Sabtu, 23 November 2013

BUNG EDDY SEHARUSNYA

Saya sedih dan prihatin sekali dengan keadaan bung Eddy. Mengapa sudah segelap ini rohaninya? Seandainya dia mengingat bagaimana saya telah mengubah hidupnya dari pemain game online menjadi orang yang aktif di milis-milis diskusi agama, tentu tidak seharusnya dia terus-menerus menyangkali saya. Dan seandainya lulusan UNAI di hatinya ada sedikit cahaya, dia akan ngeri dengan keadaan universitas itu. Sebab di kulit kelihatannya menjalankan ibadah, tapi di dalamnya hanyalah menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang berhobby gambar-gambar porno.
Dan bagaimana pula dengan kehidupan jemaatnya? Tepat seperti yang dilukiskan oleh bung Tapson Manik; hanya kalau hari Sabat saja mengertinya aturan. Tapi kalau hari-hari lainnya adalah manusia yang kurangajar dan tak tahu aturan.

Boleh percaya, boleh tidak.

Tidak ada komentar: