Rabu, 27 November 2013

DENGAN BUNG TAPSON – BABI-8




Download:


>> Matius   5:18                Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit
                                           dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum
                                           Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Ada 2 waktu yang dikemukakan pada ayat di atas: “selama belum lenyap langit dan bumi” dengan “sebelum semuanya terjadi.” Jadi, hukum Taurat baru akan ditiadakan kalau dunia kiamat atau kalau semua nubuatannya tergenapi. Dengan kata lain, hukum Taurat itu menunggu sesuatu. Ada yang ditunggu oleh hukum Taurat. Ada janji yang harus digenapi.

Apakah yang dijanjikan dalam Hukum Taurat?

>> Kejadian   26:4            Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan
                                           memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu
                                           semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,

      Janji tentang keturunan Abraham yang akan dijadikan berkat bagi semua bangsa.

>> Lukas  1:68    "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan
                              baginya,
                  1:69      Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud,
                             hamba-Nya itu,
                  1:70      --seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang
                              kudus--
                  1:71      untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang
                             membenci kita,
                   1:72     untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan
                             perjanjian-Nya yang kudus,
                   1:73     yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia
                             mengaruniai kita,
                   1:74     supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
                   1:75     dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.

>> Lukas   24:44                Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan
                                           kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus
                                           digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan
                                            kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

>> Galatia   3:19               Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh
                                           karena pelanggaran-pelanggaran--sampai datang keturunan yang dimaksud
                                           oleh janji itu--dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke
                                           dalam tangan seorang pengantara.

>> Galatia   3:24               Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya
                                           kita dibenarkan karena iman.
                      3:25  Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah
                                            pengawasan penuntun.

>> Roma     10:4                Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh
                                            tiap-tiap orang yang percaya.

Kedatangan JESHUA ha MASHIA itulah kegenapan Hukum Taurat.

Penyaliban JESHUA ditandai dengan terbelahnya tirai Bait Suci menjadi 2 dari atas ke bawah;

>> Matius  27:51              Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan
                                           terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

>> Yohanes  19:30           Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai."
                                            Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

“Sudah selesai” LAI terjemahan lama: “Sudah genap.” – sudah tuntas.

>> Efesus 2:15   sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat
                             dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi
                             satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,


Jika Hukum Taurat berakhirnya sampai kematian JESHUA, mengapa dikatakan sebatas Yohanes Pembaptis?

>> Lukas   16:16                Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes;
                                           dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang
                                            menggagahinya berebut memasukinya.

Sebab JESHUA adalah transisi antara Perjanjian Lama ke Perjanjian Baru.

>> Ibrani   12:24                dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah
                                            pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.

Di satu sisi JESHUA adalah akhir dari Perjanjian Lama, namun sekaligus pemberita Perjanjian Baru. Hidup JESHUA adalah untuk mengajarkan Perjanjian Baru, matinya JESHUA adalah untuk mengakhiri Perjanjian Lama.

Bukankah para murid masih mengikuti Hukum Taurat?

>> Lukas   23:56                Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur.
                                            (23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

1. Karena itu masih serangkaian dengan kematian JESHUA. Kebangkitan JESHUA itulah permulaan
     Kristen. Sebab Kristen tidak ada artinya kalau tidak ada kebangkitan JESHUA.

     >> 1Korintus   15:14   Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan
                                            kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.

2. Yang menurut Hukum Taurat adalah cara beristirahat mereka.


Firman YAHWEH berlaku untuk selama-lamanya;

Benarkah semua Firman YAHWEH berlaku untuk selama-lamanya?

>> Kejadian  1:3               Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.

>> Kejadian  1:6               Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk
                                            memisahkan air dari air."

>> Kejadian  1:9               Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul
                                            pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.

>> Kejadian  2:17             tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah
                                            kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau
                                            mati."

>> Kejadian  3:11             Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau
                                            telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau
                                            makan itu?"

>> Kejadian  8:15             Lalu berfirmanlah Allah kepada Nuh:
                        8:16                "Keluarlah dari bahtera itu, engkau bersama-sama dengan isterimu serta
                                            anak-anakmu dan isteri anak-anakmu;

>> Keluaran   21:24         mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki,

>> Keluaran   10:1            Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun, sebab Aku
                                            telah membuat hatinya dan hati para pegawainya berkeras, supaya Aku
                                            mengadakan tanda-tanda mujizat yang Kubuat ini di antara mereka,

Bagaimana mengaplikasikan ayat-ayat tersebut dalam kehidupan kita sekarang?


Firman TUHAN yang disampaikan melalui nabi Musa;

Yang disampaikan oleh nabi Musa adalah Firman TUHAN. Betul. Tapi TUHAN YESUS dan para rasul tetap menyebutkannya sebagai perkataan nabi Musa;

>> Matius   8:4  Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini
                             kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan
                             persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi
                             mereka."

>> Matius   22:24             "Guru, Musa mengatakan, bahwa jika seorang mati dengan tiada
                                              meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan
                                              membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.

>> Matius  23:2 "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.

>> Markus   7:10               Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang
                                            mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.

>> Markus   10:3               Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Apa perintah Musa kepada kamu?"

>> Lukas   2:22   Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa
                              Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan,

Apakah di Kerajaan ALLAH boleh mabuk-mabukan?

Apakah di Kerajaan ALLAH boleh makan Babi dan mabuk-mabukan?

Kerajaan ALLAH yang mana? Agama Kristen atau sorga? Kalau di sorga sudah tidak ada pemakan daging. Semua vegetarian seperti Buddha Gotama, seperti anda, bung Eddy, bung Janner dan para anggota Bonek. Maksudnya: “vegetarian untukmu, daging untukku.” Bukankah itu motto para Adventist?

Kalau soal makanan di agama Kristen;

>> Segala sesuatu halal untukku.

>> Semuanya suci. Tidak ada yang najis, kecuali ingkar janji; janjinya memberikan harta duniawinya –
      mobil BMW, tapi nyatanya gombal, ‘kan?!

Kalau soal mabuk-mabukan;

Kita harus membedakan antara minum minuman beralkohol dengan minum hingga mabuk-mabukan. Kalau minum minuman yang beralkohol boleh. Bahkan anggur perjamuan suci adalah anggur fermentasi – “wine.”

>> 1Korintus   6:10           pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat
                                            bagian dalam Kerajaan Allah.

Rasul Paulus konsisten tidak memasukkan pemakan Babi ke dalam catatan dosa-dosa;

>> 1Korintus  6:9              Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan
                                            mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul,
                                            penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
                       6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat
                                            bagian dalam Kerajaan Allah.

TUHAN JESHUA juga konsisten tidak memasukkan pemakan Babi ke dalam daftar orang-orang yang tidak diselamatkan;

>> Wahyu   21:8               Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang
                                            keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir,
                                            penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan
                                            mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan
                                            belerang; inilah kematian yang kedua."

Justru nantinya orang-orang Sabtu, yang tidak makan Babi akan banyak yang tidak masuk sorga karena kasus-kasus perselingkuhan dan korupsinya.

Yesaya 66:17;

>> Sebab TUHAN akan menghukum segala yang hidup dengan api dan dengan pedang-Nya, dan
      orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN akan banyak jumlahnya.
      Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan
      mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-
      binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN.

Setahu saya, kitab Yesaya adalah termasuk dalam kitab Perjanjian Lama yang posisinya tergantikan oleh Perjanjian Baru. Setahu anda, apakah itu termasuk Perjanjian Baru? Sekolah Theologianya di mana, bung Tapson?

>> Yeremia  31:31            Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan
                                            mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
                       31:32              bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka
                                            pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar
                                            dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku
                                            menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
                      31:33               Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah
                                            waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam
                                            batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi
                                            Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
                      31:34               Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya
                                            dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil,
                                            akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan
                                            mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."

>> 2Korintus  3:6              Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu
                                            perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh,
                                            sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

Tolong dijawab. Khusus untuk anda boleh ngawur dan asal bunyi.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Bung Hakekat,

Dari sebegitu panjang dan banyaknya ayat-ayat Alkitab yang anda kutip, itu semua hanya berisi 2 hal, yaitu:
1. Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai pada zaman Yohanes Pembaptis. (sesuai dengan yang anda kutip Lukas 16:16). 

Tanggapan Saya:

Selama ini saya memang tidak banyak mengutip ayat-ayat Alkitab, karena saya sengaja ingin mempermain-mainkan kamu dari setiap kalimat yang kamu tuliskan. Tapi sekarang saya sedikit lebih serius (tapi baru sedikit lho).

Kalau memang hukum Taurat dan Kitab para Nabi hanya sampai zaman Yohanes Pembaptis, mengapa Yesus mengatakan dalam Matius Mat 5:18 "Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi".

Dan kenapa pada ayat yang lain di dalam buku Lukas 23:56 dikatakan "Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. (23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat". Pada peristiwa ini, Yohanes Pembaptis sudah mati lho.

Tolong berikan argue.

2. Hal Kerajaan Allah bukan soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran.

Tanggapan saya:
Ya iyalah.. masa ya iya dong...
Betul seklali, masa' kerajaan Allah itu masalah soal makanan atau minuman. Ya jelas kerjaan Allah tidak sesederhana itu (baca: serendah itu). Tapi Kerajaan Allah adalah soal kebenaran. (Ini tidak akan pernah bisa disangkal). Tetapi mari kita lihat lebih dalam. Apa itu Kebenaran? Jawabannya sudah pasti adalah firman Tuhan, Yoh 17:17 mengatakan "Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran". Yang mana itu firman Tuhan? ya tentu seluruh Alkitab, mulai dari Kejadian sampai Wahyu. Bukan hanya Kitab Roma, atau Korintus.

Larangan untuk Makan Babi itu bukan kata-kata musa, tetapi firman Tuhan yang disampaikan oleh Tuhan kepada Musa. Dan firman itu akan tetap sampai selama-lamanya, seperti ada tertulis:
Yes 40:8 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya."

Pertanyaan saya:
Kalau kerajaan Allah itu bukan soal makanan dan minuman, apakah berarti di dalam kerajaan Allah tidak ada makan atau minum? Atau bisa makan apa saja atau minum apa saja? berikan bukti Alkitabiahnya. Terus apakah didalam kerajaan Allah bisa mabuk-mabuk, karena kerajaan Allah itu bukan soal minuman? Tolong dijawab.

Kemudian, kalau Kerajaan Allah itu bukan soal makanan dan minuman dan betul sekali bukan soal makanan dan minuman, mengapa dalam Yesaya 66:17 dituliskan "Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN." Ayat itu dipertegas lho dengan kata "demikianlah firman TUHAN. Dan dalam Yesaya 40 tadi disebutkan, bahwa Firman Allah tetap untuk selama-lamanya.

Tolong dijawab. Jangan ngawur dan asbun.

Regards,
Tapson Manik
Posting Komentar