Jumat, 03 Juli 2015

DANA YANG TERHIMPUN PADA BPJS KETENAGAKERJAAN

Target peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga akhir 2015:  22.000.000 orang.

Misalkan gaji: Rp. 2.500.000,-/bulan. 

Tabel iuran:

Jaminan kecelakaan kerja: 0,24% x Rp. 2.500.000,-[gaji] = Rp.       6.000,-/bulan

Jaminan kematian: 0,30% x Rp. 2.500.000,-[gaji]              = Rp.      7.500,-/bulan

Jaminan hari tua: 5,7% x Rp. 2.500.000,-[gaji]                  = Rp.  142.500,-/bulan
                                                                                       _________________________+

                                                        T o t a l                    = Rp.   149.000,-/bulan.


Dana terkumpul perbulan:  22.000.000 x Rp. 149.000,-  = Rp.  3.278.000.000.000,-

Dana terkumpul selama 10 tahun[karena baru bisa dicairkan setelah 10 tahun] =

10 tahun x 12 bulan x Rp.  3.278.000.000.000,- = Rp.  393.360.000.000.000,-

>> Rp.  393 trilyun?

Berapakah uang perkaryawan yang tersimpan selama 10 tahun?

Rp. 149.000,- x 12 bulan x 10 tahun = Rp.   17.880.000,-

Dari jumlah tersebut karyawan hanya diijinkan mencairkan 10% setelah masa kerja 10 tahun, sehingga uang karyawan yang masih tertahan = Rp.  16.092.000,-

PERTANYAAN PENTING:

Jokowi ini presiden atau pengusaha negara? Niat menolong atau niat mencekik? Menurut saya Jokowi itu presiden sontoloyo banget!


Bagaimana dengan dana yang terhimpun pada BPJS kesehatan yang jumlah pesertanya mencapai 168.000.000 orang, jika 22.000.000 orang saja sudah begitu besar angkanya?

Sudahlah, singkirkan Jokowi dari republik ini!

Tidak ada komentar: