Minggu, 28 Juni 2015

MELAWAN KETERBATASAN

Dunia kita adalah dunia yang terbatas, dunia yang tak pernah bisa bertambah oleh proses penciptaan dari tak ada menjadi ada. Jumlah daratan, lautan dan udara dari dulu ya hanya segini-segini saja. Jumlah sumber daya alam juga tak mungkin ada penambahan, kecuali dalam penemuan-penemuannya saja. Begitu pula dengan jumlah manusia yang dibatasi dalam proses perkawinan. Jika jumlah manusia 7 milyar, maka kelahiran manusia-manusia barunya juga berasal dari 7 milyar itu. Tak ada kelahiran yang terjadi oleh faktor yang diluar perkawinan.

Dunia yang terbatas membuat kitapun hidup dalam keterbatasan-keterbatasan. Anton, ya Anton, Udin ya Udin. Anton tak bisa sekaligus menjadi Udin, sedangkan Udin juga tak mungkin bisa menjadi Anton. Kita adalah masing-masing kita.

Ada orang yang dibatasi secara keseluruhan hidupnya, tapi ada juga orang yang dibatasi hanya sebagian dari hidupnya. Contoh orang yang dibatasi keseluruhan hidupnya adalah orang yang sakit dan dalam status koma, orang gila dan orang yang berada dalam penjara. Sebab mereka itu sudah tak bisa berbuat apa-apa, sudah seperti orang yang mati. Sedangkan contoh orang yang dibatasi sebagian hidupnya adalah orang yang mempunyai penyakit permanen, orang yang terbatas kemampuan intelektualnya, orang yang terbatas kemampuan finansialnya, orang yang terbatas kemampuan status sosialnya, dan lain-lain.


Untuk orang-orang yang berketerbatasan total memang mereka itu tak bisa diharapkan apa-apa. Tapi untuk orang-orang yang berketerbatasan sebagian masih bisa mendayagunakan bagian-bagian lain dari hidupnya yang sedang tidak dibatasi.


Cara Mengatasi Keterbatasan Diri Untuk Meraih Sukses

http://www.motivasi-islami.com/cara-mengatasi-keterbatasan-diri-untuk-meraih-sukses/

Pertanyaan Bagus: “Bagaimana Cara Mengatasi Keterbatasan Diri?”




Ya, jika Anda bertanya bagaimana cara mengatasi keterbatasan diri, itu adalah sikap yang positif. Artinya Anda memiliki niatan untuk memperbaiki diri Anda. Berbeda dengan orang yang menyerah akibat dia memiliki keterbatasan.
Jika katerbatasan adalah alasan yang syah agar Anda menyerah, saya yakin semua orang akan menyerah. Pada kenyataanya, semua orang memiliki keterbatasan. Siapa yang tidak? Yang memiliki keterbatasan bukan hanya orang yang cacat, semua orang pada dasarnya memiliki keterbatasan.
Anda memiliki keterbatasan waktu, keterbatasan ilmu, keterbatasan tenaga, keterbatasan modal, keterbatasan fisik, dan berbagai keterbatasan. Semua orang memiliki keterbatasan, mungkin akan berbeda bagi setiap orang.
Jika kita belajar kepada saudara kita yang tuna netra misalnya, mereka memiliki keterbatasan dalam hal penglihatan. Namun kita semua sudah memahami kalau mereka memiliki kelebihan dalam hal perabaan, pendengaran, dan penciuman yang melebihi kemampuan rata-rata manusia.
Saya juga yakin, saat kita memiliki satu keterbatasan, kita pun memiliki banyak kelebihan yang lainnya.

Jangan Berhenti Karena Keterbatasan

“Mengapa kamu tidak bisnis?”
“Karena saya memiliki keterbatasan modal, makanya saya tidak berbisnis.”
So what?
Mengapa tidak bertanya, “Bagaimana cara mengatasi keterbatasan modal?”
Saat Anda bertanya cara mengatasi modal, setidaknya Anda memiliki niatan untuk mengatasinya. Namun saat keterbatasan dijadikan alasan untuk berhenti, maka sudah lah sampai disana. Anda berhenti dan tidak mendapatkan pertanyaan.
Jadi, langkah pertama cara mengatasi keterbatasan diri adalah mengajukan pertanyaan cara mengatasinya.
Mungkin Anda tidak langsung bisa menjawab. Anda perlu pahami ini. Hal ini sering menjadi titik kritis apakah Anda menyerah atau tidak. Saat Anda tidak bisa menjawab, jangan berhenti. Lanjutkan dengan mencari jawaban, dari mana pun datangnya jawaban itu.
Pertanyaan untuk dicari jawabannya. Mengajukan pertanyaan akan memicu Anda untuk mencari jawaban dan tidak selamanya jawaban datang dari pikiran sendiri. Jika Anda salah satu yang mencari jawaban cara mengatasi keterbatasan modal, silahkan baca artikel ini.

Fokus Pada Kekuatan Anda

Seperti disebutkan diatas, bahwa dibalik keterbatasan yang kita miliki, kita pasti memiliki kelebihan atau kekuatan Anda. Maka gunakan kekuatan Anda untuk mencapai apa yang Anda inginkan atau untuk meraih sukses Anda.
Jika Anda pikir, kekuatan Anda tidak akan cukup untuk meraih sukses, maka gunakan prinsip daya ungkit, bagaimana memanfaatkan kekuatan Anda saat ini agar mendapatkan berbagai modal yang cukup untuk meraih sukses.
Gunakan kekuatan Anda, fokuslah pada kekuatan Anda. Ini jauh lebih baik dibandingkan Anda hanya meratapi kekurangan Anda. Ini cara kedua.
Pertanyaanya adalah bagaimana cara menemukan kekuatan saya? Caranya tidak lain dengan mencoba. Anda akan menemukan kekuatan Anda setelah Anda mencoba dan mencoba. Evaluasi hasilnya dan Anda akan menemukan dimana kekuatan Anda.
Setelah ditemukan kekuatan Anda, maka fokuslah disana.

Gunakan Rumus AUTO