Rabu, 20 Maret 2019

BERSIHKAN HATI BUKAN KULIT

Bisa jadi di sebuah mesjid tidak ada toiletnya, tapi pasti ada kran air untuk berwudhunya. Bisa jadi orang yang mau masuk ke mesjid untuk sholat belum mandi, tapi pasti dia akan berwudhu. Berwudhu adalah membersihkan tangan, kaki dan kepala dengan air wudhu. Dan air yang diperbolehkan untuk berwudhu adalah air langit, air laut, air sungai, air telaga, air mata air, air salju, dan air embun. 

Melihat posisinya yang dilakukan sebelum sholat, mengartikan berwudhu itu merupakan syarat sholat. Tanpa berwudhu sholat menjadi tidak ada artinya, bahkan bisa menjadi masalah besar, dibilang kafir, dibilang sesat, dan lain-lainnya. Dan setelah berwudhu kita dilarang kencing, berak, kentut, serta bersentuhan dengan lawan jenis, sebab setelah berwudhu kondisi kita dinyatakan suci. 

Rupanya arti suci bagi Islam adalah bersih dari kuman atau dari debu. Sebab nyata bahwa tangan, kaki dan kepala merupakan sasaran debu menempel di tubuh kita. Itu diperkuat dengan tulisan di lantai-lantai mesjid: "Batas suci, lepaskan sandal dan sepatu". Bersholat di dalam mesjid tidak boleh berkasut sebagaimana orang-orang Kristen masuk ke dalam gerejanya. 

Dan menurut keimanan Islam, menjaga kebersihan itu sebagian dari iman. Artinya, jika mengaku Islam jagalah kebersihan. Tapi jika masalahnya adalah menjaga kebersihan, mengapa bukan mandi yang diwajibkan? Lebih-lebih lagi di zaman sekarang sabun mandi Lifebuoy sudah dilengkapi dengan anti kuman, sehingga jika dibandingkan dengan berwudhu saja, mandi lebih menjaga kebersihan dan lebih dari sebagian iman. Mungkinkah Islam akan menyesuaikan ajarannya dengan perkembangan zaman?

Apa yang Islam lakukan yaitu menjaga kebersihan, 2000 tahun yang lalu sudah dipraktekkan oleh kaum Farisi, Saduki dan Ahli-ahli Taurat Yahudi. Mereka sangat menjaga kebersihan lahiriah tapi tidak menjaga kebersihan bathiniahnya. Untuk mengajarkan kebalikannya, TUHAN YESHUA dengan para murid sengaja memamerkan makan tanpa membasuh tangan lebih dahulu. Dan benar dugaan YESHUA, mereka protes;

Mat. 15:2             "Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan."

Apa jawaban YESHUA? "Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?" Hanya melanggar adat istiadat nenek-moyang dipersalahkan, sementara mereka yang mengesampingkan perintah ELOHIM YAHWEH demi adat istiadat merasa diri benar.

Matius 15:7        Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:
15:8        Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
15:9        Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Menurut ELOHIM YESHUA, orang yang lebih mengagung-agungkan hal-hal keduniawian dari hal-hal yang rohaniah adalah orang-orang yang munafik. Orang yang tidak jelas pijakannya; mengakunya beragama tapi perilakunya seperti orang yang tak beragama. Berbeda dengan orang-orang yang kita sebut penjahat, seperti: maling, pelacur, pemabuk dan pembunuh. Mereka memposisikan dirinya pada status yang jelas, yaitu penjahat, bukan orang baik. Karena itu jika perilaku mereka jahat, mereka tidak sedang menipu. Tapi kalau jabatannya adalah menteri agama, sementara perbuatannya korupsi, apakah tidak merusakkan citra agama itu?

Menjaga kebersihan tubuh bukan tidak penting, mencuci tangan sebelum makan bukan tidak penting, tapi nomor satukan kebersihan hati. Sebab tangan dan kaki ini sejak lahir hingga mati tua nanti keadaannya tetap suci. Sekalipun tangan dan kakinya maling, koruptor, pelacur, pembunuh dan pemabuk, tangan dan kaki mereka itu suci. Sekalipun orang mencuri dan membunuh menggunakan tangan dan kaki, namun bukan tangan dan kaki yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, melainkan otak.

Tentang peranan otak terhadap tubuh ini rupanya sudah dipahami oleh YESHUA ha MASHIA 500 tahun sebelum kelahiran Muhammad, sehingga di dalam Al Kitab tidak terdapat kesalahan anatomi tubuh seperti malaikat Jibril yang membelah dada Muhammad lalu membersihkan hatinya dengan air zam-zam. Atau seperti hukum Islam yang memotong tangan pencuri. Sebab kebenaran menyatakan bahwa yang mencuri adalah otak bukan tangan. Karena itu masih lebih benar pemerintah Indonesia yang mengadopsi hukum Belanda yang menerapkan hukuman penjara, bukan potong tangan seperti di Saudi Arabia. Sebab menurut konsep YESHUA, jika otak kita gelap maka gelaplah seluruh tubuh. Jika otak kita najis, najislah seluruh tubuh. Itu sebabnya seluruh tubuh dihukum dalam penjara.

Mat. 6:23             jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

Setelah ELOHIM YESHUA memprotes ajaran yang mengutamakan ajaran manusia daripada ajaran ELOHIM YAHWEH, ELOHIM YESHUA menerangkan bahwa menjaga kebersihan tubuh itu tidak penting dan bukan merupakan bagian dari iman. Menjaga kebersihan tubuh itu masuknya di ilmu kesehatan, jangan dimasukkan ke ilmu agama. Katakan bahwa tubuh kotor itu tidak sehat, tapi jangan dikatakan najis atau dosa;

Matius 15:11     "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
15:19     Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

15:20     Itulah yang menajiskan orang. Tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan orang."

Yah, segala perbuatan jahat itu sumbernya adalah hati atau akal pikiran kita. Inilah yang perlu dibersihkan dalam keagamaan. Agama jangan diganti dengan ilmu kesehatan.

Luk. 11:39            Tetapi Tuhan berkata kepadanya: "Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan.

Piring dan gelas dicuci bersih dengan sabun "Sunlight", lantai dibersihkan dengan "Dettol", mandi dengan sabun "Lifebuoy", cuci tangan dengan sabun "Hand Soap", masakan air zam-zam bisa menghapuskan mental korupsi? Jangan membohongi TUHAN dengan berwudhu. Sebab berwudhu hanya untuk penglihatan mata manusia, bukan untuk mata TUHAN.

Sebelum Islam menuliskan untuk lantai mesjidnya: "Batas suci, lepaskan sandal dan sepatu", 2000 tahun sebelum Muhammad, ELOHIM YAHWEH pernah berfirman kepada nabi Musa, dalam penglihatan tentang semak duri yang bernyala api;

Keluaran 3:5          Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."

Dan sebelum Islam mengajarkan tentang berwudhu, nabi Musa sudah mengajarkan bangsa Israel berwudhu dari bejana pembasuhan;

Keluaran 30:20     Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan, haruslah mereka membasuh tangan dan kaki dengan air, supaya mereka jangan mati. Demikian juga apabila mereka datang ke mezbah itu untuk menyelenggarakan kebaktian dan untuk membakar korban api-apian bagi TUHAN,

Jadi, Islam memang tidak salah mengajarkan wudhu, yaitu mencuci tangan, kaki dan kepala. Tapi itu adalah ajaran kuno yang disebut Perjanjian Lama, yang memang menekankan pada hal-hal lahiriahnya saja. Itu adalah permulaan ajaran ELOHIM YAHWEH, pelajaran dasar, yang harus segera digantikan dengan Perjanjian Baru, yang meningkat pada pelajaran yang sebenarnya;

Yeremia 31:31     Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
31:32     bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
31:33     Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Di zaman Perjanjian Barupun air digunakan untuk membersihkan tubuh;

1. Baptisan tanda percaya;

Bahasa Ibraninya: Tevilah, bahasa Yunaninya: Baptizo, yang artinya dibenamkan. Dan dalam istilah gereja-gereja Pantekosta: dipermandikan. Yaitu orang diselamkan ke dalam air. Air apa saja boleh, syaratnya: "banyak air", artinya cukup untuk menyelamkan orang.

Hingga saat ini bahkan seterusnya setiap orang yang mau masuk Kristen harus dibaptiskan. Dan namanya dibaptis artinya ada orang yang membaptiskannya. Artinya, merupakan pertunjukan atau kesaksian untuk mata manusia. Jadi, baptisan adalah untuk konsumsi manusia, bukan untuk konsumsi TUHAN, sebagai tanda adanya anggota baru dalam kumpulan Kristen. Hanya sebagai penanda, sama halnya dengan sunat di zaman Perjanjian Lama sebagai tanda orang Israel, baptis sebagai tanda orang Kristen.

Orang Israelpun yang sudah disunat, jika masuk Kristen harus dibaptiskan sebagai tanda masuk Kristen. Begitulah cara TUHAN mengakhiri keistimewaan Israel atau Hukum Taurat nabi Musa. Tapi ini hanya sekali saja, bukan setiap hari 5 kali sehari TUHAN dibohongi terus-terusan, membersihkan tangan dan kaki tapi tidak membersihkan hatinya sama sekali.

Sudah setiap hari 5 kali sehari, pembersihan tubuhnya tidak total seperti baptisan Kristen yang mandi total, bukan cuma tangan, kaki dan kepalanya saja. Apa itu bukan beban bagi Allah?

Yesaya 1:12        Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran Bait Suci-Ku?
1:13        Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.
1:14        Perayaan-perayaan bulan barumu dan pertemuan-pertemuanmu yang tetap, Aku benci melihatnya; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, Aku telah payah menanggungnya.

Dan ELOHIM YESHUA menyatakan mandi lebih bersih daripada berwudhu;

Yoh. 13:10           Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."


2. Acara membasuh kaki;

ELOHIM YESHUA mengajari jemaatNYA supaya saling membasuh kaki;

Yohanes 13:14     Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;

Ini juga bukan pertunjukkan untuk TUHAN, melainkan pelajaran saling melayani, saling rendah hati dan saling mengasihi. Untuk kerukunan umat, bukan untuk sembahyang kepada TUHAN.


3. Untuk pentahiran;

Ada orang yang buta matanya sejak lahir, oleh ELOHIM YESHUA matanya diolesi dengan tanah, lalu disuruh mandi di kolam Siloam;

Yoh. 9:7                dan berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam." Siloam artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek.

Tahir artinya suci. Jadi, jika orang itu mandi di kolam Siloam, dia menjadi suci, maka matanya bisa melihat. Apakah benar orang yang mandi di kolam Siloam bisa menjadi suci dan masuk ke sorga? Tidak benar! Pertunjukan itu hanya untuk konsumsi kaum Farisi, Saduki dan Ahli-ahli Taurat, supaya mereka memikirkan arti kata: "Siloam", yang artinya: "Yang diutus". YESHUA ha MASHIA ingin menyatakan kepada orang-orang yang memusuhiNYA bahwa DIA adalah Utusan ELOHIM YAHWEH. Sebab biasanya orang mengharapkan keajaiban di kolam Betesda, bukan di kolam Siloam. Tapi nyatanya ELOHIM YESHUA ha MASHIA bisa menyembuhkan orang di kolam Siloam;

Yohanes 5:2          Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya
5:3          dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu.
5:4          Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya.

Kata Al Qur'an;

QS. 26:88-89   (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,

Hasil gambar untuk gambar bejana pembasuhan

Minggu, 17 Maret 2019

HAI KRISTEN, AMAL SEDEKAH ITU PERLU

Tanpa Al Kitab sebenarnya semua orang mengakui adanya alam lain, yang tak kelihatan, yang misterius selain dari alam nyata ini. Bahkan dunia ilmiahpun disibukkan dalam penelitian tentang makhluk luar angkasa yang masih misterius hingga saat ini, yaitu tentang Alien dengan pesawat khasnya Piring Terbang(UFO). Selain itu dalam setiap disiplin ilmu selalu disediakan ruang bagi faktor "X", sebagai sesuatu hal yang misterius, yang ada namun tiada. Tidak kelihatan namun ada.

Di dunia ini semua suku dan semua bangsa pasti memiliki kepercayaan terhadap hal-hal ghaib, dan semuanya menempatkan hal-hal ghaib itu di atas manusia derajatnya. Ada yang menyebutnya sebagai dewa, sebagai malaikat, sebagai tuhan, sebagai setan, sebagai roh-roh, yang kesemuanya bisa dimintai tolong untuk membantu manusia dalam berbagai keperluan. Kita ingin memiliki hubungan yang baik dengan mereka sehingga kita berusaha memuja-mujanya supaya hatinya senang.

Dan supaya kita dikasih suatu ilmu, yaitu mantera-mantera untuk membuat suatu pekerjaan ajaib, kita tak segan-segan melakukan meditasi, bertapa, berpuasa, bahkan melakukan lelaku tertentu, seperti meniduri mayat seorang yang masih perawan yang kita gali dari kuburnya. Maka kitapun dikasih ilmu untuk bisa menghilang, kebal senjata, menyihir orang, dan lain-lainnya.

Semua hal yang berkaitan dengan dunia ghaib, yaitu dunia yang tak kelihatan, kita menyebutnya sebagai spiritualisme atau kepercayaan. Dunia ilmiah tidak mau tahu dan merasa tidak berkepentingan untuk memberikan pemisahan antara roh-roh positif dengan roh-roh negatif atau antara TUHAN dengan setan sebagaimana Al Kitab memisahkannya secara ketat, di luar ELOHIM YAHWEH adalah setan.

Untuk mendapatkan tempat di hati masyarakat, yaitu seperti kondisi agama di Indonesia yang menempati kepentingan teratas dalam sila pertama di Pancasila, maka agama-agama yang ada mempromosikan agamanya dengan berbagai macam kebaikan. Masing-masing agama berlomba-lomba menjadikan dirinya "kecap nomor satu" sebagai agama yang menampilkan kesolehan, kesabaran, welas asih, kasih, amal sedekah, rajin sembahyang, rajin membaca kitabsuci, agama nusantara, menjaga kesatuan NKRI harga mati, dan kebaikan-kebaikan lainnya.

Logika memang mengatakan bahwa kebaikan-kebaikan itu pasti mendekatkan kita terhadap TUHAN, dicintai TUHAN dan menjamin keselamatan akherat kita. Dan logika kita juga mengatakan bahwa TUHAN tidak mungkin menyukai perbuatan yang jahat. TUHAN pasti di pihak orang yang baik. Karena itu banyak orang berpendapat bahwa perbuatan baik itu sebagai syarat keselamatan. Artinya, perbuatan baik itulah juruselamatnya. Namun konsep keselamatan oleh perbuatan ini ditentang keras oleh pendeta-pendeta Kristen, dan tentu saja dengan ayat-ayat Al Kitab;

Ef. 2:8Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

Yah, memang benar bahwa perbuatan baik tidak menyelamatkan kita, berbeda dengan ajaran Islam yang mengatakan diselamatkan oleh perbuatan baiknya. Tapi, apakah perbuatan baik itu tidak perlu,  pak pendeta? Apakah perbuatan baik itu sampah? Maka pak pendetapun membuka Al Kitabnya;

1Kor. 13:3Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

Yah, di situ dikatakan bahwa perbuatan baik itu sampah, tak ada gunanya sama sekali. Tapi jangan lupa alasan rasul Paulus, yaitu jika tanpa kasih. Kalau tanpa kasih, maka apapun yang kita lakukan tak ada gunanya. Jadi, harus didasari dengan kasih, maka perbuatan baik itu menjadi benar dan berarti di hadapan TUHAN.

Contohnya; presiden Jokowi yang suka bagi-bagi kartu, bagi-bagi sepeda dan bagi-bagi duit. Tentu saja semuanya itu perbuatan baik dan terpuji karena benar-benar bisa dinikmati manfaatnya oleh masyarakat. Tapi bagi TUHAN, apakah itu kebenaran jika yang melakukannya adalah "presiden" bukan "Jokowi?" Itu uang kepresidenan, bukan uang pribadi Jokowi. Sama juga seperti saat ini yang dilakukan oleh para Caleg(calon legislatif) yang bagi-bagi uang(money politic) dengan maksud supaya orang yang menerima uang memilihnya. Uangnya memang baik karena bermanfaat bagi penerimanya. Tapi apakah itu pemberian kasih?

Untuk memahami agama TUHAN atau JALAN TUHAN, kita harus memahami konsepnya yaitu kronologis panggilan TUHAN. Apakah panggilan TUHAN itu supaya kita berbuat baik, atau supaya kita beribadah kepadaNYA? Sebab jika panggilan TUHAN itu untuk maksud perbuatan baik, maka hakekat keagamaan itu menjadi rusak, menjadi kacau. Sama seperti panggilan sekolah. Kita masuk sekolah dulu baru menerima pelajaran. Kita bodoh dulu baru menjadi pintar setelah bersekolah, kita nakal dulu baru alim setelah mendapat pendidikan di sekolah. Yang harus menjadi persyaratannya adalah masuk sekolah dulu bukan pintar dulu, beribadah kepada TUHAN dulu itu yang nomor satu.

Ketika bangsa Israel masih menjadi budak di Mesir, dan ELOHIM YAHWEH mengutus nabi Musa untuk melepaskan mereka dari firaun, tujuan yang difirmankan ELOHIM YAHWEH adalah supaya mereka beribadah kepada TUHAN di gunung Sinai.

Kel. 4:23sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku; tetapi jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan membunuh anakmu, anakmu yang sulung."

Beribadah kepada TUHAN lebih dahulu sebelum TUHAN menurunkan Hukum Taurat yang berisi ajaran-ajaran kebaikan. Mereka diterima sebagai umat TUHAN lebih dulu apapun keadaan mereka. Dalam bahasa Injil, percaya TUHAN YESHUA dengan tandanya baptis, kita diselamatkan lebih dulu. Kapling sorga atau kunci rumah sorga sudah diberikan lebih dulu ke kita, sama seperti kalau kita kredit motor, motor bisa kita terima duluan sebelum lunas.

Bodoh atau pintar nilainya diberikan setelah sekolah. Motor kredit itu bisa menjadi milik kita beneran atau dicabut di tengah jalan itu tergantung dari angsuran kita. Begitu juga dengan kepastian keselamatan kita juga tergantung dari penyerapan kita terhadap ajaran-ajaran TUHAN. Jika kita tidak setia seperti Yudas Iskariot atau tidak jujur seperti Ananias dan Safira, maka hak sorganya dicabut.

Kornelius, perwira Romawi sebelum masuk Kristen memang dikenal sebagai orang yang dermawan. Dan oleh kedermawanannya itulah ELOHIM YAHWEH memanggilnya menjadi Kristen. Tapi itu bukan syarat panggilan Injil. Injil memanggil semua orang berdosa tanpa memandang bulu;

2Tim. 1:9Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman

Jika keselamatan oleh TUHAN, bukan oleh perbuatan atau pengumpulan kupon pahala yang membuat keselamatan berumus matematika; pahala dikurangi dosa, ditimbang di jembatan Siratal Mustaqim, maka peranan TUHAN kelihatan di dalam agama itu. TUHAN mempunyai otoritas untuk menyelamatkan siapa saja yang dikehendakiNYA, dan menghukum siapa saja yang tidak disukaiNYA. Sorga sampai kapanpun tetap milik TUHAN, bukan dikuasai oleh Sertifikat Hak Milik, yaitu orang-orang yang beramal saleh. TUHAN yang berkuasa sampai selama-lamanya, tidak jatuh di tangan orang-orang baik. Tapi sorga Islam dijual kepada kaum kapitalis, yaitu siapa yang berpahala besar saja, yaitu yang bisa membagikan hartanya, yang bisa berhaji dan berumroh.

Rm. 9:18Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

Orang diselamatkan berdasarkan pada selera TUHAN. Sebesar apapun dosanya jika TUHAN berkenan atasnya, maka TUHAN akan menyelamatkan orang itu. Sebaliknya, sebaik apapun orang itu jika TUHAN tidak berkenan, maka TUHAN akan menutupi jalannya.

Mat. 13:15Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

Contoh orang jahat yang diselamatkan adalah rasul Paulus, yang semula merupakan musuh orang-orang Kristen. Sedangkan contoh orang baik yang ditolak adalah Esau, saudara kembar Yakub.

Apakah TUHAN ngawur atau arogan? Bukan! Tapi selera TUHAN berbeda dengan selera kita. Jika selera kita ada pada perbuatan baik, selera TUHAN terletak pada iman kita. Sebagai TUHAN, DIA tidak takut menghadapi dosa, sama seperti montir yang tidak takut menghadapi mobil rusak. Persoalan mobil rusak itu memang bidangnya montir. Persoalan dosa itu memang bidangnya TUHAN.

Karena Islam takut dengan kejahatan itulah sehingga Islam sangat mengagung-agungkan hukuman sebagai syari'at Islam. Baik yang di Nanggroe Aceh Darussalam maupun yang di Arab Saudi, serta yang diinginkan oleh kelompok-kelompok macam FPI. Mereka mengambil alih kekuasaan Allah, digantikan dengan kekuasaan mereka. Sebagai Allah mereka menganggap diri sendiri benar, sedangkan orang lain bersalah. Tapi ELOHIM YAHWEH itu menghakimi siapa saja termasuk malaikat-malaikat, para nabi maupun para rasulnya. Karena itu orang Kristen dilarang main hakim sendiri;

Rm. 2:3Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?

Setelah dibaptis orang Kristen memang telah menerima keselamatannya. Tapi apakah yang akan kita balaskan buat kasih karunia TUHAN itu? Jika mobil butut kita telah ditukari dengan mobil Lamborghini, sudikah kita memberikan mobil butut itu kepada orang lain? Atau kita menggenapi perumpamaan YESHUA tentang seseorang yang berutang semilyar yang merengek-rengek dibebaskan karena tidak mampu membayar, tapi terhadap temannya yang berutang sejuta dia bertindak keras?

Matius
18:24Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.
18:25Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya.
18:26Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan.
18:27Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.
18:28Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!

Jika anda sudah menerima rumah di sorga, masihkah anda menutup mata terhadap sesama anda yang membutuhkan kemurahan hati anda? Setelah dibaptiskan menjadi Kristen seperti apakah hasil penyerapan ajaran Kristennya?

Galatia
5:22Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
5:24Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
5:25Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Jadi, sekalipun perbuatan baik tidak menyelamatkan kita, tapi itu perlu sebagai tanda Kekristenan kita.

Gambar terkait

Jumat, 15 Maret 2019

MEMBUKA KEDOK JIBRIL

1. Semula Jibril mengatakan bahwa Tuhannya Muhammad dengan Tuhannya Israel adalah satu;
QS. 2:139    DIA adalah TUHAN kami dan TUHAN kamu.” QS. 29:46    “TUHAN kami dan TUHANmu adalah SATU.” Tapi kemudian dikatakan berbeda; QS. 2:62      “Sesungguhnya orang-orang MUKMIN, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabi’in, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada ALLAH, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari TUHAN mereka, tidak ada kekhawatiran  terhadap mereka, tidak [pula] mereka bersedih hati.”

2. Semula Jibril mengatakan bahwa agama Islam itu satu dengan Kristen;
QS. 45:18   “Kemudian KAMI jadikan kamu berada di atas SUATU syariat [peraturan] dari urusan [agama] itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti HAWA NAFSU orang-orang yang
tidak mengetahui.” QS. 21:92  “Sesungguhnya [agama tauhid] ini adalah AGAMA KAMU SEMUA; AGAMA YANG SATU dan AKU adalah TUHANmu, maka sembahlah AKU.” HSB  1501: “Semua NABI-NABI itu bersaudara karena SEKETURUNAN. Ibunya berlainan sedangkan agamanya Satu.”
Tapi kemudian dikatakan hanya Islamlah yang diridhai Allah; QS. 3:19, 85  “Sesungguhnya agama  [yang diridhai] di sisi ALLAH hanyalah ISLAM.” QS. 109:6  “Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku.”


3. Semula Jibril mengatakan tidak ada kekuatiran dengan agama Kristen sebab itu agama yang benar; QS. 2:62 ”Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabi’in, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada ALLAH, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari  TUHAN mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak [pula] mereka bersedih hati.”  QS. 2:5    “Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari TUHAN mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.” Tapi kemudian dikatakan Allah menghendaki adanya umat yang berbeda-beda: QS. 5:48  “Sekiranya ALLAH menghendaki, niscaya kamu dijadikanNYA satu umat saja, tetapi ALLAH hendak MENGUJI kamu terhadap pemberianNYA kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.” QS. 10:47  “Tiap-tiap umat mempunyai rasul; maka apabila telah datang rasul mereka, diberikanlah keputusan antara mereka.” QS. 2:208  “Hai orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam ISLAM secara keseluruhannya.”


4. Semula Jibril mengatakan bahwa nabi ISA itu Firman Allah yang menjelma menjadi manusia yang sempurna;  QS. 19:17  maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Tapi kemudian dikatakan bahwa ISA itu manusia biasa; QS. 19:30  “Berkata ISA: Sesungguhnya aku ini hamba ALLAH, DIA memberiku Alkitab [Injil] dan DIA menjadikan aku seorang nabi.”

5. Semula Jibril membebaskan orang menghadapkan muka ke mana saja yang dia kehendaki karena Allah itu Mahaluas; QS. 2:115  “Dan kepunyaan ALLAH-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Mahaluas [rahmatNYA] lagi Mahamengetahui.”  QS. 2:177  “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur atau barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan ialah beriman kepada ALLAH, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi.”  Tapi kemudian diarahkan untuk menghadap ke Ka'abah; QS. 2:144  “Sungguh, Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh KAMI akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.”

6. Semula Jibril mengatakan bahwa Muhammad hanyalah seorang pemberi peringatan dan menerangkan kitab-kitab yang terdahulu; QS. 46:9   “Dia [Muhammad] itu tidak lain adalah seorang pemberi peringatan lagi pemberi penjelasan.” Buku Al Bukhari, Jilid 4, hal. 205.“Muhammed berkata: Dengan nama ALLAH, yang memelihara jiwaku, sesungguhnya YESUS anak Maryam akan  segera datang sebagai hakim yang benar.” –Tapi kemudian Muhammad diangkat sebagai saksi; QS. 4:41  Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu)


7. Semula Jibril melarang orang menyembah berhala yang tidak bertangan, tidak berkaki dan tidak bermata; QS. 7:195   Apakah berhala-berhala mempunyai kaki yang dengan itu ia dapat berjalan, atau mempunyai tangan yang dengan itu ia dapat memegang dengan keras, atau mempunyai mata yang dengan itu ia dapat melihat, atau mempunyai telinga yang dengan itu ia dapat mendengar? Katakanlah: “Panggillah berhala-berhalamu yang kamu jadikan sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya (untuk mencelakakan)-ku. tanpa memberi tangguh (kepada-ku)”. Tapi nyatanya kaum Muslim bersujud dan menciumi batu hitam Ka'abah. Mencium itu 'kan tanda cinta sebagaimana ketika sujud di mesjid mencium lantai? Sedangkan Ka'abah disebutnya "rumah" Allah. Apa tidak mending umat Katolik yang memberhalakan gambar Tuhan, yang memiliki wajah Tuhan, bukan sekedar tembok? Patung Yesus masih punya tangan, punya kaki dan punya mata. QS. 2:158 Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau ber-'umrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.

Para sahabat nabi sudah mengingatkan Muhammad tentang penggunaan Ka'abah yang bekas tempat penyembahan berhala itu, tapi Muhammad kemudian menurunkan ayat di atas.


8. Semula Jibril mengatakan bahwa Islam adalah agama yang menebarkan kasih sayang; QS. 21:107 Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. Perubahan yang dibawa Nabi terhadap bangsa Arab, hal. 85: “ISLAM mengharamkan menumpahkan darah dan dilarangnya orang menuntut bela dengan cara menjadi hakim sendiri-sendiri seperti zaman Jahiliyah, tetapi ISLAM menyerahkan penuntutan bela itu kepada pemerintah.” QS. 14:12  “dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami.” QS. 16:125  “Serulah [manusia] kepada jalan TUIHAN-mu  dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” Tapi kemudian Jibril menjadikan agama algojo:  QS. 2:190  “Dan perangilah di jalan ALLAH orang-orang yang memerangi kamu, [tetapi]janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” QS. 9:5  “Apabila sudah habis bulan-bulan haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin  itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka.” QS. 47:4  “Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka.”


9. Semula Jibril menganjurkan orang membaca Al Qur'an supaya mengerti maksudnya; QS. 20:2
“KAMI tidak menurunkan Al Qur’an ini kepadamu agar kamu menjadi susah.” QS. 19:97  “Maka
sesungguhnya telah KAMI mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu.” QS. 43:3 “Sesungguhnya KAMI menjadikan Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memahaminya.”Sama seperti Muhammad ketika di gua Hira semula dipaksa supaya membaca, tapi karena Muhammad tidak bisa membaca maka disuruh menirukan. Demikianlah akhirnya Jibril merasa aman jika Al Qur'an dibaca tanpa pengertian, melainkan dihafalkan bahasa Arabnya saja; “Siapa yang membaca satu huruf saja, maka dia dapat 10 pahala. Itu hadisnya. Misalnya, kalau membaca alif lam mim saja, tiga huruf, sudah dapat 30 pahala. Lalu bagaimana yang membacanya terbata-bata atau tidak lancar? Justru pahalanya dua kali lipat. Semakin bodoh-bodohan semakin besar pahalanya.

10. Semula Jibril mengatakan keselamatan berdasarkan kasih karunia Allah; Bukhari, Vol. 7, Buku 70, No. 577:  Diriwayatkan oleh Abu Huraira,“Aku mendengar Rasul Allah bersabda, ‘Perbuatan baik seseorang tidak akan membawanya masuk surga.’ Mereka (pengikut Nabi) berkata, ‘Bahkan engkau juga tidak, O Rasul Allah?’ Ia berkata, ‘Bahkan aku juga tidak, kecuali Allah melimpahkan pengampunan dan rahmat-Nya kepada-ku’ Tapi kemudian Jibril mengacarakan keselamatan sendiri sebagai khas Islam yaitu amal perbuatan; QS. 3:92  “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaktian (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai"


Hasil gambar untuk gambar menyingkapkan rahasia

Rabu, 13 Maret 2019

PERSAMAAN-PERSAMAAN ISLAM-KRISTEN

1. Muliakanlah YESHUA ha MASHIA;

Hadits Shahih Bukhari 503 "Janganlah kamu memuliakan saya berlebihan sebagaimana memuliakan Isa anak Maryam, saya ini hanyalah hamba Allah". 

Kisah
4:12Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

2. Terkemuka di dunia dan di akherat;

QS. 3:45   (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

Why. 5:13Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"

3. Disebut anak-anak YAHWEH;

QS. 2:5    “Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari TUHAN mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.”

1Yoh. 3:1              Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.

4. Tak ada agama yang bisa menyelamatkan selain YESHUA ha MASHIA;

QS. 17:107    “Katakanlah: Berimanlah kamu kepadaNYA atau kamu tidak usah beriman [sama saja bagi ALLAH].”   

QS. 19:71    “Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi TUHAN-mu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.”

Yohanes 3:18        Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

5. YESHUA ditetapkan sebagai ANAK YAHWEH;

QS. 39:4     “Kalau sekiranya ALLAH hendak mengambil anak, tentu DIA akan memilih apa yang dikehendakiNYA diantara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakanNYA. Mahasuci ALLAH. DIA-lah ALLAH Yang Mahaesa lagi Mahamengalahkan.”    

Mzm. 2:7             Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

6. YESHUA adalah Alfa dan Omega;

QS. 57:3    “DIA-lah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhakir dan Yang Batin.”    

Why. 22:13          Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."

7. Al Kitab adalah kebenaran;

QS. 2:91   “sedang Al Qur’an itu adalah [kitab] yang hak; yang membenarkan apa yang ada pada mereka.”

Yohanes 17:17     Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

8. Al Kitab adalah standart kebenaran;

QS. 10:94    “Maka jika kamu {Muhammad] berada dalam keragu-raguan tentang apa yang KAMI turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari TUHANmu. Sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.”

QS. 11:17     dan sebelum Al Qur’an itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat.”

QS. 7:145      “Dan telah KAMI tuliskan untuk Musa pada lauh-lauh [Taurat] segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu.”   

Yes. 8:20              "Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

9. Tidak boleh melebihi Al Kitab;

QS. 30:47    “Dan sesungguhnya KAMI telah mengutus sebelum kamu beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan yang cukup.”

Wahyu 22:18     Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19     Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

10. Firman YAHWEH takkan berubah;

QS. 10:64    “Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat  ALLAH.” 

Yak. 1:17              Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

11. ELOHIM YAHWEH itu di langit, bukan di timur atau barat;

QS. 2:115      “Dan kepunyaan ALLAH-lah timur dan barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Mahaluas [rahmatNYA] lagi Mahamengetahui.”

Yoh. 17:1              Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.

12. ALLAH dengan TUHAN; BAPA dengan ANAK;

QS. 70:40    “Maka AKU bersumpah dengan TUHAN yang mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; Sesungguhnya “K A M I” benar-benar Mahakuasa.”

1Yoh. 1:3              Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

13. Diselamatkan oleh kasih karunia YAHWEH;

Hadits Shakih Muslim, oleh Adib Basri Mustafa, hal. 819, No. 76 dan 77:
“Bersumber dari Abu Hurairah, Beliau berkata: Rasulullah saw bersabda: Mendekatlah dan berusahalah benar! Ketahuilah, bahwa setiap orang di antara kalian tidak bakal selamat karena AMALnya. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, tidak juga engkau ? Rasulullah bersabda: Tidak juga aku, kecuali bila ALLAH melimpahiku dengan rahmat dan karunia dariNYA.” -

Yohanes 3:16        Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Ef. 2:8    Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

14. Kitab sesudah kitab Musa adalah Injil yang menyelamatkan;

QS. 46:29-31     “Mereka berkata: Hai kaum kami sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab yang telah diturunkan sesudah Musa yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus.”
“Hai kaum kami, terimalah [seruan] orang yang menyeru kepada ALLAH dan berimanlah kepadaNYA niscaya ALLAH akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih.”

1Kor. 15:2            Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu--kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.

15. Kristen itu penggenapan Hukum Taurat;

QS. 5:68   “Katakanlah: Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, dan Injil yang diturunkan kepadamu dari TUHAN-mu.”

Rm. 10:4               Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.

16. YESHUA diperlengkapi dengan mukjizat dan ROH KUDUS;

QS. 2:253    “Dan KAMI berikan kepada Isa putra Maryam beberapa mukjizat serta KAMI perkuat dia dengan RUHUL QUDUS.”

Kol. 2:9 Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,

17. YESHUA ha MASHIA adalah JURUSELAMAT dunia;

QS. 3:45  “ Hai Maryam, sesungguhnya ALLAH menggembirakan kamu dengan Kalimat daripadaNYA, namanya Al Masih Isa putra Maryam.”

Mat. 1:21             Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

18. Berbagai mukjizat YESHUA;

QS. 3:49    “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda [mukjizat] dari TUHANmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin ALLAH; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin ALLAH; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda [kebenaran kerasulanku] bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.”

Matius 11:4        Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5        orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.

19. YESHUA bangkit dan naik ke sorga;

QS. 3:55    “Hai ISA, sesungguhnya AKU akan menyampaikan kamu kepada ajalmu dan mengangkat kamu kepadaKU serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir.”  

Rm. 8:34               Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

20. YESHUA adalah kebenaran;

QS. 19:34   “Itulah ISA putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.”

Yohanes 14:6        Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

21. YESHUA Batu Penjuru dunia;

QS. 19:21    “Jibril berkata: Demikianlah TUHAN-mu berfirman: Hal itu adalah mudah bagiKU; dan agar dapat KAMI menjadikannya suatu TANDA bagi manusia dan sebagai rahmat dari KAMI.”

Ef. 2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

22. YESHUA mati, bangkit dan naik ke sorga;

QS. 19:33   “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku DILAHIRKAN, pada hari aku MENINGGAL dan pada hari aku DIBANGKITKAN HIDUP KEMBALI.”

1Kor. 15:4            bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;

Hasil gambar untuk gambar orang berterimakasih


Senin, 11 Maret 2019

AJARAN KRISTEN ITU PENYELESAI MASALAH

Kejatuhan Adam dan Hawa telah membuat manusia menjadi cacat, menjadi rusak. Manusia bukan lagi memberikan gambaran TUHAN sebagaimana perencanaan ketika penciptaannya, tetapi sudah kembali seperti debu sebagaimana asal pembuatannya. Harusnya seperti besi-besi yang di tangan pabrik motor Yamaha, diangkat derajatnya menjadi motor yang berguna, tapi ketika di luar pabrik, di jalan raya, motor-motor itu saling tabrakan, saling hancur-hancuran. Motor-motor itu tak bisa memelihara dirinya sebagus ketika berada di dalam pabrik Yamaha.

Kwalitas manusia dari keturunan ke keturunan semakin merosot. bukan oleh sebab keinginannya tapi oleh dosa yang ada di dalam dirinya, dosa yang ada di dalam darah dan dagingnya, sehingga itu yang menguasai segala keinginannya. Sebab kalau keinginan akal pikiran kita, pasti ingin menjadi orang yang baik. Tak ada orang yang berpikir ingin menjadi penjahat. Bahkan penjahatpun mempunyai pikiran untuk menjadi baik. Tapi kuasa dosa yang ada di dalam darah dan dagingnya itu yang membuat gagal segala keinginan baiknya.

Roma
7:22Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah,
7:23tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.
7:24Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?

Darah dan daging yang berdosa ini tak mungkin bisa ditaklukkan oleh metode apapun. Jangankan peraturan pemerintah, peraturan orangtuapun dilanggarnya. Jangankan peraturan orangtua, peraturan dirinya sendiripun dilanggarnya. Ketika diri ini berkomitmen untuk tidak korupsi, nyatanya ditangkap KPK. Ketika diri ini berkomitmen untuk tidak narkoba, nyatanya ditangkap polisi kasus narkoba. Jangankan Al Kitab, suara TUHAN secara langsungpun tak dihiraukan oleh Kain ketika digelapkan oleh hawa nafsunya untuk membunuh Habel, adiknya;

Kejadian
4:6Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
4:7Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."

Al Kitab sudah menunjukkan berbagai upaya ELOHIM YAHWEH dalam memecahkan problem dosa manusia. Mulai dari Firman secara langsung, dari pertunjukkan keajaiban-keajaiban, hukuman-hukuman yang sangat keras, peringatan para nabi, Kitabsuci, bahkan ROH KUDUS, semua sudah dilakukan ELOHIM YAHWEH namun tidak berhasil. Usaha-usaha itu menjadi perbendaharaan Al Kitab untuk menjawab usaha-usaha yang dilakukan umat manusia, baik melalui pemerintahan maupun melalui agama-agama, untuk menunjukkan bahwa semuanya itu sia-sia, tak ada gunanya, supaya kita tergiring untuk percaya pada YESHUA ha MASHIA.

Fakta membuktikan di dunia ini sudah banyak macam agama, sekolahan dan hukum dibuat, namun tak ada satupun yang ampuh untuk membuat manusia menjadi makhluk yang baik. Hanya satu saja yang tak sanggup dikerjakan oleh lembaga-lembaga itu, yaitu:

Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

ANAK YAHWEH yang tidak berdosa dijadikan berdosa, supaya kita yang berdosa menjadi suci.

Memborong belanjaan di pasar tak bisa dibawa sendiri? Carilah kuli atau becak supaya bawaan berat itu terpindahkan dari anda ke kuli atau becak itu. Yah, YESHUA mati disalib bukan oleh sebab dosa-dosaNYA, tapi oleh sebab DIA menanggung dosa-dosa kita.

Program keselamatan yang seperti itulah yang disebut kasih karunia, sebagaimana yang dikatakan oleh nabi Muhammad;

HSM 2414  "Dari Jabir r. a. katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: "Bukan amal seseorang yang memasukkan-nya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka"

Hukum Taurat sudah mengajarkan bangsa Israel jika berdosa, beli kambing, disembelih, maka dosanya terhapus. Punya dosa, bagi-bagi uang ke fakir miskin; apakah seperti itu? Jawabannya: Tidak bisa! Jika kambing atau amal bisa menyelamatkan, maka tak perlu JURUSELAMAT, tak perlu al Masih. Yang seperti itu namanya bukan kasih karunia tapi usaha kita. Kasihan orang-orang miskin yang berdosa tidak mungkin bisa bersedekah mereka. Bayangkan harga seekor kambing berapa juta?

Mazmur
40:6(40-7) Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian, tetapi Engkau telah membuka telingaku; korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau tuntut.
40:7(40-8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku;

Korban kambing itu hanya sebagai ilustrasi saja bahwa setiap dosa itu ada denda atau tebusannya. Jangan enak-enakan berbuat dosa, sebab itu harus dibayar. Tapi ELOHIM YAHWEH tidak mau menerima pembayaran dari manusia, supaya sorga jangan sampai menjadi hak milik kita, tapi supaya kita menyadari bahwa kita nggak modal apa-apa. Sebagai TUHAN yang Mahabesar, DIA-lah yang harus memberikan sesuatu untuk manusia sebagai tanda kasihNYA, bukannya DIA yang menerima sesuatu dari manusia. Itulah yang ELOHIM YAHWEH lakukan, yaitu mengutus ANAKNYA supaya menjadi PENEBUS DOSA.

Hanya dengan iman, bukan dengan uang ataupun perbuatan kita. Percaya YESHUA, kita dikasih penyertaan ROH KUDUS supaya kita diterangi pikiran kita, supaya tidak berbuat gelap-gelapan. Jika iman seperti uang, ROH KUDUS itu seperti karcis. Kita beli karcis di loket, itulah yang bisa memasukkan kita ke stadion.

Masalah dosa selesai oleh kehadiran ROH KUDUS;

Yoh. 16:13Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Dan itu tidak mungkin diberikan kalau kita tidak percaya pada YESHUA. Semua orang yang tidak dipimpin oleh TERANG, maka dia tetap berada di dalam kegelapan sekalipun agamanya ini dan itu, sekalipun hukumannya sekeras di kerajaan Arab Saudi, dipenggal kepalanya, dan sekalipun gelarnya seabreg. Semuanya tetap tumpul dan sia-sia.

Pertanyaan ELOHIM YAHWEH pada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?" Itulah kegelapan yang membuat matapun gelap, membuat kita tak ingat apa-apa, sama seperti orang yang sedang sakaw atau mabuk. Bandingkan dengan keadaan ketika sudah sadar, ketika segala keruwetan masalah terpecahkan, bukankah kita akan berbinar-binar dan menepuk kepala: "betapa bodohnya kita tadi?"

Orang yang sudah menyadari kesalahannya wajahnya akan berseri-seri, sikapnya tenang, jiwanya damai sekalipun berada di dalam penjara. Dan orang yang sedang cerah pikirannya menjadi cerdas ketika mengatasi masalahnya. Berbeda dengan orang yang sedang gelap pikirannya menjadi semakin bodoh ketika menyelesaikan masalahnya. Masalah bukannya tambah ringan tapi malah bertumpuk-tumpuk. Itu adalah gambaran kecil dari keberadaan ROH KUDUS yang tetap menyertai kita di segala keadaan.

Di zaman Taurat ELOHIM YAHWEH mengajarkan seperti yang Islam ajarkan sekarang ini, yaitu gigi ganti gigi, mata ganti mata dan nyawa ganti nyawa. Orang baik dibalas kebaikan, orang jahat dibalas kejahatan, itu adalah ajaran kuno yang sudah tidak digunakan oleh ELOHIM YAHWEH lagi, sebab itu hanya pelajaran yang memberikan peringatan bahwa setiap perbuatan pasti ada upahnya. Dan konsep setiap perbuatan pasti ada upahnya itu masih tetap berlaku, bahkan sampai kiamat nanti. Tapi ELOHIM YAHWEH mengambil alih dari yang semula hak membalas itu diberikan kepada manusia, kini ditarik sebagai hak TUHAN;

Ibr. 10:30Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya."

Pencuri kita pukul? Pencuri kita penjarakan? Oh, tidak! Itu hanya membuat posisi kita sama jahatnya. Pencuri dan keluarganya pasti akan sakit hati pada kita dan menganggap kita jahat, bahkan bisa jadi kita dinilainya lebih jahat dari mereka. Bayangkan, hanya mencuri sandal jepit dipenjara 3 bulan. Siapa yang lebih jahat pada akhirnya? Kita yang bersih menjadi kotor jadinya. Kita bisa masuk penjara jika memukul atau membunuh pencuri.

Matius
5:38Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
5:39Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
5:40Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
5:41Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
5:42Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
5:43Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
5:44Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Penjara hanya membuat penjahat semakin jahat, memendam sakit hati pada orang yang memenjarakannya dan pada polisi. Tak ada seorangpun yang dipandangnya baik, yang meninggalkan keteladanan, yang akan menuntunnya pada pertobatan. Baginya dunia tak berpengharapan.

Hasil gambar untuk gambar orang sedang ceria

Minggu, 10 Maret 2019

KESELAMATAN YANG PERLOMBAAN

Sebuah perusahaan membutuhkan satu orang tenaga administrasi dan menetapkan syarat-syarat tertentu. Ada seratus orang yang mengajukan lamaran dengan melengkapi segala persyaratannya. Namun demikian keseratus orang itu hanya bisa berkata: "Mudah-mudahan saya yang diterima". Apa sebab? Sebab lowongannya sangat terbatas yaitu hanya untuk satu orang, sedangkan pelamarnya seratus orang, maka tidak jelas siapa yang akan dipilih oleh direktur perusahaan itu.

Berbeda dengan anaknya bupati. Nggak perlu mengajukan lamaran, nggak perlu harus memenuhi persyaratan dan nggak usah mengikuti tes pasti diterima. Apa sebab? Sebab bapaknya mempunyai pengaruh yang kuat.

Pelamar kerja sangat perlu memilih perusahaan yang bisa dipercayai yaitu perusahaan-perusahaan yang resmi yang direkomendasikan pemerintah, sebab kalau melalui perusahaan-perusahaan yang tidak resmi, banyak kejadian tenaga kerja kita ditelantarkan di luar negeri. Sama seperti para sahabat yang dikecewakan oleh nabi Muhammad;


Dari Abu Huraira r.a. katanya: “Rasulullah saw. Berdiri ketika Tuhan yang Maha Mulia dan Maha Besar menurunkan ayat yang artinya: “Dan berilah peringatan kepada kaum famili engkau terdekat!” lalu beliau bersabda: “Hai kaum Quresy! (atau perkataan yang serupa dengan itu). Tebuslah dirimu! Saya tiada dapat menolongmu barang sedikitpun dari siksa Tuhan. Hai bani Abdi Manaf! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun. Hai Abbas anak Abdul Mutholib! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan. “Hai Safiah, bibi Rasulullah! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan. Hai Fatimah binti Muhammad! Mintalah kepada saya harta dan saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan!” (Hadits Shohih Bukhori Jilid 4, nomor 16).



“Dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: Tidak seorang pun di antara kalian yang akan diselamatkan oleh amal perbuatannya. Seorang lelaki bertanya: Engkau pun tidak, wahai Rasulullah? Rasulullah saw. menjawab: Aku juga tidak, hanya saja Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadaku akan tetapi tetaplah kalian berusaha berbuat dan berkata yang benar” (Hadits Shohih Bukhori Jilid 8, nomor 470).


Perusahaan Muhammad SAW berbeda dengan perusahaan Isa al Masih. Sebab Shalallaahu 'Alayhi

Wasallam itu artinya "semoga Allah memberi kebahagiaan dan keselamatan kepadanya" Sedangkan Isa al Masih atau Mesias itu artinya JURUSELAMAT. Papan nama perusahaan sudah memberitahukan tentang bidang usahanya sehingga seharusnya jangan sampai salah kamar. 

Menyelamatkan Muhammad bukanlah pekerjaan yang mudah. Allah dengan para malaikatnya saja masih belum cukup sehingga masih harus dibantu oleh 2 milyar kaum Muslim;

QS. 33:56  

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”




Milyaran umat Muslim di dunia diwajibkan mengucapkan “Assalamu ’alaika ayyuhan Nabi” (semoga keselamatan tercurah kepadamu hai Nabi) setiap sholat.


Menyelamatkan seorang nabi sebesar Muhammad saja berat sekali apa lagi menyelamatkan anda. Mungkin Muhammadlah satu-satunya nabi yang manja, yang membebani umat-umatnya, yang bukannya mendoakan meringankan beban umatnya, malah memberikan beban supaya mendoakannya. Berbeda sekali dengan Isa al Masih;

Mat. 20:28sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Nabi ISA itu datang untuk melayani bukan untuk dilayani.

Matius
11:28Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
11:30Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Nabi ISA itu meringankan bukan memberatkan dengan puasa 30 hari, berhaji ke Mekkah dan berwisata ke makam sunan-sunan, namun pada akhirnya hanya diberikan harapan: "Insyaallah".

Yoh. 17:9Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu

Lalu, jika Muhammad tidak bisa menyelamatkan apa sebenarnya yang dilakukannya?

QS. 2:148  

“Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”


Yah, Muhammad sedang menyelenggarakan perlombaan. Dari 2 milyar pesertanya, hanya disediakan 1 hadiah. Sebab lowongannya sangat terbatas sekali sehingga dilakukan undian. Sebab setiap langit hanya diisi seorang saja, terlalu luas untuk seorang diri di langit, seperti 1 orang yang menempati areal sekota. "Ablang-ablang" kata orang Jawa; terlalu longgar. Nabi Muhammad dengan Jibrilpun tak kebagian langit. Tapi masih mending Muhammad yang dikasih makam di Mekkah. Jibril? Kasihan sekali Jibril.

Berbeda dengan yang ditawarkan ISA al MASIH;

Yoh. 14:2Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

Kota Yerusalem Baru yang ditawarkan nabi ISA itu memiliki luas;

Why. 21:16Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama.


Seberapa besar kota itu? menurut ayat tadi adalah 12.000 stadia panjang dan lebar, di mana panjang 1 stadia = 607 feet = 1400 mil. Ini berarti 2.253 kilometer panjang dan lebarnya, berbentuk empat persegi dan pastinya lebih besar dari India. Pengukuran ini boleh diambil secara literal karena digambarkan sebagai pengukuran manusia (Wahyu 21:17).

Bahkan lebih mencengangkan adalah tinggi yang juga setidaknya 1.400 mil (Wahyu 21:16). Ini melampaui atmosfer bumi dan sampai ke ruang angkasa.


Itu sebabnya nabi Muhammad berpesan pada anda supaya anda jangan memuliakan dirinya melebihi dari memuliakan ISA al MASIH;

Hadits Shahih Bukhari 503 "Janganlah kamu memuliakan saya berlebihan sebagaimana memuliakan Isa anak Maryam, saya ini hanyalah hamba Allah". Sedangkan Isa anak Maryam adalah Kalam Allah / Kalimatuloh dan Roh Allah / Rohuloh

Memangnya siapakah ISA al MASIH itu?

QS. 3:45  

“(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al-Masih ‘Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah).”


"Terkemuka di dunia dan di akherat". Jika terkemuka di dunia saja, mungkin itu Muhammad atau Albert Einstein atau Soekarno atau Donald Trump. Tapi yang terkemuka di dunia dan di akherat, siapakah menurut firman Allah? Itu adalah kalimat pamungkas yang mengakhiri segala perdebatan tentang ISA al MASIH. Terkemuka di dunia dan di akherat sudah ujungnya ujung. Mau dibantah macam apa lagi?

Membantah itu = membantah Al Qur'an. Tidak mempercayai itu = bukan Islam!

Dan itu bukanlah perkataan Muhammad saja, yang baru diucapkan 500 tahun setelah adanya Injil;

Matius 28:18Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Ibr. 7:26Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,

Wahyu
5:13Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
5:14Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.

Islam mempunyai kesaksian tentang orang-orang yang hidup kekal, yaitu: nabi Idris(Henokh/Al Kitab), nabi Ilyas(Elia/Al Kitab), dan nabi ISA(YESHUA ha MASHIA/Al Kitab). Dan semuanya itu adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani. Masih belum ada hasil keselamatan dari Islam sebab nabinya sendiri masih terhenti di Mekkah dan masih diusahakan oleh Allah, para malaikat dan kaum Muslim. Semua orang yang tak memiliki JURUSELAMAT harus dicuci di neraka lebih dahulu, kata Allah;


QS. 17:107    “Katakanlah: Berimanlah kamu kepadaNYA atau kamu tidak usah beriman [sama saja bagi ALLAH].”       



QS. 19:71    “Dan tidak ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi TUHAN-mu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.”


Dan itu sesuai dengan yang diberitakan Injil;

Yohanes 3:18Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Kis. 4:12Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

QS. 43:61 

“Dan sesungguhnya ISA itu BENAR-BENAR memberikan pengetahuan tentang hari kiamat.
Karena itu JANGANLAH KAMU RAGU-RAGU tentang kiamat itu dan IKUTLAH AKU. INI
LAH JALAN YANG LURUS.”


Ikutilah langkah Muhammad. Apa langkah Muhammad?


HSB 1501; “Saya yang lebih dekat dengan Isa anak Maryam di dunia dan di akhirat. Semua nabi-nabi itu bersaudara karena seketurunan. Ibunya berlainan sedangkan AGAMANYA SATU.”


Muhammad menyatu dengan ISA al MASIH.

Hasil gambar untuk gambar lomba lari