Jumat, 11 September 2015

DANIEL-WAHYU 2

II. KERAJAAN  BABEL.
1. Siapakah yang mula-mula mendirikan Kerajaan Babel ?
    “Kusy memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi…
     …..Mula-mula kerajaannya terdiri dari BABEL, Erekh dan Akad, semuanya di tanah Sinear.”
     - Kejadian 10:8-10.
2. Keturunan siapakah Kusy ?
    - “Keturunan Ham ialah Kusy.” – Kejadian 10:6.
    - “Maka Ham, bapa Kanaan itu, melihat aurat ayahnya, lalu diceritakannya kepada kedua sau
       daranya di luar.” – Kejadian 9:22.
       Ham adalah leluhur bangsa Palestina sekarang ini.
    - “TERKUTUKLAH Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-sau
       daranya.” – Kejadian 9:25.
       Ham dikutuk oleh Nuh gara-gara melihat auratnya dan mentertawakannya di antara sauda
       ra-saudaranya. Gambaran dari kekurangajaran seorang anak terhadap orangtuanya. Dan
       kalau kita perhatikan dari Kejadian pasal 10, kita akan mendapati bahwa keturunan Ham ba
       nyak melahirkan bangsa-bangsa kafir; Filistin, Sodom-Gomora, Het, Amori, Kanaan, Nini
       we, dll. Ini kalau dalam istilah kedokteran dinamakan ‘riwayat penyakit’, yaitu cerita perja-
       lanan suatu penyakit.
3. Apa yang menjadi rencana selanjutnya dari Kerajaan Babel ?
    “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah MENARA yang puncaknya sampai
     ke langit, dan marilah kita CARI NAMA, supaya kita JANGAN TERSERAK ke seluruh bumi.”
     - Kejadian 11:4.
     Menara adalah suatu ambisi tentang kebesaran [menjadi besar/banyak/menguasai]. Mencari
     nama artinya adalah [agama] popularitas. Kita harus perhatikan pada agama-agama yang
     berusaha menonjolkan dirinya. Sedangkan ‘supaya jangan terserak’, ini adalah model persa-
     tuan atau oikumene. Suatu pergerakan yang menyamaratakan ajaran, bahwa ajaranmu de-
     ngan ajaranku itu sama. Ini berbahaya sekali karena mengaburkan faktor kebenaran, sehing-
     ga setiap orang dituntut untuk menurunkan standart kebenarannya, semata-mata demi terca-
     painya persatuan. Agama kompromis. Berhati-hatilah!
4. Apa REAKSI TUHAN atas rencana mereka mendirikan menara ?
    “Lalu TURUNLAH  TUHAN………Baiklah KITA turun dan MENGACAUKAN di sana BAHA-
     SA mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.” – Kejadian 11:5,7.
     ALLAH langsung tanggap dengan turun tangan mengacaukan rencana mereka. Yang ALLAH
     kacaukan adalah bahasa mereka, yaitu paham/ideologi mereka. Itulah sebabnya kita menda-
     pati bahwa di dalam setiap agama selalu terpecah ke dalam aliran-aliran. Bahkan kalau mau
     dirincikan lagi, maka setiap orang akan berbeda pandangan dengan orang lainnya. Sehingga
     jika ada seribu orang akan terdapat seribu pendapat pula. Mengapa ALLAH berbuat demiki-
     an ?
     Sebab ALLAH menciptakan manusia dengan maksud memuliakannya, bukan merendahkannya
     ALLAH tidak menghendaki seorang manusia diatur oleh manusia yang lainnya, yang merupa-
     kan sesamanya. Manusia tidak berhak untuk menguasai/mengatur jalan hidup sesamanya. Te
     tapi biarlah masing-masing orang bisa berdiri di atas pikirannya sendiri. Entah ke kanan
     atau ke kiri, itu pilihannya sendiri dan tanggung-jawabnya sendiri.
5. Apa yang dinubuatkan TUHAN  ?
    “Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semua. Ini barulah PERMULAAN usaha
     mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak a-
     kan terlaksana.” – Kejadian 11:6.
     TUHAN menubuatkan bahwa kegagalan mereka mendirikan menara Babel itu akan terus di
     usahakan untuk dilanjutkan, dan pada akhirnya usaha-usaha mereka itu akan membuahkan
     hasil. Ya, salah satunya untuk di bidang kebangsaan adalah Perserikatan Bangsa Bangsa, se
     dangkan di bidang keagamaan adalah gerakan Oikumene.
     Dukungan dari Daniel 8:24; “Dan apa yang dilakukannya akan berhasil.” Sedangkan Wahyu
      13:7; “Dan ia DIPERKENANKAN untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk
      MENGALAHKAN MEREKA; dan kepadanya diberikan kuasa atas SETIAP SUKU dan
      UMAT dan BAHASA dan BANGSA.” Bahwa kuasa itu akan meliputi dunia internasional dan
      lintas agama. “Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.” – Wahyu 13:3b.
6. Apa artinya BABEL ?
    “Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena disitulah diKACAU
     BALAUKAN TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke se
     luruh bumi.” – Kejadian 11;9.
     Ya, suatu agama yang kacau. Agama yang ajarannya bercampur-baur dengan kekafiran. Aga
     ma yang sulit disebut agama. Dan agama yang terpecah berkeping-keping yang tidak lagi
     mempunyai bentuk utuhnya.
7. Siapakah Daniel ?
    Daniel adalah seorang muda dari keturunan bangsawan Israel, yang cerdas dan saleh, yang
    ikut diangkut ke Babel oleh raja Nebukadnezar, dan yang dipilih untuk dipersiapkan menjadi
    salah seorang penasihat raja.
    Oleh raja Nebukadnezar, para penasihat raja itu diberi nama menurut nama-nama dewa mere
    ka. Daniel diberi nama: Beltsazar, Hananya dinamai Sadrakh, Misael dinamai Mesakh dan
    Azarya dinamai Abednego.
    Keempat pemuda saleh ini dikasihi ALLAH, sehingga mereka dikaruniai kecerdasan yang se
    puluh kali lipat dari orang-orang Kasdim [Babel] itu.
8. Apa mimpi Raja Nebukadnezar ?
    Nebukadnezar adalah seorang raja yang sombong dan sewenang-wenang. Hal itu bisa dibukti
    kan dari lempengan-lempengan yang diketemukan yang berisi tulisan-tulisan yang bernada ke
    angkuhannya.
    Pada tahun kedua pemerintahannya, raja ini digelisahkan oleh pikiran-pikirannya tentang ma
    sa depannya. Ketika raja ini tidur, ALLAH memberikan sebuah mimpi yang dimeteraikan [di
    sembunyikan pengertiannya]. Dan raja itu tidak bisa mengingat lagi apa yang telah dimimpi
    kannya, namun mimpi itu memberikan kesan yang amat mendalam, yang membuatnya merasa
    penasaran untuk mengetahuinya.
    Karena itu maka dikumpulkannya semua penasihat raja, yaitu orang-orang berilmu, ahli sihir,
    ahli jampi dan para Kasdim. Raja Nebukadnezar mengeluarkan ancaman yang serius terha
     dap para penasihatnya, agar mereka menceritakan apa yang dimimpikannya dan apa makna
     nya, dan kalau mereka tidak bisa maka raja akan membunuh mereka berikut dengan keluarga
     mereka. Tetapi jika mereka dapat mengungkapkannya, maka ia akan memberikan hadiah-
     hadiah yang besar.
Ø  Kita harus mengerti bahwa ALLAH-lah yang sengaja mendatangkan raja Babel ini untuk
menyerbu Israel dan membuangnya ke Babel. Karena itu wajarlah jika ALLAH selalu
menjalin komunikasi dengan raja kafir ini untuk menyampaikan rencana-rencana besar
 NYA.
Ø  Sangat tepat juga jika ALLAH berbicara sekaligus bersifat memberikan teguranterhadap
raja kafir yang amat angkuh dan sombong ini. Sehingga dengan demikian pesan-pesan
ALLAH mendapatkan porsi perhatian yang serius dari raja ini. Di mana hanya oleh se-
bab masalah mimpi saja, raja ini sampai mengancam-ancam para penasihatnya. Pasti
berbeda jika suatu mimpi jatuh ke tangan raja yang baik hati, dia tidak akan berbuat yg
sejauh itu, hanya oleh sebab masalah mimpi saja.
Ø  Melalui tekanan yang demikian keras, maka mau tidak mau para penasihat spirituil kera jaan itu akan bekerja keras mengerahkan seluruh ilmu mereka. Sehingga bilamana mere
ka itu benar-benar berisi akan ketahuan berisi, jika kosong akan ketahuan kosongnya.
Di sini ALLAH hendak memperlihatkan Kebesaran dan KekuasaanNYA.
Ø  Raja yang sombong ini perlu ditundukkan, agar ia mengetahui bahwa di Sorga ada ALLAH yang mengatur perjalanan hidup umat manusia.
Ø  Kita patut mahfum bahwa mimpi bagi orang-orang kafir amat perlu sekali guna mengeta
hui hari depan mereka. Itulah sebabnya ALLAH berbicara melalui mimpi.
9. Dapatkah para Kasdim itu menjelaskan mimpi raja ?
    “Para Kasdim itu menjawab raja: Tidak ada seorangpun di muka bumi yang dapat memberita
    hukan apa yang diminta tuanku raja! Dan tidak pernah seorang raja, bagaimanapun agung
    nya dan besar kuasanya, telah meminta hal demikian dari seorang berilmu atau seorang ahli
     jampi atau seorang Kasdim. Apa yang diminta tuanku raja adalah TERLALU BERAT, dan ti-
    dak ada seorangpun yang dapat memberitahukannya kepada tuanku raja, selain dari dewa-
    dewa yang tidak berdiam di antara manusia.” – Daniel 2:10-11.
    Ini adalah suatu jawaban nekad yang didorong oleh rasa frustrasi mereka. Menyatakan keti
    daksanggupan mereka.
    “Maka raja menjadi sangat geram dan murka karena hal itu, lalu dititahkannyalah untuk me-
     lenyapkan semua orang bijaksana di Babel.” – Daniel 2:12.
10. Bagaimana reaksi Daniel dan tiga temannya ?
      Oleh karena mereka juga merasa terancam hidupnya, maka mereka berikhtiar dengan berdo
      a dan berpuasa, memohon diberi hikmat oleh ALLAH Israel. Dan ALLAH mengabulkan doa
      mereka yang dikasihiNYA. Daniel diberi pengetahuan untuk menyingkapkan misteri mimpi
      itu. > Daniel 2:19-23.
11. Apa perkataan Daniel di hadapan raja ?
     “Rahasia yang ditanyakan tuanku raja, tidaklah dapat diberitahukan kepada raja oleh orang
      bijaksana, orang berilmu atau ahli nujum. Tetapi di Sorga ADA ALLAH yang menyingkapkan
      rahasia-rahasia; IA telah memberitahukan kepada tuanku raja Nebukadnezar apa yang akan
      terjadi pada HARI-HARI MENDATANG. Mimpi dan penglihatan-penglihatan yang tuanku li
      hat di tempat tidur ialah ini:  Sedang tuanku ada di tempat tidur, ya tuanku raja, timbul pada
      tuanku pikiran-pikiran tentang apa yang akan terjadi diKEMUDIAN HARI, dan DIA yang me
      nyingkapkan rahasia-rahasia telah memberitahukan kepada tuanku apa yang akan terjadi. A
      dapun aku, kepadaku telah disingkapkan rahasia itu, BUKAN karena hikmat yang mungkin
      ada padaku melebihi hikmat semua orang yang hidup, tetapi supaya maknanya diberitahukan
      kepada raja, dan supaya tuanku MENGENAL pikiran-pikiran tuanku.” – Daniel 2:27-30.
12. Bagaimana garis besar mimpi itu ?
      Mimpi raja itu tentang sesosok patung manusia, tinggi besar yang berkilau-kilauan ANEH.
      KEPALA patung itu terbuat dari EMAS tua, sedangkan DADA dan LENGANNYA dari PE
      RAK, PERUT dan PINGGANGNYA dari TEMBAGA, serta KAKINYA terbuat dari BESI de-
      ngan JARI-JARI-nya sebagian besi, sebagian TANAH LIAT.
      Tetapi ada satu batu yang terungkit dari gunung tanpa perbuatan tangan manusia yang me
      nimpa kaki patung itu, sehingga menghancurkan semuanya; baik besi, tembaga, perak mau
      pun emas. Selanjutnya batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi
      seluruh bumi.
      Patung manusia sangat tepat untuk menggambarkan tentang sejarah kerajaan manusia di du
      nia ini. Dan ALLAH sudah membatasi pada 5 zaman [kerajaan] saja yang akan muncul di
      planet bumi ini. Yaitu kerajaan EMAS, PERAK, TEMBAGA, BESI, dan BESI yang bercampur
      dengan TANAH LIAT. Selanjutnya ALLAH akan mendirikan sebuah KERAJAAN KEKAL, yg
      akan dikaruniakan kepada YESUS KRISTUS untuk menggantikan kerajaan manusia. Itulah
      kerajaan yang dilambangkan sebagai BATU yang terungkit tanpa perbuatan tangan manusia.
      Dan BATU itu jatuh menimpa jari-jari kaki patung manusia itu, menyatakan bahwa di zaman
      kerajaan itulah KRISTUS akan datang.
  1. Kerajaan KEPALA, dengan tingkat kemuliaannya EMAS.
  2. Kerajaan DADA dan LENGAN, dengan tingkat kemuliaannya PERAK.
  3. Kerajaan PERUT dan PINGGANG, dengan tingkat kemuliaannya TEMBAGA.
  4. Kerajaan KAKI, dengan tingkat kemuliaannya BESI.
  5. Kerajaan JARI-JARI KAKI, dengan tingkat kemuliaannya BESI dan TANAH LIAT.

13. Kerajaan apakah KEPALA EMAS ?
      “Tuankulah kepala yang dari emas itu.” – Daniel 2:38.
       Babel adalah kerajaan yang dilambangkan dengan kepala emas. Benarkah Babel memiliki
       kemuliaan seperti emas ?
       Para ahli sejarah yang menggali reruntuhan Babel, mengukuhkan bahwa emas merupakan
       suatu lambang yang cocok untuk menggambarkan kerajaan Babel. Kelimpahan emas diguna
       kan dalam melambangkan gedung-gedung di Babylon.
       “Terletak di taman sebelah timur, didirikan dalam bentuk segiempat yang sempurna……..di
        kelilingi parit atau selokan……….gerbang-gerbangnya dari tembaga, taman-taman gantung
        nya menjulang di atas teras…….dua istana kerajaannya………. di sana, dan segenap bumi
        tunduk di kakinya, seorang ratu dengan kesemarakan yang tak ada tandingnya…….kota ini
        berdiri, ibukota yang cocok untuk kerajaan tersebut yang dilambangkan oleh kepala emas i-
        tu.” – Uriah Smith, “The Prophecies of Daniel and the Revelation.” Hal. 33-34.
        Berikut ini tulisan-tulisan yang ditemukan dari lempengan-lempengan tanah liat yang meng
        gambarkan kesombongan Nebukadnezar;
-          “Dengan kekaguman manusia aku membangun gedung ini.”
-          “Pintu-pintu gerbang yang menjadi kekaguman rakyat banyak dengan keindahan yang
kupuja.”
-          “Semoga lestari sampai selama-lamanya.”
14. Kerajaan apakah DADA dan LENGAN PERAK ?
      “Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang mulia dari kerajaan
       tuanku.” – Daniel 2:39.
      Ketika kerajaan itu diteruskan oleh cucunya, Belsyazar, maka kerajaan itu jatuh ke tangan ke
      rajaan Madai-Parsi. Inilah kerajaan kedua yang dilambangkan dengan perak.
      Suatu malam raja Belsyazar mengadakan pesta dengan mengundang seribu orang di istana-
      nya. Perkakas Bait Suci yang diangkut Nebukadnezar dari Yerusalem ke Babel, dipergunakan
      untuk acara pesta itu. Maka ada sebuah tangan menuliskan nasib kerajaan itu di dinding, yg
      diartikan oleh Daniel; “Mene; masa pemerintahan tuanku dihitung oleh ALLAH dan telah di
      akhiri; Tekel; Tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan; Peres; kerajaan
      tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia.” – Daniel 5:1-28.
      Ayat 30: “Pada malam itu juga terbunuhlah Belsyazar, raja orang Kasdim itu.”
      Tepat pada tanggal 13 Oktober 539 Sebelum Masehi, kerajaan Babel purba berpindah ke ke
      rajaan koalisi Media-Persia.
15. Kerajaan apakah PERUT dan PINGGANG TEMBAGA ?
      “Kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas se
      luruh bumi.” – Daniel 2:39b.
      Ramalan ini digenapi ketika jendral cemerlang Aleksander Agung dari Yunani, mengalahkan
      Darius III, raja Persia, dalam pertempuran di Arbela, pada tahun 331 Sebelum Masehi. Pa
      da usia muda, 25 tahun, Aleksander sudah berkuasa atas kerajaan yang paling luas yang per
      nah dikenal dunia. Arian, ahli sejarah Yunani, dalam bukunya: “Historical Library” buku –
      16, pasal 12, menuliskan:”Aku diyakinkan tidak ada bangsa, kota, maupun rakyat…… yang
      tidak dicapai oleh namanya……..Tampaknya bagiku ada tangan ILAHI yang memimpin, baik
      kelahirannya maupun perbuatannya.”
      Dan memang cocok, kebanyakan senjata yang dipakai oleh pasukan Yunani adalah terbuat
      dari tembaga. Ahli sejarah Herodotus melukiskan bajak laut Yunani sebagai ‘orang-orang
      tembaga yang muncul dari laut.”
      Daniel 8:20-21; “Domba Jantan yang kaulihat itu, dengan kedua tanduknya, ialah raja-raja
      orang Media dan Persia. Dan kambing Jantan yang berbulu kesat itu ialah raja negeri Yuna
      ni.
      Daniel 10:20; “Sebentar lagi aku kembali untuk berperang dengan pemimpin orang Persia,
      dan sesudah aku selesai dengan dia, maka pemimpin orang Yunani akan datang.” Inilah per
      kataan malaikat yang diutus untuk memberikan pengertian kepada Daniel.

      Nubuat tentang Koresy;
     “Beginilah Firman TUHAN: Inilah FirmanKU kepada orang yang KUurapi, kepada Koresy,
      yang tangan kanannya Kupegang supaya AKU menundukkan bangsa-bangsa di depannya
     dan melucuti raja-raja, supaya AKU membuka pintu-pintu di depannya dan pintu-pintu ger-
     bang tidak tinggal tertutup.” – Yesaya 45:1. [Nubuatan yang difirmankan 150 tahun sebelum
     kelahirannya].
     “AKUlah yang berkata tentang Koresy; dia gembalaKU; segala kehendakKU akan digenapi
      nya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! dan tentang Bait Suci: Ba-
      iklah diletakkan dasarnya.” – Yesaya 44:28.
      Bagaimana Koresy menggenapi firman ini ? “Beginilah perintah Koresy, raja Persia; Segala
      kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, ALLAH semesta langit. IA menu
      gaskan aku untuk mendirikan rumah bagiNYA di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Siapa
      diantara kamu termasuk umatNYA, ALLAHnya menyertainya! Biarlah ia berangkat pulang ke
      Yerusalem, yang terletak di Yehuda dan mendirikan rumah TUHAN, ALLAH ISRAEL, yakni
      ALLAH yang diam di Yerusalem.” – Ezra 1:2-3.
16. Kerajaan apakah yang keempat ? [KAKI DARI BESI].
      “Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti be
      si yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancur
      luluhkan semuanya. Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari besi dan se
      bagian dari tanah liat tukang periuk, itu berarti, kerajaan itu terbagi: memang kerajaan itu
      juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah li
     at. Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat,
     itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesa
     tuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.” – Daniel 2:40-43.
     Tepat pada tanggal 22 juni 168 Sebelum Masehi, dalam pertempuran di Pudna, kerajaan Yu
     nani diambil alih oleh kerajaan Romawi kafir. Dan sebagaimana digambarkan dengan 10 jari
     jari, kerajaan Romawi ini akhirnya pada tahun 476 Tarikh Masehi terpecah-pecah menjadi
     10 kerajaan, yang sekarang menjadi negara-negara Eropa modern.
     Kerajaan yang dilambangkan dengan jari-jari ini merupakan kerajaan yang kelima. Namun
     nubuatan tidak menyebutnya sebagai kerajaan yang kelima, melainkan tetap kerajaan yang ke
     empat, karena masih serumpun dengan kerajaan Besi [Romawi].
     Adapun kerajaan yang kelima adalah kerajaan BATU, yaitu kerajaan YESUS KRISTUS. Ini
     mengartikan bahwa kita sekarang ini hidup di zaman yang paling ujung, dibawah pengaruh
     kerajaan JARI-JARI KAKI.
     Adapun 10 kerajaan yang terpecah itu adalah:
     1. Alemanni [Jerman]                                       6. Burgundians [Switzerland]
     2. Franks [Perancis]                                         7. Lombards [Italia]
     3. Anglo Saxon [Inggris]                                  8. Heruli [Tercabut]
     4. Visigoth [Spanyol]                                        9. Vandals [Tercabut]
     5. Suevi [Portugal]                                         10. Ostrogoth [Tercabut]

     Bangsa-bangsa ini sampai sekarang tidak pernah menjadi satu kesatuan, sekalipun di antara
     mereka masih ada hubungan persaudaraan oleh perkawinan. Usaha-usaha untuk mempersatu
     kan sudah banyak dilakukan, antara lain oleh: Charlemagne, Charles V, Louis XIV, Napoleon
     , Kaisar Wilhelm, maupun Hitler. Semuanya gagal.

17. Kerajaan siapakah yang akan mengakhiri kerajaan manusia ?
      “Tetapi pada zaman raja-raja, ALLAH semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang
       tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada
       bangsa lain; kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kera
       jaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya, tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tan
      pa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi
      , tembaga, perak dan emas itu. ALLAH YANG MAHABESAR telah memberitahukan kepada
      tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah BENAR dan maknanya
      DAPAT DIPERCAYAI.” – Daniel 2: 44-45.

       CATATAN:
        Raja-raja Babel: 1. Nimrod                    : 625 – 605 SM.
                                    2. Nebukadnezar         : 605 – 562 SM.
                                    3. Amal Mardukh        : 562 – 560 SM.
                                    4. Neriglissar              : 560 – 556 SM.
                                    5. Laborosoachod       : 556 – 555 SM.
                                    6. Nabonidus               : 555 -- 540 SM.

                                    7. Belsyazar                 : 540 – 539 SM.

Tidak ada komentar: