Senin, 10 Agustus 2015

NGGAK USAH BPJS

Sakit dan Daya Sembuh Alami

http://tncbabussalam.com/sakit-dan-daya-sembuh-alami/

Manusia telah diciptakan Allah dengan sebaik-baik ciptaan, dan telah diberikan satu mekanisme yang canggih yaitu “daya sembuh alami”. Daya sembuh alami ini muncul dengan sendirinya apabila proses sakit telah selesai, seperti pusing, demam, batuk, pilek dll akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan waktu,  walaupun tidak menggunakan obat obatan.
Namun daya sembuh ini tak akan muncul apabila tugasnya telah diambil alih oleh obat obatan.
Seperti yang  diketahui bahwa sakit ada waktunya dan sembuh juga ada waktunya, akan tetapi setiap orang sakit biasanya ingin cepat pulih dari gejala yang mengganggu aktifitas terutama sakit pada anak anak, kita lebih cemas apabila si kecil sakit, kita juga tidak sabar menahan rasa sakit yang diderita, akibatnya “sedikit sakit” langsung minum obat. Padahal setiap sakit tidak selalu harus minum obat.
Kita harus waspada terhadap obat-obatan  kimia sintetis karena semua ada dampaknya, terutama melemahkan daya tahan tubuh. Sebagai contoh obat influenza yang sering dikonsumsi, hampir dapat dipastikan mengandung zat penurun panas, ketika mengalami penurunan kesadaran karena suhu tubuh naik hingga melebihi 38 derajat celcius, kita akan panik lalu berfikir untuk mengkonsumsi obat sesegera mungkin guna menurunkan panas tubuh, panas suhu tersebut sebenarnya bertujuan untuk mengaktifkan mekanisme kekebalan tubuh yang bekerja guna memusnahkan virus virus didalam tubuh,  jadi hal itu merupakan upaya penyembuhan secara alamiah. Jika  mengkonsumsi obat penurun panas, suhu tubuh mungkin akan segera kembali normal tetapi hal itu justru menjadikan “daya sembuh alamiah tubuh”  tidak akan bekerja. Akibatnya gejala influenza masih tetap dirasakan selama beberapa hari. Atau kita dapat mengupayakan berbagai cara untuk meredakan gejala tersebut tetapi daya sembuh alamiah tubuh telah hilang secara sia sia.
Mengkonsumsi obat kembung untuk menghilangkan rasa sakit pada lambung.  setiap kali terasa kembung membuat menderita tukak lambung atau kanker lambung dikemudian hari dan masih banyak dampak dari lingkaran obat obatan yang tak aman ditubuh.
Menurut Dr. Hiromi Shinya ahli gasro dari Jepang yang telah bertahun tahun meneliti fakta fakta tentang pengaruh obat terhadap usus akan memahami bahwa ” semakin manjur suatu obat, semakin tinggi pula daya racunnya baik itu obat barat atau obat Cina”
Menurut beliau, tubuh akan sembuh dengan sendirinya tanpa bantuan obat, anda tidak perlu khawatir apabila terjadi hal hal seperti itu, sebab apabila kita terbiasa dengan obat “daya tahan tubuh” akan menurun. Apabila daya tahan tubuh turun maka kita akan mudah sakit dan mudah lelah walaupun tidak melakukan aktifitas .
Satiap orang memiliki  daya sembuh alami, demikian pula para binatang, ketika sakit flu, pilek, demam, batuk diare dll. tubuh akan memperbaiki dirinya sedikit demi sedikit sampai pulih tanpa obat, yang penting minum, nutrisi dan istirahat.
Mengapa demikian….?
Sistem pertahanan tubuh senantiasa bekerja bahu-membahu tanpa henti, ia tidak mengenal jam istirahat dan tidak terpangaruh siang malam, tidur dan terjaga. Mereka bekerja mencegah masuknya invasi unsur asing ke dalam tubuh mulai dari bahan luar semacam polutan, alergi, bakteri, virus hingga gangguan yang muncul dari hasil sisa metabolisme dan bekerja keras untuk penyembuhan dari dalam apabila kita sakit.
Sistem imun akan melindungi tubuh dari infeksi bakteri dan virus serta menghancurkan sel kanker dan zat asing lain dalam tubuh. Jika melemah, kemampuannya dalam melindungi tubuh akan berkurang sehingga menyebabkan patogen, beraneka macam virus dan bakteri jahat akan berkembang dalam tubuh.
Maka sangat dibutuhkan air dan nutrisi alami untuk membantu tubuh dalam memperbaiki dirinya sendiri, dan tentunya harus sabar menahan derita sakit untuk sesaat.
Memang penyembuhannya tidak instan dan membutuhkan waktu yang lama tetapi apabila tubuh melakukan penyembuhan secara alami,  maka daya sembuhnya akan sempurna dan dikemudian hari tidak akan mudah sakit.
Organ sentral didalam tubuh adalah usus besar, apabila terbiasa membersihkan usus besar ini dengan benar maka  sakit akan mudah tertangani dengan cepat dan hidup kita senantiasa bahagia.
Maka bersihkan selalu usus besar kita untuk hidup selalu sehat.
Salam TNC
Thibbun Nabawi Center

Baca link ini:
https://books.google.co.id/books?id=S0yPP9gKGuEC&pg=PA169&lpg=PA169&dq=daya+sembuh+dari+tubuh+kita&source=bl&ots=uK2vq_cFWk&sig=styUcLtyfo7YqGctMi5Fb7edk5s&hl=id&sa=X&redir_esc=y#v=onepage&q=daya%20sembuh%20dari%20tubuh%20kita&f=false

 Konsep Penyembuhan Spiritual (Spiritual Healing)

 http://www.marutisuta.com/spiritual_healing.html

Sejak berabad abad yang lampau,para waskita atau orang orang suci Hindu telah mengetahui bahwa ada hubungan antara pikiran dengan munculnya penyakit dan antara pikiran dengan proses kesembuhan seseorang.Penyalah gunaan pikiran mendatangkan penyakit dan pemanfaatan energi positip pikiran memberikan kesehatan.Kemudian,belakangan ini,kalangan medis post moderen,dalam berbagai laporan scientific discovery mereka,telah pula menyadari bahwa terdapat korelasi antara pikiran dengan system saraf otak yang berpengaruh terhadap kesehatan.Riset para ilmuwan barat menunjukkan bahwa pikiran positif atau sikap mental optimis yang dilandasi kebijaksanaan spiritual atau nilai nilai kebajikan,dapat menstimulir produksi sekreasi kimia sel sel tubuh yang bersifat positip.Sekreasi kimia sel sel tubuh yang bersifat positip ini berhubungan dengan pembentukan daya tahan tubuh yang lebih kuat dalam rangka menjamin tingkat kesehatan seseorang.
Sebaliknya,pikiran pikiran negatif,sikap mental pesimis yang mengabaikan nilai nilai kebajikan justru sangat efektif membunuh sel sel dalam tubuh yang berakibat kepada pemerosotan kesehatan seseorang. Singkatnya,cara berpikir positip -bijaksana,yang menebarkan rasa tenteram dan damai dapat mendatangkan kesehatan yang baik,sedangkan pikiran ruwet yang selalu gelisah dipenuhi emosi emosi negatif akan memberikan kesehatan yang buruk. Atau dengan istilah lain dapat disimpulkan: manah kaon matemahan lara,manah sane becik punika tamba!

Tidak ada komentar: