Jumat, 18 September 2015

PEMULIHAN NAMA BAIK ISA

Islam dengan kipas angin pemerintahan Orde Baru berhasil menghabisi Kristen melalui isu yang dikait-kaitkan; Kristen itu China, China itu PKI, maka Kristen sudah menjadi bubur! Negara ini menghadapi masalah apa saja, maka kelompok itulah yang selalu dipersalahkan. Itulah sebabnya kita menjadi kenal dengan  istilah: SARA - Suku, Agama, Ras dan Antargolongan.

Orang Kristen adalah orang yang sangat asing bagi kalangan santri pesantren yang tinggalnya di pedesaan. Bisa jadi seumur hidupnya dia tak pernah ketemu dengan makhluk yang namanya: orang Kristen. Dan andaikata dia ketemu dengan makhluk itu maka yang pertama-tama akan dilakukannya adalah mengambil batu untuk melempari makhluk itu seperti anjing, sebab seperti itulah jiwanya ditempa di pesantren itu.

Kata gurunya: "Kalau Muslim kelaparan, halal merampok hartanya orang kafir." Dan itulah yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris dalam membiayai gerakan-gerakannya.

Nabi Muhammad memberikan tanda-tandanya orang kafir:


QS. 5:17   “Sesungguhnya telah KAFIRLAH orang-orang yang  berkata: Sesungguhnya 
                   ALLAH itu AL MASIH putra Maryam.”   

Dan itu agama Kristen, bukan?! Kristen itu kafir!


QS. 47:4    “Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka pancunglah 
                    batang leher mereka.”

Semakin hari Islam semakin manja kepada pemerintah. Kalau bikin mesjid nggak pakai surat-suratan tapi kalau bikin gereja suratnya dibelat-belit. Kalau mau sholat speaker TOA-nya bikin orang-orang mati dikuburan bangkit karena kaget, sedangkan orang-orang yang sakit semakin sekarat karena jantungnya nggak kuat.

Tapi nabi Muhammad tidak berdiam diri. Beliau sudah menyiapkan suatu ayat untuk membersihkan citra Kristen;


QS. 3:55        “Hai ISA, sesungguhnya AKU akan menyampaikan kamu kepada
                        AKHIR AJALMU dan MENGANGKAT kamu kepadaKU serta 
                        membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir.”
      
Semua orang tadinya diyakinkan bahwa Muhammad ini adalah nabi yang ditunjuk oleh nabi Musa. Nabi Muhammad adalah nabi akhir zaman, nabi yang benar dan yang sempurna, sedangkan Islam adalah agama terakhir yang sempurna. Namun di saat semua orang terlena mengaji, ada seseorang yang mencoba mempelajari dari terjemahannya, dan mendapatkan temuan yang sangat mencengangkan.

Kotoran yang Islam lemparkan ke kaca bening Kristen adalah tetap kotoran sekalipun menempel. Tapi itu tak pernah menjadi kaca, sehingga ketika kotoran itu dibuang, maka kaca bening itu akan kembali bening sebagaimana mulanya. Kristen ternyata tidak seburuk seperti yang Islam katakan, justru Islam ternyata lebih buruk dari yang bisa kita sangka.

Dari ayat ini saja sudah rusaklah Islam secara keseluruhannya;
   
QS. 5:117              “Maka setelah ENGKAU WAFATKAN [angkat]  aku, ENGKAUlah
                         yang mengawasi mereka.”

Ini harus kita tanyakan terus-menerus:

1. Bolehkah Firman ALLAH diintervensi manusia?

2. Berdasarkan kamus apa, wafat diartikan angkat?

3. Nabi ISA menyerahkan umatNYA kepada siapa? ALLAH atau Muhammad?

Tidak ada komentar: