Selasa, 25 Agustus 2015

Apa Jokowi Pingin Dilempar Panci Sama Istrinya?

http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2015/08/22/38730/direktur-ncid-apa-jokowi-pingin-dilempar-panci-sama-istrinya/#sthash.jrbYDo7V.dpbs

JAKARTA (voa-islam.com) - Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman mengatakan, kondisi perekonomian yang kian sulit ditambah dengan semakin melemahnya kurs rupiah terhadap dollar AS menjadi bukti jika gagasan Presiden Joko Widodo mereshuffle menteri Kabinet Kerja tidak memberikan efek berarti.
Pasalnya, kondisi rakyat malah semakin sulit akibat harga-harga yang semakin mahal.
Apa Jokowi mau jika saat pulang ke rumah ia dilempar panci oleh ibu Iriana?”
“Semenjak Jokowi berkuasa, para ibu-ibu rumah tangga harus berpikir keras dan menderita untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Parahnya, pemerintah sama sekali tidak menggubris kemarahan mereka dan malah membiarkan harga-harga bahan pokok tidak terkendali. Apa Jokowi mau jika saat pulang ke rumah ia dilempar panci oleh ibu Iriana?” tegas Jajat di Jakarta, Sabtu (22/8).
Jajat menilai, ketidakberdayaan pemerintah dalam mengendalikan harga-harga yang semakin tinggi jika dibiarkan terus-menerus akan berdampak buruk. Tidak hanya popularitas Joko yang akan menurun tapi tingkat kepercayaan rakyat juga akan terkikis seiring dengan semakin sulitnya kondisi perekonomian saat ini. Tentunya ini bisa mengancam posisi Joko sebagai orang nomor satu.
“Yang rakyat butuhkan adalah solusi nyata bukan hanya sebatas wacana seperti ketika Jokowi mengumbar janjinya. Nyatanya, ketika keadaan sulit seperti ini program andalan kartu sakti Jokowi tidak memberikan dampak apa-apa,” tutup Jajat. [abp/pribuminews]

Tidak ada komentar: