Kamis, 13 Agustus 2015

Tweet from Harian Kompas (@hariankompas)

Pak Sonny:

Pengguna tetap? Di tiitik ini pak keliru! 

ini sy lagi bantuin kantor teman. Kebetulan lg ada projek. Ketika gojek ada di surbaya, maka catering makan para pegawai beralih ke gojek. 

Gitu juga surat-surat. Kita bisa kirim surat nyampe 1 jam ke seluruh surabaya.

Luarbiasa ntuh ppak!

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Betul. Tapi sudah tahukah tarip resmi Gojek setelah masa promosi Rp. 10.000,-nya berakhir? Perkilometer Rp. 4.000,- Maka dari Joyoboyo ke rumahnya pak Sonny yang berjarak 7 kilometer = Rp. 28.000,- bukan lagi Rp. 10.000,-

Dari Rp. 28.000,- itu tukang Gojeknya terima 80% = Rp. 22.000,- Apakah tukang Gojeknya nggak meneteskan air mata buayanya, berlelah-lelah jarak sejauh itu, jalanan macet, dll, yang biasanya ojek pangkalan bisa terima Rp. 50.000,--an lebih?!

Apakah masih tidak dihitung?

Tidak ada komentar: