Senin, 31 Agustus 2015

JOKOWI ITU TIDAK TAKUT DENGAN KITA

Kalau perampok takut dengan kita, misalnya karena kita memakai seragam TNI, maka amanlah kita. Tapi kalau perampok itu tidak takut dengan kita, maka celakalah kita.

Nah, Jokowi berkali-kali menyatakan diri tidak takut kehilangan popularitasnya. Dia tak sungkan-sungkan lagi dengan kita untuk mengajukan koruptor Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Dia tak sungkan-sungkan lagi dengan kita untuk menaikkan harga BBM, listrik, gas LPG, dan lain-lainnya. Dia tak sungkan-sungkan lagi dengan kita untuk menghancurkan KPK, dan berapa banyak lagi pertunjukan-pertunjukannya yang menimbulkan kegeraman kita. Dia sudah arogan sekali dalam balutan kesopansantunannya. Abaikan kesopansantunannya tapi rasakan akibat dari kebijaksanaannya yang memukul kepala kita.

Bukankah dia kini meninggalkan kita dan merapatkan diri ke TNI? Kita sudah tak digubris sama sekali. Kita sudah bukan apa-apa lagi baginya. Pemilu sudah lewat, maka kitapun ditinggalkannya.

Tidak ada komentar: