Minggu, 23 Agustus 2015

INILAH ANAK SETAN YANG MENGUASAI DUNIA

Kalau Israel adalah anak ALLAH yang menguasai dunia, maka paus Vatikan adalah aliran dari anak setan. Kedua bangsa itu sama-sama bermain di Amerika Serikat. Jika Yahudi menguasai kongres Amerika Serikat, paus Vatikan menguasai pemerintahannya. Dengan memanfaatkan umat Katolik yang mayoritas di Amerika Serikat, setiap orang yang mencalonkan diri sebagai presiden Amerika pasti akan meminta restu dari Vatikan. Maka ketika paus memberikan isyarat mendukung seorang kandidat, seluruh umat Katolik pasti akan memilih kandidat tersebut, dan pasti menanglah dia.

Pergerakan kedua kekuatan yang saling berlomba untuk menguasai dunia tersebut ada tercatat dalam Alkitab. Sedangkan tentang kekuatan Islam dituliskan di Alkitab sebatas zaman pemerintahan Ottoman Turki saja. Artinya, Islam bukanlah kekuatan yang memegang peranan penting di akhir zaman ini. Bukan kekuatan yang harus diperhitungkan kecuali sebagai penggembira saja, seperti peranan Rusia, China, Jepang, Korea Utara, dan lain-lainnya yang sama-sama tak tertulis di Alkitab.

Pertikaian bangsa-bangsa yang terjadi saat ini pada akhirnya akan menggiring paus Vatikan sebagai pemimpin kesesatan, sedangkan bangsa Yahudi akan menjadi pemimpin pertobatan.

Wahyu 13:3     Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti
                        kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang
                        membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran,
                        lalu mengikut binatang itu.

Wahyu 7:4       Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu:
                        seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari
                        semua suku keturunan Israel. 
            7:9       Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu
                        kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung
                        banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa,
                        berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba,
                        memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di
                        tangan mereka.

Matius 25:33   dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya 
                        dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
             25:46  Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi 
                        orang benar ke dalam hidup yang kekal." 


Peperangan itu nantinya adalah tentang hari Sabtu atau hari Minggu; hari Sabtu - Yahudi, hari Minggu - Vatikan, antara hari pertama dengan hari ketujuh. Hari Jum'at hanya penggembira saja, sebagaimana bunyi hukum ALLAH yang ke-4:

"Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat."

Bangsa Yahudi hingga saat ini adalah termasuk kelompok yang mengingat, sedangkan untuk kelompok yang melupakan sudah cukup terwakili oleh Vatikan. Jum'at nggak ikut-ikut.

Tidak ada komentar: