Jumat, 28 Agustus 2015

KE-2: REVOLUSI MENTAL ALA HAKEKAT

 JAWABAN SAYA BERWARNA BIRU

yangsetiadanbenar@gmail.com;

Info  Dari: hakekat hidup
Karena selama ini keberadaan TUHAN hanya diterima sebatas keyakinan, belum diterima secara logika, maka kita harus mendesak logika untuk menerima keberadaan TUHAN. Kita harus desak atau paksa orang untuk membuktikan ketidakberadaan TUHAN. Semua orang harus kita posisikan sebagai orang yang atheis yang tidak mempercayai keberadaan TUHAN. Kita harus ajukan pertanyaan kepadanya: buktikan menurutmu TUHAN itu tidak ada? Di sini dari seribu orang pasti akan timbul seribu pendapat. Nah, kita harus bisa menjawab semua pendapat orang itu dengan pembuktian TUHAN itu ada. 

Kegagalan kita membuktikan keberadaan TUHAN, maka akan menggugurkan program-program kita yang berikutnya. Tapi jawaban yang rasional akan menepiskan keragu-raguan orang. Pada saat itu mulailah tertanam keyakinan rasionalnya bahwa TUHAN itu ada dan bahkan sekarang bisa kelihatan 

Hua..ha..ha..... redaksi majalah gadungan telah merubah perkataan saya: "sekalipun tidak kelihatan" menjadi: "bahkan sekarang bisa kelihatan." Lihat nih:

http://bloghakekatku.blogspot.com/2015/08/revolusi-mental-ala-hakekat_28.html

Tentang ini Al Qur'an sudah menuliskan:
   
QS. 24:11              “Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah
                        dari golongan kamu juga.”                        

Golongan Muhammad itu pembohong.

Nah, hal ini adalah pekerjaan dan kewajiban saya dan saya sanggup menjawabnya. Karena itu tanpa disediakan biaya operasional, saya bisa melanjutkan dengan langkah-langkah berikutnya.

Untuk kedua kalinya, kata-kata: "jika" anda gantikan menjadi: "tanpa."

Tentang hal ini TUHAN YESUS mengatakan:

Lukas 6:45      Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan 
                       hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat 
                      dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, 
                      meluap dari hatinya."

Yohanes 1:5     Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Kegelapan itu tidak bisa menguasai terang. Orang bodoh tidak bisa mendustai orang pinter. Semua perbuatan tercela anda ketahuan. - Hua..ha..ha.......

Untuk itu biarlah tulisan ini anda kaji dan anda uji lebih dahulu, apakah merupakan sebuah teori yang rasional atau tidak. Silahkan anda mengujinya ke saya, menurut catatan harian si hakekat hidup

 Hua..ha..ha........ saya tak menulis itu[warna kuning].


JAKARTA - Namun beberapa hari terakhir media massa mendadak heboh 
Publik memang dihebohkan dengan adanya seorang pria asal Banyuwangi yang bernama TUHAN . Hal ini bermula di media sosial Facebook setelah seorang netizen mengunggah KTP tukang kayu yang bernama TUHAN,

Sumber beritanya:    http://nasional.tempo.co/read/news/2015/08/25/058694737/heboh-pria-bernama-tuhan-mui-minta-ktp-nya-ditarik

Dan keberadaan TUHAN ini menurut beberapa sumber yang kurang bisa dipercaya,

Sumber kurang bisa dipercaya mengapa sudah buru-buru diberitakan? Sembrono namanya.

disebabkan oleh mukjizat dan kedigdayaan sdra hakekat hidup

 Hah?! Apa hubungannya orang itu dengan saya?!

yang telah mendesak atau paksa orang untuk membuktikan ketidakberadaan TUHAN. Semua orang di posisikannya sebagai orang yang atheis yang tidak mempercayai keberadaan TUHAN. Kita harus ajukan pertanyaan kepadanya, tuturnya :  Buktikan menurutmu TUHAN itu tidak ada? Di sini dari seribu orang pasti akan timbul seribu pendapat.katanya dengan berapi-api,  Nah, kita harus bisa menjawab semua pendapat orang itu dengan pembuktian bahwa TUHAN itu ada dan bisa dibuktikan secara logika dan bisa dilihat dengan mata, diraba dengan tangan, bahkan dipeluk! Pungkas hakekat hidup,

Saya nggak pernah membuat pernyataan seperti itu. Bacalah di sini: tapi harus memiliki modal, ya?! Sedikit pintar untuk mencerna, bukan pintar memutarbalikkan perkataan orang. Okey?!

http://bloghakekatku.blogspot.com/2015/08/melihat-allah.html

dan masih menurut sumber yang terkait berkat kerja keras dan semangat pantang mundur yang berapi-api dari sdra hakekat hidup ini, maka terjadilah seorang nitizen mengunggah KTP tukang kayu yang bernama TUHAN di media sosial Facebooknya.

Saya tak ada kaitannya. Akun facebook saya sudah diblokir oleh facebook. Sedangkan saya adalah orang yang sederhana sekali, tidak ada yang canggih-canggih pada saya. Anda orang baru, sedangkan saya sudah malang-melintang di internet ini sejak tahun 2008. Banyak yang sudah mengenal siapa saya.


Bahkan TUHAN menunjukan KTP-nya (Raiza andini)

Sementara itu, Ketua MUI Jawa Timur, KH Abdussomad Bukhori menegaskan, agar TUHAN mengganti namanya.

Posisi saya saat ini ada di Ciputat, Tangerang Selatan, bukan di Jawa Timur. Dan harus saya terangkan bahwa TUHAN gelar dengan Tuhan nama orang itu berbeda. 

Tujuannya agar nama tersebut tidak mengandung penafsiran yang salah.

Hanya orang yang berkacamata kuda saja yang sempit pandangannya. Tapi orang Terang melihat dengan jelas perbedaan setipis apapun.

mungkin bapa-bapa ulama ini khawatir nama TUHAN yang sering mereka sebut-sebut dan puja puji dan disucikan yang tertanam dihati sanubari mereka yang paling dalam, yang sering dizikirkan TUHAN..TUHAN...TUHAN akan ternoda imannya, atau khawatir kalau - kalau TUHAN akan diberi mempelai wanita yang telah dipersiapkan untuk menyambut kedatangannya oleh saudara-saudara seiman hakekat hidup ini.

Orang berpenyakit gugup itu sensitif sekali. Sedikit masalah sudah membuatnya penuh kekuatiran. Menurut sebuah artikel itu disebabkan oleh kejadian masa lalu yang pernah dipermalukan, sikap introvert dan tertutup, kurang pergaulan, kehilangan kasih sayang, kurang terlatih, dan lain-lainnya. Kalau di negara Inggris, orang dengan ciri-ciri itu diwaspadai, sebab mudah sekali direkrut oleh ISIS atau teroris. Dan hasil penangkapan teroris memang memberikan ciri orang yang tertutup, menyendiri, tak mau bergaul. 

Baca selengkapnya disini:
http://www.gsjagrogol.org/index.php/artikel/power-character/150-mengapa-saya-mudah-gugup

Namun kekhawatiran yang berlebihan dan tidak pada tempatnya ini dibantah oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid mengatakan, MUI dan PBNU harusnya tidak perlu pusing meminta agar kedua orang tersebut mengganti namanya. Menurut Sodik, tak ada yang salah dengan nama mereka terlebih nama tersebut juga tidak melanggar syariat Islam.
"Dari sisi aqidah dan syariat Islam saya melihat tidak ada pelanggaran kecuali jika namanya Allah," ujar Sodik kepada Okezone, Jumat (28/8/2015).

Anggota DPR itu lebih berwawasan luas dari MUI dan PBNU, ya?!


Dan yang aneh tidak beberapa lama berselang muncul lagi berita  JAKARTA - SAITON (39)  tak menyangka akan jadi terkenal seperti sekarang. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai guru teknik komputer itu mendadak sibuk melayani wartawan yang mewawancarainya langsung di Palembang, via telepon bahkan diundang ke Jakarta.

Melihat berkah yang didapatnya, Saiton langsung mengucap syukur paling dalam pada TUHAN Pasalnya, dia tak menyangka nama yang sering dianggap nyentrik  tapi tidak terkenal, berkat munculnya TUHAN justru malah membuat dirinya jadi pembicaraan hangat masyarakat. meskipun si SAITON ini belum tau bahwa ini sebenarnya berkat mukzijat dan kedigdayaan sdra hakikat hidup.
kalau nanti Saudara SAITON dan TUHAN  tau mungkin bisa memberi bantuan oprasional untuk sdra hakekat hidup biar tetap bisa hidup terus dan enggak mati-mati.

Lagi-lagi koq dikaitkan dengan saya?! Orang koq suka menambah angka kebodohan?! Harusnya anda berusaha memperbaiki citra Islam, bukannya memperburuk. Itulah sebabnya orang-orang Islam sendiri menentang orang-orang yang seperti ini, sekalipun sama-sama Islamnya. Sebab mereka-mereka inilah yang menghancurkan Islam dari dalam. 

Orang yang terlalu Islam itu memang lebih tidak bagus, sebab Islamnya memang tidak bagus. Sedangkan yang kurang Islami malah yang lebih bagus, sebab dijauhkan dari ajaran yang tidak bagus. Semakin dekat api semakin panas, sebab api itu panas. Sedangkan semakin jauh dari api semakin dingin. 

Jauhilah yang tidak bagus supaya anda bagus.


Namun yang lebih mengejutkan dan membingungkan  lagi pertemuan antara anak-anak SAITON dan SAITON dengan anak-anak TUHAN dan TUHAN ini sudah dinubuatkan didalam kitab suci yaitu Alkitab! menurut sumber dari seorang  ahli nubuat mengatakan bahwa nubuat itu sebenarnya tidak nyambung tetapi menurutnya nubuat itu bisa dan boleh  dicocok-cocokan menurut ilmu "cocokology" KETUHANAN.
Yesus = TUHAN, Yesus = anak TUHAN, orang Israel semua =TUHAN, orang-orang Kristen = Anak TUHAN,  DEWA = TUHAN, BUDDHA=TUHAN, ALLAH=TUHAN, LEMBU=TUHAN, Tuhan=TUHAN, tapi sekarang pakar-pakar agama sudah bisa membedakan yang mana sebenarnya TUHAN yang asli, sebab berdasarkan KTP yang resmi dan ada sosoknya! .

 Hua..ha..ha..... semakin ngelantur.


jadi tidak bisa dipugkiri lagi. tentang keberadaan TUHAN dimuka bumi yang menjadi manusia , menurut ilmu cocokology KETUHANAN maka Yesus=Tuhan Lembu=TUHAN, ALLAH pun digelar TUHAN? tetapi Bapa-bapa PAKAR Agama ISLAM sudah tau dan paham serta berpengalaman tentang, Apa persamaan YESUS, DEWA, BUDDHA, LEMBU dan ALLAH makanya sama-sama disebut TUHAN atau KETUHANAN!
mungkin bagi masyarakat awam agamanya yang pas-pasan dan bukan tamatan universitas2 Islam ternama atau tamatan luar negeri.ya nggak ngerti. ikut aja, kesurga dunia..ikut, keneraka monggo...juga.
namun akhirnya saya salut kepada hakekat hidup, yang senatiasa mengirim berita2 yang sangat2 penting dan dibutuhkan. serta tanggapan2nya yang sangat membagunkan saya dari tidur saya,
Salam..

Benarkah tulisan-tulisan saya telah membangunkan tidur anda?  Akh, enggak, saya melihat anda masih dalam mimpi. Mata anda masih tertutup, belum terbuka.



Ayub 2:1 Pada suatu hari datanglah anak-anak TUHAN menghadap TUHAN dan di antara mereka datang juga IBLIS untuk menghadap TUHAN. (Jadi Anak-anak Tuhan dan Iblis bersama-sama bertemu TUHAN untuk jumsus (jumpa khusus) dan konfrensi pers.

Iya, setan menurut Islam itu berbeda dengan setan menurut Kristen. Kalau menurut Islam, setan itu ciptaan TUHAN, sedangkan menurut Kristen TUHAN tidak pernah menciptakan yang tidak baik. Semua ciptaan TUHAN itu baik. Sama seperti bayi dilahirkan itu suci, tapi setelah besar nyatanya maling. Apakah bunda melahirkan maling? Tidak! Bunda melahirkan bayi yang suci. Tapi pilihan anak itulah yang membuatnya menjadi maling. 

Setan menurut Kristen asalnya adalah malaikat suci.  Kenapa setan di kitab Ayub disebut anak-anak TUHAN? Sebab ciptaan TUHAN. Anak itu ciptaan bapaknya. Sekalipun nakal tetap anak. Status itu baru berubah menjadi bukan anak pada saat sudah dikeluarkan dari rumah, yaitu dimasukkan neraka pada hari kiamat nanti. Itulah vonis resminya pengadilan ILAHI.

Meskipun nanti bukan harus iblis tetapi SAITON  dan anak-anaknya yang berjumpa TUHAN dan anak-anak TUHAN, tetapi berdasarkan ilmu nubuat dicocokology aja, maka ada hubungannya nubuat Ayub 2:1 itu. katanya dengan khawatir karena takut nanti nubuat itu mengandung penafsiran yang salah lagi menurut pakar-pakar agama yang mengimaninya.
Namun semua ini adalah karena dari hakekat hidup yang



> Jika TUHAN itu seperti kamera CCTV yang mengintai perbuatan kita secara diam-diam, jika kita tak mengetahui kalau di ruangan itu ada kamera CCTV-nya, maka kita tak merasa takut untuk mencuri sebab kita yakin aman-aman saja. Berbeda dengan orang yang tahu seluk-beluk ruangan itu yang berkamera CCTV, pasti orang akan berhati-hati. 
> Karena itu yang perlu ditanamkan ke dalam pikiran orang adalah keberadaan TUHAN. Keberadaan TUHAN tidak boleh sekedar suatu keyakinan yang tidak jelas, melainkan harus sejelas-jelasnya dia ketahui. Kita harus sanggup membuat orang melihat TUHAN tanpa sosok TUHAN, seperti merasakan angin tanpa wujud angin. (merasa TUHAN ada didalam manusia TUHAN ,tukang kayu dari anak tukang kayu)

Itu bukan tulisan saya. 

> Karena selama ini keberadaan TUHAN hanya diterima sebatas keyakinan, belum diterima secara logika, maka kita harus mendesak logika untuk menerima keberadaan TUHAN. Kita harus desak atau paksa orang untuk membuktikan ketidakberadaan TUHAN. Semua orang harus kita posisikan sebagai orang yang atheis yang tidak mempercayai keberadaan TUHAN. Kita harus ajukan pertanyaan kepadanya: buktikan menurutmu TUHAN itu tidak ada? Di sini dari seribu orang pasti akan timbul seribu pendapat. Nah, kita harus bisa menjawab semua pendapat orang itu dengan pembuktian TUHAN itu ada. 
> Kegagalan kita membuktikan keberadaan TUHAN, maka akan menggugurkan program-program kita yang berikutnya. Tapi jawaban yang rasional akan menepiskan keragu-raguan orang. Pada saat itu mulailah tertanam keyakinan rasionalnya bahwa TUHAN itu ada sekalipun tidak kelihatan. 
> Nah, hal ini adalah pekerjaan dan kewajiban saya dan saya sanggup menjawabnya. Karena itu jika disediakan biaya operasional, saya bisa melanjutkan dengan langkah-langkah berikutnya. Untuk itu biarlah tulisan ini anda kaji dan anda uji lebih dahulu, apakah merupakan sebuah teori yang rasional atau tidak. Silahkan anda mengujinya ke saya: hakekathidupku@yahoo.co.id,

Itu semua teks aslinya.

Tidak ada komentar: