Sabtu, 30 Mei 2015

Karyawan Alfamart Gelar Demo Ngemis

http://bharatanews.com/berita-255-karyawan-alfamart-gelar-demo-ngemis.html

TANGERANG-BANTEN (bharatanews): Puluhan karyawan Alfamart dari  beberapa cabang di Tangerang, Banten, menggelar aksi ‘ngemis’ alias minta sumbangan kepada masyarakat guna menutupi biaya operasi penyembuhan salah satu keluarga rekan kerja mereka, yakni Sofian, kemarin (16/1).
Aksi demo solidaritas itu tentu saja—mau tidak mau—dapat diartikan mempermalukan pihak pengelola Alfamart yang terbilang sukses di negeri ini, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Apalagi nilai klaim asuransi yang ditolak pihak perusahaan asuransi hanya sebesar Rp 7,1 juta. Jumlah yang tak sebanding dengan nama besar usaha retail milik perusahaan yang sudah go publick tersebut.
Cilakanya lagi, aksi itu di gelar persis di depan kantor perwakilan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk di  Jl. MH Thamrin, Cikokol, Tangerang. Mereka meminta sumbangan kepada setiap masyarakat pengguna jalan tersebut. Dan, tanpa risi apalagi malu, para pendemo menjelaskan kepada setiap orang, bahwa tindakan itu terpaksa dilakukan karena kekurangan biaya pengobatan rekan kerjanya. Itu karena pihak perusahaan tak mau peduli.
Tak sedikit masyarakat yang tersentuh akan nasib karyawan Alfamart dimaksud memberikan sebagian isi koceknya. Banyak di antaranya merasa sedih sekaligus tak habis pikir, kenapa pemilik Alfamart begitu tega. Padahal usaha retailnya menyebar di banyak lokasi di Tangerang, dan rata-rata ralis manis jualannya.
Penanggung jawab aksi demo, Yuni Cahyono mengatakan, selama ini pihak Alfamart memang memberikan fasilitas asuransi kesehatan bagi seluruh karyawan. Bekerjasama dengan perusahaan asuransi swasta. Hanya saja, pihak Alfamart selama ini tidak pernah menyosialisasikan mengenai penyakit apa saja yang jadi tanggungan asuransi.

"Sebenarnya kami tidak ingin melakukan aksi seperti ini, karena akan mempermalukan perusahaan. Tapi, karena perlu bantuan untuk biaya anak rekan kami, ya, terpaksa kami lakukan. Musibah seperti ini sudah sering kali terjadi. Banyak karyawan Alfamart terpaksa harus menanggung sendiri biaya pengobatan. Sementara pihak rumah sakit tak mau ambil resiko atas biaya pengobatan yang tidak ditanggung asuransi," papar Yuni kepada wartawan.
Klaim Ditolak
Sementara itu, sang karyawan yang terkena musibah, Sofian, mengatakan, karena sakit anaknya cukup parah, mengharuskannya menjalani operasi di sebuah rumah sakit swasta di Kota Tangerang (12/1). Semula ia beranggapan, seluruh biaya perawatan dan operasi dapat diklaim melalui pertangungan asuransi. Sebagaimana ketentuan pemegang polis asuransi kesehatan.
Tetapi nyatanya, cerita Sofian, ketika akan mengklaim seluruh biaya penyembuhan anaknya, justru malah pihak perusahaan asuransi menolak. Alasannya, biaya operasi tidak termasuk yang dipertanggung asuransi. Artinya, yang tidak sesuai plafon, mustahil menjadi tanggung jawab asuransi.
Padahal, katanya, ketika mendaftar pengobatan anaknya, seluruhnya sudah disetujui. Termasuk biaya tindakan operasi. “Ternyata nggak begitu, akibat klaim ditolak saya harus menombok biaya sebesar Rp 7,1 Juta. Sebab, pihak asuransi tidak mau menanggung yang tidak sesuai plafon.”
Menanggapi masalah tersebut, Senior Corporate Communication Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Chaerullah, membantah pihaknya dianggap tak maupeduli terhadap karyawan. Justru sebaliknya, perusahaannya sangat peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan memberikan gaji hingga fasilitas asuransi kesehatan.
“Karyawan bagi kami adalah aset perusahaan. Setiap karyawan Alfamart dilengkapi oleh Jamsostek dan asuransi kesehatan. Namun, tiap karyawan memang memiliki plafon berobat yang berbeda-beda,” jelasnya.
Hal senada juga dikatakan Yoelianto, Media Relation Manager. Dijelaskan, untuk karyawan level bawah diberikan plafon Rp 11 juta. Pihak manajemen sudah menyosialisasikan program asuransi kesehatan pada karyawan, sehingga mereka mengetahui batasan plafon biaya pengobatan, dan penyakit apa saja yang ditanggung perusahan. (edy/sin)


Perjanjian kerja Alfamart langgar Undang-undang

Perjanjian kerja Alfamart langgar Undang-undang

source: http://ekbis.sindonews.com/read/719371/34/perjanjian-kerja-alfamart-langgar-undang-undang-1361268464

 http://ekbis.sindonews.com/read/719371/34/perjanjian-kerja-alfamart-langgar-undang-undang-1361268464

Sindonews.com - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Makassar, Sulawesi Selatan mengungkapkan, perjanjian kerja antara peritel modern Alfamart dengan pekerjanya menyalahi Undang-undang Ketenagakerjaan.

Pihak Alfamart melakukan penahanan ijazah asli sebagai jaminan karyawan, membebankan penggantian barang hilang dan kadaluarsa, serta mewajibkan karyawan laki-laki menginap di toko untuk menjaga keamanan sebagai ganti security.

“Perjanjian ini illegal karena tidak disahkan oleh Disnaker Makassar sehingga melanggar UU No 13 Tahun 2003 pasal 59 ayat (1) tentang Perjanjian Kerja Antar Waktu,” ungkap Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Tenaga Kerja Rahmat saat rapat dengar pendapat (RDP) digelar di gedung DPRD Makassar, Selasa (19/2/2013).

Menurutnya, dalam Undang-Undang tersebut telah diatur bahwa setiap perjanjian kerja antar waktu harus dibuat rangkap tiga yang salah satunya ditembuskan ke Disnaker untuk dilakukan kajian, apakah perjanjian tersebut sudah sesuai dengan aturan atau tidak.

Tetapi yang dilakukan Alfamart, membuat perjanjian yang isinya hanya menguntungkan pihak perusahaan dan hanya disimpan sendiri tanpa diberikan ke dinas terkait maupun karyawan yang bersangkutan.

“Dengan demikian perjanjian ini batal demi hukum. Pihak Alfamart harus mengembalikan ijazah para karyawan serta menghapuskan segala utang akibat barang hilang dan kadaluarsa,” katanya.

Dari data yang diserahkan ke dewan oleh serikat buruh, jumlah utang mantan karyawan tersebut bervariasi, mulai Rp3 juta hingga Rp15 juta dengan masa kerja antara 3 bulan sampai 2 tahun.

Seperti yang dialami Gabson, yang telah bekerja selama tiga bulan di Alfamart Malengkeri dengan nilai utang Rp4 juta. Sementara M Isra ,di Alfamart Landak Baru dengan nilai utang Rp3 juta dengan masa kerja tiga bulan.

Di Alfamart Rappocini Raya, Nurmawai, dengan masa kerja dua tahun dengan nilai utang Rp5 juta, Rahmayani dengan masa kerja satu tahun memiliki nilai utang Rp8 juta. Sementara Rusdin, dengan masa kerja dua tahun memiliki nilai utang Rp5 juta.

Di tempat berbeda, Ahmad, di Alfamart Sultan Alauddin II, dengan masa kerja empat bulan memiliki nilai utang Rp4,9 juta. Dan nilai utang tertinggi adalah Muh Iqbal, yang bekerja di Mappaoddang dengan masa kerja dua tahun memiliki nilai utang Rp15 juta.

Menurut Gabson, terjadinya barang yang hilang, lebih disebabkan kesalahan sistem di server. Jumlah barang keluar yang telah dibeli masyarakat tidak terkurangi di dalam sistem. “Inilah yang merugikan kita. Barangnya berkurang tapi datanya tetap ada,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Makassar Andi Enre M Cecep Lantara mencurigai jika praktik ini sengaja dilakukan Alfamart dan dimasukkan sebagai potensi pendapatannya. “Ini Pekerjaan rumah bagi Disnaker. Karena masih banyak perusahaan selain Alfamart yang menerapkan sistem serupa,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Personal General Affair Alfamart, Zainal Arifin mengakatan, jika penahanan ijazah sebagai jaminan dilandasi dengan niat baik, kepercayaan, dan kejujuran. Meski demikian, pihaknya berjanji akan membawa laporan ini ke Jakarta. “Kami hanya cabang bukan penentu kebijakan,” terangnya.

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Suwarno men-deadline pihak Disnaker untuk menyelesaikan masalah ini dalam waktu satu minggu. Dalam satu pekan itu, ijazah karyawan sudah harus dikembalikan serta adanya transparan sistem di dalam pengoperasian Alfamart.



Kisah Sedih Karyawan Alfamart "Potong Gaji Tiap Bulan"

http://menujuhijau.blogspot.com/2011/01/kisah-sedih-karyawan-alfamart-potong.html

 Hari ini banyak sekali bertebaran toko-toko dalam ukuran sedang, yang lajim disebut minimarket di daerah-daerah, tidak hanya bertebaran di kota-kota besar. Di kota-kota kecilpun minimarket-minimarket itu menjamur hampir di tiap tikungan atau persimpangan.

Minimarket Alfamart pun setali tiga uang, kita gampang sekali untuk menemukannya. Namun yang hendak diceritakan disini bukanlah keberadaan minimarket Alfamart itu sendiri. Tapi yang hendak diceritakn adalah nasib karyawan yang bekerja di toko tersebut.

Alkisah, sebuat saja Ari namanya, orang yang menjabat sebagai kepala toko minimarket Alfamart di Hujung Kel. Utama Kota Cimahi. Ia membawa kabur uang toko sebanyak, katanya, Rp. 95 juta. Keberadaannya entah dimana, yang jelas , ia kabur dan membawa lari uang toko Alfamart Hujung Cimahi sebesar Rp. 95 juta.

Yang menyedihkan, dan sekaligus juga mengiriskan, uang yang dibawa lari kepala toko tersebut harus DIGANTI oleh pegawai atau karyawan yang bekerja di toko Alfamart Hujung. Yang selama ini bekerja di bawah “komandonya” Ari sebagai kepala toko di Hujung tersebut.

Tentu saja awalnya mereka, para karyawan itu keberatan, tapi setelah “digertak” dan diancam akan diadukan kepada Polisi. Mereka pun, mau tidak mau, harus menyangupi, dan merelakan upahnya di potong setiap bulan. Sungguh menyedihkan.

Bukan uang saja yang di permasalahkan kadang-kadang jika SO barang dan kemudian ada barang yang hilang, setiap bulannya dihitung berapa banyak barang yang hilang, dan ganti rugi pun dikenakan kepada para pegawainya..

cerita dari elva salah satu pegawai alfamart, dia menceritakan kalo setiap hari pasti ada ajah barang yang hilang, entah hilangnya dari mana dan oleh siapa, setiap bulan gaji elva pun dipotong untuk menggantikan barang yang hilang tersebut. kadang-kadang sampai 200 rb setiap bulan..sungguh ironis..!

Gaji di Alfamart

http://blog.qerja.com/tag/gaji-karyawan-di-alfamart/



Alfamart merupakan perusahaan waralaba swalayan yang menjual barang keperluan sehari-hari milik PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.
Awal mula nama alfamart sendiri adalah alfa minimarket sebagai perusahaan dagang aneka produk oleh Djoko Susanto dan keluarga. dan pertama beroperasi di karawaci, tangerang, banten.
Alfamart merupakan toko retail yang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita. Seperti yang kita ketahui, hingga sampai saat ini alfamart mempunyai kurang lebih 3500 gerai yang terletak diberbagai kota besar Indonesia bahkan sampai ke perkampungan. Gerai alfamart telah menyebar diberbagai pelosok daerah di Indonesia dan menghadirkan berbagai macam Promo di Indonesia.
Visi dari alfamart, yaitu menjadi jaringan distribus ritel terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas, berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil, pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen, serta mampu bersaing secara global.
Sedangkan misinya:
  • Memberikan kepuasan kepada pelanggan / konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul.
  • Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku / etika bisnis yang tinggi.
  • Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuh-kembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha.
  • Membangun organisasi global yang terpercaya, sehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan, pemasok, karyawan, pemegang saham dan masyarakat pada umumnya.
source : www.alfamartku.com
Untuk melihat gaji karyawan di alfamart bisa anda dapatkan dari qerja.com sebagai referensi anda dalam menentukan gaji yang diinginkan. Berikut list gaji di alfamart hasil dari sharing karyawan alfamart di website qerja.com : 
Posisi Jabatan di Alfamart  Gaji per Bulan Range per Bulan
Accounting Rp. 3,3 Jt/Bln Rp. 3,1 Jt - Rp. 3,5 Jt
Staff Rp. 2,0 Jt/Bln Rp. 1,2 Jt - Rp. 2,6 Jt
Management Trainee Rp. 4,2 Jt/Bln Rp. 4,2 Jt - Rp. 4,2 Jt
Staff Finance Rp. 1,5 Jt/Bln Rp. 1,0 Jt - Rp. 2,0 Jt
Supervisor Rp. 3,7 Jt/Bln Rp. 3,0 Jt - Rp. 4,2 Jt
Area Supervisor Rp. 4,0 Jt/Bln Rp. 3,0 Jt - Rp. 5,0 Jt
Coordinator Rp. 4,0 Jt/Bln Rp. 2,6 Jt - Rp. 4,9 Jt
Estimator Rp. 2,5 Jt/Bln Rp. 2,0 Jt - Rp. 3,0 Jt
Asisten Store Rp. 1,5 Jt/Bln Rp. 1,0 Jt - Rp. 2,0 Jt
Crew Rp. 1,4 Jt/Bln Rp. 1,0 Jt - Rp. 1,7 Jt
Karyawan Rp. 1,5 Jt/Bln Rp. 1,0 Jt - Rp. 2,0 Jt
Administrasi Rp. 1,5 Jt/Bln Rp. 1,0 Jt - Rp. 2,0 Jt
Manager Rp. 8,9 Jt/Bln Rp. 8,0 Jt - Rp. 10,3 Jt
IT Officer Support Rp. 4,0 Jt/Bln Rp. 3,0 Jt - Rp. 5,0 Jt
Senior Manager Rp. 19,5 Jt/Bln Rp. 18,0 Jt - Rp. 21,0 Jt
Officer Rp. 1,5 Jt/Bln Rp. 1,0 Jt - Rp. 2,0 Jt
Informasi gaji di atas berdasarkan hasil input data yang dimasukkan para staf, karyawan, dengan berbagai posisi di website qerja.com. Untuk update terbaru silahkan menuju halaman gaji kerja di alfamart ini, namun anda harus login menggunakan facebook untuk bisa melihat gaji di perusahaan lain dan menulis review mengenai tempat kerja anda.

INDOMART, ALFAMART - TERMASUK MONOPOLI - 3

Pak Sonny, soal penyerapan tenaga kerja[karyawan toko], tokonya "Si Miskin" juga bisa menyerap tenaga kerja yang banyak. Syaratnya: jika tokonya maju. Jika tokonya maju pasti sudah tak mungkin sanggup diatasi sendiri, melainkan harus memakai karyawan. Semakin maju semakin banyak karyawan yang mereka butuhkan.

Hanya saja toko-toko itu karena tak tertuntut oleh pemerintah untuk membayar gaji secara UMR, sehingga mereka menggaji karyawannya secara sembrono. Berbeda dengan terhadap Alfamart yang dikenai kewajiban.

Kenapa Alfamart berani menggaji UMR? Sebab mereka MERAMPOK PELANGGAN! Dengan harga yang lebih murah, pasti akan memenangkan persaingan. Pasanglah umpan gula, maka semut-semut pasti akan berkumpul di situ semuanya.

Saat ini sebenarnya harga Alfamart/Indomart sebenarnya tak terlampau istimewa. Istimewanya hanya brand saja. Mereka sudah terlanjur dikenal sebagai toko yang murah.

Gerakan dari kaum miskin yang sukses adalah pedagang kaki lima. Mereka berhasil MERAMPOK PELANGGAN toko-toko. Karena mereka tidak membayar pajak, mereka bisa menjual lebih murah, dan mereka memenangkan persaingan.

Kios kaki lima, warung kaki lima, batu akik kaki lima. Tak perlu modal bangunan, tak perlu membayar pajak bangunan maupun pajak toko. Tak perlu karyawan tak perlu membayar listrik. Bagaimana mereka tak menang?! Tapi sayang sekarang ini pedagang kaki limanya dikuasai oleh orang-orang kaya, bukan lagi merupakan usahanya kaum miskin. Tapi itu adalah gagasannya orang-orang miskin.

INDOMART, ALFAMART - TERMASUK MONOPOLI - 2

Pak Sonny:

Hehehhe... kebetulan saya lagi dimintain tlg ama alfa mart surabaya pak. Ada 200 an toko mereka mau ditutup. Dua bulan lalu pemkot dan dprd tereak banter agar toko alfa mart, alfa midi dan indomart yang tdk berijin hrs ditutup.

Lalu bulan lalu diputuskan 200 toko alfa mart dan alfa midi (mrk skrg satu owner) akan ditutup. Satpol PP bergerak. Mrk tutup 25 toko sbg langkah awal.

Sy dikontak pihak alfa mart sblm ancaman itu benar2 dilakukan. Sy melakukan perlawanan krrn menurut saya logika yang dibangun pemlkot ddan dprd SESAT.

Mrk hanya hitung toko yang seakan-akan dirugikan dan ABAI menghitung keuntungan yang didapat warga yang berada di sekitar toko Alfa Mart berada.

Contoh kongkrit di perumahan sy tinggal. Sblm alfa mart dan indomart berdiri, harga tanah per meternya sekitar 300 rb. Ddlm waktu setahun setelah kedua toko hadir, harga tanah naek jadi 1 juta per meter.

Begitu juga kos-kosan ygg ada di sekitar toko. Bea sewa nyaa naek signifikan. Apa ini tddk dihitung? 

Lalu saya menguak fakta kalau Alfa mart memberi kesempatan kpd toko mracangan yang ada di sekitarnya utkk beli barang dari mereka dgn harga 10 persen lebih rendah dari harga jual mrk.

Ada 550 alfa mart n midi di Surabaya. Masing2 toko ada 10 karyawan dan  Itu berarti ada 5500 karyawan !

 Masing2 pegawai di  gaji UMR sebesar 2,75 jt sebulan. Cooba pak kalikan 5500 orang hasilnya brp? 

Ketika argumen ini sy komunikasikan ke dprd kota dan ke pemkot, puji Tuhan akhirnya keadaan berbalik. DPRD dan pemkot akhirnya menyerah. 25 toko yang ssudah ditutup akhirnya dibuka kembali.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sudut pandang kita berbeda, pak. Karena pak Sonny dimintai tolong, maka pak Sonny sudut pandangnya kepentingan. Posisi pak Sonny sama seperti advokat atau pembela maling atau pembela teroris, maka yang ditonjolkan adalah segi-segi kebaikannya.

Pembela mangga busuk akan berkata: Mangga busuk itu berguna sekali untuk pupuk. Kalau tidak ada pupuk tanaman mati. Karena itu mangga busuk itu berguna. Ya, kalau begitu jangan makan mangga yang tidak busuk.

Pembela kentut berkata: kentut itu menyehatkan. Orang tak kentut tak sehat. Maka sayapun berkata: Iya, kentutlah, tapi jangan di sini!

Hua..ha..ha...... gitu saja koq repot?!

Tapi, satu hal yang jelas, ketika pak Sonny di Alfamart, pak Sonny tidak ada di tokonya "Si Miskin." Alfamart terima keuntungan, toko "Si Miskin" terima angin. Itu yang jelas. Yang satu dihidupkan, yang satu dimatikan.

Sama saja dengan pak Sonny anggota PDIP, maka PDIP ketambahan 1 orang, sedangkan partai Gerindra kehilangan 1 orang. Sebab pak Sonny tidak bisa berada di 2 tempat secara bersamaan.

Jadi, sekarang terserah pak Sonny atau masing-masing orangnya. Apakah pak Sonny suka melihat kalau tokonya "Si Miskin" bangkrut?! Apakah saya bisa memaksa pak Sonny untuk belanja di tokonya "Si Miskin?"

Sekarang tentang harga tanah dan kos-kosan. Dari mana pak Sonny tahu kalau kenaikan itu pengaruh dari Alfamart?! Rasanya itu penelitian yang awur-awuran, sebab Alfamart itu toko eceran kecil, bukan seperti keberadaan mall-mall yang membawa dampak yang besar. Alfamart itu baru terlihat besar dari pola kerjanya yang beranak cabang, bukan dari satu-persatunya toko. Kalau secara satu-persatunya toko, itu tak beda jauh dengan tokonya "Si Miskin."

Kalau se Surabaya, baru kelihatan besar. Tapi kalau sekecamatan, apa pengaruhnya? Berapa sih karyawannya pertoko? Paling kurang dari 10 orang. Bandingkan dengan karyawan sebuah mall, ratusan itu! Karena itu ada pengaruhnya ke harga tanah dan kos-kosan.

Jadi, saya sama sekali tidak yakin jika sebuah toko Alfamart sampai bisa mempunyai dampak yang begitu besar. Dan jika pak Sonny bisa memenangkan, saya hanya berpikir, apakah pimpinan-pimpinan yang berada di pusat, Jakarta, tinggal diam saja oleh masalah yang di Surabaya?! Sebab pemiliknya itu orang-orang top, pak Sonny. Siapa yang nggak kenal dengan Liem Sioe Liong?! Presiden Soeharto saja grogi.

Indomaret dan Alfamart Dominasi Pelanggaran Minimarket

http://www.heibogor.com/index.php/post/detail/11739/Waduh--Indomaret-dan-Alfamart-Dominasi-Pelanggaran-Minimarket




Heibogor.com - Kasi Perdagangan Dalam Negeri Diskoperindag Kabupaten Bogor Yatirun ungkapkan banyaknya minimarket yang ilegal dan melanggar peraturan didominasi Indomaret dan Alfamart.
”Dari 691 jumlah mininarket yang ada di Kabupaten Bogor, sedikitnya 29 minimarket tersebut ilegal dan melanggar peraturan. Indomaret dan Alfamart merupakan minimarket yang kerap melanggar,” ucap Yatirun kepada heibogor.com, Senin (18/05/15).
Yatirun menambahkan kalau minimarket lainnya tidak ada yang melanggar dan lebih tertib peraturan. ”Mungkin karena modalnya besar, Indomaret dan Alfamart tidak terlalu merugi bila uahanya disegel dan dibongkar. Sedangkan minimarket lainnya yang modalnya lebih kecil berpikir sayang kalau usahanya disegel dan dibongkar,” imbuhnya.
Yatirun menjelaskan bahwasannya ilegalnya minimarket tersebut karena sesuai  Perda nomor 11 tahun 2012 mereka tidak memenui syarat.
”Sesuai perda nomor 11 tahun 2012 pasal 8 dan 9, sudah diatur lokasi, jam operasional dan juga sesuai tata ruang mereka juga ada yang melanggar garis sempadan bangunan,” kata dia.
Selain itu, sambungnya, minimarket yang jaraknya kurang dari 500 meter dari pasar tradisional tidak mungkin keluar izinnya sedangkan minimarket yang beroperasi 24 jam tetapi bukan di SPBU dan Rest Area akan djtertibkan," lanjutnya.
Sesuai Perbup,  maka keterlibatan Kepala Desa, Lurah dan Camat berperan penting untuk mencegah adanya minimarket ilegal.
”Tugas keamanan, ketertiban  minimarket itu tidak hanya tugas Satpol PP, Diskoperindag dan dinas teknis lainnya  tetapi juga tugas aparat pemerintah setempat,” pungkasnya.

INDOMART, ALFAMART - TERMASUK MONOPOLI

Usaha eceran seperti Indomart dan Alfamart seharusnya dilarang karena melanggar Undang Undang Nomor 5 tahun 1999, anti monopoli. Sebab mereka melakukan persaingan secara tidak sehat yang mematikan toko-toko eceran di sekitarnya.

Bagaimana kerja mereka? Mereka ini terpusat. Mereka membeli barang dari pabrik dalam jumlah besar sehingga mendapatkan harga pokok yang murah. Karena itu mereka bisa menjual dengan harga lebih murah dibandingkan dengan toko-toko di sekitarnya. Karena itu mereka laris sedangkan toko-toko yang lainnya mati.

Pojapan - Pola belanja Pancasila, jelas tidak akan mendukung orang berbelanja di toko-toko seperti itu, karena itu ujud dari persaingan usaha yang tidak sehat. Itu seperti Cicak Vs Buaya. Modal besar mencaplok modal kecil. Tak baik itu! Tapi, entah mengapa oleh pemerintah dibiar-biarkan?!

Mengapa oleh pemerintah dibiar-biarkan? Sebab .............. 




Hasil gambar untuk pemilik alfamart
Djoko Susanto

Djoko Susanto adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Ia adalah pemilik grup Alfamart, bisnis ritel dengan mini-mart konsep. Pada 2014, Forbes menempatkan ia pada urutan 27 dari 50 orang terkaya di Indonesia. 
 
 
http://id.wikipedia.org/wiki/Indomaret
 
 
 Liem Sioe Liong.

Indomaret adalah jaringan peritel waralaba di Indonesia. Indomaret merupakan salah satu anak perusahaan Salim Group.
Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT. Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara, pada tahun 1988.
Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia, setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Pada Mei 2003 Indomaret meraih penghargaan "Perusahaan Waralaba 2003" dari Presiden Megawati Soekarnoputri.
Hingga 2014 Indomaret mencapai 10.600 gerai. Dari total itu 60% gerai adalah milik sendiri dan sisanya 40% gerai waralaba milik masyarakat, yang tersebar di kota-kota di Jabodetabek, Sumatera, Jawa, Madura, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi. Di DKI Jakarta terdapat sekitar 488 gerai.
Indomaret mudah ditemukan di daerah perumahan, gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai didasarkan pada motto "mudah dan hemat".
Lebih dari 3.500 jenis produk makanan dan non-makanan tersedia untuk memenuhi kebutuhan konsumen sehari-hari.
Pada awal tahun 2011, Indomaret mengubah logo baru, yaitu logo Indomaret di dalam kotak berwarna merah, biru dan kuning dari atasnya.
 
LAWANNYA?




JALUR TENGKULAK BERAS

Jalur beras resmi: Petani - Bulog - Distributor/pedagang besar - pedagang eceran - konsumen. Para tengkulak meniadakan Bulog. Mereka membeli langsung ke petani dengan harga yang lebih tinggi dari HPP - Harga Pokok Pembelian Bulog.

Misalnya, saat ini HPP-nya Rp. 7.300,- perkilogram, Bulog ambil keuntungan Rp. 2.000,- sehingga Bulog menjual ke distributor/pedagang besar Rp. 9.300,- Nah, para tengkulak mempunyai rentang harga mulai Rp. 7.400,- hingga Rp. 9.300,- Mereka berani membeli beras langsung ke petani dengan harga itu, sehingga mereka bisa mendapatkan harga yang sederajat dengan distributor/pedagang besar. Dan petani lebih suka menjual berasnya ke tengkulak daripada ke Bulog.

Namun kelemahan dari menjual ke tengkulak adalah tidak ada kepastian mau membeli. Jika stok mereka masih banyak, mereka enggan membeli atau membeli dengan harga murah. Mereka baru berani harga tinggi jika stok mereka menipis. Berbeda dengan Bulog. Bulog wajib menampung seluruh penjualan petani.

Apa beda distributor, pedagang besar, tengkulak, importir beras?

>> Distributor diikat dengan jatah secara rutin. Mereka wajib membeli dalam jumlah
      tertentu setiap bulannya.

>> Pedagang besar diikat dengan partai pembelian. Misalnya: minimal 1 truk.

>> Tengkulak adalah pedagang bebas dari Bulog. Mereka tidak membeli dari Bulog.

>> Importir beras adalah siapa saja yang mempunyai ijin import, kecuali Bulog.
      Sebab fungsi Bulog adalah untuk  melindungi petani.

Jika ada import beras, maka petani tak bisa menjual hasilnya ke tengkulak. Sebab harga beras import lebih murah dari harga petani. Terpaksa petani menjualnya ke Bulog. Dan harga Bulog itu rendah sekali, merugikan petani.

Jika petani enggan menjual berasnya ke Bulog, bagaimana Bulog bisa mendapatkan beras petani? Yang didapatkan Bulog adalah beras sisa-sisa yang sudah tidak terserap oleh para tengkulak.

Biasanya, jika hasil panen buruk, banyak petani yang gagal panen, harga beras naik, beras larinya ke tengkulak, sementara Bulog tak kebagian, sebab jumlahnya sedikit. Tapi jika panen bagus, beras melimpah, harga beras akan anjlok, barulah Bulog mendapatkan banyak beras.

Jika para tengkulak bersekongkol untuk menahan berasnya, tidak menjual, terjadilah kelangkaan beras di pengecer/pasar, sehingga harga menjadi kacau[naik]. Pada saat demikian jika Bulog memiliki persediaan, maka Bulog akan mengadakan operasi pasar. Jika Bulog tidak memiliki persediaan, maka barulah pemerintah membuka kran import. Beras melimpah, maka harga akan turun.

Persekongkolan para tengkulak itulah yang disebut sebagai mafia atau kartel. Disebut mafia jika tidak terorganisir dengan profesional, sedangkan kartel jika dilakukan secara profesional.

Jika persekongkolannya hanya insidentil; "Mari kita tahan beras." Hanya sebatas itu, tidak secara systematis untuk menguasai pasar secara seterusnya/tetap, itulah mafia. Jika sebaliknya, itulah kartel.

Kalau kartel keanggotaannya terbatas. Jika ada pemain baru akan mereka sikat habis dengan kekuatan modal mereka, sehingga hanya mereka saja yang menguasainya. Di antara mereka ada pembagian wilayah.

Baik mafia maupun kartel dilarang oleh pemerintah - Undang-undang nomor 5 tahun 1999.