Kamis, 13 Agustus 2015

Ribuan Orang Berlomba Melamar Pekerjaan Ojek Go-Jek

Pak Sonny:

@hariankompas: Ribuan Orang Berlomba Melamar Pekerjaan Ojek Go-Jek http://t.co/WMFR3UveMP http://t.co/3Tl7nDkjE0

https://twitter.com/hariankompas/status/631515925271998465

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Ya, menurut beritanya: mulai Satpam hingga mahasiswa melamar Gojek. Bahkan ribuan pengojek pangkalan juga melamar Gojek. Jika saya asumsikan seluruh pengojek pangkalan masuk Gojek, maka jumlah mereka akan bertambah dengan Satpam dan mahasiswa itu, bukan?! Misalnya pengemudi pangkalannya 100, Satpam dan mahasiswanya 25, maka total adalah 125 pengemudi Gojek.

Mereka semuanya menguasai wilayah Jakarta Barat. Sementara itu jumlah orang yang biasa memakai jasa ojek dari dulu masih tetap, sedangkan jumlah pengojeknya kini bertambah menjadi 125 orang. Dulu rata-rata penghasilan pengojek Rp. 2.000.000,- sebulan. Kini, dengan jumlah pelanggan tetap, sementara jumlah pengojeknya bertambah, apakah mungkin penghasilan Gojek bisa mencapai Rp. 3 juta hingga 11 juta?

Jika pak Sonny menjawab bisa, dari mana logikanya? Apakah ada uang jatuh dari langit? Jika pak Sonny menjawab tidak bisa, maka kehadiran Gojek yang memberikan harapan penghasilan besar adalah omong kosong. Setuju?!

Satpam Hingga Mahasiswi Melamar Jadi Sopir GoJek

 http://metro.tempo.co/read/news/2015/08/01/083688420/satpam-hingga-mahasiswi-melamar-jadi-sopir-gojek

Ojek Pangkalan Merapat ke Senayan 'Serbu' Go-Jek

http://news.detik.com/berita/2990941/ojek-pangkalan-merapat-ke-senayan-serbu-gojek

Ribuan Tukang Ojek 'Serbu' GrabBike di Senayan

http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/660303-ribuan-tukang-ojek--serbu--grabbike-di-senayan

Tidak ada komentar: