Kamis, 30 April 2015

TAK ADA YANG GRATIS

Di dunia ini tak ada yang gratis. Yang gratis ya cuma nyawa dari TUHAN dan udara. Tapi kalau sampai jatuh sakit, ya seperti sudah jatuh tertimpa tangga; merasakan sakit dan bayar dokter. Kalau sakit sesak nafas, ada udara bikinan manusia yang dijual mahal.

Demikian halnya dengan toll laut, waduk maupun pelabuhan yang konon dibiayai oleh Tiongkok. Jokowi dengan entengnya berkata: "Lihatlah 2 hingga 5 tahun ke depan, semua proyek infrastruktur itu akan selesai." Jokowi saking bodohnya sehingga tidak mengerti kalau setelah itu semua jadi, Tiongkok akan memungut biaya. Masuk toll bayar, masuk waduk bayar, masuk pelabuhan bayar, bahkan masuk anginpun bayar. Setelah masyarakat rajin membayar, maka akan ada kenaikan, lalu akan ada penyesuaian tarip, lalu akan ada alasan sudah beberapa tahun belum naik sekaranglah waktunya menaikkan. Itu semua 'kan gagasan Soeharto, bapak pembangunan?! Orang yang paling jago menghisap darah rakyat?!

Memangnya Tiongkok itu malaikatkah sehingga baik sekali, yang TUHAN sendiri belum pernah investasi bidang apapun sejak Adam dan Hawa lahir, malahan suka memintai umatNYA persembahan persepuluhan?! TUHAN saja komersiil, apalagi Tiongkok!

Kita beli bus dengan harga mahal saja oleh Tiongkok dikasih bus yang sudah karatan. Betapa berbahayanya menerima sesuatu dari Tiongkok yang gratisan, ya nggak?! Jokowi ketika masih walikota Solo saja sudah suka bohong, apalagi setelah menjadi presiden. Bisa jadi malah berlipat-lipat bohongnya. Karena itu dengar Jokowi ngomong, boleh, tapi untuk percaya, jangan dulu! Jika anda bercita-cita ingin menjadi penipu ulung, belajarlah pada Jokowi. Bayar mahalpun tidak masalah, tapi anda pasti akan jadi ahli tipu-menipu.

Posting Komentar