Selasa, 13 Oktober 2015

GEREJA



Puyung Nagaras
Fungs GEREJA secara organisatoris
adalah MEMBERITAKAN FIRMAN
TUHAN.
Didalam gereja PASTI ADA FIRMAN
TUHAN.
tetapi hal itu bukan berarti DILUAR gereja tidak ada.
So..walau gereja dibakar, bangunannya dibeli di ubah mnjadi mesjid, tetapi GEREJA (TUBUH KRISTUS) TETAP EXIS
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Kalau saya harus jujur, padahal kemarin saya berkata: kita tidak harus jujur, pasti rame grup ini. Sebab sejujurnya istilah gereja di Alkitab itu tidak ada. Istilah gereja yang tidak Alkitabiah ini telah menimbulkan kesalahan persepsi yang mendalam. Orang berpikir ibadah itu adalah mendatangi gedung gereja, ketemu pak pendeta, mendengarkan khotbah pendeta yang salah atau benar harus dimanggut-mangguti: "Amien!", duduk, berdiri, duduk lagi, berdiri lagi[entah siapa yang suruh atau dimana ada ayatnya, nggak jelas], ada doa pembuka, doa persembahan, doa khotbah dan doa penutup.

Di Alkitab "gereja" itu adalah jemaat, yaitu kumpulan orang, seperti kata YESUS, jika ada 2 atau 3 orang berkumpul dalam namaku, AKU ada di sana. Jadi, bukan soal gedungnya, tapi soal manusianya. Kita ketemu manusia, bukan mendatangi gedung. Gedung adalah tempat pertemuan! Dan kita bisa bertemu orang di mana saja; di jalan, di bus, di sawah, di garasi mobil. Yang penting isi pertemuannya, yaitu memuliakan TUHAN, bukan tempatnya ber AC dan mewahnya. Akibat istilah "gereja" banyak antara jemaat yang tidak saling kenal, bahkan ada permusuhan, golongan-golongan di antara jemaat. Itu tandanya mereka belum menyelesaikan persoalan permusuhan itu;

Mat. 5:23Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
Mat. 5:24tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Jadi, kalau gereja menunjuk pada manusianya, bukan pada batu bata, semen Cibinong, pasir dan cat tembok, seharusnya antara sesama jemaat ada perdamaian, sebab mereka saudara seiman. Tapi orang tidak peduli dengan hubungan antar jemaat, melainkan yang penting sudah mendatangi gedung gereja, hatinya sudah merasa lega, seolah-olah dia sudah melaksanakan kewajibannya. Padahal ALLAH tidak merasa mewajibkan;

Yesaya 
1:11"Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai.
1:12Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran Bait Suci-Ku?
1:13Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.
1:14Perayaan-perayaan bulan barumu dan pertemuan-pertemuanmu yang tetap, Aku benci melihatnya; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku, Aku telah payah menanggungnya.
1:15Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.
1:16Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,
1:17belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!
1:18Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
1:19Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.
1:20Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang." Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya.

Kata Yakobus:

Yak. 1:27Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

Hah?! ALLAH lebih mewajibkan kita mengasihi sesama dari pada suatu pertemuan yang hanya menghasilkan dosa baru! Lebih baik ke orang-orang susah dari pada ke gereja?

Demikianlah Firman TUHANku dan TUHANmu!

Tidak ada komentar: