Sabtu, 10 Oktober 2015

ADA 2 JALAN

Ada 2 jalan, yang satu bernama: jalan salah, sedangkan yang satunya: jalan yang benar. Jika anda berada di jalan yang salah, maka biarpun seribu langkah anda, semuanya salah. Tapi biarpun hanya sedikit langkah di jalan yang benar, itu benar. Jadi, biarpun umat Islam berjungkirbalik macam apapun, sholat 5 waktu, puasa 30 hari, dan lain-lainnya, semuanya nol besar! Jika itu jalan yang salah.

Ada tertulis begini:

Yesaya 1:18     Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu
                       merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna
                       merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

Artinya, biarpun orang Kristen itu lebih banyak dosanya dibandingkan dengan kebaikannya, dia tetap diselamatkan. Sebab keselamatan Kristen tidak diletakkan pada perbuatan, melainkan pada iman, maksudnya, apa yang tidak mampu dilakukan oleh perbuatan akan dilakukan oleh iman. Sama seperti kalau saya tidak kuat mengangkat beras sekarung, saya akan memakai jasa kuli panggul. Apa yang tidak sanggup dilakukan oleh manusia, akan dilakukan oleh ALLAH.

Yesaya 30:15    Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel:
                         "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam
                         tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan,

 Alkitab memberitahukan letak kekuatan dan keistimewaan orang Kristen adalah jika ia bertobat dan tinggal diam! Seakan TUHAN bertanya pada manusia: "Hai manusia, bisa apakah kamu? Membersihkan dosamu sendiri dengan amal perbuatan?" Kamu sakit, nggak bisa menyembuhkan sendiri, pergilah ke dokter! Kamu berdosa, nggak bisa membersihkan dirimu dengan amal perbuatan, pergilah ke TUHAN!

Nah, adakah saya berkata bahwa orang Kristen boleh berbuat dosa? Tidak! Bukankah dia harus bertobat?! Artinya harus menghentikan dosanya. Tanpa pertobatan sama dengan mempermainkan TUHAN.

1Yohanes 1:21      Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan
                            berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang  
                            pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil.

Percayalah bahwa kita manusia ini tak sanggup benar, dan percayalah bahwa TUHAN itu sanggup membenarkan kita. TUHAN menghapus dosa bukan dengan berkata: "Kunfayakun." - Jadilah lalu terjadi, tapi dengan darahNYA di kayu salib!

Tidak ada komentar: