Minggu, 11 Desember 2011

Israel, Bangsa Pilihan

http://www.sarapanpagi.org/israel-vt134.html

Alkitab Perjanjian Lama menyatakan demikian:

Ketika Allah memilih Abram, Dia berkata, "Aku akan membuat engkau menjadi bangsa besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat ... dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." (Kejadian 12:2,3). Ketika Abram berusia 99 tahun, Allah mengadakan perjanjian dengannya serta berkata, "Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa," dan mengubah namanya menjadi Abraham (Kejadian 17:2-5).

Setelah orang Israel keluar dari Mesir dan berada di padang belantara, melalui Musa Tuhan berkata kepada mereka: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus." (Kejadian 19:5-6).
Karena Israel adalah bangsa yang terpilih maka mereka diminta dan diwajibkan untuk hidup sebagai bangsa yang dipilih yaitu patuh kepada segala perintah dan hukum-hukum Allah .

Daud digambarkan sebagai raja Israel yang setia dan yang menuruti kehendak Allah. Peranan Daud, pembangunan kota Yerusalem dan Bait Allah oleh Salomo di sana mendapat perhatian besar dalam sejarah Israel. Pembaharuan yang dilakukan raja Yosia menekankan dan menempatkan Bait Allah di Yerusalem sebagai satu-satunya pusat peribadahan di Israel. Begitulah Yerusalem mendapat peranan yang sangat penting sebagai tempat dan pusat kegiatan agama di seluruh daerah Israel. Sebagaimana luas diterima iman dalam dunia perjanjian lama adalah berhubungan dengan pemberian hukum Allah sebagai tanggapan oleh bangsa itu. Secara umum bagi situasi lingkungan bangsa itu sebagai umat-Nya dan interaksinya dengan agama-agama lain. Hal ini menjadi sangat khusus sebab Allah sendiri menyuarakan agar umat-Nya itu manaati Allah yang menyatakan diri-Nya sendiri. Pertama dan terutama, hukum Allah adalah tentang orang Israel. Hukum itu sendiri dialamatkan terutama kepada Israel sebagai sebuah bangsa.
Reff: ISRAEL, di israel-vt134.html#p271


Mengapa Allah memilih Israel menjadi umat pilihanNya?

    * Ulangan 7:7-9 7:7 Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa mana pun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu -- bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? -- 7:8 tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir. 7:9 Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan,

Allah memilih bangsa Israel untuk menjadi umat yang akan melahirkan Yesus Kristus – Penyelamat dari dosa dan kematian (Yohanes 3:16). Allah pertama-tama menjanjikan Mesias setelah Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa (Kejadian 3:15). Kemudian Allah menegaskan bahwa Mesias akan datang melalui jalur Abraham, Ishak dan Yakub (Kejadian 12:1-3). Maka, Yesus Kristus adalah penyebab utama mengapa Allah memilih Israel menjadi umat pilihanNya. Allah tidak harus memiliki 'umat pilihan,' namun Dia memutuskan untuk melakukannya dengan cara itu. Yesus harus datang melalui sebuah bangsa, dan Allah memilih Israel.

Namun demikian, alasan Allah memilih Israel bukan hanya untuk kedatangan Mesias semata-mata. Keinginan Allah bagi Israel adalah bahwa mereka akan pergi dan mengajar bangsa-bangsa lain mengenai Dia. Israel dipanggil menjadi bangsa imam, nabi dan misionari kepada dunia ini. Rencana Allah adalah bagi Israel menjadi bangsa yang berbeda, bangsa yang membawa orang kepada Allah dan janjiNya mengenai Penebus, Mesias dan Juruselamat. Secara umum, Israel gagal dalam tugas ini. Namun demikian, tujuan utama Allah bagi Israel, yaitu membawa Mesias dan Juruselamat, telah terpenuhi dengan sempurna – dalam diri Yesus Kristus.


Apakah keselamatan pada Perjanjian Lama itu khusus bagi Israel saja?

Kelihatannya seperti itu, namun sebenarnya Allah-pun memperkenankan bangsa-bangsa lain selain Israel untuk datang kepada-Nya. Dalam agama Yahudi dikenal satu istilah proselit (Yunani, προσήλυτος – prosēlutos .

Keluaran 12:43-49 melarang non-Israel turut merayakan Paskah (masuk dalam ibadah Israel), tapi membuka kesempatan bagi proselit yang diharapkan akan mengikuti segala tata cara upacara dan ibadah bani Israel:

    * Keluaran 12:43-49 12:43 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun: "Inilah ketetapan mengenai Paskah: Tidak seorang pun dari bangsa asing boleh memakannya. 12:44 Seorang budak belian barulah boleh memakannya, setelah engkau menyunat dia. 12:45 Orang pendatang dan orang upahan tidak boleh memakannya. 12:46 Paskah itu harus dimakan dalam satu rumah juga; tidak boleh kaubawa sedikit pun dari daging itu keluar rumah; satu tulang pun tidak boleh kamu patahkan. 12:47 Segenap jemaah Israel haruslah merayakannya. 12:48 Tetapi apabila seorang asing telah menetap padamu dan mau merayakan Paskah bagi TUHAN, maka setiap laki-laki yang bersama-sama dengan dia, wajiblah disunat; barulah ia boleh mendekat untuk merayakannya; ia akan dianggap sebagai orang asli. Tetapi tidak seorang pun yang tidak bersunat boleh memakannya. 12:49 Satu hukum saja akan berlaku untuk orang asli dan untuk orang asing (baca: Proselit) yang menetap di tengah-tengah kamu."

Proselit, mereka dalah orang non-Yahudi yang memeluk Agama Yahudi. Orang-orang Yahudi sering secara tidak adil dituduh bersikap kaku dan sangat eksklusif. Sebenarnya, teristimewa diantara orang-orang Yahudi yang tercerai-berai atau tersebar itu, ada kesadaran mengenai misi mereka terhadap orang yang bukan Yahudi. Mereka berusaha dengan tulus untuk memenangkan orang yang bukan Yahudi itu agar bertobat dan memeluk agama mereka. Memang bukan masalah yang ringan dan mudah bagi orang yang bukan Yahudi menerima Agama Yahudi. Ia harus disunat dan harus dibabtis (tevilah), dan taat pada Hukum Musa, termasuk segala peraturan ritual seperti Hukum Sabat dan hukum tentang makanan Haram/Najis. Jadi, sebenarnya ia bahkan harus menanggalkan kenasionalannya sendiri. Ada cukup banyak orang yang mengambil langkah yang drastis ini, dan mereka ini disebut "proselit".

Banyak pula orang tertarik pada kepercayaan monoteisme dan moralitas Yudaisme yang ketat dan sangat kontras dengan politeisme Romawi yang menunjukkan kemerosotan akhlak. Mereka siap mengidentifikasikan diri dengan keyakinan dan idealisme bangsa Yahudi, tetapi tidak meimiliki komitmen sepenuhnya sebagai proselit. Kawan sesama musafir ini – sebagian besar adalah para pejabat yang kaya dan berpengaruh – dalam PB, proselit dikenal dengan sebutan "yang takut akan Allah", maksudnya orang "saleh" (Kisah 13:26,43,50; 17:4)

    * Kisah 13:26,43,50 13:26 LAI TB, Hai saudara-saudaraku, baik yang termasuk keturunan Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita. KJV, Men and brethren, children of the stock of Abraham, and whosoever among you feareth God, to you is the word of this salvation sent.TR, ανδρες αδελφοι υιοι γενους αβρααμ και οι εν υμιν φοβουμενοι τον θεον υμιν ο λογος της σωτηριας ταυτης απεσταλη Translit interlinear, andres adelphoi huioi genous abraam kai hoi en humin phoboumenoi {yang takut kepada} ton theon {Allah} humin ho logos tês sôtêrias tautês apestalê 13:43 LAI TB, Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah. KJV, Now when the congregation was broken up, many of the Jews and religious proselytes followed Paul and Barnabas: who, speaking to them, persuaded them to continue in the grace of God.TR, λυθεισης δε της συναγωγης ηκολουθησαν πολλοι των ιουδαιων και των σεβομενων προσηλυτων τω παυλω και τω βαρναβα οιτινες προσλαλουντες αυτοις επειθον αυτους επιμενειν τη χαριτι του θεουTranslit interlinear, lutheisês de tês sunagôgês êkolouthêsan polloi tôn ioudaiôn kai tôn sebomenôn {yang takut akan (Allah)} prosêlutôn {dari penganut2 agama yahudi} tô paulô kai tô barnaba hoitines proslalountes epeithon autous epimenein tê khariti tou theou 13:50 LAI TB, Orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota itu, dan mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu. KJV, But the Jews stirred up the devout and honourable women, and the chief men of the city, and raised persecution against Paul and Barnabas, and expelled them out of their coasts.TR, οι δε ιουδαιοι παρωτρυναν τας σεβομενας γυναικας και τας ευσχημονας και τους πρωτους της πολεως και επηγειραν διωγμον επι τον παυλον και τον βαρναβαν και εξεβαλον αυτους απο των οριων αυτων Translit interlinear, hoi de ioudaioi parôtrunan tas {YANG} sebomenas {takut akan (Allah)} gunaikas kai tas euskhêmonas kai tous prôtous tês poleôs kai epêgeiran diôgmon epi ton paulon kai ton barnaban kai exebalon autous apo tôn oriôn autôn * Kisah 17:4LAI TB, Beberapa orang dari mereka menjadi yakin dan menggabungkan diri dengan Paulus dan Silas dan juga sejumlah besar orang Yunani yang takut kepada Allah, dan tidak sedikit perempuan-perempuan terkemuka. KJV, And some of them believed, and consorted with Paul and Silas; and of the devout Greeks a great multitude, and of the chief women not a few.TR, και τινες εξ αυτων επεισθησαν και προσεκληρωθησαν τω παυλω και τω σιλα των τε σεβομενων ελληνων πολυ πληθος γυναικων τε των πρωτων ουκ ολιγαι Translit interlinear, kai tines ex autôn epeisthêsan kai proseklêrôthêsan tô paulô kai tô sila tôn te sebomenôn {takut kepada (Allah)} ellênôn {dari orang2 yang bukan yahudi} polu plêthos gunaikôn te tôn prôtôn ouk oligai

Contoh seorang Proselit yang lain dari bangsa lain, yaitu Aram/ Siria:

Naaman, Reff : http://www.sarapanpagi.org/naaman-vt3893.html#p21490

Quote:
NAAMAN PROSELIT:

Naaman, tokoh Perjajian Lama non-Yahudi, dianggap sebagai Proselit ketika ia membenamkan dirinya (Baptis/ TEVILAH) atas petunjuk dari Elisa (2 Raja-raja 5:14). Dan dari sinilah muncul ketentuan bahwa orang-orang non-Yahudi masuk ke dalam agama Yahudi dengan ditandai upacara pembaptisan dengan cara pembenaman di air (Baptis/ TEVILAH).

Upacara "baptis" dalam agama Yahudi ([size=15pt] טבילה [/size]– TEVILÂH) wajib dijalani para calon yang dibaptis dari non-Yahudi yang akan masuk menjadi pengikut agama Yahudi.
Kalangan non-Yahudi yang dibaptis disebut kalangan proselit. Menurut Talmud dan sudut pandang Parisi-Palestina, di samping harus di"benamkan ke dalam air" (dibaptis), kalangan proselit itu harus disunat dan mempersembahkan korban. Ada dua jenis proselit yaitu 'ger tosyav', "proselit yang bertempat tinggal di Israel" atau 'ger sya'ar', "proselit pintu gerbang", dan 'ger tsedeq', "proselit yang benar" atau 'ger haberit', "proselit perjanjian" (Bava' Metsi'a' 5,6,9, 12; Makot 2,3, Nega'im 3).

"Proselit" diterjemahkan oleh LAI dengan "penganut agama Yahudi" misalnya Matius 23:15, Kisah Para Rasul 2:10, 6:5, dan 13:43.


Sumber:
Ensiklopedia Alkitab Masa Kini, Vol 2, Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1994, hlm 113
dan Berbagai Sumber.


Contoh lain seorang non Israel, pengikut YHVH, Allah Israel adalah Rahab perempuan Kanaan yang Berasal dari Yeriko. Dan juga Ruth seorang Moab, dll.


Allah untuk semua bangsa

Di dalam Perjanjian Lama dituliskan ada peristiwa bahwa Allah menengok bangsa-bangsa lain, yang didalamnya terdapat pesan-pesan keselamatan. Dalam hal ini Kitab Lukas 11:29-32 menyebutkan 2 contoh dari orang-orang yang sikapnya terpuji yaitu:
    1. Ratu dari Selatan (Ratu negeri Syeba, 1 Raja 10:1-13) 2. Penduduk kota Niniwe

"Ratu dari Selatan" datang atas prakarsanya sendiri dari "ujung bumi" untuk bertemu Salomo dan mendengar hikmatnya di Yerusalem dimana Allah secara khusus menyatakan diriNya kepada Israel (Yesaya 52:10 bandingkan dengan Kisah 1:8 ). Demikian juga penduduk Niniwe , pada zaman itu adalah ibukota dunia, seperti halnya kota Roma pada zaman PB. Penduduk Niniwe ini menyambut seorang nabi yang datang dari Israel yaitu Yunus, dan mereka bertobat karena pemberitaan/khotbah Yunus (lihat keterangannya lebih lanjut di artikel di tanda-yunus-ratu-selatan-lukas-11-29-32-vt376.html ).

Menarik dalam Silsilah Matius, bahwa ada 4 perempuan bangsa asing, masing-masing adalah Tamar (perempuan Kanaan, Matius 1:3) dan Rahab (perempuan Kanaan, Matius 1:5), kemudian ada Rut (perempuan Moab, Matius 1:5), kemudian Betsyeba (meski ia berasal dari Israel, namun ia pernah menjadi "bangsa asing" karena menikahi "Uria orang Het itu", Matius 1:6).

Bukan secara kebetulan, tetapi ada suatu pesan khusus, bahwa di dalam Injil Matius itu menyebutkan nama-nama perempuan asing itu untuk memperlihatkan bahwa Tuhan menerima bangsa-bangsa non-Yahudi dalam rencana keselamatan. Dengan kata lain Matius menunjukkan bahwa Injil itu UNIVERSAL!
Siapapun sebenarnya dapat menjadi bagian dari Jemaat TUHAN karena iman!

Keselamatan pada awalnya diperkenalkan kepada Israel keturunan Abraham dan Allah mengadakan perjanjian khusus dengan Israel melalui Taurat Musa, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa Allah dengan kasih-Nya juga memandang penting keselamatan bangsa-bangsa lain, misalnya penduduk kota Niniwe di Asyur, sehingga Ia mengutus Yunus. Dan itu adalah sebuah kisah Tipologis yang pada akhirnya digenapi oleh 'Anti-type'-nya dalam pelayanan Yesus Kristus bagi keselamatan yang juga mencakup orang-orang non-Yahudi:

    * Lukas 11:29-32 TANDA YUNUS 11:29 Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah YESUS: "Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. 11:30 Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini. 11:31 Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo! 11:32 Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!"

2 hal tipologis ini digenapi oleh anti-type-nya yang disinggung oleh Tuhan Yesus Kristus dalam ayat-ayat di atas, yaitu tentang Ratu Selatan (non-Israel) dan Niniwe (non-Israel), suatu pernyataan jelas bahwa Allah juga memandang bangsa-bangsa lain dalam karya keselamatan dari-Nya!

Haleluyah,
Amin!


Blessings in Christ,
BP
November 30, 2011

Artikel terkait:
KESELAMATAN : Status Khusus Orang Yahudi dalam Perjanjian Baru, di keselamatan-status-khusus-orang-yahudi-dalam-pb-vt1211.html#p3795

Tidak ada komentar: