Rabu, 28 Oktober 2015

APAKAH SEMUANYA ITU BENAR DEMIKIAN

Ketika Injil diberitakan di kota Berea, orang-orang Yahudi di kota itu tidak menolak mentah-mentah berita yang baru mereka dengar, tetapi mereka menyelidiki kitab suci[Perjanjian Lama], dengan tujuan untuk mengetahui apakah semua yang mereka dengar dari para rasul itu benar?

Kis. 17:11Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Yah! "APAKAH SEMUANYA ITU BENAR DEMIKIAN" harus menjadi konsep anda, baik Kristen  maupun Muslim, manakala menerima berita mengejutkan dari saya tentang keamburadulan agama anda.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Pekerjaan ALLAH selalu besar. ALLAH tak mau mengerjakan perkara-perkara yang kecil. Namun demikian ALLAH selalu menggunakan hal-hal yang kecil. Debu dipakai untuk membuat manusia, tongkat dipakai untuk menghajar firaun, air tawar dipakai untuk anggur, 5 potong roti untuk memberi makan ribuan orang, seorang gembala[Musa] untuk menghadapi firaun, para nelayan untuk menyampaikan Injil ke seluruh dunia, gembala Daud untuk mengalahkan Goliat, seekor keledai dipakai untuk menegur seorang nabi, dan lain-lainnya.

Jadi, nilailah kebenaran bukan dari siapa yang menyampaikannya, tapi dari apa yang disampaikannya. Sebab kalau soal besar, sebesar-besarnya pendeta anda masih lebih besar malaikat. Namun ALLAH tak segan-segan membuang malaikat yang memberontak.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Kalau soal merasa benar dengan kesalahannya, itu bukan hanya anda. Malaikat yang memberontak, Adam dan Hawa yang memetik buah larangan, Kain yang membunuh Habel, bangsa Israel yang menolak YESUS, Yudas Iskariot yang mengkhianati YESUS, para koruptor, para pembunuh, para pemabuk, para pencuri, para pezinah, dan lain-lainnya. Semua orang dalam melakukan sesuatu tentulah dilandaskan pada apa yang menurutnya benar.

Kejadian 3:6Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.

Tidak ada komentar: