Jumat, 03 Juli 2015

BPJS ITU HARUSNYA GRATIS

BPJS - Badan Penyelenggara Kesejahteraan Sosial, harusnya merupakan kewajiban pemerintah terhadap rakyatnya sebagaimana amanah UUD 1945, yang anggarannya diambilkan dari APBN, bukan dengan menarik iuran dari masyarakat seperti sekarang ini. Kalau sekarang ini pemerintah hanya sebagai koordinatornya saja, sedangkan masyarakat membiayai dirinya sendiri. Jika saya peserta BPJS, maka saya membiayai diri saya sendiri melalui iuran yang saya bayarkan setiap bulannya. Dari antara masyarakat bergotong-royong sendiri. Masyarakat yang sedang sehat bergotongroyong membantu masyarakat yang sedang sakit, masyarakat yang tidak kecelakaan membantu yang sedang kecelakaan, masyarakat yang hidup membantu masyarakat yang mati, dan masyarakat yang muda membantu masyarakat yang tua[pensiun]. Sumbangsih pemerintah sama sekali tak ada, sekalipun itu merupakan kewajibannya. Pemerintah main akal-akalan melepaskan tanggungjawabnya dan melemparkan tanggungjawab itu ke masyarakat. Pemerintah yang seharusnya mencerdaskan masyarakat, saat ini sedang melakukan pembodohan. Pemerintah yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat, saat ini sedang menunjukkan arogansinya.

APBN yang seharusnya untuk BPJS salah satunya, telah dirampas dan dialihkan ke soal infrastruktur. Ini pemerintahan yang benar-benar sesat!

Pemerintah melalui pengenaan iuran BPJS bukan saja telah melemparkan tanggungjawab, namun juga tega-teganya meraup keuntungan dari penghimpunan iuran tersebut. Pemerintah menjadi mempunyai persediaan uang tunai ratusan atau bahkan ribuan trilyun dari dana yang belum dimanfaatkan tersebut, yang jika didepositokan ke bank akan mendapatkan bunga atau diputarkan untuk hal lain yang lebih menguntungkan, sama seperti usaha bank yang menerima tabungan masyarakat.

Jadi, harusnya BPJS itu gratis tanpa pungutan iuran!

BPJS adalah bentuk asuransi yang terselubung, yang pada akhirnya akan memukul perusahaan-perusahaan asuransi swasta. Apa sebab? Sebab iuran BPJS sangat murah meriah bila dibandingkan dengan premi asuransi swasta. Mirip kasus Gojek melawan ojek tradisional?!

Dari mana logikanya BPJS bisa lebih murah dari asuransi swasta? Sebab BPJS memaksa setiap warga negara mengikutinya sehingga dalam waktu sekejap bisa mengumpulkan sebanyak-banyaknya peserta, sementara asuransi swasta mengumpulkan nasabahnya secara satu-persatu dengan bujuk rayu yang dahsyat. Ketika asuransi swasta mengumpulkan 1.000 orang sebulan, BPJS sudah ngebut dengan puluhan juta orang dalam tempo sekejap.

Jika asuransi swasta itu seperti pekerjaan tangan, BPJS itu seperti pekerjaan mesin. Jika asuransi swasta itu seperti orang berjalan kaki, BPJS itu seperti mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Tidak ada komentar: