Senin, 12 Oktober 2015

MENGHADAPI MASALAH

Listrik PLN mati bukan masalah jika kita mempunyai lilin. Kita tidak bisa menolak atau menghindarkan diri dari masalah di dunia ini. Tapi masalah menjadi bukan masalah jika ada ROH KUDUS dalam hati kita. Kita akan diterangi untuk membedakan mana yang jalan TUHAN dengan mana yang jalan setan. Sebab suatu masalah kecil akan menjadi besar jika jalan yang kita tempuh jalan setan. Misalnya, nggak punya duit, pusing, lalu mencuri. Masalah menjadi semakin membesar karena kita terancam penjara. Tapi dengan terang ROH KUDUS kita menjadi tahu bagaimana kita harus memukul, mengalahkan, menghancurkan atau meremukkan kepala ular atau masalah yang melilit kita itu.

Dengan kekuatan dari langit, kita dimungkinkan untuk memindahkan gunung. Jangan menggunakan kekuatan kita sendiri, sebab kita ini hanyalah debu!

Dalam semua cerita Alkitab, TUHAN tidak pernah memindahkan masalah dari diri kita. Tapi TUHAN selalu mengajak kita menikmati atau masuk ke dalam masalah itu, bukannya lari, dan kita memenangkannya. Sadrakh, Mesakh dan Abednego ditolong setelah dijeburkan lautan api. Daniel ditolong setelah berada di depan singa. TUHAN YESUS dibangkitkan setelah mati.

TUHAN YESUS tidak berkata: "Hai maut, pergilah!" Tapi TUHAN YESUS malah menantang: "Hai maut, di mana sengatmu?!"

Kita adalah anak-anak Israel, bukan anak-anak Yakub. Kalau Yakub artinya penipu, Israel artinya adalah kemenangan! TUHAN sendiri yang merubah nama Yakub. Artinya: kamu bukan lagi anak dunia, melainkan anak ALLAH!

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Kasihilah musuhmu, bukan berarti meniadakan musuh. Sebab TUHAN sendiri dalam kasihNYA, mempunyai musuh bebuyutan, yaitu setan dan dosa. Jika TUHAN saja memiliki musuh, masakan kita malah mencintai kesesatan, kesalahan, dosa dan setan?! Tapi musuh kita bukanlah yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan. Musuh kita bukanlah darah dan daging, melainkan ajaran-ajaran palsu yang membinasakan.

Jika polisi menangkap Umar yang mencuri, apakah polisi itu membenci Umar? Jika polisi itu membenci Umar, maka setiap orang yang namanya Umar pasti akan ditangkapnya. Tapi yang polisi tangkap adalah pencuri. Artinya, biarpun namamu Paulus, jika kamu mencuri pasti akan ditangkap juga. Jadi, musuh kita adalah perbuatan, bukan orangnya. Kecuali orang itu sudah menyatu dengan perbuatannya seperti orang yang sakit kanker stadium 4, maka orang itu dibinasakan oleh penyakit itu.

Tidak ada komentar: