Jumat, 08 November 2013

DENGAN BUNG MUSA



Download:


JAWABAN SAYA:

1. Kinerja vegetarian;

     Tumbuh-tumbuhan itu mengambil makanannya dari dalam tanah melalui akarnya. Sari-sari
     makanan yang ada di dalam tanah dihisap oleh akar untuk memberikan pertumbuhan pada
     batang dan berbuah. Semua proses pengolahan makanan hingga menjadi buah ini berlangsung
     steril sekali karena dikerjakan di dalam batang.

     Tumbuh-tumbuhan tidak memiliki lobang seperti pada hewan dan manusia yang memiliki lobang
     hidung, lobang mulut, lobang anus dan lobang kelamin pada perempuan. Semua lobang-lobang
     yang ada pada tubuh hewan dan manusia ini merupakan pintu masuk bagi bakteri dan virus dari
     luar tubuh ke dalam tubuh, sehingga tubuh hewan dan manusia sangat rentan terhadap penyakit.
     Tapi tumbuh-tumbuhan yang tertutup rapat ini tidak mungkin tercemar oleh bibit penyakit. Karena
     itu buah-buah yang dihasilkannya adalah makanan yang sangat sehat, sangat suci.

     Adapun hewan, semisal kambing, makanannya adalah rumput yang tersedia dalam udara terbuka.
     Mau tak mau makanan ini bukanlah makanan yang sehat. Lebih-lebih jika rumput itu diinjak-injak
     kaki kita, kita kencing dan berak di situ, kemudian dimakan oleh kambing itu. Maka masuklah
     berbagai macam bakteri dan virus ke dalam tubuh kambing itu. Terjadilah peperangan dahsyat
     antara bibit penyakit itu dengan system keamanan tubuh kita. Jika tubuh kita lebih kuat maka kita
     tidak akan sakit. Kita baru sakit jika bibit penyakit itu lebih kuat dari keamanan tubuh kita.

     Tumbuh-tumbuhan dan binatang adalah sumber makanan manusia di dunia ini. Kedua sumber
     makanan ini selain dirancang untuk saling melengkapi, juga dirancang untuk berjenjang sebagai
     makanan kelas 1 dengan makanan kelas 2, makanan keras dan makanan lunak, atau seperti mobil
     yang ada persiapan ban cadangannya.

     Makanan manusia kelas 1 adalah makanan yang lunak, yaitu yang berasal dari tumbuh-tumbuhan,
     yang diberikan TUHAN kepada Adam dan Hawa ketika mereka masih di Taman Eden. Tapi akibat
     dari dosa, maka TUHAN memberikan makanan yang berkelas 2, makanan yang keras, yaitu daging
     binatang.

     Kenapa TUHAN memberikan makanan yang keras, yaitu daging binatang kepada manusia, di luar
     Taman Eden? Sebab di luar Taman Eden manusia harus bekerja keras. Manusia membutuhkan
     lebih banyak energi untuk mengelolah sawah, dibandingkan dengan ketika di Taman Eden hanya
     memelihara taman saja. Kerja ringan, energi yang dibutuhkan juga ringan, kerja berat, energi yang
     dibutuhkan juga besar. Sama seperti makanan para atlet pasti berbeda dari makanan orang biasa.

     Kita mendapati bahwa antara hewan dengan tumbuh-tumbuhan mempunyai kandungan gizi yang
     sama. Apa yang terdapat pada hewan terdapat pula pada tumbuhan. Hal ini bisa kita mengerti
     karena adanya siklus kehidupan. Tumbuhan dimakan binatang, binatang dimakan manusia.
     Sehingga apa yang terdapat dalam tumbuhan akan terdapat dalam hewan, dan apa yang terdapat
     dalam hewan akan terdapat dalam manusia.

       Namun karena proses pengolahannya berbeda, jelas menghasilkan kwalitas yang berbeda-beda
       pula. Misalkan protein dari hewan pasti berbeda sifatnya dengan protein dari tumbuh-tumbuhan.
       Demikian pula vitamin dari hewan pasti berbeda sifatnya dengan vitamin yang berasal dari
       tumbuh-tumbuhan. Dan TUHAN telah mengatur supaya kedua sumber makanan itu bisa saling
       melengkapi, sehingga apa yang baik dari hewan akan didapati lebih baik pada tumbuh-
       tumbuhan.

       Misalnya, soal protein, hewan lebih baik dari pada tumbuh-tumbuhan, sedangkan soal vitamin,
       buah-buahan lebih baik dari pada hewan.

       Pada saat sehat, kita banyak beraktifitas. Karena itu logisnya kita memerlukan makanan yang
       banyak menyumbangkan energi, yaitu daging hewan. Tapi manakala sakit, kondisi tubuh lemah
       dan aktifitaspun berkurang, maka makanan substitusi, makanan yang lebih lunak, yaitu dari
       tumbuh-tumbuhan pasti berpotensi untuk menyembuhkan penyakit. Itu logis sekali, sebab
       sifatnya lunak, tidak setajam atau sekeras daging.

       Seseorang yang jatuh sakit, sakit seberat apapun, jika belum takdirnya mati, jika harus makan,
       jelas makanan lunaklah yang paling tepat untuk dimakannya. Jika yang dia makan makanan
       keras, jelas dia akan mati. Tak ada pilihannya lagi. Tapi dengan memakan makanan yang lunak,
       dia masih memiliki dua pilihan; sembuh atau mati. Sebab jika yang lunakpun tidak bisa
       dicernanya, itu tanda takdirnya memang mati. Karena itu kita tidak perlu heran, jika pak
       Waworuntu menikmati kesembuhan dari pola vegetariannya. Sebab memang seperti itulah
       TUHAN mengatur semesta alam ini dengan sangat bijaksana, sehingga bukan vegetarian lebih
       baik dari hewan maupun hewan lebih baik dari vegetarian, melainkan tergantung kondisinya
       seperti apa?

       >> 1Timotius   4:4     Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang
                                            haram, jika diterima dengan ucapan syukur,

2. Saya takkan ke dokter;

     Jika anda sakit, pergilah ke dokter. Itu baik dan benar. Tidak ada yang salah dengan pengobatan
     dokter. Tapi saya, karena profesi saya sebagai hamba TUHAN secara total, sangat tidak tepat
      kalau saya juga pergi ke dokter. Sebab saya mempromosikan Dokter segala dokter, yaitu ALLAH,
      sehingga saya harus menikmati kesembuhan dari DIA, supaya nyata apa yang saya promosikan
      dengan apa yang saya lakukan. Dan kehidupan tanpa obat dan dokter ini sudah saya jalani sejak
      tahun 2004.

      Sejak itu saya menikmati kesembuhan total dari berbagai macam penyakit, seperti: maag,
      ambeien, asam urat, sakit gigi, dada nyeri, masuk angin, dan lain-lainnya. Belum pernah saya
      jatuh sakit barang seharipun sekalipun usia bertambah tua. Justru di usia muda sakit-sakitan dan
      dokter-dokteran, di usia tua saya semakin prima tanpa dokter-dokteran.

      Saya berbeda dengan pak Elisa Sagala. Walaupun pak Elisa didampingi ahli gizi, namun saat ini
      masih belum sehat. Tapi saya tanpa ahli gizi, saat ini sehat walafiat. Padahal makanan saya tak
      teratur. Buah-buahan kurang suka. Gusi berdarah adalah tanda saya kurang vitamin C, bukan?!
      Itulah tandanya hidup saya ini morat-marit nggak karu-karuan. Tapi, sehat.

      Pak Elisa mengejar kesehatan belum mendapatkannya, saya yang tidak mengejar kesehatan,
      malah sehat. Aneh?!

      Tentang sakit, prinsip saya sama seperti prinsipnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego ketika
      dihadapkan dengan kobaran api;

      >> Daniel  3:16            Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak
                                           ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.
                         3:17               Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan
                                            melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam
                                            tanganmu, ya raja;
                        3:18                tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami
                                            tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas
                                            yang tuanku dirikan itu."

        Sayang yang diandalkan pak Elisa adalah blender, yang kalau tidak bayar listrik, listriknya
        diputus, maka blendernyapun mati. Tuhannya bisa mati. Tidak bisa menciptakan jus lagi gara-
        gara listriknya mati. – Hua..ha..ha…..

3. Daniel bukan vegetarian;

     Vegetarian itu pola hidup dengan tujuan untuk memperpanjang umur. Karena itu para vegan tidak
     akan memakan daging macam apapun dalam kondisi apapun. Berbeda dengan Daniel. Daniel
     bukanlah vegetarian sekalipun makannya sayur-sayuran.

     Daniel, sebagai orang Yahudi tidak pernah mendapatkan ajaran vegetarian dan tidak pernah
     mengharamkan daging yang dihalalkan, kecuali yang diharamkan. Dia di Babilon terpaksa hanya
     memakan sayuran karena takut tercemar daging haram, makanan raja Nebukadnezar. Itu alasan
     Daniel memakan sayuran.

     Karena Daniel menjaga kesucian dirinya sebagai orang Yahudi, maka ALLAH mengasihinya dengan
     mengaruniakan kesehatan dan kepandaian yang 10 kali lipat dari orang-orang Babel. Berbeda
     dengan vegetarian si Sabtu yang justru menimbulkan murka ALLAH. Vegetarian bukan membawa
     mereka menjadi umat yang baik, tapi membuat mereka menjadi umat yang suam-suam kuku,
     melarat, malang, miskin, buta, telanjang dan menjadi muntahan JESHUA ha MASHIA.

     Kenapa? Sebab yang mereka jaga makanan, bukan kesuciannya. Mereka hidup untuk kepentingan
     diri mereka sendiri, yaitu supaya panjang umur, bukan untuk menjaga kemuliaan ALLAH.


      >> Daniel  1:8              Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja
                                            dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada
                                            pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.
                         1:9 Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin
                                            pegawai istana itu;
                         1:10               tetapi berkatalah pemimpin pegawai istana itu kepada Daniel: "Aku takut,
                                            kalau-kalau tuanku raja, yang telah menetapkan makanan dan minumanmu,
                                              berpendapat bahwa kamu kelihatan kurang sehat dari pada orang-orang
                                              muda lain yang sebaya dengan kamu, sehingga karena kamu aku dianggap
                                              bersalah oleh raja."
                            1:11            Kemudian berkatalah Daniel kepada penjenang yang telah diangkat oleh
                                            pemimpin pegawai istana untuk mengawasi Daniel, Hananya, Misael dan
                                            Azarya:
                            1:12            "Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini selama sepuluh hari dan
                                            biarlah kami diberikan sayur untuk dimakan dan air untuk diminum;
                            1:13            sesudah itu bandingkanlah perawakan kami dengan perawakan orang-orang
                                            muda yang makan dari santapan raja, kemudian perlakukanlah hamba-
                                            hambamu ini sesuai dengan pendapatmu."
                            1:14            Didengarkannyalah permintaan mereka itu, lalu diadakanlah percobaan
                                            dengan mereka selama sepuluh hari.
                             1:15           Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan
                                            mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah
                                            makan dari santapan raja.
                             1:16           Kemudian penjenang itu selalu mengambil makanan mereka dan anggur yang
                                            harus mereka minum, lalu memberikan sayur kepada mereka.
                             1:17           Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan
                                            kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga
                                            mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi.

       Kalau Daniel sebagai orang Yahudi anti daging, jangan dicontoh. Jelas itu nabi palsu yang tidak
       berasal dari ALLAH. Sebab ALLAH tidak pernah mengajarkan vegetarian kepada bangsa Israel.
       Tapi Daniel bukanlah vegetarian sekalipun memakan sayur-sayuran. Itu hanya temporer oleh
       sebab dia tinggal di lingkungan bangsa kafir.

4. Rasul Paulus juga bukanlah vegetarian;

     Rasul Paulus menjadi vegetarian adalah karena terjebak oleh 2 ajaran yang saling bertentangan.
     Sebagai orang Yahudi, dia menerima ajaran larangan memakan Babi. Tapi sebagai pengajar
     Kristen, dia mengajarkan Babi halal.

     Sebab kalau dia hanya memakan daging kambing, bagaimana dia mengajarkan semua daging
      halal? Sedangkan kalau dia memakan Babi, dia akan disangka pelahap. Karena pelahap Babi
      sehingga dia membebaskan orang makan Babi. Orang-orang Yahudi akan menuduhnya begitu –
      rasul sesat. Karena itu dia mengambil keputusan untuk tidak memakan daging apapun.

     >> 1Korintus   8:13      Karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, aku
                                            untuk selama-lamanya tidak akan mau makan daging lagi, supaya aku
                                            jangan menjadi batu sandungan bagi saudaraku.

     Jadi, baik Daniel maupun rasul Paulus bukanlah vegetarian sekalipun makanan mereka hanya
     sayur-sayuran. Sayapun lebih sering makan sayur-sayuran, karena daging mahal, tidak sesuai
     dengan kantong saya. Tapi saya akan muntaber kalau anda sebut vegetarian.

5. Saya tidak akan mencoba vegetarian;

     Saya hidup seperti ini tidak kekurangan sesuatu apapun, mengapa harus mencoba vegetarian yang
     saya tahu tidak benar dan tidak beres?! Berapa banyak orang vegetarian yang kalah cerdas dari
     saya yang tidak vegetarian? Kalah cerdas, kalah sehat, dan kalah diskusi. Beda dari Daniel, ‘kan?!

6. Tidak boleh main tafsir;

     >> 2Petrus   1:20          Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab
                                            Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,

7. Berpedoman pada yang dinyatakan;

    >> Ulangan  29:29       Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang
                                            dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya,
                                            supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini."

8. Jangan melampaui yang ada tertulis;

     >> 1Korintus   4:6        Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada
                                            Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya
                                            ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di
                                            antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang
                                            satu dari pada yang lain.

9. Yang saya tahu;

     >> 2Timotius  1:12      Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena
                                           aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa
                                           memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari
                                           Tuhan.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Musa Martanu
Pak Rudi tanya sama Waworuntu, kenapa dia jadi Vegetarian dan sekarang malah jadi konsultan vegetarian. Waworuntu bisa jadi Waworuntu yang sekarang, karena dulunya dia sakit keras dan tidak bisa disembuhkan oleh obat dokter, maka belajarlah dia ke alam. Dia bisa jadi vegetarian dan ko9nsultan sekarang karena berjuang melawan penyakitnya. Karena belajar dari pengalamannya sendiri maka dia tahu khasiat dari tumbuh-tumbuhan yang dia makan. Dulu sebelum sakit, dia seperti anda pemakan segalanya. Apa anda harus sakit duu, sampai tidak ada lagi obat dokter yang bisa menyembuhkan anda, baru anda beralih jadi vegetarian? Vegetarian seperti Daniel, demi kesempurnaan hidup.Daniel telah membuktikan dia 10 x lebih sehat,  10 x lebih berhikmat dan 10 x disayang Tuhan. Kenapa anda tidak buat juga percobaan seperti Daniel selama 10 hari makan hanya sayur-sayuran dan minum air putih, serta tidak merokok selama 10 hari, untuk menguji apakah cerita Daniel itu hanya karanganb belaka. Dan setelah Bapak mencoba apa yang dilakukan Daniel dan kawan-kawannya, bila ternyata tidak benar cerita Daniel itu saya sarankan anda bakar saja itu Alkitab, karena sudah berbohong membuat cerita palsu. Masalahnya apa anda mampu berkomitmen seperti Daniel berkomitmen? Kalau anda tidak berminat mencoba eksperimen Daniel ini, sudahlah anda jangan bicara lagi tentang vegetarian, karena bicara tanpa pernah mengujinya, sama saja seperti Tong kosong nyaring bunyinya, tak akan ada yang percaya omongan anda. Dengan kata lain anda sok tahu, padahal tidak tahu apa-apa, tapi banyak ngomong.

Tuhan Yesus memberkati

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Dear milister,


Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi anda untuk menyaksikan lalu-lintas diskusi di milis ini, yang setidaknya akan menambah wawasan anda. Sebab ketika dua ekor anjing sedang berebut tulang, itulah kesempatan bagi kucing untuk melarikan diri.


Pertikaian ini memang sengaja saya sajikan untuk anda, supaya anda mempunyai pilihan, mana yang baik dan mana yang tidak.

Ini adalah diskusi tingkat tinggi, bahkan tertinggi di dunia, sekalipun pelaku diskusinya hanya orang-orang biasa. Karena masing-masing kita bermodalkan pemikiran dari tokoh-tokoh besar kaliber dunia, melalui buku-buku mereka yang kita beli ataupun melalui internet ini. Masing-masing peserta diskusi pasti akan memamerkan kepintaran maksimalnya. Mereka pasti akan membongkarbalikkan buku-buku yang mereka miliki maupun internet, sehingga melalui diskusi ini tidak ada lagi rahasia yang tersembunyi yang tidak akan dibukakan. Tapi saat inilah semua rahasia dunia ini disingkapkan, seperti ada tertulis;


>> Matius  10:26        Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada
                                   sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada
                                   sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.

Misalnya saya tidak mempunyai buku karangan si "A", melalui lawan diskusi ini saya menjadi tahu isi pemikiran si "A" tersebut, begitu sebaliknya, sehingga pengetahuan kita menjadi sempurna.

Yang perlu anda pahami dari perjuangan saya ini adalah seorang pribadi yang harus melawan sebuah organisasi besar kaliber dunia, yang sudah terlanjur  berpromosi dengan anggaran yang sangat besar, yang dikelilingi oleh tokoh-tokoh yang menikmati kemapanan darinya.

Sama halnya jika anda tidak setuju dengan pemerintah, segelintir orang harus melawan kekuatan yang menggumpal?!  Tapi apakah besarmerupakan jaminan kebenaran? Tunggu dulu! Kita memiliki akal pikiran untuk menganalisanya, bukan?!  


Tidak ada komentar: