Kamis, 27 Agustus 2015

BELUM PERLU MENANAM DI PASIR

Jokowi berkata tentang produksi pangan di lahan gersang;

Selain kisah tentang ketahanan energi (lihat disini), ada cerita lain dari Yogyakarta kali ini tentang Ketahanan Pangan.
Anak-anak bangsa kita telah berhasil menanam berbagai tanaman di atas pasir.
Dengan menggunakan teknologi sendiri mereka menggunakan garis pantai sebagai medium tanam yang subur.
Disana padi, bawang, jagung, tomat sampai tanaman industri tidak tumbuh diatas tanah, tapi di... PASIR!
Ya... pasir pun memberikan kehidupan... Kurang subur apalagi Indonesia ini...!



Nah... semangat kemandirian dari daerah-daerah ini perlu kita pelihara dan besarkan. Sementara ketergantungan harus dihilangkan!


Indonesia bukan Israel yang bertanah pasir, sehingga harus berpikir keras untuk menanam di lahan gersang. Lahan subur di Indonesia ini mahaluas. Yang diperlukan adalah manajemen anda sebagai presiden dan keberanian anda untuk memerangi mafia. Sebab apa yang terjadi sehubungan dengan kelangkaan pangan dan kenaikan harga-harga itu adalah permainan mafia yang dibekingi oleh pejabat-pejabat korup.

Itulah sebabnya anda diharapkan tidak memasukkan orang-orang partai atau orang-orang yang berjasa kepada anda ke lingkungan kabinet, tetapi supaya diisi oleh kalangan profesional. Namun itu anda langgar, sehingga semakin kacaulah keadaan negara ini oleh sebab ketidakbecusan atau kepentingan-kepentingan tertentu mereka.

Indonesia masih belum saatnya masuk ke perlombaan teknologi. Yang diperlukan saat ini adalah kedisiplinan, bukan kepintaran.


Tidak ada komentar: