Kamis, 07 November 2013

KONSEP ORANG SEHAT



Saya sering mempertanyakan; seperti apakah orang sehat yang anda maksudkan itu? Orang yang steril atau orang yang memiliki kekebalan tubuh? Rupanya pertanyaan ini sangat sulit untuk dijawab, bahkan sangat diharapkan supaya jangan ada orang yang bertanya-tanya begitu. Bikin pusing soalnya. Anggaran yang dikeluarkan untuk mempromosikan kesehatan sudah tak terbilang besarnya. Jika sampai ketahuan bahwa itu tidak benar, bagaimana pertanggungjawabannya? Repot, ‘kan?!

Kalau dijawab: orang yang kebal terhadap serangan penyakit, maka ajaran kesehatan menjadi tidak ada gunanya. Sebab orang kebal justru di dalam tubuhnya perlu dimasuki bibit penyakit, supaya menjadi terbiasa. Sama seperti anjing liar yang dijinakkan melalui beberapa kali pertemuan. Asal anjing itu sudah pernah mencium tubuh kita, maka dia tidak akan menggonggongi kita lagi.

Anak kecil dianjurkan imunisasi; apakah arti dan manfaatnya?
Imunisasi atau vaksinasi adalah memasukkan bibit penyakit yang telah dilemahkan ke dalam tubuh untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit. Anak yang masih sehat justru dimasuki bibit penyakit.

Sedangkan kalau anda disuntik atau makan obat kimia, itu bukanlah makanan yang sehat, tapi racun kimia. Racun itu sengaja dimasukkan ke dalam tubuh kita supaya dia melawan penyakit kita. Justru ketika sehat racun itu tidak boleh dimasukkan ke tubuh. Tapi ketika sakit perlu dimasukkan ke tubuh.

Jadi, baik vaksinasi maupun obat dokter mempunyai konsep kerja yang aneh, yaitu memasukkan racun ke dalam tubuh. Sesuatu yang bertentangan sekali dengan ilmu kesehatan yang ingin mensterilkan tubuh dari racun maupun bibit penyakit. Ilmu kesehatan tidak mengijinkan tubuh kita dimasuki sesuatu yang tidak bersih. Konsepnya: kesehatan itu dari apa yang kita makan/masukkan ke dalam tubuh kita. Jika makanan sehat yang kita makan, maka tubuh kita akan sehat. Jika makanan tidak sehat yang kita makan, maka tubuh kita juga akan tidak sehat.

Tapi tahukah anda bahwa ilmu kesehatan sedang mencetak anda menjadi seperti agar-agar atau gudir atau poding? Selama agar-agar atau gudir atau poding itu tidak dibenturkan dengan benda keras, maka dia akan tetap tercetak indah. Tapi ketika dibenturkan dengan benda keras, maka dia akan hancur berantakan. Itulah agar-agar atau poding. Demikian juga dengan tubuh anda yang steril, jika dihadapkan dengan penyakit, membuat anda tidak memiliki ketahanan sama sekali.

Bagaimana jika salah satu anggota keluarga anda ada yang sakit? Misalnya ayah anda. Apakah anda akan membunuh dan membakar ayah kandung anda yang sakit itu supaya anda tidak tertular oleh penyakitnya? Itulah yang diinginkan oleh setan, si pencipta teori kesehatan. Setahap demi setahap setan akan menampakkan rupa aslinya.

Saat ini gereja yang mengemban misi memberitakan Injil, sudah mulai bergeser ke bidang kesehatan. Dana untuk kesehatan jauh lebih besar dari untuk penginjilan. Jika untuk kesehatan organisasi mau mengeluarkan anggaran, tapi untuk penginjilan digantungkan pada sponsor. Kalau ada sponsor baru ada penginjil. Tapi kalau kesehatan sudah menjadi kegiatan rutin. Kalau kesehatan ada direkturnya khusus, tapi kalau untuk penginjilan mana ada direkturnya yang khusus?

Apakah tidak demikian? Mohon maaf kalau tidak demikian.
Posting Komentar