Rabu, 19 Agustus 2015

SAKSI KEBANGKITAN

 Jawaban saya berwarna biru.

yangsetiadanbenar@gmail.com;

Menurut cerita gosip (isyu-isyu yang beredar) yang berhasil dihimpun Yohanes lalu dijadikan buku dan dikultuskan sebagai Injil Firman Tuhan Yesus bahwa:
YOHANES 20:1 Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
Menurut Yohanes: Artinya : 1 (Satu) orang saja yaitu Maria magdalena sendiri.

Hari itu pagi-pagi benar jam tangan Seiko Yohanes menunjukkan pukul 05.00 WIB ketika ia pergi ke kubur YESUS dan bertemu Maria Magdalena. Sebenarnya ia bertemu juga dengan Maria, ibu Yakobus, bahkan sempat ngobrol-ngobrol soal kubur yang kosong. Namun karena yang ingin disaksikan kepada para pembaca Kompas soal kondisi kubur yang terbuka, bukan soal jumlah orangnya, maka Yohanes mengabaikan absensinya, merasa cukup dengan menyebutkan kehadiran Maria Magdalena saja. 

Tapi bisa jadi, ketika Yohanes datang ke kubur itu Maria Magdalena sedang sendiri karena Maria, ibu Yakobus sedang pergi ke warung Tegal untuk membeli nasi bungkus. Dan berdasarkan kalimatnya, yang menjadi tekanan Yohanes adalah soal batu kuburnya, bukan soal siapa-siapa saja yang ada di sana.

Bisa diterima?


Menurut cerita gosip yang berhasil dihimpun Matius lalu dijadikan buku lalu di kultuskan sebagai Injil Firman Tuhan Yesus bahwa:
MATIUS 28:1 Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.
Menurut Matius Artinya : 2 (Dua) orang saja yaitu 1. Maria magdalena dan 2. Maria yang lain " Maria ibu Yakobus

Berdasarkan kalimatnya juga, Matius lebih mementingkan adanya orang-orang yang menengok kubur itu, bukan soal jumlah orangnya. 

Contoh kasus; di depan kampung saya ada kejadian kecelakaan. Pada saat saya ke lokasi, saya melihat mas Tono juga menyaksikan kejadian itu. Bahkan sebenarnya ada beberapa orang lagi yang tidak saya kenal. Lalu berceritalah saya tentang kecelakaan itu kepada tetangga dan antara lainnya saya berkata: "Tadi mas Tono juga menyaksikan kecelakaan itu." Nah, apa benar hanya mas Tono saja yang menyaksikan kecelakaan itu, atau apakah saya telah membuat kabar bohong karena tidak menyebutkan keberadaan orang-orang yang lainnya?



Menurut cerita gosip yang berhasi dihimpun Markus lalu dijadikan buku dan dikultuskan sebagai Injil Firman Tuhan Yesus bahwa:
MARKUS 16:1 Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.
Menurut Markus Artinya : 3 (Tiga) orang saja yaitu: 1. Maria Magdalena. 2. Maria ibu Yakobus. 3. Salome.

 Jika Yohanes datang ke kubur jam 05.00 pagi, Markus datang agak siangan, sekitar jam 05.30 WIB, sehingga ia sempat ketemu dengan Salome yang barusan juga datangnya.

 Nah, dengan adanya berbagai versi cerita Yohanes, Matius dan Markus ini bisa dijadikan bukti kalau ke-4 kitab Injil itu berdiri sendiri-sendiri, membuat versi sendiri-sendiri, bukan membuat tulisan contekan. Kesamaan kesaksian mereka adalah tentang kehadiran Maria Magdalena dan kondisi kubur yang batunya sudah terguling. Ke-3 penulis Injil itu memberikan kekuatan pada berita kubur kosong membuktikan kebangkitan YESUS. 

Bagi Injil, cerita tentang peristiwa YESUS itulah yang terpenting, bukan tentang orang-orang lainnya. YESUS adalah Tokoh utama Injil. Itulah yang wajib diceritakan oleh para penginjil. 

Kalau orang Kristen curang, tidak jujur, versi-versi yang berbeda itu bisa mereka rekayasa menjadi satu versi saja, sehingga tidak memberi kesempatan kepada kaum Muslim untuk menyerang. Tapi kenyataannya orang Kristen itu jujur dengan kitab Injilnya. Anda akan mendapati ratusan kasus yang semacam ini dari Alkitab, namun kesemuanya bisa disinkronkan menjadi satu kebenaran yang kuat. 

Contoh lainnya adalah soal penulis kitab Ibrani. Banyak orang diyakinkan kalau penulis kitab itu adalah rasul Paulus. Namun penulis kitab Ibrani memberikan ciri yang berbeda, yang bertentangan dengan ciri rasul Paulus. Akibatnya banyak orang yang membiarkan penulis kitab itu sebagai orang yang tak dikenal.

Penulis kitab Ibrani bukan orang yang menerima ajaran YESUS secara langsung;

Ibrani 2:3        bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan 
                        keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan 
                        oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada 
                        kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan

Sedangkan rasul Paulus menyatakan menerima penyataan-penyataan yang langsung dari YESUS;

2Korintus 12:1     Aku harus bermegah, sekalipun memang hal itu tidak 
                             ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan 
                             penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang 
                             kuterima dari Tuhan. 

Tapi saya diyakinkan bahwa penulis kitab Ibrani itu rasul Paulus, sebab rasul Paulus memiliki ke-2 ciri yang saling bertentangan itu;

Rasul Paulus memang bukan murid YESUS secara langsung sebagaimana yang 12 rasul, sehingga klop dengan Ibrani 2:3.  Tapi, sekalipun bukan termasuk bilangan 12 rasul, namun rasul Paulus menerima pelayanan dari YESUS secara langsung. Jika ke-12 rasul dilayani YESUS ketika YESUS masih di dunia, rasul Paulus dilayani YESUS ketika YESUS sudah naik ke sorga. Karena itu rasul Paulus merasa dirinya berdiri setara dengan ke-12 rasul itu.

2Korintus 11:5        Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang 
                                dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu.

1. Perjalanan Paulus ke Damsyik dicegat oleh YESUS dari langit;

Kisah 9:4         Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara 
                        yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah 
                        engkau menganiaya Aku?"
           9:5        Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya:  
                        "Akulah Yesus yang kauaniaya itu. 

2. YESUS memilih Paulus;

Kisah 9:15       Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang 
                         ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-
                         Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-
                         orang Israel. 

3. Paulus disertai mukjizat-mukjizat;

2Korintus 12:12       Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah 
                                 seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu 
                                 dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-
                                 mujizat dan kuasa-kuasa. 

4. TUHAN YESUS berbicara langsung;

2Korintus 12:9         Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-
                                 Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku 
                                 menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah 
                                 atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 

Jadi, ke-2 hal yang bertentangan itu kesemuanya ada pada diri rasul Paulus. Karena itu rasul Paulus masih sangat kuat untuk diduga sebagai penulis kitab Ibrani. 


Menurut cerita gosip yang berhasil dihimpun Lukas lalu dijadikan buku lalu di kultuskan sebagai Injil Firman Tuhan Yesus bahwa:
LUKAS 24:1 Tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan.
LUKAS 24:10  Perempuan-perempuan itu ialah Maria Magdalena, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul.
Menurut Lukas :Artinya : ada banyak orang yaitu 1. Maria Magdalena. 2. Yohana. 3. Maria ibu Yakobus. 4. Perempuan-Perempuan lain yang ikut bersama mereka!

 Lukas mendapatkan cerita perihal kubur YESUS ini dari orang-orang yang datangnya kesiangan, sekitar pukul 06.00 WIB ketika di kubur itu sudah berkumpul banyak orang. Bisa juga, 'kan?!



Dan Menurut orang Yahudi atau penduduk setempat dimana peristiwa itu terjadi mengatakan bahwa cerita kebangkitan Yesus dari kematian itu hanyalah Gosip, Dongeng. Pembodohan, Penyesatan, mengada-ada dan mereka orang-orang Yahudi yang hidup saat itu sama sekali tidak percaya tentang kebangkitan itu. bahkan mengusir dan mengancam  Paulus, dkk agar tidak menyebarkan cerita dongeng, pembodohan dan penyesatan tentang kebangkitan Yesus itu diantara bangsa Yahudi.


Perihal omongan masyarakat yang simpang-siur yang tidak mempercayai adanya kebangkitan YESUS, yang bertentangan dengan cerita para rasul, ya, masak kita ini lebih mempercayai sumber-sumber yang tidak jelas begitu?!

Namanya orang yang tidak menyaksikan dengan mata kepala sendiri, lumrah kalau orang itu tak mudah percaya. Di internet ada banyak cerita-cerita ghaib, yang nggak masuk akal. Siapakah yang mau mempercayai cerita-cerita yang tak mereka saksikan sendiri? Tomas, murid YESUS sendiri saja tak mau percaya sebelum ia membuktikannya sendiri. Lebih-lebih masyarakat non Kristen. 

Yohanes 20:25       Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: 
                              "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata 
                               kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku 
                               pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan 
                               jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan 
                               tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku 
                               tidak akan percaya."
             20:26         Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada 
                               kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama 
                              dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, 
                              Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka 
                              dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
             20:27        Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu 
                              di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan 
                              cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak 
                              percaya lagi, melainkan percayalah." 
             20:28        Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"
             20:29         Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah 
                               melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah 
                               mereka yang tidak melihat, namun percaya." 

Termasuk di barisan yang tidak mempercayai kebangkitan YESUS itu adalah nabi Muhammad yang hidup 600 tahun setelah YESUS. Seorang nabi saja tidak mau percaya dengan penyaliban YESUS, lebih-lebih lagi masyarakat awam. Karena itu status kenabiannya patut diragukan karena telah menjadi sandungan bagi banyak orang yang mau datang kepada YESUS.  Muhammad telah menjadi penghambat dan perintang orang yang mau masuk Kristen. Itulah sebabnya tak ada orang Kristen yang mau mengakui kenabiannya. 

Padahal posisinya terbentang jelas; yang satu kelompok murid sedangkan satunya bukan termasuk murid. Yang satu kelompok orang-orang beriman yang layak dipercayai, yang satu kelompok masyarakat majemuk yang nggak jelas. Masak anda lebih mempercayai omongan orang-orang yang nggak jelas? Orang-orang yang selalu menolak, memusuhi dan berusaha melempari batu TUHAN YESUS?

Yohanes 10:31      Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk  
                              melempari Yesus. 

Anda percaya pada golongan yang seperti itu? Dan Islam sama seperti mereka itu? Mudah-mudahan saja Islam tidak sejenis itu. Kalau yangsetiadanbenar@gmail.com, di golongan yang mana?



Kesimpulan:
Dari informasi yang tertulis di Alkitab diatas ada 5 versi tentang Saksi2 Kunci yang Pertama2 yang melihat langsung (alibi)  peristiwa kebangkitan Yesus.
1. Menurut Yohanes hanya:  1(Satu) orang saja yaitu Maria Magdalena.

Yohanes hanya menyebutkan satu orang saja, tapi dia tidak sedang menjumlah orang. 

2. Menurut Matius hanya :  2 (Dua) orang saja yaitu 1. Maria magdalena dan 2. Maria yang lain " Maria ibu Yakobus"

Matius memang menyebutkan dua orang, tapi dia bukan sedang menjumlah juga.

3. Menurut Markus hanya : 3 (Tiga) orang saja yaitu: 1. Maria Magdalena. 2. Maria ibu Yakobus. 3. Salome.

Markus juga tidak sedang menjumlah orang, sebab ia bukan petugas sensus penduduk.

4. Menurut Lukas :Artinya : ada banyak orang yaitu 1. Maria Magdalena. 2. Yohana. 3. Maria ibu Yakobus. 4. Perempuan-Perempuan lain yang ikut bersama mereka!

Apakah Lukas petugas sensus penduduk sehingga anda tuntut untuk menjumlah orang?

5. Menurut orang Yahudi atau penduduk setempat yang ada dimana peristiwa itu terjadi mengatakan bahwa cerita kebangkitan Yesus dari kematian itu hanyalah Gosip, Dongeng. Pembodohan, Penyesatan dan mengada-ada saja.

Soal masyarakat Yahudi yang anti YESUS, itu sudah ada sejak permulaan YESUS mengajar. Jadi, wajar jika mereka mengambil posisi yang berseberangan dengan para rasul. Apakah hal ini anda masukkan perhitungan? 

Pertanyaannya:
1. Kenapa penulis2 tersebut  bisa berbeda informasi yang diterima?

Karena mereka tidak saling mencontek.  Hanya hasil copypaste saja yang sama.

2. Yang mana salah satu diantara mereka yang benar dan yang mana yang salah? sebab tidak mungkin semuanya benar, Tetapi mungkin saja keempat orang tersebut salah informasi diterima sebab adanya " pendapat " alibi" mayoritas penduduk setempat yang ke 5 (Lima)

Situasi dan kondisi yang berbeda memberikan kemungkinan ke-4 versi itu sama-sama benarnya. Tapi dalam hal peristiwanya, hanya versi yang ke-5, yakni kelompok masyarakat anti YESUS, yang berdiri sendirian. Karena itu logisnya versi yang ke-5 itu tak usah dipercayai. 

3. Jika orang-orang Yahudi yang hidup disaat kejadian itu memang menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri Yesus telah bangkit dari kematiannya, kenapa mereka tidak percaya bahkan mengusir Paulus agar tidak menyebarkan isyu pembodohan dan penyesatan itu dikalangan mereka?

Siapa bilang mereka menyaksikan sekalipun mereka hidup di lokasi dan zaman yang sama? Aktifitas tetangga saja tak mungkin kita ketahui kalau kita tidak sedang bersama-sama.

4. Jika Yesus memang benar-benar bangkit dari kematiannya, kenapa dia tidak langsung aja menjumpai ulama-ulama dan pemimpin-pemimpin Yahudi saat itu,  biar orang-orang Yahudi percaya kepadanya dan mendapat penghapusan dosa, keselamatan kekal.dll? sebab dia kan tidak bisa disalib dan dibunuh lagi!

Siapa yang sudi menyelamatkan musuh? Sebab hal penghapusan dosa dan keselamatan itu ada waktu-waktunya, ada syarat-syaratnya dan tidak ditujukan untuk semua orang. 

Syaratnya adalah percaya. Waktunya adalah ketika Injil dikabarkan, sedangkan orangnya adalah yang berhati bersih. Tapi mereka menolak ketika Injil dikabarkan. Mereka bukan hanya menolak, melainkan juga berhati jahat dan tak percaya. 

Injil memang untuk semua orang. Artinya semua orang diperbolehkan menerima Injil. Tapi apakah semua orang mau menerimanya? Kalau anda menolak, masakan itu ALLAH yang salah?

ALLAH memang mengasihi semua orang. Tapi apakah semua orang mau mengasihi ALLAH?! Karena itu ALLAH juga mempunyai musuh, yaitu orang-orang yang memusuhiNYA. Dua imbalan disediakan ALLAH; sorga untuk yang mengasihi ALLAH, sedangkan neraka untuk yang memusuhiNYA.

Percaya itu di saat tanpa bukti. Di saat ada bukti tak diperlukan percaya, sebab sudah nyata. Kita percaya pada ALLAH yang tidak kelihatan. Kalau ada orang tidak percaya pada yang kelihatan itu namanya konyol dan gila! Karena itu yang kelihatan tidak dituntut iman.



5. Seandainya Mitos tentang kebangkitan Yesus itu adalah benar-benar gosip saja dan hanya pembodohan dari berita Injil, dan penyesatan bagi orang-orang yang mempercayainya, maka saksi manakah diantara keempat orang penulis tersebut, salah satu yang bisa dibenarkan oleh Umat Krsiten dan sejenisnya dan yang mana pula  diantara mereka yang Dusta, memberi informasi yang Mengada-ada, Menyesatkan?

Yang dusta, mengada-ada dan menyesatkan adalah kesaksian masyarakat pembenci YESUS. Termasuk juga kaum Muslim, bukan?!

Sekarang saya tanya pada anda; apakah anda percaya pada Al Qur'an? Di manakah nabi ISA dilahirkan; di dunia atau di sorga? Di manakah posisi nabi ISA sekarang? Masih di dunia atau sudah di sorga?

Nabi ISA itu TUHAN atau manusia biasa? Adakah manusia biasa yang tidak mengalami kematian? Jika nabi ISA manusia biasa, maka harusnya anda percaya kalau DIA mengalami kematian, bukan?! Tapi jika kini nabi ISA bisa berada di sorga, bukankah berarti ada peristiwa kebangkitan? 

Adakah di Al Qur'an ayat yang menerangkan fase-fase hidup nabi ISA; lahir, mati, dan kebangkitanNYA? Bisakah anda tunjukkan ayat dan bunyinya seperti apa? Jika anda tidak bisa, saya bisa tunjukkan ayat dan bunyinya.


6.Jika cerita kebangkitan Yesus itu memang benar-benar  hanyalah sebuah siasat, pembodohan dan penyesatan yang ditujukan khusus hanya bagi orang-orang non Yahudi, maka apa yang terjadi dengan Umat Kristen dengan janji penebusan dosa dan keselamatan dari cerita2 kebangkitan itu?

Jika kisah itu dusta, maka tak ada orang Kristen yang diselamatkan. Tapi kalau benar, maka andalah yang akan gigit jari, bukan?! Mari kita buka kartunya; siapakah yang membuat cerita dusta? Para rasul atau masyarakat yang nggak jelas? Jadi, manakah yang benar?



Tidak ada komentar: