Rabu, 30 Juli 2014

MENGGUGAT TRINITAS HAI HAI BENGCU




Tulisan Bengcu yang saya gugat:

Email Bengcu: bengcumenggugat@gmail.com,



    1. YESUS BUKAN YAHWEH;

Kata anda: Yesus = Kurios (Adonai =Tuhan) = YHWH = El Shadday = Yang Mahakuasa =  Anak Anak Allah

YAHWEH itu nama BAPA. Nama YESUS adalah YAHWEH yang menyelamatkan = YESHUA/JESHUA. Jadi, JESHUA bukanlah YAHWEH tetapi mempunyai arti: YAHWEH yang menyelamatkan.

Nama JESHUA itu searti dengan nama Yosua, nabi pengganti Musa, dan nabi Yosua bukanlah YAHWEH. Tapi arti dari namanya adalah YAHWEH menyelamatkan.

Demikian pula dengan EL SHADDAY yang artinya YAHWEH yang perkasa. Itu utamanya adalah untuk YAHWEH, sekalipun JESHUA juga boleh disebut begitu sebagaimana Yesaya 9:6;

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Memang hampir semua sebutan atau gelar YAHWEH dikenakan kepada JESHUA sebagai penguatan bahwa JESHUA itu utusan YAHWEH dengan kekuasaan penuh. Tapi jangan sebutan atau gelar itu dikhususkan untuk JESHUA saja.

>> Yesaya 9:7 Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas
takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan
mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai
selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal
ini.

>> Filipi 2:6-7 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah
itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan
diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama
dengan manusia.

>> Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu
-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau
utus.


  1. PENOLONG ITU TIDAK HARUS ROH KUDUS

Kata anda: PENOLONG dalam Kejadian 2:18 mustahil binatang-binatang yang dibentuk di Kejadian 2:19 sebab di antara mereka manusia tidak menemukan PENOLONG yang sepadan. Penolong itu juga mustahil PEREMPUAN yang dibangun di Kejadian 2:20 karena perempuan juga manusia. Bila demikian, siapakah penolong yang sepadan bagi manusia itu?

Penolong” dalam Kejadian 2:18 itu berbeda dengan “Penolong – ROH KUDUS – PARAKLETOS” dalam Yohanes 14:16. Anda harus menyimak konteksnya. Dalam Kejadian 2:18 menggunakan “p” huruf kecil, sedangkan dalam Yohanes 14:16 menggunakan “P” huruf besar.

>> Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja.
Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."

>> Yohanes 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang
Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

Kejadian 2:18 menunjuk pada kehadiran Hawa – perempuan;

>> Kejadian 2:21-24 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur,
TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup
tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah
dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya
kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang
dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan,
sebab ia diambil dari laki-laki." Sebab itu seorang laki-laki akan
meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya,
sehingga keduanya menjadi satu daging.

Waktu itu masih belum ada dosa sehingga masih belum diperlukan ROH KUDUS.

>> Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama
-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan
mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Kata anda: Jika penolonng itu adalah semua perempuan di dunia maka itu berarti perempuan bukan MANUSIA sebab mereka tidak perlu PENOLONG.

Menurut anda seorang penolong itu tidak membutuhkan pertolongan. Benar. Sebab setelah laki-laki diperlengkapi dengan perempuan dia menjadi sempurna. Mereka sudah sanggup “membuat” anak, tanpa bantuan jenis kelamin yang lainnya lagi. Jadi, arti penolong adalah pelengkap/penyempurna.

Untuk tingkat jasmaniah, perempuan adalah penolong laki-laki. Tapi untuk tingkat rohaniah, ROH KUDUS adalah Penolong laki-laki dan perempuan.


  1. ROH KUDUS BUKAN HASIL PERKAWINAN YAHWEH DENGAN JESHUA

Kata anda: Dia adalah MEMPELAI yang meninggalkan ayah (Allah) dan Ibunya (Yesus) di SORGA untuk menikah dan menjadi SATU DAGING dengan manusia di DUNIA.

Tidak ada cerita bahwa YAHWEH kawin dengan JESHUA lalu melahirkan ROH KUDUS. Alkitab tak pernah menyebut YAHWEH sebagai Mempelai. Yang disebut Mempelai adalah JESHUA, dan itu adalah Mempelai laki-laki. Sedangkan mempelai perempuannya adalah umat JESHUA, untuk memberikan gambaran hubungan TUHAN dengan umatNYA itu seperti hubungan suami dengan istrinya.

Sejak di Perjanjian Lama YAHWEH menyebut DiriNYA sebagai “Suami” sedangkan Israel “istri”-NYA. Tidak pernah JESHUA digambarkan sebagai istri YAHWEH. Di Perjanjian Baru, peran Mempelai laki-laki itu digantikan oleh JESHUA, sedangkan YAHWEH adalah yang menyelenggarakan pesta perkawinan ANAK DOMBA.

>> Hosea 2:19 Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan
menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia
dan kasih sayang.

Dalam Perjanjian Baru:

>> Matius 9:15 Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki
berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan
datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan
berpuasa.

>> Wahyu 19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena
hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

>> Wahyu 21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan,
yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku,
katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin
perempuan, mempelai Anak Domba."

SIAPA YANG KAWIN DAN SIAPA YANG DIUNDANG?

>> Wahyu 19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang
diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku:
"Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Perkawinan itu adalah antara JESHUA dengan umat Israel, sedangkan yang diundang adalah kita yang berasal dari bangsa-bangsa lain.


  1. KENAPA KESALAHAN TAK DIKETAHUI SELAMA 2000 TAHUN INI?

Kata anda: Anda bertanya, kenapa kebenaran tersebut tidak dipahami selama 2000 tahun ini? Mungkin hal itu terjadi karena sistem pendidikan Kristen yang dipraktekkan oleh gereja dari generasi ke generasi. Mahasiswa teologi umumnya percaya bahwa yang diajarkan oleh generasi sebelumnya adalah KEBENARAN yang tidak perlu diuji lagi.

Anda benar. Saya hanya mau menambahkan saja bahwa Kekristenan telah dijadikan agama resmi berdasarkan kesepakatan antara satu denominasi dengan denominasi lainnya, sehingga jika muncul gereja atau denominasi yang baru, gereja-gereja yang lama akan bersama-sama memusuhinya dan mencapnya sebagai aliran sesat. Contohnya ketika gereja Bethany baru muncul, semua gereja heboh dan panik. Untung pendeta Alex, sang pendiri memiliki power dalam banyak hal, sehingga akhirnya bisa lolos menjadi satu kekuatan baru.

Dengan benteng pertahanan gereja-gereja resmi yang seperti itu, maka sangat sulit untuk mengadakan reformasi gereja. Begitu muncul ajaran baru langsung dikeroyok dan dibunuh, sehingga tidak mungkin melakukan regenerasi berupa lembaga pendidikan Theologia yang resmi. Akibatnya, orang-orang yang ingin menjadi pendeta harus kuliah di lembaga-lembaga resmi yang sudah ada. Di sana mereka membayar biaya kuliah yang mahal dan tidak ingin kariernya terjegal, sehingga mereka harus mau menelan ajaran-ajarannya sebagaimana adanya. Menentang? Bisa menjadi masalah besar itu.

Dari telinga, yang orang dengar adalah yang itu-itu. Dari kelahiran, tahu-tahu sudah menjadi anggota gereja yang itu-itu. Ketika ingin kuliah menjadi pendeta, pasti kuliahnya pada lembaga yang itu-itu juga. Karena itu yang itu-itu sudah mendarah-daging dalam diri mereka sebagai suatu kebenaran yang tanpa pemeriksaan lagi. Dari kucing melahirkan kucing sampai TUHAN turun tangan dengan mengutus orang-orang pilihanNYA supaya mendobrak system yang sudah dibakukan itu, maka barulah kucing-kucing itu akan berubah menjadi harimau.

[Saya lanjutkan besok]
Posting Komentar