Sabtu, 01 September 2012

UMAT ALLAH ATAU UMAT YESUS

JAWABAN SAYA:

Umat ALLAH atau umat YESUS? 

Kita menyembah ALLAH melalui YESUS. Kita bukan menyembah YESUS. Kita ini penyembah ALLAH, bukan penyembah YESUS. 

Kenapa harus melalui YESUS? 

Sebab kita ini orang berdosa. Kita ini sudah mati dihadapan ALLAH. Kita ini sudah diserahkan ALLAH kepada YESUS. YESUS telah membeli kita dari maut. Karena itu kita adalah milik YESUS untuk bersama-sama sujud kepada ALLAH. YESUS sebagai IMAM BESAR-nya. 

YESUS itu juga menyembah ALLAH. Kalau orang Jawa, anak itu sungkem pada bapak-ibunya. Demikian pula YESUS. Bukankah Alkitab menuliskan bagaimana YESUS itu berdoa pada BAPANYA dan mengajari kita menyembah BAPA?

YESUS itu KAKAK SULUNG kita. DIA itu SAUDARA TUA kita, tapi sekaligus adalah ALLAH dan BAPA kita. Sebab oleh DIA kita ini diciptakan. Jadi, kita ini menyembah YESUS oleh sebab DIA menebus kita dari maut. 

Kita berdoa kepada ALLAH, dalam nama YESUS. Tanpa nama YESUS, doa kita tak akan didengar ALLAH. Sama seperti prosedur di perusahaan. Kalau karyawan biasa membutuhkan tanda tangan direktur, harus ada tanda tangan manager, yang menjadi atasan langsung kita. Manager itu harus mengetahui. Tidak bisa kita main lompat ke direktur.

Berbeda dengan kaum Muslim. Kaum Muslim itu orang yang suci. Mereka itu tidak punya dosa. Karena itu mereka berani menghadap ALLAH secara langsung. Mereka menolak kepemimpinan manager personalia. Padahal keberadaan manager personalia itu merupakan struktur organisasi perusahaan itu. Tapi Muslim, sekalipun karyawan biasa, buruh pabrik, nekad menghadap direkturnya secara langsung. Mereka belum pernah mendengar pengalaman bangsa Yahudi, bagaimana mereka ngerinya bertemu ALLAH secara langsung. Bagaimana API ALLAH itu membunuhi orang-orang Yahudi, sehingga mereka nggak mau ketemu ALLAH lagi. Mereka minta seorang nabi yang seperti Musa saja. Jangan dengan ALLAH secara langsung. 

Kita harus maklum sebab bangsa Arab 'kan belum pernah ketemu YAHWEH? Karena itu mereka seolah-olahnya berani, sebab masih belum tahu karakter YAHWEH itu seperti apa. Sama seperti anak kecil yang belum pernah melihat Macan. Anak itu berkata: "Aku berani menghadapi Macan. Masak dengan Macan yang mahapengasih dan mahapenyayang harus takut?"

Jadi, itulah bedanya orang yang sudah pengalaman dengan orang yang belum pengalaman. Bangsa Yahudi sampai menolak ALLAH, seharusnya ini menjadi pemikiran kita: ADA APA DENGAN ALLAH? Kalau ALLAH itu cantik, lemah gemulai kayak bidadari, masak bangsa Yahudi sampai ketakutan? Saya hanya kuatir, ALLAH itu lebih menyeramkan dari pada setan sendiri. 

Coba bayangkan, kalau ALLAH turun ke Bumi, Bumi gonjang-ganjing. Bencana-bencana alam pasti menyertai kedatangan ALLAH. Pelajari ketika ALLAH menemui nabi Elia, apa saja yang terjadi?
 
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
 
 Dari: p.andreas94@yahoo.com <p.andreas94@yahoo.com>
 
Maaf pak hake, sebutan yg sebenarnya umat Allah atau Umat tuhan yesus..?

Tidak ada komentar: