah kepada anak-anaknya supaya membersihkan tempat tidur. Tono dan Tini sama-sama menerima perintah itu. Tapi kesadaran mereka berbeda. Tini setiap hari membersihkan tempat tidurnya tanpa disuruh, sedangkan Tono baru melaksanakan tugas itu setelah dimarahi ibunya berkali-kali. Jadi, kesadaran Tini timbul lebih dahulu daripada Tono. Tono termasuk bebal.

Karena itu omong kosong ada orang Kristen bisa penuh ROH KUDUS tanpa memahami dasar-dasar dari Hukum Taurat. Itulah orang-orang Pantekosta yang berlagak tahu.

9:4Di situ terdapat mezbah pembakaran ukupan dari emas, dan tabut perjanjian, yang seluruhnya disalut dengan emas; di dalam tabut perjanjian itu tersimpan buli-buli emas berisi manna, tongkat Harun yang pernah bertunas dan loh-loh batu yang bertuliskan perjanjian,

Di ruang mahasuci terdapat mezbah pembakar ukupan, tabut perjanjian, buli-buli berisi roti manna, tongkat Harun dan loh-loh batu 10 Hukum YAHWEH. Semua itu ditempatkan di ruang mahakudus. Artinya untuk konsumsi orang-orang Perjanjian Baru atau Kristen dan akan dijadikan untuk penghakiman kita nantinya;

Daniel 7:10suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab.

Why. 20:12Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

Bagaimana bila kedapatan anda melalaikan Hukum YAHWEH yang ke-4? "Ingatlah, dan kuduskanlah hari Sabat".

9:5dan di atasnya kedua kerub kemuliaan yang menaungi tutup pendamaian. Tetapi hal ini tidak dapat kita bicarakan sekarang secara terperinci.

Kerub kemuliaan yang berdiri di atas tutup pendamaian menggambarkan stempel atau meterai ELOHIM YAHWEH yang seolah berkata: "Jangan main-main dengan Firman ELOHIM YAHWEH".

9:6Demikianlah caranya tempat yang kudus itu diatur. Maka imam-imam senantiasa masuk ke dalam kemah yang paling depan itu untuk melakukan ibadah mereka,
9:7tetapi ke dalam kemah yang kedua hanya Imam Besar saja yang masuk sekali setahun, dan harus dengan darah yang ia persembahkan karena dirinya sendiri dan karena pelanggaran-pelanggaran, yang dibuat oleh umatnya dengan tidak sadar.

Imam Besar masuk ke bilik mahasuci setiap tanggal 22 Oktober, di hari pendamaian(grafirat) berdasarkan penanggalan Yahudi.

9:8Dengan ini Roh Kudus menyatakan, bahwa jalan ke tempat yang kudus itu belum terbuka, selama kemah yang pertama itu masih ada.

YESHUA ha MASHIA itulah yang mengakhiri masa Perjanjian Lama. Kini kita diajak hidup menyembah ELOHIM YAHWEH dalam kebenaran. Kita menyembah ELOHIM YAHWEH bukan lagi berdasarkan aturan-aturan tapi berdasarkan kesadaran. Di sinilah kita dimanusiakan supaya tidak lagi seperti robot Yahudi yang hidup dari huruf-huruf mati;

Mat. 23:23Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Yoh. 5:39Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,


9:9Itu adalah kiasan masa sekarang. Sesuai dengan itu dipersembahkan korban dan persembahan yang tidak dapat menyempurnakan mereka yang mempersembahkannya menurut hati nurani mereka,
9:10karena semuanya itu, di samping makanan minuman dan pelbagai macam pembasuhan, hanyalah peraturan-peraturan untuk hidup insani, yang hanya berlaku sampai tibanya waktu pembaharuan.

Hukum Taurat itu hanya untuk sementara waktu saja. Menyembah ELOHIM YAHWEH berdasarkan ritual-ritual Taurat hanya membuat ELOHIM YAHWEH merasa muak dan murka; sebab Hukum Taurat mengijinkan orang menyembah ELOHIM YAHWEH tanpa ketulusan dan kesadaran. Tapi Perjanjian Baru tidak lagi mengijinkan orang menyembah ELOHIM YAHWEH secara sembarangan; tanpa jiwa.

Rm. 4:15Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

Datang ke gereja sebagai kewajiban, bukan sebagai kebutuhan, seolah ELOHIM YAHWEH yang membutuhkan anda, bukannya anda yang membutuhkan ELOHIM YAHWEH?????? Itu sudah tak laku sekarang.

Yesaya
1:11"Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai.
1:12Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran Bait Suci-Ku?


9:11Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, --artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, --
9:12dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.
9:13Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah,
9:14betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.
9:15Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Ayat 14 menerangkan bahwa YESHUA mati itu untuk ELOHIM YAHWEH. Bahwa DIA menjalankan perintah ELOHIM YAHWEH untuk menyelamatkan kita dengan darahNYA. Karena itu YESHUA ha MASHIA bukanlah ELOHIM YAHWEH, sebagaimana ajaran trinitas.

9:16Sebab di mana ada wasiat, di situ harus diberitahukan tentang kematian pembuat wasiat itu.
9:17Karena suatu wasiat barulah sah, kalau pembuat wasiat itu telah mati, sebab ia tidak berlaku, selama pembuat wasiat itu masih hidup.
9:18Itulah sebabnya, maka perjanjian yang pertama tidak disahkan tanpa darah.

Perjanjian Lama yang hanya disahkan dengan darah hewan itu belumlah kuat, jika belum darah YESHUA ha MASHIA. Sebab upah dosa adalah maut. Manusia yang berdosa, ya dialah yang harus mati. Mengapa hewan yang dikorbankan?! Tapi jika setiap orang dihukum mati karena dosanya, maka siapakah yang hidup? Siapakah yang diselamatkan? Buat apa agama diajarkan jika tidak ada keselamatan? Karena itu YESHUA yang tidak berdosa datang sebagai Manusia, untuk mewakili manusia yang berdosa mati di hadapan ELOHIM YAHWEH, supaya setiap orang yang beriman kepada YESHUA menerima keselamatan.

DIA yang tidak dapat binasa dibinasakan supaya kita yang seharusnya binasa dihidupkan. Kematian kita digantikan oleh DIA yang tidak bisa mati. - DIA mati tapi DIA juga bangkit.

9:19Sebab sesudah Musa memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, ia mengambil darah anak lembu dan darah domba jantan serta air, dan bulu merah dan hisop, lalu memerciki kitab itu sendiri dan seluruh umat,
9:20sambil berkata: "Inilah darah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi kamu."
9:21Dan juga kemah dan semua alat untuk ibadah dipercikinya secara demikian dengan darah.
9:22Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan

Jika kotoran dibersihkan dengan air, dosa dibersihkan dengan darah. Sebab di dalam darah itulah nyawa makhluk hidup.

Im. 17:11Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.


9:23Jadi segala sesuatu yang melambangkan apa yang ada di sorga haruslah ditahirkan secara demikian, tetapi benda-benda sorgawi sendiri oleh persembahan-persembahan yang lebih baik dari pada itu.
9:24Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.
9:25Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.
9:26Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.
9:27Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
9:28demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

Setelah datang sebagai Manusia yang menanggung dosa dunia, yang membuatNYA disalibkan, kelak DIA akan datang kembali sebagai ANAK ELOHIM YAHWEH yang Mahakuasa, yang menyiapkan upah kepada setiap orang.

Wahyu
1:7Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
1:8"Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

Hasil gambar untuk gambar kedatangan yesus

Rabu, 16 Januari 2019

LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 8

IBRANI PASAL 8:

8:1Inti segala yang kita bicarakan itu ialah: kita mempunyai Imam Besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di sorga,

Rasul Paulus menegaskan kepada orang-orang Yahudi bahwa YESHUA ha MASHIA itu lebih besar daripada nabi Musa. Sebab nabi Musa sendiri berkata-kata tentang YESHUA ha MASHIA bahwa perkataanNYA-lah yang harus lebih kita dengarkan;

Ulangan 18:15Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Kesaksian YESHUA tentang nabi Musa;

Yoh. 5:46Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.


8:2dan yang melayani ibadah di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Tuhan dan bukan oleh manusia.

Jika nabi Musa melayani ibadah di Bait Suci duniawi, YESHUA melayani ibadah di Bait Suci sorgawi. Bait Suci yang didirikan oleh ELOHIM YAHWEH sendiri, bukan buatan manusia;

Why. 11:19Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.


8:3Sebab setiap Imam Besar ditetapkan untuk mempersembahkan korban dan persembahan dan karena itu Yesus perlu mempunyai sesuatu untuk dipersembahkan.

Jika imam besar duniawi membawa persembahan korban hewan, sebab tak ada manusia yang lebih suci daripada hewan, YESHUA ha MASHIA mempersembahkan DiriNYA sendiri, sebagai ANAK YAHWEH yang tak bercacat-cela.

8:4Sekiranya Ia di bumi ini, Ia sama sekali tidak akan menjadi imam, karena di sini telah ada orang-orang yang mempersembahkan persembahan menurut hukum Taurat.

Jika YESHUA ha MASHIA tetap berada di dunia, maka apalah artinya jika di dunia sudah ada imamnya.

8:5Pelayanan mereka adalah gambaran dan bayangan dari apa yang ada di sorga, sama seperti yang diberitahukan kepada Musa, ketika ia hendak mendirikan kemah: "Ingatlah," demikian firman-Nya, "bahwa engkau membuat semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu."

Justru para imam besar itu melakukan pelayanan ibadahnya menurut contoh yang YESHUA ha MASHIA berikan dari Bait Suci yang di sorga. Mereka hanya memberikan gambaran atau bayangan tentang ritual-ritual yang sebenarnya yang YESHUA ha MASHIA lakukan.

Firman ELOHIM YAHWEH kepada nabi Musa;

Kel. 25:40Dan ingatlah, bahwa engkau membuat semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu."


8:6Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi.
8:7Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua.

Semua ritual-ritual Bait Suci yang diperankan para imam Lewi itu bukanlah yang sempurna. Karena itu ELOHIM YAHWEH membuat perjanjian baru untuk menggantikan perjanjian yang lama.

8:8Sebab Ia menegor mereka ketika Ia berkata: "Sesungguhnya, akan datang waktunya," demikianlah firman Tuhan, "Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda,
8:9bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka," demikian firman Tuhan.
8:10"Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
8:11Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku.
8:12Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka."

Rasul Paulus mengutip dari kitab Yeremia;

31:31Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
31:32bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
31:33Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
31:34Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."

Hukum Taurat itu hanyalah Sekolah Dasarnya, sedangkan Perjanjian Baru di dalam YESHUA ha MASHIA itulah Sekolah Tingginya. Di Perjanjian Barulah ajaran-ajaran JALAN TUHAN yang sebenarnya. Jika Perjanjian Lama itu kulit, Perjanjian Baru itulah isinya.

8:13Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

Jadi, bangsa Yahudi harus menanggalkan segala ajaran Perjanjian Lamanya dan beralih ke Perjanjian Baru sepenuhnya. Jangan lagi membahas sunat, makanan haram, dan lain-lainnya yang mengunggul-unggulkan ajaran nabi Musa yang sudah kadaluarsa masa berlakunya. Bangsa Yahudi harus legawa menerima kenyataan bahwa keistimewaan mereka sudah berakhir. Mereka sudah diperlakukan sama seperti bangsa-bangsa lainnya. Keselamatan ditentukan berdasarkan iman, bukan berdasarkan ras.

Hasil gambar untuk gambar salib


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 1


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 2


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 3


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 4


Sabtu, 12 Januari 2019

LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 7

IBRANI PASAL 7:

7:1Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.
7:2Kepadanyapun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.
7:3Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

Di zaman rasul Paulus, orang-orang Yahudi masih dalam pengaruh kuat ajaran Taurat dan sedang beradaptasi dalam pengenalan pada YESHUA ha MASHIA. Mereka lebih mengenal Melkisedek yang tertulis di kitab Kejadian, di zaman Abraham. Karena itu rasul Paulus menunjukkan persamaan antara Melkisedek dengan YESHUA. Bahwa berdasarkan arti namanya, Melkisedek itu artinya raja damai, dan di tempat di mana Melkisedek memberkati Abraham itulah yang menjadi pusat kota Yerusalem sekarang ini.

Melkisedek itu adalah ANAK YAHWEH, yang kebesaranNYA ditunjukkan oleh Abraham, bapa leluhur Israel itu memberikan persembahan persepuluhannya. Persembahan persepuluhan mengartikan suatu perbaktian, sama seperti rakyat membayar pajak pada pemerintah sebagai tanda perbaktiannya.

Jika bapa Abraham saja menyembah Melkisedek, lebih-lebih lagi orang Israel, keturunan Abraham. Mereka harus datang menyembah pada YESHUA ha MASHIA. Dan jika orang Israel saja menyembah pada YESHUA ha MASHIA, lebih-lebih lagi segala bangsa yang ada di muka bumi ini. Yah, semua orang harus datang pada YESHUA ha MASHIA;

Yohanes 14:6Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Ketika Abraham memberikan persembahan persepuluhannya, Melkisedek memberkati Abraham dengan roti dan anggur. Dalam pertemuan kedua tokoh itu tak ada Israel dan tak ada korban darah dan daging hewan. Sama seperti di zaman Kristen sekarang ini tak ada keistimewaan Israel dan tak ada lagi ritual penyembelihan hewan. Israel dan kambing-domba terdapat di tengah-tengahnya, menyatakan bahwa itu tidaklah abadi, melainkan berawal dan berakhir. Kita saat ini kembali ke zaman Melkisedek dan Abraham yang diberkati melalui roti dan anggur. Melkisedek mewakili YESHUA ha MASHIA, sedangkan Abraham mewakili kita, bangsa-bangsa, sebab Abraham bukanlah bangsa Israel.

Melkisedek dengan YESHUA ha MASHIA itulah ALFA dan OMEGA; yang awal dan yang akhir bagi Israel. Sebab berkat ELOHIM YAHWEH untuk Abraham adalah menjadikan keturunannya, yaitu Israel menjadi berkat bagi segala bangsa. Jika ELOHIM YAHWEH itu keran airnya, Israel itu selangnya, sedangkan kita embernya. Israel adalah perantara.

Dalam kitab Wahyu, ELOHIM YESHUA menegaskan kepada bangsa Israel bahwa DiriNYA adalah ALFA dan OMEGA. DIA-lah yang mengawali Israel, DIA pula yang mengakhiri Israel. Alfa artinya yang awal, artinya memiliki awal, sedangkan omega artinya yang akhir, artinya yang memiliki akhir. Jadi, sangatlah salah jika ada orang yang mengartikan alfa dengan omega sebagai keabadian seperti doktrin-doktrin yang kita dengar selama ini;

Why. 22:13Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."


7:4Camkanlah betapa besarnya orang itu, yang kepadanya Abraham, bapa leluhur kita, memberikan sepersepuluh dari segala rampasan yang paling baik.
7:5Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham.
7:6Tetapi Melkisedek, yang bukan keturunan mereka, memungut persepuluhan dari Abraham dan memberkati dia, walaupun ia adalah pemilik janji.
7:7Memang tidak dapat disangkal, bahwa yang lebih rendah diberkati oleh yang lebih tinggi.
7:8Dan di sini manusia-manusia fana menerima persepuluhan, dan di sana Ia, yang tentang Dia diberi kesaksian, bahwa Ia hidup.
7:9Maka dapatlah dikatakan, bahwa dengan perantaraan Abraham dipungut juga persepuluhan dari Lewi, yang berhak menerima persepuluhan,
7:10sebab ia masih berada dalam tubuh bapa leluhurnya, ketika Melkisedek menyongsong bapa leluhurnya itu.
7:11Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat--apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?

Rasul Paulus seolah berkata kepada orang-orang Israel: "Jangan memegahkan keyahudianmu dan Tauratmu" jika kenyataannya ELOHIM YAHWEH menurunkan ANAKNYA yang disamakan dengan Melkisedek. Dan sebagaimana keimaman Melkisedek bukan berdasarkan Kelewian, demikian pula dengan Keimaman YESHUA yang berasal dari suku Yehuda, bukan Lewi.

Sebab nubuat tentang Yehuda adalah dialah yang akan memegang kekuasaan atas kerajaan Israel;

Kej. 49:10Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.


7:12Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.

Yah, keimamatan sudah berubah dari Lewi ke Yehuda(YESHUA ha MASHIA), maka Hukum Tauratnya juga harus berubah pula. Tapi Hukum Taurat yang mana? Jelas yang berkenaan dengan keimamatan dan ritual-ritual Bait Sucinya. Itulah yang dibicarakan rasul Paulus.

Tak ada lagi penyembelihan hewan, sunat, dan makanan haram. Tapi Hukum Taurat yang menyangkut moral manusia; 10 Hukum YAHWEH;

Mat. 5:18Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.


7:13Sebab Ia, yang dimaksudkan di sini, termasuk suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani di mezbah.
7:14Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam.
7:15Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang imam lain menurut cara Melkisedek,
7:16yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.
7:17Sebab tentang Dia diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek."

Dinubuatkan dalam Mazmur raja Daud;

Mazmur
110:1Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu."
110:2Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu!
110:3Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju dengan berhiaskan kekudusan; dari kandungan fajar tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.
110:4TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek."
110:5TUHAN ada di sebelah kananmu; Ia meremukkan raja-raja pada hari murka-Nya,
110:6Ia menghukum bangsa-bangsa, sehingga mayat-mayat bergelimpangan; Ia meremukkan orang-orang yang menjadi kepala di negeri luas.


7:18Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna,
7:19--sebab hukum Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan--tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Allah.
7:20Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah--memang mereka telah menjadi imam tanpa sumpah,
7:21tetapi Ia dengan sumpah, diucapkan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Tuhan telah bersumpah dan Ia tidak akan menyesal: Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya" --
7:22demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.


Apa sebab Hukum Taurat tidak sempurna? Sebab manusia tak mungkin diselamatkan oleh darah binatang;

Ibr. 10:4Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.

Mazmur
0:6(40-7) Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut.
40:7(40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku;
40:8(40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku."

Mat. 26:28Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.


YESHUA yang ANAK YAHWEH adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat, lebih meyakinkan.

7:23Dan dalam jumlah yang besar mereka telah menjadi imam, karena mereka dicegah oleh maut untuk tetap menjabat imam.

Orang-orang Lewi tak bisa menjabat imam selama-lamanya sebab mereka mengalami kematian.

7:24Tetapi, karena Ia tetap selama-lamanya, imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain.
7:25Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
7:26Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,
7:27yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.
7:28Sebab hukum Taurat menetapkan orang-orang yang diliputi kelemahan menjadi Imam Besar, tetapi sumpah, yang diucapkan kemudian dari pada hukum Taurat, menetapkan Anak, yang telah menjadi sempurna sampai selama-lamanya.


Hasil gambar untuk gambar lewi menyembelih korban

Jumat, 11 Januari 2019

LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 6

IBRANI PASAL 6:

6:1Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,
6:2yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.
6:3Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya.

Menyedihkan sekali bila jemaat Kristen masih belum paham akan baptisan, sehingga sebagian Kristen terutama yang aliran Protestan menggantikan baptisan yang seharusnya diselamkan menjadi diperciki. Celakanya yang dibaptis percik justru anak-anak balita yang belum mengerti apa-apa. Padahal syarat baptisan adalah percaya pada YESHUA ha MASHIA. Bagaimana anak-anak bayi percaya pada YESHUA jika mengerti saja enggak?! Memangnya iman itu bisa diturunkan/diwariskan sehingga jika ayahnya beriman, anaknya juga beriman?! Jangan disamakan dengan keimamatan Lewi yang berdasarkan keturunan. Sebab keimamatan itu hanya masalah tugas pelayanan saja, bukan berhubungan dengan keimanan. Sedangkan keimanan itu menyangkut keselamatan secara pribadi.

Baptis sendiri merupakan kiasan/lambang dari penguburan. Namanya lambang itu sudah minimum, sudah syarat yang berketetapan, yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Nah, percik adalah lambang dari baptisan. Lambang dilambangkan lagi. Celakanya yang menciptakan percikan adalah manusia, bukan Firman TUHAN.

Lambang Indonesia adalah burung Garuda. Apakah bisa burung Garuda diganti dengan burung perkutut?! Mentah sekali jika hal baptisan yang merupakan pintu masuk menuju Kristen masih belum beres. Apakah tidak kuatir disebut TUHAN tidak memenuhi syarat?!

Yohanes Pembaptis ketika bertemu YESHUA merasa dirinya kecil. Dan manakala YESHUA memintanya membaptiskanNYA, Yohanes Pembaptis berusaha menolak karena merasa tidak layak. Harusnya Yohanes Pembaptis yang merasa tidak layak itulah yang merubah acara penyelaman dengan percikan dengan alasan sungkan menenggelamkan TUHAN-nya. Tapi apa kata YESHUA ha MASHIA?

Mat. 3:15Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.

Nah, jika TUHAN YESHUA saja bersedia diselamkan, masakan kita tidak bersedia diselamkan?

Hal penumpangan tangan. Gereja-gereja aliran Protestan menolak acara penumpangan tangan sekalipun di Al Kitab ada ayat-ayatnya. Sementara gereja-gereja aliran Pantekosta mengobral murah acara penumpangan tangannya. Yang satu menolak, sedangkan yang satunya membuat murah meriah. Ekstrim kiri dan ekstrim kanan jadinya. Sama-sama sintingnya.

1Tim. 5:22Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu.

Jangan gampangan menumpangkan tangan. Jika orang berdosa yang belum bertobat anda tumpangi tangan, maka anda menjadi sama-sama berdosanya dengan dia. Sebab salah satu arti penumpangan tangan adalah memberkati. Arti memberkati adalah menyetujui. Wouh, anda memberkati maling? Jagalah kemurnian dirimu dengan tidak terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang.

6:4Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,
6:5dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,
6:6namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.

Siapakah yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi dan mendapat bagian dalam ROH KUDUS? Bukankah semua orang Kristen yang mempunyai Al Kitab, yang bisa membaca dan mempunyai intelektual yang baik?! Hanya di Al Kitab sajalah ada terang, karunia sorgawi dan ROH KUDUS. Di luar Al Kitab tak ada itu semuanya. Karena itu celakalah anda yang membaca Al Kitab tapi tak mengikuti petunjuknya. Itulah kemurtadan namanya, sebab tak mau mengindahkan Firman ELOHIM YAHWEH. Perkataan orang lebih didengar daripada perkataan TUHAN.

6:7Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah;
6:8tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.

Anda sudah menerima yang terbaik dari ELOHIM YAHWEH, yaitu: Al Kitab. Harusnya anda bertumbuh dari Al Kitab, bukan bertumbuh dari ajaran manusia. Amatilah apa saja yang anda lakukan sebagai orang Kristen selama ini, carilah akarnya dari Al Kitab. Apakah ada Kristen yang seperti anda itu di Al Kitab?

6:9Tetapi, hai saudara-saudaraku yang kekasih, sekalipun kami berkata demikian tentang kamu, kami yakin, bahwa kamu memiliki sesuatu yang lebih baik, yang mengandung keselamatan.
6:10Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.

Rasul Paulus melihat orang-orang Yahudi yang sesat itu masih memiliki sisi kebaikan, yaitu amal sedekahnya yang sangat bermanfaat bagi pekerjaan para rasul. Tapi bagaimana dengan orang-orang Kristen, baik yang Minggu maupun yang Advent, yang sudah sesat jalan tapi juga dikenal pelit melirit?!

Ingatlah pada Kornelius, seorang Romawi kafir yang suka bersedekah pada orang-orang Yahudi. ELOHIM YAHWEH memperhatikan Kornelius dan memanggilnya menjadi orang Kristen. Artinya, Kristen itu memerlukan kebenaran dan juga kasih. Kedua hal itu harus ada pada diri seorang Kristen;

Kisah 10:4Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa, Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.

Jangan lupa bersedekah.

6:11Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,

Pastikanlah keselamatan anda dengan kebenaran dan kasih sayang.

6:12agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.

Jangan menjadi orang yang lamban, tetapi jadilah penurut-penurut Firman.

6:13Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya,
6:14kata-Nya: "Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak."
6:15Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.

Turutilah Firman ELOHIM YAHWEH, nantikanlah janji-janji ELOHIM YAHWEH dengan sabar yang benar-benar sabar. Artinya sabar adalah jangan memberi tanggal, jangan membuat target. TUHAN tak mungkin lupa dengan janjiNYA. Karena itu tak perlu ditagih. Jangan berlaku seperti orang-orang Pantekosta yang setiap minggu merengek-rengek menagih janji TUHAN seperti debt collector. Sabaaar!

6:16Sebab manusia bersumpah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah itu menjadi suatu pengokohan baginya, yang mengakhiri segala bantahan.
6:17Karena itu, untuk lebih meyakinkan mereka yang berhak menerima janji itu akan kepastian putusan-Nya, Allah telah mengikat diri-Nya dengan sumpah,

Apakah upah iman? Upah iman adalah berkat! Artinya berkat adalah persetujuan. Dalam surat-menyurat yang amat dibutuhkan adalah tanda-tangan pak lurah atau pak camat. Itulah berkat atau persetujuan. Jangan dibayangkan berkat itu berupa uang segepok. Bukan! Uang segepok tak ada gunanya sama sekali kalau tak diberkati ELOHIM YAHWEH. Itu bisa habis oleh penyakit atau dicabutnya nyawa anda. Tapi biarpun kecil atau sedikit jika diberkati, maka itu akan seperti jalan toll yang terbang melayang.

6:18supaya oleh dua kenyataan yang tidak berubah-ubah, tentang mana Allah tidak mungkin berdusta, kita yang mencari perlindungan, beroleh dorongan yang kuat untuk menjangkau pengharapan yang terletak di depan kita.
6:19Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir,

Jika semua Firman ELOHIM YAHWEH kita turuti, maka berkat itu sudah ada di depan mata kita. Sama seperti pelari yang pasti mendapatkan pialanya. Sesuatu yang sudah disediakan, yang tak mungkin tidak kita terima;

6:20di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.

ELOHIM YESHUA ha MASHIA sudah masuk ke bilik yang Mahasuci, menghadap hadirat BAPANYA guna kepentingan kita.

Sekali lagi jangan lecehkan ELOHIM YESHUA ha MASHIA sebagai berkat yang terbesar dengan membandingkan dengan keduniawian. Masakan TUHAN anda bandingkan dengan uang? Berhati-hatilah di hal ini sebab banyak orang tersandung pada Mamon;

Mat. 6:24Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."



Hasil gambar untuk gambar merpati


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 1


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 2


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 3


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 4


LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 5


Senin, 07 Januari 2019

MELENYAPKAN POLITIK UANG

Inilah perbincangan saya dengan pak Darsono, seorang ketua ranting perguruan silat Setia Hati, di Nglames, Madiun, Jawa Timur. Pak Darsono adalah contoh bagi kondisi permentalan bangsa kita di zaman ini yang memprihatinkan, yang perlu segera direvolusi oleh Jokowi.

Kata pak Darsono: "Sebagai ketua ranting, saya bisa mengumpulkan sekitar 2.000 suara untuk pak Sonny".
Saya respon: "Wouh, terimakasih sekali, pak". Tapi pak Darsono melanjutkan: "Tapi orang-orang itu minta imbalan. Pak Sonny kira-kira akan kasih berapa?"

Kata saya: "Okey, pak Sonny siap memberikan imbalan. Tapi yang pak Sonny butuhkan 100.000 suara, sedangkan bapak cuma memberikan 2.000 saja. Bagaimana pak Sonny bisa menang dengan 2.000 suara? Itu sama saja dengan membeli barang tapi tidak mendapatkan barangnya. Itu masuknya amal jariah, pak".

Kata pak Darsono: "Lho yang kekurangannya, ya cari jaringan lagi".

Kata saya: "Waah, nggak bisa begitu, pak, sebab transaksinya dengan bapak, maka penyelesaiannya ya harus di bapak. Bapak minta uang, kami beri, ya pak Sonny harus menang".

"Pak Darsono, pemilihan umum ini adalah kesempatan bagi kita membangun bangsa dan negara ini 5 tahun ke depan. Sebagai orang yang mencintai tanah air ini, tegakah hati bapak melihat bangsa ini hancur oleh sebab semua orang melacurkan nilai-nilai luhur hanya demi uang?! Seberapakah bapak ingin melihat ketidakjujuran rakyat dan para pemimpin bangsa? Senangkah bapak melihat kota sebesar kota Malang, yang sekarang ini kosong kepemimpinan karena baik walikota maupun seluruh anggota DPRD-nya ditangkap KPK? Senangkah bapak mendengar berita televisi setiap hari KPK menangkapi pejabat-pejabat yang korupsi?

Pak, pemilihan umum ini ada Bawaslu(Badan Pengawas Pemilu)-nya. Nyata sekali bahwa kita sedang melakukan pelanggaran money politik yang konsekwensinya berat. Dan bapak sebagai masyarakat yang seharusnya berfungsi memberikan pengawasan melekat terhadap kinerja para calon wakil rakyat, bapak malah berusaha menjerumuskan pak Sonny untuk bermain kotor.

Sebagai ketua ranting yang membawahi 2.000 orang, bukannya bapak membimbing mereka ke jalan yang benar, bapak malah bersepakat untuk merencanakan hal yang negatif".

Kata pak Darsono: "Kalau nggak ada uang, ya kami nggak akan memilih".

Kata saya: "Ini masalah kewarganegaraan, pak. Sebagai warganegara yang baik harusnya bapak berkontribusi terhadap pembangunan bangsa ini. Jika bapak menuntut terjadinya money politik, apakah itu warganegara yang baik?

Tapi saya akan pakai permisalan; misalkan saya setujui permintaan bapak itu, bagaimana cara kerja bapak membagikan amplop ke 2.000 orang itu? Apakah bapak akan mengumpulkan mereka di lapangan seperti acara upacara 17 Agustusan, atau bapak akan mendatangi mereka dari rumah ke rumah? Bagaimana saya diyakinkan bahwa uang itu benar-benar sampai ke tangan mereka, tidak nyantol di saku bapak?

Bapak menjanjikan 2.000 suara, lalu tetangga sebelah juga menjanjikan 2.000 suara, maka seharusnya pak Sonny mengantongi 4.000 suara. Tapi jumlah suara yang riil ternyata hanya 3.000. Bagaimana bapak akan membuktikan yang 2.000 itu dari antara suara milik tetangga sebelah? Tidakkah bapak akan kelahi dengan tetangga sebelah, saling klaim?! Dan apa memangnya pemilihan umum ini tidak bersifat rahasia sehingga bapak bisa memastikan jumlah 2.000 itu?

Okey, seumpama pak Sonny memberi Rp. 10.000,-, lalu Caleg lain juga memberikan Rp. 10.000,- Mana yang bapak terima dan mana yang bapak tolak? Atau bapak terima kedua-duanya sehingga jumlahnya Rp. 20.000,- Lalu siapa yang akan bapak pilih?

Seumpama pak Sonny memberikan Rp. 10.000,- lalu Caleg Golkar memberikan Rp. 20.000,- lalu Caleg PKB memberikan Rp. 50.000,- Mana yang akan bapak pilih? Jika yang bapak pilih yang terbesar, buat apa pak Sonny kasih uang pada bapak? Bapak tidak setia, donk?!

Okey, misalkan pak Sonny kasih yang terbesar, yaitu Rp. 100.000,- Tapi masyarakat sudah keracunan doktrin: "Terimalah uangnya tapi jangan pilih orangnya". Pak Sonny memberikan Rp. 100.000,- tapi belum pasti akan dipilih. Buat apa?! Caleg mana yang mau diperlakukan seperti itu? Ajaran "Terimalah uangnya tapi jangan pilih orangnya" sesungguhnya sudah mengakhiri money politik, pak. Sebab para Caleg itu kebanyakan adalah pedagang. Jokowi pedagang, Prabowo pedagang, Sandiaga Uno juga pedagang. Semua pedagang pasti cari untung. Jadi, konyol sekali kalau zaman now masih ada yang mau bagi-bagi uang.

Resiko bermain uang di zaman ini adalah masuk penjara atau "Terimalah uangnya tapi jangan pilih orangnya". Saya rasa mending jadi Sinterklas daripada menjadi Caleg yang money politik".

Pak Dar tertunduk lesu.

Kampanye dengan dana milyaran, bagaimana bisa kembali modal jika nggak maling?! Menjadi pegawai negeri nyogok, kenaikan pangkat nyogok, posisi jabatan nyogok, bagaimana pegawai negeri nggak korupsi? Beruntung Jokowi dan Ahok yang popularitasnya meroket bisa meraup sumbangan masyarakat sehingga nggak usah korupsi. Tapi yang nggak populer? Ngeri, deh!

Hasil gambar untuk gambar ott kpk


Jumat, 04 Januari 2019

ANTARA HAK POLITIK DENGAN BERPOLITIK

Untuk saudara-saudara Kristen sebaiknya tidak berpolitik, artinya, tidak masuk dalam aktifitas politik, tapi silahkan menggunakan hak politik yang diberikan pemerintah, yaitu berpartisipasi memberikan suaranya kepada salah satu partai yang diminatinya. Cukup mencoblos saja, tak usah lebih dari itu.

Dan sebagai orang kebenaran yang berkonsep "jika iya katakan iya, jika tidak katakan tidak", maka sebaiknya memberikan pilihan kepada partai atau orang yang benar-benar dikenal. Jika tahu kredibilitasnya baik, ya pilihlah dia. Tapi jika ragu-ragu atau tidak jelas, ya kosongkan. Lebih benar tidak memilih siapapun daripada memilih yang tidak jelas.

Di dalam Perjanjian Lama memang ada ayat yang membenarkan kita berpolitik;

Yesaya
1:16Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,
1:17belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!
1:18Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

"Usahakan keadilan, kendalikan orang kejam, belalah hak anak-anak yatim dan perjuangkanlah perkara janda-janda" itu adalah ruang lingkup pemerintahan. Kita bisa memperjuangkan itu jika kita masuk dalam struktur pemerintahan dalam jabatan di eksekutif atau legislatif. Dan berdasarkan aturan mainnya, jabatan-jabatan itu bisa kita raih melalui pemungutan suara atau yang kita kenal sebagai pemilihan yang dikuasai oleh partai-partai politik. Karena itu kita harus masuk ke partai-partai politik yang ada sebagai kader partai.

Namun di Perjanjian Baru arah perjuangan kita sudah bukan di masalah-masalah keduniawian lagi, melainkan di masalah kerohanian;

Efesus 6:12karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

TUHAN mengajak kita menumpas segala kelaliman langsung ke akarnya, ke sumbernya, yaitu setan atau iblis. Kita melawan ajaran-ajaran yang menyesatkan, kita buat semua orang menjadi murid TUHAN, maka takkan ada lagi orang yang berbuat jahat.

Matius 28:19Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Tugas kita adalah memberitakan Injil supaya semua orang menjadi Kristen, menjadi orang benar. Sekalipun hal ini tampaknya mustahil tapi kita harus terus-menerus melakukannya. Kita jangan berpikir tentang keberhasilannya tapi tentang bagaimana kita mau melaksanakannya. Laksanakan saja tugas itu. Perkara berhasil atau tidak yang penting kita sudah melakukan tugas kita dengan sebaik-baiknya.

Sebagai penginjil saat ini saya diminta membantu pak Sonny S. Saragih untuk menggolkan pencalonannya ke DPR-RI, melalui partai PDIP. Saya layani itu tanpa masuk ke dalam system, melainkan sebagai marketing yang mempromosikannya supaya dikenal orang. Saya mengenal baik beliau sebagai orang yang berkomitmen dalam penegakan hukum, sehingga saya berharap ELOHIM YAHWEH berkenan memakainya sebagai alat pilihanNYA untuk mempermuliakan namaNYA di bumi Indonesia ini.

Dan dengan mereferensikannya, saya telah berpartisipasi untuk bangsa dan negara ini, yaitu memberikan pilihan terhadap orang yang layak untuk menjadi wakil rakyat di DPR-RI, dibandingkan dengan orang-orang yang sebenarnya tak layak, yang kapabilitasnya hanya mengandalkan popularitas dan uang.


 

SONNY SEWANTON SARAGIH, S.IP


Pendidikan :

1979-1985 SD BUMI PUTERA
1985-1988 SMPN 3
1988-1991 SMAN 3
1991-2001 UNIV.AIRLANGGA, FISIP POLITIK

KURSUS
1995 KURSUS KADER KEPEMIMPINAN GMKI
1994 PELATIHAN DASAR JURNALISTIK MAJALAH
2013 PELATIHAN LEGAL DRIFTING

Prestasi :

Riwayat Organisasi :

2005-2010 SEKRETARIS BADAN INFOKOM PDIP JAWA TIMUR
1993-1995 BADAN PERWAKILAN MAHASISWA FISIP UNAIR
1995-1997 BPC GMKI SURABAYA
2000-2005 AKTIFIS BADAN MUSYAWARAH ANTAR GEREJA

















Minggu, 30 Desember 2018

LAHIRLAH BARU MELALUI INJIL IBRANI - 5

IBRANI PASAL 5:

5:1Sebab setiap imam besar, yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa.

Tugas seorang imam besar itu adalah mempersembahkan korban untuk dosa-dosa umatnya. Imam besar itu memohonkan pengampunan atas dosa-dosa umatnya. Dan itu tidak gratisan melainkan harus dibayar dengan seekor domba. Darah domba itulah yang dimaksudkan sebagai penebus dosa, sebab ELOHIM YAHWEH memposisikan nyawa makhluk hidup ke dalam darahnya.

Jadi, dosa itu sesuatu yang mahal, bukan barang murahan. Itu memberikan pelajaran kepada kita supaya kita berhati-hati terhadap dosa. Di Surabaya kalau kita memarkir mobil sembarangan kita akan kena denda Rp. 500.000,- Mahal sekali itu, supaya memberi efek jera.

Rm. 6:23Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Upah dosa itu nyawa kita. Hukuman mati.

5:2Ia harus dapat mengerti orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat, karena ia sendiri penuh dengan kelemahan,

Seorang pimpinan yang bijaksana adalah pimpinan yang bisa memahami kelemahan anakbuahnya, yang tidak menuntut kesempurnaan, melainkan menutupi kelemahan anakbuahnya dengan kekuatannya. Pimpinan yang murah hati, ramah, sabar, mengayomi, dan tidak gampang bertindak tegas. Tidak arogan!

5:3yang mengharuskannya untuk mempersembahkan korban karena dosa, bukan saja bagi umat, tetapi juga bagi dirinya sendiri.

Yah, selain memperdamaikan dosa umatnya, dia sendiri juga harus memperdamaikan dirinya dengan ELOHIM YAHWEH, sebab dia hanya manusia biasa. Di sinilah ketidaksempurnaan Hukum Taurat itu, yaitu orang berdosa dijadikan pimpinan orang berdosa. Sama seperti orang buta yang menuntun orang buta. Keduanya pasti sama-sama jatuh ke dalam lubang. Inilah yang disempurnakan oleh YESHUA ha MASHIA. DIA yang tidak berdosa memimpin orang yang berdosa.

5:4Dan tidak seorangpun yang mengambil kehormatan itu bagi dirinya sendiri, tetapi dipanggil untuk itu oleh Allah, seperti yang telah terjadi dengan Harun.

Tidak ada orang menjadi imam besar atas keinginan atau cita-citanya sendiri, melainkan berdasarkan panggilan dan pilihan ELOHIM YAHWEH. Bandingkan dengan pendeta yang menjadi pendeta karena cita-citanya sendiri dan untuk memuliakan dirinya sendiri.

5:5Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini",

YESHUA ha MASHIA menjadi IMAM BESAR berdasarkan ketetapan TUHAN;

Mzm. 2:7Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

ELOHIM YAHWEH-lah yang menetapkan YESHUA sebagai ANAKNYA.

5:6sebagaimana firman-Nya dalam suatu nas lain: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek."

Mzm. 110:4TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek."

Melkisedek adalah Imam YAHWEH sebelum YAHWEH menetapkan suku Lewi sebagai imam dan keturunan Harun sebagai imam besar. Artinya, Melkisedek menjadi Imam bukan karena keturunan, melainkan karena pilihan ELOHIM YAHWEH. Itu sebabnya Melkisedek disebut tidak berayah dan tidak beribu. Artinya, ayah-ibunya bukan imam.

Melkisedek memberikan gambaran tentang YESHUA ha MASHIA yang dilahirkan dari suku Yehuda, bukan dari suku Lewi. Ini memberikan arti spesial bahwa derajatnya di atas Lewi.

5:7Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

YESHUA ha MASHIA bukan macam anak manja yang suka main potong kompas, tidak melalui prosedur hukum yang benar. Tapi DIA ikuti ketentuan-ketentuan yang dibuat BAPANYA dalam Hukum Taurat;

5:8Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,
5:9dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,

Karena ketaatanNYA itulah ELOHIM YAHWEH meninggikanNYA.

5:10dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.
5:11Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Seharusnya anda tidak perlu diajar lagi hal penyataan ELOHIM YAHWEH. "Penyataan" artinya adalah apa-apa yang dinyatakan ELOHIM YAHWEH, yaitu hal-hal yang sangat nyata dan sangat jelas sehingga tidak usah main tafsir. Contohnya;

1. Apakah yang dituliskan dalam Keluaran 20? 10 Hukum YAHWEH. Rasanya semua orang Kristen paham ini.

2. Seperti apakah Hukum YAHWEH itu? Hukum YAHWEH adalah hukum yang ditulis oleh Jari Tangan ELOHIM YAHWEH sendiri ke dalam 2 loh batu. Rasanya semua orang Kristen paham ini.

3. Apa bunyi hukum yang ke-4?  Rasanya semua orang Kristen paham ini:

Keluaran
20:8Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:

4. Apa alasannya?

Keluaran
20:9enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
20:10tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
20:11Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Mana kalimat yang sukar anda mengerti sehingga perlu dijelaskan lagi oleh seorang sarjana teologia, sehingga hari ketujuh bisa disulap menjadi hari pertama; hari Sabtu disulap menjadi hari Minggu? Betapa lamban dan bodohnya anda jika kalimat sesederhana itu masih juga sukar dipahami?!

Hasil gambar untuk gambar 2 loh batu