Jumat, 25 September 2015

Kutipan dialog mencerahkan dari blog Isa dan Islam

Jawaban saya berwarna biru;

# Bintang Fajar 2015-09-25 11:52
To: All kristener
luar biasa.
1Korintus 1:17. Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan, ITUPUN BUKAN DENGAN HIKMAT PERKATAAN (tujuannya) Supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia! .(Sebab Jikalau Paulus memberitakan Injil salib Kristus dengan HIKMAT PERKATAAN maka SALIB KRISTUS PASTI AKAN MENJADI SIA-SIA! 
1Korintus 2:1. Demikianla h pula, ketika aku datang kepadamu, saudara2 , aku tidak datang dengan k ata-kata yang indah atau dengan hikmat!
Apa sebab Paulus menyampaikan Injil salib Kristus tidak dengan kata2 hikmat "bijaksana" supaya cerita salib kristus tidak menjadi sia2?
Bagaimana mungkin pengikut ajaran Paulus ini, bisa mempunyai hikmat perkataan dan hikmat , jikalau gurunya ngajar dengan kebodohan?

1Korintus 1:17   Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk 
                     memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, 
                     supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Persoalan yang terjadi di Korintus adalah timbulnya golongan-golongan di jemaat tersebut. Yang satu menyebut golongan Apolos dan merasa lebih baik dari golongan Paulus, demikian yang sebaliknya[ayat 12]. Mendengar itu hati Paulus sedih, merasa tujuan ajarannya masih belum tercapai di jemaat tersebut. 

Paulus menerangkan bahwa dia memberitakan Injil itu bukan semata-mata dengan kata-kata saja, melainkan dia tunjukkan dalam perbuatannya juga. Sebab kalau Injil sekedar diberitakan dengan ilmu bersilat lidah saja, maka salib YESUS menjadi sia-sia. 

1Korintus 2:1     Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, 
                    aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan 
                    hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu.

Memberikan keteladanan hidup Kristen itu lebih berarti daripada memberitakan Injil dalam kata-kata. 


# Bintang Fajar 2015-09-25 12:32
1Kor 1:21 Oleh karena dunia, dalam HIKMAT (Kekuatan, Kebijaksanaan) Allah, tidak mengenal Allah oleh HIKMATNYA, maka Allah berkenan menyelamatkan MEREKA YANG PERCAYA OLEH KEBODOHAN PEMBERITAAN INJIL SALIB.
23. tetapi kami memberitakan KRISTUS YANG DISALIB ITU: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan UNTUK ORANG-ORANG KRISTEN SUATU KEBODOHAN!
1Korintus 1:18. SEBAB PEMBERITAAN TENTANG SALIB MEMANG ADALAH KEBODOHAN BAGI ORANG-ORANG KRISTEN YANG AKAN BINASA! Akan tetapi bagi orang-orang yang diselamatkan(di luputkan, dibebaskan) dari pemberitaan tentang salib itu adalah Kekuatan (HIKMAT) Allah.
Pertanyaan : Yang manakah Hikmat Allah yang bisa menyelamatkan dari kebodohan untuk mau percaya kepada pemberitaan Salib Kristus itu?

1Korintus 1:21    Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah 
                     oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka 
                     yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.
             1:23  tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk 
                     orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-
                     orang bukan Yahudi suatu kebodohan,

1Korintus 1:18  Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan 
                     bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan 
                     pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Sama seperti masalah kaum Muslim saat ini yang menganggap pemberitaan tentang salib YESUS adalah suatu kebodohan, dan ALLAH justru berkenan menyelamatkan orang-orang Kristen yang anda anggap bodoh tersebut. Anda mengolok-olok orang Kristen sebagai kafir dan bodoh. Namun mereka mempunyai JURUSELAMAT - ISA al MASIH. Sementara anda yang merasa hebat dengan agama Islamnya, nyatanya nabi anda tak bisa menyelamatkan siapa-siapa. 

Bagi bangsa Yahudi yang mengagungkan nabi Musa, pemberitaan Injil yang mengagungkan YESUS merupakan batu sandungan, sedangkan bagi bangsa lainnya merupakan kebodohan. Injil bagi bangsa Yahudi merupakan saingan terhadap ajaran nabi Musa, sedangkan bagi bangsa-bangsa kafir dijadikan bahan ejekan. 

Mungkin berita penebusan dosa dengan cara penyaliban YESUS merupakan suatu hal yang tidak masuk akal, namun faktanya itu merupakan jalan ALLAH. 


# Pengkotbah 2015-09-25 12:53

Pengkotbah 2:13. Dan aku melihat bahwa hikmat di bandingkan kebodohan, seperti terang dibandingkan dengan kegelapan.
Pengkotbah 7:25. Aku tujukan perhatianku untuk memahami, menyelidiki, dan mencari hikmat dan kesimpulan, serta untuk mengetahui bahwa kefasikan itu kebodohan d an kebebalan itu kegilaan.
orang.
1Petrus 1:14. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
KisahParaRasul 17:30. Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan , maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat.

"Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan" artinya: dengan mengabaikan segala kepintaran kita, yang lebih penting adalah bertobat! Daripada anda, kaum Muslim hanya berolok-olok saja, lebih baik bertobat! Berpikir dan merenung lebih baik dari pada bertindak jahat. 

[pembahasan saya potong di sini sebab saya kesulitan memahami maksud anda. Tulisan yang terlalu panjang di Facebook akan dipotong. Karena itu lebih baik to the point daripada bertele-tele].

Tidak ada komentar: