Sabtu, 30 November 2013

DENGAN BUNG TAPSON – BABI-10



Download:


JAWABAN SAYA:

1. Pendapat saya;

     Bung Tapson, jangan gunakan pendapat pribadi, donk. Memangnya anda
     siapa, sehingga merasa berhak menyampaikan pendapat pribadi sebagai
      kebenaran? Para rasul saja tidak ada yang berani menyampaikan pendapat
      pribadinya?

      >> 2Petrus  1:20          Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat
                                            dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak
                                            sendiri,

     Kalau saya selalu satu pendapatan dengan Alkitab, sehingga tidak sampai timbul pendapat
     saya sendiri, pendapat Alkitab sendiri sebagaimana anda yang mempunyai pendapat yang
     berbeda dengan Alkitab.

     Ketika saya mengartikan suatu ayat, itu saya landasi dengan banyak ayat sebagai
     kekuatannya. Tapi ayat-ayat yang merupakan landasan dan Firman TUHAN, selalu anda
     katakan terlalu panjang. Kenapa? Kenapa anda benci dengan Firman TUHAN? Kenapa
     anda lebih suka saya berbicara tanpa ayat? Apakah anda tidak marah jika saya sebut
     sebagai anti KRISTUS?

2. Bermain-main terus;
     Anda itu sudah umur 12 tahun, masak masih suka main-main terus?! 
     Kalah diskusi itu hal biasa, bung Tapson, tidak usah dibuat frustrasi, sehingga Firman
     TUHAN anda jadikan mainan.

3. Mempercayai tapi tidak melakukannya;
     Kenapa tidak saya lakukan? Sebab sudah bukan zamannya lagi untuk melakukan
     Hukum Taurat. Tante anda, Ellen G. White saja sudah menyebut sebagai sudah
     usang.  Sedangkan Om anda, Paulus, menyebut sebagai sampah. Artinya sudah
     tidak terpakai.  Semula terpakai, kemudian tidak terpakai, itulah sampah.  Jika anda
     tidak paham persampahan, bertanyalah pada tukang sampah.

4. Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari;
     Itu bukan tentang Alkitab yang hebat, bung Tapson, tapi merupakan salah satu versi
     dari  175 versi Alkitab.


5. Lebih mudah langit dan bumi lenyap;
     "Lebih mudah langit dan bumi lenyap daripada satu titik dari Hukum Taurat batal".
 
      Tapi Hukum Taurat dibatalkan oleh sebab apa yang dijanjikan sudah digenapi,
      bukan oleh sebab harganya lebih murah dari pada langit dan bumi. Jadi, bukan soal
      harga tapi soal waktu.

      Kalau soal harga, harga hukum Taurat  lebih berarti daripada langit dan bumi. Tapi
      oleh sebab sudah dimakan waktu, sehingga hukum itu menjadi usang. Sama seperti
      harga sepeda motor baru dengan bekas.

6. Bagaimana JESHUA mengatakan hukum Taurat sudah tidak berlaku?

     >> Matius  5:18            Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap
                                            langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan
                                            dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

           Kalau belum digenapi belum akan ditiadakan. Bagaimana kalau sudah digenapi?

     >> Lukas  22:37            Sebab Aku berkata kepada kamu, bahwa nas Kitab Suci ini harus
                                            digenapi pada-Ku: Ia akan terhitung di antara pemberontak-
                                            pemberontak. Sebab apa yang tertulis tentang Aku sedang digenapi."

          Harus digenapi oleh JESHUA.

      Kemudian JESHUA ha MASHIA meneguhkan Paulus untuk menjadi rasulNYA;

      >> Kisah   9:15             Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah
                                            alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-
                                            bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.

      Karena itu semua ajaran rasul Paulus harus kita terima sebagai ajaran yang berasal dari
      JESHUA. Dan inilah yang rasul Paulus nyatakan;

      >> Galatia   5:4           Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh
                                            hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.

      Ayat ini menyatakan bahwa anda sudah dikeluarkan dari Kekristenan. Anda dipecat. Anda
      sudah bukan orang Kristen lagi. Inilah perkataan anda yang menjadi alasan anda dipecat;

      Kesannya (dan itu yang anda simpulkan), bahwa Hukum Taurat berlaku hanya sampai Zaman  
      Yohanes dan sejak zaman Yohanes Hukum Taurat tidak berlaku lagi. Anda salah total  Kalau
      saja ayat 16 itu berbunyi "Hukum Taurat dan Kitab para nabi berlaku HANYA sampai kepada
      zaman Yohanes", maka kesimpulan anda tepat. Dalam ayat itu itu tidak ada kata "HANYA".
      Coba anda baca ayat berikutnya "Lebih mudah langit dan bumi lenyap daripada satu titik dari
       Hukum Taurat batal". Ini adalah pertegasan yang setegas-tegasnya dari Yesus tentang
       Hukum Taurat itu yang tetap berlaku sampai pada zaman Yohanes dan sesudahnya,
      
       Karena itu saya bisa memaklumi jika saat ini saya berdiri berseberangan dengan anda.
       Sebab kita memang berbeda latar-belakangnya. Dari pola hidup saja kita sudah jauh    
       berbeda. Hidup saya sederhana sama seperti JESHUA, sementara anda bermewah-mewah
       sebagai anaknya Mamonitawati.

7. Kalau kematian JESHUA membatalkan Hukum Taurat;

    Bagaimana dengan Markus 7 yang menyatakan Babi halal sebelum JESHUA disalibkan?!

     >> Markus   7:19          karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu
                                           dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua
                                           makanan halal.

     Kalau kisahnya memang terjadi sebelum penyaliban JESHUA. Tapi penulisan kisahnya
     dituliskan puluhan tahun setelah penyaliban JESHUA, yaitu setelah Markus mengikuti
     perjalanan pengajaran rasul Paulus.

     Hanya orang frustrasi saja yang suka mengadu ayat dengan ayat sebagai seolah-olah ada
     kontradiksi. Padahal tidak ada kontradiksi dalam Alkitab.

8. Bukankah JESHUA takluk pada Hukum Taurat?

     >> Galatia  4:4             Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya,
                                            yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.

     Jelas. Memang untuk memikul kuk Hukum Taurat-lah JESHUA turun ke dunia ini.

     >> Galatia   4:5            Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat,
                                            supaya kita diterima menjadi anak.

9. Kisah 10;

     Anda masih belum berargumen pada Kisah 10? Nggak apa-apa. Saya bisa memahami
     bahwa itu memang sulit sekali bagi anda.

10. JESHUA tidak pernah menghalalkan Babi?

       >> Markus   7:19        Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.

      Kalimat itu bukanlah kalimat berita, tapi kalimat pernyataan.

11. JESHUA memakan ikan;

       Jika JESHUA memakan ikan, mengapa anda hanya memakan sayuran dan mengharamkan
       ikan? Kenapa?

       >> 1Timotius  4:1      Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu
                                            kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh
                                            penyesat dan ajaran setan-setan
                                 4:2         oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap
                                            mereka.
                                4:3          Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan
                                            yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan
                                            oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran.
                                4:4          Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada
                                            yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur,
                                4:5          sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.
                                4:6          Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita,
                                            engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik,
                                            terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat
                                            yang telah kauikuti selama ini.

12. Anda berkhotbah?

      Hua..ha..ha…. apa yang anda khotbahkan? Ajaran yang menyesatkan?

     >> Yeremia   23:21      "Aku tidak mengutus para nabi itu, namun mereka giat; Aku tidak
                                             berfirman kepada mereka, namun mereka bernubuat.

     Nggak ada yang mengutus tapi rajin banget, ya?!
                                          
    
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Bung Hakekat,

Apa yang saya sampaikan di email-email saya tentang Hukum Taurat, tidak selalu merupakan pengertian dan pendapat saya yang sesungguhnya tentang Hukum Taurat. Saya punya pemahaman tersendiri yang saya bisa pastikan lebih lurus dari pengertian anda. Hanya pada kesempatan ini saya hanya membolak balik sekedar mempermain-mainkan kamu koq.

Hanya sudah kelihatan betapa bodohnya kamu sesungguhnya. Argumen yang kamu paksakan untuk mempertahankan sesuatu yang tidak pada tempat yang benar.  Apa nggak konyol tuch bilang mempercayai tapi tidak melakukan. Mempercayai Hukum Taurat dan Kitab Nabi-Nabi, itu berbeda dengan mempercayai ADANYA Hukum Taurat dan ADANNYA Kitab nabi-nabi.  Mempercayai adanya iblis berbeda dengan mempercayai iblis. Kasih contoh koq gak relevan. Paulus tidak bilang mempercayai adanya kitab nabi-nabi, tetapi mempercayai kitab nabi-nabi, artinya dia commit terhadap kitab nabi-nabi.
Lalu atas dasar apa anda mengatakan semua itu sudah tidak berlaku.
,
Saya tau pasti pemahaman anda tentang Lukas 16:16 salah total. Bahkan para penonton aja banyak yang tercengang dengan ayat itu, karena memang kalimat dalam ayat itu bisa mengundang salah tafsir.
Saya kutip lukas 16:16 ya : "Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya".

Kesannya (dan itu yang anda simpulkan), bahwa Hukum Taurat berlaku hanya sampai Zaman Yohanes dan sejak zaman Yohanes Hukum Taurat tidak berlaku lagi. Anda salah total  Kalau saja ayat 16 itu berbunyi "Hukum Taurat dan Kitab para nabi berlaku HANYA sampai kepada zaman Yohanes", maka kesimpulan anda tepat. Dalam ayat itu itu tidak ada kata "HANYA". Coba anda baca ayat berikutnya "Lebih mudah langit dan bumi lenyap daripada satu titik dari Hukum Taurat batal". Ini adalah pertegasan yang setegas-tegasnya dari Yesus tentang Hukum Taurat itu yang tetap berlaku sampai pada zaman Yohanes dan sesudahnya, jadi jangan main-main dalam berperilaku. Itulah yang Yesus mau tekankan. Dan Yesus tidak ada mengatakan sesudah itu Hukum Taurat tidak berlaku. Jadi Yesus mengatakan itu karena Yesus mengetahui bagaimana cara hidup orang-orang Yahudi pada zaman itu yang nota bene sudah jauh dari ideal nya umat pilihan Tuhan. Makanya baca lagi ayat 18 nya yg mengatakan bahwa
jikalau orang menceraikan istrinya lalu menikah dengan perempuan lain, ia berzinah. Jadi ini penekanan agar orang Yahudi tetap harus hidup menurut Hukum Taurat.

Begini sajalah supaya lebih jelas, saya ambil versi BIS "Hukum yang diberikan oleh Musa dan ajaran nabi-nabiTETAP berlaku sampai pada masa Yohanes Pembaptis. Sejak waktu itu Kabar Baik tentang bagaimana Allah memerintah sebagai raja diberitakan terus. Dan orang memaksakan diri untuk menjadi anggota Umat Allah".

Jadi kapan Hukum Taurat dibatalkan? ya pada waktu kematian Yesus di kayu salib. Kalau begitu Matius 15 dan Markus 7, dengan kalimat yang ditambahkan "dengan demikian ia menyatakan semua makanan halal", jelas tidak valid sebagai dasar menghalalkan babi. Pasti ada maksud yg lain dari kalimat itu yg tidak dimengerti oleh si Hakekat babi.(sorry, terlanjur salah ketik, maksudnya si hakekat pemakan babi).  Tidak mungkin Yesus menghalalkan babi disini. Tanya kenapa? Karena Yesus takluk kepada Hukum Taurat. (ada tertulis di ayat 4 dari Galatia). Jadi satu-satu-satunya kemungkinan Yesus menghalalkan babi ya sesudah kematiannya. (sengaja nich... saya buka peluang lagi agar dia muculkan kisah 10 nya itu. Sampai kapanpun Kisah 10 mu itu gak akan pernah berhasil, padahal saya belum ber-argue sedikitpun tentang kisah 10), kecuali waktu si hakekat mengatakan belilah.... . Terang aja saya langsung kerjain balik, orang dikatakan sembelilah, bukan belilah. Emang si
hakekat ini paling banyak mengutip ayat alkitab, tapi suka memutar balikkan yg tertulis seenak perutnya).

Tapi sesudah kematiannya pun (baca: sesudah kebangkitannya), Yesus tidak ada menghalalkan babi tuch. Dia cuman makan sepotong ikan goreng, bukan bagi panggang (orang medan bilang:lomok-lomok. Ada tuch di lapo ni tondongta, Siagian boru tobing). Kalau Dia menghalalkan babi, pasti Dia kasih contoh tuch.

saya kelihatan bodoh???? iya memang sengaja, karena rasul paulus yg kamu bilang munafik itu pernah berkata "bagi orang Yahudi aku seperti orang Yahudi, bagi orang yang lemah aku seperti orang yang lemah". Dari situ saya belajar, "bagi orang yang bodoh seperti hakekat, aku seperti orang bodoh".

Sekian dulu ah, besok-besok saya permainkan si hakekat lagi.

Sorry nich, malam ini aku gak bisa main catur, karena ternyata besok saya akan khotbah menggantikan seseorang yg berhalangan.

Regards,

Tapson Manik
Posting Komentar