Jumat, 27 Januari 2012

ENSIKLOPEDI FAKTA ALKITAB - 9

9. Orang Persia
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=207&res=almanac

Orang Persia memerintah Palestina selama abad terakhir dari sejarah Perjanjian Lama. Alkitab membicarakan kurun waktu ini dalam kisah-kisah Ester, Daniel, Ezra, Nehemia, dan dalam dua ayat pada akhir kitab II Tawarikh. Bagi orang Yahudi ini merupakan periode pemugaran dan pembangunan kembali. Bagi orang Persia ini merupakan periode pengembangan kerajaan.
Orang Yahudi telah dibuang ke Babilonia selama hampir 60 tahun ketika orang Persia menaklukkan negeri itu pada tahun 539 sM. Dua tahun kemudian Koresy II, raja Persia, mengizinkan para buangan ini kembali ke tanah air mereka. Lalu ia maju terus untuk menaklukkan Mesir, suatu prestasi yang tercapai oleh putranya pada tahun 526 sM.
Selama kurun waktu 550 tahun, Palestina dijadikan sebagian dari kerajaan-kerajaan besar seperti Babilonia, Persia, Yunani, dan Roma. Bagaimanapun juga, hanya orang Persia yang diingat karena sumbangan mereka kepada bangsa Yahudi. Alkitab menganggap kerajaan-kerajaan yang lain sebagai jahat dan bermusuhan kepada orang Yahudi.

I. Sejarah Purbakala
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=208&res=almanac

Orang Persia mengetahui artinya hidup dalam pembuangan. Mereka telah dipaksa untuk bermigrasi selama lebih dari seribu tahun. Para leluhur mereka mula-mula tinggal dekat padang-padang rumput yang luas di Rusia selatan. Sekitar 2000 - 1800 sM suku-suku lain yang bermigrasi memaksa mereka untuk pindah ke tanah datar di Asia Tengah. Mereka membawa serta nama, tradisi dan bahasa Arya mereka. Bahasa Indo-Irani ini agak mirip dengan bahasa Yunani dan Latin. Ketika orang Arya ini mencapai tanah air mereka yang baru di kawasan yang luas antara India dan Mesopotamia, rupanya mereka memperkenalkan kuda dan kereta. Temuan barang-barang tembikar dari kurun waktu itu memperlihatkan gambar-gambar kuda. Tali kekang dari besi dan tembaga telah ditemukan juga.
Dari suku-suku yang menetap di bagian utara Iran hanya orang Media dan Persialah yang penting untuk diselidiki karena mereka yang paling mempengaruhi orang-orang dan masa-masa di Alkitab. Kemunculan mereka sebagai suatu kekuatan politik yang hebat memakan waktu hampir seribu tahun.

II. Bangkitnya
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=209&res=almanac

Koresy Agung (550 - 529 sM). Cucu perempuan Kuaksares menikah dengan Kambises I, raja Persia di Ansyan. Putra yang lahir dari perkawinan ini adalah Koresy II, dikenal sebagai Koresy Agung. Di bawah Koresy II kekuasaan Persia harus diperhitungkan. Ketika ia dinobatkan menjadi raja Ansyan pada tahun 559 sM, orang Persia masih membayar upeti kepada Media. Sekitar 550 sM, Koresy telah mengalahkan kakeknya, Astyages, raja orang Media, dan merebut ibu kotanya, Ekbatana. Kemudian Koresy memberikan gelar "raja Media" kepada dirinya sendiri dan mendirikan markas besarnya di Ekbatana. Dengan mengizinkan para pejabat Media terus memegang jabatannya, Koresy memperoleh kesetiaan mereka.
Seluruh Kerajaan Media jatuh ke tangan Koresy. Ia maju ke barat dan menyatakan haknya atas Armenia, Kapadokia, Kilikia, Lidia, berbagai negara kota Yunani di Asia Kecil dan kepulauan Yunani. Di timur ia menaklukkan seluruh kawasan Iran. Akan tetapi, masih ada dua saingan yang berkuasa: Babel dan Mesir. Sebelum ia dapat maju melawan Mesir, Babel harus tunduk kepada kekuasaan Persia.
Ketika menundukkan Babilonia, Koresy memasuki gelanggang sejarah Alkitab. Untuk memahami dampak Koresy atas dunia purbakala, kita perlu mempelajari kembali hari-hari terakhir Babilonia, saingan terbesarnya.

A. Pemerintahan Nabonidus
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=210&res=almanac

Nabonidus, penguasa terakhir dari kerajaan Babilonia (555 - 539 sM) percaya bahwa perserikatan dengan Koresy II dari Ansyan akan menghancurkan saingannya, Media mengandalkan perserikatan itu untuk perlindungan dan tidak berusaha untuk memperkuat negerinya sendiri. Daripada membangun kekuatan militernya, Nabonidus malah menghabiskan waktunya dengan kesusasteraan, agama, dan penyelidikan masa lalu Babel. Karya Nabonidus memang terbukti tidak terhingga nilainya dalam menetapkan tarikh. Ia membawa masuk pemujaan dewa bulan, Sin, dewa pelindung kota Haran, kota asal keluarganya. Tidak lama kemudian ia dihalau dari Babel oleh para imam yang tidak menyukai pembaharuannya di bidang agama. Ia tinggal dalam pembuangan di Teima di Arab bagian utara selama 10 tahun, mulai dari tahun 552 sM. Nabonidus meninggalkan putranya, Belsyazar, sebagai wali pemerintah di Babel selama masa ini. Ketika Nabonidus kembali ke Babel pada tahun 543 sM, kerajaan itu sudah lemah dan tidak bersatu. Para imam masih tidak puas, karena mereka merasa telah kehilangan kebesarannya yang dahulu sejak Sin mengganti Marduk sebagai dewa Babel.

B. Daniel dan Tulisan di Dinding
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=211&res=almanac

Perjanjian Lama menceritakan bahwa Daniel mengabdi kepada Belsyazar yang memerintah Babel selama ketidakhadiran ayahnya, Nabonidus. Kitab yang memakai nama Daniel menceritakan bagaimana Belsyazar mengadakan jamuan untuk seribu orang pembesarnya. Di antara ekses-ekses yang terjadi pada jamuan itu terdapat perbuatan mabuk-mabukan dan pencemaran perkakas yang telah direbut dari bait suci di Yerusalem. Ketika muncul tulisan di dinding itu, baik raja maupun orang bijaksananya, tidak dapat membaca tulisan yang aneh itu. Akhirnya, Daniel dipanggil. Mula-mula ia menegur raja karena kesombongannya. Keangkuhan sama yang telah merobohkan Nebukadnezar untuk waktu yang singkat, akan merobohkan Belsyazar juga, sesuai dengan arti yang diberikan Daniel mengenai tulisan itu, "MENE, MENE, TEKEL UFARSIN" (Dan. 5:25). Daniel menafsirkan kata-kata bahasa Aram ini (arti harfiah, "bilangan, bilangan, timbangan, bagian-bagian") sebagai berikut, Masa pemerintahan tuanku telah dihitung oleh Allah dan telah diakhiri; . . . tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan; ... kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia" (Dan. 5:26-28).
Setelah mendengar pesan yang menakutkan ini pun, Belsyazar tidak bertobat. Sebaliknya, ia menjadikan Daniel orang yang ketiga dalam kerajaan itu, seakan-akan hendak membatalkan keputusan Allah dengan mengikutsertakan hamba Allah ini dalam pemerintahannya. Dengan nada serius Alkitab menyatakan, "Pada malam itu juga terbunuhlah Belsyazar, raja orang Kasdim itu. Darius, orang Media, menerima pemerintahan ketika ia berumur enam puluh dua tahun" (Dan. 5:30 - 6:1).

C. Jati Diri "Darius"
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=212&res=almanac

Para kritikus dengan cepat memperlihatkan bahwa Alkitab keliru ketika merujuk kepada Darius dalam Daniel 6:1. Catatan-catatan sekular membuktikan bahwa Koresy II merebut Babel pada tahun 539 sM, dan tidak mengetahui tentang orang bernama Darius yang menaklukkan dan memerintah Babel. Beberapa kritikus beranggapan bahwa kitab ini tidak ditulis oleh Daniel atau bahkan tidak ditulis sementara masa hidupnya, tetapi bahwa seorang penulis pada abad ke-2 sM telah menulisnya karena ingin membesarkan hati orang Yahudi untuk setia kepada Allah dalam melawan Antiokhus IV, yang telah berusaha menghelenisasikan Palestina. (Lihat "Orang Yahudi pada Zaman Perjanjian Baru.") Penulis seperti itu mungkin lebih berminat untuk menceritakan kisah yang membangkitkan semangat daripada merekam fakta-fakta dengan teliti. Pakar-pakar lain mengemukakan berbagai identifikasi yang mungkin tentang Darius.
Beberapa pakar berteori bahwa Darius sebenarnya adalah Gobryas (atau Gubaru), salah seorang jenderal Nebukadnezar. Ia telah menjadi gubernur Babel di propinsi Elam, sebuah propinsi di perbatasan Persia. Ketika ia menyaksikan naiknya kekuasaan Persia, ia membelot kepada Koresy dan bergabung dengannya untuk melemahkan kekuasaan Babel. Gobryas dan Koresy dengan mudah merebut Babel karena keimaman dewa Marduk telah menunggu untuk membantu orang Persia. Belsyazar, yang ditinggalkan oleh Nabonidus untuk mempertahankan kota itu, tidak mampu mempertahankan ibu kotanya karena ia sedang mabuk. Koresy mengikuti Gobryas ke dalam kota Babel tanpa bertempur. Di sana ia diterima sebagai pahlawan dan dengan segera dinobatkan menjadi "raja Babel".
Berbagai dokumen dari kurun waktu itu menyatakan mengapa Koresy begitu populer sebagai penakluk Babel. Ia memulihkan kedudukan Marduk sebagai dewa negara, bersama dengan keimamannya. Ia juga memelihara disiplin yang ketat di antara pasukan-pasukan pendudukan sehingga penjarahan dan pemerkosaan dihindari.

D. Dekrit Koresy
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=213&res=almanac

Koresy mengadakan komitmen untuk menjalankan kebijaksanaan pemugaran. Berbeda dengan orang Asyur dan orang Babel, yang mengambil dan membuang bangsa-bangsa yang telah dikalahkan dari negeri mereka, Koresy yakin bahwa demi kepentingannya sendiri sebaiknya ia mengizinkan orang banyak itu kembali ke tanah air mereka dan, membangun kembali kuil-kuil mereka. Koresy menjalankan kebijaksanaan politeisme keagamaan.
Kebijaksanaan baru ini disambut oleh komunitas-komunitas Yahudi. Orang Yahudi telah dibuang dari Israel sejak tahun 723 sM dan dari Yehuda sejak tahun 586 sM. Mereka memandang meningkatnya kekuasaan Persia sebagai suatu tanda yang dikirim oleh Tuhan yang bertalian dengan berakhirnya pembuangan mereka. Mereka menghibur diri mereka dengan nubuat-nubuat tentang keruntuhan Babel seperti Yeremia 25; 50; 51. Yesaya meyakinkan mereka bahwa Koresy telah diurapi oleh Allah untuk suatu tugas khusus sekalipun ia tidak mengenal Allah (Yes. 45:1, 4).
Ezra ps. 1 mencatat dekrit Koresy untuk mengembalikan orang-orang buangan ke tanah air mereka seperti yang diterima dan dipahami oleh orang Yahudi. Di samping membebaskan mereka, dekrit itu mengizinkan orang Yahudi membangun kembali bait suci dan memulai penyembahan yang teratur kepada Allah Israel. Menurut Ezra, dekrit ini memberi instruksi kepada para tetangga orang Yahudi untuk memberangkatkan mereka dengan hadiah perjalanan pribadi dan juga sumbangan sukarela untuk pembangunan kembali bait suci. Koresy bahkan mengembalikan perkakas-perkakas berharga yang telah diambil dari bait Salomo oleh Nebukadnezar pada tahun 586 sM. Perkakas itu meliputi 30 bokor emas, seribu bokor perak, dua puluh sembilan pisau, tiga puluh piala emas, empat ratus sepuluh piala perak, dan seribu buah "barang-barang lain" (Ezr. 1:9-10). Koresy juga menyumbang dari perbendaharaan raja untuk pembangunan kembali itu. Sumbangan ini kemudian dibuktikan selama pemerintahan Darius ketika sebuah piagam dalam bahasa Aram ditemukan di benteng di Ekbatana. Piagam itu dicatat dalam Ezra 6:3-4.

http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=214&res=almanac
Dengan gembira orang Yahudi menanggapi tawaran Koresy. Pada tahun dekrit itu diumumkan (538 sM), banyak orang Yahudi bersiap-siap untuk pulang. Kita harus ingat bahwa keputusan mereka untuk pulang bukanlah keputusan yang mudah. Orang-orang Yahudi yang telah mematuhi nasihat Yeremia (Yer. 29:5, dst.) telah menjadi mapan di Babel. Mereka sudah membeli rumah, menanam kebun, dan mendirikan usaha perdagangan dalam pembuangan. Lempeng-lempeng perdagangan Babel menyatakan nama orang-orang Yahudi, yang menunjukkan bahwa orang Yahudi mempunyai kedudukan yang baik di Babel pada zaman itu. "Kaum Zionis" zaman purba ini harus meninggalkan segala sesuatu yang telah mereka bangun dalam pembuangan untuk kembali ke tanah air yang miskin. Orang-orang yang memulai perjalanan panjang yang berbahaya dari Babel ke Palestina membutuhkan kepercayaan kepada Allah, jiwa perintis, dan kehendak yang kuat untuk membangun kembali negeri mereka.
Sesbazar, "pembesar di Yehuda," adalah bupati pertama di Yehuda. Sesbazar, yang namanya dalam bahasa Babel (Samas-apalusur) berarti "Samas telah mengawal kedudukannya sebagai anak." Ia bertanggung jawab atas harta benda bait suci dalam perjalanan ke Yerusalem (Ezr. 1:11; 5:14). Boleh jadi ia adalah putra Yoyakhin, Syenasar (I Taw. 3:18).
Para sejarawan tidak sependapat mengenai jati diri Sesbazar. Ada yang mengemukakan bahwa Sesbazar yang disebut di Ezr. 1:11 adalah sama dengan Zerubabel dari keluarga Daud, yang memimpin rombongan pertama yang kembali (Ezr. 2:2). Zerubabel adalah pemimpin di samping Yesua. Aran tetapi, kita tidak diberi tahu bahwa Sesbazar adalah pemimpin yang aktif, sedangkan Ezra secara khusus menekankan peran Zerubabel sebagai pemimpin dari rumah Daud selama kurun waktu pemugaran. Dalam jawaban orang Yahudi kepada Darius, Sesbazar disebut sebagai bupati yang menyaksikan peletakan dasar bait suci. Mungkin Sesbazar telah wafat segera sesudah ia kembali ke Yerusalem, dan mungkin Zerubabel, kerabatnya yang sudah setengah tua itu, mengambil alih jabatan bupati. Nabi Hagai mengacu kepada Zerubabel sebagai "bupati" (Hag. 1:1, 14).
Segera sesudah orang Yahudi tiba di Yerusalem, Sesbazar memberi instruksi kepada rakyatnya untuk mengikuti perintah Koresy untuk membangun kembali bait suci. Zerubabel dari keluarga Daud dan Yosua imam besar memimpin rakyat dalam mengucap syukur dan meletakkan dasar bait suci. Para imam dan orang Lewi memimpin mereka dalam puji-pujian. "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya kepada Israel!" (Ezr. 3:11). Hanya orang-orang yang telah melihat kemegahan bait Salomo dapat membandingkannya dengan bangunan sederhana yang sedang dibangun di hadapan mata mereka. Mereka yang mengingatnya menangis, sedangkan orang-orang Yahudi yang lebih muda bersorak-sorai karena sukacita ketika menyaksikan permulaan yang baru ini. Mereka mengetahui bahwa hal ini menggenapi janji-janji Allah kepada para nabi yang didasarkan pada perjanjian-Nya dengan Abraham (Ezr. 3:12-13).
Orang Yahudi di Palestina berusaha untuk mematuhi Taurat Musa. Mereka mempersembahkan kurban bakaran waktu pagi dan waktu petang (Ezr. 3:2; bdg. Ul. 12:5-6); merayakan hari Raya Pondok Daun (Bil. 29:12): dan mengadakan setiap hari raya yang telah ditetapkan (Bil. 29:39). Dengan sukarela mereka menyumbangkan apa yang dapat mereka berikan untuk membangun bait suci - sejumlah enam puluh satu ribu dirham emas, lima ribu mina perak dan seratus helai kemeja imam (Ezr. 2:69).

F. Daniel di Bawah Orang Persia
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=215&res=almanac

Kehidupan Daniel dalam pembuangan telah meliputi kenaikan dan kejatuhan Babel. Ia telah menyaksikan permulaan masa Pembuangan (kr. tahun 606 sM), kejatuhan Babel (539 sM), dan gelombang-gelombang pertama orang Yahudi yang kembali ke Palestina (kr. 538 sM). Allah telah memakai Daniel untuk mengumumkan kejatuhan Babel ke tangan orang Persia (Dan. 5). Setelah itu Daniel mengabdi kepada orang Persia selama beberapa tahun sesudah kejatuhan Babel.
Mungkin sekali "Darius" dari Daniel 6 harus disamakan dengan penguasa Persia yang bernama Gubaru. Gubaru memerintah propinsi Persia yang terbesar, "Babilonia dan di seberang Sungai." Daerah kekuasaannya meliputi Babilonia, Asyur, Siria, Fenisia, dan Palestina. Ia mengangkat 120 wakil raja atau gubernur dan 3 pejabat tinggi (Dan. 6:1) untuk menjaga propinsinya. Gubaru menjadikan Daniel seorang pejabat tinggi. Kedua rekan Daniel dan para wakil raja ingin menyingkirkan Daniel, sekalipun pekerjaan dan pertimbangannya tak bercacat cela. Mereka menyerang kehidupan pribadinya. Daniel, seorang Yahudi yang saleh, secara teratur berdoa kepada Allah dengan berkiblat ke Yerusalem (6:10). Para musuhnya membujuk Gubaru untuk memerintahkan bahwa tak seorang pun boleh berdoa atau menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia, kecuali kepada raja (6:12). Seperti yang diharapkan para wakil raja, Daniel menentang perintah ini. la diadili dan kedapatan bersalah, lalu dilemparkan ke gua singa, tetapi Allah menyelamatkan dia oleh suatu mukjizat (6:22).
Pada tahun pertama pemerintahan Gubaru, Daniel merenungkan nubuat Yeremia mengenai 70 tahun pembuangan (Yer. 25:11-12; 29:10). Daniel mengaku dosa-dosa yang telah menyebabkan orang Yahudi dibuang, dan berdoa agar Tuhan sekali lagi menghadapi umatNya dengan kasih sayang dan mengembalikan mereka ke Yerusalem. Dengan tiba-tiba Gabriel, penghulu malaikat, menyatakan kepada Daniel bahwa sesudah tujuh puluh kali tujuh masa (suatu kurun waktu yang tidak diketahui) bangsa itu dan Yerusalem akan dipulihkan, pendamaian akan dilaksanakan dan dosa mereka dihapuskan. Gabriel mengatakan bahwa keadilan yang kekal akan diadakan demi kepentingan mereka (Dan. 9:24).
Penglihatan nubuat yang terakhir dinyatakan kepada Daniel pada tahun ketiga pemerintahan Koresy, raja Persia (Dan. 10:1). Pada waktu ini, Daniel sudah terlalu tua untuk bergabung dengan orang Yahudi yang kembali ke Palestina. Allah menampakkan kemuliaan-Nya kepada Daniel ketika ia duduk di tepi Sungai Tigris (10:4, dst.). Utusan Allah memberitahukan masa depan Kerajaan Persia kepada Daniel. Penglihatan Daniel bernubuat bahwa sesudah Koresy tiga orang raja akan memerintah Persia (Kambises, Pseudo-Smerdis, dan Darius), sebelum raja yang keempat (Xerxes) akan menghabiskan masa hidupnya untuk memerangi orang Yunani (11:2). Seratus tahun kemudian Kerajaan Persia direbut oleh Aleksander Agung (kira-kira tahun 323 sM). Selama satu setengah abad berikutnya, dua bagian dari kerajaan Aleksander akan berperang di tanah Palestina - kerajaan Ptolemeus dari Mesir ("raja negeri Selatan") dan kerajaan Seleukus ari Siria ("kerajaan negeri Utara"). Palestina akan direbut oleh pihak Seleukus sekitar tahun 200 sM (Dan. 11:17, dst.), dan diperintah oleh mereka sampai kedatangan Antiokhus Epifanes. Antiokhus akan memerangi pihak Ptolemeus dari Mesir sampai "kapal-kapal orang Kittim" dari Roma menuntut pengunduran dirinya (11:30). Dengan hati penuh dendam, Antiokhus akan kembali ke Yerusalem dan "menegakkan kekejian yang membinasakan" (11:31).
Dalam penglihatan Daniel, kerajaan Allah akan menang atas kekuatan-kekuatan musuh. Pimpinan Allah atas sejarah meyakinkan Daniel dan orang Yahudi bahwa Allah akan melaksanakan segala sesuatu sesuai dengan maksud-Nya. Masa depan orang Yahudi tidak cerah; mereka ditentukan untuk diperintah oleh orang Persia, orang Yunani, dan orang Roma, dan akan mengalami kesengsaraan yang hebat (Dan. 11:40-45; 12:1). Namun, pada akhirnya orang Yahudi akan bangkit dan "bercahaya seperti cahaya cakrawala" (12:3). Tuhan memberi janji khusus kepada Daniel, "Engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman" (12:13).

G. Kematian Koresy
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=216&res=almanac

Koresy mencapai tujuannya untuk membangun kerajaan yang bahkan lebih besar daripada Babilonia. Ia mengatur kerajaannya menjadi 20 satrapi (propinsi). Seorang satrap (gubernur) memerintah tiap propinsi dan bertanggung jawab kepada raja Setiap satrap diperiksa oleh pejabat-pejabat yang juga bertanggung jawab langsung kepada maharaja. Para pejabat menjadi "mata" raja di tiap propinsi. Setiap usaha yang bertentangan dengan kepentingan raja dilaporkan kepada Koresy di istananya yang besar di Pasargadae, dekat pantai timur Teluk Persia. Koresy telah menciptakan sebuah taman besar di sana dengan istananya, berbagai kuil, dan bangunan lain.
Koresy terus berperang di Timur hingga ia wafat pada tahun 530 sM. Ia dimakamkan di Pasargadae di dalam sebuah makam yang tingginya 10,7 m. Ruang makam ini hanya 3,2 x 2,2 m. Pengawal-pengawal berdiri dekat makam itu untuk melindungi jenazah raja yang sudah wafat. Jenazahnya ditempatkan di dalam makam itu dalam sebuah peti jenazah dari batu gamping, yang diletakkan atas sebuah balai-balai pemakaman. Koresy yang dikasihi itu telah dikuburkan bersama dengan berbagai pedang, anting-anting, pakaian bagus, dan permadani dinding.

III. Kambises 11 (529 - 522 sM)
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=217&res=almanac

Putra Koresy, Kambises, mengambil alih kerajaan itu sesudah kematian ayahnya. Seperti ayahnya, ia seorang yang cakap dan jendral yang baik. Kambises telah mewakili Koresy pada perayaan tahun baru (disebut "Perayaan Akita") di Babel sejak Koresy menjadi raja Babel. Kambises juga telah berdiri di ibu kota sebagai pengganti resmi raja ketika Koresy mengadakan ekspedisi militer, jika seandainya bahaya menimpa raja. Setelah ia dinobatkan, Kambises memandang ke arah barat untuk memperluas kerajaannya.
Sampai saat ini Mesir telah luput dari pemerintahan asing. Firaun Amasis, yang tidak disukai oleh rakyatnya, memerintah Mesir dengan bantuan para prajurit sewaan dari Yunani. Kambises merebut Memfis pada tahun 525 sM, ketika baik Amasis maupun putranya, Psamtik II, tidak dapat menentang pasukan-pasukan Persia. Hal ini menandai permulaan pemerintahan Persia atas Mesir.
Orang Mesir membenci pemerintahan orang asing. Desas desus palsu bahwa Kambises telah membunuh lembu jantan Apis yang suci adalah suatu penghinaan yang dengan mudah dipercayai oleh orang-orang yang sederhana. Para imam dari kuil-kuil tertentu marah karena mereka tidak lagi menerima perbekalan dengan cuma-cuma dari negara. Sebaliknya, mereka disuruh bekerja di ladang dan beternak unggas untuk kurban persembahan. Perubahan-perubahan inilah yang diperlukan oleh orang Mesir untuk menolak pemerintahan Persia. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa Kambises menghormati agama Mesir. Tetapi pemberontakan orang Mesir memaksa dia untuk menarik kendali lebih erat. Setelah kembali dari Mesir, diberitahukan kepada Kambises bahwa Smerdis telah merebut kekuasaan atas Persia. Kambises tahu bahwa hal itu tidak dapat dilakukan oleh Smerdis, saudara tirinya (yang juga dikenal sebagai Barfiya), sebab para pembantunya telah membunuh Smerdis untuk mencegah pemberontakan seperti ini. Gaumate, orang Media yang menyatakan bahwa ia Smerdis (PseudoSmerdis), yang sebenarnya memimpin pemberontakan itu. Kambises tidak hidup lama untuk menindak Gaumate. Ia wafat dekat Gunung Karmel pada tahun 522 sM, mungkin karena bunuh diri.

 
 
 
 
 
  
 
 

BELAJAR BAHASA YUNANI - BAB 6

BAB 06. KATA BENDA: DEKLENSI II BERAKHIRAN ~ος (LANJUTAN)
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=36&res=yoppi

A. Evaluasi
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=37&res=yoppi

Lengkapilah tabel di bawah ini:
νεανισκος, ου, ο, anak muda, teruna βιβλος, ου, η, buku, kitab
    (η adalah kata sandang untuk gender feminin)

  tg. jm.     tg. jm.
nom. νεανισκος     nom. βιβλος  
vok.       vok.    
ak.       ak.    
gen.       gen.    
dat.       dat.    
Bandingkan hasil Anda dengan tabel yang diberikan di Bab 4.

B. Firman Allah yang Hidup
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=38&res=yoppi

14:16 καvγω εvρωτησω τον πατερα και αλλον παρακλητον δωσει υμιν, ινα μεθV υμων ειvς τον αιvωνα η,
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Kata παρακλητος hanya digunakan oleh Yohanes. Kata ini berasal dari kata kerja παρακαλεω `memanggil seseorang demi bantuan'. Ada beberapa macam arti terkandung di dalam παρακλητος: `Penasihat', `Penghibur', `Penolong', `Pembimbing'. Yesus dan Roh Kudus memang mencakup semuanya itu.

C. Kosakata dan Latihan
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=39&res=yoppi


Kata benda berakhiran -ος
Maskulin: 16 kata (lanjutan), total: 96 kata

αγιασμος kekudusan, pengudusan κραβαττος tilam, tikar
αvσπασμος salam, penghormatan νεανισκος anak muda, teruna
βιος hidup, milik ορκος sumpah
διωγμος aniaya οιvκονομος bendahara, pengurus, yg dipercaya
δολος kepalsuan, tipu daya, kelicikan πορνος orang yang cabul
επαινος pujian, yang patut dipuji στρατηγος kepala pengawal, pembesar kota
κλαδος cabang συνδουλος sesama hamba, kawan pelayan
κληρος undi, bagian χρυσος emas

1
1:47 ....:Ιδε αvληθωςΊσραηλιτης εvν ω δολος ουvκ εστιν. ...."Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada tipu daya di dalamnya!"
2
Rm 2:29 .... ου ο επαινος ουvκ εξ αvνθρωπων αvλλV εvκ του θεου. ....Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.
3
Rm 11:18 μη κατακαυχω των κλαδων\ .... janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! ....
4
Luk 23:34 .... διαμεριζομενοι δε τα ιματια αυvτου εβαλον κληρους. .... Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.
5
5:8 λεγει αυvτω ο Ίησους, :Εγειρε αρον τον κραβαττον σου και περιπατει. Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah."
6
1 Yoh 2:13 .... γραφω υμιν, νεανισκοι, οτι νενικηκατε τον πονηρον. .... Aku menulis kepada kamu, anak-anak, karena kamu telah mengalahkan yang jahat.
7
Ibr 12:14 Ειvρηνην διωκετε μετα παντων και τον αγιασμον, ου χωρις ουvδεις οψεται τον κυριον, Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa itu tidak seorang pun akan melihat Tuhan.
8
Mat 23:7 και τους αvσπασμους εvν ταις αvγοραις και καλεισθαι υπο των αvνθρωπων, ~Ραββι. mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil (oleh orang-orang), Rabi.
9
1 Yoh 2:16 οτι παν το εvν τω κοσμω|, η εvπιθυμια της σαρκος και η εvπιθυμια των οvφθαλμων και η αvλαζονεια του βιου, ουvκ εστιν εvκ του πατρος αvλλV εvκ του κοσμου εvστιν. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
10
Rm 8:35 τις ημας χωρισει αvπο της αvγαπης του Χριστου/* θλιψις η στενοχωρια η διωγμος η λιμος η γυμνοτης η κινδυνος η μαχαιρα* Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan, atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
11
Rm 16:23 .... αvσπαζεται υμας :Εραστος ο οιvκονομος της πολεως και Κουαρτος ο αvδελφος. .... Salam kepada kamu dari Erastus, bendahara negeri, dan dari Kwartus, saudara (kita).
12
Mat 26:72 και παλιν ηvρνησατο μετα ορκου οτι Ουvκ οιδα τον ανθρωπον. Dan ia menyangkalnya pula dengan sumpah: "Aku tidak kenal orang itu."
13
Ibr 12:16 μη τις πορνος η βεβηλος ως VΗσαυ, .... Janganlah ada orang yang cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau.
14
Kis 4:1 .... εvπεστησαν αυvτοις οι ιερεις και ο στρατηγος του ιερου και οι Σαδδουκαιοι, .... mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki.
15
Kol 4:7 Τα κατV εvμε παντα γνωρισει υμιν Τυχικος ο αvγαπητος αvδελφος και πιστος διακονος και συνδουλος εν κυριω, Semua hal ihwalku akan diberitahukan kepada kamu oleh Tikhikus, saudara kita yang terkasih, pelayan yang setia dan sesama hamba dalam Tuhan.
16
Mat 23:17 μωροι και τυφλοι, τις γαρ μειζων εvστιν, ο χρυσος η ο ναος ο αγιασας τον χρυσον* Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?
Kata benda berakhiran -ος
Feminin: 8 kata

Αιγυπτος Mesir νοσος penyakit
βιβλος buku, kitab οδος jalan, perjalanan
Δαμασκος Damsyik ρ`αβδος tongkat, tongkat raja
:Εφεσος Efesus Τυρος Tirus

17
1:23 .... Ευvθυνατε την οδον κυριου, .... .... Luruskanlah jalan Tuhan! ....
18
Mat 2:14 ο δε εvγερθεις παρελαβεν το παιδιον και την μητερα αυvτου νυκτος και αvνεχωρησεν εις Αιγυπτον, Maka ia bangun, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
19
2 Tim 4:12 Τυχικον δε αvπεστειλα εις :Εφεσον. Tikhikus telah kukirim ke Efesus.
20
Kis 9:3 εvν δε τω πορευεσθαι εvγενετο αυvτον εvγγιζειν τη Δαμασκω, εvξαιφνης τε αυvτον περιηστραψεν φως εvκ του ουvρανου Dalam perjalanannya ke Damaskus, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
21
Ibr 1:8 προς δε τον υιον, ~Ο θρονος σου ο θεος ειvς τον αιvωνα του αιvωνος, και η ρ`αβδος της ευvθυτητος ρ`αβδος της βασιλειας σου. Tetapi tentang Anak Ia berkata: "takhtaMu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran."
22
Mat 8:17 .... Αυvτος τας αvσθενειας ημων ελαβεν και τας νοσους εvβαστασεν. .... "Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita."
23
Mat 15:21 Και εvξελθων εvκειθεν ο Ίησους αvνεχωρησεν ειvς τα μερη Τυρου και Σιδωνος. Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke Tirus dan Sidon.
24
Mat 1:1 Βιβλος γενεσεως Ίησου Χριστου υιου/ Δαυιδ υιου/Άβρααμ. (Inilah) buku silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
Kata benda berakhiran -ος
Gender ganda: 6 kata

διακονος pelayan, diaken (m/f) λιμος kelaparan (m/f)
θεος Allah, allah, dewa, dewi (m/f) παρθενος perawan, murni seperti perawan (m/f)
κοινωνος sekutu, teman, partisipan (m/f) πλουτος kekayaan, kelimpahan (m/n)
25
1:1 Έν αvρχη ην ο λογος, και. ο λογος ην προς τον θεον, και θεος ην ο λογος. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
26
Kis 19:37 ηvγαγετε γαρ τους ανδρας τουτους ουτε ιεροσυλους ουτε βλασφημουντας την θεον ημων. Sebab kamu telah membawa orang-orang ini ke sini, walaupun mereka tidak merampok kuil dewi kita dan tidak menghujat namanya.
27
Rm 11:33 V/Ω βαθος πλουτου και σοφιας και γνωσεως θεου\ .... O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! ....
28
Ibr 11:26 μειζονα πλουτον ηγησαμενος των Αιvγυπτου θησαυρων τον οvνειδισμον του Χριστου/\ αvπεβλεπεν γαρ ειvς την μισθαποδοσιαν. Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar daripada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.
29
12:26 εvαν εvμοι τις διακονη, εvμοι αvκολουθειτω, και οπου ειvμι εvγω εvκει και ο διακονος ο εvμος εσται\ ....Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. ....
30
Rm 16:1 Συνιστημι δε υμιν Φοιβην την αvδελφην ημων, ουσαν [και] διακονον της εvκκλησιας της εvν Κεγχρεαις, Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari kita dan pelayan jemaat di Kengkrea,
31
Why 14:4 ουτοι ειvσιν οι μετα γυναικων ουvκ εvμολυνθησαν, παρθενοι γαρ ειvσιν, .... Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan, karena mereka murni seperti perawan ....
32
Mat 25:7 τοτε ηvγερθησαν πασαι αι παρθενοι εvκειναι και εvκοσμησαν τας λαμπαδας εαυτων. Gadis-gadis itu pun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.
33
Luk 15:17 .... Ποσοι μισθιοι του πατρος μου περισσευονται αρτων, εvγω δε λιμω ωδε αvπολλυμαι. .... Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanan, tetapi aku di sini mati kelaparan.
34
Kis 11:28 αvναστας δε εις εvξ αυvτων οvνοματι {Αγαβος εvσημανεν δια του πνευματος λιμον μεγαλην μελλειν εσεσθαι εvφV ολην την οιvκουμενην, .... Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa kelaparan yang besar. ....
35
1 Kor 10:20 .... ουv θελω δε υμας κοινωνους των δαιμονιων γινεσθαι. .... Dan aku tidak mau, bahwa kamu bersekutu dengan roh-roh jahat.
36
2 Pet 1:4 .... ινα δια τουτων γενησθε θειας κοινωνοι φυσεως αvποφυγοντες της εvν τω κοσμω| εvν εvπιθυμια φθορας. .... supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

 
 D. Highlight
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=40&res=yoppi

Bacalah 1:29-51. Carilah dan tandai kata-kata benda dari deklensi II berakhiran -ος yang sudah Anda kenal dari daftar kosakata.

 

Senin, 23 Januari 2012

ENSIKLOPEDI FAKTA ALKITAB - 8

  8. Ugarit dan Orang Kanaan

 IV. Penaklukan Kanaan

  Mudah untuk mengatakan, seperti yang dilakukan beberapa ahli, bahwa Kanaan tidak ditaklukkan seperti yang digambarkan oleh Alkitab, tetapi sebaliknya secara perlahan-lahan orang Israel telah masuk ke negeri itu. Ada yang merasa bahwa gambaran dari "perang suci" atau "perang pembasmian" ini timbul dari khayalan penulis-penulis yang kemudian, yang telah memutarbalikkan berbagai kejadian sejarah. Sama baiknya juga untuk memandang kejadian-kejadian ini seperti bersifat sejarah, tetapi mencatatnya pada tahap yang lebih awal dalam pengembangan hati nurani orang-orang Israel yang kuno. Namun, mungkin penaklukan Kanaan dapat dimengerti dengan lebih baik bila mengingat fakta-fakta ini:

A. Hibah Berdasarkan Kanaan
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=194&res=almanac

Negeri Kanaan diberikan kepada orang Israel berdasarkan kemurahan Allah, bukan berdasarkan jasa mereka. Tidak ada petunjuk bahwa orang Israel menganggap diri mereka sebagai bangsa yang unggul. Allah mereka yang unggul - Allah yang esa.

B. Berbagai Perintah Allah
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=195&res=almanac

Kanaan diserang oleh orang Israel karena Allah yang memerintahkannya. Israel tidak mengambil langkah pertama atas kemauannya sendiri. Ini bukan penggenapan cita-cita perluasan yang sudah lama diidam-idamkan oleh Israel. Sebenarnya, Alkitab tidak pernah menyebutkan bahwa Israel mempunyai tentara yang tetap sebelum zaman Daud.

C. Perang Sebagai Suatu Cara Hidup
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=196&res=almanac

Perang terhadap Kanaan tidak pernah menjadi contoh yang harus dilakukan yang kemudian diikuti oleh orang Israel. Kehendak Allah bagi umat-Nya di dalam dunia pertama kalinya diuraikan di Kejadian 12:3, "Olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

D. Jarahan.
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=197&res=almanac

Menjarah musuh yang telah dikalahkan adalah perbuatan yang umum dilakukan pada zaman itu dan tetap dilakukan sepanjang sejarah. Akan tetapi, Firman Allah melarang orang Israel untuk mengambil jarahan bagi diri mereka sendiri dari orang-orang yang telah ditaklukkannya. Segala sesuatu harus dipersembahkan kepada Tuhan. Perak, emas, dan bejana-bejana dari perunggu dan besi harus dimasukkan ke dalam perbendaharaan Tuhan, bukan dalam persimpanan pribadi (Yos. 6:18-19).

E. Tiada Patokan Rangkap
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=198&res=almanac

Bangsa Israel tidak dibebaskan dari menaati Firman Allah. Dalam hal ini tidak terdapat patokan rangkap. Seorang Israel bernama Akhan menyerah kepada godaan untuk mengambil sedikit jarahan dari Kanaan untuk dirinya sendiri. Sebagai akibatnya, ia dan keluarganya dikhususkan untuk dibinasakan (Yos. 7, terutama ayat 24-26). Ketika orang Israel berbuat dosa sebagai suatu bangsa, mereka dihukum - yaitu, dikalahkan oleh musuh mereka - sama seperti bangsa-bangsa lain.

F. Perbudakan.
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=199&res=almanac

Ketika orang Israel memasuki Kanaan, mereka dapat bertindak dalam tiga cara berkenaan dengan orang Kanaan. Mereka dapat membunuhnya, membuangnya, atau memperbudaknya. Kecuali dalam situasi pertempuran yang sesungguhnya, rupanya orang Israel paling sering telah memilih cara yang terakhir, karena orang Kanaan terus hidup di Palestina lama setelah Yosua meninggal dunia. Hal ini tampak dalam kisah tentang ayah mertua Salomo, firaun Mesir, yang menyerang kota Gezer di Kanaan, merebutnya dari orang Kanaan, dan memberikannya kepada putrinya sebagai hadiah pernikahan (I Raj. 9:16). Kitab Hakim-Hakim ps. 3 menyatakan bahwa orang Kanaan adalah tangan yang dibiarkan tinggal oleh Tuhan untuk mencobai orang Israel (Hak. 3:1-3).

G. Ketunasusilaan
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=200&res=almanac

Dengan tegas Alkitab menyatakan bahwa agama dan cara hidup orang Kanaan itu bersifat tunasusila. Orang Kanaan menghancurkan dirinya sendiri dengan cara hidup mereka yang berdosa. Itulah yang dimaksudkan Tuhan ketika Ia berfirman kepada Abraham, "Tetapi keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori (orang Kanaan) itu belum genap" (Kej. 15:16). Allah tidak mau terlalu cepat memberikan negeri itu kepada umat-Nya. Ia akan menunggu sampai kejahatan telah memuncak.
Tuhan berkata kepada umat-Nya melalui Musa, "Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah mereka atau beribadah kepadanya, dan janganlah engkau meniru perbuatan mereka . . . Janganlah mengadakan perjanjian dengan mereka atau pun dengan allah mereka. Mereka tidak akan tetap diam di negerimu, supaya mereka jangan membuat engkau berdosa kepada-Ku, dengan beribadah kepada allah mereka, sebab tentulah hal itu menjadi jerat bagimu" (Kel. 23:24a, 32-33).

V. Sastra Ugarit
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=201&res=almanac

Apakah sastra yang ditemukan di Ugarit menguatkan apa yang dikatakan Perjanjian Lama mengenai orang Kanaan?
Marilah kita meneliti naskah-naskah dari Ugarit yang ditulis dalam tulisan cuneiform alfabetis yang unik yang dibahas di atas. Naskah-naskah ini dapat dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok yang pertama terdiri atas legenda atau epik, dengan manusia sebagai tokoh utamanya. Golongan yang kedua adalah mitos yang menonjolkan perbuatan para dewa. Pertama-tama, kita hendak meneliti mitos.

A. Berbagai Mitos
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=202&res=almanac

Kebanyakan mitos Ugarit berkisar keliling Baal dan dewa-dewa lain yang berhubungan dengannya. Baal adalah dewa langit dan hujan. Dua musuh utamanya adalah Yamm (dewa laut) dan Mot (dewa kematian).

1. Daur Baal
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=203&res=almanac

Yang terpanjang dari mitos-mitos Kanaan disebut Daur Babel. Para pakar tidak sependapat tentang urutan episode-episode cerita ini yang terdapat pada sekitar selusin lempeng tanah liat. Tetapi kita dapat menerima versi umum ini:
Baal dan Yamm berperang dengan sengit. Ini bukan adu gulat di langit untuk ditonton oleh para penonton yang girang. Hasilnya adalah sangat serius bagi orang-orang yang percaya pada Baal. Apabila Baal menang, negeri itu akan subur pada tahun itu, dan para petani dan penduduk dapat bernapas dengan lebih lega. Tetapi apabila Mot menang, bencana akan menyusul - kematian dan kemandulan akan merintah. Mungkin tahun itu akan terjadi bencana belalang, atau bencana kekeringan.
Kita mengetahui dari salah satu lempeng yang pertama dalam seri ini bahwa Yamm mengutus dua utusan kepada El, kepala para dewa, untuk memohon agar Baal diberikan kepada kedua utusan tersebut. "Serahkanlah, oh, dewa-dewa, dia yang kau sembunyikan ... Serahkanlah Baal ... putra Dagon, supaya aku boleh mewarisi emasnya." menyerah dan memberikan Baal. Karena marah, Baal menyerang untuk membalas, tetapi ditahan oleh dewi Anat dan dewi Astoret. Untuk sementara, Yamm menang dari Baal.
Akan tetapi, kita melihat dari sebuah naskah lain bahwa hal yang sebaliknya terjadi. Dalam episode ini, Baal mengalahkan Yamm. Senjata Baal adalah dua pentung gaib yang diberikan oleh Kothar-wa-Khasis, dewa pertukangan dan penemu perkakas, senjata dan alat musik.
Sebuah naskah panjang dari Daur Baal memperkenalkan dewi Anat, istri Baal, kepada kita. Baal juga mempunyai tiga anak perempuan: Talliya, dewi embun; Padriya, dewi awan-awan; dan Arsiya, dewi bumi.
Anat adalah dewi perang (ia memperjuangkan maksud-maksud suaminya) dan juga dewi asmara dan sensualitas, suatu gabungan sifat-sifat yang umumnya terdapat pada dewi-dewi purba. Taktik penjagalannya terhadap musuh-musuh Baal digambarkan secara terperinci, "Anat menggembungkan hatinya dengan tawa/Hatinya dipenuhi kegirangan/Karena di tangan Anat terdapat kemenangan/Ia terjun sampai ke lutut dalam darah para prajurit/Sampai ke leher dalam darah kental pasukan-pasukan/Sampai ia kenyang." Pembantaian ini menghasilkan kesuburan untuk negeri itu. "la mengambil air dan membasuh/Dengan embun dari langit/tanah gemuk." Berkat-berkat serupa terkandung dalam perkataan Ishak kepada Yakub (atau Esau, seperti yang disangka Ishak), di Kejadian 27-28, "Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi." Berkat ini ditemukan lagi dalam perkataan Ishak kepada Esau (Kej. 27:39).
Cerita berikutnya mengisahkan bagaimana Baal mencoba membujuk Anat untuk meyakinkan El agar memberikan kepada Baal sebuah istana. Tidak ada permintaan dari Baal yang terlalu besar bagi Anat untuk dikabulkan. Ia memberi tahu Baal bahwa Baal tinggal minta saja dan ia akan memberikannya. Ia mengingatkan Baal akan segala sukses yang dicapainya pada masa lalu, "Bukankah aku telah meremukkan Yamm, kesayangan El?/Bukankah aku telah memusnahkan dewa Sungai yang besar?/Bukankah aku telah memberangus sang naga?/Juga menghancurkan ular yang berkelok-kelok/Monster dahsyat yang berkepala tujuh?/Aku telah meremukkan Mot, kesayangan dewa bumi . . . " Waktu kisah ini berakhir, Anat tampil di hadapan El serta menuntut agar ia mengindahkan permohonan Baal akan sebuah istana. Ia mengancam El dengan tindakan kekerasan jikalau ia tidak mengabulkan permohonan itu. El begitu takut pada putrinya sehingga ia bersembunyi di dalam rumahnya sendiri!
Sebuah teks lain menggambarkan sebuah pertemuan yang berbeda antara Baal dan Yamm, dengan Yamm sebagai pemenang. Tetapi dalam versi ini Baal (yang sering dilambangkan sebagai seekor lembu jantan) bersetubuh dengan seekor sapi muda sebelum pergi ke neraka agar ia mempunyai ahli waris. Rupanya orang Kanaan tidak menganggapnya salah bila mengizinkan dewa mereka melakukan hal-hal yang bersifat kebinatangan.
Naskah-naskah ini membolehkan kita untuk mengerti berbagai pertempuran besar di mitos-mitos Ugarit di antara kekuatan-kekuatan dewa kegersangan dan produktivitas, kemandulan dan kesuburan - Yamm dan Baal, Mot dan Baal. Di Perjanjian Lama terdapat banyak ayat yang mirip sekali dengan bentrokan-bentrokan di langit ini. Satu contoh adalah, "Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatan, hai tangan Tuhan! ... Bukankah Engkau yang meremukkan Rahab, yang menikam naga sampai mati? Bukankah Engkau yang mengeringkan laut, air samudera raya yang hebat ... ?" (Yes. 51:9-10) atau Mazmur 74:13-14, "Engkaulah yang membelah laut dengan kekuatan-Mu, yang memecahkan kepala ular-ular naga di atas muka air. Engkaulah yang meremukkan kepala-kepala Lewiatan, yang memberikannya menjadi makanan penghuni-penghuni padang belantara." Kita bahkan menemukan berbagai pernyataan yang serupa di Perjanjian Baru, terutama berkaitan dengan naga merah padam yang besar yang berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, yang dikalahkan oleh Mikhael dan malaikat-malaikatnya (Why. 12:3-17).
Bagaimanakah kita akan menafsirkan ayat-ayat seperti ini? Apakah para penyair Israel meminjam mitos tentang bentrokan besar itu dari tetangga-tetangga Kanaannya? Mungkin tidak. Materi sastra seperti ini umum terdapat di seluruh Timur Dekat purba.
Para penulis Alkitab dengan sengaja mengacu kepada mitos-mitos yang sudah dikenal. Kelihatannya mustahil untuk menghindari kesimpulan seperti ini. Apakah artinya alusi-alusi kepada seekor naga atau Lewiatan bagi orang-orang yang mendengarkan nubuat Yesaya, kecuali mereka sudah tahu cerita-cerita tentang makhluk-makhluk tersebut? Akan tetapi, para penulis Israel tidak sekadar menyalin pemikiran orang Kanaan dalam tulisan mereka. Seandainya mereka berbuat demikian, kita dapat mengharapkan akan menemukan mitos-mitos penciptaan dari orang Kanaan di kitab-kitab Pentateukh dan di pasal-pasal pembukaan kitab Kejadian, padahal mitos-mitos itu tidak ada. Sebaliknya, binatang-binatang mitos ini muncul dalam Alkitab secara relatif pada tanggal yang kemudian, ketika Israel sudah mantap dalam kepercayaannya pada Allah yang Esa, tanpa tandingan. Yesaya dan Pemazmur tidak sedang mengesahkan mitos-mitos Kanaan sebagai kebenaran, melainkan meminjam isinya untuk dipakai sebagai perbandingan puitis guna mencanangkan kedaulatan Allah.

2. Berbagai Mitos Kesuburan
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=204&res=almanac

Dua mitos lagi dari Ugarit akan mengakhiri pembahasan kita mengenai cabang sastra ini. Mitos yang pertama mengenai perkawinan Yarih, dewa bulan, dengan Nikkal, dewi bulan dari Mesopotamia. Nikkal melahirkan seorang anak bagi Yarih. Perkataan Yarih kepada Nikkal menunjukkan bahwa kesuburan rahim dan kesuburan tanah berhubungan, "Aku akan menjadikan ladang-ladangnya itu kebun anggur/ladang cintanya kujadikan kebun buah-buahan."
Mitos kedua sering disebut "Kelahiran Allah yang Baik dan Ramah." Mitos ini mulai dengan suatu jamuan di mana tersedia anggur dengan berlimpah-limpah. Naskah ini dibagi dalam berbagai bagian, dan bagian yang kesepuluh menjadi yang terakhir dan terpenting. El baru saja mau menciptakan dua perempuan yang akan menjadi istrinya atau menjadi anak perempuannya, tergantung pada kemampuannya untuk menyuburkan mereka. Ia menciptakan kedua perempuan ini dan memperkosa mereka. Lalu keduanya menjadi hamil. Yang seorang melahirkan seorang anak yang dinamakan Fajar (Shahar), dan yang lain seorang anak yang dinamakan Petang (Shalim). Kemudian hari, El bercinta dengan perempuan-perempuan yang sama ini dan mereka berdua melahirkan tujuh anak laki-laki. Anak-anak ini adalah "ilah-ilah yang baik dan ramah." Mereka ditakdirkan menjadi dewa-dewa kesuburan, dan mula-mula disusui oleh "Sang Wanita" (Asyera, istri El?). El mengirim mereka ke padang belantara selama tujuh tahun lebih, sampai keadaan berubah menjadi lebih baik. Telah dikemukakan bahwa naskah ini berhubungan dengan upacara agama yang dimaksudkan untuk mengakhiri serangkaian tahun-tahun yang buruk dan memulai daur yang produktif untuk Ugarit.
Agama-agama kesuburan seperti agama Ugarit sangat memperhatikan perkembangbiakan di dalam negeri, di dalam hasil bumi, dan di dalam rahim. Uraian ini membantu menjelaskan tekanan mereka pada hubungan seksual.
Alkitab dan naskah-naskah Kanaan di Ugarit memakai kata qadesh dan qedesha, yang berarti "orang suci" - kata yang pertama maskulin, yang kedua feminim. Di Ugarit "orang-orang suci" ini adalah para imam homoseksual dan imam wanita yang bertindak sebagai pelacur.
Kita menemukan reaksi orang Ibrani yang keras terhadap "pelacuran yang berkaitan dengan pemujaan" ini dalam ayat-ayat seperti Imamat 19:29, "Janganlah engkau merusak kesucian anakmu perempuan dengan menjadikan dia perempuan sundal," dan Ulangan 23:17, "Di antara anak-anak perempuan Israel janganlah ada pelacur bakti (qedesha), dan di antara anak-anak lelaki Israel janganlah ada semburit bakti (gadesh)." Salah satu pembaharuan Yosia adalah merobohkan petak-petak pelacuran bakti" (II Raj. 23:7).

B. Berbagai Legenda.
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=205&res=almanac

Kita hendaknya meneliti dua buah legenda penting dari Kanaan mengenai raja-raja purba. Pertama, cerita adalah Legenda Keret, yang dinamakan menurut tokoh utamanya, putra El. Keret adalah raja di Hubur, istrinya direbut dan keluarganya dibunuh. sebagian besar cerita ini berisi nasihat dari El kepada Keret tentang mana bisa mendapatkan istri yang baru. Keret disuruh pergi ke Udum (Edom?), di mana Raja Paebel mempunyai seorang putri cantik bernama Hurriya. Pencarian Keret itu berhasil. Pasangan itu menikah dengan bahagia dan memulai sebuah keluarga baru, yang memperoleh tujuh anak lelaki dan seorang anak perempuan. Kemudian hari Keret Sakit parah.
Pada saat ini, El, pemimpin para dewa, turun tangan lagi. Ia menggunakan ilmu gaib untuk memulihkan kesehatan Keret, "Aku sendiri akan melakukan sihir itu/Sungguh aku yang akan menahan tangan penyakit itu/Mengusir setan . . . " Sungguh menarik bahwa dalam menggunakan ilmu gaib, dewa itu harus menghimbau kepada suatu kuasa dari luar.
Tidak lama kemudian, seorang anak lelaki Keret, yaitu Yassib, memberontak kepada ayahnya karena kepemimpinannya yang lunak. Keret berkata, "Semoga Horon (dewa wabah dan dunia di bawah) memecahkan, 0 anakku/Semoga Horon memecahkan kepalamu/Asytoret, nama Baal, kepalamu . . . " Maka kita melihat cerita ini mulai dan berakhir dengan seorang ayah yang cemas.
Legenda kedua berbicara tentang seorang raja yang bernama Aqhat, putra Danel (kadang-kadang "Daniel," tetapi bukan Daniel dari Alkitab) dan istrinya Donatiya. Kothar-wa-Khasis (dewa pertukangan) membuat sebuah busur yang indah untuk Aqhat. Busur itu menarik perhatian Anath, dewi perang. Anath menginginkan busur itu untuk gudang senjatanya, tetapi Aqhat menolak semua tawarannya untuk memperoleh busur itu.
Anath menyuruh salah seorang pengikutnya membunuh Aqhat. Yatpan, yang mengambil rupa seekor burung rajawali.
Bapak Danel menyelamatkan jenazah Aqhat dari perut rajawali itu dan mengubur anak lelakinya. Pigat, saudara perempuan Aqhat, mendatangi Yatpan untuk membalas dendam atas kematian saudara lelakinya. Dalam pada itu, Danel memasuki masa perkabungan yang tujuh tahun lamanya untuk Aqhat. Naskah itu berakhir di sini, tetapi banyak ahli merasa bahwa mungkin masih ada lanjutan legenda ini.
Mengapa legenda ini ditulis? Tak seorang pun yang tahu dengan pasti. Cerita ini mungkin mengisyaratkan jabatan suci raja sebagai pemilik kesuburan, sebab naskah ini menyatakan bahwa setelah kematian Aqhat "Baal gagal selama tujuh tahun ... tanpa embun, tanpa hujan." Danel beberapa kali disebut mt rp' e, "penyembuh." atau "pemberi kesuburan."
Ayah Aqhat, Danel, terutama sangat menarik perhatian kita dalam legenda ini. Nabi Yehezkiel mengurangi harapan palsu umatnya akan kelepasan (14:12-23) dengan mengatakan bahwa seseorang hanya akan diselamatkan apabila ia benar. Untuk menekankan hal ini, Yehezkiel berkata, "Biarpun di tengah-tengahnya berada ketiga orang ini, yaitu Nuh, Daniel dan Ayub, mereka akan menyelamatkan hanya nyawanya sendiri karena kebenaran mereka" (Ay. 14, 16, 18, 20). Tiga ayat menyisipkan, "Mereka tidak akan menyelamatkan baik anak laki-laki maupun anak perempuan." Para ahli tidak mengalami kesulitan untuk menentukan jati diri Nuh dan Ayub di Alkitab. Tetapi siapa Daniel? Apakah ia Daniel yang sama yang disebut Yehezkiel di 28:3, "Memang hikmatmu (raja Tirus) melebihi hikmat Daniel; tiada rahasia yang terlindung bagimu"? Banyak penulis telah menganjurkan bahwa Daniel yang disebut oleh Yehezkiel bukan orang yang hidup sezaman dengannya, yaitu Nabi Daniel, melainkan Danel dari legenda Kanaan. Dalam kitab Daniel, kata Daniel dieja dalam bahasa Ibrani sebagai dny'l. Akan tetapi, dalam semua ayat di Yehezkiel, Daniel dieja sebagai dn'l, tepat seperti nama Danel dieja dalam cerita Aqhat.
Apabila orang Ibrani mengetahui tentang Lewiatan orang Kanaan dan menyebutnya dalam sastra agama mereka, bukankah mereka dapat melakukan hal yang sama dengan Daniel?

VI. Rangkuman.
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=206&res=almanac

Kita tahu bahwa orang Ibrani hidup bertetangga dengan orang Kanaan dan mengetahui gaya hidup, pandangan hidup, agama, dan sastra mereka. Banyak kali orang Ibrani menerima agama orang Kanaan. Pikirkan patung lembu jantan yang didirikan Yerobeam di Betel serta Dan (I Raj. 12:28-29); dalam naskah-naskah Ugarit. El sering kali disebut "Lembu Jantan." Atau ingat kembali betapa seringnya Alkitab merujuk kepada benda-benda Kanaan seperti Asyera (tugu berhala) atau Asyerim (tiang berhala) (Kel. 34:13; Ul. 7:5; 12:3; 16:21; Hab. 6:25; I Raj. 14:15; dll.)
Sebagian besar dari peringatan keras para nabi merupakan reaksi terhadap orang Kanaan. Adakalanya orang Ibrani meminjam dengan leluasa dari orang Kanaan.
Dari bidang-bidang manakah dalam kehidupan orang Kanaan mereka pinjam? Tentu saja dari arsitektur mereka dan teknik-teknik kesusastraan mereka. Sebagian besar pengetahuan kita tentang puisi Ibrani (teristimewa kitab Mazmur dan Amsal) diperoleh dari naskah-naskah puisi yang berharga yang ditemukan di Ugarit. (Lihat "Puisi.") Bahkan orang Ibrani mengacu kepada bahasa mereka sebagai "bahasa Kanaan" (Yes. 19:18).
Akan tetapi, jarang sekali materi yang mereka pinjam itu bersifat agama. Untuk setia kepada Allahnya, Israel harus menjauhi diri dari para tetangga kafirnya. Israel tidak berani bermain-main dengan hal-hal yang dianggap menjijikkan dan tidak diterima oleh Allah. Yahweh dan para juru bicara-Nya menantang Israel untuk hidup di atas kebudayaan-kebudayaan yang ada di sekitarnya, untuk memisahkan diri darinya, serta menjadi saksi dan tantangan bagi mereka.