Kamis, 31 Januari 2013

Kenaikan Isa Al-Masih Dalam Pandangan Islam dan Kristen


Temukan kelucuan dalam tulisan dibawah ini:

http://rt013rw035.blogspot.com/2012/10/kenaikan-isa-al-masih.html


Abu
Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, " Tidak ada seorang nabi-pun antara saya dan Isa. Sesungguhnya, dia akan turun ke bumi. Maka jika kalian melihatnya, kenalilah dia. Dia adalah seorang laki-laki dengan ukuran sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Dia memakai dua baju kuning terang. Kepalanya seakan-akan ada air yang mengalir walaupun sebenarnya ia tidak basah. Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan menghancurkan Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama 40 tahun dan kemudian dia meninggal, kaum muslimin akan menyembahyangkan jenazahnya." HR Abu Dawud

Menurut pandangan Islam, setelah nabi Isa as lolos dari rencana pembunuhan oleh orang-orang Yahudi, lalu diangkat ke langit dan masih hidup hingga saat ini, akan turun kembali nanti menjelang hari kiamat dan bertugas selama 40 tahun untuk menegakkan kebenaran Islam dan meluruskan ajarannya yang telah diselewengkan, diantaranya tentang salib, karena nabi Isa selama misinya hingga terangkatnya ke langit, sama sekali tidak pernah mengajarkan perihal salib, juga akan membunuh babi yang telah dihalalkan oleh umat Kristen, di mana beliau sendiri tidak pernah menghalalkannya sejak Allah SWT haramkan.

Sementara itu, menurut pandangan Kristen, setelah Yesus Kristus bangkit dari kematian dan menemui murid-muridnya selama 40 hari, Yesus terangkat ke sorga dan akan kembali ke bumi dengan cara yang sama seperti naiknya.

"…Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." Kisah Para Rasul 1:11.

Sepintas ada kesamaan pandangan antara Islam dan Kristen perihal diangkat-nya nabi Isa as ke langit/sorga dan turunnya kembali ke bumi menjelang hari kiamat nanti, namun ada perbedaan sangat mendasar tentang hal tersebut yaitu ‘belum atau sudah mati’ ketika beliau diangkat. Menurut pandangan Islam nabi Isa as di angkat ke langit dalam keadaan sebelum mengalami mati, sementara, menurut pandangan Kristen Yesus diangkat ke sorga dalam keadaan setelah mengalami kematian.

PANDANGAN ISLAM

Banyak kejadian-kejadian yang selaras de-ngan pandangan yang menyatakan bahwa Isa putra Maryam belum mengalami kematian ke-tika diangkat ke langit.

Pertama, dalam al-Qur’an dinyatakan bahwa nabi Isa as diselamatkan dari rencana pembunuhan :

…. padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka…. QS. 4:157
Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana . QS. 4:158

Kedua, banyak nubuat dalam hadits yang menginformasikan bahwa Isa putra Maryam akan turun kembali ke bumi dan baru akan meninggal setelah bertugas selama 40 tahun. Kalau Isa putra Maryam sudah mengalami kematian ketika diangkat ke langit, maka sangat logis bila beliau dinubuatkan baru akan mengalami kematian nanti setelah turun ke bumi dan bertugas selama 40 tahun.

Juga tidak mungkin Isa putra Maryam telah mengalami kematian kalau beliau harus turun kembali menjelang hari kiamat untuk berdakwah membela Islam, karena orang yang sudah mati tidak mungkin bisa berdakwah. Kalau orang yang sudah mati bisa berdakwah, tentu nabi Muhammad saw yang lebih tepat dari pada nabi Isa as, alasannya, nabi Muhammad saw sudah terbukti jauh lebih berhasil dalam menegakkan syariat Allah daripada nabi Isa as. Di samping itu, karena nabi Muhammad sebagai pembawa syariat terakhir dan bukan nabi Isa as, Tetapi karena nabi Muhammad saw sudah mati dan nabi Isa as masih hidup, maka nabi Isa as-lah yang ditakdirkan untuk membela Islam di akhir zaman nanti.

Ketiga, nabi Isa as adalah nabi yang diutus kepada bani Israel yang disertai kemukjizatan sejak pada masa penciptaannya hingga pada masa menjalankan misinya, mukjizat-mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada beliau sangat nyata menunjukkan bahwa Isa putra Maryam adalah utusan Allah u, namun sayang, hanya sedikit orang-orang Israel yang mempercayainya bahkan mereka berencana membnunuh Isa as, karena mereka tidak percaya dengan nabi Isa as walaupun dengan kemukjizatan-kemukjizatan yang luar biasa, maka Allah SWT menyelamatkan nabi Isa as dengan mengangkatnya ke langit dan menjaganya tetap hidup hingga sekarang ini.

Turunnya nabi Isa as menjelang hari kiamat nanti, merupakan kemukjizatan yang luar biasa bagi manusia, di mana Isa putra Maryam yang lahir ribuan tahun sebelumnya, ternyata masih hidup pada masa menjelang hari kiamat, tentu saja hal tersebut akan menjadikan seseorang sulit untuk tidak mempercayai kebenaran Isa putra Maryam. Sehingga ketika nabi Isa as menyampaikan kebenaran Islam tidak seorangpun yang menolak temasuk orang-orang Yahudi yang dulu sombong :

Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan ber-iman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. QS. 4:159

Satu lagi, ditakdirkannya nabi Isa as belum mengalami mati hingga saat ini, adalah untuk menjelaskan dan membuktikan bahwa dirinya tidak disalib, sehingga orang-orang yang tidak mempercayai informasi al-Qur’an yang menyatakan nabi Isa as tidak dibunuh dan tidak pula disalib akan langsung percaya. Dan untuk menjelaskan bahwa beliau as tidak pernah menyampaikan kepada manusia untuk menyembah dirinya atau untuk mengakui dirinya sebagai Allah.

Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku mengatakannya yaitu:"Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. QS. 5:117

Padahal dalam Bible sendiri, tidak ditemukan ayat yang menyatakan Yesus mengaku sebagai Allah dan memerintahkan manusia untuk menyembah dirinya, mereka tidak percaya yang dinyatakan al-Qur’an, tetapi baru akan percaya bila Yesus sendiri yang menjelaskan.

PANDANGAN KRISTEN

Berbeda dengan pandangan Islam, menurut pandangan Kristen, Yesus telah mati disalib, bangkit dari kematian –hidup lagi- baru terangkat ke sorga.

Pandangan semacam itu sebenarnya kontradiksi atau tidak selaras dengan kisah-kisah lain dalam bible, seperti ketika detik-detik penangkapannya, Yesus berada dalam ketakutan yang amat sangat dan berdoa memohon kepada Allah agar diberi keselamatan :

"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lukas 22:43-44

Karena Yesus sangat sungguh-sungguh dalam berdoa, maka Allah mengabulkan doa-nya :

Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. Ibrani 5:7
justify;">
Berdasarkan ayat tersebut, Allah mengabulkan doa Yesus, yang artinya Yesus terselamatkan dari maut –kematian- atau rencana pembunuhan oleh orang-orang Yahudi, yang artinya Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat ke sorga. Menganggap Yesus telah mati disalib dan bangkit dari kematian tidak selaras dengan maksud ayat diatas.

Apalagi ditinjau dari sikap-sikap Yesus pasca anggapan kebangkitannya, mustahil Yesus telah mengalami kematian lalu hidup kembali bila beberapa jam sebelum diangkat ke sorga Yesus makan sepotong ikan goreng.

"Adakah padamu makanan di sini?"
Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Injil Lukas 24:41-43

Makan makanan beberapa jam sebelum terangkat ke sorga, adalah bukti bahwa Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat ke sorga. Karena, perbuatan makan ikan goreng hanya dilakukan oleh orang hidup yang belum mengalami kematian untuk menjaga agar tetap hidup dan bukan perbuatan orang yang telah mengalami kematian. Orang yang hidup sesudah mati, tidak perlu lagi makan makanan agar tetap hidup, karena dia sudah tidak akan mengalami kematian lagi :

Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, Ibrani 9:27

Kalau manusia sudah ditetapkan hanya satu kali mengalami mati, tentu setelah dibangkitkan dari kematian, manusia tidak akan mengalami lagi kematian, yang artinya setelah itu manusia akan kekal hidup yang tidak akan merasa lapar dan tidak perlu makan, lalu mengapa Yesus masih makan ikan goreng kalau dikatakan telah bangkit dari kematian ?. Tentu saja karena Yesus masih hidup dan belum mengalami kematian. Pendek kata Yesus terangkat ke sorga dalam keadaan masih hidup dan belum mengalami kematian.

Ada fragmen-fragmen lain yang terdokumentasi dalam Injil Lukas, yang mengindikasikan bahwa Yesus belum mengalami kematian :

….. bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia (Yesus) hidup. Injil Lukas 24:23

Yang dimaksud Yesus hidup seperti yang dikatakan malaikat dalam ayat di atas adalah, hidup sebelum mengalami kematian bukan hidup setelah mengalami kematian, karena Yesus masih makan ikan goreng.

Ada satu lagi fragmen yang mengindikasikan bahwa Yesus hidup dan belum mengalami kematian :

Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. Injil Markus 16:11

Untuk memahami ayat tersebut, mari kita ambil contoh seakan-akan kejadian itu ada dihadapan kita. Misalkan ada orang katakanlah ‘A’, mempunyai teman ‘B’ sedang bepergian menggunakan kereta api, beberapa jam kemudian ‘A’ mendapatkan berita di televisi kereta yang ditumpangi ‘B’ tabrakan dan ‘B’ termasuk korban tewas. Tetapi beberapa hari kemudian ‘A’ bertemu ‘B’ dipasar, maka ‘A’ tidak percaya mendapati ‘B’ hidup. Ketidakpercayaan ‘A’ semata-mata untuk menyimpulkan bagaimana pemberitaan semacam itu bisa terjadi, bukan untuk menyimpulkan bagaimana mungkin ‘B’ dapat bangkit dari kematian. Maka kesimpulannya adalah ‘B’ tidak tewas.

Begitu juga ketika murid-murid mendapatkan Yesus hidup, ketidak-percayaan mereka semata-mata untuk menjawab ‘siapakah orang yang disalib kalau Yesus masih hidup ?’, bukan untuk menjawab ‘apakah Yesus telah bangkit dari kematian’.

Menurut pandangan mereka dan pandangan orang pada umumnya, bila ada penampakan yang menyerupai orang yang telah mati, maka penampakan itu adalah hantu. Merekapun sempat mengira Yesus yang ada di hadapan mereka adalah hantu, hal itu maklum saja, karena berita tentang Yesus telah mati di tiang salib sangat kuat beredar di masyarakat.

Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Injil Lukas 24:37

Kemudian Yesus menghampiri mereka un-tuk menjelaskan bahwa Yesus yang mereka lihat bukanlah hantu :

…Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?
Lihatlah tanganKu dan kakiKu: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." Injil Lukas 24:38-39

Apa yang dilakukan Yesus adalah untuk membuktikan bahwa dia belum mati, karena kalau dia sudah mati dan hidup lagi, tentu mereka tidak akan dapat melihat dan meraba tubuhnya. Merekapun akhirnya percaya bahwa Yesus yang mereka lihat adalah benar-benar Yesus dan bukanlah hantu. Artinya, mereka percaya kalau bukan Yesus yang disalib.

Doa Yesus yang dikabulkan, Yesus makan ikan goreng, ucapan malaikat bahwa Yesus masih hidup, ketidak-percayaan murid-murid menyaksikan Yesus masih hidup dan pengakuan Yesus bahwa dirinya bukan hantu, adalah fragmen-fragmen yang menguatkan pandangan bahwa Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat, apalagi ditinjau dari tujuan Yesus turun kembali ke bumi, sangat pas bila Yesus belum mati.

Menurut pandangan Kristen, turunnya Yesus kembali ke bumi, adalah untuk mengembalikan kerajaan Israel atau untuk menyelamatkan umat Israel, dan itu tidak bisa dilakukan oleh Yesus dalam bentuk roh. Karena orang dalam bentuk roh, tidak akan bisa dilihat oleh manusia yang masih hidup di dunia fana.

Dalam Injil Lukas disebutkan, bahwa orang akan dapat melihat Yesus ketika turun ke bumi :

Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Injil Lukas 21:27

Yang artinya, bukan dalam bentuk roh atau bentuk orang yang sudah mengalami kematian. Tentu saja ayat tersebut menjadi ganjalan bagi yang memiliki pandangan bahwa Yesus telah mengalami kematian sebelum terangkat ke sorga. Bukankah orang yang telah mengalami kematian tidak akan bisa dilihat ?

Tetapi, ayat tersebut justru memperkuat pandangan Islam yang menyatakan bahwa nabi Isa as belum mengalami kematian ketika terangkat ke langit dan juga turunnya nanti, sehingga orang akan dapat melihat fisik Yesus. Ada satu lagi ayat dalam Bible yang selaras dengan pandangan Islam :

"....Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." Kisah Para Rasul 1:11

Frasa dengan cara yang sama dalam ayat tersebut, selaras dengan pandangan Islam yang menyatakan, nabi Isa as terangkat ke langit dalam keadaan belum mengalami kematian, dan akan turun kembali juga dalam keadaan belum mengalami kematian.

Sampai di sini dulu kajian tentang kenaikan nabi Isa as dari sudut pandang Islam dan Kristen, semoga kajian ini bermanfaat bagi akidah kita. Amien.

GEREJA SETAN MANADO

Lihat disini:


YANG DISEBUT AL QUR'AN

Pak Arah, apakah yang disebut dengan Al Qur'an? Surah-surah mulai Al Fatihah hingga An Naas. Keseluruhan surah-surah secara lengkap itulah yang disebut dengan Al Qur'an, bukan?! Sedangkan kalau hanya satu surah saja, itu harusnya disebut ayat-ayat Al Qur'an, bukan Al Qur'an, melainkan hanya sebagiannya saja. 

Menurut ceritanya, ayat-ayat Al Qur'an itu diturunkan satu-persatu menurut kebutuhan zamannya. Jadi, bukan secara sekaligus berupa Al Qur'an, ya nggak?! Tapi kenapa ketika masih sampai surah kedua: Al Baqarah sudah disebut Al Qur'an?

>> QS.  2:23                 Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami wahyukan
                                       kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah31 satu surat (saja) yang semisal Al
                                       Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang
                                       yang benar.

Bisakah anda mengarangkan alasannya buat kekeliruan ini? Semoga ini mencerahkan ditengah-tengah langit yang mendung. 


Kalau ada kaum Muslim yang tercerahkan dan bermaksud mengucapkan terimakasih, karangan bunga bisa dikirimkan: hakekathidupku@yahoo.co.id,  

DEAR PAK ARAH - KETUHANAN YESUS

Kalau tidak salah pak Arah pernah bertanya: mana ayatnya YESUS minta disembah? Benar, pak?! Kalau begitu saya tanya duluan; Apakah kalau TUHAN harus disembah?

Iya, apakah kalau TUHAN itu harus disembah, pak Arah? Mohon jawabannya. Mohon diberikan dasarannya bahwa TUHAN itu harus disembah. Jangan secara Al Qur'an tapi secara logika umum. Misalnya kamus atau wikipedia yang memberikan keterangan bahwa TUHAN itu HARUS DISEMBAH. Maksud saya, mengapa pak Arah menuntut ayat perintah menyembah YESUS, jika TUHAN tidak wajib disembah. 

SUMPAH ALLAH


SUMPAH ALLAH

Kalau orang sedang disumpah jabatan, biasanya di atas kepalanya ditumpangkan kitab suci yang diyakininya. Kalau pejabat itu Kristen, Alkitab yang ditumpangkan ke atasnya. Demikian pula kalau orang Islam yang disumpah, maka Al Qur’an yang akan ditumpangkan ke atas kepalanya. Apa artinya, supaya orang itu mengingat janjinya kepada sesuatu yang dimuliakannya. Tidak ada orang bersumpah demi sesuatu yang lebih rendah dari dirinya.

Menurut kamus bahasa Indonesia;


sumpah
sum.pah
[n] (1) pernyataan yg diucapkan secara resmi dng bersaksi kpd Tuhan atau kpd sesuatu yg dianggap suci (untuk menguatkan kebenaran dan kesungguhannya dsb): perkataannya itu dikuatkan dng --; (2) pernyataan disertai tekad melakukan sesuatu untuk menguatkan kebenarannya atau berani menderita sesuatu kalau pernyataan itu tidak benar; (3) janji atau ikrar yg teguh (akan menunaikan sesuatu): seorang karateka harus menghayati -- dan pedoman karate

[n] kata-kata yg buruk (makian dsb); kutuk; tulah: ia sakit lumpuh kena -- orang itu

Sekarang mari kita lihat Al Qur’an dan Alkitab, bagaimana ALLAH Islam bersumpah dan bagaimana ALLAH Kristen bersumpah. Demi siapa MEREKA bersumpah?
>> QS. 75:2       dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)
>> QS. 81:15     Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,
>> QS. 84:16     Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,
>> QS. 90:1       Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),

Kita melihat disini bahwa ALLAH Islam itu bersumpahnya kepada benda-benda mati ciptaannya sendiri:  jiwa – orang, bintang-bintang, cahaya merah, dan kota Mekkah. Itulah yang dituhankan oleh Allah Islam.
Bagaimana dengan ALLAH Yahudi?
>> Kejadian  22:16           kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri--demikianlah firman TUHAN—
                                            :Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk
                                            menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,

ALLAH bersumpah demi DiriNYA sendiri. Kenapa ALLAH bersumpah demi DiriNYA sendiri?

>> Ibrani  6:13   Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-
                             Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya,

Karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari padaNYA. Ini artinya, konsep kerja Alkitab selaras dengan konsep kerja bahasa Indonesia.


Nah, satu rahasia ketidakbenaran telah saya ungkapkan, bukan?!

Inilah ayat-ayat Al Qur’an lainnya:

>> QS. 37:1                Demi (rombongan) yang ber shaf-shaf dengan sebenar-benarnya

>> QS. 89:1-2            “Demi fajar, dan malam sepuluh

>> QS.  37:3              dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran,


Bagaimana menurut anda, manakah model sumpah yang benar?

AYO KERJA SEKARANG


KITA JANGKAU MEREKA

Dear All,
Saya telah membuat sebuah blog baru yang isinya hanya alamat-alamat link saja tanpa berita apapun. Blog ini sengaja saya maksudkan untuk menjangkau orang-orang di luar milis ini yang belum saya jangkau. Saya sudah siapkan brosurnya:



Brosur tersebut anda print  lalu anda photocopykan. Selembar bisa dibagi menjadi 2. Jika setiap hari anda menyisihkan Rp. 2.000,- untuk photocopy, maka setidaknya setiap hari anda bisa menyebarkannya kepada 20 orang, sebulan = 600 orang, 3 bulan = 1800 orang, setahun = 7200 orang. Dan jika ada 1000 orang yang melakukan pekerjaan ini, maka setiap bulannya 600.000 orang yang bisa kita jangkau. Murah meriah, ‘kan?!

Para penerima brosur itu hanya tinggal mengetikkan kata-kata sederhana saja untuk mendapatkan blog tersebut, yaitu:    

hakkutahu.blogspot.com      

Maka dia akan dihadapkan dengan link-link tentang semua tulisan saya. Sangat mudah sekali bagi mereka, ‘kan?!

Kemana anda menyebarkan brosur tersebut? Jemaat gereja anda, anak-anak SMU di sekolahan mereka, mahasiswa, teman kantor, pendeknya semua orang yang anda jumpai. Sedangkan untuk
tulisan ini bisa anda sebarkan ke komunitas email atau facebook anda.

Sudah sangat mudah sekali, bukan?! Apa masih sulit? Tidur ajalah.

Bls: [terangdunia_hkk] DEAR PAK ARAH - KETUHANAN YESUS

Pak Arah, "TUHAN" itu memang TUAN = MAJIKAN = BOSS = PEMIMPIN. 

Dalam bahasa Inggris, "lord" - huruf kecil, dibedakan dengan "LORD" huruf besar. Tapi artinya sama, yaitu: TUAN = MAJIKAN = BOSS = PEMIMPIN. 

"TUHAN" dengan "tuan" hanya untuk membedakan antara ALLAH dengan sesama manusia. 

"ALLAH" sendiri merupakan bentukan dari Al Ilah, yaitu Sesuatu yang kita sembah. Oleh Muhammad dijadikan nama bossnya Jibril. Lalu oleh Lembaga Alkitab Indonesia dicontek untuk menggantikan kata: ELOHIM, yaitu: TUHAN. 

ALLAH untuk disembah, sedangkan TUHAN untuk dituruti. Ini sebenarnya sama saja. ALLAH juga tidak mau disembah saja, tapi juga menuntut dituruti. Demikian juga dengan TUHAN. Karena itu ALLAH dan TUHAN mempunyai makna yang sama, sama seperti "saya" dengan "aku." Kita mau pakai yang mana terserah suka-suka kita saja. Jadi, itu adalah gelar, bukan nama. 

Nah, bahasa Ibrani, sudah mempunyai gelar untuk ALLAH, yaitu: ELOHIM. Seharusnya kita tidak perlu membuat gelar baru lagi: ALLAH atau TUHAN. Jadi, ELOHIM = ALLAH = TUHAN. Sedangkan namanya adalah: YHWH - YAHWEH. 

TUHAN YAHWEH = ELOHIM YAHWEH. 

Kalau sudah pakai TUHAN, jangan lagi pakai ALLAH >> TUHAN ALLAH. Ini nggak benar. 
Harusnya TUHAN YAHWEH atau ALLAH YAHWEH. Sama seperti "pak dokter" - ini salah. Sebab baik "pak" maupun "dokter" sama-sama gelarnya. Pakai salah satunya saja, lalu setelah gelar sebutkan namanya: "Pak Budi" atau "dokter Budi." Jangan "pak dokter Budi." Nggak perlu bertele-tele begitu. 

Kalimat lainnya: "pak guru", "pak komandan", "pak polisi", "pak presiden", dan lain-lainnya. Ini kalimat yang tidak perlu. 

Jadi, sebelum adanya kata-kata: "ALLAH" dan "TUHAN," kita sudah mempunyai kata: "ELOHIM." Dan ini YAHWEH sendiri yang mengajarkannya. Karena itu tentu lebih afdol kalau kita gunakan: ELOHIM dari pada ALLAH atau TUHAN. 

Tapi karena sudah keterlanjuran, saya pikir bukan masalah. Cuma nama YAHWEH harus ada di dalam Alkitab. Jangan digantikan. 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Dari: ab rahim abdul hamid <arah1958@yahoo.com>

Pak Rudy

No one has ever seen God, but God the One and Only, who is at the Father's side, has made him known.
John 1:18

(18) Tak ada yang pernah melihat Allah, selain anak tunggal Bapa, yang sama dengan Bapa dan erat sekali kepada-Nya. Dialah yang menyatakan Bapa kepada kita



Memang sukar memahami bible ini kerana ia bercangah antara satu sama lain. 

Mari kita kaji apakah sebebnya.

(13) You call Me the Teacher (Master) and the Lord, and you are right in doing so, for that is what I am.John 13:13

Pak Rudy, sekiranya Lord di terjemah ke bahasa Indonesia ia menjadi Penguasa atau Bangsawan bukan Tuhan . 

http://translate.definitions.net/lord/id

Bagaimana bapak memangil Lord Chancellor of the United Kingdom atau Lord Mayor apakah Pak Rudy dan orang Indonesia memanggil  mereka ini Tuhan?

Ramai  yang menjadi gila kerana cuba memahami bible, semuga mereka di Indonesia tidak menjadi gila kerana kesalahan translation.

Hee Hee  Hee Heee.

Pak Rudy tertipu dik kesalahan terjemahan. Hebat ya setan menyesatkan manusia, hinggakan Tuhan Pak Rudy pun hampir hampir di sesatkan. So tidak hairan Pak Rudy sudah di sesatkan setan.

Definisi Bible

Kita perlu fahami maksud Bible itu terlebih dahulu. Apabila kita mengkaji dan membaca Bible Kristian, maka kita akan mengalami sedikit kekeliruan. Ia bukan satu kitab menceritakan seluruh kepercayaan dan ajaran Kristian sahaja, tetapi ada bahagian yang secara jelas merujuk kepada ajaran agama Yahudi. Bahagian yang merujuk kepada agama Yahudi dinamakan sebagai Kitab Perjanjian Lama (The Old Testament Book). 

Ia diletakkan di bahagian yang lebih awal daripada bahagian yang dinamakan Kitab Perjanjian Baru (The New Testament Book). Cuma dalam Kitab Perjanjian Baru yang mengandungi kisah naratif Jesus Christ (Nabi Isa as) beserta seluruh ajaran dan hujah-hujah agama Kristian sendiri. Namun, kedua-dua bahagian ini diisytiharkan sebagai seluruh Bible Kristian.

Perkataan bible itu sendiri adalah terjemahan asal daripada bahasa Latin yang bersumber daripada perkataan Greek, bibliaBiblia ini merujuk kepada perkataan 'papyrus' atau helaian kertas yang dibawa masuk dari pelabuhan kuno Phoenicia, kota Biblos. Penggunaan perkataan biblos merujuk kepada satu kumpulan tulisan. Bible pada asalnya hanya bermaksud himpunan penulisan.


Kitab Perjanjian Baru

Kebanyakan umat Islam berpendapat bahawa Kitab Perjanjian Baru (The New Testament Book) dalam Bible Kristian yang ada pada hari ini adalah asalnya Injil yang diwahyukan kepada Nabi Isa a.s. sepertimana Al-Quran diwahyukan kepada Nabi Muhammad s.a.w. Kemudian Injil tersebut telah ditokok tambah serta diseleweng oleh penganut Kristian.
 Sebenarnya tidak setepat dan semudah itu hakikatnya hari ini. Kalau ada sebarang analogi yang boleh dibawa untuk penjelasan kepada umat Islam secara mudah dan ringkas, saya berpendapat Kitab Perjanjian Baru dalam Bible Kristian boleh disamakan seperti kitab sirah (sejarah) Rasulullah s.a.w dan pendapat peribadi sahabat-sahabat Rasulullah s.a.w. sahaja. 
Ianya adalah cerita daripada sudut pandangan 'para pengikut Nabi Isa a.s.' (ini adalah hanya dakwaan golongan Gereja Kristian hingga ke hari ini) dan juga pentafsiran oleh tokoh-tokoh awal Kristian seperti Paul (atau Saul) of Tarsus.

Adalah amat menarik untuk kita ketahui bahawa semua teks kuno Kitab Perjanjian Baru yang telah dijumpai hingga hari ini adalah dalam bahasa Greek 'koine' iaitu bahasa pasar seharian. Tiada satu pun dalam bahasa Ibrani atau Aramaik. Malah bahasa Greek yang digunakan adalah bahasa seharian yang kasar dan bukan sastera yang baik. 
Cukup aneh untuk sebuah penulisan untuk komuniti yang berbahasa Ibrani dan Aramaik tetapi telah dikarang dalam bahasa asing bagi mereka, iaitu Greek. Sebagai perbandingan betapa janggal fakta ini ialah kalau ada yang menyatakan buku riwayat Suharto yang asli ditulis oleh anak buah Suharto dalam bahasa Siam atau Filipino.
Kitab Perjanjian Baru adalah merujuk kepada 27 buah buku yang dikarang sesudah Nabi Isa a.s. Kenapa dikatakan sesudah Nabi Isa a.s.? Ini disebabkan fakta yang jelas menunjukkan tiada satu tulisan yang sama seperti Kitab Perjanjian Baru yang ada pada hari ini telah wujud pada masa Nabi Isa a.s. berdakwah. Tiada langsung arahan menulis apa yang diucapkan oleh Nabi Isa a.s dalam keempat-empat gospel. Namun itulah fakta yang begitu jelas daripada riwayat Bible Kristian sendiri. Malah, tiada satu pernyataan dalam Kitab Perjanjian Baru yang menyatakan catitan sebarang wahyu daripada Tuhan semasa Nabi Isa as masih wujud di kalangan komuniti Yahudi ketika itu.

Para pengkaji menyatakan bahawa buku terawal dalam Kitab Perjanjian Baru yang muncul di kalangan golongan Kristian pada akhir abad pertama Masihi, iaitu selepas lama Nabi Isa a.s. hilang daripada kalangan mereka. Dikatakan kesemua buku tersebut mula dikarang sekitar dari 50 Masihi hingga 150 Masihi. 
Buku yang dikatakan terawal bukanlah gospel tetapi surat karangan Paul. Namun, setengah pengkaji meletakkan kemunculan tulisan yang boleh dikatakan sebagai kisah Nabi Isa as hanya pada pertengahan abad ke dua, iaitu lebih kurang 100 tahun selepas ketiadaan Nabi Isa as.

Empat buah buku yang awal dipanggil Gospel. Perkataan Gospel adalah ambilan daripada perkataan Latin iaitu Godspelt yang bermaksud 'berita baik' (terjemahan daripada perkataan Greek 'euaggelion'). Cerita tentang riwayat hidup tokoh Jesus Christ (Nabi Isa a.s) terkandung dalam empat buah buku Gospel. Buku ini disandarkan kepada empat orang tokoh yang berlainan iaitu Matthew, Mark, Luke dan John. Mereka ini disebut oleh Kristian sebagai apostle
Konsep apostle ini adalah suatu konsep yang wujud tersendiri dalam doktrin Kristian sahaja. Tiada persamaan hendak kita kaitkan dengan bahasa kita. Bukanlah sebagai nabi atau rasul yang kita fahami. Konsep apostle merujuk kepada murid-murid Jesus Christ (Nabi Isa a.s) seramai 12 orang yang ditauliahkan oleh Jesus Christ (Nabi Isa a.s.) untuk menyampaikan ajarannya kepada manusia yang lain.

1. Gospel menurut Matthew – pengkaji awal terhadap Bible merasakan sebagai ianya buku yang terawal ditulis oleh sebab itu ia diletakkan di bahagian awal. Dikatakan bahawa Matthew, salah seorang daripada 12 orang pengikut nabi Isa a.s., sebagai penulisnya. Golongan Kristian percaya yang buku ini dikarang di Palestin, sebelum penghancuran Kuil Jerusalem sekitar 70 Masihi. 
Namun, pada zaman sekarang, segala teori awal telah diragui. Ramai pengkaji moden meletakkan buku ini dikarang di kota Antioch, Syria. Malah, dakwaan menyatakan Matthew, salah seorang murid Nabi Isa a.s. sebagai pengarang juga telah dicabar.

Gospel ini dikatakan berjiwa 'Yahudi' kerana paling banyak merujuk kepada Kitab Perjanjian Lama terutamanya versi Septuagint. Antara contoh sebagai bukti adalah pada ayat 1:23. dikatakan bahawa seorang gadis yang masih dara, (bahasa Greeknya adalah parthenos) akan melahirkan seorang bayi yang akan diberi nama Emmanuel, merujuk kepada kelahiran Nabi Isa as. Ianya merujuk pada buku Isaiah 7:14 dalam Kitab Perjanjian Lama. 
Kalau mengikut versi Ibrani, ianya adalah hanya wanita muda - bahasa ibraninya almah - kalau seorang gadis daraa bahasa ibraninya ialah bethulah. Keseluruhanya sebanyak kira-kira 54 kali gospel ini telah merujuk atau memetik ayat daripada Kitab Perjanjian Lama sebagai hujahnya. Gospel ini juga dianggap paling sarat dengan kisah-kisah luarbiasa yang tidak wujud pada gospel yang lain.

2. Gospel menurut Mark – Dakwaan awal yang menyatakan penulis Gospel ini ialah Mark, seorang pengikut Nabi Isa a.s. ini telah datang daripada tokoh awal Kristian benama Eusebius dari Caesarea pada sekitar ke abad 3 Masihi. Eusebius menyebut Papias, seorang penulis awal sebagai sumber dakwaannya. Tulisan hasil daripada Papias sendiri tidak pernah ditemui.

Dikatakan Papias telah menyebut yang dia sendiri mendengar berkenaan Gospel Mark ini daripada seseorang yang digelar hanya sebagai 'presbyter' (bahasa inggeris bermaksud elder - orang tua yang berpengalaman), tiada nama yang jelas diberikan.

Gospel ini dianggap paling tidak bermutu dalam corak penggunaan bahasa. Malah, ada pengkaji yang menyatakan ada kemungkinan 'sipenulis' gospel Mark ini hanya menyunting semula daripada gospel matthew dan luke.

3. Gospel menurut Luke – Secara tradisi Kristian, Gospel Luke dikatakan dikarang pada akhir abad ke 2 Masihi oleh Luke. Luke dikatakan sebagai salah seorang pengikut yang disebut oleh Peter (Peter dalam riwayat Kristian merupakan murid paling kanan dan rapat kepada Nabi Isa as). Juga dikatakan Luke juga bertanggungjawab untuk tulisan The Acts Of Apostles. Bagaimanapun, penyelidik moden telah mengemukakan perbezaan fakta antara kesemua hasil tulisan Paul dengan kisah di dalam the Acts Of Apostles sebagai membatalkan dakwaan tradisi berkenaan.

Gospel ini mepunyai kelainan dalam penggunaan bahasa yang lebih baik dan tersusun. Malah gospel Luke lebih mendalam membicarakan peranan ayah saudara Siti Mariam as iaitu Nabi Zakaria as.

Ketiga-tiga gospel Matthew, Mark dan John mempunyai struktur naratif yang hampir serupa hingga ianya dipanggil Synoptic Gospel. 'Synoptic' adalah bermaksud 'pemerhatian daripada seimbas pandang yang sama', berasal daripada bahasa Greek 'synoptikos' (terjemahan bahasa inggeris: viewing at a glance). Ketiga gospel yang kita sebut sebagai Synoptic Gospel tadi amat jauh sekali nada dan strukturnya daripada gospel John.

4. Gospel menurut John – Dikatakan dikarang sekitar akhir abad ke 2 masihi. Dinyatakan penulisnya ialah John (nama Ibraninya ialah Yohanan), salah seorang pengikut Nabi Isa a.s. Namun, pernyataan ini telah dibantah sekarang oleh para pengkaji moden. Mereka menyatakan kemungkinan besar penulisnya adalah bukanlah pengikut Nabi Isa as tetapi cuma seorang 'presbyter' yang disebut dalam Epistle John 2 dan 3.

Gospel yang dianggap paling ganjil dan cukup berbeza daripada ketiga-tiga gospel yang telah disebut. Gaya bahasa naratif yang dibawa lebih berbentuk falsafah. Tempoh masa dan corak misi dakwah Jesus telah ditulis amat berbeza.

Kemudian, buku The Acts of Apostles (yang selalu diterjemah sebagai Kisah Para Rasul) merujuk kepada cerita awal kumpulan apostle dalam menghadapi zaman sesudah Nabi Isa a.s. tiada lagi bersama mereka. Pada buku ini kita akan bertemu buat pertama kali tokoh berbangsa Yahudi bernama Paul (nama Ibrani asalnya adalah Saul). Paul telah muncul dan dijulang sebagai wira mengatasi pengikut Nabi Isa as dan malah saudara Nabi Isa as sendiri. Seluruh buku ini meriwayatkan pengembaraan Paul yang mulai mencorakkan satu misi dakwah Kristian yang jauh berlainan daripada ajaran murni Nabi Isa as.

Buku-buku yang lain adalah asalnya daripada bentuk Epistles iaitu surat atau warkah perutusan rasmi, berasal daripada perkataan Greek, 'epistellein' (terjemahan english: to send to). Sebanyak empat belas buah buku disandarkan langsung kepada Paul, satu kepada James, satu kepada Peter, satu kepada Jude, dan 4 buah buku disandarkan pada John, kesemuanya berjumlah 21 buah buku.

Siapakah Peter, James, Jude dan John? Peter adalah gelaran kepada seorang pengikut yang nama asal Ibraninya ialah Simon/Simeon ben Jonah. Peter adalah terjemahan daripada bahasa Greek, Petros bermaksud batu. James dikatakan adalah saudara Nabi Isa as, tidak jelas adakah dia abang atau adik. Jude juga dikatakan adalah saudara Nabi Isa as. John sering dikaitkan dengan seorang murid kesayangan Nabi Isa as. Namun, ramai pengkaji mulai mempertikaikan siapakah tokoh John ini.

Sebenarnya, segala doktrin Kristian sekarang adalah hasil daripada 21 buku yang asalnya adalah surat dan bukanlah hasil dakwah Nabi Isa as. Ramai pengkaji meletakkan Paul sebagai pengasas utama pelbagai ajaran doktrin Kristian yang wujud hari ini dengan memberikan kandungan surat ini sebagai bukti. Contohnya berkenaan soal penyaliban Jesus untuk menyelamat umat manusia daripada dosa asal Nabi Adam as. (Insya'allah, kisah Paul si Penipu ini akan kita dedahkan dalam perbincangan yang akan datang.)

Akhirnya, satu buku yang dipanggil Revelation (diterjemah kepada bahasa Indonesia/Melayu sebagai Wahyu). Buku yang dipanggil Revelation ini amat berbeza sekali dengan buku-buku yang lain dalam Kitab Perjanjian Baru. John dikatakan telah didatangi oleh Nabi Isa a.s. yang menceritakan tentang hal-hal yang dikatakan menjelang akhir zaman. Banyak kisah-kisah ramalan yang mashyur di barat yang sering kita dengar berasal daripada buku ini antaranya apocalypse, Armageddon dan juga Anti-Christ (dengan kisah syaitan diwakili oleh angka 666).
Pak Rudy, Mari kita terus membaca
http://www.oocities.org/harris_cosmo/bible2.htm

Belajar Sendiri Bahasa Yunani Berdasarkan Injil Yohanes-19



Download disini:


http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=93&res=yoppi

Kata ganti (pronoun) adalah suatu kelas kata berinfleksi yang digunakan untuk berbagai tujuan substitusi. Kata ganti dapat mengambil tempat atau menggantikan berbagai unit sintaksis, mulai dari sebuah kata sampai segmen yang jauh lebih besar. Selain berfungsi sebagai substantif, beberapa jenis kata ganti dapat juga digunakan sebagai pemeri (modifier), seperti fungsi kata sifat.
Berturut-turut akan dibahas jenis-jenis kata ganti dalam PB, sebagai berikut:
Bab 17: Kata ganti penunjuk (demonstrative pronouns)
Bab 18: Kata ganti orang (personal pronouns)
    Kata ganti kepunyaan (possessive pronouns)
Bab 19: Kata ganti intensif (intensive pronouns)
Bab 20: Kata ganti refleksif (reflexive pronouns)
    Kata ganti resiprok (resiprocal pronouns)
    Kata ganti relatif (relative pronouns)
Bab 21: Kata ganti tanya (interrogative pronouns)
    Kata ganti tak tentu (indefinite pronouns)
    Kata ganti relatif tak tentu (indefinite relative pronouns)
    Kata ganti negatif (negative pronouns)

http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=94&res=yoppi

Kata ganti penunjuk sebagaimana kata sandang juga berdeklensi seperti kata benda, yang tersedia untuk semua jenis gender.
· Pola deklensi kata ganti penunjuk maskulin mengikuti pola deklensi kedua -ος.
· Pola deklensi kata ganti penunjuk feminin mengikuti pola deklensi pertama -η.
· Pola deklensi kata ganti penunjuk neuter mengikuti pola deklensi kedua -ον, kecuali untuk nominatif dan akusatif tunggal.

1. Kata Ganti Penunjuk Dekat
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=95&res=yoppi


· ουτος, αυτη, τουτο $τουτV), ini, dia; subst: orang ini (m/f), hal ini (n)
   
tg.
   
jm.
 
  m. f. n. m. f. n.
nom. ουτος αυτη τουτο ουτοι αυται ταυτα
ak. τουτον ταυτην τουτο τουτους ταυτας ταυτα
gen. τουτου ταυτης τουτου τουτων τουτων τουτων
dat. τουτω ταυτη τουτω τουτοις ταυταις τουτοις

_ - Perhatikan tanda hembus bunyi pada αυτη yang membedakannya dengan kata ganti intensif feminin tunggal αυvτη `ia' yang memiliki tanda hembus diam. - Sebagai substantif, kata ini dapat diterjemahkan `dia', `dia ini', `mereka', `orang-orang ini', `hal ini' dan lain-lain tergantung gender dan number-nya. · οδε, ηδε, τοδε, ini, anu o Kata ini merupakan gabungan dari kata sandang dan partikel δε. Jadi, deklensinya terjadi pada bagian kata sandangnya. Dalam PB hanya muncul tiga bentuk ini: τηνδε (feminin akusatif tunggal), τηδε (feminin datif tunggal), dan ταδε (neuter akusatif jamak). Bentuk οδε, ηδε dan τοδε sendiri tidak muncul.sama sekali. o Kata ini hanya muncul 10 kali, kebanyakan di Wahyu.

2. Kata Ganti Penunjuk Jauh
http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=96&res=yoppi


εvκεινος, η, ο, itu, dia; subst: orang itu (m/f), hal itu (n)
   
tg.
   
jm.
 
  m. f. n. m. f. n.
nom. εvκεινος εvκεινη εvκεινο εvκεινοι εvκειναι εvκεινα
ak. εvκεινον εvκεινην εvκεινο εvκεινους εvκεινας εvκεινα
gen. εvκεινου εvκειvνης εvκεινου εvκεινων εvκεινων εvκεινων
dat. εvκεινω εvκεινη εvκεινω εvκεινοις εvκειναις εvκεινοις

_ - Sebagai substantif, kata ini dapat diterjemahkan `dia', `dia itu', `mereka', `orang-orang itu', `hal itu' dan lain-lain, tergantung gender dan number-nya. - Terdapat juga kombinasi kata καvκεινος, η, ο dari kata sambung καvι + εκεινος, η, ο. Kata ini diterjemahkan `dan itu', `tetapi itu', `dan orang itu' dan lain-lain. Dua penggunaan kata ganti penunjuk adalah sebagai berikut: · Sebagai penunjuk (fungsi modifier): Dalam fungsi ini, kata ganti penunjuk biasanya muncul dalam posisi predikatif (yakni-secara sederhana-tanpa kata sandang). o ο λαος ουτος atau ουτος ο λαος `bangsa ini' (nominatif) o τουτο το ευvαγγελιον της βασιλειας `Injil Kerajaan ini' (nominatif atau akusatif) o τηνδε την πολιν atau την πολιν τηνδε `kota anu' (akusatif) · Sebagai substantif: o αυτη εvστιν η αιvωνιος ζωη `Inilah hidup kekal itu' o Ουτος βλασφημει `Orang ini menghujat' atau `Ia menghujat' o Ταυτα εvν Βηθανια εvγενετο `Hal ini terjadi di Bethania' Penggunaan kata ganti penunjuk dilihat dari fungsi referensialnya dapat dibagi dua: Penggunaan 1: anaforis (menunjuk kepada sesuatu yang telah disebutkan sebelumnya) 2:11 Ταυτην εvποιησεν αvρχην των σημειων οΊησους εvν Κανα της Γαλιλαιας .... Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tandaNya.... Penggunaan 2: kataforis (menunjuk kepada sesuatu yang akan disebutkan kemudian) Kis 21:11 .... Ταδε λεγει το πνευμα το αγιον, .... .... "Beginilah kata Roh Kudus: ...."


http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=97&res=yoppi

14:26 ο δε παρακλητος, το πνευμα το αγιον ο πεμψει ο πατηρ εvν τω οvνοματι μου,
εvκεινος υμας διδαξει παντα και υπομνησει υμας παντα α ειπον υμιν [εvγω].
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku,
Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu
akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Perhatikan kata ganti εvκεινος `Dialah'-bergender maskulin-untuk menunjuk kepada Roh Kudus, sedangkan kata untuk Roh Kudus sendiri, το πνευμα το αγιον, bergender neuter, dan lagi apabila ditarik ke dalam bahasa percakapan waktu itu, bahasa Aram, rûach, `roh', berkelamin feminin. Apa artinya ini? Tidak lain merupakan upaya penegasan akan personalitas Roh Kudus. Ayat ini tidak bermaksud menjelaskan bahwa Roh Kudus bergender maskulin atau bukan, melainkan bahwa Roh Kudus, seperti juga Yesus, Anda dan saya, adalah Pribadi. Karena itu, janganlah mendukakan Dia (Ef 4:30). Cara yang sama digunakan di 1 Yoh 2:6 untuk menegaskan personalitas Kristus:
1 Yoh 2:6 ο λεγων εvν αυvτω μενειν
οvφειλει καθως εvκεινος περιεπατησεν και αυvτος [ουτως] περιπατειν.
Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia,
ia wajib hidup sama seperti Dia (Kristus) telah hidup.


http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=98&res=yoppi

Kata ganti penunjuk: 4 kata
ουτος, αυτη, τουτο $τουτV) ini; dia, itu; subst.: orang ini, hal ini
οδε, ηδε, τοδε ini, anu
εvκεινος, η, ο itu, dia; subst.: orang itu, hal itu
καvκεινος, η, ο dan dia, dan itu, dia juga, itu juga (=και εvκεινος)

_ Fenomena penggabungan dua buah kata menjadi satu-seperti καvκεινος di atas-disebut crasis. Kata sambung και `dan', `tetapi' sering digunakan sebagai kata pertama dari crasis. Perhatikan tanda crasis di atas huruf α pada καvκεινος yang menyerupai tanda hembus diam.
1
1:2 ουτος ην εν αvρχη προς τον θεον. Ia pada mulanya bersama dengan Allah.
2
6:34 Ειπον ουν προς αυvτον, Κυριε, παντοτε δος ημιν τον αρτον τουτον. Maka kata mereka kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa."
3
8:23 .... ~Υμεις εvκ των κατω εvστε, εvγω εvκ των ανω ειvμι\ υμεις εκ τουτου του κοσμου εvστε, εvγω ουvκ ειvμι εκ του κοσμου τουτου. .... "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini."
4
5:38 και τον λογον αυvτου ουvκ εχετε εvν υμιν μενοντα, οτι ον αvπεστειλεν εvκεινος, τουτω υμεις ουv πιστευετε. dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia (τουτω) yang diutus-Nya. (εvκεινος)
5
17:25 πατερ δικαιε, και ο κοσμος σε ουvκ εγνω, εvγω δε σε εγνων, και ουτοι εγνωσαν οτι συ με αvπεστειλας\ Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;
6
18:8 .... Ειπον υμιν οτι εvγω ειvμι\ ειv ουν εvμε ζητειτε, αφετε τουτους υπαγειν\ .... "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi."
7
7:40 Έκ του οχλου ουν αvκουσαντες των λογων τουτων ελεγον, Ουτος εvστιν αvληθως ο προφητης\ Beberapa di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-perkataan itu, berkata: "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang."
8
12:30 .... Ουv διV εvμε η φωνη αυτη γεγονεν αvλλα διV υμας. .... "Suara ini telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu."
9
12:27 Νυν η ψυχη μου τεταρακται, και τι ειπω* Πατερ, σωσον με εκ της ωρας ταυτης* αvλλα δια τουτο ηλθον εις την ωραν ταυτην. Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.
10
15:13 μειζονα ταυτης αvγαπην ουvδεις εχει, ινα τις την ψυχην αυvτου θη υπερ των φιλων αυvτου. Tidak ada seorang pun mempunyai kasih yang lebih besar daripada ini, yakni yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
11
6:29 .... Τουτο εvστιν το εργον του θεου, ινα πιστευητε ειvς ον αvπεστειλεν εvκεινος. .... "Inilah pekerjaan Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutusNya."
12
2:12 Μετα τουτο κατεβη εις Καφαρναουμ αυvτος και η μητηρ αυvτου και οι αvδελφοι [αυvτου] και οι μαθηται αυvτου, .... Sesudah itu Ia pergi ke Kapernaum, bersama dengan ibuNya, saudara-saudaraNya dan murid-muridNya, ....
13
6:66 Έκ τουτου πολλοι [εκ] των μαθητων αυvτου αvπηλθον ειvς τα οvπισω και ουvκετι μετV αυvτου περιεπατουν. Mulai dari (waktu) itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.
14
4:37 εvν γαρ τουτω ο λογος εvστιν αvληθινος οτι :Αλλος εvστιν ο σπειρων και αλλος ο θεριζων. Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Seorang menabur dan yang lain menuai.
15
3:9 αvπεκριθη Νικοδημος και ειπεν αυvτω, Πως δυναται ταυτα γενεσθαι* Nikodemus menjawab: "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?"
16
3:10 αvπεκριθη Ίησους και ειπεν αυvτω, Συ ει ο διδασκαλος τουΊσραηλ και ταυτα ουv γινωσκεις* Jawab Yesus: "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?"
17
21:24 Ουτος εvστιν ο μαθητης ο μαρτυρων περι τουτων και ο γραψας ταυτα, και οιδαμεν οτι αvληθης αυvτου η μαρτυρια εvστιν. Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.
18
1:8 ουvκ ην εvκεινος το φως, αvλλV ινα μαρτυρηση περι του φωτος. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus bersaksi tentang terang itu.
19
5:43 εvγω εvληλυθα εν τω οvνοματι του πατρος μου, και ουv λαμβανετε με\ εvαν αλλος ελθη εν τω οvνοματι τω ιvδιω, εvκεινον λημψεσθε. Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
20
9:28 και εvλοιδορησαν αυvτον και ειπον, Συ μαθητης ει εvκεινου, ημεις δε του Μωυσεως εvσμεν μαθηται\ Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa."
21
11:13 ειvρηκει δε οΊησους περι του θανατου αυvτου, εvκεινοι δε εδοξαν οτι περι της κοιμησεως του υπνου λεγει. Tetapi maksud Yesus ialah tentang kematian-Nya, sedangkan mereka menyangka Ia berkata tentang tertidur dalam arti biasa.
22
10:35 ειv εvκεινους ειπεν θεους προς ους ο λογος του θεου εvγενετο, και ουv δυναται λυθηναι η γραφη, Jikalau mereka, kepada siapa firman Allah itu disampaikan, disebut allah sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan,
23
11:29 εvκεινη δε ως ηκουσεν ηvγερθη ταχυ και ηρχετο προς αυvτον\ Mendengar itu ia (Maria) segera bangkit lalu pergi mendapatkanNya.
24
1:39 .... ηλθαν ουν και ειδαν που μενει και παρV αυvτω εμειναν την ημεραν εvκεινην\ ωρα ην ως δεκατη. .... Mereka pun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat.
25
11:53 απV εvκεινης ουν της ημερας εvβουλευσαντο ινα αvποκτεινωσιν αυvτον. Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia.
26
5:9 ευvθεως εvγενετο υγιης ο ανθρωπος και ηρεν τον κραβαττον αυvτου και περιεπατει. V/Ην δε σαββατον εν εvκεινη τη ημερα|. Pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.
27
5:39 εvραυνατε τας γραφας, οτι υμεις δοκειτε εvν αυvταις ζωην αιvωνιον εχειν\ και εvκειναι ειvσιν αι μαρτυρουσαι περι εvμου\ Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
28
11:49 εις δε τις εvξ αυvτων Καιαφας, αvρχιερευς ων του εvνιαυτου εvκεινου, ειπεν αυvτοις, ~Υμεις ουvκ οιδατε ουvδεν, Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa-apa,...."
29
7:29 εvγω οιδα αυvτον, οτι παρV αυvτου ειvμι καvκεινος με αvπεστειλεν. "Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku."
30
Luk 10:39 και τηδε ην αvδελφη καλουμενη Μαριαμ, [η] και παρακαθεσθεισα προς τους ποδας του κυριου ηκουεν τον λογον αυvτου. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,



http://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=99&res=yoppi

Bacalah 5:30-47. Carilah dan tandai kata-kata ganti penunjuk yang sudah Anda kenal dari daftar kosakata. Tentukan juga kasus, gender dan number-nya.