Sabtu, 16 Juni 2018

RASUL PAULUS TIDAK BERDASARKAN FIRMAN

2Korintus 11:17Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah.

Menurut kalimat di atas, apa yang dikatakan rasul Paulus menurut pengakuannya sendiri adalah tidak berdasarkan Firman TUHAN. Dan rasul Paulus menyatakan dirinya adalah orang yang bodoh, yang berkeyakinan dirinya boleh berbangga hati. Maksudnya, sekalipun orang bodoh, rasul Paulus merasa mempunyai hak juga untuk berbangga dengan kebodohannya. Tapi apa benar rasul Paulus itu orang bodoh, jika tulisannya memenuhi kitab Perjanjian Baru, yang 27 kitab itu, 14 kitabnya adalah tulisannya? Masak orang yang bisa menulis dan tulisannya diakui banyak orang itu termasuk orang bodoh?

Dalam berbahasa kita mengenal berbagai macam gaya bahasa atau majas. Salah satunya adalah majas pertentangan litotes, yaitu gaya bahasa mengurangi atau mengecilkan keadaan yang sebenarnya dengan tujuan kerendahan hati atau merendahkan diri. Misalnya: "Hanya ini yang bisa saya lakukan", "hanya ini yang bisa saya berikan", "saya bukan orang kaya", "saya bukan orang pandai", dan lain-lainnya.

Nah, jika kenyataannya rasul Paulus itu seorang penulis yang diakui banyak orang, sementara dia mengakunya orang bodoh, itu pasti merupakan gaya bahasa saja, yaitu gaya bahasa litotes. Jadi, untuk pengakuannya bodoh adalah merupakan gaya bahasa litotes. Sedangkan untuk pengakuannya bahwa perkataannya tidak didukung Firman TUHAN, maka kita perlu tahu perkataannya yang seperti apa itu? Mari kita buka 2Korintus 11 selengkapnya;

11:1Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku!

Di ayat 1 rasul Paulus memohon kepada jemaat di Korintus supaya mau bersabar terhadap rasul Paulus yang mengaku bodoh itu. Di sini menyiratkan bahwa ada perselisihan antara rasul Paulus dengan jemaat di situ.

11:2Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.

Rasul Paulus merasa iri/cemburu dengan kecemburuan yang bersifat ilahi, sebab oleh kerja keras rasul Paulus-lah orang-orang di Korintus itu mengenal YESHUA ha MASHIA. Rasul Paulus-lah yang merintis atau memelopori berdirinya jemaat Korintus. Tapi sekarang mengapa jemaat itu menjadi menentangnya?

11:3Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

Rasul Paulus kuatir jemaat di Korintus telah dipedayai atau diprovokasi oleh orang-orang yang mengajarkan ajaran yang sesat dan yang mendiskreditkan rasul Paulus.

11:4Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Yah, rupanya ada guru-guru palsu yang mengajarkan ajaran yang tidak sebagaimana yang telah rasul Paulus ajarkan. Mengapa mereka bisa sabar terhadap orang yang menyesatkan mereka dan justru bersikap garang terhadap orang yang mengajarkan kebenaran?

11:5Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu.

Rupanya itu tentang zaman ketika antara rasul Paulus dengan kelompok rabi-rabi Yahudi masih terjadi perpecahan. Rasul Paulus menduga kelompok rabi-rabi itu telah menghasut jemaat di Korintus itu untuk menentang ajaran rasul Paulus yang membebaskan sunat, membebaskan makan babi, dan lain-lainnya yang tidak bersesuaian dengan ajaran Taurat nabi Musa. Di sini rasul Paulus menegaskan bahwa posisi dirinya itu tidak kalah dengan mereka, sebab dia juga menerima pengutusan dari YESHUA ha MASHIA sendiri, yaitu ketika dia sedang dalam perjalanan ke Damsyik (Kisah 9).

11:6

Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan di dalam segala hal.
11:7Apakah aku berbuat salah, jika aku merendahkan diri untuk meninggikan kamu, karena aku memberitakan Injil Allah kepada kamu dengan cuma-cuma?
11:8Jemaat-jemaat lain telah kurampok dengan menerima tunjangan dari mereka, supaya aku dapat melayani kamu!
11:9Dan ketika aku dalam kekurangan di tengah-tengah kamu, aku tidak menyusahkan seorangpun, sebab apa yang kurang padaku, dicukupkan oleh saudara-saudara yang datang dari Makedonia. Dalam segala hal aku menjaga diriku, supaya jangan menjadi beban bagi kamu, dan aku akan tetap berbuat demikian.
11:10Demi kebenaran Kristus di dalam diriku, aku tegaskan, bahwa kemegahanku itu tidak akan dirintangi oleh siapapun di daerah-daerah Akhaya.
11:11Mengapa tidak? Apakah karena aku tidak mengasihi kamu? Allah mengetahuinya.
11:12Tetapi apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan.
11:13Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.
11:14Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.
11:15Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.
11:16Kuulangi lagi: jangan hendaknya ada orang yang menganggap aku bodoh. Dan jika kamu juga menganggap demikian, terimalah aku sebagai orang bodoh supaya akupun boleh bermegah sedikit.

Untuk meluruskan keadaan itu rasul Paulus seolah-olah sedang berkata: "sekalipun aku kamu anggap bodoh, tapi coba dengarkan aku". Jika kamu bisa sabar terhadap orang yang mengajakmu mengisap shabu-shabu, mengapa kamu tidak bisa sabar juga terhadap orang yang mengajakmu bertobat? Jika kamu bisa merasakan senang diajak mabuk-mabukan, mengapa kamu tidak bisa merasa senang juga jika ada orang yang menasehatimu? Jika kamu mau-mau saja diajak orang mencuri, mengapa kamu tidak mau diajak berbuat yang jujur? Jika kamu tak marah ketika orang mengajakmu menyembah patung, mengapakah kamu marah ketika ada orang yang mengajakmu menyembah TUHAN yang hidup?

11:17Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah.

Nah, yang manakah kata-kata rasul Paulus yang tidak berdasarkan Firman TUHAN? Jelas, ketika rasul Paulus mengatakan: "Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima". Sebab mana mungkin TUHAN mengajari kita supaya sabar terhadap orang-orang yang menyesatkan kita? Itu hanyalah gaya bahasa rasul Paulus yang menyindir kedegilan hati mereka, yang kesalahan menyikapi orang. Itu termasuk gaya bahasa pertentangan ironi untuk maksud menyindir.

11:20karena kamu sabar, jika orang memperhambakan kamu, jika orang menghisap kamu, jika orang menguasai kamu, jika orang berlaku angkuh terhadap kamu, jika orang menampar kamu.

Yah, itu semua adalah gaya bahasanya rasul Paulus, bukan Firman TUHAN.

2Korintus 12:20Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan.

 Hasil gambar untuk gambar orang sabar

Senin, 11 Juni 2018

KRISTEN ITU ISLAM ATAU ISLAM ITU KRISTEN?



JAWABAN SAYA:

1.  JIKA NAMA GOLONGAN AGAMA:

Jika “Islam” yang dimaksud adalah berkenaan dengan nama golongan suatu agama, bukankah Al Qur’an sudah menggolong-golongkan ketiga agama itu? Al Qur’an menyebut agama Yahudi atau Taurat untuk pengikut nabi Musa, menyebut Nasrani atau Injil untuk pengikut nabi ISA, dan menyebut Islam atau Muslim untuk pengikut nabi Muhammad, maka bagaimanakah Al Qur’an juga menyebut semua golongan itu sebagai golongan agama Islam? Apakah agama Yahudi mengikuti syariatnya Muhammad? Apakah agama Nasrani mengikuti syariatnya Muhammad?

Jika benar sebuah kitab suci terdapat 2 kalimat atau 2 ayat yang saling bertentangan, apakah istilahnya itu? Kontradiksi? Jika anda setuju dengan sebutan itu, tidakkah kontradiksi itu mengganggu kebenarannya karena membingungkan umat? Silahkan anda periksa dan simpulkan sendiri mengenai itu.

Yahudi – Kristen – Islam, 3 golongan agama hendak anda satukan sebagai agama Islam; bukankah itu bentuk trinitas agama namanya? Apakah trinitas agama itu ada kebenarannya jika kenyataannya umat Yahudi tak ada yang mengenal Muhammad, tak ada yang bersyahadat yang mengakui kerasulan Muhammad, tak ada yang bersholat 5 waktu dan tak ada yang menghadap ke Ka’abah di Mekkah, apakah mereka boleh disebut Islam? Apakah orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani memiliki kriteria Keislaman seperti anda, jika aliran Ahmadiyah yang mirip Islam saja anda depak keluar dari Islam, lebih-lebih lagi Yahudi dan Nasrani.

Apa iya, dua atau tiga golongan yang mempunyai ajaran yang berbeda bisa dijadikan satu golongan?
Apa iya, aliran Muhammadiyah dengan NU dengan FPI dengan Syi’ah Iran itu satu golongan? Secara
global atau secara garis besar memang mereka dipersatukan oleh kenabian Muhammad. Tapi secara keumatan, apakah mereka satu umat? Kita harus membedakan antara keragaman ajaran dengan kerukunan antar golongan, bahwa keragaman ajaran tidak mungkin bisa dipersatukan tapi keragaman manusia bisa dipersatukan sebagai sesama manusia, seperti Indonesia yang terdiri dari banyak agama(Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha dan Khong Hu Chu), masing-masing merupakan golongan yang tersendiri tapi dipersatukan oleh kebangsaan, kebahasaan dan ketanahairan; Indonesia.

Kalau di Kristen, apa bisa disatukan antara Kristen Protestan dengan Kristen Kharismatis? Apa bisa mereka beribadah bersama jika yang satunya duduk manis sedangkan satunya mencak-mencak?!

Dalam hal berpakaian saja sendiri-sendiri; Islam memakai sarung, Kristen memakai jas dan dasi. Di dalam Islam sendiri ada yang bersarung, ada yang berbaju koko, ada yang bercelana ¾, ada yang berjubah, ada yang berjilbab dan ada yang bercadar. Ada yang berewok dan ada yang klemis. Ada yang mengelu-elukan habib Rizieq Shihab dan ada pula yang mengutukinya.

Jika dalam Islam sendiri masih terpecah ke dalam golongan-golongan, masakan anda bermimpi untuk mempersatukan Kristen dan Yahudi?


2. BENARKAH NABI-NABI TERDAHULU MENGAMALKAN AJARAN ISLAM?

Kata anda karena ajaran Tauhidnya, yaitu mengesakan ALLAH. Tapi apakah Islam itu cuma mengajarkan Tauhid? Jika Islam cuma Tauhid, apa perlunya beli sarung, apa perlunya pergi ke mesjid, apa perlunya membaca kalimah syahadat, apa perlunya berpuasa ramadhan, apa perlunya biro perjalanan haji dan umroh?

Indonesia sendiri melalui sila pertama dari Pancasila juga mengajarkan Tauhid; “Ketuhanan yang mahaesa”. Apakah seluruh orang Indonesia beragama Islam karena asas Pancasila itu?


3. KRISTEN ITU ISLAM ATAU ISLAM ITU KRISTEN?

Kalau anda mengerti sejarah dan kronologis keagamaan, harusnya anda mengerti bahwa Islam itu agama yang terakhir. Sebelum Islam adalah Kristen dan sebelum Kristen adalah Yahudi; Yahudi bertahun 1500 Sebelum Masehi, Kristen bertahun 27 Tarikh Masehi, sedangkan Islam bertahun 611 Tarikh Masehi. Dan jika anda mengerti artinya mengikuti, maka anda akan sependapat dengan saya bahwa yang di belakang itu pasti mengikuti yang di depan, bukannya yang di depan mengikuti yang di belakangnya.

Nah, jika sebelum agama Islam ada, agama Kristen sudah mengajarkan keesaan ALLAH, masakan anda menyebut Kristen itu mengikuti Islam? Jika Muhammad itu lahirnya 2611 tahun setelah kelahiran Ibrahim, masakan nabi Ibrahim itu sudah beragama Islam?

Menurut saya jika hitam dibilang putih atau putih dibilang hitam itu kacau. Demikian pula jika depan dibilang belakang atau belakang dibilang depan, itu kacau namanya. Dan jika suatu kitab suci kedapatan kacau-balau, tidakkah itu menyesatkan namanya?


4. APAKAH YESUS MENGATAKAN AJARANNYA ISLAM?

Anda bertanya: apakah YESUS pernah mengatakan ajaranNYA itu Kristen? Saya ganti bertanya: apakah YESUS pernah mengatakan ajaranNYA itu Islam?

Arti Kristen adalah pengikut YESUS atau KRISTUS, dan YESUS pernah menyebut ajaran yang disampaikanNYA sebagai ajaranNYA;

Yoh. 14:15      "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

Karena itu YESUS pernah mengatakan ajaranNYA adalah ajaran Kristen. Justru YESUS tak pernah menyatakan ajaranNYA berasal dari ajaran Muhammad.

5. AJARAN TAUHID;

Markus 12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Ayat yang anda kutip itu terdapat dalam kitab Injil yang sudah ada 600 tahun sebelum agama Islam lahir. Jadi, apakah YESUS meniru-niru Islam atau sebaliknya yang terjadi? Siapa meniru siapa?

6. AJARAN SYAHADAT;

Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Itu juga sudah dituliskan 600 tahun sebelum syahadat Muhammad; “Saya bersaksi bahwa Muhammad itu rasul ALLAH”. Siapa rasul yang terdahulu? YESUS atau Muhammad? Jadi, ...........?!

7. SOLAT DAN TOBAT;

Matius 4:17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"

MATIUS 26:39 Maka Ia MAJU SEDIKIT, lalu SUJUD dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

Solat artinya adalah berdoa atau sembahyang. Nah, apakah YESUS mengajarkan solat 5 waktu dan melakukan gerakan-gerakan solat seperti yang anda kerjakan? Siapa pula yang lebih dulu mengajarkan solat dan tobat?

Jika solatnya YESUS dengan solat anda berbeda, sementara anda menganggapnya sama, maka siapakah yang mengubah acara solat? Jika semulanya seperti itu lalu sekarang seperti ini, tidakkah itu namanya menyeleweng? Nah, siapa yang menyeleweng?

8. SUNAT;

Lukas 2:21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

Luk. 2:22         Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,

YESUS memang sunat sedangkan orang Kristen tidak sunat. Apa sebab YESUS disunat ibuNYA? Sebab ibuNYA pengikut ajaran nabi Musa. Kristen belum ada. Tapi orang Kristen pengikut ajaran Kristen, dan ajaran Kristen membebaskan dari sunat;

Rm. 2:29          Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat
ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan
dari manusia, melainkan dari Allah.

Jika Islam sunat adalah sebab Islam, bukan Kristen. Islam tidak mengikuti syariatnya rasul Paulus. Islam sunat mengikuti syariatnya Muhammad. Apakah ada hubungannya dengan syariatnya nabi Musa? Entahlah! Tapi yang jelas syariatnya para dokter sunat adalah untuk kesehatan dan itu untuk semua agama.

Jika Muhammad mengikuti ajaran nabi Musa, apakah Muhammad menyucikan hari Sabtu sebagaimana yang diajarkan nabi Musa juga?

9. PUASA;

Matius 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

Matius 6:16 "Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya

Apakah itu di bulan ramadhan dan berlangsung selama 30 hari? Jika YESUS berpuasa 40 hari 40 malam, mengapa anda kurangi menjadi 30 hari saja?

10. MENGHARAMKAN BABI:

Kata anda: Yesus taat hukum Taurat (Matius 5:17). Dalil babi haram dalam kitab Taurat.
Imamat 11:7 Demikian juga babi hutan (babi), karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. 8 Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.
Kalau YESUS masih menegakkan hukum Taurat, maka sekarang tak mungkin ada orang Kristen. Sebab Kekristenan merupakan ajaran pembaruan dari ajaran Taurat;

Luk. 22:20       Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.


11. AMAL SOLEH;

Jika YESUS sudah mengajarkan amal soleh, maka siapakah yang menirukan ajaran YESUS? Dan jika orang menirukan ajaran YESUS, tidakkah dia itu disebut orang Kristen?


12. INSYAALLAH;

Kata anda: Dalam setiap perencanaan berkaitan dengan hal-hal yang akan datang kita diajarkan untuk tidak mendahului kehendak Tuhan dengan memastikan segala sesuatunya namun hendaknya kita mengucapkan Insya Allah=Jika Allah Menghendaki.Ajaran yang sama telah disampaikan oleh Nabi Isa Almasih as/Yesus Kristus (melalui para muridnya) kepada kaumnya (baca;Yakobus 4:13-17) (kalimat "JIKA TUHAN MENGHENDAKINYA" pada ayat ke-15,dalam ALKITAB EDISI BAHASA ARAB,tertulis "INSYA ALLAH").

Yah, jika demikian maka siapa yang menirukan siapa?

13. LAIN-LAINNYA:

Jawaban saya idem: Siapa yang menirukan siapa?


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx



WAJIB BACA...AJARAN APAKAH YANG DIAJARKAN OLEH YESUS ??? AJARAN KRISTEN ATAU ISLAM..ANDA AKAN TERCENGANG !!!
UMKRIS DENGAN KERAS AKAN MENOLAK BILA DIKATAKAN "YESUS ADALAH SEORANG MUSLIM' ATAU BERAGAMA ISLAM.KARENA ASUMSI UMKRIS ISLAM BARU BERDIRI KURANG LEBIH 600 TAHUN SETELAH KEMATIAN YESUS.JADI TIDAK MUNGKIN BILA YESUS BERAGAMA ISLAM.MEMANG BENAR "PERKATAAN ATAU KATA2 "ISLAM"TIDAK DIKENAL PADA ZAMAN YESUS,TETAPI BANYAK YANG BELUM PAHAM ATAU MEMAHAMI APA ARTI KATA "ISLAM" ITU SENDIRI.ISLAM ARTINYA"BERSERAH DIRI DENGAN SEPENUHNYA" BAIK SECARA JASMANI & ROHANI TERHADAP PERINTAH "TUHAN YANG BERNAMA ALLAH"PADA ZAMANNYA YESUS MENTAATI.MENGAMALKAN & MENGAJARKAN AJARAN TAUHID NABI MUSA YAITU 10 DASAR PERINTAH ALLAH YANG TERDAPAT DALAM KITAB TAURAT KEPADA UMATNYA YAITU KAUM YAHUDI,YESUS MELAKUKANNYA AJARANNYA "DENGAN BERSERAH DIRI DENGAN SEPENUHNYA" APA YANG DIPERINTAH TUHAN-NYA..INILAH YANG DIMAKNAI SEBAGAI ISLAM,BANYAK PIHAK YANG SALAH PAHAM,SECARA "KATA" MEMANG "ISLAM"BELUM DIKENAL PADA ZAMAN YESUS,UMKRIS TERJEBAK SALAH PAHAM MENG-ARTIKAN ISLAM.HANYA MELIHAT DARI SATU SISI YAITU "KATA ISLAM" TIDAK MELIHAT DARI "APA YANG ISLAM AMALKAN/PRAKTEKAN"..MARI KITA PERHATIKAN  SECARA RITUAL APA YANG DILAKUKAN YESUS YAITU "AMAL PERBUATANNYA" SESUAI SEKALI DENGAN AJARAN ISLAM.KESIMPULANNYA KITAB "TAURAT,ZABUR,INJIL DAN AL QURAN ADALAH KITAB2 YANG MENGAJARKAN AJARAN TAUHID ISLAM.NABI IBRAHIM,DAUD,SULAIMAN,YESUS DAN MUHAMMAD,MEREKA2 INI MENTAATI,MENGAJARKAN & MENG-AMALKAN AJARAN ISLAM..APAKAH ANDA PERNAH MENEMUKAN YESUS BERKATA .AKU MEMBAWA AJARAN KRISTEN ??? TIDAK !!! MARILAH KITA SIMAK LEBIH LANJUT...
######################################################
INILAH BUKTI AJARAN2 YESUS DALAM INJIL . YANG TIDAK BANYAK UMAT KRISTEN KETAHUI.
#####################################################
1.YESUS MENGAJARKAN TAUHID.
Markus 12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
2.YESUS MENGAJARKAN SYAHADAT.
Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
3.YESUS MENGAJARKAN SHOLAT & BERTOBAT
Matius 4:17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
MATIUS 26:39 Maka Ia MAJU SEDIKIT, lalu SUJUD dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
4. YESUS BERSUNAT.
Lukas 2:21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.
5. YESUS BERPUASA.
Matius 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.
Matius 6:16 "Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya
6. YESUS MEMHARAMKAN BABI.
Yesus taat hukum Taurat (Matius 5:17). Dalil babi haram dalam kitab Taurat.
Imamat 11:7 Demikian juga babi hutan (babi), karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. 8 Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.
7. YESUS MENGAJARKAN AMAL SHOLEH/BERBUAT BAIK
Matius 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
- 40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
- 41 Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
- 42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
- 43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
8. Yesus Mengucapkan Insya Allah
Dalam setiap perencanaan berkaitan dengan hal-hal yang akan datang kita diajarkan untuk tidak mendahului kehendak Tuhan dengan memastikan segala sesuatunya namun hendaknya kita mengucapkan Insya Allah=Jika Allah Menghendaki.Ajaran yang sama telah disampaikan oleh Nabi Isa Almasih as/Yesus Kristus (melalui para muridnya) kepada kaumnya (baca;Yakobus 4:13-17) (kalimat "JIKA TUHAN MENGHENDAKINYA" pada ayat ke-15,dalam ALKITAB EDISI BAHASA ARAB,tertulis "INSYA ALLAH").
9. YESUS MENGAJARKAN WANITA MEMAKAI JILBAB.
PERINTAH MENUTUP AURAT/HIJAB BAGI PEREMPUAN.
"Tetapi TIAP-TIAP PEREMPUAN YANG BERDOA ATAU BERNUBUAT DENGAN KEPALA YANG TIDAK BERTUDUNG,menghina kepalanya sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.Sebab JIKA PEREMPUAN TIDAK MAU MENUDUNGI KEPALANYA,maka haruslah ia juga menggunting rambutnya.Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan bahwa rambutnya digunting atau dicukur,MAKA HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA."{1Korintus 11:5-6
10.YESUS MENGAJARKAN BERSUCI/BERWUDHU.
AJARAN BERSUCI/WUDHU. "MUSA DAN HARUN serta anak-anaknya MEMBASUH TANGAN DAN KAKI MEREKA DENGAN AIR dari dalamnya.Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu,MAKA MEREKA MEMBASUH KAKI DAN TANGAN - SEPERTI YANG DIPERINTAHKAN TUHAN KEPADA MUSA."{Keluaran 40:31-32}
11.YESUS DIKAFANI DENGAN KAIN PUTIH.
AJARAN MENGAFANI JENAZAH DENGAN KAIN PUTIH.
Contoh yang mulia dari Yesus sendiri,ketika wafat beliau dikafani dengan kain putih:
"Dan Yusufpun mengambil mayat itu,MENGAPANINYA DENGAN KAIN LENAN YANG PUTIH BERSIH."{Matius 27:59}
12.YESUS MENGAJARKAN UCAPAN 'ASSALAMU'ALAIKUM.
Yesus mengucapkan salam dengan kalimat “assalamu’alaikum” (kedamaian selalu bersamamu). Terdapat dalam John 20:21. Muslim juga mengucapkan salam dengan cara demikian.
SEMUA AJARAN2 YESUS DIATAS DIPRAKTEKAN SETIAP HARI OLEH UMAT ISLAM,APAKAH UMKRIS MASIH "MENG-KLAIM" JIKA YESUS ITU BERAGAMA "KRISTEN"DAN ANEHNYA TIDAK SATUPUN AJARAN2 YESUS DIATAS DI-PRAKTEKAN OLEH UMKRIS..DAN ANDA MENGIKUTI "AJARAN SIAPA" ??? KEMUDIAN TIMBUL PERTANYAAN ??? DIMANA LETAK KE-IMANAN ANDA TERHADAP YESUS ??? APAKAH INI YANG DINAMAKAN "KLAIM KOSONG" ALIAS "BOHONG" MARILAH ANDA MERENUNG SEJENAK UNTUK KEMBALI MEMERIKSA AL KITAB ANDA SENDIRI !!!


Hasil gambar untuk gambar orang berderet

Jumat, 08 Juni 2018

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 1

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 2

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 3

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 4

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 5

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 6

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 7

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 8

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 9

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 10

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 11

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 12

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 13

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 14

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 17

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 18

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 19

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 20

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 21

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 22

 

PELAJARAN MEMBACA NUBUATAN - 23

http://bloghakekatku.blogspot.com/2017/01/pelajaran-membaca-nubuatan-23.html

Jumat, 25 Mei 2018

PERSAMAAN-PERSAMAAN

PERSAMAAN KEMATIAN:

Mati karena usia tua atau karena penyakit atau karena ditabrak mobil atau karena tsunami atau karena tanah longsor atau karena dibunuh perampok atau karena dibunuh pacar atau karena bom teroris, itu semua hanya dibedakan oleh ceritanya sedangkan hakekatnya sama saja, yaitu: mati.

Dan setiap kematian bisa terjadi atas seijin TUHAN. Tanpa ijin TUHAN tak mungkin orang itu mati sekalipun dilukai lebih berat, yang menurut ilmu kedokteran harusnya mati. Tapi jika seijin TUHAN, maka luka sekecil apapun bisa mati sekalipun menurut ilmu kedokteran itu termasuk aneh.

Apakah kematian itu takdir TUHAN? Benar! Alkitab menerangkan tentang umur nabi Musa yang 120 tahun yang masih sehat, nabi Yunus yang dibuang ke laut yang atas ketentuan TUHAN ditelan ikan dan bertahan hidup 3 hari di dalam perut ikan, raja Hizkia yang menerima perpanjangan usia 15 tahun, dan beberapa orang yang sudah mati dibangkitkan kembali.

Yoh. 7:30Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.

Yoh. 8:20Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.

Yoh. 13:1Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.

Jika kematian takdir TUHAN, apakah pembunuhnya tidak berdosa?

Jika sebuah roti beracun diletakkan di tengah jalan lalu ada orang yang memungut dan memakannya, lalu orang itu mati, siapakah yang hendak dipersalahkan? Jelas itu kesalahan orang itu sendiri. Demikian halnya dengan orang yang takdir kematiannya sudah ditetapkan tanggal dan jamnya, dia itu seumpama roti yang diletakkan ALLAH di tengah jalan, maka siapa saja yang mau membunuhnya dipersilahkan, tapi resikonya ditanggung sendiri. Itulah sebabnya sering kali oleh alasan yang sangat ringanpun seseorang bisa terbunuh, sebab pembunuhnya berada di medan magnet yang sangat kuat, yaitu orang yang hari kematiannya sudah ditentukan.

1Raja-raja 22:20

Dan TUHAN berfirman: Siapakah yang akan membujuk Ahab untuk maju berperang, supaya ia tewas di Ramot-Gilead? Maka yang seorang berkata begini, yang lain berkata begitu.
22:21Kemudian tampillah suatu roh, lalu berdiri di hadapan TUHAN. Ia berkata: Aku ini akan membujuknya. TUHAN bertanya kepadanya: Dengan apa?
22:22Jawabnya: Aku akan keluar dan menjadi roh dusta dalam mulut semua nabinya. Ia berfirman: Biarlah engkau membujuknya, dan engkau akan berhasil pula. Keluarlah dan perbuatlah demikian!
22:23Karena itu, sesungguhnya TUHAN telah menaruh roh dusta ke dalam mulut semua nabimu ini, sebab TUHAN telah menetapkan untuk menimpakan malapetaka kepadamu."

Itu contohnya. TUHAN menetapkan raja Ahab supaya mati di Ramot Gilead. Tapi siapa yang mau melakukannya? Rupanya roh pendusta yang bersedia melakukannya. Dia merasuki seluruh nabinya raja Ahab dan mengeluarkan kebohongan untuk membuat raja Ahab mau maju berperang.

Apakah takdir bisa dimintakan perubahan? Bisa! Contohnya raja Hizkia yang merengek minta ditambahkan umurnya, maka TUHAN menambahkan 15 tahun kepadanya;

2Raja-raja 20:4

Tetapi Yesaya belum lagi keluar dari pelataran tengah, tiba-tiba datanglah firman TUHAN kepadanya:
20:5"Baliklah dan katakanlah kepada Hizkia, raja umat-Ku: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau; pada hari yang ketiga engkau akan pergi ke rumah TUHAN.
20:6Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini dari tangan raja Asyur; Aku akan memagari kota ini oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."

PERSAMAAN KESEDIHAN;

Antara kesedihan orang yang ditinggal mati, dengan kesedihan orang yang patah hati, dengan kesedihan orang yang suami atau istrinya ditangkap polisi, dengan kesedihan orangtua yang anaknya durhaka, dengan kesedihan orang yang kaki atau tangannya harus diamputasi, dengan kesedihan orang yang divonis dokter menderita penyakit kanker, dengan kesedihan orang yang rumahnya habis terbakar, dengan kesedihan orang yang rumahnya digusur, dengan kesedihan maling yang ditangkap polisi, dengan kesedihan orang yang hidupnya serba kekurangan, semuanya hanya dibedakan oleh ceritanya sedangkan tingkat kesedihannya sama saja.

Tingkat kesedihan masing-masing orang berbeda-beda, dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti: tingkat ketabahan, tingkat pengetahuan, tingkat hubungan, dan lain-lainnya. Sama seperti beban sekilo bagi saya enteng tapi bagi anak kecil itu berat sekali. Sama seperti uang Rp. 10.000,- bagi si miskin besar sekali tapi bagi orang kaya kecil sekali.

Itu sebabnya ketika seorang anak mati, si bapak belum tentu menangis tapi si ibu pasti menangisinya. Sebab kebanyakan seorang laki-laki lebih kuat menghadapi itu.

Pelajarannya adalah sekalipun peristiwa bom teroris itu mengejutkan tapi itu bukanlah satu-satunya yang paling menyedihkan. Sebab fakir miskin yang setiap hari bergulat dengan keuangan yang serba kekurangan juga sangat sedih hatinya dan membutuhkan perhatian juga.


PERSAMAAN KESAKITAN;

Orang yang terluka oleh bom memang kesakitan. Tapi disaat yang sama orang-orang yang terkapar kecelakaan di jalan serta maling-maling yang dihajar massa juga sama-sama kesakitannya. Pertanyaannya: apakah di negara hukum ini penyelesaian maling-maling seperti itu? Jadi, pemerintah mempunyai banyak PR selain dari pencegahan teroris juga jangan mengabaikan pencegahan masyarakat main hakim sendiri.


PERSAMAAN KEIDIOTAN;

Mempunyai anak idiot memang menyedihkan. Tapi bisa jadi itu masih lebih baik daripada mempunyai anak yang durhaka. Polisi takkan menangkap anak idiot, tapi anak yang memperkosa, yang mabuk-mabukan, yang suka bikin keributan, yang menghisap narkoba, yang suka mencuri, yang membunuh, yang menipu, yang korupsi, dan lain-lainnya pasti diincar polisi.

Anak idiot tak mungkin melakukan dosa dan kejahatan yang justru hanya bisa dilakukan oleh anak yang normal. Jadi, mempunyai anak idiot bukanlah hal yang terlalu menyedihkan.


PERSAMAAN KEBUTAAN;

Orang yang buta matanya tak mungkin mengendarai motor dan menyebabkan kecelakaan. Juga tak mungkin menjadi maling atau merampok sebagaimana orang yang tidak buta. Tak mungkin diterima bekerja di kantor. Karena itu orang yang buta matanya lebih aman dari incaran KPK.

Orang yang buta KETUHANAN, tidak bisa membedakan antara TUHAN yang benar dengan tuhan yang palsu, buta kerohanian, tidak bisa membedakan antara kesalahan dengan kebenaran, bukankah orang-orang itu lebih membahayakan nasib akheratnya daripada orang yang buta mata jasmaninya? Karena itu orang-orang yang tidak buta matanyalah yang justru memerlukan perhatian yang lebih. Orang-orang yang tidak buta lebih mencemaskan keadaannya daripada orang-orang yang buta.


PERSAMAAN KETULIAN;

Bagaimana dengan orang-orang yang tuli rohaninya? Tidak mau mendengar penderitaan sesamanya, tidak mau mendengar panggilan dan perintah TUHAN untuk memberitakan Injil, tidak mau mendengarkan nasehat-nasehat yang baik dan benar? Manakah yang lebih tuli dari yang tuli?


PERSAMAAN KEBISUAN;

Bagaimana dengan orang-orang yang bisu rohaninya? Tidak mau membicarakan keadilan, tidak mau memberikan nasehat, tidak mau menceritakan kemuliaan TUHAN, tidak mau memberitakan Injil, dan lain-lainnya? Tidakkah ini lebih membahayakan dari mereka yang bisu secara fisiknya?


PERSAMAAN KEADAAN:

Anda sakit kanker divonis dokter hidup anda tinggal sebulan. Bukankah sebulan itu = 30 hari? Wouh, itu suatu waktu yang sangat berharga sekali yang harus anda syukuri dengan berjuta-juta syukur kepada TUHAN. Sebab untuk diselamatkan oleh YESHUA ha MASHIA hanya memerlukan waktu beberapa jam saja, seperti pencuri yang disalibkan bersama YESHUA.

Anda mempunyai waktu 30 hari itu jauh lebih baik daripada yang tidak mempunyai waktu seperti saya. Saya sehat tapi saya tak tahu kapan saya akan matinya. Ini sangat membahayakan keselamatan akherat saya, jika saya lengah sehingga mempergunakan waktu yang ada untuk perbuatan dosa. Lihat saja berapa banyak orang yang segar-bugar yang menghancurkan hidupnya dengan narkoba dan berbagai macam kejahatan. Kondisi sakit seperti itu tidak memungkinkan anda untuk melakukan pencurian, pembunuhan, korupsi, dan lain-lainnya, justru mendesak anda untuk semakin mendekatkan diri kepada TUHAN.

Dan anda itu mengungguli ribuan orang yang sehat. Sebab jika setiap hari ada ratusan orang yang mati karena berbagai hal, maka berapa ribu orang yang mati dalam jarak 30 hari itu? Betapa sialnya orang yang mati dadakan karena kecelakaan atau bom teroris, yang tak berkesempatan untuk melakukan pertobatan?!

Kalau sakit kanker bisa membawa keselamatan, rasanya berjuta-juta orang pasti bersedia sakit kanker. Jadi, betapa rugi dan bodohnya jika anda sedih dan tidak mensyukurinya.

Buanglah cara pandang dunia yang salah, kenakan cara pandang rohaniah yang mengandung kebenaran sejati di dalamnya.


PERSAMAAN PERTEMANAN;

Jika musuhmu mengetahui kejahatanmu menghisap narkoba lalu melaporkannya ke polisi sehingga kamu ditangkap dan dipenjarakan, manakah yang lebih baik dari sahabatmu yang membiarkan kamu kecanduan narkoba sehingga semakin hari semakin kecanduan?

Jika kamu berkata kasar pada orang lain, orang itu pasti marah dan pasti memukulmu, membuatmu semakin berhati-hati dalam berkata-kata. Tapi sahabatmu pasti akan terbahak-bahak, tidak akan marah mendengar kata-kata kasarmu sehingga kamu semakin terbiasa berkata-kata kasar. Nah, manakah yang menurutmu lebih baik?

Saya kuatir: sahabatmu itulah musuh sejatimu, sedangkan musuhmu itulah yang sahabat sejatimu. Jadi, ini kembali ke soal cara pandang. Cara pandang duniawi mengatakan sahabat adalah sahabat, musuh adalah musuh. Tapi cara pandang rohaniah mengatakan: oleh sebab pengkhianatan Yudas Iskariot-lah YESHUA disalibkan dan menjadi JURUSELAMAT kita, bukan?! Yang membuat JURUSELAMAT bukanlah Petrus yang baik, tapi Yudas Iskariot yang khianat.

YESHUA ha MASHIA disalibkan oleh sebab kejahatan bangsa Yahudi. Seandainya bangsa Yahudi baik-baik, mungkinkah YESHUA disalibkan?!

Hasil gambar untuk gambar orang sakit kanker

Rabu, 23 Mei 2018

BERAPA BERANI BAYAR HARGA?

Kalau anda berpikir rajin ke gereja, menjadi pendeta, menjadi penginjil, menjadi majelis gereja, menjadi aktifis gereja, menjadi orang Kristen yang baik, menjadi orang Kristen yang suka berbagi itu adalah untuk mendapatkan keselamatan, maka itu jelas kesalahan paham. Sebab keselamatan itu merupakan kasih karunia, bukan merupakan hasil usaha, bukan merupakan perbuatan kita. Keselamatan itu pemberian ELOHIM YAHWEH secara cuma-cuma tanpa menuntut perbuatan kita, tapi menuntut respon positif kita.

Rm. 11:6Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

Konsep yang terjadi adalah "Saya menjadi pendeta adalah karena saya telah menerima kebajikan ALLAH", bukannya: "Saya menjadi pendeta adalah supaya saya diselamatkan". Sebab ELOHIM YAHWEH sudah memberikan kasih karunia keselamatan itu sejak Adam dan Hawa terjatuh ke dalam dosa, yang diberikan secara simbolis melalui penyembelihan domba untuk pakaian mereka, diisyaratkan melalui persembahan Habel yang dari anak sulung dombanya, ditegaskan melalui ritual korban-korban yang diperkenalkan nabi Musa, dan ditunaikan oleh penyaliban YESHUA ha MASHIA pada 2.000 tahun yang lalu.

Kejadian 3:21Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

Kej. 4:4Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

1Kor. 2:7Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.

Karena itu inilah yang menjadi kabar baik Injil;

Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

ELOHIM YAHWEH memberikan ANAKNYA untuk dijadikan tumbal dunia, supaya kita yang seharusnya mati karena dosa-dosa kita bisa diselamatkan oleh sebab ANAKNYA mau menanggalkan kedudukanNYA sebagai ANAK ELOHIM YAHWEH, menjadi ANAK MANUSIA yang harus mati karena dosa-dosanya;

Yesaya 53:1

Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
53:2Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
53:3Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
53:4Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
53:5Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
53:6Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Di padang gurun ketika bangsa Israel berdosa kepada ELOHIM YAHWEH, ELOHIM YAHWEH mengerahkan ular-ular tedung yang memaguti bangsa Israel sehingga banyak yang mati. Tapi kemudian ELOHIM YAHWEH menyuruh nabi Musa membuat patung ular tedung yang diletakkan di atas tiang supaya setiap orang yang melihat patung ular tedung itu sembuh.

Bilangan 21:8

Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup."
21:9Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang; maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup.


Yah, hanya dengan memandang saja bisa sembuh. Tapi memandang yang seperti apakah? Apakah orang yang memandang dengan pikiran mengejek, dengan hati tidak percaya, dengan pikiran sekedar ingin tahu dan iseng-iseng, apakah mereka bisa disembuhkan? "Masak patung bisa menyembuhkan, lebih-lebih hanya dilihati saja?" Jelas tidak mungkin. Tapi orang yang percaya yang menaruh harapan kesembuhan sajalah yang pasti akan disembuhkan.

Yohanes 3:14

Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
3:15supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Percayakah anda bahwa Orang yang tergantung di atas salib, yang hidupNYA hanya tinggal sehelaan nafas saja bisa menyelamatkan? Orang-orang Yahudi saja tak ada yang percaya;

Matius 27:40

mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!"
27:41Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata:
27:42"Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.
27:43Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah."

Nabi Yesaya telah menuliskan;

Yesaya 53:1

Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?

Siapa yang mau percaya? Sulit sekali orang mempercayai itu. Tapi Firman TUHAN menyatakan bahwa siapa yang mempercayainyalah yang akan diselamatkan.

Yohanes 3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Jika sebuah mobil Lamborghini di hadapkan di depan anda, sementara harta anda adalah sebuah rumah senilai Rp. 100 juta serta uang tunai sebesar Rp. 100 juta, sehingga total Rp. 200 juta, maka seberapakah anda hendak menghargai mobil itu? Jika seorang Bill Gates yang kekayaannya 92,7 milyar USD ditawari sebuah rumah di Taman Eden dan pertambahan usia 100 tahun kira-kira maukah dia menukarkan hartanya itu?

Yang jelas ribuan TKI rela meninggalkan kampung halaman dan sanak keluarganya untuk bekerja di Malaysia hanya demi 1.500 Ringgit saja. Nah, bagaimana jika YESHUA ha MASHIA menawarkan hidup selama-lamanya di kota Yerusalem yang baru yang diturunkan dari sorga?

BAGI SAYA?

Mungkinkah saya masih tertarik dengan hartanya Bill Gates yang 92,7 USD itu? Mungkinkah saya masih tertarik dengan jabatan presiden direktur? Mungkinkah saya masih memberati Meghan Markle untuk saya jadikan permaisuri saya? Mungkinkah saya masih tertarik dengan mobil Lamborghini? Mungkinkah saya masih tertarik dengan istana presiden? Tentu saja semua itu tak lagi berarti. Justru saya mau melakukan apa saja, maksimal yang bisa saya lakukan, yaitu totalitas diri untuk menjadi hamba TUHAN. Mengapa saya katakan maksimal kemampuan saya? Sebab hidup kekal di Yerusalem baru itu tidak diberi harga oleh TUHAN. Diberikan secara cuma-cuma tanpa menuntut perbuatan apapun. Seandainya diberikan syarat-syarat tertentu pasti saya belum tentu bisa melakukannya. Nah, karena diberikan secara cuma-cuma itulah, maka saya membayarnya semaksimal yang saya bisa. 100% diri ini saya bayarkan untuk itu. Tak ada yang saya tahan, tak ada yang saya simpan atau sembunyikan dari hadapan TUHAN.

Hasil gambar untuk gambar lamborghini

1Kor. 13:3Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Mat. 22:37Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.