Kamis, 29 Oktober 2015

SEMBUH DARI AMBEIEN

Sebelum saya menjadi penginjil tahun 2004, saya ini mempunyai banyak penyakit, antara lain: tekanan darah rendah, gigi, ambeien, rematik, dan lain-lainnya. Tapi semenjak menjadi penginjil, selama 10 tahun[2014] saya tak pernah terganggu kesehatan saya barang seharipun.

Saya menginjil melalui internet mulai tahun 2008, saya membuat grup di yahoogroups.com dengan member sekitar 32.000-an. Tapi pada tanggal 14 Juni 2014, saya digerakkan TUHAN untuk mematikan grup tersebut. Tanpa saya sadari tanggal tersebut memiliki angka "14" sebanyak 4 kali;

>> Kebetulan hari Sabtu, Sabtu ke-2: Sabtu adalah hari ke-7 x 2 = 14.

>> Kebetulan bertanggal 14.

>> Tahun 2014, angka terakhirnya: 14.

>> Tahun 2014 ada angka 20 yang belum terpakai dan bulan 6;

      20 - 6 = 14.

Nah, sejak itulah saya mulai agak sering terserang batuk dan pilek, sekalipun saya masih terus menginjil, tapi melalui facebook dan twitter.

Sekitar 3 bulan yang lalu saya dikejutkan oleh masalah mata yang mendadak kabur sekali dan kepala sakit jika lebih dari sejam di warnet. Terpaksa selama semingguan saya hanya 2 jam sehari di warnet[biasanya antara 8 - 10 jam]. Saya sempat mengambil keputusan untuk berhenti menulis gara-gara mata yang saya duga katarak.

Seorang sobat menawarkan bantuan untuk menguruskan kartu BPJS kesehatan supaya saya bisa operasi katarak. Tapi terpaksa saya tolak karena bertabrakan dengan prinsip saya untuk menolak baik obat maupun dokter. Sebagai hamba TUHAN, biarlah saya diurus oleh TUHAN.

Mendadak timbul gagasan untuk mengoleskan air ludah ke mata. Saya lakukan 4 - 5 kali, terjadilah keajaiban, keluarlah banyak sekali cairan semacam lendir dari ke-2 mata saya. Tapi penglihatan saya langsung pulih, bahkan lebih jernih dari biasanya. Maka sejak saat itu saya kembali aktif di warnet selama 6 - 8 jam di warnet, di facebook dan twitter.

Tapi kira-kira 1,5 bulan yang lalu, mendadak ambeien saya bikin masalah. Daging yang keluar dari anus besarnya setengah kepalan tangan tak bisa dimasukkan kembali. Rasa sakit luar biasa ketika BAB, ketika duduk, berdiri maupun berjalan. Biasanya, selama menjadi penginjil itu masih bisa dimasukkan kembali tanpa rasa sakit sama sekali. Karena tak berasa sakit maka saya anggap bukan penyakit. Setelah kesakitan itulah saya mencari informasi di internet tentang penyakit ambeien tersebut. Ternyata ketika masih bisa dimasukkan kembali itu sudah masuk stadium 3, sedangkan kalau tidak bisa dimasukkan stadium 4. Satu-satunya jalan harus operasi.

Selama menjadi penginjil saya tak pernah minta apa-apa, tak pernah berdoa yang untuk kepentingan diri saya sendiri. Termasuk soal penyakit ambeien itu, sekalipun sangat menyiksa sekali saya tetap menulis di warnet selama 6 - 8 jam sehari. Selama itu keluar lendir banyak sekali. Setelah menikmati penderitaan selama sekitar 2 minggu, mendadak rasa sakitnya hilang sama sekali sekalipun benjolannya masih tetap. Lalu sekitar 2 minggu berikutnya, benjolan tersebut bisa masuk dengan sendirinya, menyisakan sekitar sebesar kelereng saja. Dan sekitar 2 minggu berikutnya, yaitu hari ini, benjolan kecil itu sudah bisa saya masukkan dan tak keluar-keluar lagi.

Keajaiban yang lainnya, sebelum ambeien stadium 4 yang menyakitkan itu saya kalau BAB biasanya 3 hari sekali. Tapi semenjak menderita stadium 4 itu hingga sekarang saya bisa BAB setiap hari. Dan saat ini ada daging yang kelihatannya sudah mati, mengering, yang saya yakin beberapa hari lagi pasti akan terputus.

Kenapa saya tak pernah meminta sesuatupun pada ALLAH? Sebab DIA BAPA saya, BAPA yang sangat mengerti kebutuhan anak-anakNYA. Semua persoalan saya, saya serahkan kepadaNYA, saya mengurusi persoalan orang lain. Saya abaikan diri saya, saya perhatikan orang lain. Entah baik entah buruk saya tetap bersukacita dan tetap melayani yang sebaik-baiknya.

Yesaya 65:24Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya. 

Puji syukur kepadamu, ya JESHUA ha MASHIA. Amien.

Tidak ada komentar: