Sabtu, 23 November 2013

DIKASIH LAMBANGNYA DULU

Ketika anak saya bermain tanah lumpur, saya berkata kepadanya: “Jangan main tanah, karena di tanah banyak telor cacingnya.” Anak saya membantah: “Mana telor cacingnya, pa?” Maka saya jawab: “Bego loe, harus dilihat pakai mikroskop, nak.”


Suatu kali saya periksa ke dokter, dan dokter itu berkata: “Dalam ususmu ada cacing pitanya.” Saya berkata: “Akh, dokter ada-ada saja. Perut saya mulus begini, lho?!” Tapi apa kata dokter itu? “Bego loe, perut loe harus di rontgen dulu.” 

Tidak ada komentar: