Jumat, 01 November 2013

GURU DENGAN MURID



Download:


Saya ini guru;

>> Matius  28:20              dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan
                                            kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada
                                            akhir zaman."

Saya harus mengajarkan Alkitab kepada anda supaya anda melakukannya. Alkitab adalah buku pelajaran yang harus diajarkan seorang guru kepada muridnya. Dan seorang guru tidak belajar bersama-sama muridnya. Karena itu Alkitab bukanlah untuk guru, melainkan untuk murid.

Kemudian seorang guru akan mengadakan ujian atau ulangan. Guru membuat soal-soal supaya dikerjakan oleh muridnya. Tidak ada guru yang mengerjakan soal-soal ulangan atau ujian bersama-sama dengan muridnya. Karena itu anda jangan menuntut saya serupa dengan anda, jika anda belum serupa dengan saya.

Sangat takabur sekali pak Elisa menuntut saya untuk serupa dengan dirinya sehingga saya disebutnya memainkan karakter setan. Seharusnya pak Elisa melihat status masing-masing kita itu sebagai apa. Apakah saya sama-sama murid dengannya, atau sama-sama gurunya, supaya tidak kesalahan memperlakukan orang.

Apakah saya pantas sebagai guru? Bagaimana kriteria Alkitab?

>> Ibrani  5:12   Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi
                             pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan
                             kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Harus ditinjau dari sudut waktu. Anak lulus Sekolah Dasar itu normalnya berusia 12 tahun, lulus Sekolah Menengah Pertama berusia 15 tahun, dan lulus Sekolah Menengah Atas/Umum berusia 18 tahun. Lebih dari usia itu adalah murid abadi namanya.

Ditinjau dari sudut waktu, 51 tahun menjadi orang Kristen tentulah sudah waktunya bagi saya untuk mengajar. Itupun kalau boleh disebut tidak terlambat, atau kalau dianggap lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.


Sekarang,  bagaimana dengan anda jika ditinjau dari sudut waktu? Apakah anda memang belum waktunya mengajar?
Posting Komentar