Selasa, 19 Juni 2012

PERBEDAAN ALKITAB LAI DENGAN ILT


PERBEDAAN ALKITAB LAI DENGAN ILT

1. Kejadian 4:7;

ILT:    Jika engkau berbuat baik,  tidakkah akan menengadah? Tetapi jika engkau 
            tidak berbuat baik, di depan pintu ada dosa dan keinginannya yang mengintai
            terhadap kamu, tetapi engkau harus berkuasa atasnya!”

LAI:     Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika
             engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat
             menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."

Ini adalah Firman TUHAN kepada Kain ketika dalam pikiran Kain timbul keinginan untuk membunuh adiknya: Habel, oleh karena iri hati. Persembahan Kain yang berupa hasil pertanian ditolak TUHAN, sedangkan persembahan Habel yang berupa Kambing Domba, diterima TUHAN.

Sebelum saya membahas perbedaan itu, saya ingin menyampaikan pengajarannya lebih dahulu, mengapa persembahan yang satu diterima dan yang satu ditolak. Adakah TUHAN tidak adil?

a. Kalau dari antara warna merah, biru, kuning dan hijau, saya menyukai yang
    hijau, apakah berarti saya membenci warna yang lainnya? Kalau dari antara
    ikan bakar dengan ayam goreng, saya memilih yang ikan bakar, apakah berarti
    saya membenci yang ayam goreng? Kalau dari antara 2 gadis saya memilih
    seorang, apakah berarti saya membenci yang seorang? Kalau dari antara 2
     anak, saya lebih menyayangi yang satu, apakah berarti saya membenci yang
     satunya?

     Jadi, penolakan tidaklah sama dengan kebencian.

b. Kalau saya memilih warna hijau dan mengabaikan warna yang lainnya, pasti
     saya mempunyai alasannya, yaitu untuk mewarnai gambar rumput atau daun
    ‘kan harus warna hijau yang pantas?! Kalau saya memilih gadis pasti saya pilih
     yang sifatnya serasi dengan sifat saya. Atau kalau saya lebih mengasihi
     seorang anak pastilah karena ada kelebihan dari anak tersebut yang
     menyukakan hati saya.

     Jadi, menerima atau menolak itu pasti ada alasannya.

     Hukum Taurat membuktikan bahwa untuk menggambarkan YESUS
     KRISTUS, ALLAH menggunakan binatang-binatang ternak sebagai korban
     sembelihan, teristimewa: Domba. Harus terdiri dari darah dan daging. Karena
     itu ALLAH menolak persembahan Kain yang hasil pertanian. Tidak sejalan
     dengan rancangan jangka panjang ALLAH.

      Dan kita boleh yakin bahwa Adam ketika berdoa kepada ALLAH pasti
       menggunakan korban hewan; domba, sehingga persembahan Kain
       merupakan suatu persembahan yang asing bagi ALLAH. Kelihatannya Kain
       membikin acara sendiri sama seperti Paus yang mendirikan peribadatan hari
       Minggu, yang menyimpang dari tradisi yang sudah TUHAN ajarkan. Kain
       tidak mengikuti kebiasaan Adam, ayahnya.

c. Kebenaran didapatkan dari pengujian. Kebenaran itu dibuktikan melalui ujian.
    Bahwa adanya cerita Kain membunuh Habel, adiknya, memberikan kebenaran
     bagi sikap ALLAH yang menerima persembahan Habel dan menolak
     persembahan Kain. Bahwa ALLAH mengetahui kelemahan Kain disitu. Tabiat
     jahat Kain sebagai tabiat aslinya akan muncul jika dia diuji melalui
     kecemburuan. Sama seperti orang menguji emas dengan cairan kimia atau api.
     Emas asli atau tidaknya bisa diketahui melalui itu. Sama seperti ujian
     kesetiaan adalah penganiayaan, supaya bisa diketahui mana orang Kristen
     yang benar-benar Kristen dengan mana Kristen yang hanya KTP-nya saja.

     Jadi, pilihan menerima atau menolak itu ada maksud-maksudnya atau
     tujuannya.

d. Ujian bukan ditujukan terhadap Kain saja, melainkan Habel juga ikut diuji.
     Sebab dosa bukan mengenai ekstrim kiri saja, tapi yang ekstrim kanan juga
     dosa. Jika Kain jatuh ke dalam dosa pembunuhan, apakah Habel tidak jatuh ke
     dalam dosa kesombongan, oleh sebab ALLAH lebih mengasihinya?

Nah, dari ini semua kita tidak mempunyai landasan untuk menuduh ALLAH tidak adil, bukan?! Keadilan ALLAH bisa kita lihat secara jelas dan gamblang melalui peneropongan. Tidak bisa dari sepintas laluan saja, sama seperti kalau kita ingin melihat sesuatu secara lebih baik dan lebih jelas, harus melihatnya dari kedekatan, tidak bisa dari kejauhan saja.

Sekarang kita masuk pada perbedaan LAI dengan ILT. LAI menuliskan “berseri-seri” sedangkan ILT menyebutnya “menengadah.” Bukankah makna dari “menengadah” ini adalah rasa percaya diri? Bahwa kalau kita tidak mempunyai kesalahan, kita akan lebih tenang dan percaya diri? Kita akan seperti orang yang bebas atau merdeka. Tidak ada beban karena tidak mempunyai kesalahan?!

Seperti kita mempunyai istilah untuk tidak tahu malu adalah: “tebal muka.”Jika kata-kata ini diterjemahkan ke bahasa Inggris secara langsung akan bermakna: “bermuka tebal”[thick-skinned]. Nah, apakah orang Inggris bisa mengerti kalau yang kita maksud “tidak tahu malu?” Demikian halnya dengan LAI berusaha mendekatkan kepada budaya/pengertian kita, dari pada sekedar menterjemahkan secara langsung, bahwa yang dimaksud oleh orang Yahudi dengan “menengadah” itu adalah semacam rasa percaya diri, yaitu gembira atau berseri-seri.

Jadi, suatu terjemahan secara apa adanya tanpa melibatkan adanya perbedaan budaya atau pemikiran yang terjadi dari antara 2 bangsa justru tidak tepat dan bisa menyesatkan jauh sekali. Contoh lain yang sederhana adalah antara roti dengan nasi. Bagi kita roti adalah makanan ringan, bukan makanan utama. Tapi bagi bangsa Yahudi, roti adalah makanan utama mereka. Bukankah ini suatu perbedaan yang menyesatkan sekali, seperti antara utara dengan selatan? Yang satu berarti makanan berat sedangkan yang satunya memaknainya sebagai makanan ringan? Untung saja kita sudah menerima penjelasan bahwa roti itu makanan utama orang Yahudi.

Itulah sebabnya rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Korintus menegur mereka yang memakan roti perjamuan sebagai untuk kekenyangan. Siapa tahu roti perjamuan disana ukurannya besar-besar, tidak sekecil ukuran roti perjamuan kita yang hanya sekitar 3 sentimeteran saja. Bahwa ukuran seketul mereka itu besar sekali, bukan seperti seketul kita. Siapa tahu seketul itu besarannya seperti roti tawar kita?

Karena itu saya pikir, saya lebih suka Alkitab teks aslinya dari pada Alkitab terjemahan yang diterjemahkan secara tekstual sebagaimana aslinya. Kalau teks Ibrani aslinya, kita bisa mencari bantuan referensi dari adat-istiadat mereka. Dan siapa tahu justru LAI sudah melakukannya, yaitu bukan sekedar menterjemahkan secara telanjangan, melainkan sudah diolah berdasarkan data-data lain yang mereka miliki?!

Jadi, terjemahan langsung/telanjang terlalu sulit untuk kita sebut sebagai kesempurnaan. Sebab masih banyak komponen-komponen lain yang diperlukan untuk masuk pada maksud teks aslinya.

Lanjutan; tambahan;

Versi-versi lain untuk memahami kata-kata “menengadah” dari ILT adalah:
“Tersenyum”, “Memancarkan sukacita”, dan “Akan diterima” – disenangi.

Contoh kasus untuk terjadinya kekacauan kalau menterjemahkan secara tekstual adalah kalau kita menggunakan “Google Translate” dari bahasa Indonesia ke Inggris atau sebaliknya;

Bahasa Indonesia:     Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik?
                                     Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip
                                     di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau
                                     harus berkuasa atasnya."

Bahasa Inggris:       Is your face will not glow, if you do good? But if thou doest not
                                  well, sin lieth at the door, it desires to have you, but you must
                                  master it.

Sekarang saya kembalikan ke bahasa Indonesia:

Apakah wajah Anda tidak akan menyala, jika Anda berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu, ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.

>> “Berseri” menjadi “Glow”, “Glow” menjadi “menyala.”

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

JAWAB BUNG IGN:

Terima kasih untuk opini dari Pak Hakekat. Sebagai sebuah sisi yang harus dilihat, alkitab LAI dan ILT memang memiliki perbedaan yang mencolok. Seperti yang telah terlampir pada file "Beda KS-ILT dengan Alkitab LAI.pdf", yang bisa dibaca jelas, bahwa sekedar bukan hanya kata-kata yang terjemahannya kurang tepat, bahkan ada kata-kata yang dihilangkan dan atau di tanda kurung (seakan-akan tambahan) padahal itu ada dalam naskah asli baik MT (Masoretx Text -> Perjanjian Lama) maupun TR (Textus Receptus -> Perjanjian Baru). Dalam hal ini, Alkitab ILT ini menolak tegas naskah CT (Critical Text) yang dijadikan acuan untuk untuk Perjanjian Baru dalam Alkitab LAI. Sebenarnya, ini baik untuk perkembangan iman Kristiani, karena jemaat diajar untuk lebih kritis dan bijaksana dalam membaca Alkitab.

Sebagai contoh:
Lembaga Alkitab Indonesia-Terjemahan Baru (LAI-TB):
Amsal 10:22 Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

Ayat tersebut dimaknai bahwa kekayaan/harta/berkat-jasm
ani, adalah berkat dari Tuhan dan susah payah kita, tidak akan menambah kekayaan itu. Jadi ayat itu mendukung keyakinan seseorang bahwa “mengandalkan TUHAN, itu jauh lebih baik daripada SUSAH-PAYAH berusaha mencari/mengumpulkan kekayaan”
Benarkah Amsal 10:22 itu bermakna demikian? TIDAK BENAR!!

Mari kita periksa terjemahan Kitab Suci yang lain, saya kutipkan dari LAI-Terjemahan Lama:
Amsal 10:22 Bahwa berkat Tuhan juga yang menjadikan kaya, dan tiada disertainya dengan kedukaan
Dari King James Version (KJV):
Proverbs 10:22 The blessing of the LORD, it maketh rich, and he addeth no sorrow with it.
Dari Kitab Suci Indonesian Literal Translation (KS-ILT):
Amsal 10:22 Berkat YAHWEH menjadikan kaya, dan Dia tidak menambah kesusahan dengannya.

Dari ketiga versi selain LAI-TB, sangat jelas terlihat arti dari ayat itu, bahwa jika kekayaan kita itu berasal dari YHWH (TUHAN — huruf besar semua), maka dalam kekayaan itu tidak disertai dengan kesusahan sebagai akibat kekayaan itu.

Itu hanya sebagai salah satu contoh dari sebuah terjemahan yang cukup fatal. Alkitab ILT tidak pernah bermaksud menuduh bahwa Alkitab LAI adalah palsu, tetapi Alkitab ILT ingin menegaskan kesalahan-kesalahan literatur yang bisa berdampak fatal bagi penfsiran jemaat. Bukankah Rasul Pauluspun menegur keras Rasul Petrus ketika Rasul Petrus bersikap mendua dalam makan bersama antara orang Yahudi dan Non-Yahudi? Jadi yang dibutuhkan disini bukanlah pihak yang menang dan kalah, tetapi penyelidikan dengan hikmat dari Roh Kudus, atas terjemahan dan sumber terjemahan yang sahih. Jemaat harus belajar firman TUHAN dengan sungguh2, harus mengerti asal-usulnya, bahkan harus tahu kenapa kok bisa diterjemahkan seperti itu. Belajarlah dari Para Rasul yang selalu bergesekan tetapi tetap menjaga kemurnian Iman dan Firman Yeshua. Iman Kristiani itu sangat berat, saya bilang berat! Jangan dianggap remeh!

Semoga BAPA dan Yeshua Hammashia menyertai kita semua dalam hikmat dan didikan Roh Kudus. Amin.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

JAWABAN SAYA:

Bung Ignasius, saya masih akan melanjutkan pengkajian ke nomor-nomor berikutnya. Jadi, masih belum bisa dibuatkan kesimpulan secara tegasnya. Kelihatannya kita perlu memanfaatkan kekayaan versi Alkitab yang kita miliki secara referensi silang serta didasarkan pada konsep kerja dasar Alkitab. Suatu ayat harus kita analisa terhadap ayat-ayat yang lainnya untuk diketahui apakah itu racun atau vitamin.

Kita perlu tahu bahwa akibat dari usaha pemusnahan Alkitab, maka data-data Alkitab menjadi tercerai-berai ke banyak tangan. Ini menyebabkan terjadinya berbagai versi Alkitab oleh sebab masing-masing penterjemah memiliki data pendukung yang berbeda-beda. Kita perlu tahu bahwa baik kitab para nabi Perjanjian Lama dan kitab Injil para rasul itu jumlahnya banyak yang tidak terkanon dalam Alkitab kita. Nah, kitab-kitab yang tercecer itulah yang kemungkinan ikut dijadikan referensi bagi pemikiran para penterjemahnya dikarenakan mereka sudah tidak mungkin untuk memasukkannya ke dalam kanon Alkitab. Maksud saya, ikut menjadi background pola pikir mereka.

Nah, apapun hasilnya nanti, pedoman saya sederhana sekali, yaitu:

>> Wahyu  2:25          Tetapi apa yang ada padamu, peganglah itu sampai Aku

                                    datang.

Artinya, Alkitab versi apa saja yang ada pada kita, sudah cukup bisa untuk menyelamatkan kita. Bagi TUHAN tidak ada yang mustahil. Pencuri yang disalibkan bersama YESUS bisa selamat tanpa Alkitab LAI maupun ILT, koq.

Kalau tidak ada rotan, akarpun jadilah. Kalau nggak ada Alkitab yang terbaik, biarlah Alkitab apa saja yang ada pada kita bisa dipakai. Selama bukan Injil Barnabas saja.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

2. Kejadian 4:8.

ILT:   Dan Kain bercakap-cakap dengan Habel, adiknya, dan terjadilah, ketika
           mereka sedang berada di ladang, maka Kain bangkit melawan Habel, 
           adiknya, lalu membunuhnya.

LAI:  Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika
          mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu
          membunuh dia.

Kelihatannya keterangan yang LAI berikan ini menggelikan juga, ketika isi percakapan tidak diketahui, LAI dengan beraninya berspekulasi seolah-olah terjadi percakapan: “Marilah kita pergi ke padang.” Jelas sekali ini merupakan suatu kesalahan yang patut disesalkan sekalipun tidak sampai merusakkan konteksnya.

Keberanian demikian ini dikuatirkan bisa merembet dan menyusup ke bagian-bagian penting Alkitab. Jadi, yang demikian ini termasuk suatu kesalahan yang berat sekali yang tidak bisa dimaafkan. Seharusnya LAI menerangkannya dalam bentuk kalimat pasif, seperti: “Kain mengajak adiknya pergi ke ladang.” Ini masih bisa kita terima.

Tapi apa lacur nasi sudah menjadi bubur? Ini artinya kita harus membuat penelitian secara seksama ayat demi ayat. Istimewanya yang berkenaan dengan konsep dasar keimanan kita.

Alkitab LAI yang Terjemahan Lama masih serupa dengan ILT:

“Lalu Kainpun berkata-kata dengan Habel, adiknya; maka pada sekali peristiwa, tatkala mereka itu di padang, berbangkitlah Kain lawan Habel, adiknya lalu dibunuhnya.”

Di zaman orangtua saya, mereka masih menggunakan Alkitab yang Terjemahan Lama ini. Ini artinya baru sekitar setengah abad-an ini saja Alkitab Terjemahan Baru ada dan melakukan pengubahannya.

Dan menurut Sabda.org, ada beberapa versi yang mengosongkan ayat ini, seperti: DRFT_WBTC, KSI, BABA, KL1863, KL1870, DRFT_LDK.

Sedangkan kalau menurut New King James Version;

“Now Cain talked with Abel his brother; and it came to pass, when they were in the field, that Cain rose up against Abel his brother and killed him.”

Terjemahan Google:

“Sekarang Kain berbicara dengan Habel saudaranya, dan terjadilah, ketika mereka berada di lapangan, bahwa Kain bangkit melawan saudaranya Habel dan membunuhnya”

Sementara itu arti kata “ladang” dengan “padang” sendiri sudah berbeda juga. Kalau “ladang” itu tanah persawahan, sedangkan “padang” itu tanah lapangan. ILT – Ladang, sedangkan LAI – Padang.

Jadi, kesimpulan saya atas kasus ini adalah LAI sembrono sekali.

[sama sekali tidak merusakkan konsep dasar Alkitab]

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

3. 2Samuel 23:8

ILT          Inilah nama-nama para pahlawanya yang ada pada Daud: Yoseb-
                Bashebet orang Takhmoni, kepala kelompok tiga, dialah Adino, orang
                Ezni, karena delapan ratus orang dia lukai dalam sekali pertempuran

LAI         Inilah nama para pahlawan yang mengiringi Daud: Isybaal, orang
                Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan delapan
                ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran.

ILT menulis Takhmoni, sedangkan LAI menuliskan Hakhmoni. Berdasarkan Sabda.org, kebanyakan menuliskan: Takhmoni. Malahan versi  DRFT_SB, menuliskan: Nahamon. Siapa tahu ini merupakan perbedaan bahasa saja, seperti kota Surabaya, bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Jawanya: Suroboyo.

>> Jogja – Yogya – Yogyakarta – Jogjakarta

>> Solo – Surakarta
[sama sekali tidak merusakkan konsep dasar Alkitab]

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

4. Ayub 2:9-10

ILT             Lalu istrinya berkata kepadanya, “Masihkah engkau memegang teguh
                   kesalehanmu? Kutukilah Elohim dan matilah!” Namun dia berkata
                   kepadanya, “Engkau berbicara seperti bicaranya seorang perempuan
                   bodoh! Akankah kita menerima yang baik dari Elohim, dan tidak mau
                   menerima yang buruk juga?” Dalam kesemuanya ini Ayub tidak
                   berbuat dosa dengan bibirnya.


LAI             Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau
                    dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" Tetapi jawab
                     Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah
                     kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima
                     yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan
                     bibirnya.

Anda mengatakan ILT menuliskan “berkatilah Elohim”, padahal ILT menuliskan: “Kutukilah Elohim.” Dari mana anda mendapatkan kata-kata: “berkatilah” itu? Dalam semua versi tidak ada kata-kata: “berkatilah….”

Kemudian tentang “perempuan bodoh”[ILT] dengan “perempuan gila” [LAI]; sekalipun penggantian ini masih bisa dimengerti maksudnya sebagai kata-kata yang selevel atau sederajat, namun saya pikir nggak usah dirubah sebenarnya bukan masalah. Justru pengubahan terhadap hal-hal yang sama sekali tidak ada keperluannya ini, yang tidak menimbulkan perbedaan arti, hanya membuat orang menggeleng-gelengkan kepalanya: “Ngapain?” Untungnya itu apa? Mengapa LAI berbuat hal-hal yang sangat sia-sia seperti ini?

Memprihatinkan sekali LAI.

[sama sekali tidak merusakkan konsep dasar Alkitab]

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

5. Mazmur 2:12

ILT              Ciumlah Sang Putra, supaya jangan menjadi murka, dan kamu sesat
                     dari jalan, karena murka-Nya cepat tersulut. Berbahagialah semua
                     orang yang mencari perlindungan kepada-Nya!

LAI              Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciuml`h kaki-Nya
                    dengan gemetar,supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab
                     mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang
                     berlindung pada-Nya!

Disini ILT menuliskan “ciumlah Sang Putra” sedangkan LAI menuliskan “ciumlah kakiNYA.” Ini juga perubahan yang nggak perlu dan mengada-ada.

[sama sekali tidak merusakkan konsep dasar Alkitab]

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

6. 1Samuel 14:41

ILT                  Dan Saul berkata kepada YAHWEH, Elohim Israel,
                        “Tunjukkanlah yang benar.” Maka didapatilah Yonatan dan Saul,
                        dan rakyat itu terluput.

LAI                  Lalu berkatalah Saul: "Ya, TUHAN, Allah Israel, mengapa Engkau
                         tidak menjawab hamba-Mu pada hari ini? Jika kesalahan itu ada
                         padaku atau pada anakku Yonatan, ya TUHAN, Allah Israel,
                          tunjukkanlah kiranya Urim; tetapi jika kesalahan itu ada pada umat-
                         Mu Israel, tunjukkanlah Tumim." Lalu didapati Yonatan dan Saul,
                         tetapi rakyat itu terluput.

Kali ini saya harus membenarkan LAI sekalipun tanpa menyalahkan ILT sama sekali. Disini LAI berusaha menerangkan bagaimana cara-cara bangsa Israel di zaman itu jika mereka meminta petunjuk kepada YAHWEH, yakni melalui Urim dan Tumim. Ini adalah ajaran Taurat Musa.

Kalau kita meminta petunjuk dewa-dewa di klenteng, biasanya di klenteng itu ada setangkup kayu untuk “jiamsi” – ramalan nasib. Sepasang kayu itu jika ditangkupkan akan berbentuk seperti oval telor, atau kayak buah Mangga kecil. Setelah kita berdoa mengucapkan keinginan kita, tangkupan itu kita jatuhkan ke lantai. Jika yang satu telungkup sedangkan satunya telentang, itu diartikan para dewa berkenan mengabulkan, sedangkan jika kedua-duanya berposisi yang sama, telentang atau tengkurap, itu artinya para dewa tidak berkenan. – Kira-kira begitu. Mohon maaf kalau salah atau tidak tepat. Mungkin Koko Liem bisa menerangkan masalah ini?

Nah, Urim dengan Tumim itu kira-kira seperti itulah;

>> Dari Sabda.org;

==K.Kecil== Urim dan Tumim
 TB-  Dua batu undian yang ada dalam tutup dada pernyataan keputusan pada
      baju \_efod\_ --> 19947 yang dipakai imam
      (/TB Kel 28:30). Dipergunakan untuk mencari tahu kehendak Allah
      (/TB Bil 27:21; 1Sam 14:41; 28:6).
 
 BIS- Dua benda kecil yang dipakai oleh imam-imam Israel untuk mengetahui
      kehendak Allah.
 
 KS.- [PL] /TB Kel 28:28-30; Im 8:8; Bil 27:21; Ul 33:8-10; 1Sam 14:41; 28:6;
           /TB Ezr 2:63; Neh 7:65
 
 ==K.Haag== Urim Dan Tumim
 Urim Dan Tumim. (Arti kata itu tidak jelas).
      ~UT adalah sebuah orakel undi. Lewat ~UT imam-imam
 (/TB Ul 33:8) atau Imam Agung (Kel 28:30; Im 8:8; Bil 27:21*)
 menanyai Allah. Kebanyakan para ekseget beranggapan, bahwa ~UT
 merupakan dua buah batang kecil (bdk.: /TB Bil 17:17) atau dua
 buah batu kecil dengan bentuk yang sama. ~UT itu dibedakan lewat
 warna atau huruf yang digoreskan padanya, sehingga mereka dapat
 memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan alternatif
 (/TB 1Sam 14:41) atau membuang undi (Yos 7:13; Hak 20:18*
 dst.  dll.).  Pada saat-saat tertentu sama sekali tidak ada jawaban
 (/TB 1Sam 14:36-37). ~UT tidak digunakan lagi pada saat setelah
 kematian Daud, tetapi jelas sudah tidak dipakai sebelum pembuangan
 (/TB Ezr 2:63; Neh 7:65).
 
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

7. Yesaya 53:10

ILT           Namun YAHWEH berkehendak untuk meremukkannya,
                  membuatnya sakit. Sekiranya dia menaruh jiwanya sebagai persembahan
                  penghapus salah, dia akan melihat benihnya, dia akan memperpanjang
                  hari-harinya, dan dalam tangannya kehendak YAHWEH akan berhasil.

LAI           Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila
                  ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat
                  keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan
                  terlaksana olehnya.

Pasal 53 ini bernubuat tentang diri YESUS. ILT menuliskan “membuatnya sakit” sedangkan LAI menuliskan: “dengan kesakitan.” Sementara LAI Terjemahan Lama; “mempersakiti dia.” Kelihatannya kesemuanya berada dalam usaha untuk menerangkan bahwa YESUS harus mengalami penderitaan, sebagaimana pernyataan YESUS sendiri;

>> Lukas 24:26          Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk
                                    masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"

Jadi, dalam kurang-lebihnya, semuanya masih bisa ditoleransi.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

8. Yehezkiel 34:16

ILT          Aku akan mencari yang hilang, dan Aku akan membawa pulang yang  
                 tersesat. Dan Aku akan membalut yang terluka, dan Aku akan menguatkan
                 yang lemah. Namun Aku akan menghancurkan yang gemuk dan yang
                 kuat. Aku akan menggembalakan mereka dengan keadilan

LAI           Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka
                  akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang
                   kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana
                   seharusnya.

ILT menuliskan “menghancurkan yang gemuk dan yang kuat” tapi LAI menuliskan “yang gemuk dan yang kuat akan KUlindungi.” Pantas aja setiap kali membaca ayat ini kening saya selalu berkerut, sebab:

1. Dalam kalimat awal-awalnya ALLAH berbicara sebagai ALLAH yang kuat

      yang melindungi yang lemah, mengapa yang sudah gemuk dan sudah kuat
      masih juga dilindungi? Kedengaran aneh sekali, sebagai kalimat yang
      rusak/cacat. Berkali-kali saya memikirkan dan merenungkannya; apa maksud
      kalimat ini? Sedikitpun saya tidak curiga kalau ayat ini hasil sulapan tangan
      ajaib LAI.

2. Bertentangan dengan konsep kerja YESUS; orang-orang Farisi yang sudah
     merasa kuat dan gemuk oleh puasa, persepuluhan dan tradisi-tradisi yang
     diwariskan agama mereka, TUHAN YESUS tolak mentah-mentahan. Malahan
     TUHAN YESUS musuhi habis mereka.
     TUHAN YESUS katakan: Kalau kamu tidak dilahirkan kembali dalam ROH
     dan kebenaran kamu tidak akan diselamatkan. Kalau kamu sehat, kamu tidak
     memerlukan dokter. Bukan persembahan  yang TUHAN kehendaki, melainkan
     belas kasihan. TUHAN lebih suka memberi kasihNYA dari pada menerima
      persembahan dari kekayaan kesalehan kita.

      Jadi, bagaimana LAI bisa menyatakan kalau TUHAN melindungi yang kuat
      dan yang gemuk? Maka pernyataan saya yang paling pas untuk LAI adalah:
      LAI kurangajar sekali. Sulapan LAI ini merupakan racun bagi Alkitab.
       Padahal LAI yang Terjemahan Lama menuliskan: “dan yang gemuk dan kuat
       itu akan Kujauhkan.” Kalau ini masih selaras dengan ILT.

Ini versi NKJV:
"I will seek what was lost and bring back what was driven away, bind up the broken and strengthen what was sick; but I will destroy the fat and the strong, and feed them in judgment." – Menghancurkan yang gemuk dan yang kuat.

Ini versi Bahasa Indonesia Sehari-hari:
‘tetapi yang gemuk dan kuat akan Kubinasakan,”

Ckckck.... LAI  kerasukan setan!
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

9. Matius 1:25

ILT          dan dia tidak bersetubuh dengannya sampai dia sudah melahirkan
                 Putranya, yang sulung, dan dia menyebut nama-Nya: YESUS.

LAI          tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki
                dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Disini LAI telah menghilangkan kata-kata: “yang sulung.” Saya pikir masih bukan persoalan yang serius kalau masalah ini. Versi NKJV menuliskan: “Putra sulungnya.”
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

10. Matius 5:22

ILT           Namun, Aku berkata kepadamu bahwa setiap orang yang menjadi
                 marah tanpa sebab terhadap saudaranya, dia pantas berada dalam
                  hukuman; dan siapa yang berkata kepada saudaranya: Raka, dia
                  pantas berada di hadapan Sanhedrinn, dan siapa yang berkata: Dungu,
                  ia pantas berada dalam neraka api.

LAI          Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap
                 saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir!
                 harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil!
                 harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

ILT; “marah tanpa sebab” sedangkan LAI menghilangkan kata-kata: “tanpa sebab”-nya. Ini juga merusakkan konsep Kristen. Oleh sulapan LAI yang menghilangkan kata-kata: “tanpa sebab” membuat para pendeta mengajarkan bahwa orang Kristen itu nggak boleh marah. Padahal yang tidak boleh oleh ALLAH adalah kemarahan yang tanpa sebab yang jelas.

Mari kita mikir; Apa jadinya jika orang salah tidak dimarahi? Pantas aja saya ketika marah dihujat orang kiri-kanan dan mereka berkata: “Orang Kristen koq marah-marah?” Untung saja saya ngerti Alkitab sehingga saya bisa menyodorkan ayat-ayat, bahwa ALLAH sering marah, YESUS sering marah, para nabi sering marah, para rasul sering marah, bahkan para malaikatpun sering marah.

>> Amsal  23:14         Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau
                                    menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.

>> Amsal 18:6            Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan, dan mulutnya
                                     berseru meminta pukulan.

>> Amsal 19:18          Hajarlah anakmu selama ada harapan, tetapi jangan
                                    engkau menginginkan kematiannya.

>> Efesus  4:26          Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat
                                    dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam
                                    amarahmu

>> Wahyu 3:19           Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu
                                    relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Beberapa terjemahan termasuk NKJV juga menyertakan kata-kata: “tanpa sebab.”

Kepada sdr. Ignasius yang telah memberi saya Alkitab versi ILT, saya mengucapkan terimakasih sekali, sebab ternyata besar sekali manfaatnya didalam mengungkapkan kebenaran. – Versi ILT patut diperhitungkan.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

11. Matius 5:44

ILT            Namun Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuh-musuhmu,
                  berkatilah mereka yang mengutuk kamu, perlakukanlah dengan baik
                  mereka yang membenci kamu dan berdoalah bagi mereka yang
                  melecehkan kamu dan menganiaya kamu,

LAI            Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi
                   mereka yang menganiaya kamu.

Kalau kali ini saya pro LAI, kalimatnya lebih praktis dan sudah bisa memberikan gambaran tentang apa yang dimaksud dalam ILT. Tapi bukan berarti saya membenarkan perbuatan merubah-rubahnya. Kita harus menghargai tulisan dari penulis aslinya, sebab hanya penulis aslinya saja yang bisa mengenali dengan baik pikiran-pikirannya sendiri. Sebab untuk mengekspresikan apa yang ada dalam pikiran ke dalam bentuk kata-kata itu bukanlah pekerjaan yang mudah, lebih-lebih kalau orang itu kurang berbakat menulis. Memang tidak menutup kemungkinan terjadi pembiasan ketika ia memindahkan pikirannya ke dalam bentuk tulisan. Saya sendiri sering mengalami apa yang saya tuliskan ternyata berbeda jauh dengan apa yang saya maksudkan. Tapi kita harus tetap menghargai tulisan orang. Kita tidak mempunyai hak untuk mengubah-ubah pekerjaan orang lain. Itulah sebabnya ada undang-undang Hak Patent. Dan LAI jelas-jelas bisa dijebloskan ke penjara, seandainya para penulis kitab itu suatu saat menggugat.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

12. Matius 6:13b

ILT             karena kepunyaan-Mulah kerajaan dan kuasa dan kemuliaan
                    sampai selamanya. Amin.

LAI             (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan
                     sampai selama-lamanya. Amin.)

Kalau soal kalimat nggak masalah. Antara LAI dengan ILT bisa dimengerti sebagai kalimat yang setara. Hanya saja tanda kurungnya – [….]  yang menjadi pertanyaan saya. Sebab tanda kurung ‘kan menyatakan kalau kalimat itu tambahan dari redaksi. Kali ini justru ILT yang menghilangkan tanda kurungnya, atau memang teks aslinya nggak ada tanda kurungnya?

>> Versi LAI Terjemahan Lama dengan NKJV nggak ada tanda kurungnya.

>> Sebagian yang lain ada yang memakai tanda kurung dan ada yang tidak.

>> Ada beberapa versi yang tidak mencantumkan kalimat tersebut.

Jika kalimat itu merupakan penambahan masih bisa dibenarkan sebab ada landasannya;

>> Wahyu  19:1          Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang
                                    nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga,
                                    katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan
                                    kekuasaan adalah pada Allah kita,

Kalimat: “Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan
sampai selama-lamanya”  tentu saja dimaksudkan sebagai penguat kalimat sebelumnya, yaitu Matius 6:13a; “dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.”

Karena segala sesuatu yang ada di dunia ini berada dalam kuasa ALLAH, maka kita berdoa meminta tolong kepadaNYA agar dilepaskan dari segala yang jahat. Sebab hanya ALLAH saja yang bisa melakukan itu.

Tapi walaupun begitu, saya tetap lebih suka dan lebih setuju yang otentik. Saya yakin orang-orang LAI itu matinya pasti celaka. Dan itu memang upah yang patut bagi setiap penyesat;

>> Matius  18:6          "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah s`tu dari anak-anak
                                     kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika
                                      sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia
                                      ditenggelamkan ke dalam laut.

>> Wahyu 22:18         Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar
                                    perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang
                                    menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini,
                                    maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-
                                    malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
                  22:19         Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-
                                    perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan
                                    mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota
                                    kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

13. Matius 8:29-30

ILT             Dan lihatlah, mereka berteriak sambil berkata, “Ada apakah dengan
                   kami dan Engkau, hai YESUS Putra Elohim? Apakah Engkau datang
                   ke sini sebelum waktunya untuk menyiksa kami?” Dan jauh dari
                   mereka terdapat sekawanan babi yang banyak jumlahnya sedang
                   digembalakan.

LAI            Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai
                   Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum
                   waktunya?" Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang
                   mencari makan.

Disini LAI menghilangkan kata-kata: YESUS dan mengubah beberapa kata sebagaimana biasanya. Tapi sekalipun tanpa kata-kata “YESUS” masih bisa dimengerti bahwa itu menunjuk ke YESUS. Jadi, nggak masalah.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

14. Matius 9:13

ILT             Namun seraya pergi, pelajarilah apa itu: Aku menghendaki
                   rahmat dan bukannya persembahan, karena Aku datang tidak untuk
                   memanggil yang benar, melainkan yang berdosa ke dalam
                   pertobatan.”

LAI            Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah
                   belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk
                   memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

Waah, waah, waah, kurangajar sekali LAI. Disini kata-kata: “ke dalam pertobatan” dihilangkannya, sehingga seolah-olah orang bisa masuk Kristen tanpa perlu pertobatan. Menjadi racun terhadap seruan Yohanes Pembaptis, yang
menyerukan perlunya pertobatan. Padahal Yohanes Pembaptis menunjuk pada YESUS sebagai yang lebih besar dari dirinya dan akan membaptis dengan api[ROH KUDUS – menuntut kekudusan];

>> Lukas 3:7  Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk
                        dibaptis, katanya: "Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah
                        yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang
                        akan datang?
                3:8   Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan
                         janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami!
                         Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak
                         bagi Abraham dari batu-batu ini!
                3:9   Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak
                        menghasilkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke
                        dalam api."
              3:10   Orang banyak bertanya kepadanya: "Jika demikian, apakah yang
                         harus kami perbuat?"
              3:11   Jawabnya: "Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia
                        membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa
                        mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian."
              3:12   Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan
                        mereka bertanya kepadanya: "Guru, apakah yang harus kami
                        perbuat?"
              3:13   Jawabnya: "Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah
                         ditentukan bagimu."
              3:14   Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: "Dan kami, apakah
                        yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka:
                        "Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu
                        dengan gajimu."

>> Matius 3:11           Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan,
                                   tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa
                                   dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia
                                   akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan
                                   api.

>> Kisah  8:22            Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada
                                    Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini;

>> 2Korintus 5:17      Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan
                                    baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru
                                    sudah datang.

>>  Kolose 3:5            Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang
                                    duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu
                                    jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan
                                    penyembahan berhala,

>> Ibrani 4:12            Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari
                                    pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat
                                    dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan
                                    sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan
                                    pikiran hati kita.
>> Versi KL1870;   soepaja mareka-itoe bertobat.

>> Versi NKJV:     but sinners, to repentance."

Yang lain-lain sebagian ada yang mencantumkannya dan ada juga yang sama dengan LAI.

LAI ini kaki tangan setan. Penyusupan dari Paus Vatikan.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

15. Matius 17:20

ILT        Dan YESUS berkata kepada mereka, “Karena ketiadaan imanmu! Sebab
               sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika kamu memiliki iman
               seperti biji sesawi, kamu akan berkata kepada gunung ini: Pindahlah
               dari sini ke sana! Dan, dia akan pindah. Dan, tidak satu pun mustahil
               bagimu.

LAI        Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku
               berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman
               sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari
               tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang
               mustahil bagimu.

ILT – “ketiadaan imanmu”, sedangkan LAI: “kamu kurang percaya.”
Ini juga cukup mengganggu sebab antara tidak ada dengan kurang itu berbeda. Kalau kurang itu masih ada, masih mempunyai, tapi kalau tidak ada itu nol, nggak ada sama sekali. Padahal tuntutannya hanya sedikit sekali, yaitu hanya sebesar biji sesawi saja. Sehingga kalau sebiji sesawi saja nggak dipunyai, itu artinya tidak punya apa-apa, bukannya kurang.

Sebab pekerjaan iman itu diimbangkan dengan iman kita. Jika iman kita kecil, maka hasil kerja kita juga kecil, sedangkan kalau iman kita besar, maka pekerjaan yang bisa kita kerjakan juga besar. Jadi, hasilnya itu selalu ada kalau memang ada imannya. Kalau nggak bisa mengerjakan apa-apa itu tandanya nggak ada apa-apanya.

Jadi, lagi-lagi LAI kedapatan konyolnya.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

16. Matius 19:9

ILT           Dan Aku berkata kepadamu, bahwa siapa saja yang menceraikan
                 istrinya, kecuali atas dasar percabulan, dan dia mengawini yang lain,
                 dia berzina, dan siapa yang mengawini perempuan yang telah
                 diceraikan, dia berzina.”

LAI          Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali
                 karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."

Maksud dari kalimat ILT adalah perceraian diijinkan jika alasannya istri berzinah. Tapi keduanya tidak boleh kawin dengan siapapun. Keduanya harus dalam keadaan tidak kawin. Jika si laki-laki kawin lagi, maka laki-laki itu termasuk zinah. Dan jika si perempuan itu kawin dengan laki-laki lain lagi, itu juga termasuk zinah.

Kelihatannya Kristen hanya mengajarkan perkawinan terjadi sekali saja. Suami-istri terikat perkawinan itu seumur hidup mereka. Hanya perzinahan dan kematian saja yang boleh menceraikan mereka. Jika perceraian karena kematian, yang masih hidup boleh kawin lagi. Tapi jika karena zinah, maka keduanya tidak boleh kawin lagi.

>> 1Korintus  7:39     Isteri terikat selama suaminya hidup. Kalau suaminya telah
                                    meninggal, ia bebas untuk kawin dengan siapa saja yang
                                    dikehendakinya, asal orang itu adalah seorang yang
                                    percaya.

Sementara versi LAI kelihatannya hanya mengatur pihak laki-lakinya saja. Laki-laki yang menceraikan istrinya itu tidak boleh kawin lagi. Sedangkan ketentuan bagi perempuannya ditiadakan oleh LAI. Jelas ini termasuk mengkorupsi ayat yang harus dikutuk.

Mari kita berterimakasih pada ILT dan mengutuk LAI.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

17. Matius 19:16

ILT           Dan lihatlah, seraya mendekat, seseorang berkata kepada-Nya, “Guru
                  yang baik, kebaikan apakah yang harus aku lakukan supaya aku
                  memperoleh hidup yang kekal?”

LAI           Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik
                  apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"

Kali ini masih selaras antara LAI dengan ILT, sekalipun tidak bisa membenarkan perbuatan LAI.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

18. Matius 20:16

ILT            Demikianlah mereka yang terakhir akan menjadi yang pertama dan
                   yang pertama, terakhir; karena banyaklah yang dipanggil tetapi sedikit
                   yang dipilih

LAI            Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang
                   terdahulu akan menjadi yang terakhir."

Disini LAI menghilangkan kata-kata: “karena banyaklah yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih.”  Tapi kata-kata ini tidak hilang sama sekali dalam Alkitab. Masih tercatat di ayat yang lainnya.

>>  Matius  22:14       Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

19. Matius 23:8

ILT           Namun kamu, janganlah dipanggil rabi; karena ada satu pemimpinmu,
                 yaitu Mesias, dan kamu semua adalah saudara.

LAI           Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu
                  dan kamu semua adalah saudara.

LAI menghilangkan petunjuk siapa Rabi itu, yaitu “MESIAS.”

Dari beberapa kasus yang sudah kita periksa, kelihatan sekali penyusup LAI ini adalah Antikristus. Dia begitu anti dengan kata-kata: YESUS dan MESIAS. Kemarin “YESUS” yang dihilangkannya, kini “MESIAS.”
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

20. Matius 24:7

ILT           Karena bangsa akan dibangkitkan melawan bangsa, dan kerajaan
                 melawan kerajaan. Dan akan terjadi kelaparan dan wabah penyakit,
                 dan gempa bumi di berbagai tempat.

LAI           Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan
                  kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.

LAI menghilangkan kata-kata: “wabah penyakit.” Padahal “wabah penyakit” nyata sekali saat ini merupakan salah satu tanda akhir zaman. Ini perlu sekali dicantumkan dalam Alkitab untuk menguatkan kebenarannya. Sebab saat ini dunia mengklaim telah berhasil menguasai segala macam teknologi. Dunia kedokteran sudah bisa membuat organ-organ tubuh palsu, namun masih selalu tampak bego karena kebobolan berbagai penyakit; Flu burung, Aids/HIV, kanker, stroke, dan lain-lainnya. Dan disaat masyarakat sudah terbuka kesadaran kesehatannya, justru setiap jam mobil ambulance berlalu-lalang mengangkut orang sakit, ruang praktek dokter yang selalu dijubeli orang sakit, serta rumah sakit yang nggak pernah sepi pasien.

Kontras sekali antara kenyataan dengan apa yang dibangga-banggakan.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

21. Matius 24:36

ILT               Namun mengenai hari dan saat itu tidak seorangpun mengetahuinya,
                     bahkan para malaikat di surgapun tidak, kecuali Bapa-Ku saja.”

LAI              Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-
                     malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."


Disini LAI menambahkan: “ANAK-pun tidak.”
Beberapa versi terjemahan sama seperti LAI dan beberapa lainnya sama seperti ILT. Dan NKJV sama seperti ILT: "But of that day and hour no one knows, not even the angels of heaven, but My Father only.”

Kali ini tambahan LAI cukup kuat karena didukung oleh Markus 13:32;
“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."

Dan Markus 13:32 semua versi menuliskan hal yang sama, termasuk versi ILT. Bahwa YESUS memang tidak tahu saatnya kiamat.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

22. Matius 25:31

ILT           “Dan ketika Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
                   malaikat kudus bersama-Nya, pada waktu itu Dia akan duduk di atas
                   takhta kemuliaan-Nya.


LAI           "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
                  malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas
                  takhta kemuliaan-Nya.

Disini LAI menghilangkan kata-kata: “kudus.” Kelihatannya nggak masalah sebab pengetahuan kita menyatakan bahwa malaikat itu kudus.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

23. Matius 26:28

ILT        Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian baru, yang dicurahkan
               bagi banyak orang sebagai penghapusan dosa

LAI        Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak
               orang untuk pengampunan dosa.

Disini LAI menghilangkan kata-kata “baru” untuk “Perjanjian Baru.” Sebagian versi banyak yang tidak menuliskannya, sebagian kecil ada dan ada yang memberikan tanda kurung – [baru]. Dan inilah versi NKJV: "For this is My blood of the new covenant, which is shed for many for the remission of sins.”

>> Yeremia 31:31        Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman
                                     TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan
                                     kaum Israel dan kaum Yehuda,
                     31:32      bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek
                                    moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka
                                    untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-
                                    Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang
                                    berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
                    31:33       Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum
                                    Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku
                                    akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan
                                    menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi
                                    Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

24. Matius 27:34

ILT        mereka memberi minum anggur asam yang telah dicampur dengan
              empedu kepada-Nya. Dan sesudah mengecapnya, Dia tidak mau minum.

LAI         Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia
                mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya.

Disini LAI menghilangkan kata-kata: “asam.” Tapi ini referensi dari ayat-ayat lainnya:

>> Mazmur  69:21      (69-22) Bahkan, mereka memberi aku makan racun, dan
                                                 pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum
                                                 anggur asam.

>> Matius 27:48         Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil
                                    bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu
                                    mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus
                                    minum.

>> Markus  15:36       Maka datanglah seorang dengan bunga karang,
                                    mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu
                                    mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus
                                    minum serta berkata: "Baiklah kita tunggu dan melihat
                                    apakah Elia datang untuk menurunkan Dia."

>> Lukas 23:36          Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka
                                    mengunjukkan anggur asam kepada-Nya

>> Yohanes 19:29      Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka
                                     mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam
                                     anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya
                                     ke mulut Yesus.

>> Yohanes 19:30      Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia:
                                   "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan
                                    menyerahkan nyawa-Nya.


Perbedaan temuan saya: Matius 27:45-46

ILT         Dan dari jam keenam, kegelapan telah turun atas seluruh tanah itu
                sampai jam kesembilan. Dan kira-kira jam kesembilan YESUS
                berteriak dengan suara nyaring, sambil berkata, “Eli, Eli, lama
                sabakhtani?” Yang artinya, “ElohimKu, Elohim-Ku, mengapa Engkau
                meninggalkan Aku?”

LAI         Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai
                jam tiga. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring:
               "Eli, Eli, lama sabakhtani?"* Artinya: /Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa
                Engkau meninggalkan Aku?

Disini LAI mengubah jam 6 menjadi jam 12 dan jam 9 menjadi jam 3. Mengenai ini bisa diterangkan tentang adanya perbedaan waktu Romawi dengan waktu Yahudi. Waktu Romawi dimulai jam 24 atau 12 malam, sedangkan waktu Yahudi dimulai jam 18 atau 6 sore. Jadi, ketika jam Romawi[sama dengan jam kita] menunjuk jam 19 atau 7 malam, bagi Yahudi itu adalah jam 1 – selisih 6 jam, sehingga jam 12 siang bagi Romawi[kita] itu dibaca oleh bangsa Yahudi sebagai jam 6 siang, dan kematian YESUS jam 3 sore waktu Romawi, dibaca oleh bangsa Yahudi sebagai jam 9 sore. Dari sini kita mengetahui bahwa Matius menuliskannya berdasarkan waktu Yahudi, yang kemudian dirubah oleh LAI disesuaikan dengan waktu Romawi.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

25. Matius 28:19

ILT           Oleh karena itu, dengan pergi, muridkanlah semua bangsa, dengan
                 membaptiskan mereka ke dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus,

LAI           Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah
                  mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Menurut daftar yang anda tunjukkan, ada kata-kata “seraya pergi” dalam ILT, tapi kitab ILT nyatanya tidak ada kata-kata “seraya” tersebut. Dari mana “seraya” tersebut? Dan menurut saya kali ini antara ILT dengan LAI tidak ada perbedaan sama sekali, kecuali variasi kalimatnya saja.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

26. Markus 1:2

ILT       Seperti telah tertulis di dalam kitab para nabi, “Lihatlah, Aku mengutus
             utusan-Ku sebelum diri-Mu; yang akan mempersiapkan jalan-Mu di
             depan-Mu.

LAI      Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh
             utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;

LAI merubah para nabi menjadi nabi Yesaya. LAI nyata-nyata ngawur, sebab ayat itu ada pada Maleakhi, bukan Yesaya;

>> Maleakhi 3:1         Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan
                                    jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu
                                    cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang
                                    kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman
                                    TUHAN semesta alam.

Konyol banget, ya?! Sudah dirubah salah pula tempatnya.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

27. Markus 1:14

ILT          Dan setelah Yohanes ditangkap, datanglah YESUS ke Galilea untuk
                 memberitakan injil kerajaan Elohim

LAI          Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan
                 Injil Allah,

Disini LAI menghilangkan kata-kata: “kerajaan.”
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

28. Markus 2:17

ILT           Dan setelah mendengar hal itu, YESUS berkata kepada mereka,
                  “Mereka yang sehat tidak mempunyai kebutuhan akan tabib,
                   melainkan mereka yang menderita sakit. Aku datang tidak untuk
                   memanggil yang benar melainkan yang berdosa ke dalam
                   pertobatan.”

LAI            Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat
                    yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk
                    memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

LAI menghilangkan kata-kata: “ke dalam pertobatan.” Pantas aja gereja sekarang ini menjadi sarang penyamun, sebab kata LAI nggak perlu bertobat. Gereja itu menjadi kotak sampah, lumrahlah kalau isinya sampah.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

29. Markus 3:15

ILT          dan supaya memperoleh kuasa untuk menyembuhkan penyakit
                dan mengusir setan-setan;

LAI         dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.

LAI menghilangkan: “menyembuhkan penyakit.”
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

30. Markus 3:29

ILT        Namun, siapa saja menghujat terhadap Roh Kudus, ia tidak
              mendapatkan pengampunan selamanya, sebaliknya dia pantas dikenai
              hukuman kekal.

LAI       Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun
              selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."

Kali ini inti kalimatnya masih sejalan. Kita maafkan sajalah LAI.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

31. Markus 6:11

ILT          Dan, berapa banyak orang yang tidak menerima kamu, bahkan tidak
                 mendengarkan kamu, sambil keluar dari sana, kebaskanlah
                 debu di bawah kakimu sebagai kesaksian bagi mereka. Sesungguhnya
                 Aku berkata kepadamu, pada hari penghakiman, Sodom atau Gomora
                 akan lebih ringan daripada kota itu.

LAI          Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau
                 mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan
                 kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka."

LAI menghilangkan: “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, pada hari penghakiman, Sodom atau Gomora akan lebih ringan daripada kota itu.”

Tapi itu bisa didapatkan pada Matius 10:14-15.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

32. Markus 9:29

ILT          Dan Dia menjawab kepada mereka, “Jenis ini tidak dapat keluar dengan
                 apa pun, kecuali dengan doa dan puasa.”

LAI          Jawab-Nya kepada mereka: "Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan
                 berdoa."

LAI menghilangkan: “puasa.”
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

33. Markus 9:42

ILT         “Dan siapa yang membuat tersandung seorang dari antara yang kecil
                ini, yang percaya kepada-Ku, lebih baiklah baginya jika dia dikalungi
                sebuah batu kilangan di lehernya, dan dilemparkan ke dalam laut.

LAI         "Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya
                 ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya
                 lalu ia dibuang ke dalam laut.

LAI menghilangkan: “kepadaKU.” Namanya juga Antikristus, karenanya LAI sangat anti terhadap kata-kata yang ditujukan kepada YESUS.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

34. Markus 9:44

ILT         tempat yang ulatnya tidak pernah mati dan apinya tidak pernah padam.

LAI        (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)

Disini LAI mengenakan tanda kurung. Berbagai terjemahan memang ada yang bertanda kurung dan ada yang tidak bertanda kurung, seperti NKJV.

>> Yesaya 66:24   Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-
                               orang yang telah memberontak kepada-Ku. Di situ ulat-ulatnya
                               tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya
                               akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

35.  Markus 10:21

ILT            Dan seraya memandang kepadanya, YESUS mengasihinya dan berkata
                   kepadanya, “Satu hal padamu yang masih kurang: Pergilah, juallah
                   sebanyak apa yang engkau miliki, dan berikanlah kepada orang-orang
                   miskin, dan engkau akan memiliki harta di surga; dan, marilah,
                   ikutlah Aku sambil memikul salib!

LAI            Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata
                    kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang
                    kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau
                    akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah
                    Aku."

Disini LAI menghilangkan: “sambil memikul salib.” Bahwa menjadi orang Kristen itu nggak cukup percaya pada YESUS saja, melainkan harus siap menyangkali diri dan menanggung penderitaan.
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

36. Markus 10:24

ILT             Dan para murid itu tercengang atas perkataanNya. Dan, sambil
                   melanjutkan, YESUS berkata lagi kepada mereka, “Hai anakanak,
                   betapa sulitnya mereka yang mengandalkan diri pada kekayaan masuk
                   ke dalam kerajaan Elohim.

LAI            Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu. Tetapi
                   Yesus menyambung lagi: "Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk
                   ke dalam Kerajaan Allah.

Kata-kata: “yang mengandalkan diri pada kekayaan” dihilangkan oleh LAI, sehingga mengganggu sekali. Tapi masih bisa kita dapatkan dari Matius 19 dan dari LAI yang Terjemahan Lama.


37. Markus 11:26

ILT             Namun, jika kamu tidak mengampunkan, Bapamu di surga pun
                    tidak akan mengampunkan kesalahankesalahanmu.

LAI             (Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga
                     tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.)


Disini LAI memberikan tanda kurung, sehingga mengesankan tambahan dari penterjemah. Dalam Terjemahan Lama nggak ada tanda kurungnya.


38. Markus 13:13



>> Siapa yang belum menerima kiriman Alkitab versi ILT silahkan hubungi saya:
       hakekathidupku@yahoo.co.id, - mumpung gratis, lho. Ukuran filenya sekitar
      12 MB.



Tidak ada komentar: