Sabtu, 31 Oktober 2015

Apakah Doa Salah Satu Cara Memadamkan Kebakaran Hutan

 TANGGAPAN:

Saya yakin kita semua prihatin dengan keadaan bangsa ini yang didera oleh masalah yang bertubi-tubi. Namun apakah kita juga prihatin dengan dosa dan kejahatan yang semakin hari semakin meningkat, yang menyakiti hati ALLAH?

Yesaya 1:10Dengarlah firman TUHAN, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora!

1:2Dengarlah, hai langit, dan perhatikanlah, hai bumi, sebab TUHAN berfirman: "Aku membesarkan anak-anak dan mengasuhnya, tetapi mereka memberontak terhadap Aku.
1:3Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya."
1:4Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia.
1:5Di mana kamu mau dipukul lagi, kamu yang bertambah murtad? Seluruh kepala sakit dan seluruh hati lemah lesu.
1:6Dari telapak kaki sampai kepala tidak ada yang sehat: bengkak dan bilur dan luka baru, tidak dipijit dan tidak dibalut dan tidak ditaruh minyak.
1:7Negerimu menjadi sunyi sepi, kota-kotamu habis terbakar; di depan matamu orang-orang asing memakan hasil dari tanahmu. Sunyi sepi negeri itu seolah-olah ditunggangbalikkan orang asing.

Kalau mata kita mata dewa, kita pasti bisa melihat bahwa marabahaya sekalipun selain kabut asap itu cepat atau lambat pasti akan merambat, meluas dan mengena ke kita juga. Karena itu kita jangan bodoh untuk tidak mengetahui hal itu sehingga kita beria-ria dengan dosa. 

Berdoa ada khasiatnya jika disertai dengan pertobatan. Karena itu mari kita bertobat dan berdoa.

JESHUA ha MASHIA mengasihi Indonesia. Amien. 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Jonny Sinaga;

Dear Netter Lingkungan,

Kemarin hari Jumat indah, hujan turun di Bogor. Tuhan memberkati dengan hujan turun dengan deras, mudah mudahan air sumur disekitar bogor, ciampea, rancabungur, cikarawang, bubulak naik. 
Walaupun beberapa pohon yang tumbang saat hujan di Bogor, tetapi warga bogor tetap bergembira, tidak ada umpatan, kerinduan hati penduduk kota Bogor akan turun hujan terobati.

Hari ini hari sabtu pagi yang indah karena lingkungan segar, matahari yang cerah membuat jalan pagi yang menyejukkan cukup menggembirakan hati.

Setelah turun hujan kemarin, Air sudah mengalir di sungai di kota Bogor. Beberapa bulan ini tidak ada lagi sungai di Bogor. Yang ada adalah lembah karena tidak ada lagi air mengalir di lembah itu. 

Oke mari kita sama sama berdoa, kalau tidak bisa berkumpul bersama untuk berdoa marilah kira berdoa dari kamar rumah masing masing, karena niat yang baik berdoa dari kamar masing masing adalah juga doa yang sangat tulus, untuk membantu saudara saudara kita yang ada di pulau Sumatera dan Kalimantan pada khususnya supaya kebakaran hutan padam dan asappun habis, udarapun segar.
Saya yakin hujan akan turun, Tuhan pasti mengabulkan permintaan kita.

Besok hari Minggu, bagi teman saudara yang beragama Kristen mohon berdoa minta supaya turun hujan. Saudara saudara ku yang beragama non Kristen dihimbau untuk berdoa menurut kepercayaan dan keyakinan masing masing.
Sembari kita mencari solusi pencegahan, penanggulangan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan mari berDoa

Tuhan memberkati kita rakyat Indonesia


Jonny

Tidak ada komentar: