Minggu, 18 Oktober 2015

TUJUAN ALKITAB DITULISKAN


Mzm. 102:18(102-19) Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,

Alkitab dituliskan adalah untuk kita supaya kita mengetahui apa yang terjadi dan dilakukan oleh para nabi di zaman itu, supaya kita mengikutinya.

Yes. 8:20"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Alkitab adalah kitab kesaksian supaya kita mencocokkan adakah para nabi pada waktu itu melakukan seperti apa yang kita lakukan sekarang ini? Misalnya tentang peribadatan hari Minggu. Adakah itu di Alkitab dan siapakah orang yang beribadah pada hari Minggu?

Lukas 4:16Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.

 Kis. 17:2Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci.

Kebiasaan YESUS ke sinagoge adalah hari Sabat. Kebiasaan rasul Paulus juga hari Sabat. Mengapa kita ke gereja hari Minggu? Siapa yang suruh? ALLAH atau manusia yang suruh? Jika manusia Konstantine Agung yang suruh, mengapa kita harus menurutinya?

Mengapa jemaat Kristen hanya diajarkan firman: "kasih....kasih.....kasih.....", berdoa dengan menangis, menyanyi dengan berjoget, suara musik yang hingar-bingar seperti di diskotik, tapi sama sekali tak diajarkan nubuatan Alkitab, sejarah gereja, hukum TUHAN?

Kisah  15:21Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat."

Sejak zaman dahulu hingga sekarang 10 perintah ALLAH dibacakan, tetapi kenapa gereja kita tidak membacakannya? Kenapa kita hanya diajari menyanyi saja, ya?! Masakan dari sekian banyak ajaran TUHAN itu hanya diambil ayat-ayat kasihnya saja? Apa memang tidak penting ajaran yang lainnya?

Matius 24:15"Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel--para pembaca hendaklah memperhatikannya--

TUHAN menyuruh kita mempelajari kitab nabi Daniel. Tapi kenapa gereja kita tidak mengajarkan itu? Kenapa gantinya membaca kitab Daniel kita diajari menyanyi, menyanyi, menyanyi. Masakan kita hendak dijadikan artis penyanyi?!

Anak TUHAN zaman sekarang yang penting pintar menyanyi, pintar main organ, main gitar dan main piano. Mengapa tidak dibuat pintar Alkitab?!

Tidak ada komentar: