Jumat, 28 Agustus 2015

TENTANG TKI BERKWALITAS

Jokowi berkata tentang TKI yang berkwalitas;

Di dalam negeri cari kerja susah, di luar negeri cari kerja malah bertarung nyawa.
Dan negara kita sering telat menangani kasus ini,
Kalau sudah jatuh korban baru bertindak.
Sementara bukan itu inti permasalahannya.

TKI kita buth dilindungi, itu pasti!
Tapi alangkah lebih baik kita melindungi mereka dengan persiapan dan pelatihan yg cukup,
sehingga TKI kita memiliki daya tawar yang kuat dan tak lagi rentan.


Inspirasi dalam hal ini bisa kita temui di sebuah akademi keperawatan di Kolaka Sulawesi Tenggara.
TKI yg diberangkatkan adalah mereka yang sudah terampil dan terlatih, memiliki kemampuan dan profesional yang memang dibutuhkan masyarakat internasional.
Pelatihan dan pemberian keterampilan profesional membuat mereka memiliki daya tawar untuk mendapatkan penghargaan atas pekerjaan mereka.

Jika inspirasi Kolaka ini sudah menyebar ke seluruh Indonesia, maka saat itulah pahlawan devisa negara tak perlu lagi pulang bersimbah darah dan air mata



Kali ini gagasan anda bisa direalisasikan asal ada kemauan yang besar dari anda selaku presiden. Hanya saja bertolak belakang dengan kepongahan anda yang menganggap bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, yang tidak pantas warganya menjadi TKI. Kontradiksi dalam pikiran anda itu perlu direparasi lebih dahulu supaya anda bisa menjadi presiden yang jelas, yang konsisten, bukan presiden yang pagi kedelai sore tempe.

Tidak ada komentar: