Senin, 31 Agustus 2015

JANGAN TAKUT DENGAN ANCAMAN AHOK

Dear buruh, jangan takut dengan ancaman Ahok. Namanya perjuangan kita memang menghadapi ancaman. Karena itu jangan takut dan jangan ragu-ragu dengan apa dan siapa saja yang ada di depan kita. Sikat semuanya dan sikat terus. Letupkan perang nasional! Di atas ada TUHAN yang bersama kita! JANGAN TAKUT!

Ahok: Anda Mau Demo Jangan Sok Sembarangan

http://news.okezone.com/read/2015/09/01/338/1205988/ahok-anda-mau-demo-jangan-sok-sembarangan

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengimbau kepada ribuan buruh yang menyerbu ibu kota agar tidak merusak fasiltas sosial (Fasos) Pemprov DKI Jakarta.
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengancam akan mengambil tindakan tegas berupa melaporkan kepada pihak kepolisian apabila perusakan fasilitas sosial dilakukan oleh para buruh tersebut.
"Kita sudah bilang tolong jangan rusak taman pot segala macam, apalagi rusak-rusak lampu. Kalau (ada perusakan) kita akan foto dan kita gugat karena ada penanggungjawabnya. Kalau Anda mau demo jangan sok sembarangan, apalagi bukan orang Jakarta, orang Jakarta saja kita gugat," ujar Ahok di Balai Kota, Selasa (1/9/2015).
Suami Veronica Tan ini mengintruksikan seluruh anggota Satpol PP untuk memfoto para oknum buruh yang merusak fasilitas sosial ibu kota. Menurutnya, Hal ini dilakukan demi menjaga aset milik Pemprov DKI Jakarta.
"Makanya itu kita selalu ngancem enggak pernah proses. Ini saya mau proses. Saya minta Satpol PP foto semua, lapor polisi kita akan tambil tindakan. Ada penanggungjawabnya kok. Ini jelas," tandasnya.
Seperti diketahui, puluhan ribu buruh dari berbagai serikat pekerja akan menggelar unjuk rasa dengan melakukan longmarch dari Bundaran HI, Monumen Nasional (Monas), dan Istana Kepresidenan pada hari ini. Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi terkait ancaman PHK besar-besaran yang akan dilakukan sejumlah perusahaan.
Polda Metro Jaya akan melakukan pengawalan unjuk rasa elemen serikat pekerja yang akan dilakukan pada hari ini. Sebanyak 8.542 personel Polri diterjunkan untuk mengamankan unjuk rasa. Petugas juga melakukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah jalan. Hal itu dilakukan secara situasional bergantung peningkatan konsentrasi massa.
(ful)

Tidak ada komentar: