Kamis, 12 September 2013

BUKTI-BUKTI ARKEOLOGIS ALKITAB-42

Prasasti Kurkh

Download:

Prasasti Kurkh (bahasa InggrisKurkh MonolithKurkh Stela) adalah sebuah monumen yang dibuat oleh raja Asyur yang memuat catatan sejarah Pertempuran Qarqar di bagian akhirnya. Sekarang dipamerkan di British MuseumLondonInggris, tetapi asalnya ditemukan di desa orangKurdi yang bernama Kurkh (Bahasa TurkiÜçtepe), dekat kota Bismil di provinsi DiyarbakırTurki. Batu monolith ini tingginya 2,2 meter. Isinya mencakup sejarah tahun pertama sampai ke-6 pemerintahan raja Asyur, Salmaneser III (859-824 SM), meskipun tahun ke-5 tidak ada.
Prasasti ini khususnya memuat penyerangan Salmaneser di bagian barat Mesopotamia dan Syria, bertempur dahsyat dengan negara-negara Beth Eden (Bit Adini) dan Karkemis. Di bagian akhirmonolith ini tercantum riwayat "Pertempuran Qarqar", di mana gabungan dua belas raja bertempur melawan Salmaneser di kota Qarqar, Siria. Pasukan gabungan ini dipimpin oleh Irhuleniraja Hamat dan Hadadezer raja Damaskus, termasuk juga tentara berjumlah besar[1] pimpinan rajaAhab dari Israel. Prasasti ini juga pertama kalinya memuat kisah orang Arab dalam sejarah dunia, menyertakan satu pasukan onta yang dipimpin oleh raja Gindibu.

Berkas:Karkar.jpg
Prasasti Kurkh

Kesalahan tulisan dan perdebatan

Terdapat sejumlah dugaan kesalahan penulisan dalam prasasti ini, terutama berkisar dari Pertempuran Qarqar. Misalnya, di sana tertulis sebuah kota Gu-a-a, yang oleh beberapa pakar dianggap kota Quwê (Que). Namun, H. Tadmor yakin ini merupakan kesalahan tulis, yaitu Gu-a-aseharusnya Gu-bal-a-a, yang adalah kota Byblos. Lebih masuk akal jika Salmaneser memerangi Byblos dan bukannya Que, karena secara geografis lebih cocok di mana raja-raja lain berasal dari daerah di selatan dan barat Asyur, yang juga merupakan lokasi kota-negara Byblos, sedangkan Que, terletak di Silisia (Cilicia).
Juga diperdebatkan ejaan istilah musri, yang dalam bahasa Akkadia berarti "berbaris". Tadmor mengatakan bahwa orang Musri telah dikalahkan oleh Asyur di abad ke-11 SM, sehingga Musri di sini lebih tepat berarti "Mesir", tetapi sejumlah pakar tidak setuju dengan penafsiran ini.
Kesalahan teks lain adalah Kerajaan Asyur memerangi "dua belas raja". Di dalam prasasti itu nampaknya hanya terdaftar sebelas orang raja. Sejumlah pakar mencoba menjelaskan bahwa sesungguhnya ada raja ke-12 yang tersembunyi dalam istilah "Ba'sa orang dari Bit-Ruhubi, orang Amon". Seorang pakar mengusulkan pemisahan "Bit-Ruhubi" Beth-Rehob, sebuah negara di selatan Siria dan "Amon", sebuah negara di sisi timur sungai Yordan (Trans-Jordan). Namun istilah "dua belas raja" juga umum dipakai untuk menyebut "pasukan gabungan", sehingga mungkin saja pembuat prasasti itu menggunakan istilah itu sebagai kiasan, bukannya salah hitung.











Posting Komentar