Senin, 24 Agustus 2015

JANGAN MERASA TELAH LEBIH BAIK

Jokowi-Ahok, jangan kalian merasa telah berbuat lebih baik terhadap rakyat, jika hutang tak boleh dibayar kurang. Selama hutang tak boleh dibayar kurang, jangan kalian merasa telah lebih baik, sebab kalian juga masih kurang baik. Bagi orang-orang tertentu kalian masih dinilai bajingan tengik! Karena itu kalau jadi orang baik janganlah tanggung, jangan setengah-setengah, setengah orang kau senangkan setengah orang kaususahkan.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

PROVOKATOR? Jangan karena provokator ditangkapi polisi dan dijebloskan ke penjara, sehingga provokator itu negatif. Tidak semua provokasi itu negatif, justru provokasi yang bertanggungjawab sangat dibutuhkan. Sebab provokator itu memberikan pencerahan, memberikan keterangan, membukakan kesadaran akan hak-hak warga, memberikan dukungan moril dan membakar semangat. Provokasi diperlukan supaya pihak yang lemah tidak ditindas terus-terusan, menciptakan kesetiakawanan sosial dan membuka perjuangan dan perlawanan nasional.

Indonesia merdeka adalah karena provokasi bung Karno, bung Tomo, dan ahli-ahli orasi lainnya. Bagi penjajah mereka dianggap merugikan. Tapi bagi kemerdekaan Indonesia, mereka adalah orang-orang yang berjasa sangat besar. Mereka membangunkan orang-orang yang tidur dan menggerakkan orang-orang yang diam.

Dan jika akibat provokasi itu adalah kerusuhan dan peperangan, itu memang target yang diinginkan oleh para provokator. Sebab ada saatnya penguasa harus diberikan perlawanan, jika mereka menutup jalan damai. Karena itu jangan takut menjadi dan disebut provokator selama kita bertanggungjawab dan berani berdiri di baris depan. Kalau terjadi apa-apa kita harus maju terdepan sebagai pembela.

Tidak ada komentar: