Kamis, 22 Oktober 2015

DENGAN BUNG IFAN -2

JAWABAN SAYA LANGSUNG DIBAWAHNYA
Ifan Ardiansyah

BIBEL (BUKAN INJIL) ADALAH KARANGAN MANUSIA BUKAN FIRMAN TUHAN
.
DR. W. Graham Scroggie dari Institut Alkitab Moody, yaitu salah satu Misi Penyebaran Injil Kristen yang terkenal di dunia, menulis dalam bukunya begini:
.
“Bibel adalah karangan manusia. Kendati demikian ada orang yang terlalu fanatik buta -tanpa berpedoman kepada ilmu pengetahuan- menyangkal kenyataan ini. Kitab-kitab itu telah muncul melalui fikiran manusia, ditulis dalam bahasa manusia, diabadikan oleh tangan-tangan manusia dan memiliki gaya yang menunjukkan karakteristik manusia.”

JAWABAN SAYA:

1. Harusnya pedoman kita bukan pada siapa penulisnya, tapi seperti apakah kebenaran 
    yang dituliskannya. Jika setan yang menulis Alkitab, setan itu akan saya angkat menjadi 
    TUHAN. Demikian juga jika orang Yahudi yang menuliskannya, maka orang Yahudi itu 
    akan saya sembah sebagai ALLAH saya. Sebaliknya, sekalipun TUHAN YESUS yang 
    menulis jika saya nilai tidak benar, mengapa harus saya ikuti?!

    Apa atau siapa saja yang lebih hebat dari saya adalah atasan saya. 

2. Jika tulisan Alkitab itu menunjukkan karakter manusia, sementara anda tidak memberitahukan 
    ketidakbenarannya, maka tidaklah salah terhadap keterangan Alkitab yang menyatakan manusia
    itu diciptakan menurut gambar dan rupa ALLAH. 

3. Dalam menilai sesuatu saya lebih suka menggunakan nalar saya sendiri daripada mengikuti 
    nalar orang lain. Gelar orang bukanlah jaminan kebenaran, jika gelar malaikat saja bisa 
    menjadi setan. Karena itu saya lebih suka melihat pada apa yang dituliskannya daripada 
    melihat gelarnya. 

4. Alkitab sudah mensyaratkan untuk dibaca dengan hikmat bukan dengan ilmu pengetahuan;


1Kor. 2:14Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.





Hikmat adalah pengetahuan yang lebih tinggi dari ilmu pengetahuan, yang merupakan pemberian ROH KUDUS, sedangkan ilmu pengetahuan adalah usaha manusia yang didapatkan melalui suatu proses pengalaman. Karena itu hikmat bisa mengukur ilmu pengetahuan, sementara ilmu pengetahuan tak mungkin bisa menjangkau hikmat. 


Perbandingannya sama seperti orang awam menilai orang ahli, atau murid menilai gurunya. Yakinlah, bahwa hikmat pasti bisa memukul ilmu pengetahuan, sebab ia lebih tinggi.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Lihat di sini:
.
http://www.baptistbiblebelievers.com/…/ISTHEBIBLETHEWORDOFG…
.
Yeremia 8:8 Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi BOHONG. 


JAWABAN SAYA:

Kalimat itu tidak secara khusus menunjuk ke Alkitab. Sebab di Yahudi itu sama seperti di Indonesia, ada banyak penulis buku, buku keagamaan yang tidak semuanya benar. Contoh saja, Saksi Jehovah yang mempunyai kitab suci sendiri atau di Islam: Ahmadiyah yang juga mempunyai kitab suci sendiri. 

Di Islam banyak buku-buku Islam, apakah itu kebenaran bagi Kristen? Demikian pula sebaliknya, di Kristen banyak buku-buku Kristen. Apakah kaum Muslim mau mengakuinya? 

Anda menyodorkan Firman ALLAH, artinya anda mempercayai ALLAH yang berfirman tersebut. Karena itu yakinlah jika di Alkitab ada ketidakbenarannya, ALLAH itu pastilah akan mengambil tindakan. Tapi hingga kini nyatanya masih belum ada tindakan ALLAH. Itu artinya Alkitab aman dikonsumsi.





xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Paulus jg mengakui memang dia ngarang sendiri bukan dari firman Tuhan:
.
2 Korintus 11:17 Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah.


JAWABAN SAYA:

Paulus 'kan mengikuti pola berpikir para penentangnya yang mengatakan dia bodoh dan tidak menurut Firman TUHAN? Artinya, sekalipun dianggap bodoh dan tidak menurut Firman TUHAN, nyatanya nama TUHAN dipermuliakan. Lihat ayat 1;

11:1Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku!

Pada ayat 3 Paulus menyindir; jangan-jangan kamu yang bodoh, bukan aku;

11:3Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

Pada ayat 5 Paulus menunjukkan kesejatian dirinya;

11:5Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu.

Ayat 7 Paulus menunjukkan usahanya merendahkan diri di hadapan jemaat di Korintus itu. 

11:7Apakah aku berbuat salah, jika aku merendahkan diri untuk meninggikan kamu, karena aku memberitakan Injil Allah kepada kamu dengan cuma-cuma?

Maksudnya, apakah kalau orang merendahkan diri itu rendah dan hina? Di ayat 14-15 Paulus menunjukkan kemungkinan orang-orang yang mendiskreditkannya itulah yang rasul-rasul palsu.


11:13Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.
11:14Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.
 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
.
Yeremia 14:14 Jawab TUHAN kepadaku: "Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri. 


JAWABAN SAYA:

Di Israel itu ada banyak nabi-nabi palsu. Tapi bukan berarti semua nabi Israel itu palsu. 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


.
Yeremia 23:21 "Aku tidak mengutus para nabi itu, namun mereka giat; Aku tidak berfirman kepada mereka, namun mereka bernubuat.
.
Yehezkiel 22:28 Dan nabi-nabinya mengoles mereka dengan kapur dengan melihat penglihatan yang menipu dan memberi tenungan bohong bagi mereka; nabi-nabi itu berkata: Beginilah firman Tuhan ALLAH! — tetapi TUHAN tidak berfirman.


JAWABAN SAYA:

Di Israel itu ada banyak nabi-nabi palsu. Tapi bukan berarti semua nabi Israel itu palsu.
Dari sini terlihat posisi anda yang di pihak para penentang kebenaran. Anda tidak di pihak orang-orang yang benar, seperti rasul Paulus, nabi Yeremia atau nabi Yehezkiel.

Tidak ada komentar: