Selasa, 05 November 2013

PETRUS-KORNELIUS-BABI-7




Download:


JAWABAN SAYA:

1. Hanya khayal;

     Masalah khayal seharusnya tidak perlu anda tandaskan berkali-kali, karena kalimat dalam ayat itu
      juga jelas. Saya tidak pernah membahas khayalnya, tapi pesan-pesan yang TUHAN sampaikan
      kepada Petrus.

      Saya ajak anda melihat pada asal mulanya Babi dilarang;

      >> Imamat  11:1         Lalu TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun, kata-Nya kepada mereka:
                            11:2            "Katakanlah kepada orang Israel, begini: Inilah binatang-binatang yang boleh
                                            kamu makan dari segala binatang berkaki empat yang ada di atas bumi:

      Bahwa apa yang Paulus maksudkan dalam 1Timotius 4 tentang “makanan yang diciptakan
      ALLAH” itu adalah tentang binatang-binatang. Bahwa binatang-binatang itu bisa dimakan. Karena
      itu binatang termasuk dalam kategori makanan. Masalahnya, ALLAH membagi binatang-binatang
      itu ada yang boleh dimakan dan ada yang tidak boleh dimakan. Jadi, bukan tidak bisa dimakan
      tapi ada yang tidak boleh dimakan.

      Di sini gereja anda telah memanipulasikan binatang yang tidak diperbolehkan dimakan sebagai
      bukan makanan. Ini harus menjadi catatan kita tentang bagaimana upaya gereja ini memaksakan
      kehendaknya, yakni dengan cara-cara curang. Dan anda telah menjadi antek gereja ini untuk
      menguatkan kebohongan tersebut. Setidaknya anda harus dicatat sebagai orang yang sudah tidak
      rasional dan tidak objektif lagi dalam berdiskusi.

      Kalau ayat di atas tentang yang boleh dimakan, ini adalah tentang yang tidak boleh dimakan.
      Inilah kalimatnya;

      >> Imamat  11:4         Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari yang memamah biak atau
                                            dari yang berkuku belah: unta, karena memang memamah biak, tetapi tidak
                                             berkuku belah; haram itu bagimu.

      Jadi, babi adalah binatang ciptaan ALLAH yang BISA dimakan tetapi TIDAK BOLEH dimakan. Tidak
      boleh dimakan itu disebut: haram, sedangkan boleh dimakan: halal.

      Sekarang kita melihat ke Kisah 10 tersebut.

      Ada gambar atau poster Babi sebagai pengganti yang dilihat Petrus. ALLAH berfirman kepada
      Petrus: “binatang-binatang yang kamu lihat pada poster itu sekarang sudah boleh kamu sembelih
      dan kamu makan.” Kalau dulu tidak boleh, sekarang diperbolehkan.

      Mendengar Firman tersebut, Petrus membantah, karena mengira ALLAH hanya kelakar;

      “Tidak, TUHAN, saya tidak biasa memakan Babi.” Tapi TUHAN ALLAH menegaskan:
      “Petrus, apa yang sudah dihalalkan ALLAH, tidak boleh kamu haramkan lagi.” Dan perkataan ini
       diulang sampai 3 kali. Apa artinya? ALLAH tidak main-main dengan FirmanNYA.

       Ada tertulis bahwa ALLAH tidak pernah mencobai orang;

       >> Yakobus  1:13       Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari
                                            Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak
                                            mencobai siapapun.
 
       ALLAH tidak pernah main-main dalam berfirman. Mari kita lihat ayat tersebut dalam berbagai
       versi;

TB
Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram."
BIS
Tetapi suara itu berkata lagi kepadanya, "Apa yang sudah dinyatakan halal oleh Allah, janganlah kauanggap itu haram."
FAYH
Suara itu berkata lagi, "Janganlah membantah Allah! Kalau Dia berkata bahwa sesuatu boleh dimakan, maka halallah makanan itu."
DRFT_WBTC
Tetapi suara itu berbicara kedua kalinya, "Allah sudah menjadikan itu halal. Jangan katakan itu haram."
TL
Maka datanglah pula suara itu kepadanya pada kedua kalinya, mengatakan, "Barang yang dihalalkan Allah, jangan engkau haramkan."
KSI
Suara itu berkata untuk kedua kalinya, "Apa yang dihalalkan oleh Allah, jangan kau haramkan."
DRFT_SB
Maka kedua kalinya suara itu berkata kepadanya, Barang yang dihalalkan Allah, jangan engkau haramkan."
BABA
Dan itu suara datang sama dia nombor dua kali, "Apa-apa Allah sudah suchikan, jangan angkau haramkan."
KL1863
Maka datenglah lagi itoe swara pada kadoewa kalinja: {Mat 15:11; Rom 14:17,20; 1Ti 4:4; Tit 1:15} Barang jang disoetjiken Allah, djangan angkau haramken dia.
KL1870
Maka boenji soewara itoe datanglah poela pada kadoewa kalinja, mengatakan: Bahwa barang, jang dihalalkan Allah, djangan kauharamkan.
DRFT_LDK
Maka pula datanglah sawara 'itu kapadanja pada kaduwa kali: barang jang 'Allah sudah menthahirkan, 'angkaw 'ini djangan katakan 'itu hharam.
ENDE
Tetapi untuk kedua kalinja kedengaran suara itu, sabdanja: Apa jang disutjikan oleh Allah djangan kausebut nadjis.
TB_ITL_DRF
Kedengaran pula <3825> untuk <1537> kedua kalinya <1208> suara <5456> yang berkata kepadanya: /"Apa yang <3739> dinyatakan halal <2511> oleh Allah <2316>, tidak boleh <3361> engkau <4771> nyatakan haram <2840>."*
TL_ITL_DRF
Maka <2532> datanglah pula <3825> suara <5456> itu kepadanya <4314> pada kedua <1208> kalinya <1537>, mengatakan, "Barang <3739> yang dihalalkan <2511> <4771> Allah <2316>, jangan <3361> engkau <4771> haramkan <2840>."
AV#
And <2532> the voice <5456> [spake] unto <4314> him <846> again <3825> <1537> the second time <1208>, What <3739> God <2316> hath cleansed <2511> (5656), [that] call <2840> (0) not <3361> thou <4771> common <2840> (5720).
BBE
And the voice came to him a second time, What God has made clean, do not you make common.
MESSAGE
The voice came a second time: "If God says it's okay, it's okay."
NKJV
And a voice [spoke] to him again the second time, "What God has cleansed you must not call common."
PHILIPS
Then the voice spoke to him a second time, "You must not call what God has cleansed common."
RWEBSTR
And the voice [spoke] to him again the second time, What God hath cleansed, [that] call not thou common.
GWV
A voice spoke to him a second time, "Don't say that the things which God has made clean are impure."
NET
The voice* spoke to him again, a second time, “What God has made clean, you must not consider* ritually unclean!”*
NET
10:15 The voice938
spoke to him again, a second time, “What God has made clean, you must not consider939
ritually unclean!”940
BHSSTR
http://sabdaweb.sabda.org/images/_.gif
LXXM
http://sabdaweb.sabda.org/images/_.gif
IGNT
kai <2532> {AND} fwnh <5456> {A VOICE [CAME]} palin <3825> {AGAIN} ek <1537> {THE} deuterou <1208> {SECOND TIME} prov <4314> {TO} auton <846> {HIM,} a <3739> o <3588> {WHAT} yeov <2316> {GOD} ekayarisen <2511> (5656) {CLEANSED,} su <4771> {THOU} mh <3361> {NOT} koinou <2840> (5720) {MAKE COMMON.}
WH
kai <2532> {CONJ} fwnh <5456> {N-NSF} palin <3825> {ADV} ek <1537> {PREP} deuterou <1208> {A-GSN} prov <4314> {PREP} auton <846> {P-ASM} a <3739> {R-APN} o <3588> {T-NSM} yeov <2316> {N-NSM} ekayarisen <2511> (5656) {V-AAI-3S} su <4771> {P-2NS} mh <3361> {PRT-N} koinou <2840> (5720) {V-PAM-2S}
TR
kai <2532> {CONJ} fwnh <5456> {N-NSF} palin <3825> {ADV} ek <1537> {PREP} deuterou <1208> {A-GSN} prov <4314> {PREP} auton <846> {P-ASM} a <3739> {R-APN} o <3588> {T-NSM} yeov <2316> {N-NSM} ekayarisen <2511> (5656) {V-AAI-3S} su <4771> {P-2NS} mh <3361> {PRT-N} koinou <2840> (5720) {V-PAM-2S}
    Bukankah sama seperti domba dengan YESUS? Ketika orang menyembelih domba, itu mengartikan
    menyalibkan YESUS. Menghalalkan Babi mengartikan menghalalkan bergaul dengan bangsa asing.

2. Petrus menjawab;

     Disebut Petrus menjawab jika bentuknya pertanyaan. Tapi Firman ALLAH bentuknya bukan
     pertanyaan, melainkan perintah: “sembelihlah dan makanlah.” Karena itu jawaban Petrus yang
     berlawanan dari perintahnya itu tepatnya disebut: bantahan.

    
FAYH
Suara itu berkata lagi, "Janganlah membantah Allah! Kalau Dia berkata bahwa sesuatu boleh dimakan, maka halallah makanan itu."

     Versi ini menuliskan: “Janganlah membantah ALLAH.”


      bantahban.tah
[n] pertengkaran

       Menurut kamus bahasa Indonesia, “bantah” adalah pertengkaran – pertentangan. Perintah
       ALLAH itu harus dituruti, tidak boleh dibantah. Kalau anda disuruh ibu ke pasar, anda tidak mau,
       itu namanya anda membantah. Boleh atau tidak anda membantah perintah ibu?

       Itulah sebabnya jawaban ALLAH kepada Petrus: “kamu tidak boleh mengharamkan yang sudah
       dihalalkan ALLAH.”

       Jadi, mengapa anda mengikuti seorang yang membantah perintah ALLAH sebagai teladan anda?
       Apakah anda juga akan meniru Petrus yang menyangkali TUHAN 3 kali, jika anda seorang
       Petrusmaniak?! Pokoknya apa saja yang dilakukan Petrus anda akan tiru?!

       Dalam hal ini rasul Paulus menegor Petrus sebagai orang yang tidak selalu benar;

       >> Galatia   2:11        Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku berterang-terang
                                            menentangnya, sebab ia salah.

       Petrus memang rasul, tapi bukanlah orang yang sempurna. Karena itu kita harus bisa
       membedakan mana Petrus yang bisa ditiru dengan mana Petrus yang tidak boleh ditiru.

3. TUHAN YESUS tidak pernah membatalkan makanan haram?

     Siapa bilang? Beberapa tahun sebelum Kisah 10 itu TUHAN YESUS sudah menyatakan halal atas
     semua makanan.

      >> Markus  7:19          karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di
                                            jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal.

       Apa alasan dihalalkannya? Karena akhir dari makanan hanyalah jamban. Makanan tidak akan
       dibawa sampai ke sorga. Makanan juga bukan tiket ke sorga. Jika mau latihan, latihanlah ibadah,
       bukan latihan makan;

       >> 1Timotius   4:7     Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu
                                            beribadah.
                                 4:8         Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal,
                                           karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang
                                           akan datang.

       Latihan makan itu terbatas gunanya, tapi latihan ibadah berguna untuk banyak hal. Mari kita
       ibadah, bukan makan. Mari kita bingung soal ajaran gereja yang amburadul, bukan bingung soal
       makanan. Ada hal-hal yang lebih urgent untuk kita tangani lebih dahulu. Karena itu untuk
       sementara kita kesampingkan soal makanan. Kita tunggu sampai bung David sudah suci, barulah
       kita bicara soal makanan. Kalau suci saja masih belum, nggak ada gunanya kita membahas
       makanan.

4. Ajaran yang sangat penting bagi Petrus;

     Ajaran yang sangat penting bagi Petrus adalah penurutan. Apa yang difirmankan ALLAH, itulah
     yang harus Petrus laksanakan. “Apa yang dihalalkan ALLAH, JANGAN kamu nyatakan haram.”

     Ajaran yang penting bagi Petrus adalah: “JANGAN.” Artinya: tidak boleh atau dilarang. Petrus
     dilarang membantah Firman ALLAH.

5. Tidak ada binatangnya secara fisik;

     Kalau tidak ada binatangnya secara fisik, ya kita tangkap pesannya saja: “Sembelihlah dan
     makanlah.” Artinya mulai sekarang kamu sudah boleh menyembelih dan memakan Babi. Itu bukan
     sesuatu yang diharamkan lagi.

6. Maksud khayal diterangkan;

     Maksud khayal diterangkan bahwa Petrus tidak boleh menganggap najis bangsa-bangsa lain.
     Jadi, dihalalkannya Babi dimaksudkan sebagai dihalalkannya bangsa-bangsa lain bergaul dengan
     bangsa Yahudi.

     Semula ada 2 hal yang dilarangkan kepada bangsa Yahudi, yaitu: makan Babi dan bergaul dengan
     bangsa lain. Yang harus kita ingat, ke-2 larangan itu di posisikan pada ayat yang berbeda atau
     terpisah, bukan disatukan. Sehingga Babi dengan bangsa lain merupakan 2 hal yang berbeda.
     Tidak ada sangkut-pautnya.

     >> Babi ada di Imamat 11.

     >> Yosua  23:7              dan supaya kamu jangan bergaul dengan bangsa-bangsa yang masih tinggal
                                            di antaramu itu, serta mengakui nama allah mereka dan bersumpah demi
                                            nama itu, dan beribadah atau sujud menyembah kepada mereka.

       Yang menyampaikan larangan makan Babi nabi Musa, sedangkan yang menyampaikan larangan
       bergaul dengan bangsa asing adalah nabi Yosua. Jadi, terpisah, ‘kan?!

       Karena Babi dengan bangsa lain itu berbeda dan terpisah, seharusnya perlakuan perubahan
       peraturannya dilakukan secara terpisah pula. Jika Babi tetap dilarang sedangkan bangsa lain
       diperbolehkan, mengapa ALLAH mengkaitkan dan menjadikan cerita dalam satu paket?!

       Mari kita lihat pada beberapa kasus yang serupa, yaitu ROH KUDUS menyuruh seorang nabi untuk
       menjumpai seseorang;

        >> Bilangan  22:12  Lalu berfirmanlah Allah kepada Bileam: "Janganlah engkau pergi bersama-
                                            sama dengan mereka, janganlah engkau mengutuk bangsa itu, sebab mereka
                                            telah diberkati."

        Yang pertama, ALLAH melarang Bileam pergi bersama-sama dengan utusan raja Balakh.
        Sekarang mari kita lihat bagaimana cara ALLAH ketika menyuruh Bileam pergi bersama-sama
        utusan Balakh itu;

        >> Bilangan  22:20  Datanglah Allah kepada Bileam pada waktu malam serta berfirman
                                            kepadanya: "Jikalau orang-orang itu memang sudah datang untuk
                                            memanggil engkau, bangunlah, pergilah bersama-sama dengan mereka,
                                            tetapi hanya apa yang akan Kufirmankan kepadamu harus kaulakukan."

         Disini kita melihat satu masalah diselesaikan satu masalah. Disini Firman TUHAN secara
         langsung tanpa penglihatan Babi, bukan?! Kenapa tidak pakai Babi? Sebab tidak ada
         hubungannya.

         Bagaimana ALLAH ketika menyuruh Filipus menjumpai sida-sida dari Etiopia?

          >> Kisah  8:26          Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya:
                                            "Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun
                                            dari Yerusalem ke Gaza." Jalan itu jalan yang sunyi.
                           8:27             Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida,
                                            pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang
                                            pergi ke Yerusalem untuk beribadah.
                           8:28             Sekarang orang itu sedang dalam perjalanan pulang dan duduk dalam
                                            keretanya sambil membaca kitab nabi Yesaya.
                           8:29             Lalu kata Roh kepada Filipus: "Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!"

          Isi perintahnya jelas, bukan? To the point. Tidak pakai Babi, bukan?!

          Sekarang saya akan mencoba menghilangkan cerita mengenai Babi dari kisah Petrus dengan
          Kornelius. Apakah cerita Petrus dengan Kornelius itu bisa berdiri sendiri atau harus pakai Babi?

          Yang pertama, malaikat menyuruh Kornelius menjemput Petrus;

          >> Kisah  10:5          Dan sekarang, suruhlah beberapa orang ke Yope untuk menjemput seorang
                                            yang bernama Simon dan yang disebut Petrus.
                           10:6             Ia menumpang di rumah seorang penyamak kulit yang bernama Simon, yang
                                            tinggal di tepi laut."

             Apa reaksi Petrus jika tiba-tiba dirinya didatangi orang-orang kafir itu? Pasti Petrus tidak mau
             melayani mereka. Pintu rumah Petrus tertutup bagi bangsa kafir. Sebab seperti itulah sikap
             bangsa Yahudi secara turun-temurun. Tapi apa langkah yang TUHAN tempuh untuk merubah
             sikap Petrus yang anti bangsa asing tersebut?

             >> Kisah  10:19     Dan ketika Petrus sedang berpikir tentang penglihatan itu, berkatalah Roh:
                                            "Ada tiga orang mencari engkau.
                               10:20      Bangunlah, turunlah ke bawah dan berangkatlah bersama-sama dengan
                                            mereka, jangan bimbang, sebab Aku yang menyuruh mereka ke mari."

              Klop, ‘kan?! Tidak perlu penglihatan Babi juga tidak masalah, ‘kan?! Tokh, ROH KUDUS juga
              menyampaikan perintah supaya Petrus bersedia melayani mereka?!

              Tapi manakala TUHAN ingin merangkaikan ke-2 masalah itu menjadi satu, maka dibuatlah
              kepala dan ekor. Kepalanya Babi, ekornya Kornelius. Bahwa antara Babi dengan Kornelius itu
              ada kaitannya. Kecuali anda berpikir TUHAN itu suka bertele-tele, berputar-putar, tidak
              praktis atau kurang kerjaan.

              Atau, jawablah pertanyaan saya:

              Jika hanya Kornelius yang dimaksud, apakah tidak ada cara yang lebih praktis untuk tidak
              melibatkan Babi? Apakah tidak cukup dengan kata-kata: “Petrus, mulai sekarang bangsa
              Yahudi sudah boleh bergaul dengan bangsa lain.” Jadi, mengapa harus melibatkan Babi?

7. Merubah sikap yang sudah mendarah daging;

     Menurut anda, tanpa penglihatan Babi, orang akan kesulitan merubah sikap yang sudah mendarah
     daging?! Siapa bilang?! Tanpa Babi orang Yahudi bisa menerima baptisan Yohanes Pembaptis –
     sesuatu yang baru bagi mereka, bukan?!  Tanpa Babi juga para murid yang pekerjaan sehari-
     harinya nelayan bisa diubah menjadi para rasul Kristen?!

     Apakah perlu Babi untuk mengubah orang-orang Minggu menerima hari Sabat? Apakah perlu Babi
     untuk memutuskan kebiasaan makan Babi? Apakah perlu Babi untuk memutuskan berhenti
     merokok?

      Jadi, berlebih-lebihan sekali alasan anda menganggap penting penglihatan Babi untuk merubah
      kebiasaan bangsa Yahudi yang anti asing.

8. Sekarang Petrus sudah mengerti arti khayal itu;

     Itulah sebabnya ketika memimpin sidang di Yerusalem, Petrus memutuskan untuk memberi
     keringanan dan kemudahan bagi bangsa-bangsa lain untuk masuk Kristen. Terhadap mereka tidak
     dikenakan larangan memakan Babi.

     >> Kisah  15:19             Sebab itu aku berpendapat, bahwa kita tidak boleh menimbulkan kesulitan
                                           bagi mereka dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah,
                       15:20              tetapi kita harus menulis surat kepada mereka, supaya mereka menjauhkan
                                            diri dari makanan yang telah dicemarkan berhala-berhala, dari percabulan,
                                            dari daging binatang yang mati dicekik dan dari darah.

        Kita harus yakin bahwa setiap peraturan itu dibuat sudah menyeluruh, sudah lengkap, tidak
         mungkin ada yang tertinggal. Lebih-lebih untuk hal yang dianggap sangat penting. Pasti itu akan
        dijadikan topik pembicaraan pertama. Kecuali anda berpikir bahwa sidang itu tanpa kehadiran
        ROH KUDUS dan dibuat serampangan. Karena itu kalau larangan memakan Babi tidak ada di
        peraturan itu, artinya adalah diperbolehkan.

        Suatu peraturan yang baru biasanya membatalkan peraturan yang lama. Kenapa dalam masalah
        Kisah 10 ini ada banyak kejanggalan logika terhadap argumentasi mereka?!

        Ketika keterangan Alkitab sudah sempurna, mengapa harus diputar-putar menjadi sangat
        membingungkan? Kenapa yang sederhana bisa menjadi begitu sulit?

9. Manusia lebih penting daripada makanan;

     Jika anda sudah mengakui bahwa manusia itu lebih penting daripada makanan, mengapa justru
     makanan yang anda pentingkan dari manusianya? Mengapa orang kafir yang ingin masuk Kristen
     harus melepaskan makanan Babinya lebih dahulu untuk menerima baptisan? Mengapa tidak
     manusianya diselamatkan lebih dahulu? Mengapa tidak dibaptis dulu, baru kemudian diberitahu
     kalau Babi itu mengandung cacing pita?!

10. Halal dan haram di zaman Nuh;

      Anda perlu tahu hal penulisan Alkitab, bung, supaya nggak membuat analisa yang ngawur. Yang
      menulis kitab Kejadian itu nabi Musa. Dituliskan oleh nabi Musa setelah dia menjadi nabi. Karena
      itu untuk mempersingkat penyebutan, supaya tidak satu-persatu binatang disebutkan, maka
      disingkat dengan halal dan haram.

      Bagaimana membuktikannya?

      a. Zaman itu masih belum ada Hukum Taurat. Perjanjian sunat baru dibuat di zaman Abraham,
           beberapa abad setelah zaman Nuh. Sepuluh Hukum ALLAH baru dibuat di zaman Musa, berikut
           dengan Kemah Suci dan Tabut Perjanjiannya.

           >> Ulangan   4:8    Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan
                                            demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada
                                            hari ini?

           Jadi, Hukum Taurat baru diberikan setelah Israel menjadi suatu bangsa dengan 12 suku.

      b. Semua yang bergerak boleh dimakan;

           >> Kejadian   9:3   Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah
                                             memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau.

           Kalau ada yang diharamkan berarti tidak “segala yang bergerak” tapi segala yang halal.
           Harusnya begitu.

11. Penyembah berhala adalah pemakan Babi;

       Puji TUHAN, akhirnya muncul juga pernyataan yang sudah lama saya tunggu-tunggu, bahwa
       penyembah berhala itu pasti pemakan Babi. Pernyataan anda itu akan saya simpan untuk
       pembahasan pernyataan-pernyataan rasul Paulus. Sebab si Sabtu selama ini tidak mau
       menyatakan kalau penyembah berhala itu pemakan Babi.

       Coba anda tanya ke pendeta anda: boleh atau tidak menyatakan penyembah berhala itu
       pemakan Babi? Pasti anda akan dipecat. Hua..ha..ha…..

       Tapi namanya juga kebohongan, cepat atau lambat pasti akan ketahuan.

       Terimakasih atas keluguan anda, memberikan umpan kepada lawan?! Sama dengan
       menggembosi ban mobilnya sendiri itu. Seharusnya anda mohon restu kepada pak Sammy Lee
       lebih dahulu sebelum mengeluarkan statement.

Justru para penyembah berhala, yang juga disebut pemakan babi, dan tikus akan dimusnahkan.

       Kurang tanda-tangannya saja.



Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

BUNG DAVID:

Petrus dan Kornelius. (merah keterangan saya,hijau ayat Alkitab)

Keterangan mengenai Kornelius

Kis 10:1  DI KAISAREA tinggallah seorang perwira Romawi, kapten resimen Italia, bernama Kornelius.
Kis 10:2  Ia saleh serta takut akan Allah, demikian juga seluruh isi rumahnya. Ia seorang dermawan dan sangat tekun berdoa.
Kis 10:3  Pada suatu petang, kira-kira jam tiga, ia dalam keadaan sadar mendapat suatu penglihatan. Dalam penglihatan itu ia melihat seorang malaikat Allah datang kepadanya. "Kornelius!" kata malaikat itu.
Kis 10:4  Kornelius memandang kepadanya dengan ketakutan. "Apakah yang Tuan kehendaki?" katanya kepada malaikat itu. Malaikat itu menjawab, "Allah memperhatikan segala doa serta sedekahmu.
Kis 10:5  Sekarang suruhlah beberapa orang ke Yope mendapatkan seseorang bernama Simon Petrus yang menumpang di rumah seorang penyamak kulit bernama Simon, yang tinggal di dekat pantai. Mintalah supaya ia datang berkunjung kepadamu."

Pada saat itu, inilah yang sedang terjadi dengan Petrus.

Kis 10:9  Keesokan harinya ketika ketiga orang itu berada dalam perjalanan dan sudah dekat kota Yope, kira-kira pukul dua belas tengah hari, naiklah Petrus ke atas rumah untuk berdoa.
Kis 10:10  Ia merasa lapar dan ingin makan, tetapi sementara makanan disediakan, tiba-tiba rohnya diliputi kuasa ilahi.

(KSILT) Kis 10:10 Dan, dia menjadi lapar dan ingin makan, tetapi ketika hal-hal itu sedang dipersiapkan, suatu keadaan setengah sadar turun ke atasnya.

Kis 10:10  And he became very hungry, and would have eaten: but while they made ready, he fell into a trance,

Petrus dalam khayal, melihat bermacam binatang haram yang diturunkan dalam kain.

Kis 10:11  Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah.
Kis 10:12  Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung.

Ini hanya dalam khayal (mimpi)

Kemudian ada suara mengatakan:

Kis 10:13  Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!"

Kemudian Petrus menjawab.

Kis 10:14  Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir."

Hal ini membuktikan bahwa Tuhan Yesus tidak pernah membatalkan masalah makanan haram. Petrus yang hidup dekat Yesus, tidak pernah makan yang haram dan tidak tahir.

Kemudian perintah ini diulang tiga kali. Tuhan tahu, bahwa Petrus tidak bisa ambil pisau dan menyembelih, karena semua ini dalam khayal. Tetapi Tuhan ingin mengajarkan sesuatu yang sangat penting bagi Petrus.

Kis 10:16  Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.

Ini semua hanya dalam khayal, jadi Petrus juga tahu, kalau tidak bisa menyembelih dan makan, Abrahampun juga tahu kalau dalam khayal, tidak bisa memakannya  ya karena tidak ada binatangnya secara fisik.

Kemudian dari sini, Petrus bertanya-tanya, apa ya maksud Tuhan.

Kis 10:17  Petrus bertanya-tanya di dalam hatinya, apa kiranya arti penglihatan yang telah dilihatnya itu. Sementara itu telah sampai di muka pintu orang-orang yang disuruh oleh Kornelius dan yang berusaha mengetahui di mana rumah Petrus.
Kis 10:18  Mereka memanggil seorang dan bertanya, apakah Simon yang disebut Petrus ada menumpang di rumah itu.

Lalu ketika Petrus sedang berpikir tentang khayal itu, maka Roh Kudus berkata. (PERHATIKAN: KETIKA PETRUS SEDANG BERPIKIR DAN ROH KUDUS BERKATA)

Kis 10:19  Dan ketika Petrus sedang berpikir tentang penglihatan itu, berkatalah Roh: "Ada tiga orang mencari engkau.
Kis 10:20  Bangunlah, turunlah ke bawah dan berangkatlah bersama-sama dengan mereka, jangan bimbang, sebab Aku yang menyuruh mereka ke mari."

Inilah keterangan langsung dari Roh Kudus. Jadi Roh Kudus membukakan arti khayal ini.  Sering manusia mengartikan arti khayal ini untuk makanan sehari-hari.
Pada saat Petrus merenungkan mengenai khayal ini, maka jika khayal ini mengenai makanan, maka justru saat inilah kesempatan yang baik, untuk meyakinkan Petrus atas dibatalkannya larangan makan untuk makanan haram, agar Petrus mengerti maksud Tuhan, tetapi Roh Kudus, tidak menyatakan hal tersebut, (hanya interpretasi manusia yang kemudian ngotot melawan keterangan Roh Kudus). Justru Roh Kudus langsung memerintahkan Petrus untuk menemui ORANG KAFIR YANG SANGAT NAJIS BAGI ORANG YAHUDI.

Kis 10:21  Lalu turunlah Petrus ke bawah dan berkata kepada orang-orang itu: "Akulah yang kamu cari; apakah maksud kedatangan kamu?"
Kis 10:22  Jawab mereka: "Kornelius, seorang perwira yang tulus hati dan takut akan Allah, dan yang terkenal baik di antara seluruh bangsa Yahudi, telah menerima penyataan Allah dengan perantaraan seorang malaikat kudus, supaya ia mengundang engkau ke rumahnya dan mendengar apa yang akan kaukatakan."
Kis 10:23  Ia mempersilakan mereka untuk bermalam di situ. Keesokan harinya ia bangun dan berangkat bersama-sama dengan mereka, dan beberapa saudara dari Yope menyertai dia.

Pada saat itu, sungguh najis, bagi orang Yahudi menerima orang kafir. Tanpa khayal yang mencekam ini, tidak mungkin Petrus bisa merubah sikap yang sudah mendarah daging baginya.

Sekarang Petrus sudah mengerti arti khayal itu.

Kis 10:28  Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir.
Kis 10:29  Itulah sebabnya aku tidak berkeberatan ketika aku dipanggil, lalu datang ke mari. Sekarang aku ingin tahu, apa sebabnya kamu memanggil aku."

Baik Roh Kudus maupun Petrus, mempunyai pengertian yang sama, yaitu bukan soal makanan, tetapi mengenai masalah yang jauh lebih penting, yaitu masalah manusia (orang kafir).

Petrus menyuarakan lagi pengertiannya sebagai berikut:

Kis 15:7  Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan berkata kepada mereka: "Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya.
Kis 15:8  Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita,
Kis 15:9  dan Ia sama sekali tidak mengadakan perbedaan antara kita dengan mereka, sesudah Ia menyucikan hati mereka oleh iman.
Kis 15:10  Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?
Kis 15:11  Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga."

Banyak orang yang menyamakan sunat dengan makanan halal-haram, sebagai tanda umat Yahudi, yang upacaranya sudah berakhir.
Makanan halal dan haram, sudah jelas ditetapkan di zaman Nuh, jauh sebelum ada orang Israel atau Yahudi.

Oleh sebab itu, Tuhan sendiri, menggambarkan para penyembah berhala, juga sebagai pemakan binatang haram, dan jijik, tidak pernah menggambarkan umat-Nya sebagai pemakan binatang haram seperti yang dinyatakan Petrus.

Kis 10:14  Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir."

Justru para penyembah berhala, yang juga disebut pemakan babi, dan tikus akan dimusnahkan.

(LAI)_ITB) Yes_66:17  Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN.

(FAYH) Yes 66:17  Mereka yang menyucikan diri untuk beribadah kepada berhala-berhala yang tersembunyi di balik pohon-pohon di taman-taman, juga mereka yang makan daging babi dan daging tikus dan daging binatang haram lainnya, akan dilenyapkan." Demikianlah firman TUHAN.

(KSILT) Yes 66:17 Mereka yang menguduskan dan menahirkan dirinya sendiri di taman-taman, mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, orang-orang yang melahap daging babi, dan kejijikan, dan tikus, mereka akan dilenyapkan bersama. Firman YAHWEH.

Wassalam
David Elisafan


Tidak ada komentar: