Selasa, 05 November 2013

PENGINJIL BUKAN PEROKOK, BUNG

Sorry, 

1. Saya tidak pernah mengajarkan orang merokok.
    Merokok itu tidak baik dan tidak berguna, tapi bukan dosa. Jadi, bagaimana saya akan menjawab pertanyaan anda?

2. Saya adalah penginjil, bukan perokok. 

3. Merokok masih belum dilarang, melainkan diberikan tempat tersendiri. 

4. Kalau pemerintah menuliskan merokok berbahaya, mengapa pajaknya diterima?

5. Apakah anda sudah mempunyai solusi untuk jutaan buruh pabrik rokok? Apakah anda hendak menjadi Hitler ke-2 yang bermaksud membunuh jutaan buruh pabrik rokok?
    Bisa jadi bukan asap rokok lagi yang menjadi pembunuh, tapi kelaparan dan kemiskinan. 

6. Apakah anda ada solusi buat pendapatan pajak pengganti cukai rokok? Saya kuatir penggantinya adalah pajak yang tingginya mencekik leher, sehingga luputnya asap rokok 
    yang membunuh, gagasan gila anda itu yang menjadi pembunuhnya. 

7. Hai manusia beragama, tidakkah mata kalian melihat berapa besarnya jasa orang-orang yang atheis, yang tidak beragama dalam pemutaran perekonomian dan lapangan 
    pekerjaan? Anda datang bukan memberikan solusi yang menghidupkan, tapi hanya menjadi manusia-manusia pembunuh dengan kedok agama. 

    Kalau anda mau merubah sesuatu, temukan lebih dahulu solusi yang bijaksananya. Itu baru orang beragama. Bukan di bibir doank beragamanya. Sorry, anda tidak lebih baik 
    dari orang-orang yang tidak beragama.

8. Karena ada usulan untuk satu topik persatu topik, maka untuk masalah rokok kita tunda setelah pembahasan Petrus dan Kornelius. 

Jadi, insyaallah inilah jawaban saya yang terakhir untuk topik-topik lainnya, kecuali ada rekomendasi dari moderator.
Posting Komentar