Sabtu, 23 November 2013

TAPSON MANIK TERTEMBAK

Kata demi  kata dalam 2Timotius 3:1-9 benar-benar tepat memberikan gambaran sosok seorang Tapson Manik. Terimakasih TUHAN, terimakasih bung Andy.

2Timotius  3:1    Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
                    3:2      Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan
                             membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan
                             berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan
                             agama,
                   3:3       tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat
                             mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
                    3:4      suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari
                              pada menuruti Allah.
                    3:5      Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka
                             memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
                    3:6      Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain
                             dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh
                             berbagai-bagai nafsu,
                    3:7      yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.
                    3:8      Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang
                             kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.
                     3:9     Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan
                             Yambres, kebodohan merekapun akan nyata bagi semua orang.



Bung Hakekat, 

Oh jadi bung Hakekat sampai masuk rumah sakit ya gara gara suguhan Alfa & Omega. Luar biasa sekali kandungan racun Alfa & Omega itu sampai merasuki bukan saja cuman bung Hakekat yang digotong ke rumah sakit tapi juga seisi rumahnya. Pertanyaan simple saya, siapa yang gotong ya? Minta tolong sama pak Petrus kah? 

Lalu kapan yang memberi makanan itu dilaporkan ke Polisi? Ecek-eceknya nich pas di kantor polisi, saat diinterogasi, orang itu cuman jawab begini “Pak Polisi, saya sudah peringatkan sebelumnya agar jangan pesan makanan yang mengandung racun, tetapi bung hakekat merasa kebal, sok jago dan sok hebat. Iya terpaksa saya kasih pak. Jadi apa yang saya berikan itu sudah persis sesuai dengan nota pesanannya pak. Ini bukti PO nya pak." Akhirnya bung Hakekat ditangkap polisi karena tuduhan fitnah/pencemaran nama baik. 

Bung, begitulah hebatnya Alfa & Omega, racun bagi anda, tetapi madu bagi saya. 

Memang saya sengaja menyebutkan “Hanya Allah yang berwenang/berhak menyatakan halal atau harami”. Itu betul sekali, tidak akan pernah saya sangkal itu. Tapi tahukan anda, itu sebetulnya cara saya memancing anda untuk mengeluarkan kuda yang satunya setelah kuda yang sebelumnya terperosok. Dengan kamu menjalankan kuda kedua, artinya peluncur mu yg ngaco itu akan dimakan oleh pionku. Dan betul sekali anda terpancing, anda mengeluarkan jurus Kisah Para Rasul 10. Dan saya sudah prediksi itu dari awal, dan saya tunggu-tunggu.  Dengan demikian, ini baru mulai masuk ke intinya. 

 Anda mengutip Kisah  10:15  Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram." 

Bung, saya sangat setuju sekali..., tapi tunggu dulu, tolong cek baik-baik, mana babi nya bung? Sudah kamu bacakah selengkapnya fasal itu? Koq tidak ada babinya ya? Kalau ada kata "Babi" di dalam Kisah 10 itu, kamu boleh ambil mobil BMW biru saya. Mobil tersebut tidak dalam masa kredit, sudah lunas. Kalau kamu gak suka make, kamu boleh jual, daripada kamu menjadi penginjil yang mengemis terus. 

Untuk yang lain-lain (email mu yg sangat panjang), saya melihat banyak celah untuk dicela, tapi saat ini saya tidak perlu mencela kamu. Ada waktunya di langkah2  berikut akan terjawab. PASTI, 

Note: 
Pak Hakekat (karena ini malam Sabat, saya sapa anda dengan Pak Hakekat), saya sudah sampaikan sebelumnya, bahwa saya tidak bisa full time di depan catur, itu makanya kamu boleh melangkah beberapa kali sampai saya kembali. Saya pastikan saya akan selalu ada 1x24 jam lebih kurang. Toch empat tahun yang lalu, saya sudah pernah tawarin kamu bantu bantu anak buah saya di gudang, biar kerjaan mereka cepat selesai, dengan demikian saya bisa lebih cepat balik ke catur. Aku kasih pun upah kamu dua kali lipat lebih besar dari upah mereka itu. Seandainya saat ini tidak hari Sabat, saya pengen tawarin lagi. 

Regards, 
Tapson Manik 
Posting Komentar