Selasa, 31 Juli 2012

Numpang Iklan

Dari:
Moderator & Semua member yang terhormat,

Mohon ijin beriklan dan mohon ma'af bila merasa terganggu dengan masuknya iklan ini ke email Bapak/Ibu...

Bila Bapak/Ibu butuh motivasi hidup...silahkan kunjungi :
http://hidupsalingmengasihi.blogspot.com/

Bila Bapak/Ibu butuh kontraktor bangunan (kaca, aluminium, kitchen set, wardrobe built in dan lain-lain)...silahkan kunjungi :
http://kontraktoraluminiumkaca.blogspot.com
http://workshop-aluminiumkaca.blogspot.com
www.kitchenset-wardrobe.blogger.com

Salam,
 
Elisa Sagala

promo tour

Dari:
promo bali.....!!!!!!
pesawat + hotel : 3hari2 malam
2.600.000 nett
untuk 2(dua) orang
buruan seat terbatas.......
hub : 0815.841.78119
zsabina tour n travel 

Lanjutan - DISEBUT PENGACAU

Dari: Aris Pasaribu

Salam Pak Hakekat..

Saya Sendiri Tidak Merasa Terganggu dengan Email yang Banyak Dari Bapak,
Bahkan apabila ada email yang masuk dari hakekat hidup dan minta di dihapuskan dari
daftar millis bapak, itu malah yang saya hapus..

semua materi email bapak saya simpan dan saya pelajari.
Banyak yang saya dapatkan dari tulisan itu. terutama semangat Bapak untuk Mengijil kepada orang lain itu Mendorong saya juga untuk bisa menginjil dengan berani kepada
orang lain (apapun agamanya)..

kalaupun hanya 1 orang Advent yang mau menerima tulisan bapak itulah saya..

Tetap Semangat..TUHAN YESUS MEMBERKATI

MASALAH TERPECAHKAN SEKARANG

Dari: asdf_adit@yahoo.co.id <asdf_adit@yahoo.co.id>

Pak rudi, sy jg jijik liat tulisan anda ttg yesus dan injil. Skrng sy tanya anda : sejak kapan yesus jd tuhan? Sbelum dia ada, atau pd saat dia ada, atau pada saat dia mati? 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Jadi, anda tidak semata-mata jijik dengan tulisan saya, 'kan?! Yang anda jijiki adalah YESUS dan Injil. Karena itu, seandainya yang saya tulis bukan soal YESUS dan bukan soal Injil, maka tulisan saya bisa anda terima, meskipun spam, 'kan?! Lebih-lebih kalau yang saya kirimkan ke anda gambar porno, bukan?! - Hua..ha..ha..... Terimakasih, anda tidak membenci tulisan saya, sebagaimana yang orang tuduhkan ke saya seolah-olah tulisan Rudyanto itulah yang menjijikkan. Padahal YESUS dan Injil, 'kan?! - Mudah-mudahan para kritikus membaca pernyataan ini.

Kapan YESUS menjadi TUHAN? Sebelum menjadi manusia atau setelah disalibkan?
Jawaban Alkitab: Sejak masih disorga, hingga selama-lamanya.

Besok akan saya berikan ayat-ayatnya, ya?!

Lanjutan - DISEBUT PENGACAU

Pak Damus, internet ini 'kan dunia maya atau semu? Jika saya dibilang memaksa orang masuk ke milis, itu 'kan cuma emailnya yang saya seret, bukan tubuh orangnya yang saya seret masuk gedung supermarket saya? Dan kalau orang tidak mau baca, bukankah ada banyak caranya? Bisa delete, bisa difilter, bisa unsubscribe sendiri, dan bisa meminta kepada saya. Jadi, pemaksaan yang seperti apakah yang anda tuduhkan ke saya itu?

Atau kalau anda memang benar-benar tidak mau diganggu orang lain, bukankah anda punya kamar, lalu mengunci kamar dengan gembok yang besar dan jangan keluar-keluar dari kamar?! Sebab hidup didunia ini mau tidak mau anda harus siap bersinggungan dengan banyak kepentingan orang, seperti berdesakan di pasar? Ada kalanya ada tetangga minta utangan ke anda. Ada kalanya mobil anda diserempet mobil orang. Ada kalanya ada orang tabrakan yang memintai pertolongan anda. Ada kalanya anda dimintai uang oleh pengemis. Ada kalanya anda dikasih brosur. Jangan, jangan bermimpi anda hidup di Taman Eden.

Anda masih diganggu dengan email saja sudah merasa seperti dirampok oleh perampok berpistol. Apakah tidak berlebihan itu? Bagaimana dengan copet, maling, dan rampok yang sewaktu-waktu bisa saja merampoki anda? Apakah masih sama antara saya dengan mereka?

Pikiran saya itu begini:
Bagaimana saya bisa menjangkau orang yang jauh, seperti di Amerika, di Jerman, di Jepang? Bagaimana saya bisa menjangkau orang-orang yang tidak saya kenal? Nah, kebetulan tersedia sarana ini, yaitu internet. Saya panggil anda dengan maksud mengajak anda memikirkan hal yang paling penting untuk kita pikirkan dalam hidup yang sekali ini.

Jika agama anda Islam, saya ingin tahu dimanakah istimewanya itu, supaya saya bisa mengambil manfaatnya. Atau, saya ingin memberikan perbandingan dengan agama saya. Dan karena persediaan bacaan tulisan saya banyak, saya mengharapkan anda sudi membaca dan mempelajarinya. Nggak sudi atau nggak cocok, ya sudahlah, bagaimana saya mau memaksa orang yang nggak cocok? Bukan tujuan saya memasukkan musuh ke dalam selimut saya. Tapi saya mencoba mengubah musuh untuk menjadi teman saya. Bisa 'kan?! Bisa itu. Saya sudah mendapatkan khasiatnya. Karena itu metode ini saya kembangkan terus. Bila perlu saya harus menutup telinga saya untuk tidak menghiraukan komentar orang untuk sesuatu yang saya anggap benar. Ijinkan saya menjadi pribadi yang mandiri, yang me-manage diri saya sendiri. Seperti, jika saya mencuri, masakan saya perlu meminta ijin anda dulu? Biarlah saya lakukan itu dengan resiko saya tanggung sendiri, 'kan bukan masalah bagi anda?!

Saya nakal, anda maki-maki, 'kan selesai?! Kalau saya keberatan anda maki-maki, biarlah saya menghentikan aktifitas ini dengan kesadaran saya sendiri. Tapi kalau masih tetap saya lakukan, itu tandanya harga maki-makian itu masih belum cocok bagi saya. Sama seperti pencuri yang nggak kapok setelah dimasukkan penjara. Itu 'kan hak pencuri itu untuk bertobat atau tidak?!

Lebih dari itu, saya bukan bajingan. Saya rohaniawan. Saya orang Kristen. Saya penginjil. Saya paham Alkitab. Jadi, saya sudah memikirkan dengan baik-baik apa yang saya perbuat. Sekalipun logika anda masih belum sanggup menerimanya. Tapi jangan karena logika anda masih belum sanggup memahami pekerjaan saya, lalu saya harus mengikuti logika anda. Keliru sekali orang mempermasalahkan kerja saya selama saya masih mempunyai topik-topik diskusi yang lebih penting untuk kita bahas bersama. Kayak nggak ada acara diskusi saja, sehingga harus mencari-cari masalah yang kurang penting? Jika anda mempunyai TUHAN, berdoalah agar TUHAN itu mengutuk saya, jika anda anggap saya bersalah. Beres, 'kan?!

Puluhan ribu email yang saya daftar, tidak ada seorangpun yang saya kenal kalau tidak melalui milis ini. Semua yang kenal dan pernah bertemu saya adalah yang kenalnya lewat milis ini. Dan semua email mereka adalah hasil curian saya. Mereka juga kesal, sama seperti anda. Tapi setelah mendalami materi yang saya sampaikan, kekesalan mereka menjadi hilang tergantikan dengan penghiburan bagi jiwa mereka. Banyak orang yang telah saya rombak jalan hidupnya dari kesia-siaan menjadi rohaniah, sekalipun mungkin bukan termasuk anda. Tapi jiwa-jiwa mereka itu berharga sekali bagi saya. Mereka itulah yang sedang saya cari. Jadi, saya bukan mencari anda sebenarnya. Cuma menanyai anda: adakah anda orang yang saya cari? Kalau bukan, ya udah, kita bisa jalan sendiri-sendiri. Jadi, jangan anda berpikir bahwa saya senang mengumpulkan musuh dalam selimut saya. Kalau bisa jangan ada musuh dalam selimut saya, yaitu milis ini. Saya sedang menyaring, seperti orang menyaring air bersih. Lalang dan gandum saya kumpulkan untuk disaring, bukan untuk disekutukan terus. Memangnya enakkah menerima maki-makian terus setiap hari? Itu terpaksa sekali harus saya pikul.

Senin, 30 Juli 2012

SAUL DAN DAUD


SAUL DAN DAUD
Saya mendapatkan gambaran persamaan yang pas mengenai posisi saya terhadap gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dengan kisah hubungan raja Saul dengan Daud. Pada satu waktu yang sama ke-2-nya adalah sama-sama rajanya. Disaat Saul masih memerintah sebagai raja, Daud juga adalah raja oleh pengurapan ALLAH. Saul adalah raja resmi sedangkan Daud adalah raja dalam pelarian, seperti saya yang bekerja di luar system. Bahkan orang-orang yang mengenal saya secara dekat tahu persis kalau saya hidup tanpa istana.
Saul dan Daud adalah sama-sama orang Israelnya dan sama-sama raja Israelnya. Saya dengan pejabat-pejabat Advent sama-sama Kristennya dan sama-sama Adventnya. Jika mereka mengaku didalam ROH KUDUS, saya juga mengaku didalam ROH KUDUS. Jika mereka berpegang pada Alkitab, saya juga berpegang pada Alkitab yang sama.
>> 1Korintus  12:13   Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani,
                                            baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan
                                            kita semua diberi minum dari satu Roh.

Saul adalah raja Israel yang pertama sebelum ALLAH memunculkan Daud sebagai raja tandingannya. Suatu kali ketika bangsa Israel hendak berperang dengan orang-orang Filistin, nabi Samuel berjanji akan menjumpai Saul di Gilgal. Ketika itu keadaan Israel terdesak mundur, sementara nabi Samuel belum datang-datang menurut waktu yang dijanjikannya. Karena panik oleh serangan orang Filistin dan sebagian pasukan Saul sudah cerai-berai, Saul mengambil tindakan berani, yakni melancangi nabi Samuel, membakar korban sendiri. Maksud pembakaran korban adalah untuk berbicara dengan TUHAN, agar TUHAN menolong Israel dari serangan musuh. Ini tidak boleh dilakukan oleh yang selain imam/nabi, tapi Saul melakukannya karena ketakutan kerajaannya buyar. Dan ini menjadi sesuatu yang fatal bagi Saul, sebab ALLAH langsung marah dan menolak ke-raja-an Saul.

>> 1Samuel 13:8       Ia menunggu tujuh hari lamanya sampai waktu yang ditentukan Samuel.
                                           Tetapi ketika Samuel tidak datang ke Gilgal, mulailah rakyat itu berserak-
                                           serak meninggalkan dia.
                       13:9      Sebab itu Saul berkata: "Bawalah kepadaku korban bakaran dan korban
                                            keselamatan itu." Lalu ia mempersembahkan korban bakaran.
                      13:10     Baru saja ia habis mempersembahkan korban bakaran, maka tampaklah
                                            Samuel datang. Saul pergi menyongsongnya untuk memberi salam
                                            kepadanya.
                       13:11    Tetapi kata Samuel: "Apa yang telah kauperbuat?" Jawab Saul: "Karena aku
                                            melihat rakyat itu berserak-serak meninggalkan aku dan engkau tidak datang
                                             pada waktu yang telah ditentukan, padahal orang Filistin telah berkumpul di
                                            Mikhmas,
                       13:12    maka pikirku: Sebentar lagi orang Filistin akan menyerang aku di Gilgal,
                                            padahal aku belum memohonkan belas kasihan TUHAN; sebab itu aku
                                            memberanikan diri, lalu mempersembahkan korban bakaran."
                      13:13     Kata Samuel kepada Saul: "Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti
                                            perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab
                                           sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-
                                               lamanya.
                           13:14            Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang
                                            yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas
                                            umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN
                                            kepadamu."

Kesalahan nabi Samuel adalah datang terlambat dari waktu yang dia janjikan sendiri. Dan oleh sebab ini raja Saul melancangi kenabian Samuel. Adakah ini kemungkinan Ny. Ellen G. White melakukan suatu kesalahan sehingga General Conference sampai bertindak membuang nabiahnya ke Australia antara tahun 1891 – 1900? Entahlah. Jangan-jangan oleh sebab ini sehingga Advent semakin hari semakin merosot, sebab TUHAN meninggalkannya?!

>> 1Samuel  16:13    Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi
                                            Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya
                                            berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.
                       16:14    Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu
                                            oleh roh jahat yang dari pada TUHAN.
                       16:15    Lalu berkatalah hamba-hamba Saul kepadanya: "Ketahuilah, roh jahat yang
                                           dari pada Allah mengganggu engkau;
                      16:16     baiklah tuanku menitahkan hamba-hambamu yang di depanmu ini mencari
                                            seorang yang pandai main kecapi. Apabila roh jahat yang dari pada Allah itu
                                            hinggap padamu, haruslah ia main kecapi, maka engkau merasa nyaman."
                       16:17    Berkatalah Saul kepada hamba-hambanya itu: "Carilah bagiku seorang yang
                                            dapat main kecapi dengan baik, dan bawalah dia kepadaku."
                      16:18     Lalu jawab salah seorang hamba itu, katanya: "Sesungguhnya, aku telah
                                            melihat salah seorang anak laki-laki Isai, orang Betlehem itu, yang pandai
                                            main kecapi. Ia seorang pahlawan yang gagah perkasa, seorang prajurit,
                                            yang pandai bicara, elok perawakannya; dan TUHAN menyertai dia."

Gantinya ROH KUDUS, raja Saul dihinggapi roh jahat. Dan roh jahat itu hanya bisa diusir oleh Daud yang penuh ROH KUDUS. Adakah ini berkenaan dengan ajaran Advent yang melarang-melarang orang makan yang kata Paulus berasal dari setan-setan, dan saya datang merobohkannya?

>> 1Timotius  4:1       Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada
                                            orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-
                                            setan
                        4:2       oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.
                        4:3       Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang
                                           diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang
                                           percaya dan yang telah mengenal kebenaran.
                        4:4       Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang
                                            haram, jika diterima dengan ucapan syukur,
                        4:5       sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.

>> 1Samuel  16:21    Demikianlah Daud sampai kepada Saul dan menjadi pelayannya. Saul sangat
                                            mengasihinya, dan ia menjadi pembawa senjatanya.

Daud menjadi pelayan Saul sama seperti saya yang pernah melayani di Advent sebagai Tenaga Sukarela Pengembangan Masyarakat selama 3,5 tahun. Dan tepat seperti dituliskan ayat itu bahwa Daud menjadi pembawa senjatanya Saul, demikianlah pelayanan saya sekarang ini semuanya berlandaskan pada ajaran-ajaran Advent dan Ny. Ellen G. White. Ajaran Advent dan Ny. White adalah senjata utama saya didalam penginjilan sekarang ini. Dan sekalipun keberadaan saya tidak Advent akui, namun nyatanya saya bekerja untuk merekomendasikan orang pada gereja ini.

>> 1Samuel 17:34     Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan
                                            kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang
                                            menerkam seekor domba dari kawanannya,
                       17:35    maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari
                                            mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap
                                             janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.
                      17:36     Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang
                                            Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada
                                            binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang
                                            hidup."
                      17:37     Pula kata Daud: "TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari
                                           cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu."
                                           Kata Saul kepada Daud: "Pergilah! TUHAN menyertai engkau."

Sama seperti Daud mengalahkan singa dan beruang, demikianlah saya melawan dan mengalahkan gereja-gereja Minggu. Daud melawan Goliat, pendekar Filistin. Adakah ini sama dengan pekerjaan saya yang melawan dan merobohkan gereja-gereja besar, utamanya Paus Roma Katolik? Jika Goliat membawa pedang, jika pihak lawan saya adalah orang-orang canggih dalam segala hal, Daud hanya membawa senjata sangat sederhana, yaitu batu dan umban - saya hanya menggunakan senjata “jagung bakar” saja, bukan?!

>> 1Samuel 17:50     Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia
                                            mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.

>> 1Samuel  18:6      Tetapi pada waktu mereka pulang, ketika Daud kembali sesudah
                                            mengalahkan orang Filistin itu, keluarlah orang-orang perempuan dari segala
                                            kota Israel menyongsong raja Saul sambil menyanyi dan menari-nari dengan
                                            memukul rebana, dengan bersukaria dan dengan membunyikan gerincing;
                      18:7       dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi berbalas-balasan, katanya:
                                           "Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa."
                      18:8       Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan
                                           hatinya, sebab pikirnya: "Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa,
                                           tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja
                                           itupun jatuh kepadanya."
                      18:9       Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki Daud.

Orang-orang yang mengenal saya dengan baik pasti tahu bahwa apa yang saya kerjakan ini jauh lebih besar dari yang Advent kerjakan. Jika Advent mengadakan KKR dengan mengundang 5000 orang menelan biaya 2 milyar lebih, dan itu diadakan setahun sekali, saya setiap hari mengadakan KKR dengan penyebaran ke ratusan ribu orang hanya dengan biaya kurang dari Rp. 25.000,- saja. Gimana, coba?! Dan sebagaimana Saul mendengki Daud, demikianlah organisasi membenci saya,
bukan?!

>> 1Samuel  18:13    Sebab itu Saul menjauhkan Daud dari dekatnya dan mengangkat dia menjadi
                                            kepala pasukan seribu, sehingga ia berada di depan dalam segala gerakan
                                             tentara.
                       18:14    Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab TUHAN menyertai dia.

Sekalipun gereja Advent tidak mengutus saya sebagai penginjil, namun bukankah posisi saya berada di garis depan, sehingga sama seperti telor yang diujung tanduk? Setiap hari harus menerima maki-makian dan ancaman orang?! Tapi kenyataan membuktikan bahwa TUHAN masih selalu menyertai saya.

>> 1Samuel  18:28    Lalu mengertilah Saul dan tahulah ia, bahwa TUHAN menyertai Daud, dan
                                           bahwa seluruh orang Israel mengasihi Daud.

Saya bersyukur bahwa pada akhirnya banyak sekali orang Advent yang tadinya membenci saya, kini menjadi sahabat saya.

Alkitab mencatat bahwa sekalipun Saul berusaha memburu dan membunuh Daud, namun Daud sangat menghormati dan takut dengan Saul. Sebab Daud menghargai pengurapan ALLAH atas Saul. Demikianlah sikap dan isi otak saya terhadap gereja Advent. Belum pernah saya menyangkali keberadaan gereja Advent dan belum pernah saya mempunyai pikiran untuk menumbangkan gereja ini. Malah saya berikan 1 ayat yang mengokohkan keberadaannya, yakni Ibrani 4:9;

Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.”

Tapi bukan berarti Daud tunduk dan patuh bulat-bulat pada Saul, sama seperti saya yang tidak mau menelan bulat-bulat semua ajaran gereja ini. Ajaran-ajaran Advent yang tidak sesuai Alkitab saya tentang habis, sama seperti Daud yang memberanikan diri memotong punca jubah Saul, sebagai tanda bahwa jika Daud bermaksud jahat sangatlah mudah untuk membunuh Saul.

>> 1Samuel  24:11    (24-12) Lihatlah dahulu, ayahku, lihatlah kiranya punca jubahmu dalam
                                                          tanganku ini! Sebab dari kenyataan bahwa aku memotong punca
                                                          jubahmu dengan tidak membunuh engkau, dapatlah kauketahui dan
                                                         kaulihat, bahwa tanganku bersih dari pada kejahatan dan
                                                         pengkhianatan, dan bahwa aku tidak berbuat dosa terhadap engkau,
                                                         walaupun engkau ini mengejar-ngejar aku untuk mencabut nyawaku.

Daud memakan roti kudus, roti sajian yang harusnya dimakan oleh imam-imam dengan syarat tubuhnya tahir dari perempuan. Dan TUHAN YESUS pernah mengangkat nas ini dihadapan imam-imam Yahudi[Matius 12:4]. Ini sama seperti saya yang mengambil keputusan tidak menikah dan menyetarakan diri saya dengan pendeta-pendeta Advent dan berdiri menelanjangi Advent dan ajaran-ajaran Ny. White menurut Wahyu 3:14-22; yang suam-suam kuku, hendak dimuntahkan YESUS, miskin, malang, buta dan telanjang.

Roti sajian yang dimakan Daud adalah roti pergantian, yaitu roti sajian yang sudah waktunya diganti dengan roti baru. Ini menyatakan tugas saya adalah menggantikan atau melanjutkan pekerjaan Ny. Ellen G. White yang membuat Advent berada dalam keadaan suam-suam kuku, miskin, malang, buta dan telanjang, supaya berubah menjadi umat yang layak menjelang kedatangan TUHAN YESUS yang keduakalinya[Lukas 1:17].

>> 1Samuel  21:1      Sampailah Daud ke Nob kepada Ahimelekh, imam itu. Dengan gemetar
                                            Ahimelekh pergi menemui Daud dan berkata kepadanya: "Mengapa engkau
                                            seorang diri dan tidak ada orang bersama-sama dengan engkau?"
                      21:2       Jawab Daud kepada imam Ahimelekh: "Raja menugaskan sesuatu kepadaku,
                                           katanya kepadaku: Siapapun juga tidak boleh mengetahui sesuatu dari hal
                                           yang kusuruh kepadamu dan yang kutugaskan kepadamu ini. Sebab itu orang-
                                           orangku telah kusuruh pergi ke suatu tempat.
                       21:3      Maka sekarang, apa yang ada padamu? Berikanlah kepadaku lima roti atau
                                            apapun yang ada."
                       21:4      Lalu jawab imam itu kepada Daud: "Tidak ada roti biasa padaku, hanya roti
                                           kudus yang ada; asal saja orang-orangmu itu menjaga diri terhadap
                                           perempuan."
                          21:5   Daud menjawab imam itu, katanya kepadanya: "Memang, kami tidak
                                            diperbolehkan bergaul dengan perempuan, seperti sediakala apabila aku
                                            maju berperang. Tubuh orang-orangku itu tahir, sekalipun pada perjalanan
                                            biasa, apalagi pada hari ini, masing-masing mereka tahir tubuhnya."
                         21:6    Lalu imam itu memberikan kepadanya roti kudus itu, karena tidak ada roti di
                                            sana kecuali roti sajian; roti itu biasa diangkat orang dari hadapan TUHAN,
                                            supaya pada hari roti itu diambil, ditaruh lagi roti baru.

>> Lukas 1:17            dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat
                             hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada
                             pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat
                             yang layak bagi-Nya."

Orang-orang Advent yang menyadari kekeliruan gerejanya merasa tidak berdaya apa-apa, sebab sebagai domba bagaimana hendak melawan pada gembalanya? Benar. Tapi bukan berarti berdiam diri saja. Dilematis demikian dialami oleh orang-orang Israel di sepanjang zaman. Di zaman para rasul, orang-orang Kristen juga mengalaminya. Sebab pihak imam-imam Yerusalem menyatakan dengan tegas bahwa YESUS itu nabi palsu, bukan Mesias, dan mereka dilarang memberitakan Injil. Tapi mereka mendapati kebenaran bahwa YESUS adalah MESIAS, ANAK ALLAH. Dan orang-orang Kristen itu mengambil keputusan bulat;

>> Kisah 5:27 Mereka membawa keduanya dan menghadapkan mereka kepada Mahkamah Agama.
                             Imam Besar mulai menanyai mereka,
                5:28 katanya: "Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Namun
                             ternyata, kamu telah memenuhi Yerusalem dengan ajaranmu dan kamu hendak
                             menanggungkan darah Orang itu kepada kami."
                5:29 Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada
                              Allah dari pada kepada manusia.

Sekalipun imam-imam itu dulunya menerima pengurapan ALLAH, namun orang-orang Kristen menunjukkan sikap yang jelas dipihak mana mereka berada. Dalam setiap zaman ALLAH selalu menguji umatNYA dengan membentangkan 2 kubu;


>> Keluaran 32:26    maka berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu serta berkata: "Siapa
                                           yang memihak kepada TUHAN datanglah kepadaku!" Lalu berkumpullah
                                           kepadanya seluruh bani Lewi.
                       32:27    Berkatalah ia kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Baiklah
                                            kamu masing-masing mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan
                                            berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu
                                            gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya
                                            dan tetangganya."
                      32:28     Bani Lewi melakukan seperti yang dikatakan Musa dan pada hari itu tewaslah
                                            kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu.

>> Di zaman Saul masih berkuasa, banyak orang-orang Israel yang berpihak dan mengikut Daud.

>> Di zaman YESUS, banyak imam-imam Yahudi yang masuk Kristen.

>> “AKAN SELALU ADA 2 kelompok orang-orang yang menyatakan dirinya pengikut-pengikut
        KRISTUS. Sementara kelompok yang satu mempelajari kehidupan JURUSELAMAT dan dengan
        SUNGGUH-SUNGGUH memperbaiki kekurangan mereka serta menyesuaikan diri dengan
         teladanNYA, kelompok yang lain MENGHINDARI KEBENARAN yang PRAKTIS dan MUDAH
         DIMENGERTI, yang mengungkapkan kesalahan mereka. BAHKAN dalam keadaan terbaik
         sekalipun, jemaat itu tidak terdiri dari orang-orang yang seluruhnya benar, suci dan sungguh-
         sungguh.” – Kemenangan Akhir, hal. 45 – Ny. White.
    
>> “AKAN SELALU ADA kelompok orang yang mengaku saleh, YANG GANTINYA terus berusaha
         mengetahui kebenaran, membuat agama mereka mencari-cari kesalahan tabiat atau iman
         orang-orang yang mereka TIDAK SETUJUI. Orang-orang seperti ini adalah TANGAN KANAN
         SETAN.” – Kemenangan Akhir, hal. 545 – Ny. White.

Sekalipun saya tidak berpikir adanya gereja baru lagi selain Advent yang sudah berdiri ini, ada baiknya jika orang-orang Advent memiliki sikap yang jelas, yang tentunya perlu dinyatakan – dengan hati kita percaya dengan lidah kita mengaku; bukannya mengusahakan pembelaan mati-matian terhadap sesuatu yang nyata-nyata tidak benar. Lebih-lebih jika anda orang yang berpengaruh di Advent. Kata-kata anda akan menjadi perhatian banyak orang. Manakala orang anti terhadap kata-kata saya, siapa tahu orang itu bisa berubah oleh sebab kata-kata anda.

Seorang saudara memberikan kesaksian, semula orang yang membenci saya menjadi berubah pikiran setelah mendengarkan keterangannya, karena orang itu adalah teman dekatnya.

>> Roma 10:10          Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang
                             mengaku dan diselamatkan.

Alkitab tidak membenarkan berdirinya gereja yang lain lagi, dan hingga hari ini saya masih tetap menaruh hormat dan takut terhadap keberadaan gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, seperti Daud takut terhadap Saul. Demikian pula saya harapkan anda semua menaruh sikap yang sama seperti sikap saya. Tidak boleh ada perpecahan secara fisik, kecuali secara rohani;

>> 2Korintus  6:17     Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari
                                             mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku
                                             akan menerima kamu.

Anda harus pandai-pandai membedakan antara yang kudus dari yang tidak kudus, atau antara yang benar dari antara yang salah. Jangan dicampuradukkan. TUHAN menguji anda disini.

Alkitab menuliskan bahwa Saul akhirnya mati bunuh diri, sama seperti gereja Advent yang mempunyai komitmen untuk membubarkan diri jika masa penganiayaan sudah tiba, yaitu di saat undang-undang hari Minggu dikeluarkan nantinya.

>> 1Samuel 31:4       Lalu berkatalah Saul kepada pembawa senjatanya: "Hunuslah pedangmu dan
                                            tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini
                                            menikam aku dan memperlakukan aku sebagai permainan." Tetapi pembawa
                                            senjatanya tidak mau, karena ia sangat segan. Kemudian Saul mengambil
                                            pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.

Ketika ada seorang tentara Saul yang melaporkan kematian Saul kepada Daud, dan mengira Daud senang mendengar berita kematian Saul yang selalu memusuhinya, maka Daud membunuh orang yang membawa berita itu. Demikianlah yang selalu saya lakukan jika ada orang-orang dari gereja Minggu yang menghina Advent, Williem Miller dan Ny. Ellen G. White. Bukankah saya bela mati-matian Advent? Bahwa sekalipun aib Advent saya buka dihadapan umum, namun saya tidak membiarkan orang-orang mencampuri internal Advent ini. Kenapa saya buka aib Advent ke muka umum, sebab kebenaran tidak memungkinkan untuk menyembunyikan kesalahan. Jika saya menyatakan salah terhadap gereja Minggu secara terbuka, maka saya harus menyatakan kesalahan Advent secara terbuka pula.

>> 2Samuel  1:14      Kemudian berkatalah Daud kepadanya: "Bagaimana? Tidakkah engkau segan
                                            mengangkat tanganmu memusnahkan orang yang diurapi TUHAN?"
                       1:15      Lalu Daud memanggil salah seorang dari anak buahnya dan berkata: "Ke
                                            mari, paranglah dia." Orang itu memarangnya, sehingga mati.

Apa pendapat anda tentang tulisan ini?







KALAU MENURUTI KATA ORANG


Adalah seorang bapak dengan anaknya sedang menuntun keledainya, berpapasanlah de
ngan seseorang yang menggumam: “Percuma mereka punya keledai, kalau nggak ditung
gangi.”
Mendengar gumam demikian, segeralah bapak dan anak itu menunggangi keledainya. Ma
ka ketika lewat di suatu perkampungan, adalah beberapa orang yang memperhatikan mere ka dan membicarakan: “Kejam sekali mereka itu, masak seekor keledai ditunggangi 2 o-rang ?”
Setelah berpikir beberapa saat, maka turunlah bapak itu dari atas keledainya dan membiar kan anaknya saja yang menunggang keledai itu. “Kali ini pasti orang akan membenarkan kebijaksanaan saya.” Pikir bapak itu. Tapi begitu selesai dia berpikir demikian, ada juga orang yang mencelanya: “Waah, anak muda ini kurang ajar sekali. Masak bapaknya disu ruh berjalan, dianya yang enak-enakan di atas keledai ?”
Benar juga! Bapak itu merenungkannya; memang kurang pantas kalau orangtua yang ber jalan. Maka sekarang gantilah anaknya yang dia suruh turun dan dianya yang naik. Kali
ini pasti sudah pas! pikirnya.
Eh, ternyata ada orang lain lagi yang bergumam: “Bapak macam apa ini, tega amat anak
nya disuruh jalan ?!”
Putus-asalah bapak ini akhirnya. Keledai itu dia lepaskan dan merekapun berjalan kaki!

                           ??????????!!!!!!!                          

Kematian Saul


66

Kematian Saul
---------------
Pasal ini dialaskan atas 1 Samuel 28; 31

Sekali lagi perang diumumkan antara Israel dengan Filistin. "Orang-orang Filistin itu berkumpul, lalu bergerak maju, dan berkemah dekat Sunem," di ujung sebelah utara padang Yizriel; sementara Saul dan bala tentaranya berkemah beberapa mil jaraknya, di kaki bukit Gilboa, di perbatasan Selatan padang itu. Di atas bukit inilah Gideon, bersama dengan tiga ratus tentaranya, telah mengusir bala tentara Midian. Tetapi Roh yang mengilhami pembebas Israel itu amatlah berbeda daripada apa yang sekarang ini menggerakkan hati raja. Gideon pergi berperang dengan disertai iman yang kuat kepada Allah Yakub yang Mahakuasa; tetapi Saul merasa dirinya sendirian dan tidak berdaya, oleh karena Allah telah meninggalkan dia. Apabila ia memandang kepada bala tentara Filistin itu, "maka takutlah ia dan hatinya sangat gemetar."

Saul telah mengetahui bahwa Daud dan tentaranya ada bersama‑sama dengan orang Filistin, dan ia mengharapkan bahwa anak Isai itu akan mengambil kesempatan ini untuk membalas dendam terhadap segala penderitaan yang telah dialaminya. Raja berada dalam keadaan yang tertekan sekali. Oleh nafsunya yang tidak beralasan itu yang mendorong dia untuk membunuh orang yang sudah dipilih Allah, yang telah melibatkan bangsa itu ke dalam suatu mara bahaya yang amat hebat itu. Sementara ia sedang asyik mengejar Daud ia telah mengabaikan pertahanan kerajaan itu. Orang Filistin, yang mengambil keuntungan dari keadaan lengah ini, telah menembus ke jantung negeri itu. Dengan demikian sementara Setan mendorong Saul untuk menggunakan segenap tenaganya memburu Daud agar ia dapat membunuhnya, Roh jahat yang serupa pula telah mendorong orang Filistin menggunakan kesempatan itu untuk membinasakan Saul, dan menghancurkan umat Allah! Ia bekerja di dalam hati beberapa orang yang tidak berserah untuk membangkitkan iri hati dan persengketaan di dalam gereja, dan kemudian, dengan mengambil keuntungan dari keadaan perpecahan umat Allah ini, ia menggerakkan alat‑alatnya untuk menghancurkan mereka.


Pada keesokan harinya Saul harus berperang dengan orang Israel. Bayangan gelap daripada kehancuran yang akan terjadi dengan segera itu menyelimuti dirinya; ia merindukan pertolongan dan bimbingan. Akan tetapi sia‑sialah usahanya untuk mencari nasihat dari Allah. "Tetapi Tuhan tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi." Tuhan tidak pernah mengusir satu jiwa yang datang kepada‑Nya dengan sungguh‑sungguh dan dengan rendah hati. Mengapakah Ia telah membiarkan Saul pergi tanpa memberikan suatu jawab? Raja dengan tindakannya sendiri telah meniadakan keuntungan daripada segala cara untuk bertanya kepada Allah. Ia telah menolak nasihat Samuel nabi itu, ia telah membuang Daud, orang yang sudah dipilih Allah itu; ia telah membantai imam‑imam Tuhan. Dapatkah ia berharap untuk dijawab oleh Tuhan setelah ia memutuskan segala saluran komunikasi yang telah ditetapkan surga? Ia telah berdosa terhadap Roh anugerah itu, dan dapatkah ia dijawab oleh mimpi‑mimpi dan Wahyu dari Tuhan? Saul tidak berpaling kepada Tuhan dengan rendah hati dan pertobatan. Bukanlah keampunan dari dosa dan perdamaian yang ia cari, melainkan kelepasan dari musuh‑musuhnya. Oleh kekerasan hati dan pemberontakannya, ia telah memutuskan dirinya dari Allah. Tidak ada jalan kembali kecuali melalui pertobatan dan hati yang hancur; tetapi raja yang congkak itu di dalam keadaan kecewa dan kesulitannya itu, telah bertekad mencari pertolongan dari sumber yang lain.

"Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: 'Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya." Saul mempunyai satu pengetahuan yang sempurna tentang ilmu tenung. Hal itu dengan tegas telah dilarang oleh Tuhan, dan hukuman mati telah ditentukan terhadap mereka yang menjalankan pekerjaan yang najis ini. Selama masa hidup Samuel, Saul telah memerintahkan agar semua ahli sihir dan mereka yang mempunyai Roh petenung harus dibunuh; tetapi sekarang, pada saat‑saat kekecewaan yang menekan itu, ia telah pergi meminta pertolongan kepada seorang perempuan petenung yang telah dinyatakannya sebagai suatu kekejian.

Kepada raja diberitahukan bahwa ada seorang perempuan yang mempunyai Roh petenung yang hidup di satu tempat yang terpencil di En-Dor. Perempuan ini telah mengadakan satu perjanjian dengan Setan bahwa ia akan menyerahkan dirinya atas pengendaliannya, untuk melaksanakan maksud‑maksudnya; dan sebaliknya, penghulu kejahatan itu telah mengadakan tanda‑tanda ajaib baginya dan menyatakan perkara‑perkara yang tersembunyi kepadanya.
Dengan menyamar, Saul telah pergi pada waktu malam bersama dengan dua orang pengawalnya, untuk mencari tempat tinggal ahli tenung itu. Oh, betapa suatu pemandangan yang amat menyedihkan! Raja Israel telah ditawan oleh Setan atas kemauannya sendiri! Jalan apakah yang lebih gelap daripada yang dapat dipijak oleh kaki manusia seperti yang telah dipilih oleh seorang yang telah memaksakan kehendaknya, sambil menolak pengaruh yang suci dan Roh Allah! Perhambaan apakah yang begitu mengerikan seperti perhambaan seorang yang telah menyerahkan dirinya kepada kekuasaan tirani yang paling kejam‑‑yaitu dirinya sendiri! Berharap kepada Allah, dan penurutan kepada kehendak‑Nya adalah syarat‑syarat atas mana Saul bisa menjadi raja Israel. Jikalau ia telah menggenapi syarat‑syarat ini selama masa pemerintahannya, kerajaannya akan aman; Allah akan menjadi pembimbingnya, dan Yang Mahakuasa itu menjadi pelindungnya. Allah telah bersikap sabar terhadap Saul; dan sekalipun pemberontakan dan kecongkakannya itu hampir‑hampir menghilangkan suara Ilahi di dalam jiwanya, masih ada kesempatan untuk bertobat. Tetapi bilamana di dalam bahaya ia telah berpaling dari Allah untuk memperoleh terang dari seorang sahabat Setan, maka ia telah memutuskan ikatan yang terakhir yang menghubungkan dirinya kepada Khaliknya; ia telah menempatkan diri seluruhnya di bawah pengendalian kuasa Iblis yang selama bertahun‑tahun telah dijalankan terhadap dirinya, dan yang telah membawa dia ke tepi jurang kebencian.


Di dalam kegelapan Saul dan pengawal‑pengawalnya itu telah menyusuri jalan mereka menyeberangi padang itu, dan setelah dengan selamat berhasil melewati bala tentara Filistin, mereka telah mendaki sebuah gunung, terus sampai ke rumah ahli tenung yang terpencil itu. Di tempat ini perempuan ahli tenung itu telah menyembunyikan diri agar ia dengan diam‑diam dapat meneruskan pekerjaan sihirnya yang keji itu. Sekalipun ia telah menyamar, perawakan Saul yang tinggi dan pembawaannya sebagai seorang raja menyatakan bahwa dia bukanlah hanya sekadar tentara biasa. Perempuan itu menaruh curiga bahwa pengunjungnya itu adalah Saul, dan pemberiannya yang amat mahal itu telah menguatkan kecurigaannya. Kepada permohonannya, "Cobalah engkau menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu," perempuan itu menjawab, "tentu engkau mengetahui apa yang diperbuat Saul, bahwa ia telah melenyapkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan Roh peramal. Mengapa engkau memasang jerat terhadap nyawaku untuk membunuh aku?" Kemudian "bersumpahlah Saul kepadanya demi Tuhan, katanya: Demi Tuhan yang hidup, tidak akan ada kesalahan tertimpa kepadamu karena perkara ini." Dan pada waktu ia berkata, "Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu?" ia menjawab, "Panggillah Samuel supaya muncul kepadaku."
Setelah menjalankan tenungnya itu, ia berkata, "'Aku melihat sesuatu yang Ilahi muncul dari dalam bumi.... ' 'Ada seorang tua muncul, berselubungkan jubah.' Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel, lalu berlututlah ia dengan mukanya sampai ke tanah dan sujud menyembah."
Bukanlah nabi Allah yang suci itu yang telah bangkit atas perintah perempuan petenung itu. Samuel tidak hadir di tempat Roh‑Roh jahat itu. Penampilan yang gaib itu telah dihasilkan hanya oleh kuasa Setan. Dengan mudahnya ia dapat menyaru dalam bentuk Samuel sebagaimana ia menyaru sebagai seorang malaikat yang suci, pada waktu ia menggoda Kristus di padang belantara.

Ucapan yang pertama perempuan itu pada waktu berada di dalam tenungannya itu telah ditujukan kepada raja, "Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!" Dengan demikian tindakan yang pertama Roh jahat yang menyerupai nabi itu adalah berkata‑kata kepada perempuan itu dengan secara diam‑diam, untuk mengamarkan kepadanya tentang tipu daya yang telah diadakan terhadap dirinya. Berita untuk Saul dari orang yang menyerupai nabi itu adalah, "'Mengapa engkau mengganggu aku dengan memanggil aku muncul?' Kata Saul: 'Aku sangat dalam keadaan terjepit: orang Filistin berperang melawan aku, dan Allah telah undur dari padaku. Ia tidak menjawab aku lagi, baik dengan perantaraan nabi maupun dengan mimpi. Sebab itu aku memanggil engkau, supaya engkau memberitahukan kepadaku, apa yang harus kuperbuat."


Pada waktu Samuel masih hidup, Saul telah menolak nasihatnya dan ia telah marah pada waktu ditegur. Tetapi sekarang, pada saat‑saat kesulitan dan malapetaka yang mengancam, ia merasa bahwa petunjuk dari nabi adalah satu‑satunya pengharapannya, dan agar supaya ia dapat berhubungan dengan duta surga ia dengan sia‑sia telah pergi meminta tolong kepada pesuruh neraka! Saul telah menempatkan diri sepenuhnya di bawah kuasa Setan; dan sekarang Setan yang hanya senang untuk membuat manusia menderita dan binasa, telah menggunakan kesempatan ini dengan sebaik‑baiknya untuk membinasakan raja yang malang ini. Sebagai jawab atas permohonan Saul datanglah satu kabar yang amat mengerikan, seolah‑olah datangnya dari Samuel:

"Mengapa engkau bertanya kepadaku, padahal Tuhan telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu? Tuhan telah melakukan kepadamu seperti yang difirmankan-Nya dengan perantaraanku, yakni Tuhan telah mengoyakkan kerajaan dari tanganmu dan telah memberikannya kepada orang lain, kepada Daud. Karena engkau tidak mendengarkan suara Tuhan dan tidak melaksanakan murka-Nya yang bernyala-nyala itu atas Amalek, itulah sebabnya Tuhan melakukan hal itu kepadamu pada hari ini. Juga orang Israel bersama-sama dengan engkau akan diserahkan Tuhan ke dalam tangan orang Filistin, dan besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. Juga tentara Israel akan diserahkan Tuhan ke dalam tangan orang Filistin."
Selama masa pemberontakannya itu Saul telah ditipu dan dibujuk oleh Setan. Pekerjaan si penggodalah meremehkan dosa, untuk menjadikan jalan pelanggaran itu mudah dan menarik, untuk membutakan pikiran terhadap amaran dan ancaman dari Tuhan. Setan, oleh kuasa tipu dayanya, telah menuntun Saul untuk membenarkan dirinya dalam menentang teguran serta amaran Samuel. Tetapi sekarang pada saat‑saat ia menghadapi kesulitan, ia telah berpaling kepadanya, sambil menghadapkan kekejian dosanya dan tidak adanya harapan untuk beroleh keampunan, agar ia dapat mendesak dia ke dalam keadaan putus asa. Tidak ada sesuatu yang lebih baik yang dapat dipilihnya untuk menghancurkan semangat Saul dan mengacau‑balaukan pertimbangannya, atau mendorong dia kepada keadaan kekecewaan serta kebinasaan.

Saul merasa letih oleh karena puasa; ia digentarkan dan dihukum oleh hati nuraninya. Apabila ramalan yang mengerikan itu terdengar oleh telinganya, tubuhnya goyah seperti pohon ek yang ditiup oleh topan, dan ia jatuh terjerembab ke tanah.
Petenung itu menjadi panik. Raja Israel tersungkur di hadapannya seperti orang mati. Kalau ia mati di tempat kediamannya itu, apakah akibatnya terhadap dirinya? Ia menyuruhnya untuk bangkit dan makan, sambil mengatakan bahwa oleh karena dia telah membahayakan dirinya dengan memenuhi permintaan raja, maka raja harus mengabulkan permintaannya demi untuk keselamatan hidupnya sendiri. Hamba‑hambanya pun membujuknya, dan akhirnya Saul menyerah dan perempuan itu menyajikan di hadapannya anak lembu yang gemuk dan roti yang tidak beragi yang disediakannya dengan tergesa‑gesa. Betapa sebuah pemandangan--di dalam gua petenung, yang sesaat sebelumnya telah mendengungkan ucapan kutuk itu--di hadapan pesuruh Setan‑‑ia yang telah diurapi Allah sebagai raja Israel telah duduk makan, sebagai persiapan untuk peperangan yang dahsyat hari itu.

Sebelum fajar menyingsing bersama‑sama dengan para pengawalnya itu ia telah kembali ke perkemahan Israel, bersiap sedia menghadapi peperangan. Dengan mencari nasihat dari Roh kegelapan itu Saul telah membinasakan dirinya sendiri. Tertekan oleh kegentaran dan kekecewaan, mustahillah baginya membakar semangat tentara‑tentaranya. Terpisah dari Sumber kekuatan, ia tidak dapat menuntun pikiran orang Israel memandang kepada Allah sebagai penolong mereka. Dengan demikian ramalan yang buruk itu akan terjadi dengan sendirinya.

Di padang Sunem dan di lereng gunung Gilboa bala tentara Israel dan bala tentara Filistin telah berhadapan untuk bertarung. Sekalipun peristiwa yang mengerikan di gua Endor telah melenyapkan segala harapan dari hatinya, Saul berperang dengan segenap kekuatannya untuk mempertahankan takhta dan kerajaannya. Tetapi sia‑sia belaka. "Orang-orang Israel melarikan diri dari hadapan orang Filistin dan banyak yang mati terbunuh di pegunungan Gilboa." Tiga anak‑anak lelakinya yang gagah berani itu mati di sisinya. Pasukan pemanah mendesak Saul. Ia telah melihat tentara‑tentaranya bergelimpangan di sekelilingnya dan putra‑putra mahkotanya tewas dimakan pedang. Ia sendiri terluka, ia tidak dapat berperang atau terbang. Tidak mungkin melarikan diri, dan ia bertekad tidak mau ditangkap hidup‑hidup oleh Filistin, maka ia telah memerintahkan si pembawa senjatanya itu, "Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku." Apabila orang itu menolak mengangkat tangannya untuk membunuh orang yang sudah diurapi Allah itu, Saul telah membunuh dirinya dengan merebahkan dirinya ke atas pedangnya.

Dengan demikian binasalah raja Israel yang pertama itu, dengan dosa membunuh dirinya sendiri tertanggung atas jiwanya. Hidupnya merupakan satu kegagalan, dan ia telah pergi dalam keadaan yang hina dan kecewa, oleh sebab ia telah memaksakan kehendaknya yang sudah rusak itu melawan kehendak Allah.

Kabar tentang kekalahan itu telah tersebar luas, menimbulkan kegentaran kepada bangsa Israel. Orang banyak melarikan diri dari kota‑kota, dan orang Filistin telah mengambil segala harta benda yang tertinggal. Pemerintahan Saul, terpisah dari Allah, nyaris mendatangkan kehancuran kepada bangsanya.

Pada hari setelah terjadinya peperangan itu, bangsa Filistin, dengan menyelidiki seluruh medan perang untuk mengambil barang‑barang orang‑orang yang sudah terbunuh itu, telah menemukan tubuh Saul dan ketiga anak lelakinya. Untuk melengkapkan kemenangan mereka, mereka telah memenggal kepala Saul dan mengambil senjatanya; kemudian kepala dan senjatanya yang berlumuran darah itu, dikirim ke negeri Filistin sebagai tanda kemenangan, "dan menyuruh orang berkeliling di negeri orang Filistin untuk menyampaikan kabar itu di kuil berhalanya dan kepada rakyat." Senjata itu akhirnya disimpan di dalam "kuil Asytoret," sementara kepalanya dipakukannya di dalam rumah berhala Dagon. Dengan demikian kemuliaan daripada kemenangan mereka itu telah diberikan kepada kuasa dewa‑dewa palsu ini, dan nama Tuhan pun telah dihinakan.

Mayat Saul dan ketiga anaknya telah diseret ke Bet‑Sean, satu kota yang tidak jauh dari Gilboa, dan dekat dengan sungai Yordan. Di tempat ini mayat‑mayat itu digantung dengan rantai untuk dijadikan makanan kepada burung‑burung yang buas. Tetapi orang‑orang yang berani dari Yabesy‑Gilead, sambil mengingat kelepasan yang telah diadakan oleh Saul terhadap kota mereka pada tahun‑tahun permulaan yang baik dari pemerintahannya, sekarang menyatakan rasa terima kasih mereka dengan mengambil mayat raja dan putra‑putranya, dan menguburkannya dengan cara yang hormat. Dengan menyeberangi sungai Yordan pada waktu malam, mereka "mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya dari tembok kota Bet-Sean. Kemudian pulanglah mereka ke Yabesy dan membakar mayat-mayat itu di sana. Mereka mengambil tulang-tulangnya lalu menguburkannya di bawah pohon tamariska di Yabesy. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. Dengan demikian perbuatan yang agung yang telah diperbuatnya empat puluh hari sebelumnya, telah menolong menguburkan Saul dan ketiga anaknya oleh tangan‑tangan yang berkemurahan pada jam‑jam yang gelap dari kekalahan dan kehinaan itu.