Selasa, 18 Agustus 2015

KE-6: SANGGAHAN MUSLIM

Lanjutan;

lagi pula dengan mengasihsayangi sesama dengan tulus,
maka kehidupan kita terasa menjadi bermakna dan bermanfaat. yang mana
kelak semua kebaikan2 kita juga pasti kan dibalas oleh Allah dengan
Rahmat dan AmpunanNya. dan dalam menjalani kehidupan didunia inipun
kita akan dikasihsayangi orang! ,


Jawaban saya:

Islam telah melanggar hak patent Kristen. Sebab ajaran kasih merupakan ciri khas ajaran Kristen yang sudah ada 600 tahun sebelum adanya agama Islam. 

YAHWEH adalah kasih sudah dituliskan nabi Musa 1.600 tahun sebelum YESUS lahir atau 2.200 tahun sebelum Islam lahir atau 4.400 tahun yang lalu;

Keluaran 34:6      Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, 
                     TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah 
                     kasih-Nya dan setia-Nya,

Dituliskan ulang oleh rasul Yohanes 60 tahun setelah kebangkitan YESUS atau 500 tahun sebelum Muhammad atau 1950 tahun yang lalu;

1Yohanes 4:8        Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab 
                      Allah adalah kasih.

Ciri khas orang Kristen;

Yohanes 13:35      Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu 
                          adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."

Kalau Islam menghalalkan tindakan balas-membalas. Jika orang Islam ditampar pipi kirinya, maka dia halal untuk membalas pipi kanan lawannya. Itu konsep bayar lunas namanya, tidak menimbulkan utang-piutang. Berbeda dengan ajaran Kristen, jika ditampar pipi kirinya dia harus memberikan pipi kanannya, sehingga meninggalkan piutang bagi lawannya yang menjadi bagian ALLAH untuk menagihnya. Lawan Kristen akan tercatat sebagai orang jahat yang akan dihakimi ALLAH. Tapi kaum Muslim yang melakukan pembalasan akan tercatat sebagai sama-sama jahatnya dan ALLAH kehilangan hak untuk menghakimi manusia, karena hakNYA sudah diambil oleh kaum Muslim. 

Coba, pikirkan Bagaimana kalau kita jauh dari Allah Pencipta kita
serta tidak mau bersyukur atau mengingkari atas begitu banyak
pemberian-pemberianNya selama ini kepada kita, yang saat ini masih
memberi jantung kita berdenyut dan memberi kesehatan, dll? Sebab
setelah tubuh kita hancur kelak dan jiwa kita dalam GenggamanNya
hanya Dia saja Yang Kuasa membangkitkan kembali semua jasad2 yang
telah lebur dan musnah, dan mengembalikan rasa keberadaan, pikiran2,
ingatan2, perasaan2, kata hati (ruh) kita.



Jawaban saya:

Kalau anda nggak ngamuk, ijinkan saya untuk bertanya demi kebenarannya. Tapi kalau anda ngamuk, ya lebih baik saya batalkan pertanyaannya. Begini, karena ALLAH kita berbeda, pasti berbeda pula peranannya. Tidak mungkin dunia ini diciptakan oleh 2 ALLAH, bukan?! Sesuai dengan konsep Islam bahwa ALLAH itu esa, maka Pencipta dunia ini pasti hanya satu, tidak mungkin dua. Jadi, ALLAH yang mana Pencipta yang sesungguhnya? ALLAH Islam atau ALLAH Kristen? 

Bagaimana mengetahui kebenarannya? Kita adu saja antara Alkitab dengan Al Qur'an. Kalau di Alkitab diceritakan jelas permulaan ALLAH; Pada mulanya ALLAH menciptakan langit dan bumi. Berikutnya diceritakan apa saja yang IA ciptakan mulai hari pertama hingga hari yang keenam. Selanjutnya kita dibuat tahu silsilah keturunan Adam dan Hawa secara terperinci. Coba bandingkan dengan Al Qur'an yang kisah-kisahnya berantakan seperti abu yang dihamburkan gunung Merapi. Dari satu ayat ke ayat berikutnya sering kali sudah nggak nyambung. Kisah seseorang berserakan di berbagai surah sehingga sulit untuk membuat kronologisnya. 

Jadi, coba deh, anda usahakan memiliki Alkitab untuk sekedar studi banding supaya wawasan anda bukan melulu Al Qur'an saja. Sebab orang-orang Hindu atau Buddha yang tak pernah baca kitab suci lainnya juga bisa merasa benar dan hebat atas kitab sucinya sendiri. Contohlah saya, sekalipun Kristen saya juga punya Al Qur'an dan baca qatam hingga 4 kali. Sekalipun Kristen pengetahuan Keislaman saya nggak kalah dengan orang Islam yang sejak lahir. Sebab saya mau membuka diri untuk mempelajari hal-hal yang lain. 


Atau Bagaimana keadaan kita kalau kita kikir, serakah dan pendengki
kepada sesama? Apakah kita tidak akan mati dan tetap memiliki dan
menguasai apa-apa yang kita cari dan usahakan?
Jikalaupun kita mau mengasihi Allah, Maka apakah yang bisa kita
kasihi kepada Allah yang Dia tidak punya?
☆☆☆BERPADUNYA TAURAT, INJIL DAN AL QUR'AN (TAUHID) Mat 22:37 & Mar
12:30 dan Ulangan 6:5: "Cintai Allah, dengan segenap hatimu dan dengan
segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. dan "Jika bapa-bapa,
anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta
kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri
kerugiannya, dan rumah2 tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih
kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan bersungguh-sungguh di
jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Qs
At Taubah 34.
☆☆☆
Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah
tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana
mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta
kepada Allah“ Al Baqarah 168
Nabi Daud As
Mazmur 70:4(70-5) Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau
semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai
keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: "Allah itu besar!" Allahu
Akbar!
“Katakanlah (wahai orang-orang yang beriman): “Kami beriman kepada
Allah dan kitab yang diturunkan kepada kami, dan kitab yang diturunkan
kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan kitab
yang diberikan kepada Musa dan Isa serta kitab yang diberikan kepada
nabi-nabi dari Rabb (Pemilik,Pencipta,Pemelihara) mereka. Kami tidak
membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk
patuh kepada Allah"—QS. Al-Baqarah: 136. Amin.
Salam Damai Sejahtera.
Muhammad Dharmawan.


Jawaban saya:

Saya keberatan dengan keterangan Al Qur'an yang mengatakan kitab-kitab dalam Alkitab itu sebagai seolah-olah pemberian - ALLAH memberi kepada seorang nabi. Tidak begitu. Alkitab yang terdiri dari 66 kitab itu hasil tulisan kira-kira 40 orang, bukan turun kitab dari langit. Alkitab adalah tulisan manusia. Bukan seperti Al Qur'an yang diturunkan dari langit ke-7 oleh ALLAH kepada Muhammad, sekalipun ada cerita bahwa Al Qur'an itu wahyu yang diberikan malaikat Jibril kepada Muhammad dan yang dituliskan oleh Zaid bin Tsabit. Al Qur'an sendiri menyatakan bahwa Al Qur'an diturunkan kepada Muhammad, bukan dituliskan. 


[lanjut nanti malam]

Tidak ada komentar: