Kamis, 21 Agustus 2014

YESUS MENURUT ISLAM-4





QS. 19:34     “Itulah ISA putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka ber
                        bantah-bantahan tentang kebenarannya.”

Ayat ini membenarkan perkataan YESUS yang menjadi perbantahan bangsa Yahudi. Apakah perbantahan penting antara YESUS dengan bangsa Yahudi yang menggiringNYA ke kayu salib?

Selengkapnya lihat di sini:



>> Yohanes  10:18            Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya
                                            menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa
                                           mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."
                       10:19              Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena
                                            perkataan itu. Banyak di antara mereka berkata:

>> Yohanes  10:30            Aku dan Bapa adalah satu."
                       10:31              Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

>> Yohanes  10:32            Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku
                                           yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang
                                           menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
                      10:33               Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami
                                           mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena
                                           Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan
                                           Allah."

>> Yohanes  10:38            tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku,
                                            percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan
                                            mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."
                       10:39              Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka.

>> Yohanes  19:6              Ketika imam-imam kepala dan penjaga-penjaga itu melihat Dia, berteriaklah
                                            mereka: "Salibkan Dia, salibkan Dia!" Kata Pilatus kepada mereka: "Ambil Dia
                                            dan salibkan Dia; sebab aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya."
                      19:7  Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya: "Kami mempunyai hukum dan
                                            menurut hukum itu Ia harus mati, sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak
                                            Allah."

>> Matius  27:41               Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua
                                            mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata:
                    27:42 "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia
                                            Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.
                   27:43  Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau
                                             Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah."

Jadi, pertentangan keras antara bangsa Yahudi dengan YESUS adalah karena YESUS mengaku sebagai ANAK ALLAH. Itu mereka anggap sebagai penghujatan terhadap ALLAH, karena ALLAH itu esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan.

Para prajurit Romawi ketika menyaksikan keajaiban-keajaiban yang terjadi di saat kematian YESUS memberikan jawaban atas pertanyaan: “Apakah YESUS itu ANAK ALLAH?” Dan mereka mempercayainya;

>> Matius   27:50             Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
                     27:51                Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan
                                            terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
                    27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal
                                            bangkit.
                    27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke
                                            kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
                   27:54  Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat
                                            takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu
                                            berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."


"Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."


Dan “YESUS ANAK ALLAH” adalah berita utama Injil keselamatan;

>> Lukas  1:30    Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih
                             karunia di hadapan Allah.
                  1:31      Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki
                             dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
                  1:32      Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan
                             Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,

>> Kisah  2:36    Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus,
                              yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."

>> Kisah  4:12    Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di
                             bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang
                             olehnya kita dapat diselamatkan."

>> Yohanes  3:16              Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
                                            mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
                                            kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

>> Yohanes  3:18              Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak
                                            percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam
                                            nama Anak Tunggal Allah.

Jadi, Al Qur’an yang menjadi kitab suci, pedoman hidup anda telah memberikan pembenaran atas perkataan YESUS yang mengaku sebagai ANAK ALLAH. Sekarang, bagaimana dengan anda?


Posting Komentar