Minggu, 11 Oktober 2015

MEMBUKTIKAN KEJADIAN PENCIPTAAN - 1

Tahun nabi Musa menuliskan kitab Kejadian adalah sekitar 1.500 Sebelum Masehi. Tulisan itu dibuka dengan kalimat: "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi." - Kejadian 1:1.

Di sekitar tahun itu juga diperkirakan lahirnya agama Hindu. Dan agama Hindu mempercayai bahwa alam semesta ini terjadi dari adanya 5 unsur:

https://id.wikipedia.org/wiki/Kosmologi_Hindu

Kosmologi Hindu merupakan pengetahuan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam semesta menurut filsafat Hindu. Dalam ajaran kosmologi Hindu, alam semesta dibangun dari lima unsur, yakni: tanah (zat padat), air (zat cair), udara (zat gas), api (plasma), dan ether. Kelima unsur tersebut disebut Pancamahabhuta atau lima unsur materi.

Dari sini muncullah 2 pendapat. Nabi Musa mengatakan ALLAH yang menciptakan, sedangkan agama Hindu mengatakan 5 unsur yang menciptakannya.

Alkitab secara konsisten menyatakan ALLAH itu Pencipta, yang menciptakan segalanya dengan keajaiban, sehingga jika langit dan bumi ini ajaib, itu logis. Tapi untuk "teori"-nya Hindu, timbul pertanyaan: bagaimana ke-5 unsur itu berproses menjadi langit dan bumi? Mungkinkah benda mati bergerak bergeser sejengkal saja tanpa campur tangan makhluk hidup?! Misalnya: bola. Bisakah bola menggelinding sendiri lalu menemukan sesuatu kemudian tercipta langit dan bumi yang demikian sempurna?!

Warna langit yang begitu indahnya, musim-musim yang begitu memenuhi kebutuhan hidup manusia, jarak matahari ke bumi yang begitu pas, semua kebutuhan hidup manusia yang gratisan, dan lain-lainnya.

Alkitab memulai penciptaan dari ALLAH, sosok yang hidup, sedangkan Hindu memulainya dari unsur-unsur[material]. Apakah kita tidak perlu memburu dengan pertanyaan: dari mana asal mulanya material itu?
Mana yang lebih dahulu ada antara material itu dengan para dewa? Apakah para dewa itu diciptakan dari unsur-unsur itu atau unsur-unsur itu diciptakan oleh para dewa?! Siapakah yang hendak menjawabnya? Rupanya agama Hindu tak terlalu ambil pusing dengan masalah penciptaan alam semesta.

Dari tahun 1.500 Sebelum Masehi, tahun 1724 - 1804 muncul "teori" Nebula[kabut]. Namun pada abad 20 teori tersebut digugurkan;

http://kreativitas-alam.blogspot.co.id/2015/04/berbagai-teori-proses-penciptaan-alam.html

Pada abad ke-20 percobaan dilakukan untuk membuktikan terbentuknya cincin-cincin Laplace, menunjukkan bahwa medan magnet dan medan listrik Matahari telah merusak proses pembekuan batu-batuan. Jadi tidak ada alasan yang kuat untuk menyatakan bahwa cincin gas dapat membeku membentuk planet.

Sumber: http://kreativitas-alam.blogspot.co.id/2015/04/berbagai-teori-proses-penciptaan-alam.html
Terimakasih telah berkunjung. KreA Blog: Blog tentang alam, tumbuhan, satwa dan sejarah kebudayaan manusia.
"Pada abad ke-20 percobaan dilakukan untuk membuktikan terbentuknya cincin-cincin Laplace, menunjukkan bahwa medan magnet dan medan listrik Matahari telah merusak proses pembekuan batu-batuan. Jadi tidak ada alasan yang kuat untuk menyatakan bahwa cincin gas dapat membeku membentuk planet."

Karena teori tersebut gugur, maka kita tak perlu membahasnya. Kini kita membahas teori ke-2: Teori Planetesimal. Teori ini dimulai dari bintang. Kita tanya: dari mana datangnya bintang itu?

Muncul teori ke-3: Teori pasang surut bintang. Teori ini dimulai dari matahari dan komet. Kita tanya: dari mana datangnya matahari dan komet itu? Teori ke-4: Teori kondensasi yang dimulai dari kabut. Kita tanya: dari mana datangnya kabut? Teori ke-5: Teori bintang kembar. Kita tanya: dari mana bintang kembar tersebut?

Teori yang ke-6: Big Bang atau ledakan dahsyat. Ini adalah teori yang paling diunggulkan di abad ini. Teori ini dimulai dari "kondisi" super padat dan panas. Kita juga perlu bertanya: Dari mana terjadinya kondisi tersebut, sebab kondisi juga merupakan suatu keadaan yang bisa dibuat. Nah, siapa yang membuat kondisi tersebut?

Berdasarkan teori tersebut, alam semesta ini terjadi oleh faktor kebetulan! Menjadi pertanyaan kita: mungkinkah kebetulan bisa membuat alam semesta yang sempurna?

Kebetulan kita membutuhkan sinar matahari, kebetulan kita membutuhkan oksigen, kebetulan kita membutuhkan air, kebetulan kita membutuhkan tanah, kebetulan kita membutuhkan nasi, kebetulan kita membutuhkan minyak bumi, kebetulan kita membutuhkan plastik, besi, aluminium, baja, timah, dan lain-lainnya.

Kalau beras, cabe, daging sapi, ayam, telor bisa terjadi kelangkaan, apa akibatnya jika terjadi kelangkaan matahari, hujan, oksigen, air, tanah, plastik, besi, aluminium, dan lain-lainnya?! Mungkinkah bisa dibuat pesawat terbang kalau tidak ada bahan karet atau plastik?!

Semua yang tersedia di alam adalah baik dan berguna bagi kita. Tak ada satupun yang tak berguna. Bagaimana dengan ganja, morfin, mariyuana, dan sejenisnya yang diharamkan oleh agama-agama dan pemerintah?

GANJA OBAT KANKER MASA DEPAN


Narkotika yang Bermanfaat di Bidang Medis


Saya tidak mengajarkan narkotika untuk kesenangan, tapi hendak mengaminkan perkataan Alkitab bahwa semua ciptaan ALLAH itu baik. Apa saja di dunia ini jika digunakan secara berlebih-lebihan tidak baik.

Sementara "teori" sendiri bukanlah merupakan hasil suatu penelitian dan penyelidikan, melainkan hasil dari penerawangan atau daya khayal. Teori berbeda dengan ilmu yang dihasilkan dari penelitian.

Bagaimana dengan agama Islam? Karena Islam, "ALLAH"-nya menyamar sebagai ALLAH-nya Kristen - ALLAH palsu, maka kita satukan ALLAH-nya, kita pisahkan agamanya. ALLAH yang nunut atau menumpang.

MARI MENYELIDIKI KEKELIRUAN TEORI EVOLUSI

http://id.harunyahya.com/id/Buku/854/mari-menyelidiki-kekeliruan-teori-evolusi/chapter/3364

Tidak ada komentar: