Selasa, 12 November 2013

OBROLAN 12 NOVEMBER 2013




Download:


JAWABAN SAYA:
1. Berbagai macam sebutan saya;

     Sebutan-sebutan yang saya terima semenjak saya menjadi penginjil, antara lain:  Spammer, cyber
     crime, penyesat, provokator, penyebar kebencian, barisan sakit hati, dan lain-lainnya.

     Apapun sebutan anda tentang saya, saya tetap akan bekerja dan melakukan pekerjaan seperti ini.
     Saya terpaksa harus memegang prinsip ini: biar anjing menggonggong, kafilah tetap akan berlalu.
     Semua perbuatan saya akan saya pertanggungjawabkan. Saya tidak pernah menyembunyikan diri
     saya. Saat ini untuk beberapa waktu saya ada di warnet di sebelah BNI Jati Waringin – Pondok
     Gede. Jadi, kalau ada yang menuntut pertanggungjawaban saya dalam bentuk apapun, pasti akan
     saya ladeni. Maksud saya, daripada anda ngomel-ngomel tanpa berusaha menyelesaikan
      permasalahan yang sedang saya kemukakan, lebih baik anda bertindak yang lebih efisien.

      Sebab apa yang saya permasalahkan sudah sangat jelas, apa, mengapa, dan apa tujuannya. Dan
      semua perkataan saya selalu saya lampiri dengan data-data yang memadahi. Saya sekalipun
      hanya gembel dengan pendidikan minimal, namun saya sudah maksimal berusaha ilmiah.
      Sebaliknya, saya justru menerima perlakukan premanan dari orang-orang yang merasa dirinya
      lebih intelek.

      Saya tahu kenapa anda geram dan gusar dengan gebrakan-gebrakan saya? Sebab anda orang-
      orang yang kotor, yang otaknya penuh dengan kepentingan-kepentingan. Anda merasa terusik
      ketenteraman anda. Merasa terancam sandang pangan anda. Karena itu anda ngamuk. Tapi saya
      akan berdiri tegak sebagai tembok untuk menghadapi perlawanan anda. Sedikitpun saya tak
      gentar menghadapi anda.

      Jika anda berhati nurani bersih, jawablah pertanyaan saya secara intelek. Sebab anda orang-
      orang yang bergelar sarjana. Atasi saya secara diskusi. Tapi jika intelektual sudah tidak sanggup
      untuk melayani saya, apapun yang akan menjadi tindakan anda terhadap saya, sudah sangat siap
      untuk saya hadapi.

      Saya dipersiapkan untuk AC/DC. Begini kena, begitupun kena.

       Jadi, sekali lagi saya jelaskan maksud dan tujuan saya menampilkan diri ke hadapan anda adalah
       untuk menegakkan kebenaran. Kebenaran siapa? Kalau anda tidak percaya bahwa saya
       menegakkan kebenaran Alkitab, maka anggaplah kebenaran saya sendiri. Beres, ‘kan?!

       Saya bertanya begini, ya jawablah itu. Jadi, tidak penting sekali anda mempertanyakan siapa
       saya. Sebab sekalipun bukan saya, kelak orang lainpun akan membuat pertanyaan yang sama
       dengan yang saya pertanyakan. Sebab pertanyaan itu sudah tersedia di dalam hati setiap
       makhluk yang memiliki hati nurani.

       Contohnya:

      >> Babi menurut anda haram, padahal menurut Paulus halal. Ini ‘kan perlu dibahas?

      >> Vegetarian; siapakah TUHAN anda? Kalau TUHAN saya: JESHUA ha MASHIA. Apakah TUHAN
            anda vegetarian? Apakah TUHAN anda memerintahkan vegetarian?

      >> Saya merokok, di mana dosanya? Kalau tidak membuat saya masuk neraka, mengapa anda
            permasalahkan? Mengapa anda melarang dan sampai menuduh saya pembunuh?

2. Antara pencuri dan perokok;

     Benar. Aneh sekali dengan gereja ini. Jika ada orang yang merokok, seluruh penghuni gereja
     heboh, kayak kemalingan. Padahal dosa-dosa yang tersebutkan dalam Alkitab begitu mencoloknya
     dilakukan mulai dari ekor hingga ke kepalanya. Apa yang seharusnya tidak perlu dibesar-besarkan
     dibesar-besarkan begitu rupa. Seorang perokok bukannya dikasihi tapi dihina, dikucilkan dan
     dianggap penyakit menular.

3. Pergaulan saya dengan si Sabtu:
    Saya sudah di berbagai tempat: Surabaya, Sidoarjo, Ponorogo, Madiun dan Ngawi.
    Di Jawa Barat: pernah diskusi di Cirebon. Di Jakarta: di milis Konferens DKI dan terakhir di milis
    Quantum.

4. Saya dipecat dari TSPM;
     Tidak ada alasan yang jelas. Alasan yang dijelaskan adalah kontraknya sudah habis dan tidak
     diperpanjang. Tapi feeling saya mengatakan “kemungkinan” karena saya mengungkapkan babi
     halal.

5. Dibayar serelanya?

     Anda ngarang. Saya tidak pernah dibayar serelanya. Honorariumnya jelas dan dibayarkan selalu
     tepat waktunya. Hanya yang menjadi pertanyaan saya adalah minimal sekali honorarium yang
     mereka berikan untuk seorang penginjil. Tidak merokok saja tidak cukup, apa lagi saya merokok.

     Saya protes keras masalah ini karena ketika di pelatihan dinyatakan bahwa: “pekerjaan penginjil
     itu merupakan PERINTAH AGUNG YESUS KRISTUS.” Jika itu perintah agung, mengapa para pendeta
     tidak memperebutkannya dan mengapa honorariumnya kecil sekali? Apakah seorang penginjil
     memang dinasibkan harus menderita kelaparan?

     Ketika itu saya ditawari sebagai penginjil di gereja Pantekosta dengan honor 2 kali lipat, dan saya
     tolak karena bukan gereja yang benar.

6. Si Sabtu yang merokok?

     Umumnya generasi tuanya. Pendetapun ada beberapa yang merokok, tapi generasi tua.

7. Saya sembunyi-sembunyi merokok;

     Iya. Sebab saya seorang pemimpin yang sedang memimpin orang yang berbeda paham. Tapi
      waktu itu saya bisa menerima ajaran vegetarian, Babi haram maupun merokok masuk neraka.
      Ketika itu masih saya anggap ajaran yang diilhamkan ROH KUDUS.

8. Kelakuan bejat si Sabtu;

     Sekalipun tidak bejat, di milis inipun dengan mudah kita jumpai zombie-zombie yang galak, bahkan
      lebih kasar dari saya.

9. Antara merokok dengan mencuri;

     Sekarang anda periksa sendiri, diri anda yang mempermasalahkan merokok saya, apakah diri anda
     sudah lebih baik dari diri saya?

     Anda sendiri tahu saya merokok dan pemakan Babi. Tapi atas dasar apa anda bisa menyatakan
     bahwa saya lebih Sabtu dari yang Sabtu? Bukankah si Sabtu tidak merokok dan tidak makan Babi?
     Kenapa anda nyatakan masih lebih baik saya? Apa dasaran anda menyatakan begitu? Mohon
     penjelasannya. Sebab saya ingin tahu; jika saya masih lebih baik, mengapa anda masih menghujat
     saya? Mengapa ada 2 jiwa yang saling bertentangan dalam diri anda? Seharusnya anda sudah
     tidak ikutan menyerang saya masalah rokok dan Babi, bukan?! Jadi, saya merasa aneh.

10. Dengan pak Tjokro;

       Saya kurang paham dengan yang anda permasalahkan; menanggapi saya atau menanggapi bung
       Eddy? Saya kesulitan mengkaitkannya.

       Sekedar keterangan saja; jika saya berkata: “Anda,” itu tidak selalu “anda.” Sebab saya tidak
       sedang melawan pribadi, melainkan melawan kelembagaan. Sehingga “anda” adalah kumpulan
       anda, sebagai suatu golongan yang sedang anda wakili.

11. Saya dengan Sabtu;

       Saya dibaptiskan tahun 1998. Saya menjadi TSPM antara tahun 2000 – 2004. Saya menjadi
       penginjil seperti sekarang ini mulai 2004 – sekarang ini.

12. Dibahas di Sekolah Sabat;

       Hua..ha..ha…. saya dulu berbeda dengan saya sekarang, bung. Kalau dulu buku Sekolah Sabat
       adalah buku yang terbaik, tapi sekarang sudah tidak demikian lagi.

       Oleh si Sabtu, Alkitab sudah diringkas dan didalilkan dalam 28 doktrin. Nah, dengan modal 28
       doktrin inilah buku Sekolah Sabat tersebut dibuat. Karena itu bagi saya buku tersebut adalah
       buku yang cacat. Dalam 28 doktrin sendiri terdapat kontradiksi.

13. Dengan bung Tapson?

       Kalau anda menang, tidak mungkin anda akan melawan saya lagi, bukan?! Sebab tidak mungkin
       juara menantang orang yang kalah. Logisnya, orang yang kalah yang kembali menantang sang
       juara. Dan kalau ada orang yang sudah mengalahkan saya, saya tidak mungkin berani tampil di
          milis ini sepanjang waktu itu.

          Kalau tidak salah dulu anda minta dikeluarkan dari milis, ‘kan?! Saya maklum, mungkin karena
          tersipu-sipu malu. Tapi, kalau kini anda kembali hendak main-main dengan saya kembali,
          mudah-mudahan anda sudah lebih pinter, biar tidak mengulangi pengalaman yang sudah-
          sudah.

          Setahu saya, saya masih terlampau besar bagi anda. Anda tak lebih besar dari katak yang
          melompat-lompat dalam tempurung kelapa. Karena itu jika anda saya remehkan, itu bukanlah
          menghina anda, tapi kenyataannya memang seperti itu. Sebab jari kelingking saya sejak dulu ya
          segitu- segitu saja.

14. Dengan bung David;

       Kalau seseorang vegetarian, kapan ia akan sakit? Nggak pakai sakit, langsung mati, koq.

       Kapan anda mau demonstrasikan makan sayuran di depan saya? Tapi harus disaksikan banyak
       orang dan anda siapkan peti mati sendiri, supaya tidak bikin repot panitia. Syukur-syukur jika
       seluruh vegan bersedia ikut dalam demonstrasi tersebut.

       Jadi, siapkan meja memanjang untuk duduk kiri-kanan semua vegan yang mau ikut demonstrasi.
       Supaya saya tidak anda anggap memasukkan racun, sediakan tempat duduk buat saya yang jauh
       dari lokasi itu. Jika nabi Elia di gunung Karmel menghadapi 850 nabi Baal, saya siap menghadapi
       anda dalam jumlah ribuan.

15. Dengan bung Candra;

       Apa saja yang menjadi penyebab kematian orang adalah penyebab kematian. Jadi, terlampau
       sempit dan picik jika itu ditudingkan hanya ke rokok dan Babi saja, jika kenyataannya mobil,
       sepeda motor, usia tua, pembunuh, perampok, dan lain-lainnya juga mempunyai andil.

       Jangan karena rokok yang nomor 1, lalu yang nomor 2 dan 3 tidak diperhitungkan juga.

16. Dengan pak Tjokro;

       Saya tidak peduli dengan anda menyandingkan saya dengan Lia Eden atau siapapun. Yang jelas
       dari saya adalah jawablah pertanyaan saya secara intelek. Gitu saja, masak repot?!

       Kalau nggak bisa jawab, ya sudah, nggak usah kebakaran jenggot, lalu nabrak kanan nabrak kiri
       kayak pemabuk jadinya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
BUNG EDDY:
Pak Hakekat menanyakan:

Mana yg lebih baik, merokok atau mencuri?

Mungkin Pak Hakekat berpikir si sabtu ini membenarkan sipencuri dan mencekik siperokok.

Saya tdk tau darimana pak Hakekat mendapatkan pemahaman ini mengenai si sabtu, makanya saya menanyakan sejauh mana pergaulan beliau dengan di sabtu.

Atau mungkinkah Pak Hakekat dulu punya pengalaman yg menggambarkan situasi diatas? Dimana si Pencuri bebas sementara si perokok dipecat?

Saya baru ingat dulu Pak Hakekat ini adalah seorang TSPM (Tenaga Sukarela Pelayan Masyarakat) yg konon katanya dibayar serelanya dan seingatnya.

Pak Hakekat ini dulu pernah mengabdikan dirinya dan bekerja sebagai TSPM, bekerja dengan giatnya, bahkan rela hidup terpisah dgn anak istri krn lokasi TSPM nya jauh dr rumah. Meskipun sebagai TSPM, kebiasaan merokok masih dilakukan, secara sembunyi-sembunyi dan katanya si sabtu ini banyak yg merokok secara sembunyi-sembunyi.

Dan singkat cerita Pak Hakekat diberhentikan dari TSPM, saya lupa kenapa, apakah karena Ketahuan merokok atau krn terang-terangan merokok?

Sementara Pak Hakekat sendiri mengetahui kelakukan bejat rekan-rekan si sabtu yg lain, meski tdk merokok namun ada kelakuan bejat yg lain.

Mungkinkah dari sini muncul pernyataan "Merokok lebih baik dari mencuri".

Kalau menurut saya, memang lebih baik merokok daripada mencuri...

Thanks
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
PAK TJOKRO:
Bila demikian konsep berfikirnya maka 'dosa' bukanlah dosa... Bahkan dosa apapun bisa 'dihapus' dgn tindakan tertentu... 

Balik2 ke salvation by work.. Pembelaan 'diri' krn alasan 'iman'...

Kalo fakta tsb memang nyata dan benar... Maka bisa saja ada dalil baru spt : 'berzinah lebih baik dari merokok!'
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
BUNG EDDY:
Pak Hakekat,

Boleh saya tau bapak kenal Advent umur berapa dan berapa lama?
Soalnya kok untuk kasus Paulus dibawah ini tidak mengerti penjelasannya?
Kisah dibawah ini sudah beberapa kali dibahas tuntas di sekolah sabat.
Bapak tau atau pura-pura tidak tau latar belakang kisah Paulus dibawah ini?

Thanks            
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Tapson Manik
Dear Pak Musa,

Pak, jangan unsubscribe dulu dong pak dari milis ini. Soalnya saya mau main catur session 2 dengan pak Hakekat, masa' bapak gak ikut nonton.
Dulu waktu session 1, seru lho pak. Juri nya pak Edi Limbong. Sekalipun pak Hakekat main caturnya banyak curangnya, toch dia kalah.
Saya belum mulai session 2, tinggal tunggu waktu. Mudah2an minggu depan udah bisa mulai. Session 2 pasti lebih seru lho pak. 

Regards,
Tapson Manik
Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
BUNG DAVID:
Pak Rudy

1. Kalau seseorang memakan hanya sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan polong-polongan 10 kg perminggu, kapan ia akan sakit? Sakit apa? Kapan matinya?


Jika pertanyaan ini tidak bisa dijawab secara ilmiah, itu artinya kita boleh mengkonsumsi hanya sayur-sayuran,buah-buahan, kacang-kacangan dan polong-polongan 10 kg seminggu tanpa daging sama sekali. Dengan demikian gugurlah ajaran Pak Rudy
vegetarian. Siapakah yang menggugurkan ajaran vegetarian? Mr. Hakekat berhasil membongkar ketidakbenaran ajaran vegetarian.
Jawab saya. Lebih banyak orang mulai sadar vegetarian, walaupun banyak belum bias meninggalkan daging, tetapi lebih menyadari kalau daging menimbulkan darah tinggi, stroke, kanker. Hanya pak Rudy saja yang merasa berhasil menggugurkan. Seperti katak dalam tempurung. 

Kecuali para vegan bisa memberikan uraian ilmiahnya, bukan maki-makian doank.
Jawaban saya: Baca artikel buuuuaaaanyak di internet mengenai bahaya daging, dan baiknya vegetarian.
    

2. Kalau seseorang tidak menghisap rokok  sama sekali, selama 10 tahun, kapan ia sakit? Sakit apa? Kapan matinya?

     Jika pertanyaan ini tidak bisa dijawab secara ilmiah, itu artinya tidak merokok sama sekali sehari selama 10 tahun membuat sakit dan mati, masih belum memberikan efek apapun.
     Dengan demikian nyatalah bahwa tidak merokok itu baik, dan pak Rudy melakukan fitnah keji yang dilontarkan oleh orang yang mengaku beragama tetapi merokok.

      Kecuali mereka bisa memberikan uraian ilmiahnya, bukan memamerkan frustrasinya.

      Supaya jelas, baiklah saya panggil nama-nama mereka: Pak Sammy Lee, bung David, bung Eddy. pak Elisa, ........ bagaimana? Mau ngamuk-
      ngamuklah, kalau memang cuma segitu saja kemampuannya.

Saya berbicara ilmiah, bukan premanan. Karena itu mohon dijawab secara bermoral dengan mengedepankan keagamaannya. Tapi kalau mau premanan, ya siapa yang bisa melarang, ya nggak?!
Jawaban saya: Ilmiah dan kedokteran sudah membuktikan, bukan premanan seperti pak Rudy he he he he.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
BUNG CHANDRA:
Dear Pak Hakekat,

kalau anda melontarkan pendapat ini 50 tahun lalu mungkin masih diterima. Tetapi kalau dijaman sekarang ini orang2 dikampung terpencil sekalipun tau bahwa rokok dan daging (terlebih yang haram) itu tidak bagus untuk kesehatan apalagi dikonsumsi secara berlebihan. Untuk orang sekelas pak hakekat yang rajin googling masakan hal seperti ini aja masih dipertanyakan? masa pak hakekat kalah sama orang2 yang ada di kampung sana. kalaupun kita belum bisa meninggalkannya marilah kita mengurangi mengkonsumsinya.

Statement bapak yang mengatakan kapan matinya jika mengkonsumsi daging dan rokok adalah tidak bijaksana. karena tubuh kita bukanlah mesin ciptaan manusia, yang jika bahan bakar bensin dikasih solar otomatis tidak akan jalan. tetapai yang pasti fakta membuktikan sangat banyak manusia mati sebelum waktunya yaitu umur 50 tahunan akibat penyakit yang timbul dari makanan. 

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

tjokro sinarjo

kalo boleh tau pak Rudy,

sebenarnya bapak itu sedang membuat 'test character' atau memang apa yg anda posting itu mewakili apa yang bapak percayai?
mulanya saya kira anda benar-benar utusan Sorga pak dengan misi 'pendobrak'.... tetapi bila postingan belakanganan ini spt rokok, vegetarian dll benar-benar mewakili konsep berfikir anda maka saya mulai meragukan peran/fungsi pak Rudy...

tanpa saya bermaksud 'menghakimi' Lia Eden pada mulanya juga spt itu pak Rudy, saya salut dgn peran yg beliau terima sebagai amanah dari Gabriel.... beserta fenomena spiritual-magis yg saya pahami mirip spt peristiwa yg dialami bunda EGW. Namun pada akhirnya angel become demon....

anda bisa googling pak, mengenai fenomena seseorang yg mendapat 'amanah' dari malaikat, di kalangan Advent pun banyak yg mengalami... but finally mereka mengaku bahwa itu bukan malaikat, tetapi 'setan'...

Jadi sebagai teman bapak, aku cuma bisa bilang pak, beware of Angel !
Karena malaikat telah berubah menjadi setan... begitu pula malaikat jemaat(pendeta) didalam 'gereja' telah banyak berubah menjadi malaikat iblis...
dan bukan hanya itu, banyak orang awam juga menjadi antek-antek iblis juga...
janganlah kita terjebak menjadi agen-agen iblis yg menutupi Terang Kebenaran menjadi 'Gelap' 

banyaklah berteman dan bersahabat dgn org bijak pak, maka perjalanan anda akan selamat...

salam,
mas Tj
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

BUNG DAVID:

Saya cantumkan hanya sedikit artikel, dari sekian banyak, karena pak Rudy hanya bisa baca
artikel satu sisi saja.

Saya attachkan, bahaya rokok, bahaya daging babi, dan daging merah.

Lalu saya juga minta pak Rudy, menuliskan, kalau saya tidak merokok, dalam bebrapa waku lamanya saya akn mati, dan kalau saya vegetarian, berapa lama saya akan mati.
Kalau pak Rudy tidak bias memberitahu saya secara ilmiah, berarti pak Rudy memang orang yang hanya pintar berkoar-koar saja.

Wassalam
David Elisafan



Tidak ada komentar: